Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 323
Berita Utama

GePIM Minta Gubernur Aceh Revisi Qanun Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Lembaga Keuangan Perbangkan

0
Zulhadi ketua GePIM

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Gerakan Pemuda Iskandar Muda (GePIM) mengharapkan Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf dan DPRA, harus segera melakukan evalusi terhadap Qanun Aceh Tentang Perbankan Syariah, mengingat sangat menyayangkan gangguan layanan mobile banking Bank Syariah Indonesia (BSI) BYOND yang terjadi sejak pukul 10.00 WIB per tanggal 9 Februari 2025 bahkan beberapa hari terjadi, bukti nyata bahwa BSI belum siap melayani Nasabah nya, ujar zulhadi lewat rilisnya yang diterima online ini, Selasa pagi.

Zulhadi juga melihat dengan tergagunya sistem Banking di BSI, menilai gangguan ini sangat merugikan ribuan nasabah di Aceh yang mengandalkan layanan perbankan digital untuk berbagai transaksi keuangan.

Menurutnya, insiden ini mencerminkan lemahnya kesiapan infrastruktur digital bank syariah terbesar di Indonesia tersebut.

“Hampir seluruh masyarakat Aceh menggunakan M-Banking BSI sebagai alat transaksi, mengingat adanya Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah yang mengharuskan lembaga keuangan beralih ke prinsip syariah,” ungkap ketua GePIM Zulhadi.

Dalam hal ini Ia juga menegaskan bahwa gangguan ini bukan sekadar masalah teknis, tetapi juga menyangkut hak konsumen atas layanan perbankan yang sangat brobrok dan BSI harus bertanggungjawab terhadap lumpuhnya evonomi masyarakat Aceh.

Belum lagi dengan pelayanan terhadap nasabah yang belum memenui standar perbangkan. Ini mencerminkan buruknya tata kelola teknologi di perbankan syariah.”

Dengan masalah sistem bangking bisa menyoroti dampak luas dari gangguan ini, terutama bagi pelaku usaha dalam bisnis transaksi dengan menggunakan perbangkang BSI. yang kita lihat semuanya masyarakat Aceh menggunakan dan mengandalkan layanan perbankan digital untuk transaksi dengan BSI.

“Menurut laporan yang kita dapatkan hampir 95% nasabah BSI berada di Aceh.

Ketika layanan terganggu, bukan hanya nasabah usaha kecil tergangu akan tetapi pengusaha yang lain ikut terdampak imbas dari kesalahan masalah di BSi ini, Zulhadi meminta kepada DPRA, Khusus nya Komisi III DPRA ini harus segera membentuk Pansus dan mengevalusai lembaga perbangkan yang ada di propinsi Aceh khusus BSI dan merekomendasikan Perbangkan konvensional beroperasi di Aceh.

Maka peluang pembiayaan terhadap pengusaha Aceh terbuka lebar bahkan investor akan lebih yakin dalam berinvestasi di Aceh, pinta ketua GePIM zulhadi
Zulhadi memintak kepada parah ahli ekomoni harus berani memberikan masukan Kepada Gubernur Aceh Mualem maupun kepada DPRA,terkhusus Komisi III DPRA yang mitra kerja dalam Perbangkan.

Gerakan Pemuda Iskandar Muda Aceh Zulhadi mendesak BSI untuk segera melakukan pelayanan secara propisional serta meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) untuk lebih aktif mengawasi serta memastikan layanan perbankan digital perbangkan ini, tutupnya. (rel)

Puskesmas Ingin Jaya Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan di MUQ Banda Aceh

0
Humas MUQ Banda Aceh, Khawaled, memantau kegiatan pemeriksaan kesehatan di Mas Ulumul Quran di Maksud, Senin (10/2/2025) pagi. (foto kiriman/humas MUQ Banda Aceh)

MEDIANAD.COM: Puskesmas Ingin Jaya Aceh Besar, melalui program Usaha Kesehatan Sekolah (USK) laksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan di MAS Ulumul Quran (MUQ) Banda Aceh, baik bagi siswa (i) jenjang MAS dan MTsS Sekolah dimaksud, Senin (10/02/2025) pagi.

Program yang dilaksanakan untuk sekolah jenjang SMA dan SMP sederajat dalam wilayah kerja Puskesmas Ingin Jaya (PIJ) dimaksud, para tenaga kesehatan melaksanakan pemeriksaan mulai dari penimbangan berat badan siswa (i), pengukuran tinggi badan serta peneriksaan kesehatan umum, seperti fungsi penglihatan, pendengaran, rongga mulut termasuk gigi dan pemeriksaan HB khusus  remaja putri.

Sehingga seluruh siswa (i)/remaja yang sedang menempuh pendidikan di jenjang Sekolah terjamin kesehatannya, “yang juga pemeriksaan keseharan gratis ini sebagai program pemerintah RI Prabowo/Gibran yang sedang berlangsung dari awal 2025″, ungkap Kepala PIJ Aceh Besar (Abes), dr Fina Elysa, ‘yang diadopsi online ini dari surat elektrik yang dikirim untuk sekolah-sekolah diwilayah kerja PIJ Abes”.

Serta secara langsung disela-sela kegiatan dimaksud, dr Selviani mengapresiasi antusias siswa (i) MUQ Banda Aceh mengantri untuk diperiksa pada pemeriksaan kesehatan tersebut, membuktikan anak-anak disisi (siswa-siswi/remaja MAS/MTsS) MUQ memiliki kesadaran tinggi atas pentingnnya hidup selalu sehat dan menjaga kesehatan dimana saja berada dan kapanpun, pinta dr Selviani yang juga dikesempatan itu didampingi petugas medisnya, Nur Asmi, Eni Nurmaliza, Rona Rosanti dan Darna Rahayu.

Sementara Kepala MAS Ulumul Quran Banda Aceh, Djmaluddin Husita, “berterim kasih kepada Kepala Puskesmas Ingin Jaya dan tim kesehatannya, yang telah meluangkan waktu menjalankan program ini di sekolah kami, serta atas terlaksana kegiatan pemeriksaan kesehatan terhadap siswa dan siswi di MUQ”, tukasnya yang juga menjelaskan, salah satu kegiatan hari ini adalah; realisasi MoU antara MAS Ulumul Quran dengan Puskesmas Ingin Jaya semoga program berskala dimaksud terus terikat antara MUQ Banda Aceh dengan PIJ sebagai ruang memantau kesehatan para siswa-siswi MAS Ulumul Quran, pintanya singkat.

Disisi lain Humas MAS Ulumul Quran Banda Aceh, Khawaled mengharapkan. Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini ada tindak lanjut pengobatan berkelanjutan, semua ini untuk kesehatan siswa/i baik MAS maupun MTsS MUQ Pagar air Aceh.

Harap Humas yang akrap disapa ‘Abu Khawaled” serta menambahkan, pemeriksaan kesehatan berskala ini dilakukan oleh staf pkm ingn jaya sebanyak 2 kali dalam setahun, bertujuan untuk mendeteksi masalah kesehatan pada peserta didik.

Adapun pemeriksaan yang dilakukan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran TB, pemeriksaan kesehatan umum, fungsi penglihatan, pendengaran dan rongga mulut (gigi) serta pemeriksaan HB khusus remaja putri, pinta Abu Khawaled diakhir perkataannya kepada online ini, Senin (10/02) malam. (non)

Sebanyak 33 KG Sabu, 262.000 Butir Ekstasi Dan Ratusan Kilogram Ganja, Bnn Provinsi Aceh Ungkap Jaringan Narkotika Internasional

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh berhasil membongkar jaringan narkoba lintas negara ACEH_MALAYSIA dan menyita puluhan kilogram sabu, ribuan butir pil ekstasi dan ratusan kilogram ganja dalam 2 operasi terpisah.

“Sebanyak 33 kg sabu berhasil diamankan Tim BNN Provinsi Aceh beserta dua orang anggota sindikat. Tak hanya sabu, BNN juga menyita 262.000 butir pil ekstasi dalam jaringan ini.

Kepala BNN Provinsi Aceh, Brigjen. Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M menjelaskan bahwa terbongkarnya kasus peredaran ini menambah panjang daftar jaringan internasional Aceh-Malaysia yang telah berhasil diungkap oleh Tim BNN. Kasus ini berawal pada Kamis, 7 Februari 2025,.

Tim BNNP Aceh melakukan penangkapan kepada tersangka yang membawa narkotika jenis Sabu dan Pil Ekstasi yang rencana akan dibawa ke Lhoksemawe dengan menggunakan sepeda motor miliknya atas suruhan sdr. Y yang menurut keterangannya berada di Malaysia, tersangka diamankan beberapa saat setelah yang bersangkutan menjemput narkotika tersebut dari seseorang, bersama tersangka turut diamankan 15 bungkus paket yg diduga narkotika jenis pil ekstasi dan 1 bungkus paket yang diduga narkotika jenis sabu.

Setelah diamankan tersangka menunjukkan jalan menuju tempat dirinya menjemput paket yang diduga narkotika, dan petugas menemukan sebuah rumah kosong di lokasi perkebunan kelapa sawit Dusun Bukit Nibung, Kec. Tanah Jambo Aye, Kab. Aceh Utara.

Petugas menemukan paket yang juga diduga narkotika sebanyak 104 bungkus pil ekstasi (+- 262.500 butir) dan 18 bungkus sabu (+- 33 Kg ) . Tersangka H (35 tahun) merupakan warga Desa Meunasah Blang Kandang Kec. Muara Dua Kota Lhokseumawe.

Selanjutnya kepada tersangka dilakukan pengembangan dengan dilakukan forensik terhadap alat komunikasi yang ada dan elektronik lainnya.

Selanjutnya dalam waktu bersamaan, ditempat terpisah Tim BNN Provinsi Aceh juga berhasil menangkap pelaku tindak pidana peredaran narkotika jenis ganja/cannabis sativa di daerah Jl. KKA – Bener Meriah, Hutan, Kec. Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara.(*/ay)

Misi Amankan Poin Sempurna di Home PSPS, Persiraja Terbang ke Pekanbaru dengan Kekuatan Penuh

0

MEDIANAD.COM: Persiraja Banda Aceh kembali menjalani laga penting dan wajib dimenangkan oleh skuad yang berjulukan Laskar Rencong Persiraja atas tuan rumah PSPS Pekanbaru, yang berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Selasa (11/02/2025) besok malam.

‘Tentu kemenangan mutlak harus digapai, Andik Vermansah dan kolega, walau harus bertempur didepan publik/kandang lawan agar tetap menjaga asa promosi langsung ke Liga1″.

Mengingat begitu kusus dan pentingnnya laga di stadion Kaharuddin, Pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas terbang ke Pekanbaru dengan kekuatan penuh serta anak asuhannya yang telah memperlihatkan mental baja serta pantang menyerah saat diberi kepercayaan selama ini, sebagai misi penting untuk mengamankan poin sempurna, sekaligus dapat mengembalikan ‘head to head’ atas PSPS, setelah kalah nenyakitkan di SHD Banda Aceh, pada laga perdana fase 8 besar.

Berikut 21 pemain yang disiapkan Persiraja dalam menjajal PSPS Selasa malam. Rarli Maherza, Mario Londok (gk), A Tri Oka, M Fayrushi, Alief Santos, Amabel, Agus Suhendra, Indra Rianto, Yasvani Yusri (belakang).

Selanjutnya tengah dan winger, ada Habil Akbar, Dimas Wicaksono, Rizky Yusuf ucok Nst, Adam Maulana, Al Muzanni, Fadilla Akbar, Matheus Henrique, Andik Vermansah, Miftahul Hamdi, Deri Corfe, Vivi Asrizal dan Ramadhan Madon.

Sebelumnya online ini merilis skema Persiraja langsung lolos ke liga1 kali ini atas dua laga yang tersisa bersama tiga tim lain di Grup X

Dimana usai raih kemenangan penting 2-1 atas PSIM Jogja, meskipun Miftahul Hamdi,cs harus mengucurkan keringat hingga laga berakhir 90+5 menit atas seterunya itu pada match ke-4 babak 8 besar Pengadaian Liga2 2024/25 di Stadion H Dimurthala (SHD) Banda Aceh, Jumat (07/02) tadi malam.

“Sekaligus tim yang berjulukan Laskar Rencong Persiraja berhasil menahan laju poin PSIM yang seakan-akan akan melaju sendirian secara otomatis ke Liga1 dari Pool X atas kemenangan tiga game beruntun belakangan”, namun usai PSIM tumbang didepan publik Persiraja juga peta persaingan Grup X semakin kompetitif dan ketat kembali, sekaligus Persiraja juga PSPS Pekanbaru hanya ketinggalan selisih tiga poin dari PSIM sebagai pemuncak klasmen serta menyisakan masing-masing dua laga.

“Diluar Deltras FC dengan poin 3 dan telah menelan tiga kekalahan, diprediksikan sudah sulit mengamankan tiket langsung naik ke Liga1”, sekarang fokus kepada saingan tiga tim di Grup X, usai Persiraja membuka kran kembali asa lolos langsung.

Bahkan Andik Vermansah dan kolega kini bisa menentukan sendiri untuk promosi otomatis ke Liga1 kali ini, dengan syarat?. “Wajib mentapu bersih kemenangan dua laga sisa, baik saat dijamu PSPS pada Selasa tiga hari mendatang di stadion Kaharuddin Nasution dan wajib mengalahkan Deltras FC pada match terakhir di SHD Tanggal 17 Februari nanti.

Disisi lain untuk perjalanan mulus tim kesayangan masyarakat Aceh ini ke Liga1, dimana dua laga sisa seterunya harus berjalan seperti skema yang diharapkan kubu Persiraja? Diantaranya tuan rumah Deltras FC dapat mengalahkan PSIM pada match ke-5 serta PSIM tak menang atas PSPS pada laga terakhir, Senin (17/02) petang di stadion Mandala Krida.

jika harapan, pakem atau skema demikian jadi kenyataan? dimana pada akhir babak 8 besar, “Persiraja Banda Aceh akan mengantongi 12 poin sebagai pemuncak klasmen, PSIM Jogja 10 angka ada di Runner-up serta dibawahnya PSPS Pekanbaru dengan 7 poin dan Deltras FC Sidoarjo 6 angka dan berada pada paling bawah klasmen Grup X,” sekaligus bonden dibawah presiden Club Nazaruddin Dek Gam mengunci tiket otomatis promosi ke Liga1? Serta PSIM akan maju dibabak play off promosi dengan Runner-up Grup Y. (zm)

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Seulawah 2025 Polres Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Polres Sabang menggelar acara Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Seulawah 2025, yang dilaksanakan di halaman Mapolres Sabang, Jln. Perdagangan Gp.Kuta Timu Kec.Sukakarya Kota Sabang. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sabang, AKBP Erwan, S.H., M.H., serta dihadiri oleh Wakapolres Sabang, Kompol Ridwan, SE, MSi, dan Pejabat Utama (PJU) Polres Sabang, Senin (10/02/2025).

Peleton peserta Apel Gelar Pasukan terdiri dari berbagai instansi dan satuan yang siap melaksanakan tugas, antara lain, 1 Pleton Gabungan POM TNI AD, AL, dan AU, 1 Pleton TNI Angkatan Darat, 1 Pleton Sat Polairud Polres Sabang, 1 Pleton Sat Samapta Polres Sabang, 1 Pleton Gabungan Staf Polres Sabang, 1 Pleton Sat Lantas Polres Sabang, 1 Pleton Gabungan Sat Intel dan Reskrim Polres Sabang, 1 Pleton Sat POL-PP, 1 Pleton Dishub.

Kapolres Sabang AKBP Erwan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan dalam melaksanakan Operasi Keselamatan Seulawah 2025. Operasi ini bertujuan untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman, lancar, dan kondusif di wilayah hukum Polres Sabang, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Kapolres juga mengingatkan kepada seluruh peserta apel untuk tetap menjaga sinergi dan kerjasama yang baik antar instansi guna mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah Sabang. Selain itu, juga menekankan pentingnya disiplin dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan Operasi Keselamatan Seulawah 2025.

Operasi Keselamatan Seulawah 2025 ini akan dilaksanakan selama 14 (Empat belas) hari kedepan, dari mulai tanggal 10 s.d 23 Februari 2025, dan Semoga dengan terlaksananya operasi ini, dapat menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif di masyarakat, serta memberikan perlindungan maksimal kepada pengguna jalan di Sabang.(man)

Kunjungi PAUD, Babinsa Koramil 01/Sukajaya Akrab dan Penuh Kasih Sayang Bermain Bersama Anak-anak

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat, Babinsa 02 Ujoeng Kareung Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Serma Angga Riyadi, melaksanakan silaturahmi dan pengecekan kondisi PAUD Humairah yang terletak di Jurong Meriam, Gampong Ujoeng Kareung. Selain meninjau kondisi bangunan, Babinsa juga berinteraksi dengan penuh kasih sayang, bermain bersama anak-anak PAUD, serta memberikan motivasi kepada tenaga pendidik di sana, Senin (10/2/2025).

Saat kunjungan, Babinsa mendapati bahwa kondisi PAUD Humairah cukup memprihatinkan, terutama pada bagian plafon yang mengalami kebocoran di beberapa titik. Saat hujan turun, rembesan air masuk ke dalam ruang belajar, mengganggu kenyamanan anak-anak yang berjumlah sekitar 15 orang, mulai dari usia di bawah satu tahun hingga empat tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Roidah, selaku pengelola PAUD, menyampaikan harapannya agar ada perhatian lebih terhadap kondisi bangunan tersebut. Ia juga berharap ada bantuan untuk pengrehapan agar anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman dan aman.

Menanggapi keluhan tersebut, Babinsa Serma Angga Riyadi berjanji akan meneruskan aspirasi ini kepada perangkat Gampong, agar PAUD Humairah mendapatkan perhatian yang layak. “Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk perangkat Gampong, untuk mencari solusi terkait perbaikan fasilitas PAUD ini. Pendidikan anak usia dini sangat penting, sehingga perlu dukungan dari semua pihak agar mereka bisa belajar dalam lingkungan yang nyaman,” ujarnya.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI, khususnya Babinsa, dalam mendukung dunia pendidikan, terutama bagi anak-anak usia dini di wilayah binaannya. Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, diharapkan kondisi PAUD Humairah dapat segera diperbaiki sehingga anak-anak bisa mendapatkan pendidikan yang lebih baik di lingkungan yang aman dan nyaman.(man)

Personel Kodim 0112/Sabang Ikuti Apel Gelar Operasi Keselamatan Seulawah 2025 di Mapolres Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG– Personel Kodim 0112/Sabang turut serta dalam Apel Gelar Operasi Keselamatan Seulawah 2025 yang berlangsung di Mapolres Sabang. Apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel serta sarana dan prasarana guna mendukung pelaksanaan operasi yang difokuskan pada peningkatan keamanan, keselamatan, dan ketertiban di wilayah Sabang, Senin (10/2/2025).

Operasi Keselamatan Seulawah 2025 merupakan operasi kepolisian yang rutin digelar dengan tujuan utama meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Selain itu, operasi ini juga menjadi langkah preventif dalam menghadapi berbagai agenda penting yang membutuhkan pengamanan ekstra.

