Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 43
Berita Utama

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Dukung UMKM, Kunjungi Sentra Pembuatan Dodol Halia di Kuta Timu

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah binaan, Babinsa Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Pelda Sutrisno melaksanakan kunjungan ke sentra pembuatan dodol halia di Jurong Rajawali, Gampong Kuta Timu, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat serta memantau kondisi sosial dan ekonomi warga binaan secara langsung di lapangan.

Dalam kunjungannya, Pelda Sutrisno berinteraksi dengan para pekerja sekaligus melihat langsung proses pembuatan dodol halia yang menjadi salah satu produk unggulan khas daerah tersebut.

Ia menyampaikan bahwa keberadaan usaha seperti Sentra Halia memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama dalam membuka peluang kerja bagi warga sekitar.

Selain itu, usaha rumahan ini dinilai mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta menjadi wadah dalam mengembangkan potensi lokal yang bernilai jual.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para pelaku UMKM semakin termotivasi untuk mengembangkan usahanya sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah Gampong Kuta Timu.(man)

Perjanjian Kerja Sama, Bank Aceh Syariah dan PT Taspen (Persero) Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Pensiun

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH — PT Bank Aceh Syariah bersama PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Banda Aceh resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait layanan pembayaran Tabungan Hari Tua, Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian melalui rekening bank.

Penandatanganan ini berlangsung l di Gedung Action Center Bank Aceh, pada, Selasa (5/5/2026), dan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kepada para peserta Taspen, khususnya para pensiunan di Provinsi Aceh.

Perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh, M. Hendra Supardi, dan Branch Manager PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Banda Aceh, Junaizar, serta disaksikan oleh jajaran manajemen kedua belah pihak.

Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh, M. Hendra Supardi, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Bank Aceh dalam memberikan layanan terbaik kepada para pensiunan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

“Bank Aceh Syariah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para pensiunan. Hingga Mei 2026, kami telah dipercaya mengelola dana pensiun sebesar Rp156,5 miliar yang disalurkan kepada lebih dari 45 ribu pensiunan melalui 185 unit kerja di berbagai wilayah,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini Bank Aceh telah melayani lebih dari 50 persen total pembayaran pensiunan di Provinsi Aceh.

“Ini merupakan amanah besar yang terus kami jaga dengan meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan. Kami juga telah mengoptimalkan jaringan layanan melalui 4 Kantor Cabang Koordinator untuk memastikan proses penyaluran berjalan lancar, cepat, dan tepat sasaran,” tambahnya.

M. Hendra Supardi juga menyampaikan bahwa kualitas layanan Bank Aceh telah mendapatkan predikat “Sangat Baik” pada evaluasi tahun 2025 dan akan terus ditingkatkan, termasuk memperkuat sinergi dengan PT Taspen dalam kegiatan sosialisasi Batas Usia Pensiun (BUP) di seluruh wilayah Aceh.

Sementara itu, Branch Manager PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Banda Aceh, Junaizar, menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan kepada peserta Taspen.

“Kami mengapresiasi komitmen Bank Aceh Syariah dalam mendukung layanan pembayaran manfaat Taspen. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi para peserta, khususnya para pensiunan dalam menerima haknya,” ujarnya.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap layanan kepada peserta semakin optimal dan dapat menjangkau seluruh wilayah dengan lebih efektif. Semoga kerja sama ini memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak serta seluruh peserta Taspen,” tutup Junaizar.

Melalui kerja sama ini, Bank Aceh Syariah dan PT Taspen (Persero) berkomitmen untuk terus memperkuat layanan keuangan yang inklusif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, khususnya para pensiunan di Aceh. (*)

UBBG Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Jasmani, Rektor: Perkuat SDM Olahraga di Aceh

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Kabar baik datang dari Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG). Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi resmi memberikan izin pembukaan Program Studi (Prodi) Pendidikan Jasmani Program Magister (S2) di kampus tersebut.

Izin ini tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 405/B/O/2026 yang ditetapkan pada 21 April 2026.

Dalam keputusan tersebut disebutkan bahwa pembukaan Prodi Magister Pendidikan Jasmani di UBBG dilakukan setelah melalui proses pengajuan dan evaluasi sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Program studi ini juga dinyatakan telah memenuhi persyaratan minimum akreditasi, sehingga layak untuk diselenggarakan sebagai bagian dari pengembangan pendidikan tinggi di Aceh.

Rektor UBBG, Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si, menyampaikan bahwa pembukaan program magister ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat dan dunia pendidikan terhadap tenaga profesional dan akademisi, khususnya di bidang pendidikan jasmani dan olahraga.

“Ini adalah momentum penting bagi UBBG untuk terus berkontribusi dalam mencetak tenaga pendidik dan praktisi olahraga yang profesional. Kehadiran S2 Pendidikan Jasmani akan memperluas akses masyarakat Aceh untuk melanjutkan studi tanpa harus keluar daerah,” ujarnya.

Rektor juga menegaskan bahwa pihak kampus berkomitmen menjalankan program studi ini sesuai standar nasional pendidikan tinggi. Selain itu, UBBG akan terus menjaga mutu akademik serta memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan dan industri olahraga.

Direktur Pascasarjana UBBG, Prof. Dr. Bansu Irianto Ansari, M.Pd, menambahkan bahwa program ini dirancang dengan pendekatan akademik dan praktis yang adaptif terhadap perkembangan ilmu keolahragaan dan pendidikan modern.

“Program ini tidak hanya menyiapkan lulusan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai peneliti dan praktisi yang mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pendidikan jasmani berbasis riset dan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Pascasarjana I, Dr. Didi Yudha Pranata, M.Pd, menegaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan kurikulum, sumber daya dosen, serta sarana pendukung secara matang sebelum izin ini diterbitkan.

“Kami memastikan bahwa seluruh aspek akademik telah memenuhi standar, mulai dari kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) hingga kesiapan tenaga pengajar yang kompeten di bidangnya,” ungkapnya.(*)

 

Hal senada disampaikan Wakil Direktur Pascasarjana II, Dr. Zikrur Rahmat, M.Pd, yang menyoroti aspek tata kelola dan dukungan institusi terhadap keberlanjutan program.

 

“Pascasarjana UBBG siap memberikan layanan akademik yang optimal serta dukungan manajemen yang profesional, sehingga program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan berkualitas,” katanya.

 

Ini bukan sekadar program studi baru—ini adalah kesempatan emas untuk Anda yang ingin berkembang, berprestasi, dan menjadi bagian dari masa depan olahraga Aceh.

 

Program Magister (S2) Pendidikan Jasmani di UBBG hadir untuk mencetak tenaga pendidik dan praktisi olahraga yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi. Kini, Anda tidak perlu lagi keluar daerah untuk melanjutkan studi—semua bisa Anda raih di Aceh, lebih dekat, lebih terjangkau, dan tetap berkualitas.

 

Tak hanya fokus pada pembelajaran, program ini juga membuka ruang luas untuk riset inovatif di bidang olahraga, kesehatan, dan pendidikan jasmani berbasis kearifan lokal Aceh. Ini adalah peluang bagi Anda untuk berkontribusi nyata—tidak hanya untuk karier pribadi, tetapi juga untuk kemajuan daerah.

 

Dengan komitmen kuat terhadap mutu pendidikan sesuai standar nasional, UBBG memastikan setiap lulusan memiliki kompetensi yang relevan, siap kerja, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Didampingi Wagub Aceh, Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

0

MEDIANAD.COM, ACEH TAMIANG — Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, SE, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Pratikno, serta Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, menyerahkan secara simbolis bantuan perbaikan rumah rusak bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi siklon senyap tahap II di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa, 21 April 2026.

Penyerahan bantuan yang berlangsung pada pagi hingga siang hari tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya melalui dukungan rehabilitasi rumah warga terdampak.

Dalam kegiatan itu, Wakil Gubernur Fadlullah menegaskan sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten menjadi kunci penting dalam memastikan penanganan dampak bencana berjalan efektif, tepat sasaran, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Kehadiran Menko PMK dan Mendagri bersama Pemerintah Aceh di lokasi penyerahan bantuan sekaligus menunjukkan komitmen negara dalam memberikan perhatian serius terhadap percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana.

Usai agenda penyerahan bantuan, Wakil Gubernur Aceh turut mendampingi Menko PMK Pratikno, Mendagri Tito Karnavian, serta unsur Muspida mengikuti makan siang bersama praja IPDN Tahap III di Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan semangat kebersamaan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para praja sebagai calon aparatur pemerintahan yang dipersiapkan menjadi bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan di masa mendatang.

Wakil Gubernur Fadlullah menyampaikan, Pemerintah Aceh terus mendukung langkah-langkah percepatan pemulihan pascabencana, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor agar seluruh program penanganan dan rehabilitasi dapat berjalan optimal.

