Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 252
Berita Utama

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Pantau Ketahanan Pangan Warga Gampong Kuta Ateuh

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa 08 Gampong Kuta Ateuh Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serma Syafrial, melakukan pemantauan kegiatan pertanian milik warga binaan di Jurong M. Thaib, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, (13/8).

Pemantauan ini bertujuan memastikan lahan pertanian warga tetap produktif dan terkelola dengan baik, sehingga dapat memberikan hasil panen yang optimal. Kegiatan dilakukan dengan menyambangi langsung lokasi kebun dan berdialog dengan pemilik lahan terkait perkembangan tanaman, kebutuhan pupuk, serta kendala yang dihadapi.

Serma Syafrial menyampaikan bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu fokus pembinaan teritorial TNI AD. “Babinsa hadir untuk mendampingi petani, memberi motivasi, serta membantu mencari solusi bila ada kendala. Harapannya, produksi pangan di wilayah ini tetap terjaga dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Selain memantau tanaman yang sedang dibudidayakan, Babinsa juga mengajak warga untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi kebun produktif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian keluarga sekaligus mendukung kemandirian pangan di tingkat desa.

Kegiatan pemantauan ini disambut positif warga, yang merasa terbantu dengan perhatian dan pendampingan dari Babinsa. Kolaborasi antara aparat desa dan TNI dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah perbatasan seperti Sabang.(man)

Gelisah Hati Guru

0

Tawakal

MEDIANAD.COM – Hari ini banyak guru di negeri ini yang tampak hadir di ruang kelas. Tetapi sejatinya mereka sedang jauh dari kelas, jauh dari muridnya, jauh dari makna mengajar itu sendiri.

Sebagai orang yang pernah menjadi guru, saya melihat ada paradoks besar yang terjadi pada guru saat ini. Guru adalah ujung tombak pendidikan, namun justru disibukkan dalam rutinitas administrasi.

Setiap minggu pelatihan, setiap bulan laporan, setiap semester pembaruan sistem. Mereka hadir, tetapi jiwanya tidak sepenuhnya hadir. Menurut Karl Max ini adalah bentuk nyata alienasi, guru terpisah dari esensi pekerjaannya.

Mereka tidak lagi merasa memiliki apa yang mereka kerjakan dan hanya sebagian guru saja yang betul totalitas mengajar, mulai menyiapkan perangkat sekolah hingga memberikan nilai kepada siswa setelah proses pembelajaran berakhir di akhir semester.

Belajar menjadi proses mekanisme, hasilnya pun tidak membahagiakan. Apakah guru merasa bangga muridnya tumbuh atau sertifikat pelatihannya yang berhasil di unduh kedalam aplikasi elektronik kinerja.

Lebih jauh lagi, ini juga menyesakkan disonansi kognitif. Guru percaya bahwa mendidik adalah membentuk manusia seutuhnya, namun sistem memaksa mereka menjadi seperti layaknya operator data.

Akhirnya terjadi konflik batin akibat terus-menerus ditekan, hingga kelelahan menjadi hal yang biasa dirasakan. Kita mungkin menyalahkan guru karena kurang kreatif, kurang inovatif, padahal mungkin mereka hanya sedang kehilangan kendali atas profesi yang dulunya penuh dengan makna.

Ini bukan sekedar soal kurikulum atau pelatihan, ini tentang bagaimana kita memanusiakan guru kembali sebagai pendidik, bukan sebagai form-form dalam aplikasi isian laporan.

Namun, perlu diingat bahwa peran guru sebagai pendidik tetaplah penting dan harus dijaga agar tidak tergerus oleh beban administrasi yang berlebihan.

Sambut HUT RI Ke – 80 Hidupkan Kembali Ikon Sejarah Tangga 7 Tempoe Doeloe oleh OPD.PUPR. kota Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG- Sejumlah pekerja dan pegawai dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam rangka sambut HUT RI ke 80 di kota Sabang membersihkan dan mengecat “Tangga Tujuh” yang memiliki sejarah penting dalam perkembangan Kota Sabang dimasa lalu.

Jalan setapak yang ratusan anak tangga itu, dahulu yang sempat menjadi jalur alternatif penting dan tergolong padat terutama bagi pebelanja yang hendak ke pasar Sabang pada umunya melalui jalan setapak tangga tujuh, kini hanya menjadi saksi bisu kejayaan Sabang di masa kolonial Belanda.

Dimasa kejayaan Sabang tangga tujuh ini cukup terkenal,.bila seseorang yang pergi ke Sabang jika belum berjalan dan.menginjak jalan tangga 7 bersejarah itu, dianggap belum pernah ke Sabang.

Di bawah koordinasi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Sabang, Organisasi Perangkat Daerah Kota Sabang melakukan aksi swadaya untuk mempercantik salah satu iko CEn bersejarah kota sabang yang selama ini terlupakan.

Hal ini dilakukan bukan sekadar mempercantik tampilan tangga dengan warna-warni ceria, tetapi juga sebagai wujud rasa memiliki terhadap warisan sejarah kemasyhuran Sabang dimasa lampau.

Kepala Dinas PUPR, Luqmanul Hakim, S.T, M.T turun langsung kelokasi sambil memberikan arahan kepada pekerja yang tengah membersihkan untuk persiapan pengecatan. Sesekali ia juga ikut memegang kuas, sembari mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 RI.

” Selain memperingati kemerdekaan, ini juga bentuk kepedulian kita menjaga peninggalan yang menjadi kebanggaan warga Sabang,” ujarnya.

Kerja swadaya itu turut didampingi oleh Ir. Sawidar, M.T, Kabid. Cipta Karya PUPR, juga ikut ambil bagian dalam mengarahkan dan mengkombinasi warna pada setiap bagian anak tangga di lokasi tersebut.

Sawidar yang merupakan Alumni arsitek Universitas Syiah Kuala itu tampak mengarahkan pekerja sambil memastikan cat merata hingga ke sudut-sudut anak tangga.

“Kalau warnanya cerah, ‘Tangga Tujuh” bukan hanya indah di mata, tapi juga membawa energi positif bagi yang melaluinya,” ucap Sawidar.

Bagi warga, Tangga 7 bukan sekadar jalur alternatif yang menghubungkan Kuta Ateuh dengan pusat perdagangan di Kuta Barat dan Kuta Timue, Ia adalah jejak masa lalu yang kini kembali diwarnai agar tampak cemerlang dan menarik dipandang.

Dengan semarak warna warni, akan memberikan kesan ceria bagi yang melintas. Bahkan tak jarang warga tampak berhenti sejenak, sambil memperhatikan para pekerja yang tengah membuat “Tangga Tujuh” itu lebih berwarna dari biasanya.

Bahkan ada yang memotret. “Bagus sekali, seperti pelangi. Nanti bisa jadi tempat Pengambilan gambar” ujar warga yang melintas di sekitar lokasi.

Dengan wajah barunya, “Tangga Tujuh” bukan hanya menyimpan cerita Tempoe Doeloe tetapi juga menjadi simbol bahwa gotong royong dan kepedulian bisa menghidupkan kembali sejarah untuk generasi penerus yang akan datang.
Penataan motif lukisan di pavlinblok akan terus di lakukan oleh OPD kata Lukman Kadis PUPR kota Sabang hari ini, Selasa (12/08 ).

Sabang, Sejumlah pekerja dan pegawai dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam rangka sambut HUT RI ke 80 di kota Sabang membersihkan dan mengecat “Tangga Tujuh” yang memiliki sejarah penting dalam perkembangan Kota Sabang dimasa lalu.

Jalan setapak yang ratusan anak tangga itu, dahulu yang sempat menjadi jalur alternatif penting dan tergolong padat terutama bagi pebelanja yang hendak ke pasar Sabang pada umunya melalui jalan setapak tangga tujuh, kini hanya menjadi saksi bisu kejayaan Sabang di masa kolonial Belanda.

Dimasa kejayaan Sabang tangga tujuh ini cukup terkenal,.bila seseorang yang pergi ke Sabang jika belum berjalan dan.menginjak jalan tangga 7 bersejarah itu, dianggap belum pernah ke Sabang.

Di bawah koordinasi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Sabang, Organisasi Perangkat Daerah Kota Sabang melakukan aksi swadaya untuk mempercantik salah satu ikon bersejarah kota sabang yang selama ini terlupakan.

Hal ini dilakukan bukan sekadar mempercantik tampilan tangga dengan warna-warni ceria, tetapi juga sebagai wujud rasa memiliki terhadap warisan sejarah kemasyhuran Sabang dimasa lampau.

Kepala Dinas PUPR, Luqmanul Hakim, S.T, M.T turun langsung kelokasi sambil memberikan arahan kepada pekerja yang tengah membersihkan untuk persiapan pengecatan. Sesekali ia juga ikut memegang kuas, sembari mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 RI.

” Selain memperingati kemerdekaan, ini juga bentuk kepedulian kita menjaga peninggalan yang menjadi kebanggaan warga Sabang,” ujarnya.

Kerja swadaya itu turut didampingi oleh Ir. Sawidar, M.T, Kabid. Cipta Karya PUPR, juga ikut ambil bagian dalam mengarahkan dan mengkombinasi warna pada setiap bagian anak tangga di lokasi tersebut.

Sawidar yang merupakan Alumni arsitek Universitas Syiah Kuala itu tampak mengarahkan pekerja sambil memastikan cat merata hingga ke sudut-sudut anak tangga.

“Kalau warnanya cerah, ‘Tangga Tujuh” bukan hanya indah di mata, tapi juga membawa energi positif bagi yang melaluinya,” ucap Sawidar.

Bagi warga, Tangga 7 bukan sekadar jalur alternatif yang menghubungkan Kuta Ateuh dengan pusat perdagangan di Kuta Barat dan Kuta Timue, Ia adalah jejak masa lalu yang kini kembali diwarnai agar tampak cemerlang dan menarik dipandang.

Dengan semarak warna warni, akan memberikan kesan ceria bagi yang melintas. Bahkan tak jarang warga tampak berhenti sejenak, sambil memperhatikan para pekerja yang tengah membuat “Tangga Tujuh” itu lebih berwarna dari biasanya.

Bahkan ada yang memotret. “Bagus sekali, seperti pelangi. Nanti bisa jadi tempat Pengambilan gambar” ujar warga yang melintas di sekitar lokasi.

Dengan wajah barunya, “Tangga Tujuh” bukan hanya menyimpan cerita Tempoe Doeloe tetapi juga menjadi simbol bahwa gotong royong dan kepedulian bisa menghidupkan kembali sejarah untuk generasi penerus yang akan datang.
Penataan motif lukisan di pavlinblok akan terus di lakukan oleh OPD kata Lukman Kadis PUPR kota Sabang hari ini, Selasa (12/08 ).(man)

Menjelang HUT ke-80 RI, Kodim 0112/Sabang Gelar Gotong Royong Bersihkan Pinggir Jalan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Menjelang peringatfan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kodim 0112/Sabang bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan semak belukar di sepanjang pinggir jalan di wilayah sekitaran Makodim. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan menjelang momen bersejarah bangsa.OAgiuin

Aksi gotong royong tersebut melibatkan personel TNI, dan warga masyarakat sekitar. Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti parang, dan sabit, para peserta bekerja sama menebang semak, membersihkan rumput liar, dan merapikan area sekitar agar tampak lebih tertata.

Dandim 0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto, S.I.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar persiapan menyambut HUT RI, tetapi juga bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kebersamaan seperti ini adalah warisan semangat kemerdekaan. Kita ingin menjaga lingkungan tetap indah dan sehat, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Warga diharapkan terus melakukan perawatan secara berkala, termasuk di lingkungan jalan-jalan desa tidak hanya saat ada kegiatan peringatan hari besar.

Warga yang ikut serta dalam gotong royong mengaku senang dan bangga bisa berkontribusi. Menurut mereka, kebersamaan dengan personel TNI di tengah masyarakat memberikan semangat dan motivasi lebih untuk bekerja bersama demi kebaikan lingkungan.

Kegiatan gotong royong ini juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai persatuan dan gotong royong yang mulai luntur di sebagian kalangan. Dengan saling membantu tanpa pamrih, suasana kebersamaan terasa kental, mengingatkan pada semangat perjuangan para pendahulu bangsa.

Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi tradisi positif yang terus dilestarikan di setiap momen penting, sehingga semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat selalu terjaga, serta lingkungan tetap bersih dan asri bagi generasi mendatang.(man)

Babinsa Koramil 01/Sukajaya dan Tim Lintas Sektor Dukung Petani Gampong Cot Ba’U Olah Lahan Baru

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa Gampong Cot Ba’U Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serka Sudirman, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Muslem, Pj Keuchik Gampong Cot Ba’U Akmallun Nazri, Ketua BUMG Hendra Novian, dan petugas Dinas Pertanian Kota Sabang Widiya, melakukan kunjungan ke Kelompok Tani yang dikelola oleh M. Yani dan Ramadhani di Jurong Cot Mancang, Gampong Cot Ba’U, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, (12/8).

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung proses pembukaan lahan baru yang sedang diolah kelompok tani setempat. Selain melakukan survei, rombongan juga memberikan motivasi serta bimbingan teknis guna mendorong keberhasilan para petani dalam mengelola lahan secara optimal.

Serka Sudirman menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah binaan. “Kami hadir tidak hanya untuk melihat, tetapi juga memberikan semangat dan solusi agar petani bisa mengoptimalkan hasil panen,” ujarnya.

Petugas Dinas Pertanian Kota Sabang, Widiya, juga memberikan arahan teknis terkait pengelolaan tanah dan pemilihan komoditas yang sesuai dengan kondisi lahan, sehingga diharapkan hasil yang diperoleh lebih maksimal.

Pj Keuchik Gampong Cot Ba’U, Akmallun Nazri, mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan pihak terkait lainnya. Menurutnya, perhatian terhadap sektor pertanian akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat desa.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan instansi terkait, diharapkan kelompok tani di Gampong Cot Ba’U mampu mengembangkan lahan pertanian secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan warga.(man)

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Bantu Petani Pasang Penyangga Tanaman Kacang Panjang di Gampong Batee Shoek

0

MESIANAD.COM, SABANG – Babinsa Gampong Batee Shoek Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Budi Syahputra, turun langsung membantu petani binaan, Armia, dalam membuat pacangan kayu sebagai penyangga tanaman kacang panjang di lahan pertanian milik warga di Jurong Sirui, Gampong Batee Shoek, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, (12/8).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pendampingan Babinsa kepada warga binaan, yang tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah, tetapi juga pada dukungan nyata terhadap sektor pertanian. Dengan terlibat langsung di lapangan, Babinsa diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus solusi bagi petani dalam mengoptimalkan hasil panen.

Sertu Budi Syahputra mengatakan, keterlibatan TNI dalam kegiatan pertanian adalah bagian dari upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kebersamaan seperti ini menjadi modal penting untuk memperkuat persatuan dan mendukung ketahanan pangan di wilayah,” ujarnya.

Armia, petani binaan yang mendapat bantuan, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian Babinsa. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat memberikan semangat baru bagi petani untuk terus mengembangkan usaha taninya.

Dengan sinergi yang terjalin antara aparat teritorial dan warga, diharapkan kegiatan pertanian di Gampong Batee Shoek dapat berkembang lebih maju, produktif, dan berkelanjutan.

Pendampingan semacam ini juga menjadi bukti bahwa TNI hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam situasi darurat atau pengamanan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan desa, yang siap membantu setiap program untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.(man)

Tiket Laga Persiraja vs Barito Putera Dijual secara Manual, ‘Tribun C Rp 25 Ribu”

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Khusus untuk pertandingan ujicoba dengan Barito Putera, kita menjual langsung tiketnya pada hari H secara manual di loket stadion, Sabtu (16/08) mulai pukul 15.00 Wib ungkap Manager ticketing, Rijalul Farisan.

Sebagaimana siaran Pers MO tim, Senin malam. Persiraja Banda Aceh akan menggelar uji coba menghadapi PS Barito Putera sekaligus launching team pada 16 Agustus 2025 di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh.

Panitia pelaksana pertandingan Persiraja vs Barito Putera sudah merilis harga tiket yang akan dijual pada pertandingan tersebut. Harga tiket dijual dengan harga yang sangat terjangkau, mulai Rp 25.000 untuk tribun C.

Sementara kategori lain yang dijual adalah Tribun A dan Tribun B dengan harga Rp 50.000. Sementara harga tertinggi, Rp 100.000 untuk tiket tribun VVIP.

“Khusus untuk laga ujicoba, kita menjual langsung tiketnya pada hari pertandingan secara manual di loket tiket stadion. Tiket sudah bisa dibeli mulai pukul 15.00 WIB pada hari Sabtu,” kata Manajer Ticketing Persiraja, Rijalul Farisan.

Dirinya berharap, dengan harga yang sangat terjangkau itu, pendukung Persiraja dan masyarakat Aceh umumnya bisa menikmati pertandingan dengan nyaman langsung di stadion.

Diketahui, Persiraja Banda Aceh akan menjamu Barito Putera dalam laga ujicoba yang sekaligus menjadi momen launching resmi tim untuk kompetisi Championship 2025/2026. Pertandingan ini akan digelar pada Sabtu, 16 Agustus 2025 pukul 20.30 WIB di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh.

Sebelumnya, Presiden klub Persiraja, H. Nazaruddin Dek Gam, menyampaikan bahwa Barito Putera—tim kuat asal Wilayah Timur yang musim lalu turun dari Liga 1—resmi diundang untuk menguji kekuatan Laskar Rencong sebelum kompetisi resmi dimulai.

“Insya Allah, kita akan melawan Barito Putera di laga persahabatan ini sekaligus memperkenalkan pemain dan pelatih baru Persiraja musim ini kepada masyarakat,” ujar Dek Gam, Selasa (5/8).

Laga ini menjadi momentum penting untuk menguji kekompakan tim dan taktik permainan yang telah dilatih intensif dalam beberapa pekan terakhir. Selain itu, pertandingan ini juga menjadi ajang hiburan bagi publik Aceh serta bentuk kesiapan Persiraja menatap musim baru. (*)

Kompetisi Piala Soeratin Zona Aceh 2025 Bergulir, ‘Gol Cepat Detik ke-30 Awal PestaTalenta FA U-13 atas Persitas’

0

Sekda Pidie, Samsul Azhar, didampingi ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam, Sekum Nazaruddin, anggota Exco Mustafa dan Ketua panitia, Muzakir serahkan bola kepada wasit, pada serimoni pembukaan Piala Soeratin U-13, 15 dan U-17 zona Aceh 2025, di Stadion Blang Paseh Sigli, Senin (11/08) sore. (foto:medianad.com-zulmahdi)

MEDIANAD.COM, SIGLI: Bupati Pidie, Sarjani Abdullah yang diwakili Sekda Samsul Azhar menyerahkan bola kepada wasit, dalam serimoni pembukaan Kompetisi kelompok umur Piala Soeratin U-13, 15 dan U-17 zona Aceh tahun 2025 yang juga resmi bergulir.

Yang berlangsung di stadion Blang Paseh, kota Sigli, Senin (11/08/2025) sore. Juga dalam kesempatan itu, “nampak hadir, Ketua Asprov PSSI Aceh, Sekum, Exco, sejumlah pengurus harian, serta Plt ketua Askab PSSI Pidie, Mewakili Kapolres Pidie dan jajarannya, Ketua KONI Pidie serta legend sepak bola Aceh dan Pidie”.

Sekda Samsul Azhar mengatakan, Pemkab Pidie mendukung sepenuhnya digulirnya kompetisi kelompok umur ini di Pidie, yang juga sebagai corong lahirnya persepak bola bertalenta nantinya.

Sementara ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam mengatakan, Para juara kelompok umur, baik U-13, 15 dan U-17 zona Aceh lolos ke regional nasional. Dimana U-13 dan U-15 bergulir mulai tanggal 1 September dan U-17 kick off Tanggal 2 September.

Selain itu turut menyampaikan kata Sambutan Plt Ketua KONI Aceh, yang diwakili ketua KONI Pidie, Muhammad serta ketua Panitia Muzakir juga melaporkan.

Kompetisi Piala Soeratin siap digelar dan mengharapkan wasit memimpin pertandingan secara fair play serta pemain, pelatih dan official tim selalu mematuhi regulasi yang telah ditetapkan.

HASIL PERTANDINGAN dan Pesta Gol SSB TALENTA FA U-13

Sementara laga hari perdana kelompok umur U-13 jam 14.15 WIB, SSB Gasa Gandapura menang 3-2 atas SSB Barona Banda Aceh, serta laga usai serimoni pembukaan.Pukul 16.45 WIB, SSB Talenta FA Banda Aceh U-13 Berpesta 9 gol tanpa balas atas Persitas Aceh Tengah.

Dimana gol cepat pada detik ke-30 tersebut dicetak winger andalannya Causar Al-Ghazali, yang juga memborong 4 gol bagi timnya atas kemenangan telak 9-0, sekaligus anak asuhan Aswadi Abit segel tiket semifinal.(zm)

Generasi Sehat, Prestasi Hebat: Wali Kota Sabang luncurkan Cek Kesehatan Gratis di Sekolah

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Guna meningkatkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Sekolah.

Kegiatan kolaborasi Dinas Kesehatan dan KB, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan itu, digelar di Halaman SMP Negeri 2 Sabang, Senin (11/8).

Wali Kota Sabang mengatakan pemeriksaan kesehatan gratis merupakan salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, yang bertujuan menjamin kesehatan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda penerus bangsa.

“Kegiatan ini merupakan arahan bapak presiden dan tentunya sangat penting bagi anak-anak kita, generasi muda Kota Sabang. Dengan adanya program CKG, diharapkan deteksi dini masalah kesehatan pada siswa dapat dilakukan lebih cepat, sehingga langkah pencegahan dan penanganan dapat segera diberikan,” Kata Wali Kota Sabang.

Kegiatan ini dilaksanakan juga sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan anak usia sekolah. Pemeriksaan kesehatan bertujuan untuk mendeteksi dini masalah kesehatan yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang, konsentrasi belajar, dan prestasi siswa/i.

“Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan generasi muda Sabang tumbuh sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan,” ujarnya.

Menurut Wali Kota Sabang, kesehatan merupakan modal utama untuk meraih prestasi. Oleh karenanya, Ia mengajak seluruh siswa, guru, serta orang tua untuk menjaga kesehatan melalui pola hidup sehat dan memanfaatkan program ini secara optimal.

“Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan anak-anak kita. Konsumsilah makanan yang bergizi, salah satunya dengan gemar makan ikan, serta jauhi rokok dan makanan yang tidak baik bagi kesehatan, terutama yang mengandung penyedap rasa buatan dan zat kimia berbahaya lainnya,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kota Sabang, dr. Edi Suharto menjelaskan pemeriksaan kesehatan dalam program CKG mencakup pengecekan tekanan darah, mata, gigi, telinga, kesehatan jiwa, status gizi, tuberkulosis, diabetes mellitus, kebiasaan merokok, kebugaran, hepatitis B dan C, kesehatan reproduksi, talasemia, anemia (kelas 7), riwayat imunisasi (kelas 9), kusta (endemis), skabies, dan malaria.

“Pemeriksaan kesehatan di sekolah akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, kemudian jenis pemeriksaan juga disesuaikan dengan tingkat pendidikan peserta. Kegiatan ini melibatkan 15 tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat, dokter gigi, perawat, bidan, surveilans, promosi kesehatan, serta petugas gizi,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, CKG ini berlangsung selama bulan Agustus yang bertepatan dengan awal tahun ajaran baru sekolah. Pelaksanaan dilakukan di seluruh sekolah di Kota Sabang, mencakup 31 sekolah SD/MI, 12 sekolah SMP/MTsN, 6 sekolah SMA/SMK/MA, serta 7 Pesantren dan Dayah.

“Sasaran kegiatan adalah seluruh siswa-siswi jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTsN, SMA/SMK/MA, Pesantren, dan Dayah di Kota Sabang, dengan jumlah peserta terdaftar sebanyak 9.243 orang yang didampingi oleh para guru dan orang tua/wali,” tambahnya.(man)

Babinsa Koramil Jajaran Kodim 0112/Sabang Jadi Irup Upacara Bendera di Sejumlah Sekolah

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa dari Koramil jajaran Kodim 0112/Sabang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) bendera merah putih di sejumlah sekolah yang berada di wilayah binaan masing-masing, Senin (11/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TNI AD dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan disiplin kepada generasi muda.

Dalam pelaksanaan upacara, para Babinsa menyampaikan amanat yang berisi pesan-pesan moral, motivasi belajar, serta ajakan untuk mengisi kemerdekaan dengan prestasi. Selain itu, momentum menjelang peringatan HUT Ke-80 Republik Indonesia juga dimanfaatkan untuk mengingatkan pentingnya meneladani semangat para pahlawan.

Para siswa terlihat antusias mengikuti jalannya upacara. Beberapa guru menyampaikan apresiasi atas kehadiran Babinsa sebagai Irup, karena materi yang disampaikan memberikan wawasan kebangsaan yang aktual dan relevan dengan perkembangan zaman.

Dandim 0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto, S.I.P., mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan sekolah merupakan bentuk pembinaan teritorial yang menyentuh langsung lapisan generasi muda. “Kami ingin menanamkan sejak dini rasa cinta tanah air dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.

Selain menyampaikan amanat upacara, Babinsa juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjalin komunikasi sosial dengan pihak sekolah. Diskusi ringan dilakukan bersama kepala sekolah dan guru guna membahas sinergi dalam pembinaan karakter siswa.

Dengan kehadiran Babinsa sebagai Irup di sekolah-sekolah, diharapkan semangat nasionalisme dan nilai-nilai kedisiplinan dapat terus tumbuh di kalangan pelajar. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata peran TNI dalam mendukung pembentukan generasi penerus bangsa yang tangguh, cerdas, dan berakhlak mulia.(man)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Lakukan Komsos di Gampong Aneuk Laot, Ajak Warga...

0
MEDIANAD.COM, SABANG - Babinsa 05 Gampong Aneuk Laot, Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serka Insarlin bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Firmansyah melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan...