Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 174
Berita Utama

Aceh Daerah Utama Gunakan Layanan Darurat 112 Terintegrasi, “Respon Bencana Sekarang Lebih Cepat dan Tepat”

0

MEDIANAD COM-Pemerintah Provinsi Aceh resmi menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa sistem layanan Emergency Call 112 dari PT Digital Sandi Informasi. Penyerahan bantuan ini menandai langkah strategis Aceh menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menerapkan pusat monitoring satu data kedaruratan yang terintegrasi di seluruh kabupaten/kota.

Dalam siaran Pers Pemerintah Aceh juga dimelaskan, “acara

serah terima berlangsung di ruang Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Aceh pada Rabu (21/1/2026). Agenda ini dihadiri oleh Asisten I bidang Pemerintahan, Drs. Syakir, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominsa) dari seluruh kabupaten/kota. Turut hadir secara daring melalui Zoom, Dirjen Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi)”.

Sistem layanan 112 ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh nomor darurat ke dalam satu pintu. Hal ini bertujuan memudahkan masyarakat di seluruh Aceh dalam mengakses bantuan cepat saat menghadapi situasi kritis, mulai dari kebakaran, layanan medis, gangguan hewan liar, KDRT, pohon tumbang, kecelakaan, hingga bencana alam.

Direktur Operasional PT Digital Sandi Informasi, Aditya Rizka, menjelaskan bahwa sistem ini akan menjadi pusat monitoring data kedaruratan yang diterapkan secara seragam di seluruh wilayah Aceh.

“Kami memahami bahwa dalam situasi darurat, setiap detik sangatlah berharga. Melalui bantuan CSR ini, kami ingin berkontribusi nyata dalam membangun pusat monitoring satu data kedaruratan yang responsif. Kami berharap sistem ini membantu pemerintah daerah memberikan pelayanan publik yang prima,” ujar Aditya dalam sambutannya.

Aditya menjelaskan, melalui layanan ini, masyarakat Aceh tidak perlu lagi menghafal banyak nomor instansi. Cukup dengan menekan 112, panggilan akan diterima oleh Command Center yang kemudian meneruskan informasi ke instansi terkait seperti Damkar, Ambulans, Polisi, atau BPBA secara real-time, cepat, dan terukur.

Menurutnya, sistem ini hadir dengan dua fitur unggulan yang dirancang untuk menjamin kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain tersedia selama 24 jam penuh setiap harinya dengan dukungan operator terlatih, layanan Emergency Call 112 ini juga dapat diakses secara gratis atau bebas pulsa dari semua operator seluler maupun telepon rumah. Hebatnya, masyarakat tetap dapat menghubungi nomor darurat tersebut meskipun ponsel dalam kondisi terkunci, sehingga mempercepat proses penanganan dalam situasi kritis.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir menyampaikan apresiasi dan menyambut baik inisiatif dari PT Digital Sandi Informasi. Menurutnya, kehadiran layanan 112 sangat krusial dalam mempercepat respon terhadap situasi darurat yang dialami masyarakat.

“Pemerintah Aceh sangat mendukung langkah ini. Selain mempermudah layanan keselamatan publik, bantuan ini menjadi katalisator penting dalam percepatan transformasi digital di Aceh,” ujar M. Nasir.

Ia menambahkan bahwa sistem ini akan mengintegrasikan berbagai layanan darurat seperti pemadam kebakaran, ambulans, hingga penanggulangan bencana dalam satu pintu, sehingga koordinasi di lapangan menjadi lebih efisien.

Acara penyerahan ini diikuti secara virtual oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari tingkat kabupaten/kota di seluruh Aceh.

Pelibatan Forkopimda kabupaten/kota dimaksudkan agar implementasi layanan 112 dapat segera disinkronisasikan di tingkat daerah, mengingat kebutuhan layanan darurat bersifat mendesak dan tersebar di berbagai titik wilayah Aceh, Tukas Sekda. (**)

UBBG Gelar Academic Workshop Analisis Data dan Publikasi Ilmiah, “Hadirkan Pakar Riset Luar Negeri”

0

MEDIANAD.COM: Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh, menyelenggarakan Academic Workshop Analisis Data dan Publikasi Ilmiah, yang berlangsung di Gedung Kampus UBBG setempat, dari tanggal19–20 Januari 2026.

“Workshop yang diikuti oleh Dosen dan Mahasiswa Pascasarjana Kampus dimaksud, menghadirkan pakar riset internasional, Assoc Prof Dr Hutkemri, Deputy Dean Development Faculty of Education, University of Malaya sebagai narasumber utama”.

Ketua pelaksana kegiatan, Fitriati SPd MEd PhD, Senin disela-sela kegiatan tersebut kepada online medianad.com menyampaikan bahwa. Workshop ini merupakan bagian dari upaya strategis UBBG dalam meningkatkan mutu akademik, khususnya di bidang riset dan publikasi ilmiah.

“Melalui program ini, dosen dan mahasiswa Pascasarjana diharapkan memperoleh pengetahuan yang relevan sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Kegiatan selama dua hari ini diharapkan mampu menghasilkan luaran penelitian yang bermanfaat dan berdampak,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor UBBG yang diwakili oleh Wakil Rektor I UBBG, Dr Rita Novita MPd. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan workshop yang dinilai sangat strategis bagi peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa Pascasarjana, terutama dalam bidang riset dan publikasi ilmiah.

“Workshop ini sangat bermanfaat, terlebih menghadirkan pakar riset internasional yang memiliki pengalaman dan wawasan luas. Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan pengolahan data penelitian serta kualitas publikasi ilmiah sivitas akademika UBBG,” tuturnya.

Sementara itu, Assoc Prof Dr Hutkemri dalam pemaparannya menekankan bahwa penelitian yang berkualitas harus berangkat dari permasalahan yang jelas dan terukur. Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan instrumen penelitian yang tepat agar hasil analisis data menghasilkan temuan yang valid dan bermakna.

Selain membahas teknik analisis dan pengolahan data, pemateri juga membagikan strategi publikasi ilmiah yang efektif, termasuk kiat memilih jurnal dan meningkatkan peluang artikel agar dapat diterima pada jurnal bereputasi internasional. (kal)

Terkait Maraknya Upaya Penipuan Gebyar Undian Berhadiah, Bank Aceh Imbau Nasabah Jaga Kerahasiaan Data Pribadi

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Maraknya upaya penipuan yang mengatasnamakan PT Bank Aceh Syariah baik berupa iming-iming hadiah Gebyar Bank ataupun Undian Berhadiah Bank Aceh, manajemen Bank Aceh secara resmi mengeluarkan menghimbau kepada seluruh nasabah untuk senantiasa waspada terhadap berbagai modus operandi hoax yang beredar melalui media sosial, aplikasi pesan singkat, maupun telepon seluler.

Belakangan ini, ditemukan sejumlah akun palsu dan pesan berantai yang menjanjikan hadiah dengan syarat mudah yang mencatut nama Bank Aceh. Hal ini merupakan upaya phishing atau penipuan yang bertujuan untuk mencuri data pribadi dan saldo rekening nasabah.

Seperti telah dirilis sejumlah media online tentang hal tersebu Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas melalui Sekretariat Perusahaan Bank Aceh Ilham Novrizal, menegaskan bahwa keamanan dana dan data nasabah adalah prioritas utama perbankan. Namun, keamanan tersebut memerlukan kolaborasi aktif dari sisi nasabah.

“Kami mengamati adanya peningkatan upaya penipuan digital yang semakin canggih. Pelaku seringkali menggunakan identitas palsu yang sangat mirip dengan identitas resmi Bank Aceh untuk mengelabui masyarakat. Kami mengimbau dengan sangat agar nasabah jangan pernah memberikan data sensitif kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai karyawan bank,” pinta Ilham Novrizal. Serambari menambahkan, Bank Aceh tidak pernah meminta informasi rahasia melalui saluran yang tidak resmi.

Perlu diingat bahwa Bank Aceh tidak pernah meminta PIN, Password, kode OTP melalui media sosial maupun telepon. Jika ada yang meminta data tersebut, kami pastikan itu adalah hoax dan upaya penipuan. Segera abaikan dan laporkan melalui kanal resmi kami, ujar Ilham.

Yang juga mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, terdapat modus utama yang sering digunakan oleh pelaku kejahatan yaitu informasi mengenai pemenang undian berhadiah yang mengharuskan nasabah memberikan data akun atau membayar biaya administrasi tertentu serta akun-akun yang menggunakan logo Bank Aceh proaktif menghubungi nasabah melalui pesan pribadi.

Bank Aceh memberikan panduan bagi nasabah agar terhindar dari kerugian finansial diantaranya pastikan nasabah hanya berinteraksi dengan akun media sosial resmi Bank Aceh, jangan pernah membagikan kode OTP (One-Time Password) kepada siapa pun. Kode ini adalah kunci akses terakhir ke rekening nasabah.

Selalu gunakan aplikasi Action Mobile Banking yang diunduh langsung dari Google Play Store atau Apple App Store dan hindari mengklik tautan dari nomor tidak dikenal yang mengarahkan pada pengisian data pribadi.

Untuk mendapatkan informasi yang akurat dan melakukan pengaduan, nasabah dapat menghubungi Contact Center: 1500845 dan Website Resmi: www.bankaceh.co.id

“Bank Aceh terus berkomitmen untuk memperkuat sistem keamanan siber kami secara berkelanjutan. Kami mengajak seluruh nasabah untuk berkomitmen dalam menjaga keamanan finansial di era digital ini,” tukasnya.(*)

Jamu PSMS Minggu Malam, Kesempatan Persìraja Amankan Poin Sempurna, “Akan Dipimpin Wasit Asing”

0

Pelatih dan perwakilan pemain Persiraja serta PSMS Medan, usai Konferensi Pers menjalang laga kedua tim tersebut, Sabtu (17/01) pagi di Kyriad Muraya, Hotel, Banda Aceh. (foto/mo-persiraja)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas dalam temu media menjelang laga dengan seterunya King Sumatera PSMS Medan di Kyriad Muraya Hotel, Banda Aceh, Sabtu (17/01) pagi mengatakan.

Evaluasi secara menyeluruh sudah dilakukan pasca menang tipis 1-0 atas Persikad Depok pada laga pekan ke-15, kini kami menatap pertandingan penting lainnya dengan PSM Medan, Minggu (18/01/2026) malam di Stadion H Dimurthala (SHD) Lampineung, Banda Aceh.
Dimana dalam sesi latihan terakhir kekompakan dan kerjasama antar lini diperlihatkan secara positif oleh Fitra Ridwan dan kolega, tentu menjadi modal penting jelang bersua dengan tim kuat PSMS Medan.

Mudah-mudahhan anak-anak tampil apik dan menggait angka sempurna, sekaligus mengjaga jengkal jarak poin ‘disterata’ atas klasmen Grup Barat, Pengadaian Championship Liga2 2025/2026.

Ujar Head Coach Persiraja, Akhyar Ilyas, yang juga didampingi pemain bertahannya, Ariel Kurung dalam kesempatan tersebut.

Sekaligus menambahkan, “kelemahan dalam mengatasi umpan-umpan lambung dari pemain lawan yang dialami pada putaran pertama di Skuad tim yang berjulukan “Laskar Rencong” Persiraja, pelan tapi pasti kelemahan dimaksud sudah dapat diatasi M Revan,cs sejak memasuki putaran kedua.

Sementara pelatih PSMS Medan dalam konferensi Pers sesi kedua juga Sabtu Pagi, Eko Pujianto mengatakan. “Anak asuhannya sudah siap meledani permainan tuan rumah Persiraja pada lanjutan Liga2 Championship 2025/26 pekan ke-16 di SHD”.

‘Insya Allah’ dengen 23 skuad yang bertandang ke Aceh sudah siap tampil dan membawa pulang poin satu bahkan tiga, yang memang target tim bertandang ke Aceh, optimis head coach PSMS dimaksud dan didampingi penyerang andalannya, Rudiana sebagai perwakilan pemain dalam temu media singkat tersebut.

Serta Panpel Persiraja mengkonfirmasikan, laga dua tim king Sumatra Liga2 dimaksud yang diprediksikan ketat itu akan dipimpin wasit asing. (zulmahdi)

Legiun Asing Anyar Persiraja, Omid Popalzay tak Sabar Merumput di SHD, Jamu PSMS Minggu Malam tak Ada Sporter Tim Tamu

0

Sekum Persiraja Banda Aceh, Rahmad Djailani bersama rekrutan anyar Omid Popalzay dalam durasi penandatanganan kontrak, Kamis pagi di Banda Aceh. (foto/mo persiraja)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Persiraja Banda Aceh resmi mengumumkan kedatangan Omid Popalzay sebagai rekrutan anyar untuk mengarungi sisa kompetisi Pegadaian Championship 2025/26. Gelandang tim nasional Afghanistan tersebut diumumkan sebagai pemain baru Laskar Rencong pada Rabu (14/1/2026) malam.

Pemain matang berusia 29 tahun itu telah berada di Banda Aceh sejak tiga hari terakhir dan langsung bergabung dalam sesi latihan Persiraja di Stadion H. Dimurthala, Lampineung. Kehadirannya diharapkan mampu menambah kekuatan dan pengalaman di lini tengah Persiraja dalam upaya mengejar target promosi.

Omid mengaku terkesan dengan sambutan yang ia terima dari pendukung Persiraja dan masyarakat Aceh, ia menyebut Aceh bukanlah tempat yang asing baginya, mengingat dirinya pernah datang sebagai lawan saat memperkuat klub sebelumnya.

“Saya benar-benar terkejut. Tentu saja saya pernah datang ke Aceh sebelumnya sebagai lawan. Tentang bergabung dengan Persiraja, menurut saya Persiraja adalah klub yang sangat besar dan indah, dengan suporter yang fantastis. Saya tahu itu karena saya punya pengalaman di masa lalu saat bermain melawan mereka,” ujar Omid disela-disela penandatangan kontrak, Kamis (15/1) pagi.

Telah diketahui, sebelumnya, Omid Popalzay tercatat pernah menghadapi Persiraja ketika membela PSPS Pekanbaru dan PSIM Jogjakarta musim lalu. Namun kali ini, ia merasa bersyukur bisa menjadi bagian dari tim kebanggaan masyarakat Aceh.

Juga mengakui sudah siap tampil dibawah bendera Persiraja, mudah-mudahhan kerja keras bersama rekannya dalam sisa laga kedepan, bisa membantu tim Persiraja promosi ke Liga1″.

“Alhamdulillah, kali ini saya berada di pihak mereka. Saya tidak sabar untuk turun ke lapangan dan berjuang untuk klub serta masyarakat Aceh, dan publik Stadion H Dimurthala (SHD)” .

Lebih jauh, Omid menegaskan bahwa target utamanya bersama Persiraja adalah membawa tim promosi ke Liga Super. Ia menyadari tantangan yang akan dihadapi, namun optimistis dengan kesiapan tim.

“Dalam pikiran saya hanya ada satu hal, yaitu berjuang untuk promosi ke Liga Super. Mungkin ini akan menjadi tantangan, tetapi kami siap. Jadi insya Allah, kami bisa promosi ke Liga Super,” tegasnya.

Meski baru beberapa hari bergabung, Omid mengaku sudah merasakan ikatan emosional dengan klub. Momen pertama kali datang ke stadion bersama pemain dan manajemen menjadi pengalaman yang berkesan baginya.

“Sejauh ini, bagi saya datang ke stadion bersama para pemain dan manajemen, bertemu mereka, dan menyadari bahwa saya adalah bagian dari Persiraja, adalah perasaan yang sangat unik,” pungkas Omid.

Dengan bergabungnya Omid Popalzay, Persiraja berharap dapat semakin solid dalam persaingan dan menjaga peluang untuk meraih tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Dalam waktu dekat, Persiraja akan menghadapi PSMS Medan di Banda Aceh. Tepatnya pada tanggal 18 Januari 2026 di Stadion H. Dimurthala, malam pukul 20.30 WIB. Saat ini, penjualan tiket Persiraja vs PSMS sudah mulai dilakuakn via situs resmi klub, yang juga Panpel Persiraja Ingatkan Pendukung PSMS Tak Datang ke Lampineung. (**)

Hasil Evaluasi Penanganan Bencana, Pemkab Pijay Perpanjang Status Tanggap Darurat, “Hingga dua Minggu Kedepan’

0

DALAM rapat evaluasi tersebut, Pemkab Pijay juga menetapkan Zona Rawan Bencana (ZRB) serta kriteria kerusakan rumah sebagai dasar penanganan lanjutan serta perencanaan rehabilitasi dan
rekonstruksi usai masa tanggap darurat berakhir. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, MEUREUDU: Bupati Pidie Jaya (Pijay), Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME secara resmi menyepakati perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang (STDBBB), hingga tanggal 28 Januari kedepan (selama dua minggu), yang juga menyusul masih berlangsungnya proses penanganan darurat dan pemulihan awal di sejumlah wilayah terdampak.

Keputusan strategis tersebut diambil dalam Rapat Evaluasi Penanganan Tanggap Darurat dan Pembahasan Perpanjangan Masa Tanggap Darurat di Posko Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (13/01/2026) nalam.

“Siaran Pers Prokopim Pijay, Selasa kemarin disebutkan”.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Pidie Jaya ini melibatkan unsur Forkopimda, jajaran BNPB, Sekretaris Daerah, Para Asisten, Para Staf Ahli Bupati, para kepala SKPK, Para camat, serta pemangku kepentingan lintas sektor lainnya.

Perpanjangan untuk Menjamin Keselamatan dan Kebutuhan Dasar Perpanjangan status tanggap darurat dilakukan dengan pertimbangan bahwa penanganan darurat belum sepenuhnya tuntas, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, penataan hunian sementara, serta pemulihan awal infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, dan layanan air bersih.

Bupati Pidie Jaya menegaskan, kebijakan ini bukan semata administratif, melainkan langkah nyata negara untuk hadir dan bertanggung jawab di tengah masyarakat yang masih membutuhkan perlindungan maksimal.

“Perpanjangan status tanggap darurat ini bertujuan agar seluruh proses penanganan dapat berjalan optimal, terkoordinasi, dan tidak terputus, sehingga keselamatan serta kebutuhan dasar masyarakat benar-benar terpenuhi,” tukas Bupati.

Dalam rapat tersebut juga, Pemkab Pijay juga menetapkan Zona Rawan Bencana (ZRB) serta kriteria kerusakan rumah sebagai dasar penanganan lanjutan dan perencanaan rehabilitasi-rekonstruksi.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Forkopimda Kabupaten Pidie Jaya, dengan pendampingan langsung dari tim ahli BNPB.
Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan seluruh bantuan, relokasi, dan pembangunan pascabencana dilakukan tepat sasaran, adil, dan akuntabel, sekaligus meminimalkan risiko bencana susulan.

Dengan diperpanjangnya masa tanggap darurat, pemerintah berharap seluruh unsur penanganan bencana dapat bekerja lebih responsif, terpadu, dan berkelanjutan, sehingga mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.(*)

Universitas Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh, “Indahnya Kampus Tanpa Rokok”

0

Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh, menghadirkan wajah Kampus yang tidak hanya indah secara fisik, tetapi juga sehat secara moral dan sosial melalui komitmennya sebagai kampus tanpa rokok. (foto/dok UBBG)

KAMPUS bukan sekadar kumpulan gedung dan ruang kelas. Ia adalah ruang pembentukan peradaban, tempat nilai, etika, dan kesadaran intelektual ditanamkan.

Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh, ACEH menghadirkan wajah kampus yang tidak hanya indah secara fisik, tetapi juga sehat secara moral dan sosial melalui komitmennya sebagai kampus tanpa rokok.

Di tengah budaya merokok yang masih mengakar kuat di ruang publik, kehadiran kampus bebas rokok adalah pernyataan sikap, bahwa pendidikan tinggi berpihak pada kesehatan, akal sehat, dan masa depan generasi muda.
Kampus Sehat, Pikiran Pun Jernih

Lingkungan kampus tanpa asap rokok menciptakan ruang belajar yang bersih, nyaman, dan kondusif. Mahasiswa dapat berdiskusi, membaca, dan beraktivitas akademik tanpa gangguan polusi rokok. Dosen dan tenaga kependidikan pun bekerja dalam suasana yang lebih manusiawi dan sehat.

Kampus yang sehat adalah fondasi bagi lahirnya pikiran yang jernih dan ilmu yang berkualitas. Keindahan kampus UBBG tidak hanya terlihat dari tata ruang dan kebersihannya, tetapi juga terasa dalam atmosfernya.

Tidak ada bau asap rokok di sudut-sudut kampus, tidak ada puntung berserakan, dan tidak ada ruang publik yang dikotori kebiasaan merusak kesehatan. Keindahan semacam ini adalah keindahan yang lahir dari kesadaran kolektif, bukan sekadar aturan tertulis.

Pendidikan Karakter dalam Tindakan Nyata
Kampus tanpa rokok bukan sekadar kebijakan administratif, tetapi bentuk pendidikan karakter yang nyata. Mahasiswa belajar tentang disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama melalui praktik sehari-hari.

Di UBBG, larangan merokok bagi siapa saja yang beradab dalam ruang lingkup kampus bukan bentuk pembatasan kebebasan, melainkan upaya mendidik mahasiswa agar memahami bahwa kebebasan selalu disertai tanggung jawab sosial.

Sejalan dengan nilai Aceh dan spirit keilmuan
Sebagai kampus yang tumbuh di Aceh, UBBG menunjukkan keselarasan antara nilai akademik, kesehatan, dan nilai keislaman.

Menjaga diri dan lingkungan dari hal yang membahayakan adalah bagian dari prinsip menjaga akal dan jiwa nilai fundamental dalam ajaran Islam. Kampus tanpa rokok adalah wujud konkret bahwa ilmu, iman, dan adab dapat berjalan seiring.

Teladan bagi Kampus Lain

Di saat sebagian kampus masih permisif terhadap rokok, UBBG tampil sebagai teladan keberanian moral. Kebijakan ini menunjukkan bahwa kampus mampu memimpin perubahan sosial, bukan sekadar mengikuti kebiasaan yang sudah mapan. Kampus bukan hanya tempat belajar teori, tetapi juga laboratorium peradaban.

Universitas Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh membuktikan bahwa kampus tanpa rokok bukanlah utopia. Ia nyata, indah, dan bermakna. Keindahan itu tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menjaga kesehatan, menenangkan pikiran, dan mendidik karakter.

Di kampus seperti inilah ilmu tumbuh dengan adab, dan generasi masa depan disiapkan dengan kesadaran. Karena kampus yang bebas asap rokok adalah kampus yang berpihak pada kehidupan.

Kampus Tanpa Rokok, Fondasi Olahraga dan Kesehatan Civitas Akademika

Kampus bukan hanya ruang akademik, tetapi juga lingkungan pembentukan gaya hidup sehat. Di kampus, mahasiswa tidak hanya diasah kemampuan berpikirnya, tetapi juga dibentuk kesadarannya tentang pentingnya menjaga kesehatan jasmani sebagai penopang kesehatan mental dan prestasi akademik.

Olahraga dan kesehatan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Lingkungan yang bersih dari asap rokok menjadi prasyarat dasar bagi aktivitas fisik yang aman dan nyaman. Kampus tanpa rokok menyediakan ruang yang layak bagi mahasiswa untuk berjalan kaki, berolahraga ringan, maupun mengikuti kegiatan olahraga kampus tanpa harus terpapar polusi udara.

Lingkungan kampus yang bebas asap rokok menciptakan kualitas udara yang lebih baik. Hal ini berdampak langsung pada kesehatan pernapasan, daya tahan tubuh, serta kebugaran mahasiswa dan dosen. Dalam jangka panjang, kawasan kampus tanpa rokok mendukung terbentuknya budaya hidup aktif dan sehat, sejalan dengan semangat olahraga kesehatan.

Keindahan kampus UBBG tidak hanya terlihat dari tata ruang dan kebersihannya, tetapi juga dari suasana yang mendukung aktivitas fisik.

Tidak adanya asap rokok di area kampus membuat ruang terbuka dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai tempat interaksi sosial dan kegiatan olahraga sederhana yang menyehatkan seperti senam kebugaran jasmani salah satu contohnya.

Apa yang diterapkan Universitas Bina Bangsa Getsempena layak menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain dan ruang publik di Aceh. Kampus seharusnya menjadi pelopor perubahan, termasuk dalam membangun budaya hidup sehat.

Pada akhirnya, kampus yang indah bukan hanya soal bangunan dan fasilitas, tetapi juga tentang udara yang bersih, lingkungan yang nyaman, serta mampu menghadirkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kebugaran jasmani. Kampus tanpa rokok adalah bagian dari upaya kecil namun bermakna menuju masa depan yang lebih sehat dan beradab. (tawakal)

Evaluasi Usai Menang Tipis atas Persikad, Head Coach Persiraja, Akhyar akui Chemistry antar Pemain Belum Jalan Sepenuhnya

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH Kemenangan tipis 1-0 atas Persikad Depok tak membuat Persiraja Banda Aceh berpuas diri, ‘Head Coach’ Persiraja, Akhyar Ilyas, justru menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh, khususnya terkait chemistry antarpemain yang dinilai belum sepenuhnya padu usai laga pekan ke-15 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion H. Dimurthala, Minggu (11/1).

Akhyar mengakui, tiga poin yang diraih sangat berarti bagi Persiraja untuk menjaga peluang menembus papan atas. Namun, ia menilai permainan tim masih jauh dari kata ideal karena hampir 50 persen skuad diisi pemain baru yang masih dalam proses adaptasi.

“Kita bersyukur, alhamdulillah tiga poin penting bisa kita dapat. Tapi kita tahu malam ini hampir 50 persen pemain kita pemain baru, jadi kita butuh proses dan adaptasi,” jelas Akhyar, lewat siaran Pers MO tim, yang diterima awak media liputan Persiraja, selasa siang di Banda Aceh.

Menurutnya, belum terbangunnya chemistry secara utuh terlihat dari beberapa momen di lapangan, seperti kesalahan membaca pergerakan rekan setim hingga umpan yang kurang presisi. Akhyar menilai hal tersebut wajar, namun tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.

“Chemistry kadang-kadang masih terlihat kurang, ada salah lari dan salah passing. Itu masih normal, tapi tentu harus terus kita perbaiki,” tegasnya.

Dalam pertandingan tersebut, Persiraja tampil dominan sejak menit awal dan terus menekan pertahanan Persikad. Sejumlah peluang tercipta di babak pertama, namun rapatnya lini belakang tim tamu membuat skor kacamata bertahan hingga jeda.

Gol kemenangan akhirnya lahir pada menit ke-70 melalui sundulan pemain asing Flynn Connor yang memanfaatkan umpan silang Yasvani. Gol tersebut menjadi penentu tiga poin bagi Laskar Rencong.

Meski unggul, Akhyar menilai efektivitas penyelesaian akhir dan alur serangan masih perlu ditingkatkan. Ia menegaskan evaluasi akan langsung dilakukan jelang laga berikutnya menghadapi PSMS Medan.

“Kita akan terus perbaiki. Mudah-mudahan di pertandingan selanjutnya lawan PSMS nanti, permainan kita bisa lebih baik,” katanya.

Bagi Akhyar, kemenangan atas Persikad bukan akhir dari pekerjaan, melainkan awal dari proses membangun tim yang lebih solid dan konsisten di tengah ketatnya persaingan Pegadaian Championship musim ini. (**)

Hasil Evaluasi Penanganan Bencana, Pemkab Pijay Perpanjang Status Tanggap Darurat Hingga dua Minggu Ke depan

0
Rapat evaluasi penanganan lanjutan serta perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir di Meureudu. Foto/Ist

MEDIANAD.COM, MEUREUDU – Bupati Pidie Jaya (Pijay), Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME secara resmi menyepakati perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang (STDBBB), hingga tanggal 28 Januari ke depan (selama dua minggu), yang juga menyusul masih berlangsungnya proses penanganan darurat dan pemulihan awal di sejumlah wilayah terdampak.

Keputusan strategis tersebut diambil dalam Rapat Evaluasi Penanganan Tanggap Darurat dan Pembahasan Perpanjangan Masa Tanggap Darurat di Posko Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (13/01/2026) malam.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Pidie Jaya ini melibatkan unsur Forkopimda, jajaran BNPB, Sekretaris Daerah, Para Asisten, Para Staf Ahli Bupati, para kepala SKPK, Para camat, serta pemangku kepentingan lintas sektor lainnya.

Perpanjangan untuk Menjamin Keselamatan dan Kebutuhan Dasar
Perpanjangan status tanggap darurat dilakukan dengan pertimbangan bahwa penanganan darurat belum sepenuhnya tuntas, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, penataan hunian sementara, serta pemulihan awal infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, dan layanan air bersih.

Bupati Pidie Jaya menegaskan, kebijakan ini bukan semata administratif, melainkan langkah nyata negara untuk hadir dan bertanggung jawab di tengah masyarakat yang masih membutuhkan perlindungan maksimal.

“Perpanjangan status tanggap darurat ini bertujuan agar seluruh proses penanganan dapat berjalan optimal, terkoordinasi, dan tidak terputus, sehingga keselamatan serta kebutuhan dasar masyarakat benar-benar terpenuhi,” tukas Bupati.

Dalam rapat tersebut juga, Pemkab Pijay juga menetapkan Zona Rawan Bencana (ZRB) serta kriteria kerusakan rumah sebagai dasar penanganan lanjutan dan perencanaan rehabilitasi-rekonstruksi.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Forkopimda Kabupaten Pidie Jaya, dengan pendampingan langsung dari tim ahli BNPB.

Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan seluruh bantuan, relokasi, dan pembangunan pascabencana dilakukan tepat sasaran, adil, dan akuntabel, sekaligus meminimalkan risiko bencana susulan.

Dengan diperpanjangnya masa tanggap darurat, pemerintah berharap seluruh unsur penanganan bencana dapat bekerja lebih responsif, terpadu, dan berkelanjutan, sehingga mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak. (*)

Jaga Ketahanan Pangan Menjelang Ramadhan, Pemkab Pijay Salurkan 154,62 Ton Beras kepada Warga Terdampak Bencana

0

Pemkab Pidie Jaya Salurkan Bantuan Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP ) kepada Warga yang Terdampak Bencana, Selasa (13/01) 2026. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, PIDIE JAYA: Bupati Pidie Jaya (Pijay), Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME, bersama Forkompinda, Pimpinan Cabang Bulog Subdivre Sigli, SKPK terkait, Para Camat, Kepala Bagian Pereknomian. Melakukan penyaluran bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa beras kepada masyarakat terdampak bencana Hidrometeorologi juga pada masa Perpanjangan Ketiga Status Keadaan Darurat di Gudang Bulog Wilayah Kabupaten Pidie Jaya, Selasa 13/01) 2026.

Sekaligus Bupati dan Forkompinda mengecek langsung kualitas beras sebelum disalurkan kepada masyarakat, untuk memastikan bantuan pangan yang diterima warga berada dalam kondisi baik dan layak konsumsi.

Serta memastikan bantuan pokok bagi warga benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat yang terdampak banjir, ujar Bupati Sibral Malasyi dikesempatan tersebut.

Sebagaimana dirilis Prokopim Pemkab Pijay, total bantuan CPP yang disalurkan mencapai sekitar 154,62 ton beras di sejumlah kecamatan terdampak diantaranya Kecamatan Bandar Dua, Kecamatan Ulim, Kecamatan Meurah Dua, dan Kecamatan Meureudu, Panteraja, Trienggadeng dan Jangka Buya, termasuk dayah dan pesantren yang santri serta pengelolanya ikut terdampak bencana.

“Alikhwal bantuan pangan tersebut, “tindak lanjut dari Surat Permohonan Bupati Pidie Jaya Nomor 506/33.1 tentang Permohonan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi seiring dengan ditetapkannya perpanjangan status keadaan darurat ketiga pasca banjir, serta sebagaimana tertuang dalam SK Bupati Pidie Jaya Nomor 516 Tahun 2025.

Bupati Pidie Jaya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Pemerintah Aceh, Perum Bulog, serta seluruh pihak terkait atas dukungan dan sinergi dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat Pidie Jaya di tengah kondisi darurat bencana “Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta menjaga ketahanan pangan selama masa pemulihan, terutama menjelang bulan suci Ramadhan,” tutupnya. (*)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Batee Shoek Dampingi Petani Merawat Tanaman Sayur, Dorong Hasil Panen...

0
MEDIANAD.COM, SABANG- — Babinsa 02 Gampong Batee Shoek, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Budi Syahputra, turun langsung ke ladang mendampingi petani sayuran Sdr. Jailani...