Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 178
Berita Utama

Dandim 0112/Sabang Ikut Serta dalam Pertandingan Tenis Lapangan “Dansatrad Cup” dalam Rangka HUT ke-75 TNI AU

0

MEDIANAD/COM, SABANG— Komandan Kodim (Dandim) 0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto S.I.P, menunjukkan semangat kebersamaan dan sportivitas dengan turut ambil bagian dalam pertandingan tenis lapangan “Dansatrad Cup” yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 TNI Angkatan Udara, (29/4/2025).

Acara yang berlangsung meriah di Lapangan Tenis Markas Komando Satrad 233 Sabang ini diikuti oleh sejumlah pejabat militer, personel TNI-Polri, serta komunitas tenis setempat. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat tali silaturahmi antar satuan TNI, Polri dan masyarakat, sekaligus menjadi wadah untuk menggelorakan semangat sehat melalui olahraga.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Kav Edi Purwanto S.I.P, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan “Dansatrad Cup” yang dinilai sangat positif dalam meningkatkan hubungan kekeluargaan serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Melalui olahraga, kita tidak hanya menjaga kebugaran fisik, tetapi juga mempererat sinergi antar satuan dan masyarakat. Ini sejalan dengan semangat TNI AU yang terus mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujar Dandim.

Pertandingan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan. Dandim 0112/Sabang pun tampil prima di lapangan, menunjukkan teknik permainan yang solid dan semangat juang tinggi, menambah kemeriahan acara peringatan HUT ke-75 TNI AU tahun ini.

Para peserta juga melakukan foto bersama pada kegiatan pertandingan tenis lapangan tersebut sebagai momen kebersamaan dan memperkuat semangat persatuan dan kesatuan di antara seluruh peserta.(man)

Dana Otsus dan DAK Aceh Belum Ditransfer dari Pusat

0
Kepala BPKA Reza Saputra

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH— Dana Otsus dan DAK Aceh tahun 2025 belum ditranfer oleh Pemerintah Pusat. Pemerintah Aceh sudah melengkapi semua dokumen laporan. Pihak Pusat menjanjikan bila dana otsus dan DAK ditransfer pada Akhir April tahun ini.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) Reza Sahputra,SSTP,M.Si, Selasa (29/4/2025) kepada Komparatif.ID mengatakan sampai saat ini Pusat belum mentransfer dana otonomi khusus dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025.

“Belum ditransfer, Bang,” katanya menjawab Komparatif.ID.

Reza menjelaskan, karena belum ditransfernya kedua dana tersebut, Pemerintah Aceh belum memiliki anggaran untuk dibelanjakan. Selama ini keuangan Aceh yang ditujukan ke publik bersumber dari dua anggaran tersebut.

“Selama in ikan itu sumber pendanaan kita [untuk publik],” sebut Reza.

Pemerintah Aceh, kata Reza, sudah memenuhi semua kewajiban sebagai syarat yang dibutuhkan untuk transfer dana otonomi khusus dan dana alokasi khusus.di tingkat nasional sedang berproses. Kementerian dan lembaga di Pusat sedang melakukan validasi.

Penundaan transfer bukan hanya untuk Aceh, katanya. Tapi juga kepada seluruh daerah di Indonesia.

Dia meluruskan juga informasi bahwa kas daerah sedang kosong. Informasi tersebut keliru, karena Dana Alokasi Umum (DAU) telah ditransfer oleh Pemerintah Pusat. belanja pegawai bersumber dari anggaran tersebut.

Sebelumnya beredar informasi bila kas daerah kosong. Banyak pembayaran yang belum dapat dilakukan karena tidak adanya uang. Salah satu faktornya karena belum dikirimnya laporan penggunaan dana otsus kuartal terakhir tahun lalu.

Dampak dari keterlambatan tersebut mulai terasa di tingkat akar rumput. Secara umum masyarakat mengeluh tidak lagi memiliki uang. Utang ke sana kemari juga tidak lagi membuahkan hasil. Karena semua orang mulai mengatakan tidak memiliki uang yang dapat diutangkan.

“Selama April lima orang teman yang saya hubungi untuk meminta bantuan Rp200 ribu, mengaku tidak punya uang. Mau lari ke pinjol, saya tidak berani. Sudah tiga bulan saya tidak bekerja,” sebut Khaidir (50) sopir truk jungkit yang biasanya bekerja di proyek pembangunan infrastruktur.(*)

Kapolda Metro Gelar Rakor, Pastikan Peringatan Hari Buruh Berjalan Lancar dan Aman

0

MEDIANAD.COM, JAKARTA – Polda Metro Jaya menggelar rapat koordinasi dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day Fiesta 2025. Rapat koordinasi ini dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto.

Rapat koordinasi ini digelar di Aula Gedung Promoter, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (28/4/2025). Rapat koordinasi ini turut dihadiri jajaran pejabat utama Mabes Polri dan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Metro Jaya menyampaikan pentingnya kolaborasi seluruh stakeholder untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan selama pelaksanaan May Day Fiesta yang akan dipusatkan di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Sebab, diperkirakan akan ada puluhan ribu buruh dari berbagai wilayah mengikuti kegiatan tersebut.

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto pun direncanakan memberikan sambutan langsung kepada para pekerja.

“Kita harus menjaga momentum Mayday ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai terjadi gangguan keamanan yang bisa mencoreng citra perayaan ini,” tegas Kapolda, Selasa (29/4/2025).

Ia mengimbau seluruh peserta aksi bisa tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan hukum, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kapolda juga meminta masyarakat yang beraktivitas di kawasan Jakarta Pusat, dapat mengantisipasi kemungkinan rekayasa lalu lintas dan mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan.

“Kami minta kepada para buruh agar menyampaikan aspirasi dengan damai dan tertib. Jangan mudah terprovokasi oleh oknum yang ingin membuat kericuhan. Mari kita jaga bersama suasana yang aman dan kondusif,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menyampaikan pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG) dan simulasi pengamanan akan terus dilakukan dalam rangka mematangkan kesiapan seluruh personel. Polda Metro Jaya juga membuka posko pengaduan serta call center layanan cepat untuk melayani masyarakat selama pelaksanaan Mayday Fiesta 2025.

Ia menyakini dengan kerja sama semua pihak, diharapkan peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini dapat berlangsung sukses, aman, dan menjadi momen untuk memperkuat solidaritas tanpa menimbulkan gangguan ketertiban umum.

Astamaops Polri Irjen Akhmad Wiyagus turut menekankan bahwa pola pengamanan akan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis sekaligus penempatan tim kesehatan (dokkes) harus di lokasi strategis untuk melayani peserta yang membutuhkan.

“Penggunaan gas air mata hanya akan menjadi opsi terakhir apabila situasi benar-benar mendesak,” ujar Astamaops.

Selanjutnya, Kabaintelkam Polri Komjen Syahardiantono meminta seluruh jajaran untuk aktif melaksanakan deteksi dini terhadap kemungkinan penyusupan provokator yang berupaya mengganggu jalannya acara.

Sementara, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan demi mengantisipasi kemacetan lalu lintas dan menjaga ketertiban umum, akan dilakukan pengawalan dan pengaturan arus kendaraan massa buruh sejak titik keberangkatan hingga lokasi aksi. Selain itu, pengamanan tol dan jalan-jalan protokol di Jakarta akan diperketat.

