Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 243
Berita Utama

Dengan Semangat Kerja dan Dukungan Peralatan yang Memadai, Pengerjaan Jalan TMMD ke-123 Kodim 0112/Sabang Berjalan Lancar

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 yang dilaksanakan oleh Kodim 0112/Sabang terus menunjukkan progres signifikan. Dalam upaya mempercepat pengerjaan sasaran fisik pembangunan jalan, alat berat excavator (beco) terus dioperasikan di lokasi.

Dandim 0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto S.I.P, menyampaikan bahwa penggunaan alat berat ini sangat membantu dalam proses pembukaan dan perataan jalan. “Excavator ini kita manfaatkan untuk mempercepat pengerjaan jalan, terutama dalam meratakan tanah dan membuang material yang menghambat,” ujarnya, Selasa (25/2/25).

Menurutnya, dengan dukungan alat berat, proses pengerjaan jalan di lokasi TMMD dapat lebih efisien. “Kami ingin memastikan pembangunan jalan ini selesai tepat waktu agar segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” tambahnya.

Dengan ada nya alat berat ini sangat membantu dalam pekerjaan. Mulai dari pemerataan tanah, pengerokan dan pemindahan material di lokasi pembukaan jalan TMMD ke 123.

Selain alat berat, para prajurit TNI bersama warga setempat juga turut bahu-membahu dalam pekerjaan ini. Mereka bekerja keras untuk mewujudkan akses jalan yang lebih baik guna meningkatkan mobilitas dan perekonomian warga.

“Dalam pelaksanaan, kita tidak hanya mengandalkan alat berat, akan tetapi juga kita kerahkan Satgas TMMD dan masyarakat,” ungkap Beliau.

Dengan semangat gotong royong serta dukungan peralatan yang memadai, pengerjaan sasaran fisik TMMD ke-123 Kodim 0112/Sabang diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Presiden Prabowo Komit akan Bangun Perintahan yang Bersih dan Bakal Lawan Korupsi Tanpa Pandang Bulu

0
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto

MEDIANAD.COM, JAKARTA: Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya akan bangun pemerintahan yang bersih, tentu dalam menghadirkan pemerintahan yang bersih, menjamin akan memberantas korupsi ranpa padang bulu.

“Seperti diberitakan detik.News” komitmen itu disampaikan Prabowo dalam peluncuran Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (24/02/2025). Prabowo berjanji akan melawan korupsi sekeras-kerasnya untuk membangun pemerintahan yang bersih.

“Saya bersama pemerintah yang saya pimpin didukung oleh koalisi yang solid, bertekad keras untuk membangun suatu pemerintahan yang bersih yang bebas dari korupsi,” kata Prabowo saat memberi sambutan dalam peluncuran Danantara yang berlangsung di halaman tengah Istana Merdeka.

Prabowo menegaskan akan melawan korupsi dengan sekeras-kerasnya. Dia juga akan mengerahkan segala upaya tanpa pandang bulu.

“Saya akan melawan korupsi dengan sekeras-kerasnya dan dengan segala tenaga dan upaya yang bisa saya kerahkan tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Dia pun menekankan prinsip tegas tersebut juga akan diterapkan dalam mengelola Danantara Indonesia. Prabowo menyebut pengelolaan sumber daya nasional secara bijaksana bukan sesuatu yang baru.

“Prinsip yang sama akan menjadi fondasi dalam pengelolaan Danantara Indonesia. Visi untuk mengelola sumber daya nasional secara bijaksana bukanlah sesuatu yang baru. Tidak lama setelah kemerdekaan para pendiri bangsa mendirikan Bank Industri Negara untuk membiayai sektor perkebunan dan industri pertambangan,” pinta presiden singkat. (**)

Pantau Kestabilan Harga Bahan Pokok jelang Puasa, Wagub Dek Fadh Tinjau Aktivitas Pasar di Banda Aceh

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, didampingi Asisten II Setda Aceh, Zulkifli, melakukan peninjauan ke Pasar Almahira Lamdingin, Banda Aceh, Selasa (25/2/2025).

Peninjauan tersebut bertujuan untuk memantau aktivitas jual-beli menjelang bulan suci Ramadan, serta mengecek harga kebutuhan pokok.

Dalam kesempatan itu, Wagub Fadhlullah berinteraksi langsung dengan para pedagang, termasuk penjual daging sapi segar, ayam ras, dan bahan kebutuhan lainnya.

Berdasarkan pantauan, harga sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan.

Di antaranya, harga daging sapi yang mencapai Rp150.000 per kilogram, daging ayam ras yang dijual dengan harga Rp60.000 hingga Rp65.000 per ekor, serta bahan-bahan lainnya seperti bawang merah yang dibanderol Rp35.000 per kilogram, cabe Rp45.000, dan tomat Rp10.000 per kilogram.

Selain itu, harga telur berada di kisaran Rp48.000 hingga Rp50.000, sementara harga beras mencapai Rp215.000 per 15 kilogram.

Menanggapi situasi ini, Fadhlullah mengatakan jika pihaknya memantau langsung kondisi pasar dan harga-harga sembako.

“Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga menjelang Ramadan. Namun, kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga agar masyarakat tidak terbebani,” ujarnya.

Salah satu pedagang, Nurbaiti, mengungkapkan keluhannya terkait daya beli masyarakat yang semakin menurun. Menurutnya, situasi ekonomi yang sulit membuat pembeli enggan berkunjung ke pasar, terlebih sejak relokasi pedagang dari Pasar Peunayong ke Pasar Almahira pada awal tahun 2021.

“Sekarang di mana-mana ada pasar. Lapak sewa mahal, pembeli terbatas. Sudah empat tahun saya sewa di sini, tapi sulit sekali berjualannya,” ungkap Nurbaiti.

Selain Wagub Fadhlullah dan Asisten II, turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Peternakan Aceh, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, perwakilan dari Bulog, pihak Kepolisian, serta beberapa instansi terkait dari Pemerintah Kota Banda Aceh.

Peninjauan itu diharapkan dapat memberi gambaran jelas mengenai kondisi pasar menjelang Ramadan, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk mengambil langkah-langkah strategis demi menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat. (*)

Plt Sekda Aceh Besar Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2024

0

MEDIANAD.COM, JANTHO: Bupati Aceh Besar Syech Muharram Idris melalui Plt. Sekretaris Daerah Bahrul Jamil S.Sos M.Si menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah tahun anggaran 2024 pada Sidang Paripurna II di Gedung DPRK Kota Jantho, Senin (24/02/2025).

Sidang Paripurna Penyampaian LKPJ tersebut dipimpin oleh Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Mucthi, didampingi Wakil Ketua DPRK Naisabur dan Muksin. Turut hadir Staf Ahli Bupati, Para Asisten Sekdakab serta Kepala OPD dalam lingkup Pemkab Aceh Besar.

Dalam LKPJ tersebut, Bahrul Jamil menyampaiakan, laporan tersebut mengacu pada peraturan Bupati Nomor 21 tahun 2024 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun tahun 2024 dan Qanun Aceh Besar No. 3 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Aceh Besar tahun 2024.

“LPKJ ini merupakan konstitusional Tahunan yang secara yuridis harus disampaikan dihadapan perwakilan rakyat dalam sidang paripurna DPRK,” ujarnya.

Ia mengungkapkan prioritas pembangunan daerah tahun 2024 yang lalu antara lain, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan SDM berdaya saing, reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan, dan pemantapan pelaksanaan syariat Islam.

“Secara makro pertumbuhan ekonomi Aceh Besar berada diangka 4,15 %, terjadi peningkatan 0,43 % dibandingkan tahun 2023 yang lalu,” sebutnya.

Pemkab Aceh Besar juga telah berusaha mendorong pengembangan lapangan usaha, terutama pada sektor unggulan seperti pertanian, UMKM dan juga pariwisata. “Sehingga dengan berbagai usaha, pemerintah berhasil menurunkan jumlah pendiduk miskin setiap tahunnya.

Berdasarkan data statistik, pada tahun 2024 persentase penduduk miskin berada di angka 13,21%, berada diatas rata-rta Provinsi dan dibawah rata-rata nasional,” kata Plt Sekda Aceh Besar.

Namun Pemerintah mengakui, masih ada persoalan dan tantangan yang harus dihadapi dimasa mendatang, seperti persolan lapangan kerjakerja dan pengangguran yang masih berada pada angka 8,17%.

Rilis humas Kabupaten setempat beberapa jam lalu.
Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Mucthi usai sidang paripurna tersebut mengatakan bahwa, dalam pelaksanaan pemerintahan masih banyak kekurangan dan belum dapat memenuhi aspirasi semua pihak.

