Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 26
Berita Utama

Kapolres Sabang Pimpin Langsung Pencarian Warga Hilang Saat Spearfishing di Perairan Balohan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, M.M, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han pimpin langsung upaya pencarian seorang warga yang dilaporkan hilang saat melakukan aktivitas spearfishing (menembak ikan) di perairan sekitar Pelabuhan Balohan, Gp.Balohan Kec. Sukajaya Kota Sabang, Sabtu (11/04/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Sabang didampingi Wakapolres Sabang Kompol Teuku Muhammad, SH, Kapolsek Sukajaya Iptu Samsuri, serta Danpolsubsektor Balohan Iptu Zulkifli. Pencarian turut melibatkan Tim SAR, personel Polres Sabang, Panglima Laot, nelayan, serta masyarakat setempat.

Korban diketahui bernama Hendra (43), seorang wiraswasta yang berdomisili di Jr.Blang Tunong, Gp.Balohan Kec.Sukajaya Kota Sabang.

Berdasarkan keterangan saksi, korban berangkat dari rumah sekitar pukul 09.00 WIB untuk melakukan aktivitas menembak ikan di sekitar perairan Pelabuhan Balohan. Namun hingga pukul 14.00 WIB, korban belum kembali ke rumah.

Anak korban, M. Furqan (16), kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan mendapati korban tidak berada di tempat, sementara sepeda motor milik korban masih terparkir di sekitar dermaga kapal cepat. Pencarian yang dilakukan keluarga bersama masyarakat hingga sore hari belum membuahkan hasil.

Sekira pukul 17.30 WIB, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada Panglima Laot Gp.Balohan yang selanjutnya bersama nelayan melakukan pencarian menggunakan perahu di sekitar perairan Balohan. Karena korban belum ditemukan, laporan kemudian diteruskan kepada Tim SAR Kota Sabang.

Pada pukul 20.00 WIB, Tim SAR mulai melakukan pencarian dengan metode penyelaman. Sekira pukul 20.30 WIB, masyarakat menemukan senjata spearfishing milik korban di tepi pantai dekat dermaga kapal lambat.

Upaya pencarian kemudian diperkuat dengan melibatkan nelayan dari Gampong Keuneukai yang menggunakan kompresor serta memahami kondisi arus laut setempat.

Akhirnya, pada pukul 23.30 WIB, korban ditemukan di dasar laut dalam keadaan meninggal dunia pada kedalaman sekitar 20 meter. Korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut serta mengapresiasi kerja sama seluruh pihak dalam proses pencarian.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Pencarian dilakukan secara maksimal dengan melibatkan seluruh unsur, baik Polri, Tim SAR, Panglima Laot, nelayan, maupun masyarakat hingga akhirnya korban berhasil ditemukan,” ujar AKBP Sukoco.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di laut.

“Kami mengingatkan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di laut seorang diri serta selalu memperhatikan kondisi cuaca dan menggunakan peralatan keselamatan yang memadai guna menghindari risiko kecelakaan,” tutup Kapolres.(man).

Babinsa Cot Bau Beri Motivasi, Petani Semangka Optimis Hasil Panen Maksimal

0

MEDIANAD.COM, SABANG  – Peran aktif aparat teritorial dalam mendukung ketahanan pangan dilaksanakan Babinsa Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang. Pada Sabtu (12/04/2026), Babinsa 09 Gampong Cot Bau, Sertu Eka Rahmadsyah, turun langsung ke lapangan mendampingi kelompok petani hanpangan tanaman semangka di Jurong Bay Pass, Gampong Cot Bau, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang.

Kegiatan pendampingan ini dilakukan untuk memantau secara langsung perkembangan pertumbuhan tanaman semangka yang tengah dibudidayakan oleh para petani. Selain itu, kehadiran Babinsa juga bertujuan memberikan motivasi serta semangat kepada petani agar terus meningkatkan hasil pertanian mereka.

Sertu Eka Rahmadsyah menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat, khususnya para petani di wilayah binaan.

“Kami hadir untuk memastikan tanaman semangka tumbuh dengan baik serta memberikan dukungan moril kepada petani. Harapannya, hasil panen nanti dapat maksimal dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kebersamaan dan kerja sama yang semakin solid antara Babinsa dan kelompok tani, sehingga mampu mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani pun mendapat respon positif, karena dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus dorongan semangat dalam mengelola lahan pertanian secara optimal.(man)

Babinsa Gampong Paya Bantu Nelayan Turunkan Perahu, Perkuat Semangat Gotong Royong di Pesisir

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Wujud kepedulian terhadap masyarakat pesisir kembali ditunjukkan Babinsa Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang. Kali ini, Babinsa 08 Gampong Paya, Sertu Junaidi, turun langsung membantu para nelayan menurunkan perahu ke laut usai menjalani perbaikan, di kawasan Jurong Pantai Jaya, Gampong Paya, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Minggu (12/04/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan, di mana Babinsa bersama warga setempat bergotong royong mendorong perahu nelayan hingga kembali siap digunakan untuk melaut. Kehadiran Babinsa tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan semangat bagi masyarakat dalam menjaga tradisi kerja sama di lingkungan pesisir.

Sertu Junaidi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial sekaligus bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat di wilayah binaan.

“Gotong royong seperti ini harus terus kita jaga. Selain meringankan pekerjaan, juga mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat,” ujarnya.

Di sela kegiatan, ia juga mengingatkan para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut. Salah satu langkah penting yang ditekankan adalah rutin memantau informasi prakiraan cuaca dari BMKG guna mengantisipasi kemungkinan cuaca buruk di laut.

“Keselamatan adalah yang utama. Pastikan kondisi perahu siap, perlengkapan lengkap, dan selalu cek perkembangan cuaca sebelum berangkat melaut,” tambahnya.

Kegiatan ini pun mendapat respon positif dari para nelayan, yang merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Diharapkan, sinergi antara TNI dan masyarakat pesisir seperti ini terus terjalin guna menciptakan lingkungan yang aman, solid, dan produktif.(man)

Babinsa Berawang Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos Humanis

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat, Babinsa Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang terus aktif melaksanakan komunikasi sosial (komsos) di wilayah binaan. Seperti yang dilakukan Babinsa 06 Gampong Berawang, Serda M. Khadafi, yang melaksanakan komsos bersama warga di Jurong Meurloh, Gampong Berawang, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Minggu (12/04/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata peran Babinsa dalam menjalin silaturahmi serta membangun kedekatan dengan masyarakat. Dengan turun langsung ke tengah warga, Babinsa dapat menciptakan interaksi yang harmonis sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan binaan.

Serda M. Khadafi menyampaikan bahwa komunikasi sosial merupakan bagian dari tugas pokok Babinsa yang harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Melalui komsos, berbagai informasi dan perkembangan situasi di wilayah dapat diketahui secara cepat dan tepat.

“Dengan komunikasi yang baik, hubungan antara Babinsa dan masyarakat akan semakin erat. Ini penting untuk menciptakan kekompakan serta menjaga kondusifitas wilayah,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan komsos juga menjadi sarana untuk mendengar langsung aspirasi warga serta memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi di lingkungan sekitar.

Warga setempat pun menyambut baik kehadiran Babinsa yang dinilai selalu aktif dan dekat dengan masyarakat. Kehadiran tersebut memberikan rasa nyaman sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan yang harmonis antara Babinsa dan masyarakat terus terjaga, sehingga tercipta lingkungan yang aman, solid, dan penuh kebersamaan.(man)

Cegah Kerugian, Babinsa Kuta Ateuh Edukasi Peternak Soal Gangguan Hewan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Upaya menjaga keamanan dan kenyamanan peternak terus dilakukan aparat teritorial. Babinsa 08 Gampong Kuta Ateuh Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Pelda Syafrial, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama para peternak unggas di Jurong M. Thaib, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Minggu (12/04/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mengangkat topik penting terkait keamanan lingkungan kandang serta antisipasi gangguan hewan yang kerap menjadi ancaman bagi ternak masyarakat.

Pelda Syafrial menyampaikan bahwa gangguan dari hewan liar seperti anjing, biawak, maupun predator lainnya dapat menimbulkan kerugian bagi peternak apabila tidak diantisipasi sejak dini.

“Kami mengimbau para peternak agar lebih memperhatikan kondisi kandang, memastikan pagar dalam keadaan baik, serta meningkatkan kewaspadaan terutama pada malam hari,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk saling berkoordinasi dan menjaga lingkungan sekitar agar tetap aman dan kondusif. Melalui komunikasi sosial ini, diharapkan terjalin hubungan yang erat antara Babinsa dan warga binaan, sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan ternak.

Para peternak menyambut baik kegiatan tersebut, karena dinilai memberikan pengetahuan serta solusi dalam menghadapi berbagai kendala di lapangan.

Dengan adanya peran aktif Babinsa, diharapkan potensi kerugian akibat gangguan hewan dapat diminimalisir, sehingga para peternak dapat lebih tenang dalam mengembangkan usaha ternaknya.(man)

Babinsa Cot Abeuk Pantau Harga Sembako, Pastikan Tetap Stabil di Wilayah Binaan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, Babinsa Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang terus aktif turun ke lapangan. Seperti yang dilakukan Babinsa 10, Serka Muliyono, yang melaksanakan pemantauan harga kebutuhan pokok di Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Minggu (12/04/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung perkembangan harga sembako serta bahan pangan penting lainnya di wilayah binaan, sekaligus sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan terjadinya lonjakan harga.

Dalam pemantauan tersebut, Serka Muliyono berinteraksi langsung dengan para pedagang dan masyarakat guna memperoleh informasi yang akurat terkait kondisi pasar saat ini.

“Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga kebutuhan pokok masih dalam kondisi normal dan relatif stabil. Ketersediaan barang juga mencukupi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan serta menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di wilayah binaan.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar tanpa kendala yang berarti.

Dengan kondisi harga yang masih stabil, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan baik tanpa adanya kekhawatiran terhadap kenaikan harga yang signifikan.(man)

Babinsa Jaboi Hadir Bantu Kesulitan Warga, Wujud Kepedulian dan Kedekatan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat kembali memberikan manfaat nyata. Babinsa 05 Gampong Jaboi Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serda M. Imron, turun langsung membantu warga yang sedang memperbaiki sepeda motor di Jurong Lamkuta, Gampong Jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Minggu (12/04/2026).

Dengan penuh semangat kebersamaan, Babinsa ikut membantu proses perbaikan kendaraan milik warga. Aksi sederhana ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus wujud nyata kedekatan TNI dengan masyarakat di wilayah binaan.

Serda M. Imron menyampaikan bahwa membantu kesulitan warga merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab sebagai aparat teritorial. Selain meringankan beban masyarakat, kegiatan seperti ini juga mempererat hubungan emosional antara Babinsa dan warga.

“Kehadiran kami di tengah masyarakat harus bisa dirasakan manfaatnya. Walaupun sederhana, bantuan ini diharapkan dapat membantu dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menjalin komunikasi yang lebih akrab dengan warga, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan saling mendukung dalam kehidupan sehari-hari.

Warga setempat mengaku senang dan terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selalu sigap dan peduli terhadap kondisi masyarakat. Sikap humanis yang ditunjukkan menjadi contoh nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan baik antara Babinsa dan masyarakat terus terjalin erat, serta mampu menciptakan lingkungan yang penuh gotong royong dan kebersamaan.(man)

Bentrok Minggu Petang di Banten, Persiraja akan Manfaatkan Kelemahan Lini Belakang Adhyaksa FC

0

MEDIANAD,COM: Persiraja Banda Aceh yang sedang bersiap menghadapi ‘runnerup grup barat’ Adhiyaksa FC Banten pada pekan ke-24 Pegadaian Championship 2025/26 di Banten International Stadium, Minggu (12/4/2026) pukul 15.30 WIB.

Optimis meraih hasil maksimal, tak pelak angka maksimal yang wajib diamankan pasukan “head coach” Jaya Hartono agar terus menempel dua timyaksa di papan atas klasmen Grup Barat.

Pelatih Jaya Hartono kemarin sore dari Banten mengatakan. “Meskipun telah berhasil menciptakan 54 gol hingga pekan ke-23, namun Miftahul Hamdi, M Fairusyi dkk memiliki catatan negatif disektor pertahanan, dimana telah kebobolan 27 gol” kelemahan tersebut akan kami manfaatkan dalam laga Minggu petang, ujar pelatih Persiraja Jaya Hartono bersama kapten tim Fitra Ridwan dalam Konferensi Pers kemarin.

Mengingat laga tersebut dan wajib dimenangkan oleh skuad tim yang berjulukan Laskar Rencong Persiraja, sehingga tetap menjaga asa bersaing di papan atas. (zm/**)

Polres Sabang Berikan Pengamanan Maksimal bagi Wisatawan Kapal Pesiar MS. Azamara Onward

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Polres Sabang menurunkan sejumlah personel untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kota Sabang menggunakan kapal pesiar MS. Azamara Onward, yang bersandar di Dermaga CT-3 BPKS, Jl.Perkapalan Gp. Kuta Barat, Kec.Sukakarya Kota Sabang, Sabtu (11/04/2026).

Pengamanan dilakukan di berbagai titik, khususnya di kawasan objek wisata yang menjadi tujuan para wisatawan asing. Kegiatan ini dipimpin oleh Ipda Adolf, didampingi Ipda Rahman Hakim dan Ipda Muhibuddin, serta melibatkan personel jajaran Polres Sabang.

Kehadiran kapal pesiar MS. Azamara Onward yang membawa ratusan wisatawan mancanegara menjadi perhatian serius aparat kepolisian guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif selama para wisatawan berada di Kota Sabang.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan wisatawan.

“Polres Sabang berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kota Sabang. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif, sehingga para wisatawan dapat menikmati destinasi wisata dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolres Sabang.

Ia juga menambahkan bahwa pengamanan ini tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pariwisata daerah.

“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta citra positif pariwisata Kota Sabang agar tetap menjadi tujuan favorit wisatawan mancanegara,” tambahnya.

Dengan adanya pengamanan yang optimal dari Polres Sabang, diharapkan kunjungan wisatawan melalui kapal pesiar ke Kota Sabang dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.(*)

Parah, Keuchik dan Aparat Gampong di Aceh Besar Sudah 4 Bulan tak Bergaji, Sekdakab Bahrul Jamil: Sudah Bisa Dibayar

0

Bahrul Jamil, Sekdakab Aceh Besar dan Usman Lamreung

MEDIANAD.COM,ACEH BESAR: Jika kondisi seperti ini terus terjadi dipastikan pelayanan publik pada tingkat Gampong secara keseluruhan menjadi masalah, setelah para Keuchik, Tuhapeut dan aparat gampong lainnya selama 2026 (empat bulan) belum menerima jerih payah (gaji atau honorarium).

“Kondisi miris tersebut juga saat ini menjadi sorotan publik terhadab kinerja Bupati Aceh Besar serta Dinas terkait”.

Salah satu sorotan dilontarkan oleh Akademisi dari Aceh Besar itu sendiri, Yakni Dr Usman Lamreung saat diminta keterangan media online ini, Jumat (10/04/2026) pagi dikawasan pinggiran perbatasan Aceh Besar dengan kota Banda Aceh.

Mencermati keterangan pemerintah sebelumnya, ‘Bupati Aceh Besar pernah mengatakan (berjanji) bahwa gaji Keuchik dan aparatur Gampong di Abes akan dibayar setiap bulan’, Namun hingga hari ini, Jumat pagi (Red) janji tersebut masih jauh dari harapan.

“Namun kendala di Pemkab kabarnya belum terbayar jerih payah apara Gampong akibat terbentur dengan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai dasar hukum pencairan”.

Pertanyaannya, bagaimana mungkin sudah empat bulan Perbup tersebut belum juga rampung? Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar terkait keseriusan dan kapasitas tata kelola pemerintahan.

Bahkan, beredar kabar bahwa dinamika pergantian Kepala SKPD dinas terkait turut memperlambat proses administrasi, yang pada akhirnya berdampak pada tersendatnya hak aparatur gampong.

Di sisi lain, tidak menutup kemungkinan persoalan ini juga berkaitan dengan kondisi anggaran. Patut diduga adanya pergeseran atau ketidaksiapan alokasi anggaran yang menyebabkan gaji aparatur belum dapat dicairkan. Jika benar demikian, maka ini bukan sekadar masalah teknis, melainkan cerminan lemahnya perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar perlu segera memberikan penjelasan terbuka dan transparan kepada publik: apakah persoalan ini murni akibat belum terbitnya Perbup, atau ada masalah lebih serius dalam struktur anggaran?

Dampaknya sudah nyata. Aparatur gampong merupakan ujung tombak pelayanan publik—mulai dari pengurusan administrasi, pelayanan sosial, hingga pelaksanaan program pembangunan.

Ketika gaji mereka tertunda, motivasi kerja menurun, dan pelayanan publik pun ikut terganggu. Dalam kondisi seperti ini, pemerintah daerah justru sedang melemahkan fondasi pelayanan yang seharusnya diperkuat.

Lebih jauh, keterlambatan ini berpotensi merusak kepercayaan publik. Jika kewajiban paling mendasar seperti pembayaran gaji saja tidak mampu ditunaikan tepat waktu, bagaimana masyarakat bisa yakin bahwa pemerintah mampu mengelola program pembangunan lainnta Kepercayaan publik adalah modal utama pemerintahan, dan kasus ini secara perlahan menggerusnya.

Yang lebih memprihatinkan, DPRK Aceh Besar justru terkesan diam. Lembaga perwakilan rakyat yang seharusnya menjalankan fungsi pengawasan tampak tidak menunjukkan respons berarti, tambah Usman.

Dalam situasi di mana hak aparatur gampong tertunda berbulan-bulan, seharusnya DPRK tampil di garda terdepan untuk mempertanyakan dan mendesak pemerintah daerah, namun tak ada respon.

