Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 9
Berita Utama

Babinsa Jaboi Pantau Pembangunan Kampung Nelayan, Dukung Kelancaran Program Strategis Nasional

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Pembangunan kawasan kampung nelayan di Gampong Jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, terus mendapat perhatian Babinsa setempat. Kehadiran TNI di lapangan menjadi bagian dari upaya mendukung kelancaran pembangunan agar berjalan tertib dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Babinsa Gampong Jaboi Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serda M. Imron, melaksanakan pemantauan kegiatan pembangunan kampung nelayan yang berlangsung di wilayah Gampong Jaboi, Selasa (27/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serda M. Imron memantau perkembangan pekerjaan sekaligus turut membantu proses pembangunan sesuai kebutuhan di lapangan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program strategis nasional agar berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pembangunan kampung nelayan diharapkan menjadi salah satu upaya untuk mendukung aktivitas masyarakat pesisir, khususnya warga yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor perikanan. Kehadiran fasilitas yang memadai diharapkan dapat menunjang kegiatan masyarakat serta mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan.

Bagi Babinsa, pemantauan pembangunan tidak hanya berkaitan dengan perkembangan fisik pekerjaan, tetapi juga menjadi sarana untuk menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait di wilayah binaan. Dengan demikian, berbagai perkembangan di lapangan dapat diketahui dan dikomunikasikan secara baik.

Melalui keterlibatan tersebut, Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang terus berupaya mendukung pembangunan wilayah serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Diharapkan pembangunan kampung nelayan di Gampong Jaboi dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.(man)

Tawa dan Cerita di Bawah Pohon, Babinsa Balohan Jalin Kedekatan Hangat bersama Siswi SDN 22

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Tawa ceria terdengar di halaman SDN 22 Jurong  Lamkuta,  Gampong  Balohan,  pada  27  Oktober  2026. Sertu Taufiq, Babinsa 04 Gampong Balohan, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, duduk santai di bangku kayu dan berbagi cerita bersama para siswi di bawah rindangnya pohon.

Tidak ada suasana kaku layaknya pemberian materi di kelas. Kegiatan komunikasi sosial ini justru menjadi ajang bertukar tawa, di mana anak‑anak bebas berekspresi di samping Babinsa yang mereka kenal di lingkungan gampong.

Sambil berbincang, Sertu Taufiq menyemangati mereka untuk rajin belajar. Dengan bahasa yang sederhana, ia mengajak para siswi berani bermimpi dan berusaha mewujudkan cita‑cita yang mereka inginkan.

“Jangan malas belajar. Ilmu yang kalian dapatkan sekarang akan menjadi bekal berharga untuk masa depan,” ujarnya sambil tersenyum. Ia juga mengingatkan agar membiasakan disiplin dan patuh pada aturan sekolah sejak dini.

Para siswi tampak senang dan tidak canggung; ada yang melambaikan tangan dan bergerak riang saat berdekatan dengannya. Mereka tampak nyaman untuk berbicara dan menunjukkan kegembiraan mereka.

Momen sederhana ini membuktikan bahwa kedekatan TNI‑rakyat bisa tumbuh sejak usia muda. Kehadiran Babinsa tidak lagi terasa jauh, melainkan seperti sosok yang akrab di lingkungan mereka.

Diharapkan pertemuan seperti ini terus berlanjut, menanamkan rasa percaya dan membangun fondasi kemanunggalan TNI‑rakyat yang kuat di Gampong Balohan.(man)

Babinsa Ujong Kareung Bantu Warga Daftar Aplikasi Perlinsos, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

0

MEDIANAD.COM, SABANG —  Pelda  Angga  Riyadi,  Babinsa  02  Gampong Ujong Kareung, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, membantu proses pendaftaran warga ke Aplikasi Perlinsos di Kantor Keuchik Gampong Ujong Kareung, pada 27 Oktober 2026.

Sebagai agen Perlinsos yang telah ditunjuk, Babinsa turun langsung mendampingi warga dalam pendataan dari Kementerian Sosial RI. Aplikasi ini menjadi wadah untuk mencatat warga calon penerima bantuan PKH dan BPNT tahun 2027.

Pendataan melalui Perlinsos berfungsi menyaring siapa saja yang benar‑benar berhak dan yang belum memenuhi syarat menerima bantuan. Dengan begitu, program pemerintah tidak salah sasaran.

“Kami ingin warga yang benar‑benar membutuhkan bisa terdaftar dengan baik. Semoga nantinya bantuan yang diberikan dapat dirasakan oleh mereka yang berhak,” ujar Pelda Angga Riyadi.

Warga tampak terbantu karena ada bimbingan langsung dari Babinsa. Banyak dari mereka yang kurang paham cara pengisian data di aplikasi digital.

Kegiatan ini juga mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat. Kehadiran aparat teritorial tidak hanya untuk keamanan, tapi juga membantu urusan kesejahteraan warga.

Diharapkan pendataan ini selesai dengan baik, sehingga bantuan sosial pemerintah tahun depan dapat disalurkan secara adil dan tepat sasaran bagi warga Gampong Ujong Kareung.(man)

Babinsa Ie Meulee Dampingi Petani Cabai, Optimalkan Lahan Kosong untuk Perkuat Ketahanan Pangan

0

MEDIANAD.COM, SABANG– Upaya memperkuat ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan sekitar dengan memanfaatkan lahan kosong menjadi area produktif. Hal inilah yang terus didorong Babinsa Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang melalui pendampingan kepada petani di wilayah binaan.

Babinsa Gampong Ie Meulee, Peltu Donny Saputra, melaksanakan pendampingan terhadap petani cabai, Wahyudi, di Jurong Taqwa, Gampong Ie Meulee, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Selasa (27/10/2026).

Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial Babinsa untuk mendorong masyarakat agar lebih produktif dalam mengelola potensi yang ada di lingkungan masing-masing, khususnya di sektor pertanian.

Dengan memanfaatkan lahan kosong untuk menanam cabai, masyarakat diharapkan dapat mengembangkan usaha pertanian yang bernilai ekonomis. Selain membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, hasil pertanian tersebut juga berpotensi menambah pendapatan keluarga.

Kehadiran Babinsa di tengah petani sekaligus menjadi bentuk dukungan TNI AD dalam mendorong kemandirian masyarakat melalui sektor pertanian. Pemanfaatan lahan secara optimal diharapkan mampu menumbuhkan semangat masyarakat untuk terus mengembangkan usaha produktif sesuai potensi wilayah.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Babinsa Koramil 01/Sukajaya berharap kegiatan pertanian seperti budidaya cabai dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan warga Gampong Ie Meulee.(man)

Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA

0

MEDIANAD.COM, .BANDA ACEH — Penjabat Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Qanun Aceh tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Senin (26/10/2026).

Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRA Ali Basrah dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRA, serta kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) di lingkungan Pemerintah Aceh.

Dalam rapat paripurna tersebut, Taufik membacakan laporan tertulis Gubernur Aceh yang memuat arah kebijakan pembangunan serta struktur anggaran Pemerintah Aceh untuk tahun 2027.

Penyampaian nota keuangan dan rancangan qanun tersebut merupakan bagian dari tahapan pembahasan anggaran antara pihak eksekutif dan legislatif sebelum ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam dokumen tersebut disampaikan bahwa penyusunan Rancangan APBA 2027 berpedoman pada kesepakatan Kebijakan Umum APBA (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS), serta Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) Tahun 2027 sebagaimana ditetapkan melalui Peraturan Gubernur Aceh Nomor 16 Tahun 2026.

Kebijakan belanja Aceh pada 2027 diarahkan untuk meningkatkan kualitas belanja agar lebih terarah, efektif, dan efisien dalam mendukung visi, misi, serta program prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) Tahun 2025–2029.

Adapun tema pembangunan Aceh tahun 2027 adalah “Percepatan Pemulihan Pascabencana Melalui Pembangunan yang Tangguh dan Berkelanjutan.”

Tema tersebut menjadi arah pembangunan Aceh yang mencakup penguatan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola birokrasi dan kemandirian fiskal daerah.

Pemerintah Aceh juga menetapkan sepuluh prioritas pembangunan pada 2027. Prioritas tersebut meliputi penguatan pelaksanaan syariat Islam, penguatan implementasi kekhususan dan keistimewaan Aceh, penurunan angka kemiskinan, hilirisasi dan industrialisasi berbasis sumber daya alam dan maritim, penciptaan lapangan kerja, serta transformasi digital yang terintegrasi.

Prioritas lainnya mencakup peningkatan kualitas infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, sains dan teknologi, penguatan tata kelola birokrasi dan kemandirian fiskal daerah, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Pendapatan Aceh Direncanakan Rp10,01 Triliun

Dalam nota keuangan yang disampaikan, pendapatan Aceh Tahun Anggaran 2027 direncanakan sebesar Rp10.013.916.686.521 atau sekitar Rp10,01 triliun.

Pendapatan tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Aceh (PAA) sebesar Rp2,98 triliun, pendapatan transfer sebesar Rp7,03 triliun, serta lain-lain pendapatan Aceh yang sah sebesar Rp2,09 miliar.

Sementara itu, belanja Aceh direncanakan sebesar Rp10.374.275.027.386 atau sekitar Rp10,37 triliun. Anggaran belanja tersebut terdiri atas belanja operasi sebesar Rp8,14 triliun, belanja modal sebesar Rp570,79 miliar, belanja tidak terduga sebesar Rp41,31 miliar, serta belanja transfer sebesar Rp1,62 triliun.

Untuk pembiayaan, Pemerintah Aceh merencanakan penerimaan sebesar Rp360,35 miliar yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya (SiLPA). Sementara itu, pengeluaran pembiayaan direncanakan nihil.

Dengan struktur tersebut, total APBA Tahun Anggaran 2027 direncanakan sebesar Rp10,37 triliun.

Usai penyampaian nota keuangan dan rancangan qanun, dilakukan penyerahan dokumen Rancangan Qanun Aceh tentang APBA Tahun Anggaran 2027 sebagai bagian dari tahapan pembahasan antara Pemerintah Aceh dan DPRA.

Pembahasan selanjutnya diharapkan berjalan lancar sehingga rancangan qanun tersebut dapat disepakati bersama.(*)

DPRA Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Qanun APBA 2027

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) – Menggelar Rapat Paripurna Tahun 2026 dengan agenda penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Qanun Aceh tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2027, Senin (26/10).

Rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRA tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRA, H. Ali Basrah, S.Pd., M.M., didampingi para Pimpinan DPRA dan dihadiri Gubernur Aceh yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRA, kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRA Ali Basrah menyampaikan bahwa rapat paripurna tersebut merupakan bagian penting dari tahapan penganggaran daerah, khususnya dalam rangka pembahasan Rancangan Qanun Aceh tentang APBA Tahun Anggaran 2027 antara pihak legislatif dan eksekutif.

Ia menjelaskan, DPRA bersama Pemerintah Aceh sebelumnya telah menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBA (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna pada 8 Oktober 2026.

Menindaklanjuti kesepakatan tersebut, Pemerintah Aceh telah menyusun Rancangan Qanun Aceh tentang APBA Tahun Anggaran 2027. Dokumen Nota Keuangan dan Rancangan Qanun tersebut juga telah disampaikan secara administratif oleh Gubernur Aceh melalui surat Nomor 900.1.1/12878 tanggal 20 Oktober 2026.

Ali Basrah menegaskan bahwa penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Qanun APBA 2027 dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk Pasal 105 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah serta Pasal 145 ayat (1) Peraturan DPRA Nomor 1 Tahun 2025 tentang Tata Tertib DPRA.

“Selanjutnya, Badan Anggaran DPRA bersama Tim Anggaran Pemerintah Aceh akan melakukan pembahasan terhadap dokumen tersebut sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” demikian inti sambutan pimpinan DPRA dalam rapat paripurna tersebut.

Pemerintah Aceh Sampaikan Arah Kebijakan APBA 2027

Dalam rapat paripurna tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf, menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Qanun Aceh tentang APBA Tahun Anggaran 2027 dengan membacakan laporan tertulis Gubernur Aceh yang memuat arah kebijakan pembangunan serta struktur anggaran Pemerintah Aceh untuk tahun 2027.

Penyusunan Rancangan APBA 2027 berpedoman pada kesepakatan KUA dan PPAS serta Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) Tahun 2027 sebagaimana ditetapkan melalui Peraturan Gubernur Aceh Nomor 16 Tahun 2026.

Kebijakan belanja Aceh pada 2027 diarahkan untuk meningkatkan kualitas belanja agar lebih terarah, efektif, dan efisien dalam mendukung visi, misi, serta program prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) Tahun 2025–2029.

Adapun tema pembangunan Aceh tahun 2027 adalah “Percepatan Pemulihan Pascabencana Melalui Pembangunan yang Tangguh dan Berkelanjutan.”

Tema tersebut menjadi landasan dalam mendorong penguatan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola birokrasi dan kemandirian fiskal daerah.

Pemerintah Aceh juga menetapkan sepuluh prioritas pembangunan pada 2027, meliputi penguatan pelaksanaan syariat Islam, penguatan implementasi kekhususan dan keistimewaan Aceh, penurunan angka kemiskinan, hilirisasi dan industrialisasi berbasis sumber daya alam dan maritim, penciptaan lapangan kerja, serta transformasi digital yang terintegrasi.

Prioritas lainnya mencakup peningkatan kualitas infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, sains dan teknologi, penguatan tata kelola birokrasi dan kemandirian fiskal daerah, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Pendapatan Aceh 2027 Direncanakan Rp10,01 Triliun

Dalam Nota Keuangan yang disampaikan, pendapatan Aceh Tahun Anggaran 2027 direncanakan sebesar Rp10.013.916.686.521 atau sekitar Rp10,01 triliun.

Pendapatan tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Aceh (PAA) sebesar Rp2,98 triliun, pendapatan transfer sebesar Rp7,03 triliun, serta lain-lain pendapatan Aceh yang sah sebesar Rp2,09 miliar.

Sementara itu, belanja Aceh direncanakan sebesar Rp10.374.275.027.386 atau sekitar Rp10,37 triliun. Anggaran tersebut terdiri atas belanja operasi sebesar Rp8,14 triliun, belanja modal sebesar Rp570,79 miliar, belanja tidak terduga sebesar Rp41,31 miliar, serta belanja transfer sebesar Rp1,62 triliun.

Pada sisi pembiayaan, Pemerintah Aceh merencanakan penerimaan pembiayaan sebesar Rp360,35 miliar yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya (SiLPA). Adapun pengeluaran pembiayaan direncanakan nihil.

Dengan struktur tersebut, total APBA Tahun Anggaran 2027 direncanakan sebesar Rp10,37 triliun.(sumber: Humas Pemerintah Aceh)

Pembahasan Dilanjutkan oleh Badan Anggaran DPRA

Setelah penyampaian Nota Keuangan dan penjelasan Gubernur Aceh, rapat paripurna dilanjutkan dengan prosesi penyerahan dokumen Rancangan Qanun Aceh tentang APBA Tahun Anggaran 2027 sebagai bagian dari tahapan pembahasan antara Pemerintah Aceh dan DPRA.

Pimpinan DPRA menyampaikan bahwa dokumen tersebut selanjutnya akan dibahas oleh Badan Anggaran DPRA bersama Tim Anggaran Pemerintah Aceh untuk memperoleh persetujuan bersama sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

DPRA berharap seluruh tahapan pembahasan Rancangan Qanun APBA Tahun Anggaran 2027 dapat berjalan lancar, konstruktif, dan sesuai jadwal, sehingga anggaran yang ditetapkan nantinya mampu menjawab kebutuhan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Rapat paripurna ditutup setelah seluruh rangkaian agenda selesai dilaksanakan.(*)

Setiap Hari Ada Kemajuan, Babinsa Dampingi Pembangunan Jembatan di Jurong Lamkuta

0

MEDIANAD.COM, SABANG —  Serda  M  Imron,  Babinsa  05  Gampong  Jaboi, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, kembali turun ke lokasi Jurong Lamkuta untuk melanjutkan pembangunan jembatan beton bersama warga, pada 26 Oktober 2026. Sejak beberapa hari lalu, proyek ini terus berjalan secara berkesinambungan demi akses pertanian warga.

Setiap hari selalu ada kemajuan baru di lokasi pekerjaan. Kali ini Babinsa dan warga kembali bekerja bahu‑membahu untuk mengebut tahapan konstruksi yang masih harus diselesaikan. Tidak ada rasa lelah yang tampak, karena mereka tahu betapa pentingnya manfaat jembatan ini nanti.

Pembangunan jembatan beton ini merupakan program unggulan Angkatan Darat yang dinantikan para petani. Selama ini akses menuju lahan pertanian masih sulit, sehingga keberadaan jembatan akan sangat membantu pengangkutan alat kerja dan hasil panen.

Serda M Imron menyampaikan bahwa kehadirannya di lapangan bertujuan memastikan setiap tahapan berjalan lancar dan sesuai rencana. “Kita terus bergerak bersama, agar program ini benar‑benar selesai tepat waktu dan segera dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Jaboi,” ujarnya.

Warga pun terus menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka saling bergantian mengerjakan bagian‑bagian konstruksi, menjaga semangat gotong‑royong yang sudah terjalin sejak awal dimulainya proyek. Kerja sama ini membuat beban pekerjaan terasa lebih ringan.

Keterlibatan Babinsa yang konsisten dari tahap awal hingga sekarang semakin memperkokoh kemanunggalan TNI‑rakyat. Ia tidak hanya membantu tenaga, tapi juga terus memantau agar kualitas pekerjaan tetap terjaga dengan baik.

Dengan semangat kebersamaan yang tak surut, semua pihak berharap pembangunan jembatan ini segera rampung. Nantinya, jembatan ini akan menjadi penghubung penting yang mendukung perekonomian dan kehidupan sehari‑hari masyarakat Gampong Jaboi.(man)

Sosialisasi Rekrutmen TNI AD di Meunasah Ar‑raniry, Babinsa Aneuk Laot Berikan Informasi kepada Warga

0

MEDIANAD.COM, SABANG —  Serka  Insarlin,  Babinsa  05  Gampong  Aneuk Laot, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, melaksanakan sosialisasi rekrutmen penerimaan calon TNI AD di Meunasah  Ar‑raniry, Jurong Putro Bungsu, Gampong Aneuk Laot, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, pada 26 Oktober 2026.

Kegiatan ini memanfaatkan momen saat warga sedang berkumpul di meunasah. Babinsa tidak perlu mengadakan acara khusus, sehingga informasi bisa disampaikan secara santai namun jelas kepada para peserta.

Dalam penyampaiannya, Serka Insarlin menjelaskan syarat‑syarat pendaftaran, alur seleksi, dan hal‑hal penting yang perlu diperhatikan bagi pemuda yang berminat bergabung dengan Angkatan Darat. Ia juga membuka kesempatan bagi warga untuk bertanya langsung.

“Kami ingin informasi rekrutmen ini sampai ke seluruh lapisan masyarakat. Bagi pemuda yang memiliki tekad dan kualifikasi yang sesuai, ini adalah kesempatan untuk mengabdi kepada negara,” ujarnya.

Warga tampak antusias mendengarkan penjelasan. Beberapa orang menyampaikan pertanyaan terkait persyaratan usia, kesehatan, dan berkas yang harus disiapkan saat mendaftar.

Selain berbagi informasi, momen ini juga menjadi ajang silaturahmi. Babinsa bisa lebih mengenal aspirasi warga, sementara masyarakat merasakan perhatian langsung dari aparat teritorial.

Diharapkan sosialisasi ini dapat meningkatkan minat pemuda setempat, sehingga lebih banyak calon yang berkualitas dari Gampong Aneuk Laot dapat mendaftar dan mengikuti proses rekrutmen TNI AD.,(man)

Babinsa Kuta Ateuh Berikan Pengingat Kewaspadaan kepada Petugas Rutan Kelas IIB Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Pelda  Syafrial,  Babinsa  08  Gampong  Kuta Ateuh, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, berkunjung ke Rutan Kelas IIB Sabang di Jurong  Habib  Hasan,  Gampong  Kuta  Ateuh,  Kecamatan Sukakarya, pada 26 Oktober 2026. Ia memberikan arahan dan pengingat kepada para petugas yang bertugas di sana.

Dalam pertemuan tersebut, Pelda Syafrial menekankan pentingnya kewaspadaan dan kedisiplinan saat menjalankan tugas. Menurutnya, pengawasan yang konsisten sangat dibutuhkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Ia menyampaikan bahwa lingkungan rutan membutuhkan kesiapan setiap saat. Petugas diharapkan selalu teliti dalam memantau setiap aktivitas dan tidak melonggarkan sikap waspada meskipun situasi tampak tenang.

“Disiplin dan kewaspadaan adalah kunci utama. Semua yang kita lakukan bertujuan agar keamanan di dalam maupun di sekitar rutan tetap terjaga dengan baik,” ujar Pelda Syafrial.

Para petugas menyimak dengan saksama dan menyatakan siap menerapkan pengingat tersebut dalam tugas sehari‑hari. Mereka juga terbuka untuk berkoordinasi dengan Babinsa jika ada hal yang perlu disikapi bersama.

Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kerja antara Babinsa dengan jajaran petugas rutan. Koordinasi yang baik akan memudahkan penanganan apabila ada situasi yang muncul di kemudian hari.

Diharapkan pengingat ini dapat meningkatkan kesadaran semua pihak, sehingga keamanan dan ketertiban di Rutan Kelas IIB Sabang senantiasa terjaga dengan stabil.(mwn)

Duduk Bersama Warga, Babinsa Sampaikan Pesan Penting Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

0

MEDIANAD.COM, SABANG —  Pelda  Angga  Riyadi,  Babinsa  02  Gampong Ujong Kareung, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, melaksanakan komunikasi sosial bersama warga di Jurong  Damai,  Gampong Ujong Kareung, pada 26 Oktober 2026. Pertemuan berlangsung secara santai tanpa kesan formal yang kaku.

Dalam percakapan, Babinsa memberikan kesempatan seluas‑luasnya bagi warga untuk menyampaikan masukan maupun kendala yang mereka hadapi sehari‑hari. Semua saran dicatat agar dapat dicarikan solusi bersama apabila dibutuhkan.

Pelda Angga Riyadi juga menyampaikan pengingat penting tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Ia mengingatkan agar warga tidak lagi membakar rumput atau sampah saat membuka lahan dan membersihkan kebun.

“Kondisi cuaca sekarang sedang panas dengan angin yang cukup kencang. Api dari pembakaran sisa kebun bisa menyebar dengan cepat dan membahayakan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia berharap warga tidak hanya menjaga diri sendiri, tapi juga saling mengingatkan satu sama lain. Pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan sendirian, melainkan butuh kerja sama seluruh warga gampong.

Warga tampak menyimak dengan saksama dan berjanji akan saling mengingatkan. Mereka juga berterima kasih karena Babinsa selalu hadir mendengarkan keluhan dan memberikan informasi yang bermanfaat.

Kegiatan sederhana ini semakin mempererat kemanunggalan TNI‑rakyat, sekaligus memperkuat kesadaran bersama untuk menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di Gampong Ujong Kareung.(man)

Popular Posts

My Favorites

Prabowo: Pemerintahan Efektif dan Andal, Capai Prestasi Nyata dalam 1,5 Tahun

0
Jakarta - Presiden Prabowo menegaskan pemerintahannya telah menunjukkan kinerja efektif dan andal dengan berbagai capaian nyata dalam waktu relatif singkat. Hal tersebut disampaikan dalam arahan...