Dalam apel tersebut, berbagai unsur turut hadir dan terlibat, termasuk TNI, Polri, dan instansi terkait, guna memastikan kesiapan maksimal dalam menjalankan operasi ini. Kehadiran personel Kodim 0112/Sabang menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sabang.

Komandan Kodim 0112/Sabang, Letkol Kav. Edi Purwanto, S.I.P, menyampaikan bahwa partisipasi TNI dalam operasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. “Kami siap bersinergi dengan Polres Sabang serta seluruh unsur terkait guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. Dengan adanya operasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan menjaga kamtibmas semakin meningkat,” ujarnya.

Apel Gelar Operasi Keselamatan Seulawah 2025 ini diakhiri dengan pengecekan kesiapan personel serta perlengkapan operasional guna memastikan kelancaran pelaksanaan tugas di lapangan. Diharapkan, melalui operasi ini, situasi keamanan dan ketertiban di Sabang dapat terus terjaga, serta masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama.(man)

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Dampingi Dandim Kunjungi Peternakan Ayam Petelur Warga di Gampong Kuta Barat

0

MEDIANAD.COM, SABANG– Babinsa Koramil 02/Sukakarya mendampingi Komandan Kodim 0112/Sabang dalam kegiatan pengecekan peternakan ayam petelur warga binaan di Gampong Kuta Barat, Kota Sabang. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau perkembangan peternakan ayam petelur yang dikelola oleh masyarakat setempat, sebagai bagian dari upaya peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi warga, Senin (10/2/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0112/Sabang meninjau langsung kondisi kandang, pakan ternak, kesehatan ayam, serta hasil produksi telur yang dihasilkan. Ia juga berdialog dengan pemilik peternakan serta warga sekitar untuk mendengar kendala yang dihadapi dan memberikan motivasi agar usaha peternakan ini terus berkembang.

“Kami sangat mengapresiasi usaha masyarakat dalam bidang peternakan ini. Selain mendukung ketahanan pangan lokal, usaha ayam petelur juga menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan bagi warga. TNI melalui Babinsa siap mendukung dan membantu masyarakat dalam mengembangkan sektor peternakan,” ujar Dandim.

Sementara itu, Babinsa Koramil 02/Sukakarya yang turut mendampingi dalam kegiatan ini menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada para peternak agar mereka mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para peternak untuk lebih mengembangkan usaha mereka. Selain itu, dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, diharapkan sektor peternakan di Sabang dapat berkembang lebih baik, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.(man)

‘Terkait Pemotongan Dana Otsus”, Pemerintah Pusat Harus Hargai UUPA Dan Kekhususan Aceh

0
Ketua Gerakan Pemuda Iskandar Muda Zulhadi

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Terkait adanya informasi pemotongan dana Otonomi Khusus Aceh pada tahun 2025, Gerakan Pemuda Iskandar Muda menyesalkan sikap Pemerintah pusat terhadap Aceh.

Ketua Gerakan Pemuda Iskandar Muda Zulhadi mentakan, Aceh tidak boleh disamakan dengan wilayah lain di indonesia, terbentuknya Otonomi Khusus Aceh didasarkan pada perundingan pihak NKRI dan GAM yang terjadi di Helsinki pada tahun 2005, sehingga tercapai kesepakatan damai yang dirumuskan dalam MOU Helsinki.

Maka dari dasar itu Aceh terbentuk pemerintahan yang tertuang dalam butir-butir MOU dan dirumaskan dalam Undang undang nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA). Perumusan dan penyusunan Rancangan Anggaran Belanja Pemerintah Aceh (RAB – PA) berdasarkan UUPA, maka Pemerintah Pusat tidak boleh terlalu jauh melalukan intervensi sepihak seperti pemotongan oleh Mendagri, pinta ketua Gepim Zulhadi
Gerakan pemuda Iskandar Muda medesak Forbes DPD-DPR-RI harus berani berbicara, harus bisa melihat bagaimana proses panjang perjuangan Aceh sehingga melahirkan UUPA.

“Bukan anggota DPD-DPR RI saja, akan tetapi semuanya, DPRA dan DPRK Se-Aceh harus kompak untuk memperjuangkan Otsus Aceh ini, karena dana Otsus lahir dari hasil perdamain Aceh, maka dengan ini kita meminta Pemerintah Pusat jangan memberikan pil pahit untuk Aceh,”

Diketahui penerimaan Aceh dari pemerintah pusat tahun 2025 tiba-tiba mengalami penurunan dari sebelumnya Rp 6,958 triliun dipangkas menjadi Rp 6,640 triliun. Masing-masing dipotong yakni; dana Otsus Rp 156 miliar, DAK Fisik Rp 104,2 miliar, dan DAU Rp 56,3 miliar. Keseluruhan penerimaan yang dipotong mencapai Rp 317,4 miliar.

Pemotongan penerimaan Aceh ini sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2025, tertanggal 3 Februari 2025. Dasar pertimbangan terbitnya surat keputusan itu adalah Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

Selain penerimaan Aceh dari dana otonomi khusus (Otsus) yang dipotong hingga Rp 156 miliar, penerimaan dari dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) Fisik juga mengalami penyesuaian.

Di dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan tersebut juga turut dilampirkan besaran DAU dan DAK yang diterima setiap provinsi dan kabupaten/kota.

Untuk Aceh berdasarkan data di lampiran tersebut, DAU yang ditetapkan sebesar Rp 2,208 triliun. Terjadi selisih Rp 56,3 miliar dari yang ditetapkan di awal Rp 2,264 triliun. Demikian juga untuk DAK Fisik, berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh media ini, besaran yang ditetapkan saat ini Rp 122,7 miliar. Terjadi selisih sebesar Rp 104,2 miliar dengan DAK Fisik yang ditetapkan di awal sebesar Rp 227 miliar.

Sedangkan untuk dana otonomi khusus, besaran yang diterima Aceh setelah penyesuaian adalah Rp 4,3 triliun. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan yang ditetapkan di awal yang sebesar Rp 4,46 triliun, atau terjadi pengurangan sebesar Rp 156 miliar.

Sehingga bila dijumlahkan tiga penerimaan itu (DAU, DAK Fisik, dan Otsus), total yang diterima Aceh adalah Rp 6,640 triliun. Terjadi selisih sebesar Rp 317,4 miliar dari yang ditetapkan di awal sebesar Rp 6,958 Penerimaan Aceh dari pemerintah pusat tahun 2025 tiba-tiba mengalami penurunan dari sebelumnya Rp 6,958 triliun dipangkas menjadi Rp 6,640 triliun. Masing-masing dipotong yakni; dana Otsus Rp 156 miliar, DAK Fisik Rp 104,2 miliar, dan DAU Rp 56,3 miliar. Keseluruhan penerimaan yang dipotong mencapai Rp 317,4 miliar.

Pemotongan penerimaan Aceh ini sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2025, tertanggal 3 Februari 2025. Dasar pertimbangan terbitnya surat keputusan itu adalah Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025. ujar zulhadi, lewat siaran persnya yang diterima online ini, Senin (10/02) siang. (rel)

‘Sah’, DPRK Bireuen Umumkan Muchlis Takabeya dan Lazuardi Ibrahim Sebagai Bupati serta Wakil Bupati Periode 2025-2030

0

MEDIANAD.COM, BIREUEN: Sekertaris Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bireuen (DPRK) Said Abdul Rahman, membaca surat Keputusan dari Komite Independen Pemilihan (KIP) setempat, Jumat (07/02) 2025 bahwa, H Muchlis ST dan Ir H Lazuardi MT sudah sah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bireuen, periode 2025-2030 serta disaksikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bireuen, ujar Sekwan Said Abdul Rahman kepada wartawan, Sabtu (08/02) 2025 yang juga menjelaskan, pada pengumuman dimaksud, turut hadir Kepala Dinas/Badan dilingkup SKPK Kabupaten setempat.

“Dimana dan hasil keputusan KIP Bireuen menetapkan, H Muchlis ST dan Ir H Lazuardi Ibrahim MT sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bireuen untuk lima tahun mendatang dan ditetapkan sesuai surat KIP Bireuen No 10 Tahun 2025 dan tanggal 06 Febuari 2025,” jelas Said Abdul Rahman.

Serta diluar sidang DPRK dan keputusan KIP.

Diwawancarai media ini disejumlah komponen masyarakat Bireuen, Senin pagi. “Secara umum warga merasa senang dari hasil dan penetapan Bupati Bireuen depenitif, setelah ada sengketa di MK”, serta tinggal menunggu jadwal pelantikan H Muchlis yang juga akrab disapa Takabeya dan wakilnya Lazuardi yang diperkirakan pertengahan bulan Februari 2025.

KEPUTUSAN KIP BIREUEN; sementara itu, empat hari lalu. Komisi Independen Pemilihan (KIP) Bireuen secara resmi menetapkan pasangan H. Mukhlis, S.T., dan H. Ir. Razuardi, M.T., sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bireuen terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Penetapan ini dilakukan dalam rapat pleno terbuka yang digelar di Aula Bireuen Jaya, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Kamis (6/2/2025) malam.
Diantaranya Ketua KIP Bireuen Saiful Hadi, S.E., M.M., menhelaskan. Rapat pleno ini menandai tahapan akhir dalam penyelenggaraan Pilkada serentak 2024. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali bersatu setelah perbedaan pilihan dalam Pilkada

Tahapan Pilkada telah selesai. Kini, saatnya kita bersama-sama membangun Bireuen tanpa ada lagi sekat perbedaan,” ujarnya.

Saiful juga mengungkapkan bahwa Pilkada 2024 di Bireuen berjalan dengan sukses dan aman, dengan tingkat partisipasi pemilih mencapai 71,86%. Menurutnya, angka ini menunjukkan kesadaran politik masyarakat yang tinggi serta keberhasilan kerja sama semua pihak dalam menyukseskan pesta demokrasi ini.

SEMENTARA itu, Penjabat (Pj) Bupati Bireuen, Jalaluddin dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara pemilu, mulai dari KIP, Bawaslu, Panwaslih, PPK, PPS, dan KPPS, hingga aparat keamanan TNI-Polri, yang telah bekerja dengan penuh integritas dan dedikasi.

“Keberhasilan Pilkada ini adalah hasil kerja sama kita semua. Tidak ada lagi kubu nomor 1, 2, atau 3. Kini, seluruh masyarakat Bireuen adalah pemenang,” pintanya.
Serta mengajak seluruh pihak untuk mendukung pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih demi kemajuan Bireuen.

Mari kita pertajam visi dan misi bersama agar Bireuen semakin maju dan sejahtera. Kami siap menjalin komunikasi serta bekerja sama demi kepentingan masyarakat
“BAHWA seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bireuen siap bekerja di bawah kepemimpinan Mukhlis-Razuardi dan akan mendukung penuh program yang akan dijalankan”.

Serta Pj Bupati menyampaikan, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih akan dilaksanakan sesuai dengan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA), yakni dalam Sidang Paripurna DPRK Bireuen. Ia meminta instansi terkait, termasuk Sekretariat DPRK dan lembaga vertikal lainnya, untuk mempersiapkan agenda pelantikan dengan baik sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku. (kontributor bireuen/*)

Popular Posts

My Favorites

Posyandu Krueng Raya Berjalan Lancar, Babinsa Koramil 02/Sukakarya Beri Dukungan Penuh

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 04 Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Hendra, bersama Babinpotdirga Sertu Samsung Huda melaksanakan pendampingan dan monitoring kegiatan Posyandu di Jurong...