Mengingat, aparatur gampong tidak boleh terus menjadi korban kelambanan birokrasi. Jika pemerintah gagal menghadirkan kepastian, maka yang hilang bukan hanya hak ekonomi aparatur, tetapi juga kepercayaan rakyat secara luasm, “ketika kepercayaan itu runtuh, yang tersisa hanyalah krisis legitimasi pemerintahan, pungkas Usman Lamreung.

Sudah Dapat Dicairkan
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memastikan Peraturan Bupati (Perbub) tentang pencairan dan penggunaan Alokasi Dana Gampong (ADG) Tahun Anggaran 2026 telah rampung, sehingga pemerintah gampong kini dapat mengajukan usulan pencairan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepastian ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memastikan kelancaran tata kelola keuangan gampong, sekaligus mendukung keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di tingkat desa.

Sekretaris Daerah Aceh Besar, Bahrul Jamil S.Sos MSi menegaskan bahwa seluruh tahapan penyusunan hingga harmonisasi regulasi tersebut telah diselesaikan secara komprehensif.

“Alhamdulillah, seluruh proses penyusunan dan harmonisasi Perbub Aceh Besar tentang pencairan dan penggunaan Alokasi Dana Gampong (ADG) sudah selesai. Saat ini pemerintah gampong sudah dapat mengajukan usulan pencairan dengan melengkapi persyaratan administrasi,” jelas Sekda, melalui siaran Pers Humas Pemkab setempat, Jumat (10/4) 2026.

Sekda yang akrab disapa BJ itu menyampaikan bahwa Pemkab Aceh Besar kini membuka ruang bagi seluruh gampong untuk segera memproses pengajuan pencairan melalui mekanisme yang telah ditetapkan.

Bahrul Jamil menegaskan, penyelesaian regulasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Aceh Besar untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Pada prinsipnya tidak ada niat kita untuk menyelesaikan masalah berlarut-larut, semua karena ada proses yang kita lalui, semua regulasi kita selesaikan terlebih dahulu. Sekarang polemik gaji keuchik sudah kita anggap selesai. Saya minta kepada para keuchik untuk menyiapkan berkas usulan ke kecamatan,” imbaunya.

Dengan rampungnya Perbub tersebut, pemerintah gampong kini memiliki kepastian dalam mengajukan pencairan dana, termasuk untuk mendukung operasional pemerintahan dan pemenuhan hak aparatur gampong.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh Besar, Jakfar SP MSi menyampaikan bahwa pihaknya mulai menerima usulan pencairan dari pemerintah gampong melalui camat di masing-masing kecamatan.

“Benar, per 9 April 2026, kami sudah menerima usulan pencairan ADG dari 60 gampong. Saat ini berkas tersebut sedang diproses ke BPKD untuk penyaluran ke rekening kas gampong masing-masing,” ungkapnya.

Jakfar menambahkan bahwa pemerintah gampong dapat langsung mengajukan usulan melalui kecamatan masing-masing dengan memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditentukan dalam Perbub ADG Tahun Anggaran 2026.

“Adapun syaratnya sesuai ketentuan Perbup tentang ADG 2026 berupa Qanun APBG Tahun Anggaran 2026, Qanun Realisasi APBG Tahun Anggaran 2025, ADG Bulan Desember Tahun Anggaran 2025, Bukti lunas pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan Tahun Anggaran 2025, Bukti lunas pembayaran pajak atas belanja Tahun Anggaran 2025; dan Laporan Hasil Inventarisasi (LHI) Aset Gampong Tahun 2025,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari DPMG Aceh Besar, 60 gampong dari tujuh kecamatan telah mengajukan proses pencairan yaitu: Kecamatan Lhoong sebanyak 6 gampong, Sukamakmur 2 gampong, Mesjid Raya 13 gampong, Lembah Seulawah 1 gampong, Krueng Barona Jaya 6 gampong, Leupung 6 gampong, serta Blang Bintang sebanyak 26 gampong.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap proses pencairan ADG ini dapat berjalan lancar dan tepat waktu, sehingga mampu memperkuat kinerja pemerintahan gampong dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, percepatan pencairan dana juga diharapkan dapat mendorong pembangunan di tingkat gampong, serta memperkuat tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat di wilayah Aceh Besar. (lem/**)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Bantu Perbaiki Atap Rumah Warga yang Rusak Akibat...

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 08 Gampong Kuta Ateuh, Koramil 02/Sukakarya, kodim 0112/Sabang, Serma Syafrial, membantu memperbaiki atap rumah milik Sdr. Yusrizal, warga Jurong M....