Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 147
Berita Utama

Babinsa Koramil 01/Sukajaya Kunjungi Kebun Warga di Gampong Ie Meulee Dukung Program Ketahanan Pangan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayah binaan, Babinsa Gampong Ie Meulee Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Pelda Donny Saputra, mengunjungi sekaligus mendampingi salah satu petani kebun mentimun, Sdr. Indra Malaksa, yang berlokasi di Jurong Taqwa, Gampong Ie Meulee, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Selasa (22/10/2025).

Kunjungan Babinsa tersebut merupakan bentuk perhatian dan pendampingan kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian serta pemanfaatan lahan kosong agar lebih bernilai ekonomi. Dalam kesempatan itu, Babinsa memberikan motivasi kepada petani agar terus semangat mengolah lahan dan menjaga hasil panen.

Pelda Donny Saputra menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan kosong untuk ditanami sayuran seperti mentimun dapat membantu meningkatkan perekonomian warga sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal.

“Kami mendorong masyarakat untuk tidak membiarkan lahan kosong begitu saja. Dengan dikelola menjadi kebun produktif, hasilnya bisa membantu kebutuhan keluarga dan juga memperkuat ketahanan pangan di gampong,” ujarnya.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya TNI AD melalui para Babinsa yang terus aktif dalam mendukung program pemerintah di bidang pertanian. Pendampingan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan dampak positif dan menjadi contoh bagi warga lain agar ikut memanfaatkan lahan tidak produktif di sekitarnya.

Melalui kegiatan kunjungan dan pendampingan seperti ini, diharapkan hubungan antara Babinsa dan masyarakat binaan semakin erat, serta mampu mendorong terwujudnya gampong yang mandiri dan tangguh dalam bidang ketahanan pangan.(man)

Babinsa Berawang Bantu Ibu PKK Gotong Royong Bersihkan Halaman Kantor Keuchik

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat binaan, Babinsa Gampong Berawang Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serda M. Khadafi, turut membantu kegiatan gotong royong bersama ibu-ibu PKK membersihkan halaman aula Kantor Keuchik yang berlokasi di Jurong Merloh, Gampong Berawang, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, pada Selasa (22/10/2025).

Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman sekaligus mempererat kebersamaan antara Babinsa dengan masyarakat. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini menjadi bentuk nyata peran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan pekerjaan warga binaan.

Serda M. Khadafi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Babinsa untuk selalu hadir dan memberikan contoh positif kepada masyarakat.

“Sebagai Babinsa, kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga ikut berperan aktif membantu masyarakat dalam setiap kegiatan sosial. Melalui gotong royong seperti ini, kebersamaan dan kepedulian sosial akan semakin kuat,” ujarnya.

Selain membantu pembersihan halaman aula, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara Babinsa dan warga, terutama ibu-ibu PKK yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial di gampong.

Dengan adanya kegiatan gotong royong ini, diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta hubungan baik antara aparat kewilayahan dan masyarakat binaan dapat terus terjaga dengan baik di Gampong Berawang.(man)

“Membangun, Komitmen dan Kenyataan”: Pemerintah Pusat Tinjau Jalan di Gunung Paro, Kulu dan Geurete Aceh

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH -Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas meninjau rencana pembangunan Terowongan jalan Paro, Kulu dan Geurutee di wilayah Aceh Besar dan Aceh Jaya.

Respon cepat ini merupakan upaya lanjut dari harapan Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf kepada Pemerintah Pusat untuk menghadirkan solusi infrastruktur yang lebih aman dan efisien bagi masyarakat pengguna jalan lintas barat-selatan Aceh.

Kunjungan tim Bappenas ke Geurutee di perbatasan Kabupaten Aceh Besar – Aceh Jaya yang berlangsung, Senin (20/10/2025), menjadi sinyal kuat kolaborasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh terhadap strategi pembangunan infrastruktur tersebut. Pemerintah berkomitmen melaksanakan pembangunan terowongan di Geurutee serta perbaikan geometrik ruas Paro dan Kulu secara paralel.

Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Mustaqim selaku Ketua Tim 1 dan anggota dari Direktorat Kedeputian Bidang Infrastruktur dan Direktorat Pembangunan Indonesia Barat, Kedeputian Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Kepala BPJN Aceh Heri Yugiantoro, ST, MT mewakili Kementerian Pekerjaan umum bersama jajaran, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh, Ir. Mawardi, ST mewakili Pemerintah Aceh serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya yang diwakili Kadis PUPR Heri Etika, ST, M.Si dan tim.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan lapangan untuk memperkuat koordinasi dan percepatan tahapan pembangunan, mulai dari izin, izin lahan, hingga penyusunan dokumen perencanaan. Semua pihak menyatakan komitmennya untuk bekerja sesuai dengan kewenangan masing-masing dan ketentuan peraturan-undangan yang berlaku.

