MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan, bekerjasama dengan Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan instansi terkait Pemerintah Aceh, yakni BPSDM menggelar kegiatan Diseminasi Riset bertajuk “Aceh Kontemporer” di Banda Aceh, Kamis 11 Juni 2026.

Kegiatan dimaksud mengangkat tema “Transformasi Komunikasi Publik, Pembangunan, Media, dan Dakwah dalam Penguatan Peran Pemerintah dan Masyarakat untuk Aceh Berkemajuan yang Islami, Bermartabat dan Berkelanjutan.”

Dekan FDK UINSU, Prof Hasan Sazali MA dalam sambutan pengantarnya menyampaikan pentingnya forum diseminasi riset dalam bentuk expose disertasi tersebut, untuk menjadikan pengetahuan berdampak pada kebijakan dan perubahan.

Hal yang sama disampaikan kepala BPSDM, dimana memperkuat transformasi riset teoritis ke ranah kebijakan, dan menurutnya BPSDM memiliki program LINKA (Lingkar Inkubasi Kebijakan) yang relevan dengan semanfat S3 FDK UINSU dan Pascasarjana UIN Ar-Raniry tersebut. Gagasan ini didukung penuh oleh rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Mujiburrahman yang ikut hadir di Lokasi acara dan memperkuat semangat Kerjasama yang berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, diseminasi riset dibagi ke dalam tiga klaster utama. Klaster pertama mengangkat tema. “Komunikasi Syariat Islam, Dakwah, dan Otoritas Keagamaan yang membahas berbagai isu terkait eksistensi perempuan dalam ruang publik Aceh, citra syariat Islam, pesan dakwah khatib Jumat, komunikasi lembaga Wilayatul Hisbah, hingga strategi penguatan syariat Islam”.

Klaster kedua mengusung tema, “Media Digital, Pendidikan, Budaya, dan Transformasi Identitas Aceh”. serta berbagai penelitian yang dipresentasikan menyoroti persoalan etika digital, komodifikasi konten media sosial, revitalisasi pendidikan Islam, kepemimpinan pesantren, perlindungan anak dalam perspektif keadilan restoratif, serta penguatan ketahanan akademik melalui kecerdasan emosional.

Sementara itu, klaster ketiga membahas Komunikasi Politik, Perdamaian, dan Pembangunan Aceh. Sejumlah riset yang dipaparkan mencakup komunikasi politik damai Partai Aceh, strategi komunikasi Islami Wali Nanggroe dalam mengawal perdamaian dan pemerintahan Aceh, efektivitas regulasi jaminan produk halal, komunikasi politik ulama dayah dalam transformasi politik lokal, hingga dinamika komunikasi Islam antara partai politik nasional dan lokal.

Para presenter berasal dari alumni S3 FDK UINSU yang juga Akademisi dan peneliti Aceh, serta alumni S3 Pascasarjana UIN Ar-Raniry.

Direktur Pascasarjana UIN Ar-raniry, Prof. Eka Srimulyani, MA.Ph.D menyambut gembira inisiatif kolaborasi ini dan berharap kegiatan￾kegiatan serupa akan terus tumbuh dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), analis kebijakan BPSDM Aceh, Dekan FDK UINSU Prof Hasan Sazali, Dekan FITK UINSU Prof Tien Rafida, Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof Eka Srimulyani, wakil direktur pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Teuku Zulfikar, M.ED serta dosen dan mahasiswa Pascasarjana UINSU dan UIN Ar-Raniry. (**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini