MEDIANAD.COM, SABANG – Semangat ketahanan pangan kembali bergema di Gampong Keuneukai, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang. Di sebuah hamparan lahan di Jurong Lhok, tanaman jagung tampak tumbuh subur menghijau. Di tengah kesibukan merawat tanaman tersebut, terlihat seorang prajurit TNI berbaur dengan para petani, ikut serta menyingkirkan gulma dan memastikan setiap batang jagung mendapatkan perawatan optimal. Ia adalah Serma Mahsun, Babinsa 07/Gampong Keuneukai dari Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang.

Kegiatan pendampingan yang berlangsung pada Jumat (5/6) ini merupakan wujud nyata dukungan Babinsa terhadap program pemanfaatan lahan kosong atau lahan tidur. Serma Mahsun tidak hanya hadir sebagai pengawas, tetapi turun langsung membantu meringankan beban kerja warga dalam proses perawatan kebun jagung.

“Lahan di Jurong Lhok ini sangat potensial. Sayang jika dibiarkan kosong. Dengan menanam jagung, kita tidak hanya mendapatkan hasil panen untuk kebutuhan keluarga, tapi juga bisa menjadi sumber penghasilan tambahan,” ujar Serma Mahsun sambil memberikan motivasi kepada para petani yang hadir.

Serma Mahsun menekankan bahwa kunci keberhasilan pertanian adalah ketekunan dalam perawatan. Ia mengajak warga untuk terus memanfaatkan setiap jengkal tanah yang ada di wilayah binaannya untuk bercocok tanam, guna mendukung kemandirian pangan lokal di Kota Sabang.

Para petani menyambut antusias kehadiran Babinsa. Mereka merasa termotivasi seeingat aparat kewilayahan turut peduli terhadap nasib hasil bumi mereka.

“Alhamdulillah, ada Bapak Babinsa yang membantu. Pekerjaan jadi lebih ringan dan cepat selesai. Kami jadi lebih semangat menjaga kebun ini agar panennya nanti berlimpah,” kata salah satu warga peserta kegiatan.

Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, Kodim 0112/Sabang terus mendorong masyarakat untuk bangkit secara ekonomi melalui sektor agraris. Kehadiran Serma Mahsun di tengah ladang jagung di Jurong Lhok menjadi simbol bahwa TNI selalu siap menjadi mitra strategis rakyat dalam mewujudkan kesejahteraan dan ketahanan pangan yang mandiri.(man)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini