Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 43
Berita Utama

“Hijaukan Lahan, Kuatkan Pangan: Babinsa Gampong Cot Ba’U Terus Dukung Petani di Wilayah Binaan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang terus aktif melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya.

Seperti yang dilakukan oleh Babinsa 09 Gampong Cot Bau, Sertu Eka Rahmadsyah, yang turun langsung mendampingi kelompok petani tanaman buah semangka di lahan hanpangan yang berada di kawasan Bay Pass, Gampong Cot Bau, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, pada Rabu (18/03/2026).

Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk memantau secara langsung perkembangan pertumbuhan tanaman semangka sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian mereka.

Sertu Eka Rahmadsyah mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani merupakan bentuk nyata dukungan TNI dalam mensukseskan program swasembada pangan nasional.

“Kami hadir untuk memberikan semangat serta memastikan tanaman semangka yang dibudidayakan dapat tumbuh dengan baik sehingga hasil panen nantinya maksimal,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Babinsa dengan kelompok tani, sehingga tercipta sinergi dan kerja sama yang baik dalam mendukung program pemerintah di bidang pertanian.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas buah semangka yang memiliki nilai ekonomis tinggi bagi masyarakat setempat.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah binaan.(man)

Jelang Idul Fitri, Babinsa Koramil 01/Sukajaya Sukajaya Pantau Aktivitas Jual Beli dan Stabilitas Harga Pangan

0

MEDIANSD.COM, SABANG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, aktivitas masyarakat di sektor perdagangan mulai meningkat. Untuk memastikan situasi tetap kondusif, Babinsa Gampong Cot Abeuk, Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serka Muliyono, melaksanakan pemantauan langsung terhadap aktivitas jual beli warga di wilayah binaannya, Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Rabu (18/03/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa tidak hanya memantau ramainya transaksi masyarakat, tetapi juga mengecek perkembangan harga kebutuhan pokok dan bahan pangan penting lainnya di tingkat pedagang.

Serka Muliyono mengatakan bahwa pemantauan ini dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga-harga tetap stabil menjelang hari besar keagamaan.

“Dari hasil pemantauan di lapangan, aktivitas jual beli warga mulai meningkat, namun stok bahan pokok masih mencukupi dan harga relatif stabil,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mencegah adanya lonjakan harga yang tidak wajar.

Selain itu, Babinsa juga menjalin komunikasi dengan para pedagang dan warga untuk mengetahui langsung kondisi di lapangan, sehingga apabila terjadi kendala dapat segera dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat serta mendukung kelancaran kebutuhan warga menjelang Idul Fitri.

Dengan adanya pemantauan rutin ini, diharapkan situasi di wilayah Sukajaya tetap aman, harga kebutuhan pokok terkendali, dan masyarakat dapat menjalankan ibadah serta menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan tenang.(man)

Bank Aceh Memperkuat Kepedulian Sesama Dengan Menggelar Berbagai Kegiatan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

0

MEDIANAD.COM, SABANG, Kepala Bank Aceh Syariah Cabang Sabang Habibie menyerahkan Zakat kepada karyawan dan karyawati, sebagai upaya memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan selama bulan yang penuh berkah. Program tersebut diwujudkan melalui sejumlah kegiatan yang melibatkan seluruh karyawan sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat sekitar.

Kepala Bank Aceh Syariah Cabang Sabang Habibie, kepada media menerangkan, Rangkaian kegiatan sosial yang dilaksanakan meliputi program berbagi sembako, wakaf Al-Qur’an, penyaluran zakat karyawan kepada Baitul Mal, pembagian takjil berbuka puasa, hingga santunan kepada anak yatim. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bank Aceh Syariah dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat di Kota Sabang selama bulan puasa.

“Sejak awal Ramadhan, BAS Cabang Sabang telah menjalankan Program Ramadhan Berbagi dengan melibatkan seluruh karyawan. Setiap karyawan menyalurkan lima paket sembako kepada keluarga kurang mampu di lingkungan tempat tinggal masing-masing, sehingga secara keseluruhan sebanyak 215 paket sembako berhasil disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” terang Habibie, Sabtu, 14 Maret 2026. (dikutip dari media RRI. selasa,17/03.026).

Selain itu, pihaknya juga melaksanakan kegiatan wakaf Al-Qur’an yang disalurkan ke dua lokasi, yakni Masjid Ujung Kareueng dan Pondok Pesantren Tahfiz Al-Qur’an di Cot Abeuk. Program tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan ibadah dan pembelajaran Al-Qur’an bagi masyarakat dan para santri.

“Karyawan dan karyawati BAS Cabang Sabang juga turut menyalurkan zakat karyawan sebesar Rp15 juta melalui Baitul Mal Kota Sabang. Penyaluran zakat ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya membantu masyarakat yang membutuhkan.”

Dalam rangkaian kegiatan lainnya, BAS Cabang Sabang juga menggelar Program Bank Aceh Peduli dengan membagikan paket sembako serta takjil kepada para tukang parkir dan tukang becak di Kota Sabang. Pembagian takjil juga dilakukan kepada masyarakat yang melintas di sekitar kantor Bank Aceh Syariah Cabang Sabang sebagai bentuk kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

Sebagai puncak kegiatan, santunan kepada anak yatim dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026. Pimpinan Cabang Bank Aceh Syariah Sabang berharap seluruh kegiatan sosial tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Bank Aceh Syariah dan masyarakat, karena keberadaan lembaga perbankan tidak hanya diukur dari kinerja keuangan, tetapi juga dari kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.(man/*)

Polres Sabang Berbagi Takjil, Wujud Kepedulian Di Bulan Ramadhan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Menyemarakkan bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, Polres Sabang berbagi takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Mako Polres Sabang, Jln.Perdagangan Gp.Kuta Timu, Kec.Sukakarya Kota Sabang, Selasa (17/03/2026).

Hadir dalam Kegiatan tersebut yaitu, Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, M.M, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, Wakapolres Sabang KOMPOL Teuku Muhammad, SH, PS.Kabag SDM Polres Sabang AKP Hariyono, Kasat Samapta Polres Sabang AKP Sabrani, SE, PS. Kapolsek Sukakarya Polres Sabang Ipda Hairul Saleh Ritonga, SH, Kasiwas Polres Sabang IPTU T. Akrizal S, SH, personel jajaran Polres Sabang, serta pengurus Bhayangkari Cabang Sabang.

Dalam kegiatan tersebut, paket takjil dibagikan kepada pengendara dan masyarakat yang melintas sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berbagi di momen penuh berkah.

“Di bulan Ramadhan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan berbagi takjil. Ini adalah wujud kepedulian kami serta upaya mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat bagi warga yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujar Kapolres Sabang.

Polres Sabang berharap kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat, khususnya di wilayah Kota Sabang.(man)

Massage di Bulan Ramadhan: Menjaga Kebugaran Tubuh di Tengah Ibadah Puasa

0

Foto : Dr. Didi Yudha Pranata, M.Pd. Dosen Pendidikan Jasmani/Wakil Direktur I Pascasarjana Universitas Bina Bangsa Getsempena.

Bulan suci Ramadhan merupakan momentum spiritual yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Selama satu bulan penuh, umat Muslim menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus latihan pengendalian diri. Namun di balik nilai spiritual yang tinggi tersebut, perubahan pola aktivitas, pola makan, dan pola istirahat selama Ramadhan sering kali memengaruhi kondisi fisik seseorang.

Banyak orang tetap menjalankan aktivitas harian seperti bekerja, belajar, maupun berolahraga ringan selama menjalankan ibadah puasa. Kondisi ini tidak jarang menimbulkan kelelahan tubuh, ketegangan otot, bahkan penurunan energi. Oleh karena itu, diperlukan strategi pemulihan tubuh yang tepat agar kondisi fisik tetap optimal selama bulan Ramadhan. Salah satu metode yang mulai banyak diperhatikan dalam perspektif kesehatan modern adalah terapi massage atau pijat.

Dalam ilmu kesehatan dan olahraga, massage merupakan teknik manipulasi jaringan lunak tubuh seperti otot, tendon, dan ligamen yang bertujuan meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi ketegangan otot, serta memberikan efek relaksasi pada tubuh. Terapi ini telah lama digunakan sebagai bagian dari proses pemulihan fisik setelah aktivitas olahraga maupun untuk menjaga kebugaran tubuh secara umum.

Selama bulan Ramadhan, massage dapat memberikan sejumlah manfaat penting bagi tubuh. Salah satunya adalah membantu meningkatkan sirkulasi darah. Ketika seseorang menjalani puasa, tubuh mengalami perubahan metabolisme karena asupan energi hanya diperoleh pada waktu tertentu, yaitu saat sahur dan berbuka. Melalui teknik pijatan yang tepat, aliran darah dapat menjadi lebih lancar sehingga distribusi oksigen dan nutrisi ke jaringan tubuh dapat berlangsung lebih optimal. Hal ini penting untuk membantu proses regenerasi sel serta menjaga fungsi organ tubuh tetap baik.

Selain itu, massage juga efektif dalam mengurangi ketegangan otot dan kelelahan fisik. Aktivitas harian yang tetap berjalan selama Ramadhan sering membuat otot mengalami kekakuan atau kelelahan. Pijatan yang dilakukan secara benar dapat membantu mengurangi penumpukan asam laktat pada otot serta meningkatkan fleksibilitas tubuh. Dalam dunia olahraga, terapi massage bahkan menjadi bagian penting dari strategi pemulihan otot agar kondisi fisik tetap prima.

Manfaat lainnya yang tidak kalah penting adalah efek relaksasi terhadap sistem saraf dan kondisi psikologis seseorang. Puasa sering kali disertai perubahan pola tidur karena adanya aktivitas sahur dan ibadah malam seperti shalat tarawih. Perubahan ini dapat menimbulkan kelelahan mental maupun stres ringan. Massage mampu merangsang sistem saraf parasimpatik yang berperan dalam menciptakan rasa tenang, nyaman, dan rileks. Dengan kondisi psikologis yang lebih stabil, seseorang dapat menjalankan aktivitas sehari-hari serta ibadah dengan lebih fokus dan khusyuk.

Di samping itu, terapi massage juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Selama Ramadhan, pola tidur yang berubah sering membuat sebagian orang mengalami kurang istirahat. Melalui stimulasi pada sistem saraf, massage dapat membantu tubuh memproduksi hormon yang berperan dalam mengatur siklus tidur, sehingga kualitas istirahat menjadi lebih baik. Tidur yang berkualitas tentu sangat penting untuk proses pemulihan tubuh.

Dalam perspektif kebugaran jasmani, massage juga berperan dalam menjaga fleksibilitas otot dan mobilitas sendi. Selama berpuasa, sebagian orang cenderung mengurangi aktivitas fisik karena khawatir mengalami kelelahan. Akibatnya, tubuh menjadi kurang bergerak dan otot dapat menjadi kaku. Melalui teknik manipulasi jaringan lunak, massage membantu meningkatkan elastisitas otot serta memperbaiki rentang gerak sendi sehingga tubuh tetap terasa ringan dan bugar.

Tidak hanya itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa terapi massage berpotensi meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Massage dapat membantu menurunkan hormon stres seperti kortisol serta meningkatkan aktivitas sel imun dalam tubuh. Dengan sistem imun yang lebih baik, tubuh akan lebih mampu menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa.

Melihat berbagai manfaat tersebut, massage dapat dipandang sebagai salah satu pendekatan sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan tubuh selama bulan Ramadhan. Tentu saja, terapi ini perlu dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan, serta sebaiknya dilakukan pada waktu yang tepat, seperti setelah berbuka puasa atau pada malam hari ketika tubuh sudah mendapatkan asupan energi.