Rangkaian kunjungan kerja Menko PMK dan Mendagri di Aceh Tamiang ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi pusat dan daerah, baik dalam penanganan bencana maupun penguatan kapasitas kelembagaan pemerintahan.(*) 

Kapolda Marzuki: Mari Bangun Aceh, Kompak dan Bersatu

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Dua lembar foto menarik beredar di media sosial. Salah satunya foto salam komando empat elit Aceh, yaitu Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, Ketua DPR Aceh Zulfadhli, dan Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir Syamaun.

Paling menarik satu foto lagi. Salam kompak Kapolda Irjen Marzuki, Ketua DPRA Zulfadhli, dan Sekda Nasir. Pertanyaannya siapa yang mensetting pertemuan ini. Tentu tulunjuk tertuju pada sosok Kapolda Marzuki.

Kapolda Marzuki tidak menampik disebut sebagai orang yang mengajak mereka berfoto bersama. “Sebetulnya, di antara kita tidak ada sekat. Tetap bisa diskusi, membahas mengenai Aceh dan masa depan Aceh,” kata Kapolda Marzuki.

Dijelaskan juga bahwa dua foto itu dijepret di tengah acara pelepasan haji kloter pertama di Asrama Haji, Selasa (5 Mei 2026) pukul 15.00. “Memang inisiatifnya dari saya. Itu bahasa tubuh yang berisi pesan bersama-sama membangun Aceh,” kata Kapolda.

“Mari sama-sama kita wujudkan visi dan misi Mualem-Dek Fadh, yaitu Aceh Islami, Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan,” kata Kapolda Marzuki. “Kuncinya adalah kompak dan Bersatu.”

Kapolda menjelaskan bahwa sebagai Kapolda Aceh, ia akan mendukung seluruh program Pembangunan Aceh. “Saya bertugas menciptakan keamanan dan kenyaman agar program Pembangunan Pemerintah Aceh dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Kapolda mengatakan tugasnya menjamin berjalannya fungsi eksekutif dan legislatif berjalan dengan baik. “Eksekutif yang menjalankan perintah undang-undang untuk melaksanakan tata kelola pemerintahan. Legislatif dengan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan,” katanya.

Selain itu, Kapolda Marzuki berkeyakinan pihak Pemerintah Aceh dan DPR Aceh bersungguh-sungguh membangun Aceh pada peran yang berbeda. Dia juga berpesan, agar rakyat Aceh untuk mendukung mereka. “Jangan memprovokasi, mari berjalan di alur yang benar dan berpikir positif.”(*)

Seluler Sekda Hingga Jubir Disebar, Nurlis: Itu Doxing, Tujuannya Intimidasi

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Flyer berlogo Pemerintah Aceh berjudul Pengumuman mengenai diberlakukannya Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Bahkan dicantumkan sejumlah nomor telepon seluler sebagai tempat pengaduan mengenai kendala pelayanan BPJS.

Tidak tanggung-tanggung, nomor telepon yang dicantumkan adalah atas nama Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir Syamaun, Asisten I Setda Aceh M Syakir, Kadis Kesehatan Aceh Ferdiyus, serta Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh Teuku Kamaruzzaman dan Dr Nurlis Effendi.

Menurut Nurlis, flyer itu adalah perbuatan orang tak bertanggungjawab. “Itu doxing, hoax, dan sudah beredar sejak beberapa hari lalu. Kami harapkan masyarakat tak mudah mempercayai hal-hal yang begitu,” kata Nurlis. “Untuk pelayanan kendala JKA, Pemerintah Aceh sudah menyiapkan petugas di seluruh rumah sakit pemerintah.”

Nurlis tak mengetahui motiv penyebar hoax tersebut. “Entah apa maksudnya. Pastinya dalam beberapa hari ini, ramai pesan whatsapp tak dikenal yang menghubungi saya. Termasuk menanyakan posisi saya, dan bicara soal kendala BPJS,” katanya.

Nurlis menambahkan, beberapa pesan whatsapp yang masuk isinya mirip-mirip. “Hanya diedit saja sedikit. Jadi konten untuk whatsapp telah disiapkan oleh operatornya, dan kemudian beberapa orang mengirimnya ke seluler saya,” kata Nurlis lagi.

Dalam keterangannya, Nurlis menyampaikan bahwa menyebarkan nomor seluler tanpa sepengetahuan atau izin pemiliknya merupakan tindakan ilegal dan dapat dijerat dengan sanksi pidana. “Nomor telepon masuk dalam kategori data pribadi yang dilindungi oleh hukum,” katanya.

Ia mencontohkan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UUPDP), pada Pasal 67 ayat (2) disebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja mengungkap data pribadi yang bukan miliknya dikenai sanski pidana penjara 4 tahun dan denda sampai Rp 5 miliar. “Kalau UU ITE lebih berat lagi hukumannya, mencapai 6 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar,” katanya.

Nurlis menjelaskan bahwa membocorkan data pribadi seseorang itu termasuk tindakan berbahaya. “Selain melanggar hukum, doxing itu bertujuan untuk mengintimidasi, membungkam, balas dendam, dan pelecehan. Juga itu privasi dan terancam dengan aksi penipuan,” kata Nurlis.(*)

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Bersama Bhabinkamtibmas dan Aparatur Gampong Tanam Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan di Kuta Ateuh

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan, Babinsa Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Pelda Syafrial, bersama Bhabinkamtibmas dan aparatur gampong melaksanakan kegiatan penanaman jagung di Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

Kegiatan penanaman jagung tersebut dilaksanakan di Jurong Nawawi dengan melibatkan unsur pemerintah gampong serta masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memanfaatkan lahan yang tersedia agar lebih produktif dan bernilai ekonomi.

Sinergi antara TNI, Polri, dan aparatur gampong ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan. Kebersamaan ini juga menjadi kekuatan dalam mendorong pembangunan di tingkat gampong.

Pelda Syafrial menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

Sementara itu, kehadiran Bhabinkamtibmas turut memberikan rasa semangat dan kebersamaan dengan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan. Hal ini juga memperkuat hubungan kemitraan antara aparat keamanan dan warga binaan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Gampong Kuta Ateuh dapat terus berkembang menjadi wilayah yang mandiri dalam sektor pertanian serta mampu memenuhi kebutuhan pangan secara berkelanjutan.(man)

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Bangun Interaksi Positif dengan Siswa SDN 17, Tanamkan Disiplin dan Pola Hidup Sehat

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada pendampingan wilayah, tetapi juga menyentuh dunia pendidikan. Seperti yang dilakukan Babinsa 04 Gampong Krueng Raya Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Hendra, yang menjalin interaksi langsung dengan para siswa SDN 17 di Jurong Mustika Kolam Bermata, Gampong Krueng Raya, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Hendra tampak akrab berbaur dengan para pelajar, memberikan arahan serta motivasi yang bermanfaat bagi perkembangan mereka. Interaksi ini menjadi momen penting dalam membangun kedekatan antara aparat kewilayahan dengan generasi muda.

Ia menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, disiplin dalam mengikuti kegiatan sekolah, serta membiasakan diri untuk hidup bersih dan tertib di lingkungan sekolah. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan cara yang santai dan mudah dipahami oleh para siswa.

Selain itu, Sertu Hendra juga memberikan semangat kepada para pelajar agar rajin belajar dan memiliki cita-cita yang tinggi. Menurutnya, pendidikan merupakan kunci utama dalam meraih masa depan yang lebih baik.

Kegiatan ini membuat para siswa terlihat senang, antusias dan penuh semangat mengikuti arahan yang diberikan. Interaksi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membentuk karakter dan kedisiplinan sejak usia dini.

Melalui kegiatan seperti ini, peran Babinsa semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat, disiplin, dan berprestasi.(man)

Babinsa Aktif Data Wilayah Binaan, Perkuat Informasi Teritorial di Gampong Keuneukai

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Upaya pemantauan dan pembinaan wilayah terus dilakukan oleh jajaran TNI AD melalui peran aktif Babinsa di lapangan. Seperti yang dilakukan Babinsa 07 Gampong Keuneukai Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serma Mahsun, yang melaksanakan kegiatan pengumpulan data wilayah di Gampong Keuneukai, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang.

Kegiatan ini dilakukan bersama aparatur gampong sebagai bentuk sinergi dalam memastikan data wilayah tetap akurat dan terkini. Pendataan tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kondisi geografis, demografis, hingga perkembangan sosial dan sektor pertanian masyarakat setempat.

Menurut Serma Mahsun, pembaruan data wilayah menjadi bagian penting dalam tugas pembinaan teritorial. Dengan data yang valid dan terbarui, setiap perkembangan di wilayah binaan dapat terpantau dengan baik, sehingga memudahkan dalam pengambilan langkah dan pelaporan kepada komando atas.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Babinsa dan aparatur gampong, sekaligus meningkatkan koordinasi dalam menghadapi berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat.

Melalui langkah ini, diharapkan kondisi wilayah Gampong Keuneukai dapat terus terpantau secara optimal, sehingga setiap potensi maupun permasalahan dapat diantisipasi sejak dini.(man)

Mutiara Kasab dan Semangat Istri Prajurit Mengangkat Budaya Aceh di Persit Bisa 2026

0

MEDIANAD.COM, SABANG Menjelang pelaksanaan Event Persit Bisa 2026 yang akan diselenggarakan di Expo Balai Kartini, Jakarta pada tanggal 7–9 Mei 2026, berbagai persiapan terus dilakukan oleh UMKM Mutiara Kasab binaan Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 012 PD Iskandar Muda.

UMKM yang dirintis oleh Ny. Ema Mutiara Deka ini menjadi salah satu usaha kreatif yang membawa kekayaan budaya Aceh melalui kerajinan sulaman kasab khas Aceh Barat.

Keikutsertaannya dalam ajang Persit Bisa menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan warisan budaya daerah sekaligus menunjukkan kreativitas dan kemandirian anggota Persit dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

Ny. Ema Mutiara Deka merupakan istri dari Koptu Didik Sulistyo Budi (NRP 31050191151086), yang saat ini bertugas sebagai Ta Provost Dim 0105/Aceh Barat. Sebagai anggota Persit, ia menjalankan peran mendampingi pengabdian suami sekaligus terus berkarya melalui usaha sulaman kasab yang telah ia tekuni selama bertahun-tahun.

Dalam menghadapi ajang Persit Bisa 2026, Mutiara Kasab melakukan berbagai persiapan, mulai dari penyempurnaan desain produk, peningkatan kualitas jahitan dan sulaman, hingga penataan display pameran agar tampil lebih menarik dan modern tanpa meninggalkan nilai tradisional Aceh.

Untuk kebutuhan pameran, Mutiara Kasab menyiapkan sebanyak 212 pcs produk kerajinan kasab dari berbagai varian unggulan yang akan dibawa ke Event Persit Bisa 2026, terdiri dari tas kasab, dompet, hiasan dinding, songket, sarung kursi dan taplak meja, kotak tisu, jilbab kasab, payung kasab, vest kasab, pouch, sarung tumbler, hingga sajadah khas Aceh. Seluruh produk dibuat secara handmade dengan mempertahankan teknik sulam tradisional kasab yang menjadi ciri khas budaya Aceh.

Dalam proses produksinya, setiap motif kasab dikerjakan secara detail mulai dari menggambar pola di atas kain beludru, memasang kain pada meja kayu khusus, hingga proses penyulaman menggunakan benang emas. Untuk satu produk, waktu pengerjaan dapat mencapai satu minggu hingga satu bulan tergantung tingkat kerumitan motif.

Motif-motif khas seperti Pucok Rebung, Pinto Aceh, dan Sulubayung tetap dipertahankan

sebagai identitas budaya Aceh yang memiliki filosofi mendalam tentang harapan, keharmonisan,dan keindahan kehidupan masyarakat Aceh.

Selain mempersiapkan produk, Mutiara Kasab juga terus memperkuat promosi melalui media sosial dan jaringan komunitas Persit agar produk kasab Aceh semakin dikenal luas. Persiapan ini juga melibatkan ibu-ibu pengrajin di lingkungan sekitar yang selama ini turut membantu proses produksi.

Bagi Ny. Ema Mutiara Deka, mengikuti Persit Bisa bukan sekadar menghadiri pameran UMKM,tetapi juga menjadi bentuk pengabdian dalam melestarikan budaya daerah di tengah perkembangan zaman. Ia berharap karya kasab Aceh dapat terus diminati generasi muda dan memiliki nilai ekonomi yang mampu membantu kesejahteraan masyarakat.

Melalui Mutiara Kasab, ia membuktikan bahwa perempuan Persit mampu menjalankan banyak peran sekaligus — mendampingi suami, melestarikan budaya, memberdayakan lingkungan, dan menggerakkan ekonomi kreatif.Mutiara Kasab dan Semangat Istri Prajurit Mengangkat Budaya Aceh di Persit Bisa 20266

Dari Desa Kuala Bubon, Aceh Barat, benang-benang kasab yang disulam dengan penuh ketekunan kini siap dibawa ke panggung nasional melalui ajang Persit Bisa 2026, membawa semangat budaya Aceh yang tetap hidup, indah, dan membanggakan(man)

Popular Posts

My Favorites

Usai Laga Latih Tanding dengan Persiraja, “Tim Muda Asprov PSSI Aceh...

0
WINGER Persiraja asal Pidie, Miftahul Hamdi, berhasil mengecoh dua pemain bawah PSSI Aceh, dalam laga ujicoba di Lampineung Stadion, H Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu...