Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 190
Berita Utama

Persiapan Posyandu Gampong Cot Abeuk, Babinsa Koramil 01/Sukajaya Turut Serta Membantu

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Suasana Aula Kantor Keuchik Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Kamis pagi, tampak berbeda dari biasanya. Beberapa kader Posyandu Mawar sibuk menata kursi, menggantung hiasan, dan merapikan meja. Di antara mereka, terlihat sosok Babinsa 10 Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serka Muliyono, ikut membantu dengan penuh semangat, (14/8).

Persiapan ini dilakukan menjelang pelaksanaan Posyandu Balita dan Posbindu Lansia yang akan digelar esok hari, Jumat (15/8/2025). Kegiatan ini menjadi momen penting bagi warga, karena menjadi sarana pemantauan kesehatan sekaligus ajang silaturahmi masyarakat.

Tak hanya membantu memindahkan peralatan dan merapikan ruangan, Serka Muliyono juga terlihat akrab berbincang dengan para kader, sesekali melempar candaan ringan yang membuat suasana kerja terasa hangat. “Kami ingin warga yang datang besok merasa nyaman, karena kesehatan itu tak hanya soal layanan medis, tapi juga suasana yang menyenangkan,” ujarnya.

Bagi Babinsa, mendukung kegiatan seperti ini merupakan bagian dari tugas membangun kemanunggalan TNI dan rakyat. Menurutnya, setiap kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan sosial menjadi modal penting untuk memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.

Ruangan yang awalnya kosong kini berubah menjadi tempat yang rapi dan berwarna. Meja layanan balita diberi taplak bersih, kursi ditata rapi untuk para lansia, dan hiasan sederhana menambah keceriaan. Para kader pun mengaku senang dengan kehadiran Babinsa yang tak segan membantu sejak awal hingga akhir persiapan.

“Kalau Babinsa ikut turun tangan, pekerjaan terasa lebih ringan. Kami merasa benar-benar didukung,” ujar salah satu kader Posyandu sambil tersenyum.

Persiapan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi pelaksanaan Posyandu besok. Dengan ruangan yang nyaman dan tertata, layanan kesehatan dapat berjalan lebih lancar, dan masyarakat merasa senang datang untuk memeriksakan kesehatan mereka.(man)

Kantor Keuchik Cot Ba’u Digeledah Tim Penyidik Kejari Sabang, Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Anggaran 

0

MEDIANAD.COM, SABANG- Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Sabang melakukan penggeledahan di Kantor Keuchik Gampong Cot Ba’u Kecamatan Sukajaya Kota, Rabu, 13 Agustus 2025.

Pemeriksaan yang dilakukan Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sabang ini terkait dugaan penyimpangan dalam kegiatan Penggunaan Anggaran Pendapatan dan
Belanja Gampong Cot Ba’u T.A 2019 sampai dengan T.A 2023.

Pengeledahan ini dipimpin langsung oleh Kajari Sabang Milono Raharjo, S.H., M.H. yang mana pada penggeledahan tersebut di temukan dokumen-dokumen yang di butuhkan penyidik untuk memperkuat bukti dugaan penyimpangan dalam kegiatan Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong Cot Ba’u T.A 2019 sampai dengan T.A 2023.

Kajari Sabang Milono Raharjo, S.H., M.H. melalui Kasi Intel
Mohamad Rizky, S.H., M.H., menyampaikan “bahwa pelaksanaan penggeledahan ini merupakan bagian dari komitmen kejaksaan dalam menegakkan hukum secara profesional, transparan, dan akuntabel demi tercapainya kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat”.

Pelaksanaan penggeledahan turut mendapatkan dukungan penuh dari personel Kodim 0112/Sabang. Kehadiran personel TNI ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan keamanan, menjaga situasi tetap kondusif, serta memberikan rasa aman bagi tim penyidik dan pihak-pihak terkait selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan penggeledahan ini dilaksanakan untuk mencari dan mendapatkan dokumen tambahan yang sangat diperlukan dalam proses pembuktian serta penetapan calon tersangka.

Sejak bulan November 2024, tim penyidik telah melakukan penyidikan atas perkara ini dan saat ini tengah berkoordinasi dengan tim auditor guna menghitung besaran kerugian keuangan negara.

Penggeledahan berlangsung selama kurang lebih empat jam dimulai pada Pukul 10.30 WIB dan berakhir pada Pukul 13.30 WIB. Seluruh dokumen yang diperoleh dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri Sabang untuk diteliti lebih lanjut.

Kejaksaan Negeri Sabang menegaskan bahwa setelah menerima hasil perhitungan kerugian negara dari tim auditor, penyidik akan segera menetapkan pihak
yang bertanggung jawab dalam perkara ini dan melimpahkannya ke Pengadilan Tindak Pidana
Korupsi di Banda Aceh.(*/man)

2.025 Bendera Merah Putih Berkibar di Sabang, Sambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI

0

MEDIANAD.COM, SABANG- Deretan bendera merah putih berkibar gagah di sepanjang jalan mulai dari Jalan Lapangan Yos Sudarso hingga Sabang Fair. Diinisiasi Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Komando Armada I Kota Sabang, 2.025 bendera merah putih dikibarkan oleh Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus bersama Forkopimda, TNI-Polri dan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi wujud partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat Sabang untuk memeriahkan momen bersejarah bangsa, sekaligus mengingatkan akan perjuangan para pahlawan yang mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan.

Wakil Wali Kota Sabang menyampaikan bahwa pemasangan bendera serentak ini adalah bentuk penghormatan kepada simbol negara yang menyatukan seluruh rakyat Indonesia.

“Bendera merah putih adalah lambang persatuan dan kebanggaan kita sebagai bangsa Indonesia. Melalui kegiatan ini, kita ingin mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan,” kata Suradji Junus usai melakukan pemasangan bendera, Rabu (13/8).

Tidak hanya memperindah wajah kota, bendera yang membentang di tepi jalan itu juga menjadi simbol kebersamaan, semangat kemerdekaan, dan cinta tanah air menjelang perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Sabang juga telah mendistribusikan bendera merah putih kepada setiap keuchik untuk dipasang di wilayah masing-masing, sehingga suasana kemerdekaan dapat dirasakan merata hingga ke seluruh pelosok gampong.

“Kita harap bersama, momentum kemerdekaan ini menjadi penguat tekad seluruh masyarakat Sabang untuk bersama-sama membangun daerah, meningkatkan kesejahteraan, menjaga keamanan dan ketertiban demi kemajuan bangsa, serta menjadi penambah semangat jiwa nasionalisme,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Komandan Guskamla Koarmada I Kolonel Laut (P) Ari Krisdianto mengatakan bahwa menjaga Indonesia tidak cukup hanya dengan kekuatan militer. Kegiatan hari ini menunjukkan bahwa nasionalisme tetap tumbuh kuat di tapal batas dan garis depan negeri.

“Indonesia akan tetap kuat selama rakyatnya bersatu, Indonesia akan tetap merdeka selama generasi mudanya mencintai tanah air, Indonesia akan terus jaya selama merah putih berkibar di hati kita. Kita tidak boleh lengah, tantangan zaman terus berubah tapi satu yang tak boleh berubah, cinta kita kepada tanah air,” ujarnya.

Terakhir, Danguskamla mengajak masyarakat Kota Sabang untuk menjadikan peringatan HUT KE-80 RI ini sebagai tonggak kebangkitan nasionalisme yang lebih kuat, lebih dalam serta lebih nyata, dalam setiap langkah, pikiran dan tindakan sebagai anak bangsa.(man)

Bhayangkara FC Polres Sabang Sabet Juara III di Iboih FC Cup 2025

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Semangat juang tak kenal menyerah ditunjukkan Bhayangkara FC Polres Sabang di ajang Turnamen Sepakbola Iboih FC Cup ke-I Tahun 2025. Bertanding di Lapangan Sepakbola Gampong Iboih, Kec.Sukamakmue Kota Sabang, tim yang seluruh pemainnya merupakan personel jajaran Polres Sabang ini sukses meraih posisi Juara III, Rabu (13/08/2025).

Di bawah komando Kapten Tim IPDA M Dimas Permadi, Bhayangkara FC tampil solid sejak laga awal. Kombinasi disiplin khas Personel kepolisian dan permainan cepat di lapangan membuat mereka menjadi lawan tangguh bagi setiap tim.

Meski tak berhasil melaju ke final, perjuangan tim Bhayangkara FC mendapat apresiasi dari masyarakat yang memadati lapangan. Sorakan dukungan dan tepuk tangan penonton menjadi bukti bahwa kehadiran Bhayangkara FC tak hanya soal pertandingan, tapi juga menguatkan hubungan antara polisi dan warga.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, melalui Kasat Intelkam Polres Sabang Ipda M. Dimas Permadi yang juga selaku Kapten Tim, menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. “Keikutsertaan kami dari Polres Sabang dalam ajang turnamen ini membuktikan bahwa Polri juga hadir melalui kegiatan positif bersama masyarakat. Prestasi ini merupakan langkah awal bagi kami untuk kedepan. Semoga Bhayangkara FC bisa terus menorehkan prestasi dan menjadi contoh semangat sportivitas,” ungkap Ipda Dimas.

Turnamen Iboih FC Cup ke-I ini diikuti berbagai tim lokal dan berlangsung meriah. Selain menjadi ajang unjuk bakat, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi dan memperkuat persaudaraan di Kota Sabang.

Bhayangkara FC sendiri bertekad akan terus mengasah kemampuan dan siap kembali bertarung di ajang-ajang berikutnya dengan semangat juara.(man)

Merah Putih di Ujung Negeri, Kodim 0112/Sabang Ikut Serta Kibarkan 2.025 Bendera Sambut HUT RI ke-80

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Semarak merah putih berkibar di seluruh penjuru Kota Sabang. Kodim 0112/Sabang bersama unsur TNI-Polri, Forkopimda, dan masyarakat menggelar pemasangan 2.025 Bendera Merah Putih di berbagai lokasi strategis untuk memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini diawali dengan Apel bersama bertema “Semarak Merah Putih di Ujung Negeri” yang dipusatkan di Lapangan Yos Sudarso, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, (13/8).

Apel gabungan ini dipimpin sekaligus sebagai Inspektur Apel oleh Kepala Staf Guskamla I, Kolonel Laut (P) Ari Krisdiyanto, M.Tr.Hanla. Turut hadir Dandim 0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto, S.I.P., yang mengikuti rangkaian kegiatan apel dan memberikan arahan pada pelaksanaan kegiatan tersebut.

Hadir pula sejumlah pejabat daerah dan unsur keamanan, di antaranya Wakil Wali Kota Sabang Drs. H. Suradji Junus, Kapolres Sabang AKBP M.H. Sukoco, S.St., M.M., M.Mar., M.Tr.Sou., M.Han., Sekda Sabang Andri Nourman, AP, M.Si., perwakilan Lanal Sabang, Lanud Maimun Saleh, Sat Radar 233, Lanudal Sabang, Bea Cukai, serta BPKS Sabang.

Dalam amanat yang dibacakan Kepala Staf Guskamla I, Danguskamla Koarmada I menegaskan bahwa pengibaran ribuan bendera ini merupakan simbol semangat perjuangan, persatuan, dan harga diri bangsa. “Merah Putih adalah janji kita untuk setia menjaga negeri. Dari ujung terdepan NKRI, kita nyatakan bahwa nasionalisme tetap tumbuh kuat di tapal batas,” tegasnya.

Usai apel, Dandim 0112/Sabang bersama Forkopimda turut memasang bendera secara serentak di titik-titik strategis seperti perkantoran, jalan protokol, fasilitas umum, hingga kawasan wisata. Prajurit Kodim 0112/Sabang bergerak bersama warga menuju Sabang Fair, melanjutkan pemasangan bendera diiringi atraksi musik tradisional oleh Saka Bahari binaan Guskamla Koarmada I.

Dandim 0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto, S.I.P., menyampaikan bahwa keterlibatan jajaran Kodim adalah bentuk nyata pengabdian kepada bangsa. “Ini bukan sekadar pemasangan bendera, tapi wujud kecintaan kami terhadap NKRI. Dari Sabang, kita tunjukkan kepada dunia bahwa merah putih berkibar dengan gagah di ujung negeri,” ungkapnya.

Kegiatan ini disambut antusias masyarakat. Kolaborasi antara prajurit TNI, aparat kepolisian, instansi pemerintah, organisasi masyarakat, pelajar, dan komunitas lokal menciptakan suasana kebersamaan yang kental. Seluruh rangkaian berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebangsaan.

Sebagai tindak lanjut, Kodim 0112/Sabang bersama pemerintah daerah mengajak seluruh warga untuk mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah masing-masing hingga 31 Agustus 2025. Ajakan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan adalah hasil perjuangan bersama yang harus terus dijaga dan dirayakan.(man)

Babinsa Koramil 01/Sukajaya Bagikan Bendera Merah Putih, Ajak Warga Gampong Paya Semarakkan HUT ke-80 RI

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Babinsa 08 Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Sertu Junaidi, bersama Pj Keuchik Gampong Paya, Rasidin, membagikan Bendera Merah Putih kepada masyarakat di Kecamatan Sukamakmue, (13/8).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak warga turut memeriahkan perayaan kemerdekaan dengan mengibarkan bendera di rumah masing-masing dan memasangnya di berbagai fasilitas umum. Sebelum dibagikan, Babinsa bersama Pj Keuchik terlebih dahulu mengecek kondisi bendera agar layak dan siap dipasang.

Sertu Junaidi menyampaikan bahwa pengibaran Bendera Merah Putih bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi simbol penghormatan kepada para pahlawan dan wujud rasa cinta tanah air. “Kami mengimbau seluruh warga untuk memasang bendera mulai 1 hingga 31 Agustus, serta menghias lingkungan dengan ornamen merah putih agar suasana kemerdekaan semakin terasa,” ujarnya.

Antusiasme warga terlihat saat menerima bendera. Beberapa langsung memasangnya di depan rumah, sementara yang lain bersiap menghias pekarangan dengan umbul-umbul dan pernak-pernik kemerdekaan.

Menurut Rasidin, kegiatan ini menjadi momen mempererat kebersamaan antara aparat desa, Babinsa, dan masyarakat. “Semangat gotong royong dan nasionalisme harus terus dijaga, terutama di momen bersejarah seperti ini,” katanya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh wilayah Gampong Paya akan semarak dengan kibaran merah putih, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.(man)

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Pantau Ketahanan Pangan Warga Gampong Kuta Ateuh

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa 08 Gampong Kuta Ateuh Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serma Syafrial, melakukan pemantauan kegiatan pertanian milik warga binaan di Jurong M. Thaib, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, (13/8).

Pemantauan ini bertujuan memastikan lahan pertanian warga tetap produktif dan terkelola dengan baik, sehingga dapat memberikan hasil panen yang optimal. Kegiatan dilakukan dengan menyambangi langsung lokasi kebun dan berdialog dengan pemilik lahan terkait perkembangan tanaman, kebutuhan pupuk, serta kendala yang dihadapi.

Serma Syafrial menyampaikan bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu fokus pembinaan teritorial TNI AD. “Babinsa hadir untuk mendampingi petani, memberi motivasi, serta membantu mencari solusi bila ada kendala. Harapannya, produksi pangan di wilayah ini tetap terjaga dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Selain memantau tanaman yang sedang dibudidayakan, Babinsa juga mengajak warga untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi kebun produktif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian keluarga sekaligus mendukung kemandirian pangan di tingkat desa.

Kegiatan pemantauan ini disambut positif warga, yang merasa terbantu dengan perhatian dan pendampingan dari Babinsa. Kolaborasi antara aparat desa dan TNI dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah perbatasan seperti Sabang.(man)

Gelisah Hati Guru

0

Tawakal

MEDIANAD.COM – Hari ini banyak guru di negeri ini yang tampak hadir di ruang kelas. Tetapi sejatinya mereka sedang jauh dari kelas, jauh dari muridnya, jauh dari makna mengajar itu sendiri.

Sebagai orang yang pernah menjadi guru, saya melihat ada paradoks besar yang terjadi pada guru saat ini. Guru adalah ujung tombak pendidikan, namun justru disibukkan dalam rutinitas administrasi.

Setiap minggu pelatihan, setiap bulan laporan, setiap semester pembaruan sistem. Mereka hadir, tetapi jiwanya tidak sepenuhnya hadir. Menurut Karl Max ini adalah bentuk nyata alienasi, guru terpisah dari esensi pekerjaannya.

Mereka tidak lagi merasa memiliki apa yang mereka kerjakan dan hanya sebagian guru saja yang betul totalitas mengajar, mulai menyiapkan perangkat sekolah hingga memberikan nilai kepada siswa setelah proses pembelajaran berakhir di akhir semester.

Belajar menjadi proses mekanisme, hasilnya pun tidak membahagiakan. Apakah guru merasa bangga muridnya tumbuh atau sertifikat pelatihannya yang berhasil di unduh kedalam aplikasi elektronik kinerja.

Lebih jauh lagi, ini juga menyesakkan disonansi kognitif. Guru percaya bahwa mendidik adalah membentuk manusia seutuhnya, namun sistem memaksa mereka menjadi seperti layaknya operator data.

Akhirnya terjadi konflik batin akibat terus-menerus ditekan, hingga kelelahan menjadi hal yang biasa dirasakan. Kita mungkin menyalahkan guru karena kurang kreatif, kurang inovatif, padahal mungkin mereka hanya sedang kehilangan kendali atas profesi yang dulunya penuh dengan makna.

Ini bukan sekedar soal kurikulum atau pelatihan, ini tentang bagaimana kita memanusiakan guru kembali sebagai pendidik, bukan sebagai form-form dalam aplikasi isian laporan.

Namun, perlu diingat bahwa peran guru sebagai pendidik tetaplah penting dan harus dijaga agar tidak tergerus oleh beban administrasi yang berlebihan.

Sambut HUT RI Ke – 80 Hidupkan Kembali Ikon Sejarah Tangga 7 Tempoe Doeloe oleh OPD.PUPR. kota Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG- Sejumlah pekerja dan pegawai dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam rangka sambut HUT RI ke 80 di kota Sabang membersihkan dan mengecat “Tangga Tujuh” yang memiliki sejarah penting dalam perkembangan Kota Sabang dimasa lalu.

Jalan setapak yang ratusan anak tangga itu, dahulu yang sempat menjadi jalur alternatif penting dan tergolong padat terutama bagi pebelanja yang hendak ke pasar Sabang pada umunya melalui jalan setapak tangga tujuh, kini hanya menjadi saksi bisu kejayaan Sabang di masa kolonial Belanda.

Dimasa kejayaan Sabang tangga tujuh ini cukup terkenal,.bila seseorang yang pergi ke Sabang jika belum berjalan dan.menginjak jalan tangga 7 bersejarah itu, dianggap belum pernah ke Sabang.

Di bawah koordinasi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Sabang, Organisasi Perangkat Daerah Kota Sabang melakukan aksi swadaya untuk mempercantik salah satu iko CEn bersejarah kota sabang yang selama ini terlupakan.

Hal ini dilakukan bukan sekadar mempercantik tampilan tangga dengan warna-warni ceria, tetapi juga sebagai wujud rasa memiliki terhadap warisan sejarah kemasyhuran Sabang dimasa lampau.

Kepala Dinas PUPR, Luqmanul Hakim, S.T, M.T turun langsung kelokasi sambil memberikan arahan kepada pekerja yang tengah membersihkan untuk persiapan pengecatan. Sesekali ia juga ikut memegang kuas, sembari mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 RI.

” Selain memperingati kemerdekaan, ini juga bentuk kepedulian kita menjaga peninggalan yang menjadi kebanggaan warga Sabang,” ujarnya.

Kerja swadaya itu turut didampingi oleh Ir. Sawidar, M.T, Kabid. Cipta Karya PUPR, juga ikut ambil bagian dalam mengarahkan dan mengkombinasi warna pada setiap bagian anak tangga di lokasi tersebut.

Sawidar yang merupakan Alumni arsitek Universitas Syiah Kuala itu tampak mengarahkan pekerja sambil memastikan cat merata hingga ke sudut-sudut anak tangga.

“Kalau warnanya cerah, ‘Tangga Tujuh” bukan hanya indah di mata, tapi juga membawa energi positif bagi yang melaluinya,” ucap Sawidar.

Bagi warga, Tangga 7 bukan sekadar jalur alternatif yang menghubungkan Kuta Ateuh dengan pusat perdagangan di Kuta Barat dan Kuta Timue, Ia adalah jejak masa lalu yang kini kembali diwarnai agar tampak cemerlang dan menarik dipandang.

Dengan semarak warna warni, akan memberikan kesan ceria bagi yang melintas. Bahkan tak jarang warga tampak berhenti sejenak, sambil memperhatikan para pekerja yang tengah membuat “Tangga Tujuh” itu lebih berwarna dari biasanya.

Bahkan ada yang memotret. “Bagus sekali, seperti pelangi. Nanti bisa jadi tempat Pengambilan gambar” ujar warga yang melintas di sekitar lokasi.

Dengan wajah barunya, “Tangga Tujuh” bukan hanya menyimpan cerita Tempoe Doeloe tetapi juga menjadi simbol bahwa gotong royong dan kepedulian bisa menghidupkan kembali sejarah untuk generasi penerus yang akan datang.
Penataan motif lukisan di pavlinblok akan terus di lakukan oleh OPD kata Lukman Kadis PUPR kota Sabang hari ini, Selasa (12/08 ).

Sabang, Sejumlah pekerja dan pegawai dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam rangka sambut HUT RI ke 80 di kota Sabang membersihkan dan mengecat “Tangga Tujuh” yang memiliki sejarah penting dalam perkembangan Kota Sabang dimasa lalu.

Jalan setapak yang ratusan anak tangga itu, dahulu yang sempat menjadi jalur alternatif penting dan tergolong padat terutama bagi pebelanja yang hendak ke pasar Sabang pada umunya melalui jalan setapak tangga tujuh, kini hanya menjadi saksi bisu kejayaan Sabang di masa kolonial Belanda.

Dimasa kejayaan Sabang tangga tujuh ini cukup terkenal,.bila seseorang yang pergi ke Sabang jika belum berjalan dan.menginjak jalan tangga 7 bersejarah itu, dianggap belum pernah ke Sabang.

Di bawah koordinasi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Sabang, Organisasi Perangkat Daerah Kota Sabang melakukan aksi swadaya untuk mempercantik salah satu ikon bersejarah kota sabang yang selama ini terlupakan.

Hal ini dilakukan bukan sekadar mempercantik tampilan tangga dengan warna-warni ceria, tetapi juga sebagai wujud rasa memiliki terhadap warisan sejarah kemasyhuran Sabang dimasa lampau.

Kepala Dinas PUPR, Luqmanul Hakim, S.T, M.T turun langsung kelokasi sambil memberikan arahan kepada pekerja yang tengah membersihkan untuk persiapan pengecatan. Sesekali ia juga ikut memegang kuas, sembari mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 RI.

” Selain memperingati kemerdekaan, ini juga bentuk kepedulian kita menjaga peninggalan yang menjadi kebanggaan warga Sabang,” ujarnya.

Kerja swadaya itu turut didampingi oleh Ir. Sawidar, M.T, Kabid. Cipta Karya PUPR, juga ikut ambil bagian dalam mengarahkan dan mengkombinasi warna pada setiap bagian anak tangga di lokasi tersebut.

Sawidar yang merupakan Alumni arsitek Universitas Syiah Kuala itu tampak mengarahkan pekerja sambil memastikan cat merata hingga ke sudut-sudut anak tangga.

“Kalau warnanya cerah, ‘Tangga Tujuh” bukan hanya indah di mata, tapi juga membawa energi positif bagi yang melaluinya,” ucap Sawidar.

Bagi warga, Tangga 7 bukan sekadar jalur alternatif yang menghubungkan Kuta Ateuh dengan pusat perdagangan di Kuta Barat dan Kuta Timue, Ia adalah jejak masa lalu yang kini kembali diwarnai agar tampak cemerlang dan menarik dipandang.

Dengan semarak warna warni, akan memberikan kesan ceria bagi yang melintas. Bahkan tak jarang warga tampak berhenti sejenak, sambil memperhatikan para pekerja yang tengah membuat “Tangga Tujuh” itu lebih berwarna dari biasanya.

Bahkan ada yang memotret. “Bagus sekali, seperti pelangi. Nanti bisa jadi tempat Pengambilan gambar” ujar warga yang melintas di sekitar lokasi.

Dengan wajah barunya, “Tangga Tujuh” bukan hanya menyimpan cerita Tempoe Doeloe tetapi juga menjadi simbol bahwa gotong royong dan kepedulian bisa menghidupkan kembali sejarah untuk generasi penerus yang akan datang.
Penataan motif lukisan di pavlinblok akan terus di lakukan oleh OPD kata Lukman Kadis PUPR kota Sabang hari ini, Selasa (12/08 ).(man)

Menjelang HUT ke-80 RI, Kodim 0112/Sabang Gelar Gotong Royong Bersihkan Pinggir Jalan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Menjelang peringatfan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kodim 0112/Sabang bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan semak belukar di sepanjang pinggir jalan di wilayah sekitaran Makodim. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan menjelang momen bersejarah bangsa.OAgiuin

Aksi gotong royong tersebut melibatkan personel TNI, dan warga masyarakat sekitar. Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti parang, dan sabit, para peserta bekerja sama menebang semak, membersihkan rumput liar, dan merapikan area sekitar agar tampak lebih tertata.

Dandim 0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto, S.I.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar persiapan menyambut HUT RI, tetapi juga bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kebersamaan seperti ini adalah warisan semangat kemerdekaan. Kita ingin menjaga lingkungan tetap indah dan sehat, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Warga diharapkan terus melakukan perawatan secara berkala, termasuk di lingkungan jalan-jalan desa tidak hanya saat ada kegiatan peringatan hari besar.

Warga yang ikut serta dalam gotong royong mengaku senang dan bangga bisa berkontribusi. Menurut mereka, kebersamaan dengan personel TNI di tengah masyarakat memberikan semangat dan motivasi lebih untuk bekerja bersama demi kebaikan lingkungan.

Kegiatan gotong royong ini juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai persatuan dan gotong royong yang mulai luntur di sebagian kalangan. Dengan saling membantu tanpa pamrih, suasana kebersamaan terasa kental, mengingatkan pada semangat perjuangan para pendahulu bangsa.

Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi tradisi positif yang terus dilestarikan di setiap momen penting, sehingga semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat selalu terjaga, serta lingkungan tetap bersih dan asri bagi generasi mendatang.(man)

Popular Posts

My Favorites

Menunggu Puluhan Tahun, Bang Wan Bireuen Tertipu Bantuan Rumah Dhuafa

0
MEDIANAD.COM, BIREUEN – Sudah puluhan tahun Rizwan Alamsyah (62) bersama istri dan anaknya tinggal di sebuah gubuk reyot di Dusun Alue Lipah, Gampong Peuneulet...