Hal itu dikarenakan keterbatasan kemampuan, sarana dan prasaan serta dinamika yang berkembang dalam memenuhi kebutuhan pelayanan publik.

“Kita menyadari memang ada keterbatasan kemampuan, baik itu sara dan prasaran serta dinamika yang berkembang dalam memenuhi kebutuhan pelayanan publik di Aceh Besar,” demikian kata Muchti. (**/ml)

Ketegangan antara Wagub dengan Ketua DPRA Berakhir Damai Dikediaman Abu Razak”

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh (PA), Kamaruddin Abu Bakar, ‘mengajak semua pihak untuk kembali fokus bekerja sama membangun Aceh’.

Hal tersebut disampaikan Sekjen PA yang juga akrab disapa Abu Razak disela-sela pertemuan untuk perdamaian kesalahpahaman antara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk Zulfadhli dengan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah Dek Fadh, “yang juga menandai rekonsiliasi/damai antara kedua pejabat Eksekutif dan Legislatif terdepan di Aceh itu”.

Pertemuan dan langkah damai yang berlangsung di kediaman Abu Razak, Senin (24/02) 2025 dimaksud juga turut dihadiri sejumlah tokoh penting, diantaranya H Sulaiman Abda, Tgk Anwar, Tgk M. Yunus, Hendri Muliana dan Juanda Jamal, sekaligus para tokoh yang berperan penting dalam mencairkan suasana, sehingga perselisihan dan salah tafsir antara Wagub dengan ketua DPRA akur kembali seperti sedia kala, sekaligus para tokoh itu, mendorong semangat kebersamaan untuk percepatan pembangunan Aceh secara menyeluruh.

Diketabui sebelumnya, hubungan antara Ketua DPRA dan Wakil Gubernur Aceh sempat memanas terkait Surat Keputusan (SK) penunjukan Alhudri sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh”.

Tgk Zulfadhli menyatakan bahwa penunjukan tersebut tidak sah dan batal demi hukum, bahkan menuding adanya keterlibatan dua politisi Gerindra di balik keputusan itu.

Sementara  dikesempatan tersebut, Abu Razak menekankan pentingnya mengesampingkan perbedaan dan fokus pada kerja sama demi kepentingan rakyat Aceh. Ia mengingatkan bahwa loyalitas utama harus diberikan kepada bangsa Aceh dan negara, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan pemerintah dan masyarakat luas.

Dalam pertemuan tersebut, baik Ketua DPRA maupun Wakil Gubernur Aceh sepakat untuk mengedepankan semangat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif, langkah ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Abu Razak juga mengimbau semua pihak untuk menghentikan perdebatan yang dapat memecah belah, baik di media massa maupun media sosial. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu dalam memajukan Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fadh).

Rekonsiliasi antara Ketua DPRA dan Wakil Gubernur Aceh ini diharapkan menjadi momentum positif bagi pemerintahan Aceh. Dengan bersatunya kedua pemimpin tersebut, diharapkan berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Kolaborasi yang harmonis antara legislatif dan eksekutif merupakan kunci keberhasilan dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan Aceh, pinta Abu Razak yang juga ketua umum KONI Aceh. (ril)

Leg2 Final Four Liga4 Zona Aceh, Menang Telak atas Peureulak Raya, PSAB Semakin Perkasa dan Persidi Kalahkan PSBL

0
PSAB Aceh Besar

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: PSAB Aceh Besar tetap kokoh dipuncak klasmen Final Four Liga4 zona Aceh, dimana keperkasaan dan peningkatan permainan anak asuhan T Helza Rahmad, Mukhlis Nakata dan staf dibuktikan usai menang telak 3-0 atas Ps Peureulak Raya.
Pada laga Leg2 match keempat final four Liga4 regional Aceh 2024/25 di stadion mini USK Darussalam, Banda Aceh, Senin (24/02) sore.

Berkat gol pemain serba bisa dan senior kelahiran Lambeugak, Muhammad Khadafi di menit 12 dan 80 serta pemain senior lainnya Lutfi Fauzi Hamdan pada menit ke-57 sekaligus Iwan Sandri dan kolega kokoh dipuncak klasmen dengan koleksi nilai 10.

Bahkan terpaut 3 poin dari Persidi Idi dibawahnya, meskipun unggul 3-2 atas seterunya PSBL Langsa pada laga jam pertama, namun anak-anak Idi baru menyabet 7 angka dari 4 laga yang telah dilalui.

Sementara diurutan tiga PSBL Langsa 3 poin serta diposisi buncit masih setia dihuni oleh Ps Peureulak Raya, yang hanya baru kebagian satu angka dari dua sisa laga, diprediksikan mereka sudah sulit tembus sebagai pemuncak dan runner up klasmen diakhir final four. (non)

Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Wakapolres Sabang, Kompol Ridwan, SE, M.Si, menghadiri acara Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari Kepolisian Resor Sabang yang berlangsung di Lahan Asrama Polisi Jr. Mulia, Gampong Ie Meulee Kec.Sukajaya Kota Sabang, Senin (24/02/2025).

Acara ini turut dihadiri oleh Para Pejabat Utama (PJU) Polres Sabang, Camat Sukajaya Kota Sabang, Para Babhinkamtibmas jajaran Polres Sabang, PJ. Geuchik Gampong Ie Meulee, Perwakilan Dinas Pertanian Kota Sabang, Bhayangkari Cabang Sabang, serta para tamu undangan lainnya.

Launching program ini dilakukan secara virtual melalui Zoom Meeting, menandai komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kota Sabang. Program Pekarangan Pangan Lestari ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan yang tersedia guna meningkatkan ketersediaan pangan serta mendukung ketahanan pangan bagi masyarakat.

Setelah acara launching, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman simbolis berbagai jenis tanaman sayuran di lahan seluas 2.000 meter persegi. Adapun rincian tanaman yang ditanam meliputi, Tomat: 23 pohon, Terong: 20 pohon, Cabai: 22 pohon

Acara ini diakhiri dengan seluruh peserta acara melakukan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan kebersamaan dalam mendukung program ketahanan pangan ini.

Kapolres Sabang AKBP Erwan, SH, MH, melalui Wakapolres Sabang, Kompol Ridwan, S.E., M.Si, menyampaikan harapannya agar program ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam mengelola pekarangan secara produktif. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi langkah awal dalam menjaga ketersediaan pangan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan adanya program ini, diharapkan sinergi antara Polres Sabang, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin guna mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Kota Sabang.(man)

Gelar Pelatihan Budidaya Ternak dan Olah Pakan, PT. PGE Gandeng P4S Saboh Hate Aceh Utara

0

MEDIANAD.COM, ACEH UTARA: PT Pema Global Energi (PGE) yang juga salah satu anak perusahaan Energi Mega Persada Group di bawah naungan Bakrie & Brothers, gandeng Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Saboh Hate Aceh Utara, gelar pelatihan budidaya ternak dan pembuatan (olah) pakan untuk peningkatan perekonomian masyarakat serta diikuti 40 petani ternak dibawah binaan PT. PGE.

Pelatihan dimaksud dilaksanakan di tempat peternakan, “Muda Jaya Farm”, Gampong Matang Baloy Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara, Tangga 21 dan 22 Februari 2025.

Manager Relation External, Agus Salim dalam sambutannya dikesempatan tersebut, sekaligus membuka program pelatihan, berpesan kepada seluruh peserta pelatihan agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh – sungguh, sehingga ilmu yang diajarkan oleh para pemateri dapat diserap dengan baik serta bermanfaat bagi peserta juga komunitas petani terbak secara umum untuk peningkatan hasil ternak kedepan.

Sementara itu, ketua Forum Geuchik Kecamatan Tanah Luas yang juga Geuchik Gampong Matang Baloy, A Halim dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada PT. Pema Global Energi yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada petani peternak dalam wilayah kerja operasi perusahaan tersebut. A Halim juga mengharapkan kepada PT. PGE agar kegiatan pembinaan seperti ini tidak hanya dilaksanakan untuk 4 kelompok petani peternak saja, akan tetapi agar dapat dilaksanakan untuk petani peternak yang lain, karna masih banyak petani peternak lain yang sangat membutuhkan transfer ilmu budidaya peternakan dan manajeman pembuatan pakan ternak guna peningkatan SDM bagi petani peternak.

Dalam kegiatan tersebut juga turut hadir bapak Bustami Syarbini, Ibu Ranti, Muhammad Faisal, T. Faisal Razi dan Fajar Ramadhani yang semuanya merupakan anggota tim dari Humas PT. PGE Aceh Utara.

Disisi lain panitia melapirkan, Pelatihan ini diikuti 40 petani peternak binaan disekitar wilayah operasi PT.PGE Aceh Utara dan berasal dari 4 gampong dalam 3 kecamatan di kabupaten tersebut. Diantaranya petani peternak dari gampong ampeh kecamatan tanah luas, petani peternak dari gampong matang baloy kecamatan tanah luas, petani peternak dari sumbok rayeuk kecamatan nibong dan petani peternak dari lubok pusaka kecamatan langhan.

Serta diisi oleh pemateri/barasumber kompeten dibidangnya, seperti, drh. Muzakkir (Sekretaris Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Aceh Utara) yang saat ini juga sedang menjabat sebagai Ketua Apetindo Aceh Utara. “dimana memaparkan tentang manajemen perkandangan dan kesehatan hewan”.

Selain itu dalam pelatihan tersebut juga menghadirkan salah seorang praktisi peternakan ternama di aceh, yakni Rahmat Kartolo, S.Pt., M.Pt, menjelaskan tentang tehnik pembuatan pakan konsentrat, pengolahan jerami padi menjadi pakan ternak (amoniasi jerami), pembuatan silase, serta cara pembuatan mineral block.

Dalam pembuatan pakan konsentrat dan amoniasi jerami padi bahan bahan yang digunakan adalah hasil samping pertanian dan hasil samping industri pertanian yang sangat mudah didapatkan disekitar kita dengan harga yang sangat murah karna tidak bersaing dengan makanan manusia, “papar Rahmat Kartolo seorang praktisi peternakan yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Seksi Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Sosial di Kantor Camat Muara Batu Aceh Utara. Selain itu saat ini Rahmat Kartolo berperan sebagai Pembina Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Saboh Hate Aceh Utara.

Selain itu Rahmat Kartolo juga aktif dalam organisasi AINI (Asosiasi Ahli Nutrisi dan Pakan Indonesia) Cabang Aceh.
P4S Saboh Hate merupakansalah satu pusat pelatihan pertanian yang dibina langsung oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Utara serta Balai Pelatihan Pertanian Jambi (Salah Satu Lembaga Pelatihan di Bawah Kementerian Pertanian).

Bahan baku yang digunakan dalam praktek pengolahan pakan ternak ini diantaranya : jerami padi, dedak padi, sagu, bungkil kelapa, kulit kopi dan jagung yang kesemua bahan bahan tersebut sangat mudah didapatkan disekitar kita dengan harga yang masih sangat murah dan terjangkau, “jelas alumni Program Studi Ilmu Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh itu.

“Jebolan Magister Ilmu Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara ini, juga mengajak seluruh peternak untuk betul betul dan serius dalam mengembangkan usaha peternakan. Sehingga ketahanan pangan serta swasembada daging dapat segera terwujud sebagaimana harapan pemerintah”.

Rahmat Kartolo juga menambahkan bahwa alam dan iklim aceh masih sangat berpotensi untuk pengembangan usaha peternakan, karena lahannya masih tersedia sangat luas.

Disisi lain, Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc selaku Ketua AINI-Aceh sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Aceh Utara karena dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keahlian petani dalam mengembangkan usaha di bidang peternakan.

Bapak Bambang, salah satu peserta dari pelatihan tersebut mengucapkan terimakasih kepada PT. PGE Aceh Utara, karena telah memberikan kesempatan yang sangat berharga untuk mengikuti pelatihan budidaya ternak dan manajemen pakan ternak ini. Bambang juga menuturkan selama ini, saya sangat penasaran bagaimana cara pembuatan pakan konsentrat, pakan amoniasi jerami padi serta cara pembuatan mineral block. Dengan kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk mengikuti pelatihan ini, maka terjawab sudah rasa penasaran saya.

“Saya sangat mengharapkan kepada PT. PGE Aceh Utara melalui bidang Humas PT.PGE, agar pelatihan semacam ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya dengan peserta yang lebih banyak lagi”.

Untuk itu dalam mewujudkan pembangunan sektor peternakan di Aceh sangat diperlukan sentuhan tangan dari Pemerintah dan berbagai pihak yang lain, agar para petani peternak di Aceh dapat menyekolahkan anak anaknya hingga ke perguruan tinggi dari hasil peternakan
Serta pembangunan peternakan Aceh dapat terwujud sesuai harapan, demikian harapan drh. Muzakir dan Rahmat Kartolo seraya mengucapkan terimakasih kepada PT. PGE Aceh Utara. (non/*mitra86sergap.com)

‘Masuk Ranah Hukum Insiden antara Pemain PSBL dengan Persidi di Final Four Liga4″, PSSI Aceh Berharap dapat Diselesaikan secara Kekeluargaan

0
Laga PSBL vs PERSIDI di Final Four Leg1 Liga4 zona Aceh di stadion mini USK, Darussalam Banda Aceh, Jumat (21/02/2025) petang. (foto/ist)

MEDIANAD.COM: Komisi Disiplin (Komdis) Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Aceh dan berdasarkan rilis (pemberitaan) dari beberapa ‘media online’ dua hari belakangan serta memperoleh informasi bahwa, salah satu pemain tim PSBL Langsa, atas nama Arif Nul Hakim Lubis membuat laporan pidana kepada Polresta Banda Aceh terhadap pemain tim Persidi Idi, atas nama Saifuddin, dengan utama laporan atas insiden melakukan tandukan kebagian kepala/ kearah kepala belakang pemain PSBL dimaksud, sehingga membuat pemain tersebut terjatuh dan menderita cedera di kepala dalam “Match Day”/ pertandingan pembuka babak semi final (Final Four) Liga 4 Asprov PSSI Aceh, yang berlangsung, Jumat petang
21 Februari 2025 di stadion Mini Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.

Menanggapi laporan keranah hukum itu, Komdis Asprov PSSI Aceh sangat menyesalkan masalah tersebut bisa masuk dalam ranah pidana, menurut saya permasalahan yang terjadi di lapangan sepakbola tidak tepat masuk dalam ranah pidana melainkan yang lebih tepat, insiden demikian masuk dalam ranah pelanggaran disiplin yang secara regulasi sepak bola sepenuhnya menjadi menjadi kompetensi badan yudisial PSSI untuk memeriksa dan mengadilinya.

Bahwa faktanya dalam kasus ini Komdis Asprov PSSI Aceh telah bertindak cepat memeriksa insiden dugaan pelanggaran disiplin tersebut berdasarkan permintaan dari Asprov PSSI Aceh sesuai suratnya nomor : 044/PSSI-ACEH/II-2025 tanggal 21 Februari 2025 dan Komdis Asprov PSSI Aceh berdasarkan Putusan Nomor : 05/KD-PSSI -ACEH/II/2025 tanggal 21 Februari 2025 telah menjatuhkan sanksi disiplin terhadap pemain Tim Persidi Idi, atas nama SAIFUDDIN yakni sanksi hukuman tambahan untuk pemain Tim Persidi Idi atas nama Saifuddin dalam bentuk larangan tampil dan bertanding selama 3 (tiga) pertandingan resmi sepakbola di lingkungan PSSI.

Selain itu dijelaskan bahwa, “saya secara pribadi sudah punya pengalaman lebih kurang selama 10 tahun di Badan Yudisial Asprov PSSI Aceh dan saya juga sudah 15 tahun berpengalaman sebagai praktisi hukum berprofesi sebagai Pengacara, dalam hal ini saya ingin sampaikan bahwa regulasi yang ada dalam sepak bola setidaknya sama bagus dan ketatnya dengan hukum positif yang berlaku di Indonesia, artinya apa peraturan yang ada di sepak bola itu sangat ketat dan itu selalu dijalankan dan mengikat bagi pelaku sepak bola bukan hanya berlaku di tingkat nasional tapi di adopsi di tingkat internasional oleh FIFA selaku badan federasi sepak bola tertinggi”, ujar ketua Komdis PSSI Aceh, Hendri Saputra, lewat siaran Pers Asprov dimaksud, yang diterima online medianad.com, Minggu (23/02) malam.

Sembari menegaskan, “kita ketahui insiden tandukan oleh pemain Tim Persidi Idi atas nama Saifuddin terhadap pemain Tim PSBL Langsa atas nama Arif Nul Hakim Lubis sehingga mengakibakan pemain tersebut harus dirawat di rumah sakit. Namun insiden dimaksud terjadi sedang dalam menit pertandingan, maka berdasarkan regulasi yang berlaku dalam sepak bola, “insiden dianggap bentuk tindakan yang tidak sportif dari pemain lawan sehingga menurut Kode Disiplin (KD) PSSI sepenuhnya menjadi Kewenangan Badan Yudisal untuk memeriksa dan mengadili pemain yang melakukan pelanggaran secara sengaja saat sedang pertandingan.

Serta menurut hukum Kode Etik itu, lebih tinggi dari paraturan apapun dan dalam hal ini si terlapor itu sudah mendapatkan sanksi Displin dari Badan Yudisial sepak bola atas pelanggaran Disipin yang dilakukannya dalam pertandingan sepak bola, oleh karenanya.

Menurut azas hukum yang berlaku hukum khusus itu mengenyampingkan hukum umum ( lex specialis derogat lex generalis), untuk itu insiden ini murni pelanggaran Disiplin dan tidak bisa dibawa dalam ranah pidana, jelas Komdis PSSI Aceh Hendri yang juga kerap nenjadi ‘Advokat/kuasa hukum dalam sejumlah sengketa selama ini”.

Yang juga menambahkan. Tujuan ini saya sampaikan agar kedua belah pihak dapat menyelesaikan permasalahan ini secara musyawarah dan kekeluargaan di bantu fasilitasi oleh klub masing-masing, karena kita semua termasuk pemain dan klub adalah satu keluarga besar yang bernauang dibawah satu orang tua yaitu Asprov PSSI Aceh,
Saya kira akan lebih bijaknya permaslahan ini diselesaikan di tingkat internal saja dan apabila memang pihak pelapor ada dirugikan secara materil, terlapor harus bersedia untuk menanggulanginya, “kalau bukan kita secara internal yang menghormati dan mentaati regulasi yang berlaku dalam sepak bola siapa lagi”.

Bahwa karena permasalahan ini telah terlanjur masuk ke ranah kepolisian, maka saya mengharap pihak kepolisan harus hati-hati dalam memproses laporan tersebut karena kalau salah penanganannya maka akan menciderai rasa keadilan dan kepastian hukum.

Namun saya yakin Polresta Banda Aceh akan selektif dalam menindak lanjuti laporan, pinta Hendri Saputra. (*/zm)

Pembuatan Sumur Bor, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-123 di Gampong Jaboi Terus Menunjukkan Perkembangan

0

MESIANAD.COM, SABANG – Salah satu kegiatan sasaran fisik dalam program TMMD ke 123 di Gampong Jaboi adalah pembuatan sumur bor yang bertempat di jurong Meunasah Tuha., Senin 24 februari 2025.

Pengerjaan sumur bor ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga setempat, dengan peralatan yang memadai, sumur bor ini diharapkan dapat memberikan pasokan air bersih yang cukup untuk kebutuhan rumah tangga maupun pertanian masyarakat desa.

Babinsa Gampong Jaboi, Serka RY. Purnomo yang ikut serta dalam proses pengerjaan sumur bor tersebut menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat. “Ketersediaan air bersih sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Kami berharap dengan adanya sumur bor ini, warga dapat mendapatkan manfaat kemudahan air bersih,” ujarnya.

Serka RY. Purnomo juga menjelaskan, untuk proses pengerjaan sudah mencapai kedalaman 13 meter, meskipun terkadang ada sedikit kendala dalam pengeboran dikarenakan adakalanya terdapat bebatuan, namun hal ini tidak menyurutkan semangat para pekerja untuk terus menyelesaikan proyek pembuatan sumur bor tersebut.

“Untuk saat ini proses pengeboran sudah berjalan lancar meskipun ada sedikit kendala dengan kontur tanah yang berbatu, namun secara keseluruhan proses pengerjaan terus berjalan dengan normal dan lancar,” tambah Babinsa.

Progam TMMD ke 123, tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur seperti jalan dan rumah layak huni, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Dengan adanya sumur bor ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat gampong Jaboi semakin meningkat serta dapat mewujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan Nasional.(man)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Gampong Paya Bantu Nelayan Turunkan Perahu, Perkuat Semangat Gotong Royong...

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Wujud kepedulian terhadap masyarakat pesisir kembali ditunjukkan Babinsa Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang. Kali ini, Babinsa 08 Gampong Paya, Sertu Junaidi, turun...