Kepala Dinas PUPR Aceh, Ir. Mawardi, ST, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan Ketua Tim dari Bappenas dalam waktu dekat melalui Kementerian Pekerjaan Umum akan melakukan penelitian lanjutan teknis pembangunan terowongan dan perbaikan geometrik di Paro–Kulu. Selanjutnya, sekembalinya dari kunjungan ini, tim tersebut akan melakukan diskusi guna menyiapkan langkah-langkah percepatan pembangunan terowongan Geurutee yang menjadi harapan seluruh masyarakat di Propinsi Aceh.

Mawardi juga menyampaikan kepada Gubernur mengenai tingginya angka kecelakaan di ruas Paro, Kulu dan Geurutee. Oleh karena itu, pembangunan yang diproyeksikan menjadi kebutuhan mendesak, bukan hanya untuk alasan keselamatan, tetapi sesuai harapan Gubernur Aceh dalam mendukung pemerataan ekonomi serta konektivitas antarwilayah, sejalan dengan visi pembangunan nasional dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Dengan adanya jalan terowongan, masa perjalanan antar wilayah akan berkurang secara signifikan, biaya logistik menurun, serta mobilitas barang dan jasa menjadi lebih efisien,” sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPJN Aceh, Heri Yugiantoro, ST, MT, menyampaikan bahwa mencakup kesiapan tahapan teknis sesuai hasil koordinasi bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh.

“Tentu kajian akan dilakukan untuk mendapatkan konstruksi yang ideal, berkualitas dan efisien, agar desain terowongan yang nantinya akan dibangun memenuhi standar keamanan tinggi sekaligus memberikan nilai manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Heri.

Lebih lanjut Heri menuturkan, kehadiran perbaikan sekmen jalan dan Terowongan sudah pasti menimbulkan dampak pada waktu perjalanan dari Banda Aceh ke Aceh Jaya. Segmen jalan gunung Paro dan Kulu dari yang dulunya bisa berjarak sepanjang 13 km lebih, nantinya bisa menjadi 6 km dan segmen Geurutee dari 8 km lebih akan menjadi 2,7 km.

Selain meninjau aspek teknis, tim Bappenas juga membahas skema pembiayaan proyek, yang akan segera dikonsultasikan dengan pimpinan di Jakarta. Sejumlah opsi tengah dipertimbangkan, seperti pembiayaan melalui pinjaman luar negeri, skema KPBU (Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha), maupun APBN murni, semoga apa yang dibahas ada upaya lanjut, komitmen dan menjadi kenyataan.(man)

Kepala  BPKA Bersama Kemendagri Membahas APBA-P Tahun 2025

0

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM – Kepala badan Pengelolaan Keuangan Aceh Reza Saputra bersama dengan kementerian dalam negeri Republik Indonesia direktur jenderal keuangan daerah Dr,Drs.Agus Fatoni, Senin 21/Oktober/2025 di Jakarta.

Pertemuan itu adalah pertemuan strategis dalam rangka membahas membahas evaluasi Anggaran Pendapatan Belanja Aceh Perubahan tahun anggaran 2025 ,di Jakarta.

Jadi pertemuan tersebut di pimpin langsung oleh Reza Saputra dalam rangka membahas tentang proses evaluasi APBA-P 2025 juga pertemuan tersebut dalam rangka  menguatkan koordinasi dalam penyusunan tentang penggunaan anggaran pemerintah Aceh untuk semakin efektif juga tepat sasaran.

Ini merupakan langkah tindak lanjut arahan gubernur Aceh Muzakir Manaf (mualem) supaya untuk memastikan tentang tata kelola keuangan daerah terlaksana dengan prinsip efesiensi transparansi yang tinggi serta akuntabilitas.

Reza Saputra mengatakan, bahwa atas dasar arahan bapak gubernur Aceh Muzakir Manaf ( Mualem) kami terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat agar setiap rupiah dalam dana APBA benar benar di pergunakan dengan optimal untuk kesejahteraan rakyat Aceh

Maka dalam pertemuan tersebut mereka membahas tentang pentingnya terhadap sinkronisasi antara program prioritas pemerintah Aceh serta kebijakan dengan pembangunan nasional dalam upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan diseluruh Aceh.(lem)

Futsal Sebagai Pelengkap Dari Sepakbola

0

Tawakal MPd
(Dosen Pendidikan Jasmani Universitas Bina Bangsa Getsempena)

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM : Banyak orang beranggapan kalau bermain futsal itu bikin pemain sepakbola jadi kaku dan tidak berkembang, karena kontrol (menghentikan bola) wajib dengan sole atau yang sering dikatakan menghentikan bola menggunakan telapak kaki. Padahal, masalahnya bukan pada futsal itu sendiri, melainkan pada pendekatan pelatihan yang dogmatis.

Dengan tipe lapangan yang lebih kecil, ruang bagi setiap pemain menjadi lebih sempit, dan tempo permainan pun menjadi lebih cepat jika dibandingkan dengan sepakbola.

Hal itu menuntut teknik, skill, dan visi bermain yang lebih bagus dari setiap pemainnya. Control, passing dan support adalah teknik-teknik yang sangat ditekankan dalam futsal.

Futsal secara dominan menggunakan kontrol menggunakan telapak kaki/sole, tekanan lawan yang cepat dan kebutuhan menghentikan bola instan.

Di futsal, seorang pemain harus memiliki kontrol bola yang sangat bagus, karena jika kontrol seorang pemain futsal tidak terlalu bagus, dengan jarak lawan yang sangat dekat, akan membuat bola dengan mudah direbut oleh lawan.

Di futsal juga tipe passing yang sering digunakan adalah passing cepat. Karena jika operan lambat akan membuat operan dengan mudah dapat dipotong lawan. Selain itu, tipe passing datar juga lebih sering digunakan dibandingkan dengan umpan lambung, karena umpan datar akan lebih mudah dikontrol pemain.

Di samping kedua aspek ini, ada satu aspek lain yang juga sangat diperlukan dalam futsal, yaitu support atau dukungan yang berupa pergerakan tanpa bola. Dengan lapangan yang kecil, ruang yang tercipta dalam futsal juga menjadi lebih sempit. Selain itu ruang-ruang yang tercipta sering dengan cepat ditutup lawan.

Hal itu membuat sekecil apapun ruang dalam futsal, harus bisa dimaksimalkan dengan cepat. Maka, yang diperlukan bukan sekadar kontrol dan umpan yang bagus dari pemain yang memegang bola, tetapi dukungan dari pemain-pemain lainnya dalam mencari ruang juga sangat menentukan.

Karena jika support-nya telat, ruang jadi tertutup, dan bola dengan mudah dapat direbut. Hal ini pada akhirnya menyebabkan counter attack dari lawan, di mana kebanyakan gol-gol yang tercipta dalam futsal berawal dari serangan balik.

Banyak pemain sepakbola profesional dunia menganggap futsal penting untuk pengembangan teknik mereka, sehingga futsal berfungsi sebagai sarana pelatihan yang efektif untuk sepakbola.

Beberapa di antaranya adalah Sergio Busquets, Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Xavi Hernadez, Ronaldinho, hingga Neymar dan bahkan pelatih sekaliber seperti Josep (Pep) Guardiola pun mengatakan bahwa ia terinspirasi dari permainan futsal.

Meskipun berbeda, keduanya adalah bentuk dari permainan sepakbola yang sama. Futsal melengkapi sepakbola dengan menyediakan lingkungan yang ideal untuk mengembangkan aspek permainan yang tidak selalu dapat diasah dalam pertandingan sepakbola modern sekarang ini.

Perbedaan spesifik antara futsal dan sepakbola baru benar-benar terasa setelah usia pubertas. Pada fase anak-anak, futsal justru bisa membantu memperkaya koordinasi, kontrol bola, dan pengambilan keputusan yang lebih cepat.

Setelah pubertas, barulah perbedaan karakter permainan (ruang, intensitas, transisi, dan jenis kontrol) semakin menonjol. Disinilah pentingnya bridging training supaya pemain bisa menyesuaikan diri antara futsal dan sepakbola.

Jika dilatih dengan pendekatan yang fleksibel, futsal justru memberi banyak keuntungannya bagi pemain sepakbola. Adaptasi lebih cepat di bawah tekanan. Fondasi decision-making yang kuat untuk transisi ke sepakbola.

Bukan futsal yang menghambat sepakbola. Tapi cara kita mengajarkan dan membatasi (kalau sudah latihan sepakbola, lebih baik jangan lagi latihan futsal) yang sering jadi masalah.

Mari kita ubah mindset (cara berpikir). Gunakan futsal sebagai alat bantu pembinaan sepakbola yang artinya futsal pelengkap dari sepakbola, bukan sebagai kambing hitam mengganggu perkembangan sepakbola.***

Babinsa Koramil 01/Sukajaya Dampingi Kader Posyandu Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Warga

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat gampong, Babinsa Gampong Balohan, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Taufiq melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Cempala yang berlangsung di Jurong Lamkuta, Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh kader Posyandu bersama tim medis dari Puskesmas Sukajaya. Berbagai layanan kesehatan diberikan kepada warga, terutama bagi ibu hamil, balita, dan lansia. Pendampingan ini menjadi salah satu wujud kepedulian TNI terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah binaan, sekaligus mempererat hubungan antara Babinsa dengan warga.

Sertu Taufiq menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan Posyandu merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah di bidang kesehatan. “Kami hadir untuk memberikan dukungan dan memastikan kegiatan pelayanan kesehatan berjalan lancar. Kesehatan masyarakat adalah salah satu faktor penting dalam mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh,” ujarnya.

Selain membantu jalannya kegiatan, Babinsa juga berinteraksi langsung dengan warga yang datang berobat, memberikan semangat agar tetap menjaga pola hidup sehat dan rutin mengikuti pemeriksaan kesehatan di Posyandu. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, yang merasa terbantu dengan kehadiran aparat TNI di tengah-tengah mereka.

Sementara itu, salah satu kader Posyandu Cempala mengapresiasi dukungan Babinsa yang selalu aktif membantu setiap kegiatan sosial di gampong. Menurutnya, pendampingan dari Babinsa memberikan motivasi tersendiri bagi para kader dan menambah semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Diharapkan sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Upaya bersama ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan, demi terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera di wilayah Kota Sabang.(man)

Lewat Seni dan Budaya, Babinsa Kuta Ateuh Bentuk Karakter Cinta Tanah Air pada Siswa

0

MEDIANAD.COM, SABANG  – Dalam rangka menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air sejak usia dini, Babinsa Gampong Kuta Ateuh, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Pelda Syafrial memberikan wawasan kebangsaan kepada para siswa-siswi SD Negeri 1 Sabang yang berlokasi di Jurong Sutedjo, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Selasa (21/10/2025).

Kegiatan pembinaan ini dikemas secara kreatif dengan menggabungkan unsur kesenian dan budaya agar para siswa lebih mudah memahami nilai-nilai kebangsaan. Melalui lagu perjuangan, permainan edukatif, dan kegiatan interaktif lainnya, Babinsa mengajarkan makna persatuan, gotong royong, serta kebanggaan terhadap budaya bangsa Indonesia.

Pelda Syafrial menjelaskan bahwa kesenian merupakan sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. “Melalui seni dan budaya, anak-anak bisa belajar mencintai bangsa dan budayanya sendiri. Cara ini lebih menyenangkan sekaligus membangun karakter yang kuat dalam jiwa mereka,” ujarnya di sela kegiatan.

Pihak Sekolah SDN 1 Sabang mengapresiasi langkah Babinsa yang turun langsung memberikan pembinaan kepada para siswa. Menurutnya, kehadiran TNI di sekolah memberi dampak positif dalam pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan.

Selain memberikan wawasan kebangsaan, Babinsa juga berpesan agar para siswa rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, serta menjaga persatuan di lingkungan sekolah. Pesan sederhana namun bermakna ini diharapkan menjadi pegangan bagi para siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, TNI AD khususnya Babinsa menunjukkan perannya tidak hanya di bidang pertahanan, tetapi juga dalam membina generasi muda agar memiliki karakter cinta tanah air dan kebanggaan terhadap warisan budaya bangsa. Dengan cara yang menyenangkan dan edukatif, Babinsa turut serta membentuk generasi penerus yang berjiwa nasionalis dan berkarakter kuat.(man)

Telah Ditemukan, Pemuda Tabligh Yang Melompat ke Laut dari Roro AH 1  Meninggal Dunia 

0

MEDIANAD.COM, SINABANG – Tim SAR Simeulue akhirnya menemukan jasad Pemuda Tabligh Alhafiz (24), penumpang Roro Aceh Hebat 1 yang dilaporkan melompat dari dek Roro AH 1 di Pelabuhan Sinabang pada Minggu sore. Jasadnya ditemukan dan dinyatakan telah meninggal dunia,Senin (20/10/), sekitar pukul 16.12 WIB.

Komandan Pos SAR Simeulue, Muhammad Rio Faisal, mengatakan korban ditemukan sekitar 20 meter dari titik jatuhnya dalam kondisi meninggal dunia.

“Kondisi korban ditemukan masih utuh dan mengenakan pakaian terakhir. Kepalanya terlihat menonjol dari permukaan air, kemudian langsung kita evakuasi,” ujar Rio kepada awak media.

Proses evakuasi dilakukan di tengah cuaca hujan dengan melibatkan unsur Basarnas, TNI AL, Satpol Airud, Sabhara, dan BPBD Simeulue. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans dan didampingi oleh pihak keluarga.

“Setelah jenazah diserahkan, operasi SAR resmi kita tutup,” tambah Rio.

Sebelumnya diberitakan, Alhafiz, warga Meulaboh, Aceh Barat, dilaporkan melompat dari dek atas Roro Aceh Hebat 1, Minggu 19 Oktober 2025, sekitar pukul 17.15 WIB, sesaat sebelum kapal bertolak menuju Calang, Aceh Jaya.

Saat kejadian, korban diketahui berangkat bersama rombongan jamaah tabligh dan diduga mengalami gangguan psikologis”(*)

BPKS Serahkan Aset Negara kepada Kejaksaan Negeri Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) resmi menyerahkan Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah kepada Kejaksaan Negeri Sabang, Minggu (20/10).

Penyerahan ini dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima (BAST) Nomor KU.05-04/X/312/2025 dan Nomor B-211/L.1.16/Ca.1/3110/2025 yang ditandatangani pada Senin, 20 Oktober 2025, di Ruang Rapat Pimpinan BPKS di Kota Sabang.

Penandatanganan dilakukan oleh Iskandar Zulkarnaen, S.E., M.Si., Ph.D., Kepala BPKS selaku pihak pertama, dan Milono Raharjo, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Sabang, selaku pihak kedua yang bertindak atas nama Jaksa Agung Republik Indonesia.

Turut hadir dalam acara tersebut Wali Kota Sabang H. Zulkifli H. Adam, Asisten III Setda Kota Sabang Drs. Kamaruddin, beserta jajaran Pemerintah Kota Sabang. Dari pihak BPKS, kegiatan ini dihadiri oleh Deputi Umum Abdul Manan, Deputi Pengawasan Ridha Amri, Deputi Teknis dan Pengembangan Fajran Zain, serta sejumlah pejabat struktural dan staf BPKS lainnya. Sementara itu, dari pihak Kejaksaan turut hadir pejabat struktural seperti Kasi Datun, Kasi Intel, dan jajaran Kejaksaan Negeri Sabang.

Dalam sambutannya, Kepala BPKS Iskandar Zulkarnaen menyampaikan bahwa penyerahan aset ini merupakan langkah nyata sinergi antarinstansi pemerintah dalam mewujudkan tata kelola aset negara yang transparan dan efisien.

“Kami berkomitmen menjalankan amanah sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan efisiensi pengelolaan aset negara. Serah terima ini juga merupakan tindak lanjut dari Surat Persetujuan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor S-186/MK.6/KNL.01/2025 tertanggal 18 September 2025,” ujar Iskandar.

Kepala Kejaksaan Negeri Sabang, Milono Raharjo, mengapresiasi dukungan BPKS atas penyerahan aset tersebut.

“Kami menyambut baik langkah sinergis ini. Aset yang diserahkan akan kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kejaksaan dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat,” ucap Milono.

Sementara itu, Wali Kota Sabang H. Zulkifli H. Adam dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi positif antara BPKS dan Kejaksaan Negeri Sabang.

“Langkah ini menjadi contoh nyata sinergi antara lembaga pemerintah pusat dan daerah di Sabang. Kami berharap pengalihan aset ini tidak hanya meningkatkan efektivitas kinerja Kejaksaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik,” kata Wali Kota.

Penyerahan aset ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah, sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 28 Tahun 2020, serta berpedoman pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 40 Tahun 2024 dan PMK Nomor 83/PMK.06/2016 tentang Tata Cara Penggunaan, Pemusnahan, dan Penghapusan Barang Milik Negara.

Sejak penandatanganan berita acara, tanggung jawab penggunaan Barang Milik Negara resmi beralih dari BPKS kepada Kejaksaan Negeri Sabang.

Acara berlangsung dengan tertib dan khidmat, menandai komitmen bersama antara lembaga pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung tata kelola aset negara yang transparan, tertib administrasi, dan bermanfaat bagi kepentingan publik.(man)

Pemko Sabang dan KPK RI Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi Lewat Rapat Koordinasi dan Evaluasi MCSP

0

MEDIANAD.COM, SABANG- Sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, Pemerintah Kota Sabang bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pulau Weh Kantor Wali Kota Sabang ini, menjadi momentum penting bagi Pemko Sabang, untuk menegaskan komitmen pencegahan korupsi serta memastikan seluruh program berjalan sesuai prinsip integritas dan akuntabilitas publik.

Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mengatakan sangat apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program MCP yang diinisiasi oleh KPK RI. Menurutnya, MCP merupakan instrumen yang sangat vital untuk memetakan area rawan korupsi dan mengukur kemajuan upaya pencegahan yang telah dilakukan pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa Pemko Sabang memiliki komitmen kuat untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan agar lebih transparan, akuntabel, dan berintegritas.

“Kami menyadari bahwa upaya perbaikan tata kelola ini tidak dapat kami lakukan sendiri. Oleh karena itu, pendampingan intensif dari KPK RI sangat kami harapkan dan butuhkan, agar capaian MCP Kota Sabang setiap tahunnya dapat terus meningkat,” kata Zulkifli, Senin (20/10).

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Zulkifli juga memberikan penekanan khusus kepada seluruh kepala OPD dan jajarannya, agar serius memenuhi dokumen dan data dukung MCP secara tepat waktu dan akurat.

“Mari kita menjaga integritas dan bekerja dengan kesadaran bahwa capaian MCP adalah cerminan dari integritas kolektif seluruh ASN di Kota Sabang,” tambahnya.

Sementara itu, Kasatgas Korsup Wilayah I KPK RI Harun Hidayat menyampaikan rapat MCSP menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat sistem pencegahan korupsi serta memastikan implementasi komitmen bersama antara KPK dan Pemerintah Daerah.

“Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari komitmen kepala daerah dan pimpinan DPRD yang telah menandatangani pakta integritas bersama KPK di Jakarta. Kami ingin memastikan komitmen itu benar-benar dipenuhi dan dijalankan,” ujar Harun.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya bersifat administratif, tetapi juga substantif. Karena selain pembahasan di ruang rapat, tim KPK juga melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen dan implementasi.

Dalam paparannya, Harun Hidayat juga menyoroti pentingnya kebijaksanaan kepala daerah dalam pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, APBD harus difokuskan pada program prioritas agar terhindar dari potensi defisit dan penyimpangan anggaran.

Selain itu, ia menekankan bahwa Survei Penilaian Integritas (SPI) dan Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan instrumen penting dalam mengukur sejauh mana pemerintah daerah telah melaksanakan upaya pencegahan korupsi.

“MCP dan SPI ini menjadi pertimbangan untuk mendapatkan opini WTP. Karena itu, Sabang harus mengejar target yang sudah dijanjikan,” jelasnya.

Melalui mekanisme tersebut, lanjutnya, pemerintah daerah dapat mengetahui indikator kelemahan yang perlu segera dibenahi, sekaligus memperkuat area yang telah berjalan baik. Ia berharap Pemko Sabang terus memperbaiki tata kelola pemerintahan, memperkuat sistem integritas, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Berdasarkan data tahun 2024, nilai SPI Kota Sabang tercatat sebesar 71,01 persen, sementara nilai MCP mencapai 72,12 persen. Ke dua nilai ini menjadi panduan penting bagi Pemko Sabang dalam memperbaiki sistem tata kelola serta memperkuat integritas kelembagaan ke depan.

Dalam rapat ini, sejumlah isu strategis turut dibahas secara mendalam, mulai dari perencanaan dan penganggaran daerah, pengadaan barang dan jasa, manajemen aset daerah, hingga optimalisasi penerimaan daerah. Selain itu, dilakukan pula evaluasi terhadap peran serta masyarakat dalam mendukung pencegahan korupsi melalui peningkatan partisipasi publik dan transparansi informasi.(man)

Popular Posts

My Favorites

Pantau Harga Sembako di Kios Warga, Babinsa Ie Meulee Pastikan Stok...

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga dan terjangkau bagi masyarakat, Babinsa Gampong Ie Meulee, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Peltu...