Pada akhirnya, menjaga kesehatan tubuh merupakan bagian penting dalam menjalankan ibadah dengan optimal. Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik, ketenangan pikiran, dan kedekatan spiritual. Dalam konteks ini, terapi massage dapat menjadi salah satu cara yang membantu tubuh tetap sehat, rileks, dan bugar selama menjalani bulan suci Ramadhan.**

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Bantu Pendataan Penerima Bantuan Anak Yatim di Gampong Iboih

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya memastikan bantuan sosial tepat sasaran, Babinsa Gampong Iboih Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serma Mawardi, membantu proses pendataan calon penerima bantuan bagi anak yatim dan warga kurang mampu di Gampong Iboih, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Selasa (17/03/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Keuchik Gampong Iboih, Jurong Lhout. Dalam kegiatan itu, Babinsa bersama staf kantor keuchik, Ibu Susi, melakukan pendataan dua orang warga yang akan diusulkan sebagai penerima bantuan sosial.

Serma Mawardi mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk membantu pemerintah gampong serta memastikan program bantuan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

Selain membantu proses pendataan, Babinsa juga memberikan imbauan kepada perangkat gampong agar penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

“Babinsa mengingatkan agar bantuan yang disalurkan nantinya benar-benar diberikan kepada masyarakat yang berhak, sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan kepada anak yatim dan warga kurang mampu sangat bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, terlebih saat ini kebutuhan masyarakat semakin meningkat.

Dengan adanya pendataan yang akurat dan transparan, diharapkan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima serta mampu meringankan beban ekonomi warga yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara Babinsa dan aparatur gampong dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan Gampong Iboih.(man)

Babinsa Cot Abeuk Dampingi Petugas PLN Lakukan Perawatan Gardu Kelistrikan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serka Muliyono, membantu petugas PLN dalam melaksanakan perawatan rutin gardu kelistrikan di wilayah binaannya, Selasa (17/03/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jurong Lhok Batee, Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian serta dukungan terhadap kelancaran pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.

Serka Muliyono mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukannya merupakan bagian dari tugas Babinsa untuk selalu hadir di tengah masyarakat serta membantu berbagai kegiatan di wilayah binaan, termasuk mendukung petugas PLN dalam menjaga stabilitas pasokan listrik.

“Dengan adanya perawatan rutin gardu listrik ini diharapkan pasokan listrik kepada masyarakat tetap aman dan stabil, sehingga aktivitas warga dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Selain membantu petugas di lapangan, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial Babinsa dengan berbagai pihak guna mempererat kerja sama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.

Warga setempat menyambut baik kehadiran Babinsa yang turut membantu kegiatan tersebut. Mereka berharap sinergi antara TNI dan berbagai instansi terus terjalin demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(man)

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Dampingi Petani Jagung Paya Seunara, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang terus aktif melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya.

Pada Selasa (17/03/2026), Babinsa 03 Gampong Paya Seunara Koramil 02/Sukakarya, Serka Basuki, melaksanakan pendampingan kepada kelompok petani dalam kegiatan pengelolaan lahan hanpangan jagung pipil yang berada di Jurong Kampong Dalam, Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Basuki turun langsung ke lahan pertanian untuk melihat dan memastikan perkembangan pertumbuhan tanaman jagung yang sedang dibudidayakan oleh kelompok petani setempat.

Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan motivasi sekaligus memastikan program ketahanan pangan di wilayah binaan berjalan dengan baik.
Serka Basuki mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat.

“Melalui pendampingan ini, kita dapat mengetahui secara langsung kondisi tanaman serta kendala yang dihadapi para petani. Selain itu juga untuk mempererat kebersamaan dan kerja sama antara Babinsa dengan kelompok petani,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat, khususnya para petani, sangat diperlukan guna mendukung keberhasilan program swasembada pangan nasional.
Sementara itu, para petani mengaku senang dengan kehadiran Babinsa yang selalu memberikan semangat dan pendampingan di lapangan.

Menurut mereka, perhatian tersebut menjadi motivasi tambahan dalam mengelola lahan pertanian agar hasil panen dapat lebih maksimal.

Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, diharapkan sektor pertanian di wilayah Gampong Paya Seunara terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah maupun secara nasional.(man)

Masjid Al-Falah Gampon Ujong Kareung Laksanakan Khatam Quran

0

Malam Khatam Quran di Masjid Al-Falah, Gampong Ujong Kareung, Kota Sabang, Sabtu (14/03/2026) Ba’da Shalat Tarawin. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, SABANG: Bulan suci Ramadan merupakan waktu yang tepat, melaksanakan kegiatan positif juga kesempatan mendulang berbagai pahala, momentum bulan puasa juga dimanfaatkan Remaja dan pengurus Masjid Al-Falah Gampong Ujong Kareung, Kota Sabang menggelar berbagai kegiatan keagamaan, diantaranya kegiatan keagamaan Khatam Al-Quran yang diselenggarakan, Sabtu (14/03/2026) atau bertepatan dengan malam ke-25 Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Gampong setempat.

Menurut Imam Masjid Al-Falah, Tgk. Muchtar Andhika, kegiatan khatam Al-Quran merupakan bagian dari rangkaian tadarus Al-Quran di bulan yang mulia ini.

Tukas Tgk. Muchtar Andhika, sekaligus memimpin doa pada acara tersebut, bersama para pemuda dan remaja serta anak-anak Gampong Ujong Kareung.

Sembari menuturkan bahwa, “kita perlu membiasakan diri untuk membaca Al-Qur’an, tidak hanya untuk mendapatkan pahala, namun tak kalah penting tentang memahami kandungan isi Al Quran, hal ini penting untuk dimaknai oleh kita semua’.

Diakhir perkataannya, Tgk Muchtar mengharapkan, budaya dan mencintai Al-Qur’an, serta lewat pelaksanaan Khatam Quran, intinya dan didambakan tiap orang Muslim di bulan mulia ini, salah satunya adalah bisa meraih Ramadhan Mubarak. (**)

10 Hari Terakhir Ramadhan: Momentum Menyatukan Ibadah dan Kesehatan

0

Foto : Dr. Zikrur Rahmat, M.Pd Dosen Pendidika Jasmani/Wakil Direktur II Pascasarjana Universitas Bina Bangsa Getsempena

Sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan selalu menjadi periode yang paling dinantikan oleh umat Islam. Pada fase ini, umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah melalui berbagai amalan seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, memperbanyak doa dan dzikir, hingga melakukan i’tikaf di masjid. Selain diyakini sebagai waktu turunnya malam Lailatul Qadar yang penuh keberkahan, sepuluh hari terakhir Ramadhan juga menyimpan hikmah besar bagi kesehatan manusia, baik secara fisik maupun mental.

Dalam perspektif ilmu kesehatan modern, praktik ibadah yang dilakukan secara konsisten tidak hanya berdampak pada aspek spiritual, tetapi juga memberikan pengaruh positif terhadap kesejahteraan hidup seseorang. Aktivitas religius yang dilakukan dengan penuh kesadaran mampu memberikan efek ketenangan psikologis, mengurangi stres, serta meningkatkan kebahagiaan individu.

Puasa Ramadhan sendiri telah menjadi objek penelitian ilmiah di berbagai bidang kesehatan. Selama kurang lebih 12 hingga 14 jam tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman. Kondisi ini mendorong tubuh untuk melakukan penyesuaian metabolisme dengan memanfaatkan cadangan energi yang tersimpan dalam bentuk glikogen dan lemak. Proses tersebut membantu tubuh menggunakan energi secara lebih efisien serta berkontribusi pada perbaikan metabolisme.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa puasa Ramadhan dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan, seperti membantu menurunkan kadar kolesterol, memperbaiki profil lemak dalam darah, serta meningkatkan sensitivitas insulin. Dengan kata lain, puasa tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kesehatan tubuh.

Salah satu proses biologis penting yang terjadi selama puasa adalah autophagy, yaitu mekanisme alami tubuh untuk membersihkan sel-sel yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik. Dalam proses ini, tubuh menghancurkan komponen sel yang sudah tidak optimal dan menggantinya dengan sel yang lebih sehat. Mekanisme tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan sel serta membantu mencegah berbagai penyakit degeneratif seperti diabetes, kanker, maupun gangguan saraf.

Selain puasa, aktivitas ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadhan juga melibatkan berbagai gerakan tubuh yang sebenarnya memiliki manfaat bagi kebugaran fisik. Gerakan dalam shalat seperti berdiri, rukuk, sujud, dan duduk melibatkan banyak kelompok otot dan sendi dalam tubuh. Rangkaian gerakan tersebut secara tidak langsung berfungsi sebagai aktivitas fisik ringan yang membantu menjaga fleksibilitas otot dan memperlancar peredaran darah.

Gerakan sujud, misalnya, memungkinkan aliran darah menuju otak meningkat sehingga dapat memberikan efek relaksasi pada sistem saraf. Sementara itu, gerakan rukuk membantu meregangkan otot punggung dan menjaga keseimbangan struktur tulang belakang. Jika dilakukan secara rutin, rangkaian gerakan shalat dapat memberikan manfaat yang hampir serupa dengan latihan peregangan ringan atau stretching.

Di samping aktivitas ibadah, sepuluh hari terakhir Ramadhan juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan olahraga ringan secara terencana. Banyak orang beranggapan bahwa olahraga saat berpuasa dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang tetap aman dilakukan selama bulan Ramadhan apabila dilakukan pada waktu yang tepat.

Beberapa jenis olahraga yang dianjurkan antara lain jalan santai, jogging ringan, bersepeda, maupun latihan peregangan. Waktu yang paling ideal untuk berolahraga adalah menjelang waktu berbuka puasa atau setelah melaksanakan shalat tarawih. Pada waktu tersebut tubuh memiliki kesempatan untuk segera menggantikan cairan dan energi yang hilang setelah melakukan aktivitas fisik.

Olahraga ringan selama Ramadhan juga membantu menjaga kebugaran kardiorespirasi, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mempertahankan massa otot. Dengan demikian, puasa tidak menjadi penghalang untuk tetap menjalankan gaya hidup aktif dan sehat.

Selain itu, Ramadhan juga melatih seseorang untuk menjalani pola hidup yang lebih disiplin. Perubahan pola makan yang hanya dilakukan pada waktu sahur dan berbuka puasa membuat seseorang lebih sadar dalam memilih jenis makanan yang dikonsumsi. Jika diimbangi dengan pola makan yang sehat dan bergizi seimbang, kondisi ini dapat membantu menjaga berat badan serta meningkatkan kesehatan metabolik.

Kebiasaan bangun pada malam hari untuk melaksanakan ibadah juga dapat membantu tubuh menyesuaikan ritme biologisnya. Dengan pengaturan waktu yang baik antara ibadah, istirahat, dan aktivitas fisik, tubuh dapat beradaptasi secara optimal terhadap perubahan pola aktivitas selama bulan Ramadhan.

Pada akhirnya, sepuluh hari terakhir Ramadhan bukan hanya momentum untuk meningkatkan kedekatan spiritual kepada Allah SWT, tetapi juga kesempatan untuk memperbaiki kualitas kesehatan secara menyeluruh. Puasa membantu tubuh melakukan proses regenerasi sel dan penyeimbangan metabolisme, sementara ibadah dan aktivitas fisik ringan membantu menjaga kebugaran tubuh.

Karena itu, sepuluh hari terakhir Ramadhan seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai periode peningkatan ibadah semata, tetapi juga sebagai momentum membangun gaya hidup sehat yang seimbang antara aspek spiritual, fisik, dan mental. Jika dikelola dengan baik, Ramadhan dapat menjadi sekolah kehidupan yang mengajarkan manusia untuk hidup lebih sehat, disiplin, dan penuh makna.**

Popular Posts

My Favorites

Ditengah Lilitan Utang, Pemko Banda Aceh Lakukan Pengadaan Empat Mobil Dinas

0
MEDIANAD.COM, BANDA ACEH - Keuangan Pemerintah Kota Banda Aceh mengalami defisit keuangan hingga Rp 39,8 miliar menutup tahun anggaran 2024. Namun, di tengah kondisi keuangan...