Yudisium Semister Ganjil Tahun Akademik (SGTA) 2025/2026 Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, yang dilaksanakan di Aula lantai 3 PPs Kampus setempat, Sabtu (13/06) 2026. (foto/istimewa)
MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan Yudisium Semester Ganjil Tahun Akademik (SGTA) 2025/2026 yang berlangsung di Aula Lantai III Gedung Pascasarjana Kampus setempat, Sabtu (13/6/2026).
Dimana pada Yudisium semister ganjil kali ini, “Pascasarjana UIN Ar-Raniry meluluskan 147 Mahasiswa, yang terdiri atas 110 lulusan Program Magister (S2) dan 37 lulusan Program Doktor (S3) dari berbagai program studi”.
Siaran Pers kegiatan Yudisium dimaksud yang diterima online ini, Sabtu malam Dalam laporan akademiknya, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. T. Zulfikar, M.Ed., menyampaikan bahwa, pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 (Gelombang I) dan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 (Gelombang II), Pascasarjana UIN Ar-Raniry berhasil meluluskan 147 alumni baru.
Tentu secara keseluruhan hingga saat ini Pascasarjana UIN Ar-Raniry telah menghasilkan 3.023 lulusan magister dan 380 lulusan doktor, sehingga total alumni Pascasarjana UIN ArRaniry mencapai 3.403 orang.
Salah satu capaian penting dalam yudisium kali ini adalah keberhasilan meluluskan enam mahasiswa program Double Degree yang merupakan lulusan pertama dalam sejarah UIN ArRaniry.
Program tersebut merupakan hasil kerja sama akademik antara UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Universiti Utara Malaysia (UUM) yang mulai dirintis sejak tahun 2023.
Keenam lulusan double degree tersebut berasal dari Program Studi Magister Hukum Keluarga (HK), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), serta Pendidikan Agama Islam (PAI). Melalui program ini, mahasiswa mengikuti proses pendidikan pada dua perguruan tinggi dan berhak memperoleh dua ijazah serta dua gelar akademik sekaligus dari UIN Ar-Raniry dan Universiti Utara Malaysia.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof Eka Srimuliyani, MA,,Ph.D dalam sambutannya menyampaikan bahwa, “keberhasilan meluluskan mahasiswa double degree merupakan bukti nyata komitmen Pascasarjana dalam memperluas jejaring internasional dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi Islam’.
Lebih lanjut, Direktur Pascasarjana menjelaskan bahwa program double degree tidak hanya memberikan pengalaman akademik internasional kepada mahasiswa, tetapi juga memperkuat kompetensi lulusan dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan keilmuan global yang semakin kompetitif, ujar Prof Direktur.
Yang juga mengapresiasi tugas-tugas dan kinerja seluruh dosen, tenaga kependidikan, mitra internasional, serta keluarga mahasiswa yang telah memberikan dukungan selama proses studi berlangsung.
“Secara kusus, Direktur Prof Eka Srimulyani berharap para lulusan mampu menjadi agen perubahan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus menjadi representasi terbaik UIN Ar-Raniry di berbagai bidang pengabdian,” tambahnya.
Yudisium Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 ini menjadi momentum penting bagi Pascasarjana UIN Ar-Raniry dalam memperkuat reputasi akademik, meningkatkan kualitas lulusan, serta memperluas jejaring kerja sama internasional. Keberhasilan meluluskan mahasiswa double degree, peningkatan kualitas akademik lulusan, penguatan jejaring alumni.
Serta pengembangan tradisi akademik melalui orasi ilmiah menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pascasarjana UIN Ar-Raniry dalam mewujudkan visi sebagai pusat kajian Islam yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global, tutupnya. (**)








