MEDIANAD.COM, SABANG – Para pelancong yang telah menghabiskan masa wisatanya di pulau Weh Sabang sabtu 4 Juli 2026 mulai tahap demi tahap untuk kembali ke kampung halamannya melalui pelabuhan penyebrangan Balohan Sabang.

Tampak antrian panjang di pelabuhan penyebrangan balohan itu para pengendara baik roda 4 maupun roda 2 bege gas untuk menuju ke dalam Roro BRR ASDP Ferry Persero.

Kapal angkut ferry yang saat liburan sekolah hanya berlayar satu kapal roro saja yaitu Roro BRR, sedangkan Roro AH 2 belum beroprasi karena sesuatu dan lain hal.

Ibrahim seorang pedagang di pelabuhan balohan kepada media ini mengatakan bahwa, ” Walaupun penumpang begitu membludak dimasa liburan sekolah namun tidak ada penumpang yang tertinggal, terangkut semua baik untuk nyebrang ke daratan Aceh maupun yang hendak nyebrang ke pulau weh Sabang,” pungkas Ibrahim di lapak dagangnya di balohan Sabang, Sabtu (04/07).

Masyarakat pada umumnya mengharapkan dimasa dimasa liburan panjang sekolah yang sebentar lagi akan berakhir dan mulai masuk sekolah tanggal 13 Juli 2026 hendaknya roro AH 2 telah bisa di oprasi kan kembali, harap mereka.

Menurut mereka jika ada 2 roro yang beroprasi arus tranportasi antara pelabuhan balohan dan Ulee Lheu semakin lancar, apalagi kapal cepat selama liburan panjang ini punya andil besar dalam melayani jasa angkutan, terlihat lancar dan maksimal untuk mengangkut para penumpang dari daratan Aceh untuk menuju ke pulau Sabang dan sebaliknya, mereka puas, semoga dengan kelancaran transportasi laut, diharapkan para wisatawan dosmistik maupun mancanegara punya hasrat dan niat menggebu-gebu untuk berkunjung dan berwisata ke kota 0 km di ujung Barat Indonesia juga dikenal pulau seribu benteng itu.

Disisi lain di harapkan. Lokasi kenyamanan termasuk lokasi para pedagang yang ada di pelabuhan balohan Sabang harus lebih di maksimalkan lagi terutama kerapian, kebersihan demi kenyamanan para pengunjung yang hendak makan dan ngopi, layaknya seperti yang di lakukan di pelabuhan Ulee Lheue kota Banda Aceh, bersih, teratur dan selesa bagi pelancong tidak kumuh tidak seperti lapak pedagang yang ada di pelabuhan penyebrangan balohan kecamatan Sukajaya Sabang dan suasana tidak nyaman terutama timbul bau yang tak sedap dari berbagai kotoran yang berceceran di sekeliling lapak para pedagang.(man)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini