Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 221
Berita Utama

Dalih Studi Banding Pejabat Aceh Besar ke Lombok Disebut “Akal-akalan”, Diduga Menghadiri Pesta Perkawinan

0

MEDIANAD.COM, ACEH BESAR – Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto tak henti-henti bikin blunder. Usai heboh mempekerjakan Sekda “bodong”, dia menugaskan dirinya dan para kepala dinas untuk studi tiru (studi banding) ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Surat tugas dengan nomor 094/05/202 tanggal 16 Januari 2025 yang ditandatangani Iswanto menugaskan sejumlah pejabat, tidak hanya yang terkait dengan urusan wisata. Padahal di dalam surat disebut tujuan kegiatan adalah mengikuti studi tiru di Desa Tetebatu Kecamatan Sikur, Mataram, NTB.

Di sana, disebutkan, ada penandatanganan kerja sama bidang kepariwisataan antardaerah. Sesuai standar durasi waktu perjalanan dinas ASN, mereka berada di kota wisata terkenal itu selama 4 hari, yakni tanggal 22—25 Januari 2025.

Secara umum, biasanya, alokasi anggaran untuk satu perjalanan dinas di dalam DPA adalah empat hari, kecuali untuk Diklat atau tugas khusus.

Menurut keterangan seorang sumber di lingkup pemerintah Aceh, untuk membiayai program kerja sama antardaerah seperti itu, sudah diplot anggaran khusus jauh-jauh hari. Apakah untuk menunjang kerja sama ini, Pemkab telah menyediakan anggaran?

Sayangnya, publik tidak bisa mendapatkan informasi terkait ketersediaan dana untuk mendukung program pariwisata Aceh Besar dalam DPA 2025. Kepala BPKD setempat, Andrea Syahputra, tidak menjawab konfirmasi yang dilayangkan media ini, Sabtu (25/1/2025) sore.

Sementara itu, sayup-sayup berembus informasi yang agak mengagetkan. Kata sumber media ini, studi banding itu hanya akal-akalan saja. “Mereka menghadiri pesta anak Asisten di NTB,” ujar sumber yang diketahui identitasnya ini.

Menurut dia, itulah sebabnya mengapa yang mengikuti “studi banding” boong-boongan itu bukan saja pejabat dari instansi terkait, tapi hampir semua SKPK. “Kan tidak mungkin untuk urusan penandatanganan berita acara bidang kepariwisataan antardaerah, yang hadir Kadis kesehatan atau DLHK,” sambungnya.

Kecurigaan itu makin menguat dari fakta, bahwa surat tugas studi banding boong-boongan tertanggal 16 Januari 2025 itu tidak dibubuhi paraf Sekda Sulaimi. Saat permasalahan ini dikonfirmasi, ia membenarkannya. “Saya tidak mau paraf,” kata Sulaimi.

Mantan Sekda yang baru saja disingkirkan Iswanto ini tidak bersedia berbicara banyak tentang surat tersebut. Ia juga tidak mau menjelaskan kenapa begitu bersikeras menolak memaraf surat tugas yang isinya padahal untuk kemajuan pembangunan pariwisata di Aceh Besar.

Publik, tampaknya, harus sabar menunggu penjelasan Pj Bupati Iswanto nantinya. Juga menunggu realisasi program kemajuan pariwisata Aceh Besar setelah meniru Mataram NTB.(*)

Bentrok dengan Deltras Fc di Stadion Delta Minggu Petang, “Persiraja akan Kembalikan Poin yang Hilang di SHD”

0

MEDIANAD.COM- Skuad Persiraja Banda Aceh optimistis dapat mengalahkan tuan Rumah Deltras FC Sidoarjo dalam pertandingan _matchday_ kedua babak 8 besar Liga2 2024/25 di Stadion Delta Sidoarjo, Jatim, Minggu (26/01/25) petang.

Memang kerja ekstra harus dijalani Andik Vermansah dan kolega, setelah diluar dugaan dipermalukan PSPS pada laga home perdana fase 8 besar di Stadion H Dimurthala (SHD) Banda Aceh, tanggal 20 Januari beberapa malam lalu.

“Tentu target lolos langsung ke Liga1 sedikit ternoda, usai takluk 0-2 atas PSPS Pekanbaru, sehingga anak asuhan head coach Akhyar Ilyas harus ikat tali pinggang lebih kencang lagi dalam menatap 5 laga sisa”.

Sekaligus dapat mengamankan poin sempurna tiap pertandingan, untuk tak tergantung tim lain saat penentuan juara grup, sebagai jalan promosi otomatis ke Liga1.

Meskipun laga tanpa didukung langsung publik Delta akibat sanksi PSSI, kubu tim tamu Persiraja tetap harus hati-hati, serta Akhyar menginsuktrikan, Hamdi, dkk tampil menekan sejak menit awal.

Dalam upaya mengamankan poin sempurna kembali, usai gagal total di SHD pada laga perdana babak 8 besar senin malam lalu, ujar Akhyar Ilyas dalam temu media di Surabaya, Sabtu sore. (zm)

Kapolres Sabang Dialog Interaktif Bersama Plt. Kabid Tanaman Pangan Di Auditorium RRI Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kota Sabang, RRI Kota Sabang menggelar acara dialog interaktif dengan tema “Wujudkan Ketahanan Pangan Bersama Polri”. Kegiatan ini dipandu oleh presenter Sdr. Razi Arda dan disiarkan secara langsung oleh RRI Kota Sabang pada hari Kamis, 23 Januari 2025, bertempat di Auditorium RRI, Jl. Yossudarso, Gp.Cot Ba’u, Kec.Sukajaya Kota Sabang, Kamis (23/01/2025)

Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Kapolres Sabang AKBP Erwan, SH, MH, dan Plt. Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Sabang, Widya, SP, M.Si. Kedua narasumber membahas pentingnya kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam upaya menjaga ketahanan pangan, serta berbagai langkah yang telah diambil untuk mendukung sektor pertanian dan hortikultura di Sabang.

Dalam dialog tersebut, Kapolres Sabang menyampaikan pentingnya peran Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan menjaga stabilitas keamanan dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan lahan pertanian yang optimal.

Sementara itu, Widya, SP, M.Si menjelaskan berbagai program yang sedang dijalankan oleh pemerintah Kota Sabang untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan dan hortikultura guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Polri selalu siap mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Keamanan yang stabil adalah faktor utama dalam memastikan keberhasilan sektor pertanian. Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam meningkatkan hasil pertanian, yang pada akhirnya akan menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujar Kapolres Sabang.

Dalam kesempatan tersebut, Widya menekankan pentingnya pengembangan pertanian berbasis teknologi dan riset untuk meningkatkan hasil pertanian di Kota Sabang. “Dengan dukungan dari berbagai pihak, kita bisa menciptakan pola pertanian yang lebih efektif dan efisien, sehingga ketahanan pangan di Kota Sabang dapat terwujud dengan optimal,” jelasnya.

Dialog interaktif ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan yang lebih baik di Kota Sabang, dan acara ini menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam meningkatkan pemahaman tentang pentingnya ketahanan pangan, serta mendorong mereka untuk berkontribusi aktif dalam mendukung program-program yang ada.

Akhirnya Menteri ATR Nusron Cabut SHGB Pagar Laut Tangerang

0

MEDIANAD.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid membatalkan sertifikat hak guna bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) atas pagar misterius di laut Kabupaten Tangerang, Banten.

Nusron mengungkapkan penerbitan SHGB dan SHM pagar laut di kawasan pesisir pantai utara (pantura), Kabupaten Tangerang, Banten, berstatus cacat prosedur dan material.

Berdasarkan peninjauan dan pemeriksaan, area 266 sertifikat SHGB dan SHM yang berada di bawah laut itu berada di luar garis pantai dan tidak boleh menjadi privat property. Karenanya, wilayah itu tidak bisa disertifikasi.

Mengingat ratusan sertifikat tersebut rata-rata terbitnya pada tahun 2022-2023 alias kurang dari lima tahun, SHGB dan SHM pagar laut Tangerang bisa otomatis dicabut alias batal demi hukum.

“Karena cacat prosedur dan cacat material, berdasarkan PP No. 18 Tahun 2021, selama sertifikat tersebut belum berusia 5 tahun, maka Kementerian ATR/BPN mempunyai kewenangan untuk mencabutnya ataupun membatalkan tanpa proses dan perintah dari pengadilan,” ujar Nusron dalam konferensi pres di Tangerang, Rabu (22/1).

Donasi Terkumpul dari Para Dermawan, MPP Pijay Serahkan Kepada Bocah Bandar Dua yang Sedang Sakit Bocor Ginjal

0

MEDIANAD.COM, PIDIE JAYA- Masyarakat Pidie Jaya Peduli (MPP) serahkan Rp 20 juta donasi yang terkumpul dari pada dermawan kepada Nuzula Alfadila, bocah asal Gampong Babah Krueng, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten setempat, yang sedang berjuang melawan penyakit bocor ginjal, Rabu (22/1) 2025 dan diserahkan langsung oleh Ketua MPP, Fazli Husin, SHI, kepada keluarga Nuzula, serta disaksikan Pj. Bupati Pidie Dr. Teuku Ahmad Dadek juga Bupati terpilih periode 2025-2030, H. Sibral Malasyi.

“Semoga donasi ini bisa dimanfaatkan untuk biaya pendampingan berobat dan kebutuhan mendesak lainnya bagi keluarga Nuzula,” ujar ketua MPP Fazli Husin dengan penuh harapan, sembari mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi menyumbangkan bantuan, tentu sedikit banyaknya dapat meringankan beban keluarga Nuzula.

Hal positif dan donasi yang telah terkumpul dari para dermawan, membuktikan wujud nyata kepedulian masyarakat Pidie Jaya (Pijay) terhadap sesama yang sedang membutuhkan.

Ketua MPP Fazli Husin juga dikesempatan tersebut menjelaskan, sisa yang terkumpul setelah penggalangan dana untuk Nuzula ditutup, dimana akan disalurkan kepada penerima manfaat lainnya yang membutuhkan bantuan biaya pendampingan pengobatan,

“serta kami akan melakukan asesment terlebih dahulu untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” jelasnya.

Ditegaskan lagi, MPP tidak memungut biaya operasional satu rupiah pun dalam setiap kegiatan penggalangan dana, yakni positif dan bersih semua donasi yang terkumpul langsung diterima oleh penerima manfaat.

Sementara dikesempatan tersebut, Pj. Bupati Pidie Jaya, Dr. Teuku Ahmad Dadek, menyampaikan apresiasinya atas aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh MPP. “Ini adalah bentuk kepedulian yang luar biasa. Semoga kegiatan mulia seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Pj Bupati juga berjanji untuk berkoordinasi dengan Dinas terkait untuk memastikan Nuzula mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan standar seperti warga masyarakat lainnya saat berobat.

Disisi lain, Bupati Pijay terpilih,H. Sibral Malasyi juga turut memberikan dukungan moral kepada keluarga Nuzula, sembari berharap bantuan tersebut dapat digunakan sebaik-baiknya demi kebutuhan pengobatan dan kesembuhan Nuzula.

“Mari kita jadikan kepedulian seperti ini sebagai inspirasi untuk terus membantu sesama,” pinta Bupati terplih singkat.

“Saat menerima bantuan, Ibunda Nuzula dan keluarga tak mampu menyembunyikan rasa harunya, dengen raut wajah haru dan tetesan air mata kecil seluruh anggota keluarga, mengucapkan terima kasih kepada MPP dan seluruh donatur yang telah membantu keluarga kecilnya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, “semoga Allah membalas semua kebaikan para dermawan,” tuturnya.

Sementara secara umum disimpulkan, Aksi kemanusiaan demikian menjadi bukti nyata, bahwa solidaritas masih menjadi kekuatan utama masyarakat Pidie Jaya.

Dengan semangat gotong royong, masyarakat menunjukkan bahwa ditengah segala tantangan, kepedulian kepada sesama mampu menjadi cahaya harapan bagi mereka yang membutuhkan. (**)

Babinsa Koramil 01/Sukajaya, Laksanakan Pendampingan Posyandu Balita di Gampong Cot Abeuk

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Serka Muliyono, Babinsa 10 Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, melaksanakan pendampingan dan membantu dalam pelaksanaan Posyandu balita yang diselenggarakan oleh Bidan Desa, didukung oleh segenap kader serta pengurus Posyandu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Posyandu Mawar Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang. Rabu 22 Januari 2025.

Dalam kesempatan ini, Serka Muliyono bersama tim Posyandu memberikan pelayanan kesehatan kepada balita, seperti imunisasi, penimbangan berat badan, serta penyuluhan kesehatan kepada orang tua dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan anak-anak di Gampong Cot Abeuk, serta memberikan edukasi pentingnya perawatan balita yang baik dan benar.

Menurut Serka Muliyono, peran aktif Babinsa dalam kegiatan Posyandu ini sangat penting untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya balita. “Kehadiran kami di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan kelancaran kegiatan dan memberikan dukungan moral serta tenaga, agar masyarakat merasa lebih dekat dengan aparat TNI,” ujar Serka Muliyono.

Kegiatan Posyandu Mawar di Gampong Cot Abeuk berlangsung lancar dan dihadiri oleh sejumlah orang tua balita serta warga setempat. Ke depannya, kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut untuk mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas di wilayah Sukajaya.(man)

Menunggu Puluhan Tahun, Bang Wan Bireuen Tertipu Bantuan Rumah Dhuafa

0

MEDIANAD.COM, BIREUEN – Sudah puluhan tahun Rizwan Alamsyah (62) bersama istri dan anaknya tinggal di sebuah gubuk reyot di Dusun Alue Lipah, Gampong Peuneulet Tunong, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen.

Meskipun setiap tahun dijanjikan akan mendapatkan bantuan rumah layak huni dari pemerintah, baik dari tingkat Gampong, Pemerintah Aceh, maupun Pemkab Bireuen, hingga kini janji tersebut belum juga terwujud.

Pada Selasa (21/1/2025), Rizwan, yang akrab disapa Bang Wan, mengungkapkan kondisi memprihatinkan tempat tinggalnya. Ia mengatakan, “Beginilah kondisi gubuk reyot tempat tinggal saya dan keluarga, hanya menunggu roboh,” ujarnya saat disambangi media.

Rizwan, setelah berpisah dengan istri pertama dan telah banyak berkelana untuk mencari nafkah, mengatakan nasibnya hingga saat ini masih belum menunjukkan perubahan yang signifikan. Ia dan keluarganya bahkan masih menumpang di tanah milik orang lain.

Beberapa bulan lalu, Rizwan mengungkapkan, perangkat Gampong sempat mengunjungi rumahnya untuk memeriksa kondisi tempat tinggal dan meminta data KTP dan KK dengan janji akan mendapat bantuan rumah rehab dari anggaran Gampong. Namun, hingga kini, janji itu belum juga terwujud

Selain itu, tim survei lainnya juga pernah mendatangi kediamannya untuk memotret kondisi rumah dan mengumpulkan data. Sayangnya, hingga saat ini, Rizwan belum menerima kabar apapun terkait tindak lanjut dari proses tersebut.

“Padahal pemerintah seharusnya prioritaskan, untuk membangun rumah bantuan untuk kami,” ucap Rizwan.

Sedangkan Istrinya, Darmawati kepada BeritaMerdeka mengatakan, sangat mengharapkan kepada pemerintah, agar bisa prioritaskan rumah bantuan untuk keluarganya.

Mereka tergolong orang susah dan miskin, apalagi memiliki anak laki laki sudah sekolah, kondisi rumah yang mereka tempati saat ini benar benar sempit dan sudah tidak layak lagi.

Dinding rumah pakai spanduk bekas, atap rumah dari daun rumbia. “Bila hujan tiba maka rumah kami basah karena masuk air,” tuturnya.

Keuchik Gampong Peuneulet Tunong, Kecamatan Simpang Mamplam Husaini membenarkan Rizwan warga Gampongnya, tapi Rizwan di dalam data KK statusnya masih sendiri, Istri dan anaknya belum tercatat di dalam KKnya.

“Bila istri dan anaknya sudah terdata didalam KKnya , saya selaku Keuchik akan mengusahakan agar Rizwan bisa mendapatkan rumah layak huni atau rumah rehab dengan menggunakan anggaran Gampong,” ucap Keuchik Husaini.(*)

Kalah di Laga Perdana Babak 8 Besar, “Asa Persiraja Kejar Target Liga1 Belum Kiamat”, Masih ada 5 ‘Match’ Sisa

0
Foto MO PERSIRAJA

MEDIANADNEWS.COM-Persiraja Banda Aceh harus berjuang lebih keras lagi dalam menghadapi lima pertandingan berikutnya pada babak 8 besar, Pengadaian Liga2 2024/25, guna membuka jalan lolos otomatis ke Liga1 diakhir fase 8 besar, “yang terdekat pada match kedua adalah melakukan pertandingan away ke Deltras Fc, Minggu (26/01) empat hari lagi”.

Kembali kelaga perdana, dimana kekalahan diluar dugaan dengan PSPS Pekanbaru pada Match pertama di Stadion H Dimurthala (SHD), Banda Aceh, Senin dua malam lalu, salah satu faktor Andik Vermansah dan kolega sedang bernasib sial atau jauh dari keberuntungah, “seakan-seakan tuah SHD yang sudah karatan selama 9 tahun runtuh dan hilang diterpa angin badai senin malam dimaksud”, setelah tendangan Miftahul Hamdi,cs beberapa kali dihalangi tiang dan mistar gawang, serta menggilanya penampilan kiper PSPS pada laga dimaksud.

Namun semua kejadian pilu itu tak perlu disesali lagi, “akui saja memang kubu lawan lebih baik dalam laga tersebut”, dan permainan anak-anak Persiraja pada pertandingan perdana, menurut pengamatan medianad.com jauh menurun penampilan Riski Yusuf,dkk dibandingkan kala laga home dibabak reguler Kesalahan mendasar acap kali terjadi, lini fital/tengah dikuasai kubu lawan serta yang paling mengnga-nga lagi sektor pertahanan yang wajib jadi fokus pembenahan oleh ‘head coach Akhyar Ilyas dan staf pelatihnya’ dalam menghadapi lima laga sisa babak delapan besar.

“Serta kelemahan lainnya yang terjadi dan perlu dianalisis setelah mengalami kekalahan 0-2 dari seteru abadinya PSPS di Liga2 2024/25, juga persoalan non tehnis lainnya jika ada harus secepatnya diluruskan”.

Mengingat lima sisa laga kedepan benar-benar pertandingan final yang wajib dimenangkan oleh Vivi Asrizal dan rekan, sekalipun laga away apalagi dua match sisa home nanti, jika mimpi promosi ke Liga1 ingin jadi kenyataan, semoga tercapai?. (zulmahdi)

Desa wisata Iboih raih penghargaan ASEAN Public Toilet Standard Award 2025

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dinilai mampu mengelola pariwisata ramah lingkungan dan berkelanjutan, desa wisata Iboih Sabang berhasil meraih penghargaan ASEAN Tourism Standard Award 2025, dalam kategori The 3rd ASEAN Public Toilet Award 2025-2027.

Dalam hal ini, Pj Wali Kota Sabang Andri Nourman mengatakan penghargaan itu akan menjadi motivasi Pemerintah Kota Sabang, untuk terus memberikan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang terbaik bagi wisatawan.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga, desa wisata Iboih berhasil meraih penghargaan bergengsi tingkat ASEAN. Ini merupakan buah dari kerja keras semua pihak baik dari instansi terkait, Pokdarwis setempat, juga masyarakat Kota Sabang,” kata Andri Nourman, Selasa (21/1).

Ia berharap penghargaan ini dapat mendorong semua pihak untuk terus mengembangkan potensi desa wisata di Kota Sabang, untuk memajukan daerah dan menyejahterakan masyarakat.

“Sehingga berdampak positif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Semoga penghargaan ini bisa menjadi contoh bagi destinasi wisata lainnya di Kota Sabang agar meningkatkan kualitas pelayanan, kebersihan dan fokus merawat objek wisata di gampongnya masing-masing,” tambahnya.

Penghargaan tersebut diterima Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gampong Iboih Tarmizi, di Persada Johor International Convention Center, Johor Bahru, Malaysia, Senin (20/1) malam. Seluruh penerima penghargaan yang berasal dari Indonesia turut melakukan sesi foto, bersama Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana.

Tarmizi mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian dari Pemerintah Kota dan instansi terkait, sehingga Desa Wisata Iboih dapat meraih penghargaan luar biasa tersebut.

“Selanjutnya kita akan jaga dan tingkatkan lagi kualitas pelayanan publik di desa wisata Iboih, baik dari sisi kebersihan, perawatannya dan kenyamanan fasilitas umumnya. Kita pertahankan prestasi bergengsi ini, semoga kita mampu meraih penghargaan internasional lainnya,” jelas Tarmizi.

Menurutnya, ini merupakan bukti bahwa desa wisata Iboih telah berhasil memberikan fasilitas publik yang memadai dan sesuai standar internasional bagi wisatawan. Tidak hanya bersih, terawat dan mudah di akses, toilet umum di Iboih juga dapat digunakan oleh penyandang disabilitas serta memiliki loker penyimpanan.

“Mari kita jaga bersama destinasi wisata di Kota Sabang, khususnya Iboih. Bagi wisatawan yang berkunjung, mohon dipedomani agar selalu menjaga kebersihan fasilitas umum yang disediakan,” tutupnya.

Selain Desa Wisata Iboih, terdapat empat destinasi lainnya di Indonesia yang menerima penghargaan kategori ASEAN Public Toilet Award, yaitu Kampung Wisata Pecinan Glodok, Jakarta Barat, Desa Wisata Hijau Bilebante, Lombok Tengah, Lihaga Beach Club Likupang, Sulawesi Utara dan Glamping Legok Kondang Ciwidey, Jawa Barat.

ASEAN Tourism Award 2025 memberikan penghargaan untuk tiga kategori, yaitu ASEAN Homestay Award, ASEAN Community-Based Tourism (CBT) Award, ASEAN Public Toilet Award, dan ASEAN SPA Service Award.(*/man)

Pemko Sabang kembali terima penghargaan zona hijau dari Ombudsman RI

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Pemerintah Kota Sabang menerima penghargaan Ombudsman Republik Indonesia, atas Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik (Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik) Tahun 2024 kategori B kualitas tinggi dengan akumulasi nilai 86,48 atau zona hijau.

Dengan begitu, Pemerintah Kota Sabang telah berhasil meningkatkan kualitas pelayanan publik dibandingkan tahun 2023, dengan nilai 83,22.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Ombudsman Aceh Dian Rubianty kepada Kepala Dinsos PMG, PP dan PA, Iswandi di Anjong Mon Mata Banda Aceh, Selasa (21/1).

Kepala Dinsos PMG, PP dan PA mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil komitmen dan tekad, serta buah dari kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kota Sabang, yang terus memperbaiki tata kelola pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, ada peningkatan yang sangat signifikan dalam penyelenggaraan pelayanan publik Kota Sabang. Penghargaan ini menjadi pemicu semangat semua jajaran Pemerintah Kota Sabang untuk terus memperbaiki dan meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat,” kata Iswandi.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Ombudsman Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Ketua Ombudsman RI No. 252 Tahun 2024, yang mengatur penilaian terhadap kualitas pelayanan publik di tahun 2024.

Lebih lanjut dikatakan, pelayanan publik merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Oleh karenanya, memberikan pelayanan terbaik merupakan suatu keharusan sebagai penyelenggara negara

“Semoga kita bisa meningkatkan kinerja, melakukan perbaikan kebijakan dan tata kelola yang baik, serta penguatan sistem layanan, agar mencegah terjadinya mal administrasi,” tambahnya.(*/man)

Popular Posts

My Favorites

Bahas Tentang TPST Blang Bintang dan Banjir Subulussalam, Wagub Fadhlullah Berkunjung...

0
MEDIANAD.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, berkunjung ke Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia untuk membahas percepatan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Blang...