Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 148
Berita Utama

Walkot dan Wawalkot tinjau pelayanan di RSUD Kota Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam bersama Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus melakukan peninjauan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Sabang.

Pada kesempatan itu, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang didampingi Sekretaris Daerah Andri Nourman dan Direktur RSUD dr. Cut Meutia Aisywani, melakukan peninjauan ke bagian registrasi sekaligus mengunjungi beberapa ruang rawat inap di RSUD, Senin (16/6).

“Tadi kita menyaksikan sendiri bagaimana kondisi di lapangan, dan kami juga sempat berinteraksi dengan pasien yang sedang mengantre untuk melakukan registrasi. Beberapa masyarakat menyampaikan pelayanan RS cukup bagus, namun tetap ada beberapa kekurangan di sana sini yang harus kita benahi,” kata Wali Kota Sabang.

Usai melakukan peninjauan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang didampingi Sekretaris Daerah Kota Sabang, melakukan konferensi pers dengan rekan-rekan media yang turut menyampaikan keluhan masyarakat serta saran dan pendapat terkait kondisi RSUD Kota Sabang.

“Saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan PWI yang telah menyampaikan beberapa hal terkait dengan keluhan masyarakat selama ini. Sebagaimana informasi yang sudah disampaikan tersebut, mudah-mudahan bisa kita benahi segera,” tegasnya.

Berdasarkan informasi tersebut pula, Wali Kota Sabang mengakui banyak hal yang harus diprioritaskan dan menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Sabang terhadap kondisi RSUD.

“Sebelum dilantik, saya sempat mendengar adanya keluhan dari masyarakat, tentunya kita tidak menyalahkan siapa-siapa, ini berkaitan dengan anggaran. Namun, karena ini menyangkut orang sakit dan keperluan khalayak ramai, jadi harus menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Kota Sabang,” tambahnya.

Terakhir, Wali Kota Sabang menyatakan akan serius melakukan pembenahan, baik dari segi sistem registrasi, kelistrikan, ketersediaan alat, dan sumber daya manusia yang mumpuni, dalam hal ini tenaga medis dan non medis di RSUD Kota Sabang.(*/man)

Langkah awal perubahan, Wali Kota Sabang: Kita harus berbenah

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Mengawali masa jabatannya, Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam dan Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus, didampingi Sekretaris Daerah Kota Sabang Andri Nourman memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) perdana di lingkungan Pemerintah Kota Sabang.

Kegiatan yang dihadiri Kepala OPD, Para Camat serta Kepala Bagian lingkup Pemerintah Kota Sabang itu, digelar di Aula Pulau Klah Kantor Wali Kota Sabang, Senin (16/6).

Pada rapim tersebut, Wali Kota Sabang memberi kesempatan pada kepala OPD untuk menyampaikan program yang sedang dijalankan dan kendala dalam melaksanakannya selama ini.

“Kita harus berbenah, banyak hal yang harus tinjau, dibenahi dan di evaluasi kembali. Beberapa hal diantaranya terkait perdagangan, perikanan, pertanian, pariwisata, dan kebersihan, termasuk juga di bidang kesehatan,” kata Zulkifli H. Adam.

Setelah mendengar beberapa laporan dari para penanggung jawab kegiatan, Wali Kota Sabang mengajak Kepala OPD agar memprioritaskan hal atau tugas-tugas mendesak dan lebih memperhatikan hasil kerja di lapangan.

Wali Kota Sabang berharap dengan kerja sama dan koordinasi yang baik antar Kepala OPD maupun pejabat lainnya di Kota Sabang, dapat mengatasi kendala yang terjadi pada program-program pelayanan masyarakat ke depan.(man)

Ketua Harian: Asnawi PPA PROTES KERAS PENGALIHAN 4 PULAU ACEH KE SUMUT SECARA SEPIHA

0

Ketua harian PPA Asnawi

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Partai Perjuangan Aceh (PPA) hadir sebagai kekuatan politik yang berdiri untuk membela kepentingan Aceh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus menjaga keutuhan bangsa secara adil dan bermartabat. Selama ini, kami berjalan selaras dengan prinsip harmoni nasional tanpa pernah menimbulkan keresahan di tingkat pusat maupun daerah, 16 Juni 2025.

Namun situasi kondusif ini terganggu akibat keputusan sepihak Kementerian Dalam Negeri RI melalui Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan yang menerbitkan SK No. 300.2.2-2138 Tahun 2025, yang mengalihkan empat pulau dari wilayah Aceh ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Keputusan ini bukan hanya mengejutkan, tetapi juga melukai rasa keadilan masyarakat Aceh dan berpotensi memicu gejolak yang tidak perlu.

Asnawi, menyampaikan keprihatinan yang mendalam dan protes keras atas langkah pemerintah pusat tersebut. Terlebih, tidak ada persetujuan dari Pemerintah Aceh maupun DPRA, yang seharusnya menjadi prasyarat sah dalam setiap perubahan batas wilayah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh.

Empat Pulau yang Dialihkan:

1. Pulau Lipan
2. Pulau Panjang
3. Pulau Mangkir Gadang
4. Pulau Mangkir Ketek

Pulau-pulau ini sejak awal kemerdekaan telah tercatat secara historis, administratif, dan yuridis sebagai bagian dari Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh.

Asnawi menegaskan bahwa bukti-bukti sah seperti arsip kolonial Belanda, peta militer TNI, dan peta resmi Bakosurtanal sebelum revisi 2020 semuanya menguatkan klaim bahwa keempat pulau tersebut merupakan bagian dari wilayah Aceh. Maka dari itu, pengalihan ini adalah cacat prosedur, keliru secara sejarah, dan melanggar hukum.

DASAR HUKUM YANG DILANGGAR:

1. UU Darurat No. 7 Tahun 1956

2. UU No. 24 Tahun 1956
Menetapkan batas wilayah Provinsi Aceh dan Sumut sejak awal berdirinya Republik.

3. UU No. 44 Tahun 1999
Memberikan keistimewaan Aceh dalam hal pengelolaan wilayah.

4. UU No. 11 Tahun 2006 (UUPA)
Pasal 8 dan 14 mengatur bahwa perubahan batas wilayah Aceh wajib melalui persetujuan Gubernur dan DPRA.

PPA MENYERUKAN:

1. Kepada Kementerian Dalam Negeri RI
Untuk segera mencabut SK No. 300.2.2-2138 Tahun 2025 dan menyampaikan klarifikasi terbuka kepada rakyat Aceh dan seluruh rakyat Indonesia.

2. Kepada Pemerintah Aceh, DPRA, tokoh adat, ulama, dan elemen sipil
Untuk tetap tenang, bersatu, dan bersuara lantang dalam membela hak Aceh yang sah secara hukum dan sejarah.

Aceh bukan hanya wilayah administratif, tapi juga tanah perjuangan dan kehormatan yang dijamin oleh konstitusi. Setiap tindakan sepihak yang melanggar hak Aceh akan merusak kepercayaan, stabilitas, dan kesatuan bangsa.

“Kami di PPA berdiri tegak membela setiap jengkal tanah Aceh. tapi jangan pernah anggap diamnya rakyat Aceh sebagai tanda menyerah,”ungkap Asnawi, Ketua Harian PPA.(jm)

Babinsa Dampingi Pelaksanaan Posyandu Balita di Gampong Cot Abeuk untuk Cegah Stunting

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 10 Gampong Cot Abeuk Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serka Muliyono melaksanakan pendampingan sekaligus membantu pelaksanaan kegiatan Posyandu balita yang diselenggarakan oleh Bidan Desa bersama kader dan pengurus Posyandu Mawar, bertempat di Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Senin (16/6/2025).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap program pemerintah dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan dan penanganan stunting di wilayah binaan.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Muliyono turut membantu kelancaran proses pemeriksaan kesehatan balita, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemberian makanan tambahan bergizi yang menjadi bagian penting dalam pemantauan tumbuh kembang anak.

“Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung program ketahanan wilayah melalui sektor kesehatan. Kita berharap, melalui sinergi lintas sektor di lapangan, angka stunting di wilayah ini dapat ditekan dan dicegah sejak dini,” ujar Serka Muliyono.

Bidan Desa yang memimpin kegiatan menyampaikan bahwa saat ini terdapat lima balita yang terdata mengalami stunting di Gampong Cot Abeuk. Penanganan terhadap kasus stunting ini terus dilakukan secara berkala melalui pemantauan tumbuh kembang, penyuluhan gizi, serta dukungan dari kader Posyandu, aparat gampong, dan instansi terkait termasuk peran aktif Babinsa.

Dengan adanya kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan kondisi kesehatan balita di Gampong Cot Abeuk semakin membaik dan kasus stunting dapat diminimalisir secara signifikan.(man)

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Lakukan Komsos di Gampong Aneuk Laot, Ajak Warga Jaga Silaturahmi dan Keamanan Lingkungan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 05 Gampong Aneuk Laot, Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serka Insarlin bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Firmansyah melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga binaan di Jurong Putro Haloë, Gampong Aneuk Laot, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Senin (16/6/2025).

Kegiatan Komsos ini menjadi sarana efektif dalam membangun kedekatan serta mempererat hubungan antara TNI-Polri dengan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas memberikan himbauan kepada warga agar senantiasa menjaga silaturahmi dan menjalin hubungan yang baik antar sesama warga maupun dengan aparatur gampong.

Serka Insarlin menyampaikan bahwa menjaga kebersamaan dan komunikasi yang baik merupakan pondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis. “Kami mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga tali silaturahmi dan meningkatkan rasa peduli terhadap sesama, sehingga tercipta suasana hidup bermasyarakat yang penuh keharmonisan,” ujar Babinsa.

Hal senada juga disampaikan oleh Brigadir Firmansyah yang mengingatkan pentingnya saling menghargai dan menjaga ketertiban lingkungan. “Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga peran aktif seluruh elemen masyarakat. Maka dari itu, kami mengajak warga untuk bersama-sama menjaga ketenangan dan keamanan di wilayah Gampong Aneuk Laot,” jelasnya.

Dengan kegiatan Komsos seperti ini, diharapkan sinergi antara TNI, Polri, aparatur gampong, dan masyarakat dapat semakin solid dalam menjaga stabilitas sosial serta mencegah potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.(man)

Babinsa Koramil 01/Sukajaya dan Bhabinkamtibmas Dampingi Keuchik Berikan Bimbingan kepada Linmas di Gampong Cot Ba’U

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 09 Gampong Cot Ba’U Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serka Sudirman bersama Bhabinkamtibmas Aiptu, Muslem mendampingi pejabat Keuchik Gampong Cot Ba’U, Sdr. Akmallun Nazri, dalam kegiatan pembinaan dan bimbingan kepada personel Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang bertempat di Kantor Keuchik Gampong Cot Ba’U, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Senin (16/6/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan anggota Linmas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai satuan pengamanan tingkat desa. Dalam arahannya, Keuchik Gampong Cot Ba’U, Sdr. Akmallun Nazri menyampaikan bahwa keberadaan Linmas merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta membantu penanganan bencana maupun kegiatan sosial masyarakat.

“Pembentukan Satuan Perlindungan Masyarakat ini bukan hanya untuk aspek keamanan semata, tetapi juga sebagai bentuk keterlibatan aktif masyarakat dalam menciptakan ketentraman dan respon cepat terhadap situasi darurat di lingkungan sekitar,” ujar Keuchik.

Babinsa Serka Sudirman dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya semangat gotong royong dan koordinasi yang baik antara Linmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta aparatur gampong. “Kami siap mendukung dan mendampingi setiap upaya Keuchik dalam memperkuat ketahanan dan keamanan lingkungan. Linmas adalah mitra strategis kami di tingkat desa,” ujarnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Aiptu Muslem menambahkan bahwa pelatihan dan pembinaan seperti ini penting agar anggota Linmas memahami aturan, prosedur, serta teknik dasar pengamanan dan penanganan situasi darurat yang mungkin terjadi.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan personil Linmas Gampong Cot Ba’U semakin siap dan tanggap dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat, serta mampu menjadi ujung tombak dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.(man)

Dugaan Mark Up Dana Desa Putri Betung, Dua LSM Desak APH Usut Tuntas

0

MEDIANAD.COM, GAYO LUES – Dua LSM lokal, LSM LP-KPK yang diketuai Ahmad Yani dan LSM FMPK yang dipimpin Syafaruddin Telfie, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) segera mengusut tuntas dugaan penyelewengan dana pemberdayaan kampung di Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues.

Desakan ini muncul setelah hasil investigasi kedua lembaga menemukan indikasi mark up pada sejumlah item kegiatan desa. “Kami mencatat ada pembengkakan harga pada tiga kegiatan utama,” ungkap Ahmad Yani.

Ketiga kegiatan tersebut yakni:

Pembangunan usaha jalan tani (titi) sebesar Rp 61.448.200,

Pengadaan 11 titik lampu jalan senilai Rp 15.520.000,

Pengadaan sarana wisata sebesar Rp 33.265.000.

“Seluruh kegiatan itu patut diduga mengalami pembengkakan anggaran di atas harga wajar,” tegas Syafaruddin Telfie.

Saat dikonfirmasi, penghulu kampung setempat berdalih seluruh pekerjaan telah rampung dan tidak mendapat temuan dari Inspektorat Gayo Lues. Namun, pihak Inspektorat melalui Irban membantah klaim tersebut dan menyatakan bahwa proses pemeriksaan atas dugaan mark up masih berjalan dan belum rampung.

Kedua LSM menegaskan, dugaan korupsi dana desa adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Mereka mendesak APH segera turun tangan agar tidak terjadi pembiaran.(Tim)

Pasca Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Unit Patroli Samapta Polres Sabang Intensifkan Patroli

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Jaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) pasca pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang periode 2025–2030, Unit Patroli Sat Samapta Polres Sabang melaksanakan patroli malam hari di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polres Sabang, Minggu (15/06/2025).

Patroli dipimpin oleh Kanit Patroli Aiptu Opie bersama sejumlah personel dengan menggunakan kendaraan roda dua (Ranmor R2). Patroli ini menyasar lokasi-lokasi yang rawan kerumunan dan aktivitas masyarakat, seperti warung kopi, kafe, hotel, sentra pertokoan, SPBU, tempat-tempat keramaian, serta pusat aktivitas warga lainnya.

Kasat Samapta Polres Sabang AKP Sabrani, SE, menyampaikan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kondisi tetap kondusif usai pelantikan kepala daerah.

“Pasca pelantikan merupakan momentum penting yang memerlukan pengawasan ekstra. Patroli ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar AKP Sabrani.

Selain pemantauan, petugas juga turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu kenyamanan umum, serta terus bersinergi dalam menciptakan situasi yang aman dan damai di Kota Sabang.

Polres Sabang menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala, sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik dan menjaga situasi kondusif di tengah masyarakat.(man)

Lantak Laju Beyond Cup, Menang Lewat Drama Penalti, ARSECO FC Melaju

0

Saksikan laga perdana Lantak Laju Beyond Cup. (foto/tangkapan layar)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Turnamen sepakbola paling dinanti di Aceh, Lantak Laju Beyond Cup (LLBC) 2025 yang berlangsung mulai tadi malam, Sabtu (14/06) 2025 di Stadion H. Dimurthala (SHD) Banda Aceh serta serimoni pembukaan yang berlangsung meriah.

Langsung tersaji laga menarik dan ketat. Dimana, pertandingan yang disaksikan seribuan publik SHD antara ARSECO FC Banda Aceh dengan L Patra FC Bireuen berkesudahan untuk keunggulan bagi Skuad asal Cot Lamkuweh, Meuraxa, Banda Aceh 5-4 (0-0) (2-2) lewat drama penalti.

Yang memang Mukhlis Nakata dan kolega sempat unggul 2-1 hingga menit ke 79.

Setelah andalan Fadlullah memborong dua gol di menit ke-65 dan 77 namun penalti mantan pemain Persiraja Alfasyimi L Patra pada menit ke-80 harus berkesudahan imbang 2-2 di waktu normal, yang memang sebelumnya di menit ke 50 legiun asing L Fatra, Okutu Emanuel sempat memberi keunggulan bagi timnya 0-1.

Namun hasil imbang tak terelakkan dalam waktu laga normal 90 menit, sehingga harus naik ketitik penalti, ternyata keberuntungan berpihak untuk Risky Yusuf,dkk usai unggul 5-4 Sekaligus M Reza dan kolega berhasil melaju ke babak perempat final. (zm)

Yoshimi Ogawa, Instruktur Wasit asal Jepang Sampaikan Materi pada Kursus Instruktur Wasit PSSI Provinsi

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: INSTRUKTUR wasit asal Jepang, Yoshimi Ogawa, Sabtu (14/06/) 2025 berkesempatan menyampaikan materi untuk 21 calon instruktur wasit asal Aceh dan Sumut yang berkesempatan mengambil kursus instruktur wasit PSSI Provinsi, yang diselenggarakan Asprov PSSI Aceh di Banda Aceh, dari 11 hingga tanggal 15 Juni 2025.

Yoshimi Ogawa dalam satu petikannya sebagai pemateri menjelaskan. Peran instruktur wasit dewasa ini sangat dibutuhkan tiap Federasi, serta kebawahnya Provinsi, Kabupaten dan Kota hingga kedunia pendidikan/sekolah serta Sekolah Sepak Bola (SSB).

Dalam upaya meningkatkan etos kerja wasit-wasit muda, dan benar-benar mampu memimpin pertandingan sesuai regulasi yang berlaku.

Tentu itulah tugas instruktur wasit untuk memberi pemahaman dan didikan terhadap wasit muda, sehingga berkembang dan terus berkembang, sekaligus lolos sebagai wasit FIFA pinta Ogawa.

Yang juga peserta kursus mendapat tambahan materi langsung praktek lapangan dari Yoshimi di venue Stadion H Dimurthala, Banda Aceh.

Telah diketahui sebelumnya, Sebanyak 21 wasit Aceh dan Sumatra Utara (Sumut) ikut kursus instruktur wasit PSSI Provinsi, yang digelar Asprov PSSI Aceh di Banda Aceh dari Tanggal 11-15 Juni 2025.

Serta ditangani langsung oleh dua instruktur Wasit nasional serta pemateri tambahan asal Jepang, ujar Instruktur wasit PSSI (Nasional) Riswanda saat menyampaikan kata sambutan dan tehnis kegiatan, pada serimoni pembukaan Kursus dimaksud, Rabu (11/06) malam di Aula Hotel Rasamala, Banda Aceh.

Kursus yang juga program Departemen Perwasitan PSSI Pusat juga mendapat apresiasi dari Dispora dan KONI Aceh, serta lebih membanggakan digelar oleh Asprov PSSI Aceh, ujar Kadispora Aceh, Ir T Mirzuan ST yang diwakili Sekretarisnya, T Banta Nuzullah, S.Pd sekaligus menyampaikan kata sambutan di serimoni pembukaan kegiatan itu.

Dukungan dan apresiasi yang sama juga disampaikan Plt Ketua KONI Aceh, Anwar Ramli, SE, MM yang diwakili salah satu wakil ketuanya, Muhammad Saleh.

Sementara Ketua Asprov PSSI Aceh, H Nazir Adam, SE, MM sebelum membuka kegiatan Kursus dimaksud mengemukakan,

Insya Allah program PSSI Pusat bidang depertemen perwasitan termen ini tahun 2025, atau kursus instruktur wasit PSSI Provinsi dipercayakan Asprov PSSI Aceh sebagai penyelenggara, serta pesertanya 21 calon instruktur asal Aceh dan 7 dari Provinsi tetangga Sumut.

Mudah-mudahhan usai mengikuti kursus para wasit dan asisten (hakim garis) yang sudah kenyang pengalaman memimpin pertandingan, baik level Liga3, Liga2, Liga1 bahkan pernah memimpin pertandingan label internasional dibawah AFC.

Sangat berarti untuk pengembangan dan peningkatan kualitas wasit sepakbola di Aceh juga Sumut kedepan, tentu setelah melahirkan beberapa instruktur dari alumnus wasit sarat pengalaman yang ambil bagian dalam kursus kali ini.

“Pada serimoni pembukaan juga hadir Wakil ketua DPR Aceh yang juga Exco PSSI Aceh, Ir H Saifuddin Muhammad alias Yahfud, Sekum PSSI Aceh, Nazaruddin serta anggota Exco Bidang perwasitan dan Kompetisi, Hasbi serta Keuchik Muslim”. (zm)

Popular Posts

My Favorites

Gubernur Aceh Muzakir Manaf : Jelang Shalat Lima Waktu, Setiap Toko...

0
MEDIANAD.COM, ACEH BARAT– Komitmen menegakkan syariat Islam, Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf atau yang kerap disapa Mualem menegaskan dihadapan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)...