Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 223
Berita Utama

Ilyas Ramli CR Imuem Mukim Leupung, Pj Bupati Abes M Iswanto Harapkan Bersinergi Bangun Daerah

0
Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM, memberikan ucapan selamat kepada Ilyas Ramli CR usai dilantik sebagai Imuem Mukim Leupung Periode 2025-2030. (foto/istimewa)

MEDIANAD.COM, ACEH BESAR-Camat Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, Syamsir Alam SSos pandu pengambil sumpah dan melantik Ilyas Ramli CR sebagai Imuem Mukim Kecamatan tersebut untuk periode 2025-2030 di Pantai Wisata Riting, Selasa (14/01/2025) pagi.

“Serta pengambil sumpah yang dikemas dengen reusam/adat istiadat Aceh tersebut juga disaksikan oleh Staf Ahli Gubernur Aceh, Drs Mahdi Efendi, Pj Bupati M Iswanto, Ketua DPRK Aceh Besar, Abdul Muchti Amd, Asisten I Sekda Aceh Besar Farhan AP dan Asisten II Sekda Aceh Besar M Ali SSos MSi, GM PT SBA R Adi Sentosa, para kepala OPD dan pejabat di lingkungan Pemkab Aceh Besar, serta para perangkat gampong dan Mukim Kecamatan Leupung serta Lhoknga”.

Sekaligus Pj Bupati Aceh Besar (Abes) Muhammad Iswanto yang menyampaikan kata sambutan secara langsung pada serimoni pelantikan itu berharap Mukim Leupung bersinergi dengan seluruh komponen warga untuk percepatan pembangunan dan kemajuan daerah.

Dimana Penjabat (Pj) Bupati M Iswanto mengajak Imuem Mukim Leupung yang baru dilantik, Ilyas Ramli CR, untuk bersinergi dan berinovasi dalam mendorong kemajuan daerah.

Pj Bupati Iswanto juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam mempercepat pembangunan Aceh Besar.
Untuk itu, Pj Bupati Iswanto mengajak semua elemen masyarakat untuk saling mendukung demi kemajuan daerah.

“Kita harus bahu-membahu dan saling mendukung untuk kemajuan Aceh Besar. Peran serta masyarakat, ulama, pemuda, dan pelaku usaha sangat penting dalam membangun daerah ini”.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Iswanto juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah meminta dukungan dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) untuk memperkuat jaringan digital di Aceh Besar, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.

“Dengan kemajuan teknologi saat ini, kita harus bergerak lebih cepat. Saya sudah menyampaikan kepada Menteri Kominfo agar memberikan dukungan penguatan jaringan digital di Aceh Besar, khususnya di wilayah yang selama ini sulit terjangkau,” katanya.

Selain itu, Iswanto mengajak masyarakat untuk terbuka terhadap investasi yang tidak bertentangan dengan norma dan aturan yang berlaku. Iswanto menegaskan bahwa dukungan terhadap investor sangat penting dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ketika ada investor yang ingin berkontribusi di Aceh Besar, selama tidak bertentangan dengan aturan dan norma yang ada, mari kita dukung. Ini semua demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Iswanto juga menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, camat dan Forkopincam, dan perangkat desa yang telah bekerja keras menjalankan tugas pemerintahan. Ia berharap sinergi tersebut terus terjaga untuk menciptakan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Aceh Besar.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari Forkopimda, camat, perangkat desa, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mencapai tujuan bersama,” tuturnya.

Lebih lanjut, Muhammad Iswanto mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan berkontribusi dalam acara pelantikan tersebut. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Aceh Besar yang lebih baik.

“Terima kasih atas kehadiran dan dukungan semua pihak. Semoga silaturahmi ini menjadi titik awal untuk terus bergerak maju bersama demi kemajuan Aceh Besar,” tuturnya.

KOMITMEN IMUEM MUKIM, ILYAS RAMLI,CR

Sementara, Mukim Ilyas Ramli yang baru saja dilantik sebagai Imuem Mukim Leupung menyatakan komitmennya untuk menjaga dan melestarikan adat istiadat dalam kehidupan bermasyarakat di Leupung. Ia juga siap bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Saya berkomitmen menjaga adat istiadat dan siap bekerja sama dengan pemerintah serta masyarakat untuk kemajuan Leupung,” tegas Ilyas Ramli.

Ia berharap seluruh masyarakat Leupung dapat bersatu dan berperan aktif dalam membangun daerah. “Dengan kebersamaan, insya Allah Leupung akan lebih maju dan sejahtera,” optimis Ilyas Ramli yang juga pengurus harian KONI Aceh Besar dan ketua salah satu Cabor di Abes. (zm/**)

Mantan Bupati Kutai Kartanegara Ditetapkan Tersangka, KPK Sita Uang Rp 350 Milyar & 6 Juta Dollar AS

0
Ilustrasi: KPK menyita uang Rp350 miliar, 6 juta dolar AS, dan 2 juta dolar Singapura dalam kasus gratifikasi yang menjerat eks Bupati Kutai Kartanegara. foto Ist.

MEDIANAD.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 10 Januari 2025 melakukan serangkaian tindakan penyidikan berupa penyitaan uang dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait dengan produksi batu bara di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Uang yang disita terdiri dari mata uang rupiah, dolar Amerika dan dolar Singapura.

“Dalam mata uang rupiah sebesar Rp350.865.006.126,78,” sebagaimana rilis tertulis yang disampaikan Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto, Selasa (14/1/2025).

Seperti yang d i lansir CNN Indonesia, uang tersebut disita dari 36 rekening (atas nama tersangka dan atas nama pihak pihak terkait lainnya).

Selain itu, penyidik KPK juga menyita uang sebesar 6.284.712,77 Dolar Amerika Serikat. Ini disita dari 15 rekening (atas nama tersangka dan atas nama pihak pihak terkait lainnya).

Kemudian, dalam mata uang dolar Singapura sebesar 2.005.082,00 yang disita dari satu rekening atas nama pihak terkait lainnya.

“Penyitaan dilakukan karena diduga uang yang tersimpan dalam rekening tersebut diperoleh dari hasil tindak pidana terkait dengan perkara tersebut di atas,” kata Tessa.

Juru bicara yang juga seorang penyidik ini memastikan KPK akan terus berupaya semaksimal mungkin mengembangkan perkara yang sedang disidik dan memproses hukum para pihak yang patut dimintakan pertanggungjawaban.

KPK telah menetapkan mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari dalam kasus ini.

Rita diduga menerima gratifikasi  pertambangan batu bara

KPK menduga Rita telah menerima gratifikasi berkaitan dengan pertambangan batu bara, jumlahnya sekitar US$3,3 hingga US$5 per metrik ton batu bara.

Rita diduga juga telah menyamarkan penerimaan gratifikasi tersebut sehingga KPK menerapkan Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Sejumlah aset yang disinyalir bersumber dari hasil korupsi masih terus didalami. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memeriksa saksi-saksi.

Pada Kamis, 27 Juni 2024, KPK telah memeriksa pengusaha asal Kalimantan Timur yang bernama Said Amin. Tim penyidik mendalami perihal sumber dana pembelian ratusan mobil yang telah disita sebelumnya.

 

Lembaga anti rasuah (KPK) itu juga telah memeriksa dan menggeledah rumah kediaman Direktur Utama PT Sentosa Laju Energy, Tan Paulin alias Paulin Tan, di Surabaya, Jawa Timur.

Rita bersama Komisaris PT Media Bangun Bersama Khairudin ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 16 Januari 2018.

Rita dan Khairudin diduga mencuci uang dari hasil tindak pidana gratifikasi dalam sejumlah proyek dan perizinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sebesar Rp 436 miliar.

Mereka disinyalir membelanjakan penerimaan hasil gratifikasi tersebut untuk membeli kendaraan yang menggunakan nama orang lain, tanah, uang tunai, maupun dalam bentuk lainnya.

ita kini mendekam di Lapas Perempuan Pondok Bambu untuk menjalani vonis pidana 10 tahun penjara. Berdasarkan putusan Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung (MA), Rita juga dihukum membayar denda sebesar Rp 600 juta subsider enam bulan kurungan dengan hak politik dicabut selama lima tahun, terhitung mulai dari yang bersangkutan selesai menjalani pidana pokok.

Rita terbukti menerima gratifikasi sebesar Rp 110,7 miliar dan suap Rp 6 miliar seperti dilansir CNN Indonesia dari para pemohon izin dan rekanan proyek. (*)

 

“Pemkab Abes Minta Warga Waspadai Terhadap Musibah Kebakaran”, Tahun 2024 sudah Salurkan Bantuan ke 638 Jiwa Korban Bencana

0

MEDIANAD.COM,KOTA JANTHO- Pemerintah Kabupaten Aceh Besar (Pemkab Abes), melalui Dinas Soisal (Dinsos) mengharapkan masyarakat selalu waspada terhadab musibah kebakaran dan bencana lainnya, mengingat terjadi selalu terjadi tiba-tiba.

“Mengingat tahun 2024 musibah kebakaran, baik rumah pribadi, ruko, fasilitas umum seperti sekolah, pesantren dan lainnya sering terjadi”, Pemkab Abes mengharapkan masyarakat harus selalu waspada dan hati-hati sehingga bisa meminalisir (menjauh) terhadab bahayanya bencana, ataupun jika musibah terjadi secepat mungkin menghubungi petugas dari instansi dan lembaga terkait.

Harap Pj Bupati Aceh Besar, M Iswanto, melalui Plt Kadissos, Aulia Rahman dalam sejumlah kesempatan belakangan ini.

Sementara Dinsos Abes tahun 2024 merilis tentang bencana alam yang terjadi didominasi musibah kebakaran dan sejumlah bencana alam baik banjir, angin kencang hingga menerpa pohon kayu kerumah warga dan fasilitas umum lainnya serta tercatat langsung menyalurkan bantuan untuk 638 jiwa yang terimbas bencana selama tahun 2024.

Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM melalui Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Aulia Rahman, SSTP, MSi, mengatakan, bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

“Saat ada laporan musibah kebakaran atau angin kencang Pj Bupati Aceh Besar secara cepat mengintruksikan Dinsos untuk menyalurkan bantuan masa panik kepada korban bencana. Bantuan tersebut dimaksudkan sebagai bantuan penanganan awal bagi korban bencana kebakaran ataupun angin kencang,” kata Aulia, di Kota Jantho, Rabu (8/1/2024).

Plt Kepala Dinas Sosial Menurut Aulia Rahman, bantuan masa panik yang disalurkan berupa bahan sandang dan pangan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban akibat musibah yang dialami korban terdampak.

“Penyerahan bantuan ini sesuai arahan Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM, yang meminta agar segera menyalurkan bantuan begitu mendapatkan informasi terkait musibah tersebut,” ujar Aulia Rahman.

Ia mengimbau kepada masyarakat Aceh Besar untuk tetap waspada terhadap cuaca dan yang sedang terjadi, baik itu musim kemarau maupun dimusim penghujan. Baginya bencana itu bisa datang kapan saja serta menimpa siapa saja. Namun sebagai masyarakat ia meminta masyarakat tidak abai terhadap hal-hal yang bisa mengakibatkan bencana.

“Kita memang harus tetap waspada terhadap apapun yang bisa menyebabkan musibah, karena musibah itu bisa datang kapan saja. Makanya, kita tidak boleh terhadap apapu yang bisa menyebabkan bencana. Karena dampak bencana alam dapat mengakibatkan kerusakan, mulai dari kerusakan infrastruktur serta kerugian ekonomi,” ujarnya.

Aulia menjelaskan, Aceh Besar merupakan salah satu daerah yang juga memiliki ancaman bencana hidrometeorologi. Bencana itu disebabkan oleh aktivitas cuaca seperti siklus hidrologi, curah hujan, temperatur, angin dan kelembapan. Penyebab lain dari bencana hidrometeorologi adalah perubahan iklim dan cuaca ekstrem.

“Fenomena alam ini yang mendorong naiknya intensitas hujan di Indonesia termasuk juga di Aceh, yang membuat intensitas hujan lebih tinggi dari sebelumnya. Bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, puting beliung, gelombang pasang, dan kekeringan berpotensi akan terjadi. Itu sebabnya kita harus terus siaga menghadapi fenomena alam tersebut,” pungkasnya. (zm/**)

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Sambangi Karyawan Rumah Produksi Coklat di Gampong Aneuk Laot

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 05/Aneuk Laot, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Insarlin, melakukan kunjungan ke rumah produksi coklat di Jurong Putro Haloe, Gampong Aneuk Laot, yang merupakan binaan koperasi Dinas Pertanian Kota Sabang. Rumah produksi coklat ini menghasilkan produk coklat secara rumahan yang dijual baik secara offline maupun online.

Dalam kunjungannya, Sertu Insarlin melihat secara langsung proses produksi coklat yang menggunakan bahan baku utama kakao. Bahan kakao yang digunakan diperoleh dari petani lokal di Sabang, maupun dari luar daerah. Namun, saat ini harga kakao mengalami kenaikan, yang dipengaruhi oleh kualitasnya, dengan harga per kilogram mencapai 120 ribu rupiah.

Sertu Insarlin mengungkapkan bahwa kakao saat ini menjadi tanaman dengan nilai jual yang tinggi dan memberikan peluang ekonomi yang menjanjikan bagi petani lokal.

Ia berharap para petani kakao di Gampong Aneuk Laot dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, seiring dengan berkembangnya usaha produksi coklat di daerah tersebut.(man)

Hasballah : Dorong Regulasi Sektor Migas dan Minerba Aceh Dipermudah

0
Hasballah

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Anggota Komisi III DPRA, Hasballah, S.Ag, meminta pemerintah Aceh mempercepat dan menyederhanakan regulasi di sektor migas dan minerba. Hal ini disampaikan dalam rapat kerja dan koordinasi bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) pada Selasa (7/1/2025).

Hasballah menegaskan bahwa proses perizinan tidak perlu dibuat rumit, mengingat sektor ini memiliki potensi besar untuk mendongkrak perekonomian Aceh. “Prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku sebenarnya sudah jelas. Selama administrasi lengkap, prosesnya tidak akan sulit,” ujarnya. Ia juga membantah anggapan bahwa izin sektor migas dan minerba di Aceh berbelit-belit hingga menghambat investor.

Politisi Partai Aceh ini mengapresiasi langkah pemerintah Aceh yang telah berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Namun, ia menekankan pentingnya sinergi antara dinas teknis, pelaku usaha, dan stakeholder lainnya untuk memastikan regulasi sesuai dengan perundang-undangan. “Semua pihak harus berdiri di atas aturan yang berlaku. Dengan begitu, pembangunan ekonomi Aceh dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.

Hasballah juga mendorong pemerintah Aceh untuk memanfaatkan momentum ini dengan memberikan kemudahan bagi investor yang berminat di sektor migas dan minerba. Menurutnya, regulasi yang fleksibel namun tetap sesuai aturan akan memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, Hasballah mengingatkan pentingnya transparansi dalam proses perizinan agar tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. Ia berharap dinas terkait terus menjaga profesionalisme dalam melayani kebutuhan investor.

“Dengan transparansi dan pelayanan yang baik, kepercayaan publik terhadap pemerintah Aceh akan semakin meningkat,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Hasballah optimis bahwa kemudahan regulasi di sektor migas dan minerba dapat menarik lebih banyak investasi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh secara keseluruhan. “Potensi besar ini harus dimanfaatkan dengan maksimal demi kemajuan Aceh,” tutupnya.[*]

Siap Jadi Tuan Rumah Rakernas, Pengurus SPS Aceh Lapor ke Pj Gubernur, “Pemerintah Aceh Mendukung”

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH- Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Aceh, Muktarruddin bersama sejumlah pengurus melakukan audiensi dengan Gubernur Aceh dan berlangsung di pendopo gubernuran setempat, Selasa (07/01/2025) pagi.

Pertemuan dan silaturrahmi tersebut intinya adalah melaporkan tentang rencana penyelenggaraan Hari Ulang Tahun (HUT) SPS ke-79 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang akan berlangsung di Aceh pada bulan Juni mendatang.

Kedatangan Ketua dan Pengurus SPS Aceh diterima langsung oleh Pj Gubernur Aceh, Dr Drs Safrizal ZA, M.Si juga didampingi Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Aceh, Marwan Nusuf, Kepala Biro Adpim Akkar Arafat serta Staf Khusus Gubernur.

Dalam Audiensi hampir 30 menit tersebut, Pj Gubernur yang juga putra asal Aceh Besar, Safrizal Zakaria Ali menuturkan. “Pemerintah Aceh menyambut baik Aceh telah ditetapkan sebagai tuan rumah HUT dan Rakernas SPS serta mendukung penuh kegiatan tersebut.

Pj Gub kelahiran, Banda Aceh Tanggal 21 April 1970 dimaksud juga “mengikuti” bagaimana sepakterjang dan keberadaan SPS yang merupakan organisasi perusahaan pers tertua di tanah air, “tentu semua kita tau bagaimana pentingnnya perusahaan Pers tersebut bagi pelaku media baik cetak dan online dewasa ini”.

Penting dan menjaga marwah Serikat Perusahaan Pers dimaksud dan profesional kerja perlu dikedepankan. Safrizal yang juga saat ini masih menjabat sebagai Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementrian Dalam Negeri menambahkan, “pemerintah tentu mengharapkan SPS untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas perusahaan pers di Aceh”.

Dimana Pj Gub Safrizal mendorong perusahaan pers untuk mengikuti standar yang telah ditetapkan oleh Dewan Pers RI.

Sementara itu Ketua SPS Aceh Muktaruddin, yang juga mewakili rekan pengurus, “mengucapkan terima kasih kepada Pj Gubernur Aceh dan para pejabat SKPA yang telah memberi kesempatan bersilaturrahmi, sehingga usai pertemuan /audiensi menjadi semangat tambahan dalam menyambut tuan rumah Rakernas”. Ujar Muktar, sembari melaporkan acara puncak HUT SPS akan berlangsung di Aceh, pada tanggal 8 Juni 2025, “yang juga bertepatan dengan hari lahirnya SPS”.

Serta ketua SPS Aceh juga melaporkan tentang kondisi perusahaan pers di Aceh yamg masih mengalami banyak kendala dalam operasinalnya sehingga terkendala dalam menyajikan produk jurnalistik yang berkualitas, pintanya.

Telah diketahui sebelum, Aceh telah ditetapkan secara resmi sebagai tuan rumah HUT, Rakernas dan SPS Awards tahun 2025, dimana momentum HUT SPS akan dihadiri oleh CEO juga pimpinan perusahaan pers se Indonesia yang tergabung dalam SPS.

Tentu pengurus SPS Aceh mengharapkan dukungan dari semua elemen masyarakat dan kususnya dari pemerintah Aceh, sehingga kegiatan berlabel nasional ini bisa berlangsung sukses.

“Baik penyelenggaraan juga lewat kegiatan dimaksud sekaligus mempromosikan sektor wisata, budaya Aceh dan sektor khas Aceh lainnya”. (zm)

Pakar Pendidikan Aceh : DPRA jangan Cuek Terhadap Kualitas Pendidikan Aceh

0
Dr Safwan, S. Pd.I, M. Ag (Pakar pendidikan Aceh / Ketua Pembina LP2A)

KUALITAS Pendidikan merupakan aspek sangat sentralistik dan penting dalam pembangunan suatu negara. Karena Kualitas pendidikan yang baik akan membawa dampak positif bagi perkembangan masyarakat dan ekonomi.

Namun, untuk mencapai kualitas pendidikan yang optimal, diperlukan kepekaan dan peran aktif dari semua pihak, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dalam hal ini Komisi VI, sebagai lembaga legislatif yang bertanggung jawab dalam melahirkan kebijakan.

Kepekaan DPRA dalam peningkatan kualitas pendidikan di Aceh sangatlah vital. Melalui pembahasan dan pengesahan Qanun Pendidikan Aceh, DPRA salah satu perannya adalah mengawasi arah kebijakan pendidikan yang diterapkan di Aceh. Bukan hanya sekolah, Madrasah yang diawasi DPRA akan tetapi perguruan Tinggi pun harus ada pengawasannya.

Selain itu, DPR juga memiliki fungsi penganggaran terhadap pelaksanaan kebijakan pendidikan yang telah ditetapkan.

Kemudian DPRA juga harus memiliki kepekaan yang sangat penting dalam mendorong reformasi pendidikan Aceh. Melalui kerjasama antara pemerintah dan DPRA, diharapkan tercipta kebijakan yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Aceh secara menyeluruh. Dan, Komisi VI DPRA jangan cuwek terhadap persoalan pendidikan Aceh hari ini.

Namun, untuk dapat menjalankan fungsinya dengan efektif, DPRA perlu melakukan berbagai langkah strategis. Salah satunya adalah melibatkan para ahli dan pakar serta Akademisi pendidikan dalam proses pembuatan kebijakan.

Dengan mendengarkan masukan dan saran dari para ahli, DPRA dapat menghasilkan kebijakan yang lebih berkualitas dan berdampak positif bagi dunia pendidikan di Aceh

Selain itu, DPRA juga perlu memperhatikan alokasi anggaran pendidikan Aceh, apalagi Anggaran yang dialokasikan kebanyakan untuk fisik saja, bukan untuk penguatan kapasitas Guru dan alat pendukung untuk menunjang kualitas pendidikan, dan juga yang sangat penting adalah pengangkatan kepala Dinas Pendidikan di Aceh harus selektif, jangan asal angkat, sehingga mengakibatkan bobroknya pendidikan Aceh

Dengan melibatkan semua pihak, termasuk DPRA, dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan, diharapkan Aceh dapat mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan melalui sumber daya manusia yang berkualitas. Karena “Pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Oleh karena itu, kepekaan DPRA sangatlah penting dalam memastikan pendidikan yang berkualitas bagi generasi mendatang.

Dapat disimpulkan bahwa Kepekaan DPRA dalam peningkatan kualitas pendidikan di Aceh sangatlah krusial. Melalui kerjasama dan komitmen yang kuat, diharapkan tercipta sistem pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh Bangsa Aceh.***

Persiraja vs Dejan FC, Tuan Rumah akan Tampil Mengikat, Tim Tamu Optimis Curi Poin dan Legend ‘Alis Nakata’ Tampil

0

MEDIANAD.COM: Meskipun telah memastikan tiket ke babak delapan besar dan aman sebagai juara Grup I Liga2 2024/25, Persiraja Banda Aceh tetap incar poin sempurna atas Dejan FootBall Club (FC) Tangerang pada laga yang berlangsung di Stadion Harapan Bangsa (SHB) Banda Aceh, Minggu (05/1/2025) malam.

Pelatih kepala Persiraja, Akhyar Ilyas (foto) dalam konferensi Pers di Kyriad Muraya Hotel, Banda Aceh, Sabtu (4/1) kemarin mengharapkan, anak asuhannya tetap tampil mengikat dan menghibur, sekaligus memenangkan pertandingan didepan publik SHB.

“Mengingat kita tetap menatap laga tersebut seperti 14 game yang telah dijalani fase reguler sebelumnya”, dan turun ‘full time’ (kekuatan penuh) sebagai upaya menangkan pertandingan, sekaligus dapar menambah kepercayaan Andik Vermansah dan kolega kala menjamu seteru lainnya di SHB kedepan juga tandang ke PSPS serta menambah kepercayaan Miftahul Hamdi,cs dalam menatap laga babak 8 besar kedepan.
Sementara pelatih tim tamu, Budi Sudar Sudarsono alias “Siular Piton” juga tak kalah optimisnya dapat membawa pulang poin dari SHB.

Mantan penyerang timnas yang juga saat jaya-jaya-nya akrab dinobatkan “Budi Gol juga Siular Piton pematok jala gawang lawan” mengakui, Persiraja sebagai tim kuat di Liga2 musim ini, bahkan berpeluang promosi ke Liga1.

Namun untuk laga tandang kami pada pekan ke-17 di home Persiraja SHB, Dejan FC akan tampil maksimal, tentu dengen perpaduan skuad sebelumnya dan anyar kita optimis dapat mencuri poin di Aceh, “satu bahkan maksimal”.

PENGHORMATAN untuk Sang Legenda Persiraja Alis Mukhlis Nakata

Pertandingan home terakhir babak reguler tim yang berjulukan Laskar Rencong di SHB, Minggu (05/01/2024) malam juga turun dan dikususkan persembahan terakhir untuk tim yang berjulukan satu lagi Lantak Laju itu.

Kepada sang legenda hidup Alis Mukhlis Nakata memakai jersy orange kebanggaannya didepan ribuan pasang mata penggemar Alis di SHB, Minggu malam beberapa jam lagi.
Persepakbola asal Aceh Besar berusia 36 tahun ini, “yang juga sudah mulai turun gunung berkarir dikepelatihan memang sangat layak diberi penghargaan untuk tampil terakhir bersama tim kebanggaan Alis Mukhlis Nakata.

Mengingat pemain yang beroperasi sebagai jangkar/gelandang pengangkut air dan mantan remaja SSB Ban Timoh Banda Aceh tersebut, sejak berkarir dan membela tim profesional di Liga Indonesia,150 persen menghabiskan tenaganya dan bergelut bersama tim kebanggaan masyarakat Aceh- Persiraja. (zm)

Babinsa Koramil 02/Sukakarya, Bantu Nelayan Perbaiki Perahu yang Rusak

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 01 Gampong Iboh Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang Serka Mawardi, menunjukkan rasa pedulinya dengan turun langsung membantu nelayan perbaiki perahu yang mengalami kerusakan karena termakan usia. Aksi ini dilakukan di pesisir pantai Teupin Layeu, Gampong Iboih, Kecamatan Sukamakmue Kota Sabang.

Babinsa Serka Mawardi mengatakan “Sebagai Babinsa, saya mempunyai kewajiban untuk membantu masyarakat, termasuk para nelayan.” Ujar Serka Mawardi

“Melalui bantuan tenaga ini diharapkan pekerjaan perbaikan perahu ini cepat selesai dan nelayan bisa segera melaut kembali untuk mencari ikan guna memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Aksi bantuan ini juga menunjukkan sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi tantangan dan kesulitan bersama.

Warga desa berharap bahwa kerjasama semacam ini dapat terus terjalin untuk memperkuat ketahanan ekonomi dan sosial di daerah mereka.(man)

Anak-Anak Desa Binaan Isi Hari Libur dengan Memancing, Pak Babinsa Koramil 01/Sukajaya Ikut Nimbrung

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Hari libur menjadi momen yang dinantikan oleh anak-anak di desa binaan. Tidak hanya untuk beristirahat, mereka memanfaatkan waktu tersebut untuk kegiatan yang bermanfaat seperti memancing di dermaga desa setempat. Dalam kegiatan ini, mereka tidak hanya melibatkan diri dalam hobi yang mengasyikkan, tetapi juga dibimbing oleh Pak Babinsa yang ikut menemani mereka memancing, Minggu (5/1/2025).

Kegiatan memancing ini sebagai salah satu kegiatan yang dapat menumbuhkan kesabaran dan kedisiplinan pada anak-anak. Mereka terlihat antusias dan ceria saat menunggu ikan yang tersangkut di kail pancing.

Keikutsertaan Babinsa menemani anak -anak desa binaannya ini sebagai upaya untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat desa, serta memberikan contoh positif dalam pengelolaan waktu luang yang bermanfaat.

Serka Mahsun yang merupakan Babinsa 07 gampong Keunekai, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang selalu hadir ditengah-tengah masyarakat dalam berbagai kegiatan warganya, tak terkecuali dengan kegiatan anak-anak di desa, baik kegiatan belajar, olahraga raga maupun kegiatan di hari-hari libur seperti saat ini.

Ia mengatakan bahwa selain sebagai ajang hiburan, kegiatan seperti memancing ini juga dapat menjadi media untuk membangun kebersamaan. “Kami ingin anak-anak di desa ini tidak hanya bermain dengan gadget atau televisi, tetapi juga belajar kegiatan positif yang dapat mengasah kesabaran dan keterampilan mereka,” ungkapnya.

Warga setempat menyambut baik inisiatif Babinsa dalam mendampingi anak-anak selama kegiatan memancing. Salah satu orang tua anak-anak tersebut mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa. Tidak hanya memberi contoh yang baik, tapi juga membuat anak-anak merasa lebih dekat dengan anggota TNI, yang mereka anggap sebagai sosok yang selalu peduli, semoga kegiatan seperti ini dapat terus meningkatkan kekompakan antara generasi muda dengan TNI.(man)

Popular Posts

My Favorites

Pelatih Kiper Tim Nasional Futsal Indonesia Berikan Coaching Clinik

0
BANDA ACEH, MEDIANAD.COM : Eka Sanjaya pelatih kiper tim nasional (timnas) Indonesia berikan coaching clinik kepada pelatih futsal yang ada di Aceh. Kegiatan ini...