Daerah

Beranda Daerah Halaman 70
Berita Daerah

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Ajak Petani Kakao di Aneuk Laot Tingkatkan Kualitas Hasil Panen

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat binaan sekaligus mendukung perekonomian warga, Babinsa Gampong Aneuk Laot Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serka Insarlin, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama para pekerja cokelat Sabang yang sedang menjemur biji kakao di Jurong Putro Halo, Gampong Aneuk Laot, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, (13/11/2025).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Babinsa untuk mengetahui perkembangan situasi wilayah serta mendengar langsung aspirasi masyarakat, khususnya para petani dan pekerja di sektor perkebunan kakao. Dalam perbincangan yang berlangsung santai dan penuh keakraban itu, para pekerja menyampaikan bahwa harga kakao saat ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan di pasaran.

Menurut para pekerja, naiknya harga kakao menjadi peluang besar bagi petani untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Mereka berharap tren positif ini dapat terus berlanjut sehingga para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas produksi kakao, baik dari segi perawatan tanaman maupun pengolahan hasil panen.

Serka Insarlin menyampaikan apresiasi kepada para pekerja dan petani kakao yang tetap semangat menjaga produktivitas meski dengan sarana yang terbatas. Ia menegaskan bahwa Babinsa akan terus memberikan dukungan moral dan motivasi kepada masyarakat agar tetap konsisten mengembangkan potensi pertanian dan perkebunan di wilayahnya.

“Peningkatan harga kakao tentu menjadi angin segar bagi petani. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaga kualitas hasil panen agar tetap diminati pasar dan memiliki nilai jual tinggi,” ujar Serka Insarlin. Ia juga mengimbau agar para petani terus menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah atau pihak swasta untuk memperluas jaringan pemasaran hasil kakao.

Kegiatan komunikasi sosial ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat serta meningkatkan sinergi dalam mendorong kemajuan ekonomi lokal. Kehadiran Babinsa di tengah warga menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung kemandirian masyarakat, khususnya para petani yang berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan dan ekonomi di wilayah Kota Sabang.(man)

Babinsa Kuta Ateuh Pantau Gerakan Pangan Murah, Wujud Dukungan TNI Terhadap Kestabilan Harga dan Ketahanan Pangan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka mendukung upaya pemerintah menstabilkan harga kebutuhan pokok dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat, Babinsa Gampong Kuta Ateuh Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Pelda Syafrial, melaksanakan pemantauan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Dinas Pangan Aceh di Taman Burung, Jurong M. Thaib, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, (13/11/2025).

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan ini, berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan bahan pokok lainnya dijual dengan harga di bawah pasaran agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Pelda Syafrial selaku Babinsa yang hadir di lokasi menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. “Kami dari TNI selalu siap mendukung kegiatan positif seperti ini, karena sangat membantu masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah binaan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti Gerakan Pangan Murah sangat penting untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasaran. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan harian dengan harga yang lebih bersahabat tanpa mengurangi kualitas bahan pangan.

Selain memantau jalannya kegiatan, Babinsa juga berinteraksi langsung dengan warga yang datang berbelanja. Ia mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. “Kehadiran TNI di sini juga untuk memastikan semua berjalan lancar dan kondusif,” tambahnya.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah di Gampong Kuta Ateuh mendapat sambutan positif dari masyarakat. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkala agar masyarakat semakin terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI, dan warga dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Kota Sabang.(man)

Wakil Wali Kota Sabang Pantau Gerakan Pangan Murah, Pastikan Harga Stabil dan Warga Terbantu

0

MEDIANAD.COM, SABANG –Guna menstabilkan pasokan dan harga pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat dalam upaya pengendalian inflasi daerah, Gerakan Pangan Murah (GPM) diselenggarakan di Sabang.

Kegiatan yang berlangsung di Taman Burung Gampong Kuta Ateuh itu, merupakan inisiasi Dinas Pangan Aceh berkolaborasi dengan Perum Bulog Kanwil Aceh serta Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mengendalikan inflasi di wilayah Aceh, khususnya Kota Sabang.

Pelaksanaan GPM menyediakan berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Adapun paket bahan pangan yang disiapkan meliputi beras premium 5 kg seharga Rp57.000, telur satu papan Rp50.000, minyak goreng 2 liter Rp35.000, dan gula pasir 2 kg Rp30.000, dengan total harga per paket sebesar Rp172.000.

Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, yang turut memantau pelaksanaan kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh dan seluruh pihak yang terlibat. Ia mengatakan, Pemko Sabang berkomitmen untuk terus mendukung penuh kegiatan yang sangat membantu masyarakat, dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur dan Dinas Pangan Aceh yang telah melaksanakan Gerakan Pangan Murah di Kota Sabang. Ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menjaga kestabilan harga di daerah,” kata Suradji, Kamis (13/11).

Wakil Wali Kota Sabang juga berharap agar sinergi yang telah terjalin dengan baik ini, dapat terus berlanjut dalam upaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Sabang, khususnya, dan masyarakat Aceh pada umumnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Aceh melalui Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Yuni Saputri, menjelaskan bahwa pihaknya membawa 3 ton beras premium kemasan 5 kilogram, 600 papan telur, 1,2 ton gula, dan 1.200 liter minyak goreng ke Kota Sabang.

“Kami mengalokasikan subsidi kurang lebih Rp30 juta, dengan kisaran subsidi per item antara Rp5.000 hingga Rp10.000, tergantung jenis barangnya. GPM dilakukan di daerah yang mengalami tekanan inflasi, termasuk wilayah kepulauan seperti Sabang,” ungkapnya.

Dari sisi pengawasan dan stabilisasi harga, Kasubdit I Tindak Pidana Industri dan Perdagangan Polda Aceh, Kompol Ade Gita Rachmadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya Satgas Pangan Aceh untuk menekan harga beras agar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Hasil pemantauan sejak 21 Oktober menunjukkan harga beras di Sabang sudah turun dari zona merah ke zona hijau, artinya kini sesuai bahkan di bawah HET. Pemerintah bersama aparat akan terus menjaga stabilitas ini, salah satunya dengan cara melaksanakan GPM agar stabilitas harga dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” jelas Kompol Adegita.

Gerakan Pangan Murah di Kota Sabang diharapkan dapat menjadi langkah nyata pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi daerah, sekaligus meringankan beban masyarakat menjelang akhir tahun.(man)

Pemko Sabang Fokus Wujudkan Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Pemerintah Kota Sabang terus berkomitmen untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sebagai bagian dari upaya menyongsong Indonesia Emas 2045.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, usai Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang, Rabu (12/11).

“Pada intinya, kita harus mempersiapkan kesehatan masyarakat, terutama generasi muda yang akan menyongsong Indonesia Emas 2045. Semua aktivitas dan persiapan, baik dari segi SDM maupun peralatan dan sarana pendukung, harus diarahkan pada pencapaian Indonesia Sehat 2045,” kata Wakil Wali Kota Sabang.

Suradji menjelaskan, Pemerintah Kota Sabang terus mengikuti arahan Presiden Republik Indonesia dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. Pemko juga berupaya meningkatkan kesiapan sumber daya manusia, sarana-prasarana kesehatan termasuk rumah sakit, serta peralatan medis agar masyarakat dapat menjaga kesehatannya sejak dini.

“Kalau pun ada yang sakit, kita harapkan bisa ditangani di Sabang tanpa harus dirujuk ke Banda Aceh,” lanjutnya.

Kemudian dikatakan, pengawasan terhadap rumah sakit dan puskesmas juga akan terus ditingkatkan. Saat ini terdapat enam puskesmas yang beroperasi di Kota Sabang. Suradji mengimbau masyarakat agar terlebih dahulu memanfaatkan layanan kesehatan di puskesmas sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah, jika memang diperlukan.

“Untuk mendukung pelayanan, kita akan menyiapkan tenaga medis, dokter, serta fasilitas dan peralatan pendukung. Tenaga kesehatan juga harus terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan dan seminar agar siap menghadapi perkembangan penyakit,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang, dr. Edi Suharto mengatakan, ke depan langkah teknis yang dilakukan akan difokuskan pada upaya promotif dan preventif untuk mewujudkan Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.

“Ke depan, kita lebih fokus tidak hanya pada perawatan orang sakit, tapi juga merawat orang sehat. Artinya, kita akan memberikan edukasi kepada masyarakat yang sudah sehat, memberikan pengetahuan bagaimana cara menjalani pola hidup bersih dan sehat,” jelasnya.

Ia menambahkan, melihat semakin banyak penyakit yang berkaitan dengan virus, masyarakat harus dibiasakan hidup bersih dan sehat. Dinas Kesehatan juga akan memperbanyak sosialisasi tentang pola hidup bersih dan sehat, pola makan yang benar, serta cara menjaga kesehatan secara tepat dan berkelanjutan.(man)

Dr Marwan MPd: “Strategi Presiden Prabowo, Mengangkat Prof Arif Satria Menjabat Kepala BRIN Sangat Tepat”

0

MEDIANAD.COM. BIREUEN – Presiden Prabowo Subianto melantik dan mengambil sumpah Prof Dr Ir Arif Satria di Istana Negara Jakarta, Senin (10/11/2025), untuk menjabat Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menggantikan Laksana Tri Handoko.

Sang Rektor reformis dan akademisi kampus mendunia IPB University Bogor ini, dikenal memiliki pendidikan dan pengalaman yang cukup, selama ini beliau berkiprah panjang di bidang kelautan, perikanan, dan kebijakan publik.

Prof Arif, telah terbukti mempimpin kampus rakyat di Bogor selama tahun 2017 hingga saat ini. Beliau mengenam pendidikan S1 Penyuluhan Pertanian, dan S2 Sosiologi Pedesaan IPB, yang kemudian memperoleh doktor bidang Marine Policy dari Kagoshima University (2006).

Kemampuanya ini sudah tunjukkan di kampusnya, sehingga diangkat Guru Besar bidang Ekologi Politik di Fakultas Ekologi Manusia, sebelum menjabat Rektor di usia muda (46 tahun) pada 2017-2023, dan kembali dipercaya memimpin kampus kota Bogor tersebut untuk periode 2023–2028.

Rektor Universitas Almuslim, Dr Marwan MPd yang saat ini sedang kunjungan kerja di beberapa kampus di Padang Sumatera Barat, saat dihubungi via WA menyatakan selamat dan sukses pak Prof Arif. Menurut beliau, jabatan ini sangat pantas ditangani Prof Arif dengan kemampuan, di dukung pendidikan dan pengalaman beliau selama ini.
Banyak alumni IPB yang juga diantaranya anak didiknya, sukses menjadi pejabat di kampus Universitas Almuslim (Umuslim), ujar Dr Marwan, sebagaimana dirilis pada website https://umuslim.ac.id.

Tercatat, alumni IPB University yang berkiprah membangun kampus Waqaf Umuslim, Prof Dr Halus Satriawan (Direktur Pascasarjana), Muliari, SKel M.Si (mantan Warek III), Dr Elfiana MSi (Dekan Fak Pertanian), Dr. drh Yusrizal Akmal, M.Si (mantan Kepala LPPM), Syahirman, SP. M.Si (Wadek II Fak. Pertanian), Dr Cut Azizah (Dosen PPs), dan Ajmir Akmal, M.Si (mantan Wadek I Fak Pertanian, yang saat ini melanjutkan studi doktor di kampus tersebut), urai Dokter Manajemen Pendidikan ini.

Prof Arif akan membantu Presiden Prabowo memantapkan program ketahanan pangan dan kecukupan energo dari inovasi yang digarapkan bersumber atau sumbangan nyata kantor BRIN. Karena di BRIN ini difungsikan untuk menetapkan kebijakan riset dan inovasi nasional, mengoordinasikan program riset, mengintegrasikan lembaga riset, dan melaksanakan penelitian untuk mendukung pembangunan, khususnya dalam program besar presiden Prabowo adalah inovasi dalam ketahanan pangan, juga inovasi menjalan KMP (koperasi Merah Putih).

Sebagaimana diungkapkan Prof Arif Satria, pada saat komprensi pers kemarin; “Ya, pesan khusus presiden, kota fokuskan sektor pangan dan energi. Kita berkomitmen untuk memperkuat arah riset nasional yang sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo di berbagai bidang”, ujarnya.

“Ahamdulillah, beberapa yang penting, saya ditugaskan pada bidang yang memang sesuai dengan bidang yang selama ini saya geluti,” pungkas Prof Arif Satria. (WM)

Wujud Kepedulian TNI Untuk Ketahanan Pangan, Babinsa Bantu Petani Rawat Tanaman Jagung Jelang Panen

0

MEDIANAS.COM, SABANG – Dalam rangka mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional, Babinsa Gampong Paya Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Sertu Junaidi, melaksanakan pendampingan kepada Kelompok Tani (Poktan) Maju Beurata dengan melakukan monitoring pertumbuhan tanaman jagung manis di Jurong Chik Alu Kala, Gampong Paya, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, (12/11)

Kegiatan pendampingan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian Babinsa terhadap sektor pertanian di wilayah binaan. Melalui kegiatan tersebut, Babinsa membantu petani dalam mengamati kondisi tanaman jagung menjelang masa panen serta memastikan tidak adanya kendala serius yang dapat menghambat hasil produksi.

Dalam kesempatan itu, Sertu Junaidi juga memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian. Ia menekankan pentingnya melakukan perawatan secara rutin, seperti pemupukan, penyiangan, dan penyemprotan, agar tanaman jagung tumbuh subur dan terhindar dari serangan hama penyakit.

Menurutnya, kegiatan pendampingan seperti ini bukan hanya sekadar tugas, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab moral TNI dalam membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan ekonomi. “Babinsa harus hadir di tengah masyarakat, ikut bekerja bersama petani, sehingga mereka merasa didukung dan termotivasi,” ujarnya.

Sertu Junaidi menambahkan, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah, terutama di tengah kondisi ekonomi yang terus berkembang. Oleh karena itu, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan kelompok tani perlu terus diperkuat demi tercapainya ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Dengan adanya pendampingan yang intens dari Babinsa, diharapkan hasil panen jagung manis di wilayah Gampong Paya dapat meningkat dan memberikan kontribusi nyata terhadap ketersediaan pangan di Kota Sabang. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa TNI senantiasa hadir membantu masyarakat dalam setiap aspek kehidupan, termasuk bidang pertanian.(man)

Hadiri Acara Maulid di Sekolah, Babinsa Kuta Ateuh Ajak Siswa Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW Dalam Keseharian

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Babinsa Gampong Kuta Ateuh Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Pelda Syafrial, menghadiri kegiatan ceramah Maulid yang berlangsung di SDN 15 Sabang, Jurong Nawawi, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang (12/11/2025).

Kegiatan keagamaan ini diikuti oleh para guru, siswa, serta masyarakat sekitar dengan penuh antusias. Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum penting untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Dalam ceramah yang disampaikan oleh penceramah undangan, ditekankan pentingnya menanamkan sifat jujur, disiplin, dan saling menghargai antar sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam membentuk karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab.

Pelda Syafrial menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah menggelar kegiatan keagamaan ini. Ia menuturkan bahwa kegiatan semacam ini sangat bermanfaat dalam memperkuat mental spiritual siswa, sekaligus mempererat hubungan antara TNI, tenaga pendidik, dan masyarakat di wilayah binaan.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kita diajak untuk meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah seperti kejujuran, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai inilah yang juga menjadi pedoman kami sebagai prajurit TNI dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat,” ujar Pelda Syafrial.

Dengan kehadiran Babinsa dalam kegiatan keagamaan, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI dan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat, tidak hanya dalam kegiatan pertahanan, tetapi juga dalam mendukung pembinaan moral dan karakter generasi penerus bangsa.(man)

TNI-Polri Bersinergi, Babinsa Koramil 02/Sukakarya Dampingi Penyaluran BLT agar Tepat Sasaran di Gampong Iboih

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk membantu perekonomian masyarakat, Babinsa Gampong Iboih Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serma Mawardi, bersama Bhabinkamtibmas Ipda Fauzan, mendampingi Geuchik Gampong Iboih dalam kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahun 2025, yang berlangsung di Kantor Keuchik Gampong Iboih, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, (12/11).

Penyaluran BLT ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu agar dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Pada kegiatan tersebut, bantuan disalurkan kepada 33 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat dengan nominal Rp900.000 per keluarga untuk periode tiga bulan.

Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini bertujuan memastikan penyaluran bantuan berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran. Pendampingan yang dilakukan juga menjadi bentuk sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah desa dalam menjaga transparansi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan pemerintah.

Serma Mawardi menjelaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan sosial seperti penyaluran BLT merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. “Kami bersama Bhabinkamtibmas hadir untuk memastikan bantuan ini benar-benar sampai kepada warga yang berhak dan digunakan dengan baik untuk kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.

Selain memantau jalannya penyaluran, Babinsa juga mengimbau warga penerima agar menggunakan dana bantuan secara bijak, terutama untuk kebutuhan pokok dan pendidikan anak. Ia berharap, bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi warga di tengah situasi harga kebutuhan yang terus meningkat.

Masyarakat Gampong Iboih menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Dengan adanya sinergi yang solid antara TNI, Polri, dan pemerintah desa, kegiatan sosial seperti ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar, sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta kesejahteraan bersama.(man)

Wali Nanggroe Diskusi Bisnis dan Regulasi Kawasan dengan Kepala BPKS

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) dalam rangka memperkuat sinergi dan membahas arah pengembangan Sabang sebagai kawasan strategis nasional dan internasional.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala BPKS Iskandar Zulkarnaen bersama jajaran pimpinan BPKS yang terdiri dari Deputi Umum Abdul Manan, Deputi Pengawasan Ridha Amri, Deputi Teknis dan Pengembangan Fajran Zain, Deputi Komersial dan Investasi Teuku Ardiansyah, serta beberapa direktur dan kepala biro di lingkungan BPKS.

Dalam suasana diskusi yang berlangsung hangat dan terbuka, Kepala BPKS memaparkan sejumlah potensi besar yang dimiliki Sabang, termasuk kemudahan yang ditawarkan kepada calon investor untuk berinvestasi di wilayah tersebut. Potensi strategis Sabang tidak hanya terletak pada letak geografisnya yang berada di pintu masuk Selat Malaka, tetapi juga pada peluang pengembangan berbagai sektor unggulan seperti pelabuhan, perikanan, pariwisata, dan industri maritim terpadu.

Iskandar Zulkarnaen juga memaparkan sejumlah kerja sama internasional yang tengah dijajaki oleh BPKS, di antaranya rencana investasi dari Uni Emirat Arab (UEA) melalui perusahaan Mubadala Energy yang berencana menjadikan Sabang sebagai shorebase utama untuk mendukung kegiatan operasional mereka di kawasan Selat Malaka.

Selain itu, BPKS juga sedang membuka komunikasi intensif dengan pihak India, yang menunjukkan minat besar dalam membangun kerja sama bisnis strategis guna mendukung pengembangan wilayah Andaman Nikobar yang jaraknya hanya sekitar dua ratus kilometer dari Pulau Sabang.

“Sabang memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi simpul ekonomi dan logistik di jalur perdagangan internasional. Kita harus menjaga keunggulan geografis ini dengan tata kelola yang efisien dan terbuka bagi investasi global,” ujar Kepala BPKS Iskandar Zulkarnaen dalam pemaparannya.

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar turut menyampaikan pandangannya dan menegaskan bahwa Sabang wajib maju dan berkembang.

Menurut Wali Nanggroe, Sabang adalah pulau yang sangat strategis di jalur pelayaran internasional Selat Malaka, serta memiliki daya tarik yang tak tertandingi dibandingkan daerah-daerah lain di sepanjang pesisir tersebut. Ia menilai, Sabang merupakan satu-satunya pulau di Aceh yang memiliki potensi ekonomi yang lengkap dan terpadu.

“Sabang merupakan salah satu pulau yang lengkap dengan potensi, mulai dari potensi perikanan, wisata, pelabuhan, hingga potensi maritim lainnya di sepanjang Selat Malaka. Bila dikelola secara konsisten dan profesional, Sabang bisa menjadi ikon ekonomi maritim Aceh,” ujar Wali Nanggroe.

Namun demikian, Wali Nanggroe juga menyoroti sejumlah faktor yang selama ini menjadi kendala bagi percepatan pembangunan dan pengembangan kawasan Sabang. Salah satu faktor utama, menurutnya, adalah benturan regulasi dan ego sektoral antar instansi vertikal yang menyebabkan program dan kebijakan BPKS kerap berjalan tidak efektif.

Banyak kebijakan dari instansi vertikal yang sering tumpang tindih dan tidak selaras dengan semangat otonomi khusus Aceh, termasuk dengan kewenangan yang dimiliki oleh BPKS. Hal seperti ini perlu segera dibenahi. Bila tidak ada kesamaan visi, Sabang akan terus tertahan oleh aturan-aturan yang saling berbenturan.

Ia menekankan pentingnya langkah konkret dari pemerintah pusat dan daerah untuk duduk bersama membahas solusi terhadap hambatan regulasi tersebut. Menurutnya, sudah saatnya BPKS diberi ruang yang lebih luas untuk mengelola Sabang sesuai mandat Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2000 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang, tanpa intervensi sektoral yang menghambat implementasi program strategis.

Lebih lanjut, Wali Nanggroe juga menyoroti perlunya perubahan pola pikir dunia usaha di Aceh. Ia menilai bahwa potensi bisnis dan perdagangan lintas negara yang terbuka di Sabang harus direspon oleh kalangan pengusaha dengan mentalitas baru yang berorientasi pada perdagangan dan investasi, bukan semata sebagai pelaksana proyek.

“Sayangnya, sebagian besar pengusaha di Aceh masih berfokus sebagai kontraktor. Jiwa saudagar harus dibangkitkan kembali. Pemerintah juga harus berperan dalam menghidupkan semangat kesaudagaran melalui kemudahan memperoleh modal usaha,” ujar Tgk. Malik Mahmud.

Ia menambahkan bahwa pemerintah dapat memfasilitasi akses perbankan dan lembaga keuangan bagi pengusaha-pengusaha di Aceh agar mereka tidak hanya terfokus pada sektor jasa konstruksi, tetapi juga mampu tumbuh menjadi saudagar dan pelaku usaha aktif di bidang perdagangan dan ekspor.

Terkait potensi bisnis antara Sabang dan India, Wali Nanggroe menegaskan perlunya keterlibatan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh sebagai jembatan untuk membuka kerja sama perdagangan antarnegara. KADIN diharapkan mampu mengambil peran nyata dalam memperkuat jejaring bisnis Aceh dengan negara-negara di kawasan Asia Selatan.

Menanggapi pandangan tersebut, Kepala BPKS Iskandar Zulkarnaen menyambut positif arahan Wali Nanggroe dan menyatakan bahwa pihaknya terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mengatasi hambatan regulasi serta mempercepat realisasi investasi di Sabang.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dorongan dari Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe. BPKS berkomitmen memperkuat komunikasi dengan seluruh instansi vertikal maupun pemerintah pusat agar Sabang dapat benar-benar berfungsi sebagai kawasan perdagangan bebas yang sesungguhnya,” kata Iskandar.

Kunjungan kerja dan diskusi strategis antara Wali Nanggroe Aceh dengan Kepala BPKS ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara lembaga Wali Nanggroe, pemerintah pusat, dan BPKS.

Sinergi ini diharapkan mampu mengembalikan semangat besar menjadikan Sabang sebagai kawasan unggulan Aceh yang berdaya saing tinggi, berorientasi global, dan berperan sebagai gerbang ekonomi maritim Indonesia di ujung barat Nusantara.(*/man)

Rabu Petang, Persiraja Dijamu Adhyaksa Fc Banten, “Checking VAR sering Rugikan Skuad Laskar Rencong”

0

MEDIANAD.COM, BANTEN: Mengawali putaran kedua Liga2 Pengadaian Championship 2025/26, Skuad Persiraja Banda Aceh langsung berhadapan dengan salah satu tim unggulan Grup Barat, Adhyaksa FC, Serang, Banten, Rabu (12/11/2025) petang di Banten International Stadium (BIS) Serang.

Namun Pertandingan yang akan tersaji sejak pukul 15.30 WIB tersebut harus dilalui tim yang berjulukan “Laskar Rencong” Persiraja secara jantan agar dapat mengimbangi kekuatan tim tuan rumah Adhyaksa, sehingga dapat mencuri poin, satu bahkan tiga di Banten. Yang juga Sebagai misi balas dendam atas kekalahan M Revan dan kolega pada laga pembuka Liga2 di Stadon H Dimurthala, dua bulan lalu.

Tambahan poin bagi Miftahul Hamdi,cs di kandang Adhyaksa pada laga tersebut sangat berarti guna menaikkan kembali moral skuad Persiraja secara keseluruhan, “usai sedikit runtuh pasca kekalahan menyakitkan dikandangan PSPS Pekanbaru pada pertandingan penutup putaran pertama, Sabtu minggu lalu serta untuk menjaga persaingan menuju papan atas klasmen Grup I”.

Begitu pentingnya laga perdana putaran kedua bagi tim Liga2 asal Aceh tersebut, Juru taktik Persiraja, Akhyar Ilyas seperti biasa selalu menekankan terhadap Fitra Ridwan dan kawan-kawan.

“Jangan melakukan kesalahan sekecil apapun didaerah berbahaya dan yang tak perlu, jangan melakukan pelanggaran bodoh, sehingga merugikan diri sendiri dan tim”. Apalagi Checking VAR di Liga2 selama ini sering tak adil alias acap kali merugikan Persiraja.

Hasil dan Fenomena VAR demikian sepanjang 9 laga yang telah dilalui pada putaran pertama, menjadi pengalaman berharga bagi Head Coach Akhyar dan skuadnya dalam menjalani laga pekan ke pekan pada putaran 2 dan 3 kedepan.

“Tentu mengawali putaran kedua, kubu Persiraja Banda Aceh hanya mengharapkan wasit berlaku adil dan analisis/checking VAR oleh wasit serta perangkat pertandingan dibuhbuhkan hasilnya sesuai regulasi atau aturan, pinta pekatih Akhyar Ilyas. (zulmahdi)

Popular Posts

My Favorites

Pra PORA Sepakbola Grup A Berlangsung di Stadion Ludung Meukong Aceh...

0
Foto/IG ASPROV PSSI ACEH MEDIANAD.COM, ACEH SELATAN: Grup A awali Kick-Off Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) IV Cabang Olahraga (Cabor) SEPAKBOLA tahun 2025 mulai...