Daerah

Beranda Daerah Halaman 7
Berita Daerah

Nuri Farisal Ikuti Lomba Masak Serba Ikan, Dorong Peningkatan Konsumsi Ikan Masyarakat.

0

MEDIANAD.CSM, SABANG,- Ikan leubim atau ikan kambing-kambing disulap menjadi sajian lasagna dalam kreasi Kota Sabang pada Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Aceh TMEDIANAD.COSabangui menu “Acehnese Potato Fish Lasagna”, Ketua Forikan Kota Sabang, Nuri Farisal, bersama tim menghadirkan olahan ikan lokal dengan sentuhan kreatif yang tetap membawa identitas masyarakat pesisir Sabang.

Lomba yang berlangsung di Aula Anjong Monmata, Banda Aceh tersebut turut dihadiri Ibu Wakil Wali Kota Sabang, Erwani Meutia Suradji, sebagai bentuk dukungan terhadap keikutsertaan Kota Sabang dalam ajang yang mengangkat kreativitas pengolahan ikan dan semangat Gemarikan.

Kegiatan ini mengusung tema “Kreasi Masakan Serba Ikan, Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas Menuju Aceh Carong”. Ajang ini menjadi ruang bagi perwakilan kabupaten/kota se-Aceh untuk berkreasi mengolah ikan menjadi sajian yang menarik, bergizi dan mudah diterapkan dalam menu keluarga.

Dalam kompetisi tersebut, Kota Sabang mengusung “Acehnese Potato Fish Lasagna” sebagai menu utama berbahan ikan leubim. Sajian ini dilengkapi kentang yang dibentuk menyerupai perahu sebagai simbol kehidupan masyarakat pesisir Sabang, sementara ikan melambangkan hasil laut yang menjadi sumber penghidupan nelayan. Selain menu utama, Sabang juga menyuguhkan sejumlah menu olahan ikan lainnya dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.

“Lomba ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga bagaimana kita menunjukkan bahwa ikan lokal bisa diolah menjadi menu yang kreatif, lezat dan bergizi. Kita ingin memperkenalkan lebih banyak cara mengolah ikan, sehingga masyarakat punya pilihan menu yang beragam sekaligus mendorong semangat Gemarikan di keluarga,” kata Nuri, Kamis (10/9).

Menurut Nuri, keberagaman olahan ikan diharapkan dapat membuat konsumsi ikan semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan keluarga. Selain mendukung pemenuhan gizi, kreativitas mengolah hasil perikanan juga dapat membuka ruang bagi pengembangan kuliner berbasis bahan pangan lokal.

“Harapannya, kreasi seperti ini tidak berhenti di perlombaan. Bisa diterapkan di rumah, membuat keluarga semakin gemar makan ikan, sekaligus menjadi inspirasi untuk mengembangkan usaha kuliner berbahan hasil perikanan lokal,” lanjutnya.

Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026 mempertandingkan tiga kategori, yakni menu keluarga, menu balita usia 3-5 tahun, serta menu kudapan. Penggunaan ikan lokal dan bahan pangan daerah menjadi bagian penting dalam perlombaan, sekaligus mendorong inovasi kuliner dan pengenalan beragam cara mengolah ikan kepada masyarakat.

Melalui keikutsertaan ini, Kota Sabang tidak hanya membawa kreasi kuliner, tetapi juga memperkenalkan potensi hasil laut dan pangan lokal melalui sajian yang kreatif. Semangat tersebut diharapkan turut memperkuat Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), sekaligus mendorong pemanfaatan hasil perikanan lokal sebagai bagian dari gizi keluarga dan peluang ekonomi masyarakat.(man).

SPPG Bireuen Peusangan Minta Wacana Kantin MBG Dikaji Matang: Standardisasi dan Pengawasan Jadi Kunci

0

BIREUEN, MEDIANAD.COM : Wacana pelibatan kantin sekolah dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat perhatian dari pelaksana program di daerah. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bireuen Peusangan Keude Matang Glumpang Dua menilai rencana tersebut perlu dikaji secara komprehensif agar tidak mengurangi standar mutu, keamanan pangan, serta akuntabilitas pelayanan kepada penerima manfaat.

SPPG Bireuen Peusangan Keude Matang Glumpang Dua menegaskan bahwa pihaknya tidak menolak inovasi maupun evaluasi terhadap pelaksanaan MBG. Namun, perubahan pola layanan harus dilakukan secara hati-hati dengan memastikan seluruh mekanisme baru mampu menjaga standar yang sama dalam aspek produksi, distribusi, pengawasan, dan pertanggungjawaban.

“Yang kami khawatirkan bukan istilah kantin MBG-nya, tetapi bagaimana standar yang sama dapat dijaga ketika titik pengolahan makanan menjadi lebih banyak. Jika sistem baru ingin diterapkan, indikatornya harus jelas: apakah lebih aman, lebih terkontrol, lebih transparan, dan tetap mampu memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat,” ujar Kepala SPPG Bireuen Peusangan Keude Matang Glumpang Dua, Dian Saputra.

Menurut Dian, keberadaan kantin yang lebih dekat dengan peserta didik memang memiliki keunggulan dari sisi distribusi. Namun, kedekatan lokasi tidak serta-merta menjamin terpenuhinya aspek penting dalam penyelenggaraan makanan, seperti kapasitas produksi, kelayakan sanitasi, penyimpanan bahan baku, kebersihan peralatan, kompetensi penjamah makanan, hingga pengendalian risiko keamanan pangan.
N
“Apabila satu sekolah memiliki kantin yang sangat siap sementara sekolah lain belum memenuhi standar, jangan sampai kualitas makanan yang diterima anak-anak menjadi berbeda. Program nasional harus tetap memiliki standar nasional, meskipun implementasinya menyesuaikan kondisi masing-masing daerah,” tambahnya.

Fragmentasi Pengawasan Menjadi Tantangan
PIC SPPG Keude Matang Glumpang Dua, Ir. T. Irfan Fajri, S.Kom., M.M.S.I, menilai salah satu aspek yang perlu menjadi perhatian dalam wacana kantin MBG adalah meningkatnya kompleksitas pengawasan apabila pengelolaan makanan tersebar di banyak titik.

Menurutnya, semakin banyak unit yang terlibat dalam penyediaan makanan, maka semakin besar pula tantangan dalam mengawasi proses pembelian bahan, kualitas pemasok, jumlah porsi, pencatatan penerima manfaat, penggunaan anggaran, hingga kepatuhan terhadap prosedur operasional.

“Sebuah kebijakan tidak cukup hanya terlihat praktis di atas kertas. Harus jelas siapa yang melakukan pengawasan, bagaimana mekanisme pelaporan, siapa yang bertanggung jawab apabila standar tidak terpenuhi, dan bagaimana proses audit dilakukan. Semakin banyak titik pelayanan, semakin kuat pula sistem kontrol yang harus disiapkan,” jelas T. Irfan.

Ia menambahkan bahwa tata kelola yang baik bukan berarti seluruh layanan harus selalu tersentralisasi tanpa evaluasi. Namun, apabila desentralisasi pelayanan dilakukan melalui keterlibatan kantin sekolah, pemerintah perlu menetapkan persyaratan yang objektif, terukur, dan wajib dipenuhi oleh setiap unit.

Standardisasi MBG Harus Menjadi Prioritas
Perhatian terhadap pentingnya standardisasi juga dinilai sejalan dengan langkah Badan Gizi Nasional (BGN) dalam memperkuat tata kelola MBG. Menurut SPPG Keude Matang Glumpang Dua, penguatan SOP, kepatuhan administrasi, sanitasi, serta pengawasan merupakan pekerjaan utama yang harus terus diperbaiki.

“Kalau standardisasi pada dapur yang sudah berada dalam struktur SPPG saja masih terus diperkuat secara nasional, maka pembukaan banyak titik baru tentu harus dihitung secara matang. Jangan sampai persoalan pengawasan justru berpindah dan menjadi lebih luas,” ujar T. Irfan.

SPPG Keude Matang Glumpang Dua menilai keterlibatan kantin sekolah tetap dapat menjadi bagian dari ekosistem MBG, tetapi tidak serta-merta menggantikan peran SPPG. Salah satu pendekatan yang dinilai lebih realistis adalah menjadikan kantin sebagai mitra pendukung, pusat edukasi gizi, atau bagian tertentu dari layanan MBG setelah melalui proses verifikasi fasilitas dan sumber daya manusia.

“Kami terbuka terhadap inovasi. Jika ada kantin yang benar-benar memenuhi standar, tentu dapat diuji dan diverifikasi. Namun jangan sampai sistemnya diubah terlebih dahulu, sementara standar baru dikejar setelahnya,” kata Dian Saputra.

Perubahan Kebijakan Harus Berbasis Bukti,
Dian dan T. Irfan menegaskan bahwa sikap kritis terhadap wacana kantin MBG bukan merupakan bentuk penolakan terhadap evaluasi pemerintah. Sebaliknya, evaluasi diperlukan untuk memastikan setiap unit pelayanan mampu memenuhi ketentuan dan melakukan perbaikan secara cepat.

Menurut mereka, setiap perubahan model layanan harus diukur berdasarkan indikator yang jelas, seperti kualitas gizi makanan, keamanan pangan, efisiensi biaya, efektivitas distribusi, tingkat kepatuhan terhadap standar, kemudahan pengawasan, serta kepuasan penerima manfaat.

“Kalau ada sistem yang lebih baik, tentu kita semua harus mendukung. Tetapi perubahan harus berdasarkan bukti. Jangan sampai tujuan efisiensi justru menghasilkan variasi standar yang semakin lebar dan pengawasan menjadi lebih sulit,” pungkas T. Irfan.

Pada akhirnya, SPPG Bireuen Peusangan Keude Matang Glumpang Dua menilai bahwa perdebatan mengenai SPPG atau kantin MBG tidak seharusnya hanya berfokus pada pilihan model kelembagaan. Hal paling utama adalah memastikan anak-anak mendapatkan makanan yang aman, bergizi, layak, sesuai porsi, serta diberikan melalui sistem yang transparan dan dapat diawasi.

SPPG Keude Matang Glumpang Dua mendorong pemerintah dan Badan Gizi Nasional untuk terus memperkuat sistem yang telah berjalan, memperbaiki unit yang belum memenuhi standar, serta melakukan uji coba setiap alternatif baru melalui pilot project dan evaluasi terukur sebelum diterapkan secara luas. (Kal/Win)

Babinsa Kuta Timu Tanamkan Wawasan Kebangsaan Sejak Dini di Lingkungan Sekolah

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 06 Gampong Kuta Timu, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Pelda Sutrisno, hadir memberikan wawasan kebangsaan kepada para siswa‑siswi SDN 3 Sabang yang bertempat di Gampong Kuta Timu, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Kamis (10/9).

Kegiatan pembekalan materi ini disampaikan secara sederhana namun berkesan agar mudah dipahami oleh peserta didik. Penanaman nilai‑nilai kebangsaan sejak usia dini dianggap sangat strategis untuk membentuk karakter dan jiwa patriotisme generasi penerus bangsa.

Melalui pendekatan yang akrab di lingkungan sekolah, Babinsa mengajak para murid untuk tumbuh sebagai generasi yang bangga akan identitas, mencintai tanah air serta menjaga persatuan dan keutuhan wilayah Indonesia di masa mendatang.

Upaya ini juga menjadi bukti peran aktif satuan teritorial dalam mendukung pendidikan karakter di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa turut menguatkan hubungan harmonis antara institusi TNI dengan dunia pendidikan di tengah masyarakat.

Diharapkan pesan‑pesan positif yang disampaikan dapat tertanam kuat dalam diri setiap siswa. Hal ini menjadi pondasi awal yang kokoh bagi mereka untuk tumbuh menjadi warga negara yang cinta damai, bertanggung jawab dan berjiwa nasionalisme tinggi.(man)

Manfaatkan Lahan Kosong, Babinsa dan Perangkat Desa Balohan Panen Bayam

0

MEDIANAD. COM, SABANG – Babinsa 04 Gampong Balohan, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Taufiq, bersama perangkat desa melaksanakan panen sayur bayam di halaman Kantor Keuchik Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Kamis (10/9).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan lokal. Lahan yang sebelumnya tidak terpakai di lingkungan kantor desa berhasil diubah menjadi lahan produktif yang menanam tanaman bernilai gizi tinggi.

Selain menghasilkan hasil panen yang bermanfaat, kebun percontohan ini juga bertujuan sebagai sarana edukasi bagi warga sekitar. Masyarakat diajak melihat langsung bagaimana lahan terbatas maupun perkarangan rumah tetap bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Babinsa dan perangkat desa berharap contoh ini dapat memicu semangat warga untuk meniru langkah serupa. Pemanfaatan pekarangan sendiri dinilai efektif menambah pasokan pangan sekaligus mendatangkan nilai ekonomi tambahan bagi keluarga.

Sinergi antara unsur teritorial dan pemerintahan gampang terjalin sangat baik dalam praktik nyata. Hal ini membuktikan kebersamaan mampu memberikan dampak positif dan inspiratif bagi kemajuan wilayah binaan bersama.

Hasil panen bayam yang segar dan melimpah menjadi bukti keberhasilan pengelolaan lahan sederhana namun terencana dengan baik di tengah pemukiman warga.(man)

Dukung Mata Pencaharian Nelayan, Babinsa dan Keuchik Pantau Pembuatan Perahu Baru

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 08 Gampong Paya, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Junaidi, bersama Keuchik Gampong Paya, Muhammaddiah, turun langsung memantau proses pembuatan perahu baru di wilayahnya, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Kamis (10/9).

Langkah ini merupakan wujud perhatian nyata terhadap kesejahteraan dan kebutuhan alat kerja para nelayan setempat. Pembuatan perahu ini dibiayai melalui Pendapatan Asli Gampong (PAG), yang dialokasikan khusus guna mendukung kegiatan ekonomi warga pesisir.

Pemantauan dilakukan guna memastikan proses pembuatan berjalan baik, berkualitas dan sesuai peruntukan. Sinergitas antara Babinsa dan pemimpin desa memastikan penggunaan anggaran berjalan transparan, tepat sasaran dan bermanfaat maksimal.

Perahu baru ini kelak akan diserahkan bagi nelayan di Gampong Paya sebagai sarana penunjang utama melaut. Keberadaannya diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan produktivitas hasil tangkapan warga secara berkelanjutan.

Keterlibatan aktif unsur teritorial turut mengawal pembangunan serta pengelolaan dana di wilayah paling dasar. Hal ini mempererat hubungan kemitraan dan kepercayaan yang harmonis antara institusi TNI dengan pemerintahan dan masyarakat pesisir.(man)

Babinsa dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Jalan, Pererat Kebersamaan di Ie Meulee

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 01 Gampong Ie Meulee, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Peltu Donny Saputra, terjun langsung berbaur bersama warga binaan dalam kegiatan gotong royong membersihkan kanan‑kiri jalan utama di Jurong Pante Jaya, Gampong Ie Meulee, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Kamis (10/9).

Suasana berjalan penuh semangat dan kekeluargaan saat seluruh peserta bahu‑membahu merapikan lingkungan agar bersih, rapi, indah dan nyaman dilalui. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kedekatan serta kepedulian aparat teritorial terhadap kebersihan dan kenyamanan wilayah tempat tinggal warganya.

Di sela‑sela bekerja bersama, Babinsa juga menyampaikan pesan penting agar seluruh warga yang terlibat senantiasa waspada serta mengutamakan aspek keselamatan kerja di lapangan. Hal ini menunjukkan perhatian menyeluruh terhadap kesejahteraan setiap warga yang ikut berpartisipasi aktif.

Semangat kebersamaan yang terjalin erat memperkuat kemanunggalan TNI yang selalu hadir dan menyatu di tengah kehidupan masyarakat sehari‑hari, bukan hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga membangun lingkungan yang lebih baik bersama.

Warga pun merasa senang dan dihargai atas kehadiran serta arahan Babinsa yang turun tangan langsung bekerja sama. Hasilnya, akses jalan menjadi bersih, lingkungan lebih sehat dan hubungan silaturahmi antarwarga semakin hangat dan harmonis.(man)

Koordinasi Babinsa Bersama Tokoh Masyarakat, Sukseskan Maulid dengan Sederhana Tanpa Membebani Warga

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 05 Gampong Jaboi, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Serda M. Imron, melaksanakan pertemuan dan koordinasi bersama tokoh agama serta Tuha Peut di Jurong Lamkuta, Gampong Jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Kamis (10/9).

Pertemuan khusus ini digelar untuk membahas persiapan peringatan Maulid Nabi yang akan datang. Diskusi berfokus pada prinsip pelaksanaan yang sederhana, hemat dan tetap meriah namun tidak mengutamakan kemewahan yang berlebihan.

Babinsa dan tokoh warga sepakat menyikapi kondisi ekonomi masyarakat yang sedang diwaspadai kesehatannya saat ini. Salah satu keputusan penting adalah menyesuaikan besaran iuran per Kepala Keluarga agar terjangkau, ringan dan tidak memberatkan kelompok warga yang kurang mampu.

Meskipun dengan anggaran dan dana yang terbatas serta apa adanya, semangat untuk tetap melaksanakan acara keagamaan ini tetap tinggi dan tidak luntur. Tujuannya agar nilai kebersamaan dan ibadah tetap terjaga tanpa menimbulkan kesulitan ekonomi bagi warga sekitar.

Kehadiran aparat teritorial turut memperlancar komunikasi yang akrab dan mengayomi kepentingan seluruh lapisan warga. Musyawarah yang terbuka ini menjadi bukti kebijaksanaan bersama dalam mengutamakan kepentingan umum dan keadilan sosial di wilayah binaan.(man)

Babinsa Kuta Barat Turun Langsung Bantu Petani Panen Cabai, Dukung Perekonomian Warga

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 07 Gampong Kuta Barat, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Darwis, turun langsung ke ladang membantu warga binaan Bapak Suprianto memetik buah cabai. Kegiatan berlangsung di Jurong Kebun Merica, Gampong Kuta Barat, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Rabu (9/9).

Kehadiran aparat teritorial di tengah perkebunan menjadi bukti nyata dukungan nyata terhadap kegiatan pertanian warga. Bantuan tenaga ini sangat membantu meringankan beban pekerjaan petani saat masa panen tiba.

Tanaman cabai dipilih karena merupakan komoditas yang cepat berproduksi dan memiliki nilai ekonomi yang baik bagi masyarakat setempat. Keberhasilannya berdampak langsung pada peningkatan pendapatan keluarga di wilayah binaan.

Semangat gotong royong yang terjalin erat memperlihatkan kemanunggalan TNI bersama rakyat yang tetap terjaga kuat di Sabang. Hal ini juga mempererat hubungan silaturahmi dan keakraban sehari‑hari di lapangan.

Upaya pendampingan dan bantuan langsung ini menjadi bagian dari langkah strategis satuan guna memperkokoh ketahanan pangan wilayah. Pihak Babinsa senantiasa berusaha hadir di titik kebutuhan nyata warga demi kemajuan bersama.

Kegiatan ini pun disambut dengan rasa syukur dan terima kasih yang tulus oleh pemilik kebun. Dukungan tersebut memberikan semangat tambahan bagi warga untuk lebih giat mengembangkan usaha pertaniannya.(man)

Babinsa Cot Abeuk dan Bhabinkamtibmas Berikan Edukasi Cegah Karhutla Kepada Pelajar

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 10 Gampong Cot Abeuk, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Serka Muliyono, bersama Bhabinkamtibmas, melaksanakan sosialisasi sederhana namun berkesan kepada para siswa SMP-9 di wilayah Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Rabu (9/9).

Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman sejak dini mengenai bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Para pelajar diajak mengenali penyebab utama terjadinya kebakaran serta dampak buruknya bagi lingkungan dan kesehatan sekitar.

Mereka juga disampaikan pesan penting agar tidak membuang sampah atau membakar lahan secara sembarangan. Pendekatan yang ringan dan mudah dimengerti dipilih agar pesan keselamatan lingkungan dapat tertanam kuat di benak generasi muda.

Keterlibatan unsur TNI dan Polri dalam satu wadah memperlihatkan sinergitas yang baik dalam upaya pencegahan bencana berbasis masyarakat. Sekolah menjadi sasaran yang tepat untuk menumbuhkan kesadaran yang lebih luas ke depannya.

Diharapkan para siswa tidak hanya menjadi pihak yang taat, tetapi juga menjadi pelapor dan pengingat bagi lingkungan keluarga serta teman sebaya agar senantiasa menjaga kebersihan dan keamanan wilayah dari ancaman api.(man)

Babinsa Gampong Paya Bantu Perbaiki Perahu Nelayan, Tekankan Keamanan Melaut

0

MESIANAX.COM SABANG – Babinsa 08 Gampong Paya, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Junaidi, memberikan bantuan tenaga bagi para nelayan dalam perbaikan perahu kerja di Jurong Pantai Jaya, Gampong Paya, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Rabu (9/9).

Kegiatan perawatan perahu dilakukan secara menyeluruh dan berkala, mencakup penggantian papan yang rusak, penambalan bagian yang bocor, hingga pengecatan ulang agar kembali kuat dan layak berlayar. Kehadiran Babinsa meringankan beban fisik warga di pesisir pantai.

Selain membantu secara teknis, Babinsa juga menyampaikan pesan penting demi keselamatan jiwa. Ia menghimbau agar setiap nelayan senantiasa memeriksa dan memastikan kondisi perahu dalam keadaan prima dan siap pakai sebelum berangkat melaut mencari nafkah.

Hal ini bertujuan mencegah risiko bahaya di tengah laut akibat kelalaian atau kerusakan tak terduga pada alat kerja. Kesiapan sarana menjadi kunci utama perlindungan diri di tengah alam yang dinamis dan tak terduga.

Tindakan nyata ini menjadi bukti kedekatan dan kepedulian aparat teritorial terhadap kehidupan serta mata pencaharian masyarakat pesisir. Kemanunggalan TNI-Rakyat terjalin erat hingga ke garis pantai.

Para nelayan pun menyambut baik dan berterima kasih atas dukungan serta perhatian yang diberikan. Hubungan yang harmonis ini menciptakan rasa aman dan semangat kerja sama yang baik di wilayah pesisir tersebut.(man)

Popular Posts

My Favorites

Prodi S3 Fiqh Modern UIN Ar-Raniry Kunjungi Pascasarjana UIN STS Jambi,...

0
Foto kunjungan Pengelola Program Studi Doktor (S3) Fiqh Modern Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Banda Aceh ke Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Senin (4/5)...