Lebih lanjut, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Sustyo Purnomo Condro menambahkan, sistem pengamanan akan dibagi ke dalam delapan sektor dengan total kekuatan lebih dari 13 ribu personel gabungan. Ia juga mengingatkan akan adanya potensi gangguan dari kelompok tertentu seperti anarko, sehingga langkah deteksi dini dan pengawasan ketat akan terus dilakukan.(*)

“Perkuat Ekonomi Gampong”, Aparatur Desa di Aceh Besar akan Terima Gaji Seperti ASN Tiap Bulan

0

MEDIANAD.COM, ACEH BESAR: Bupati Aceh Besar (Abes), H Muharram Idris menepati janji strategis dan sangat penting ketika di kampanyekan saat prosesi Pilkada 2024, dimana menjanjikan jika terpilih sebagai Bupati Abes salah satu program yang ditawarkan adalah, gaji Keuchik dan apatatur Desa (Gampong) lainya kebawah akan dibayar tiap bulan seperti PNS/ Aparatur Sipil Negara (ASN).

Janji tersebut mulai direalisasikan, bahkan. Senin (28/04) pagi Lauching penyerahan gaji tiap bulan kepada aparatur gampong di Abes dikemas dalam satu serimoni acara, sekaligus penyerahan gaji/honorarium secara simbolis bersama instansi terkait DPMG Abes.

Bupati Syech Muharram dalam kesempatan tersebut juga mengatakan, pembayaran gaji aparatur gampong di setiap bulan, menggantikan sistem pembayaran per tiga bulan bahkan 6 bulan yang diterapkan di Pemkab Abes dan sejumlah kabupaten/kota sebelumnya di Aceh.

“Tentu instansi terkait, yakni Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Besar yang bertanggung jawab menjalankan program dan proses pembayaran gaji aparatur Gampong di Abes tanpa celah atau tiap bulan harus pasti, tak ada alasan lagi dengan istilah raper”.

Yang juga tempat pembayaran gaji aparatur Gampong terletak dilokasi strategis, yakni di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya.

Serta dalam sambutannya, Bupati H Muharram Idris juga mengatakan, “pembayaran rutin setiap bulan ini bertujuan memperkuat ekonomi gampong dan meningkatkan pelayanan publik dan bagian dari janji kami saat kampanye untuk memperbaiki ekonomi Aceh Besar. Dulu gaji dibayar tiga bulan sekali, sekarang setiap bulan. Alhamdulillah, ini bukti amanah yang kami tunaikan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa program ini berlandaskan hukum yang jelas, yaitu Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Gampong dan Peraturan Bupati Aceh Besar Nomor 3 Tahun 2025 tentang Alokasi Dana Gampong (ADG).

“Namun, pencairan dana tetap bergantung pada kelengkapan administrasi dari masing-masing gampong,” tuturnya.

Bupati juga menginstruksikan para camat dan keuchiek untuk aktif mengawasi seluruh kegiatan pembangunan di wilayah masing-masing, termasuk pelayanan kesehatan dan pendidikan.

“Pelayanan masyarakat harus jadi prioritas. Semua camat dan geuchiek harus serius dalam mengawalnya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPMG Carbaini SAg, menyampaikan, bahwa pada tahap pertama ini, 16 gampong telah menerima pembayaran penghasilan tetap dengan total dana yang ditransfer mencapai Rp2,89 miliar.
“Untuk bulan April 2025, nilai transfer mencapai lebih dari Rp277 juta,” ungkapnya.(*)

“Persiraja Around Europe”, Selain Nonton Laga PSG dengan Nice juga Belajar Mengelola Pertandingan secara Profesional

0

MEDIANAD.COM: Presiden Persiraja, H. Nazaruddin Dek Gam mengatakan, selama Tour Eropa 2025 (Persiraja Around Europe) rombongan yang dipimpinnya bukan hanya menonton pertandingan Liga Prancis dan melihat sejumlah fasilitas sejumlah tim Eropa, tapi juga melihat secara langsung profesionalisme klub Eropa dalam menyelenggarakan sebuah pertandingan.

“Bukan hanya menonton pertandingan langsung, kami juga melihat dan mempelajari, bagaimana PSG mengelola sebuah pertandingan, penjualan tiket offline, parkir, pintu masuk stadion, scan tiket dan lain-lain,” jelas Dek Gam.

“Sudah tentu mereka sangat Profesional, dan dengan ilmu yang kita pelajari selama keliling Eropa ini, pelan-pelan bisa kita terapkan di Persiraja, dan Insya Allah akan menuju kesana,” pinta Dek Gam lagi.

Sementara itu Marwan Dek Bit yang merupakan Ketua Panitia Pelaksana Persiraja yang juga ikut dalam rombongan mengatakan bahwa jauh sekali perbedaan persiapan sebuah pertandingan kalau kita melihat PSG.

“Jauh dan beda sekali, mereka ramai, tapi tertib”. “Kalau saya lihat ada dua hal, pertama memang kesadaran tertib yang tinggi dari penonton, yang kedua persiapan Panitia pelaksananya yang memberikan pelayanan dan kenyamanan bagi penonton di Stadion, informasinya juga lengkap, jadi gampang di akses,” tambah pengusaha yang biasa dipanggil Dek Bit tersebut.

Sementara rombongan Manajemen Persiraja Banda Aceh dalam tour hari terakhir juga berkesempatan langsung
Pertandingan Liga Prancis, antara PSG VS Nice yang digelar pada hari Jumat (25/4) di stadion Parc des Princes, yang terletak di arondisemen ke-16 Paris dekat komune Boulogne-Billancourt.

PSG yang sudah memastikan meraih gelar Liga 1 Prancis musim 2024-2025 ini, menerima kekalahan 1-3.
Serta perjalanan salah satu klub besar Liga Eropa PSG sendiri 10 musim terakhir merajai Liga Prancis setelah dimiliki oleh Tamim bin Hamad Al Thani, Emir Qatar, melalui pemegang saham Qatar Sports Investments (QSI), sejak tahun 2011, yang menjadikan PSG sebagai salah satu klub terkaya di dunia saat ini.

Beberapa pemain bintang dunia yang pernah memperkuat PSG adalah Kylian Mbape, David Beckham, Ronaldinho, Gianlugi Buffon, Neymar, Zlatan Ibrahimovic, dan tentu saja mega bintang pemain terbaik dunia pemilik delapan Ballon D’or, Lionel Messi, rilis MO Persiraja yang diterima awak media liputan Persiraja di Banda Aceh, April 25 malam. ( **)

Babinsa Koramil 01/Sukajaya Bantu Warga Bangun Usaha Bengkel Motor di Desa Binaan

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Babinsa Gampong Balohan, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Taufiq, melaksanakan kegiatan membantu warga binaannya dalam pekerjaan pembangunan tempat usaha bengkel motor di Jurong Lamkuta, Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, (28/4/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Taufiq terlibat langsung mengaduk campuran pasir, semen, serta membantu pemasangan pondasi dari batu bata. Pondasi ini nantinya akan berfungsi sebagai jalan masuk yang kokoh untuk kendaraan pelanggan menuju bengkel milik Sdr. Jafar, warga setempat.

“Bersama masyarakat, kami ingin meringankan pekerjaan yang ada. Ini juga menjadi bagian dari tugas Babinsa untuk selalu aktif membantu warga di berbagai bidang, termasuk mendukung sektor usaha kecil,” ujar Sertu Taufiq di sela-sela kegiatan.

Membantu meringankan beban pekerjaan warga merupakan wujud nyata peran aktif Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil), khususnya Babinsa, dalam mendukung berbagai kegiatan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga juga menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sdr. Jafar, pemilik bengkel motor, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Babinsa. Dengan adanya dukungan ini, pekerjaan bisa lebih cepat selesai dan bengkel kami bisa segera beroperasi,” katanya.

Babinsa berharap dengan kegiatan ini akan tercipta hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat dalam membangun kemandirian dan kesejahteraan warga di wilayah Kota Sabang.(man)

Babinsa Gampong Kuta Ateuh Hadiri Zoom Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan Bersama Rutan Kelas IIB Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Babinsa Gampong Kuta Ateuh, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Serma Syafrial, menghadiri kegiatan Zoom Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61 yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan bersama jajaran personel Rutan Kelas IIB Sabang dan berlangsung di kantor Rutan Kelas IIB Sabang, Jurong M Thaib, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, (28/4/2025).

Dalam acara tersebut, seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan secara virtual melalui Zoom Meeting, yang dipimpin langsung oleh pejabat Kementerian Hukum dan HAM RI. Kegiatan ini bertujuan untuk memperingati momentum penting Hari Bakti Pemasyarakatan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendukung tugas pemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Serma Syafrial menyampaikan bahwa kehadirannya sebagai bentuk dukungan dan sinergi antara TNI dengan instansi pemerintah dalam membangun komunikasi yang baik serta menjaga stabilitas keamanan, khususnya di lingkungan sekitar lembaga pemasyarakatan.

“Kegiatan seperti ini penting untuk mempererat hubungan antar lembaga dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah,” ujar Serma Syafrial.

Pihak Rutan Kelas IIB Sabang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Babinsa, yang menunjukkan komitmen tinggi TNI dalam mendukung berbagai kegiatan positif di lingkungan masyarakat.

Melalui kehadiran aparat kewilayahan seperti Babinsa, diharapkan sinergitas antar instansi semakin solid untuk mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.(man)

Babinsa Koramil 01/Sukajaya Gelar Komsos dengan Warga Nelayan di Gampong Paya

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Babinsa Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Junaidi, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga binaan di Jurong Pantai Jaya, Gampong Paya, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, (28/4/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Sertu Junaidi berinteraksi langsung dengan para nelayan, membahas kondisi cuaca yang belakangan ini tidak menentu. Ia menghimbau kepada seluruh nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut.

“Kondisi cuaca saat ini sering berubah-ubah, kadang tiba-tiba terjadi angin kencang atau hujan deras. Untuk itu, saya mengingatkan para nelayan agar lebih berhati-hati dan selalu memantau prakiraan cuaca sebelum berangkat ke laut,” pesan Sertu Junaidi.

Kegiatan Komsos ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam membangun hubungan yang erat dengan masyarakat, serta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi situasi yang tidak terduga, terutama di sektor perikanan.

Warga menyambut baik kegiatan ini dan berterima kasih atas perhatian Babinsa yang senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Kami merasa terbantu dengan arahan Babinsa. Ini membuat kami lebih waspada dan peduli dengan keselamatan saat bekerja di laut,” ujar salah seorang nelayan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat, khususnya dalam menjaga keselamatan dan keamanan bersama di wilayah pesisir Sabang.(man)

JELANG MAYDAY, KADISNAKERMOBDUK Aceh Terima Kunjungan Pimpinan ABA

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (KADISNAKERMOBDUK) Aceh, Akmil Husen, SE. M. Si, Jumat (25/4) 2025 di kantor instansi tersebut, menerima kunjungan Pimpinan Aliansi Buruh Aceh (ABA) beserta rombongan, serta ABA yang dipimpin langsung Drs. Tgk. Syaiful Mar, Habibi Inseun, SE dan beberapa tokoh buruh lainnya berbincang banyak hal dengan Kadis Akmil Husen, terutama dalam rangka audiensi persiapan menyambut Hari Buruh Se Dunia atau yang lebih dikenal dengan istilah Mayday yang setiap
tahun dirayakan pada tanggal 1 Mei.

Akmil Husen menyambut baik kunjungan para tokoh serikat buruh Aceh tersebut, karena serikat pekerja/serikat buruh merupakan mitra utama Dinas Tenaga Kerja Dan Mobilitas Penduduk Aceh.

Disamping itu, beberapa anggota aliansi buruh Aceh juga anggota Dewan Pengupahan Aceh dan Anggota LKS Tripartit Aceh yang merupakan Lembaga non Pemerintah dibawah naungan Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh.

Sementara itu, Ketua ABA Drs.Tgk Syaiful Mar menyampaikan beberapa isu tentang ketenagakerjaan, baik isu dengan skala nasional, maupun isu-isu
ketenagakerjaan di daerah.

Isu-isu nasional tersebut antara lain adalah, berharap undang-undang ketenagakerjaan yang baru dapat melindungi pekerja/buruh dan pemerintah diharapkan agar dapat membentuk Satgas PHK untuk mencegah atau mengantisipasi terjadinya PHK secara massal serta menolak outsourcing dan hubungan kerja kemitraan serta mewujudkan upah yang layak bagi para pekerja, pintanya.

Sedangkan Isu lainnya adalah, agar pemerintah segera merancang Undang-Undang PRT serta pemberantasan korupsi.

Selanjutnya untuk isu-isu ketenagakerjaan dengan ruang lingkup daerah, antara lain adalah agar peleksanaan Qanun Aceh Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2014 dapat dilaksanakan secrara optimal.

Aliansi Buruh Aceh juga mendesak agar Pemerintah dapat menindak perusahaan-perusahaan di Aceh yang tidak taat aturan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Aceh sesuai dengan visi misi Gubernur Aceh.

Sementara Habibi Inseun, yang juga Sekretaris Aliansi Buruh Aceh meminta pemerintah dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk mengatasi persoalan pengangguran, kemiskinan dan memberikan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Aceh, termasuk pekerja informal, serta memberikan perlindungan bagi pekerja perempuan dan difabel.

Beberapa anggota Aliansi Buruh Aceh juga menyampaikan, keluh kesah mereka mengenai
persoalan hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha di perusahaan.

Isu-isu ketenagakerjaan tersebut akan disampaikan melalui orasi para buruh pada saat peringatan Mayday tanggal 1 Mei 2025.

Serta menambahkan, peringatan mayday tahun ini akan dilaksanakan dengan damai, tertib dan tidak akan anarkis.
Akmil Husen sangan mengapresiasi isu-isu yang disampaikan tersebut, karena tujuan dari tuntutan buruh adalah untuk peningkatan kesejahteraan pekerja, namun perlu diingat bahwa kelangsungan perusahaan juga harus tetap dijaga, sehingga hubungan antara pekerja dan
pengusaha perlu diupayakan agar lebih harmonis dan dinamis.

Terhadap kasus-kasus Perselisihan Hubungan Industrial antara pekerja dan pengusaha, mediator pada Dinas Tenaga Kerja Dan Mobilitas Penduduk Aceh serta mediator pada dinas-dinas yang menangani ketenagakerjaan di Kabupaten/Kota akan selalu siap melakukan mediasi guna mencapai titik temu kedua belah pihak sehingga hak-hak para pekerja dapat terpenuhi.

Selain itu, Akmil juga menjelaskan bahwa, pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di perusahaan akan ditindak oleh pengawas ketenagakerjaan yang ada pada Dinas Tenaga Kerja Dan Mobilitas Penduduk Aceh.

oleh karena itu Akmil Husen mengharapkan kepada para pekerja agar melaporkan setiap pelanggaran yang terjadi di perusahaan kepada Dinas Tenaga Kerja setempat.

Selanjutnya, Akmil Husen menyampaikan bahwa terbitnya Qanun Aceh Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2014 tentang Ketenagakerjaan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Salah satu muatan yang ada didalam Qanun tersebut adalah, pemberian tunjangan uang meugang kepada para pekerja sebanyak tiga kali dalam satu tahun, yaitu uang meugang menjelang bulan puasa Ramadhan, uang meungang menjelang Hari Raya Idul Fitri serta uang meugang menjelang Hari Raya Idul Adha.

Aceh merupakan satu-satunya Provinsi di Indonesia yang menerapkan pemberian Tunjangan Meugang ini. Terhadap perusahaan-perusahaan cabang yang ada di Aceh, Akmil Husen mengharapkan agar segera membuat Peraturan Perusahan turunan maupun perjanjian Kerja besama turunan sebagaimana Amanah Qanun Ketenagakerjaan
Aceh, sehingga kearifan lokal dapat dirasakan oleh seluruh pekerja di Aceh.

Diakhir pertemuan Akmil Husen menyampaikan pesan agar Hari Buruh Internasional atau Mayday di Aceh pada tahun ini dilaksanakan dengan tertib, nyaman, penuh kedamaian serta menghindari hal-hal yang anarkis sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan oleh Ketua
Aliansi Buruh Aceh. (*)

Ketua Komda LP-KPK Aceh. Desak APH Lidik Dana Gampong Meunasah Krueng Kala

0

MEDIANAD.COM, ACEH BESAR – Komisi Daerah Lembaga Pengawasan Kebijakkan Pemerintah dan Keadilan (Komda LP-KPK) Provinsi Aceh, Ketua Exsikutif Ibnu Khatab mengatakan lagi terima pengaduan atau laporan terkait dugaan atas tidak transparansi realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) Tahun Anggaran 2022,2023 dan 2024 berjalan dan tertutupi.

Pernyataan Ketua Komda LP-KPK Aceh, Ibnu Khatab menyatakan bahwa ini lagi terjadi dugaan atas penyalahgunaan wewenang dalam Jabatan, sebab tidak transparan kinerja Keuchik Gampong Meunasah Krueng Kala (Tanah Anoe) inisial HB Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar. Pada media tanggal 25/04/2025.

Nemun Ibnu mengatakan bahwa, atas kejadian tersebut Keuchik inisial HB yang diduga melakukan realisasi APBG tidak Transparan. Atas perbuatannya tentu bertentangan dengan dasar Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Katanya

Kemudian Ibnu menjelaskan perbuatan yang bertentangan dengan hukum adalah “pertama Keuchik Gampong dilarang memegang anggaran, Kedua Keuchik dilarang belanja barang material proyek atau lainnya. Sebut dia kalau itu terjadi dapat diduga Keuchik Gampong tersebut kinerjanya sudah penyalahgunaan wewenang dan bertentangan dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.” Ucapnya

Lebih lanjut Ibnu mengutip dari laporan masyarakat, yang bahwa adanya indikasi dugaan kerugian negara dalam tiga tahun sebesar Rp 220 Juta lebih dari beberapa kegiatan yang tidak dibelanjakan. Dia menyayangkan pada Gampong Meunasah Krungkala telah mengalami kerugian besar, atas dugaan perbuatan Keuchik inisial Hs tidak transparan.” Terangnya

Lanjut Dia, menyebutkan Keuchik inisial HB bahwa setiap pengelolaan keuangan Gampong Meunasah Krueng Kala dalam setiap tahun anggaran berjalan diduga perbuatannya merupakan tindakan yang melanggar hukum. Sebagai mana diatur dalam peraturan dan UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.” Tegasnya

“Menurut Ibnu, pentingnya Aparat Penegak Hukum APH dalam wilayah Aceh Besar untuk segera bertindak setiap informasi diterima. Dia menjelaskan definisi, bentuk korupsi adalah gratifikasi, penyuapan, penggelapan, dan penyalahgunaan wewenang. Termasuk memperkaya diri dan atau kelompok tertentu.” Tutupnya. ( TIM )

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Koramil 01 Sukajaya Pantau Harga Jual Ayam Potong di Pasar...

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, masyarakat Aceh memanfaatkan tradisi Meugang dengan berbelanja kebutuhan daging, baik ayam potong maupun daging...