Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 31
Berita Utama

Prioritaskan K3 dan Kualitas, Babinsa Cot Abeuk Pantau Pengerjaan Besi Program KDKMP di Workshop Lokal

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Di sebuah workshop bengkel las di Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, percikan api las terlihat menyala-nyala pada Rabu siang (20/5). Namun, suasana kerja kali ini terasa lebih tertib dan terarah. Hal itu berkat kehadiran Serka Mulyono, Babinsa 10 dari Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, yang melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) sekaligus pengawasan terhadap proses pembuatan rangka besi untuk program Kegiatan Desa/Kelurahan Mandiri Pangan (KDKMP).

Kunjungan yang berlangsung ini bukan sekadar memantau progres pekerjaan, melainkan juga memberikan motivasi dan penekanan penting mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Serka Mulyono memastikan para tukang pande besi bekerja sesuai dengan spesifikasi perencanaan, namun tetap mengutamakan keselamatan diri selama proses pengelasan dan pemotongan besi.

“Kami sangat mengapresiasi semangat bapak-bapak tukang dalam menyelesaikan pesanan untuk program KDKMP ini. Namun, saya ingatkan agar selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti kacamata las dan sarung tangan. Keselamatan kerja adalah prioritas utama agar proyek selesai dengan baik tanpa ada korban kecelakaan kerja,” ujar Serka Mulyono saat berdialog dengan para pekerja.

Selain aspek safety, Serka Mulyono juga melakukan pengecekan kualitas hasil las-lasan untuk memastikan kekuatan struktur sesuai standar. Ia menekankan bahwa kualitas pekerjaan mencerminkan profesionalisme warga Cot Abeuk dalam mendukung pembangunan wilayah Sabang.

Para tukang las menyambut baik kehadiran Babinsa. Mereka merasa dihargai dan diingatkan akan pentingnya prosedur kerja yang aman. “Terima kasih Pak Babinsa sudah mampir. Jadi kami lebih semangat dan hati-hati bekerja. Pesanan untuk KDKMP ini kami usahakan selesai tepat waktu dan kuat,” kata salah satu pemilik workshop.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0112/Sabang menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah daerah sekaligus melindungi tenaga kerja lokal. Sinergi antara Babinsa dan pelaku usaha kecil di wilayah binaan menjadi kunci sukses pelaksanaan program pembangunan yang aman, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat Gampong Cot Abeuk khususnya, dan Kota Sabang umumnya.(man)

Ubah Lahan Kosong Jadi Ladang Produktif, Babinsa Ie Meulee Dampingi Petani Cabai Sukses Panen

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Di Jurong Taqwa, Gampong Ie Meulee, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, sepetak tanah yang sebelumnya kosong dan tak terawat kini berubah wajah. Hijau daun cabai merona segar, menandakan potensi ekonomi yang sedang tumbuh. Di balik kesuksesan itu, ada peran aktif Peltu Donny Saputra, Babinsa 01/Gampong Ie Meulee dari Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, yang rutin mendampingi pemilik lahan, Sdr. Indra Malaksa.

Kegiatan pendampingan yang berlangsung pada Rabu (20/5), ini merupakan wujud nyata dukungan TNI terhadap ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Peltu Donny tidak hanya memantau, tetapi juga memberikan motivasi dan masukan teknis sederhana kepada Sdr. Indra dalam merawat tanaman cabainya, mulai dari pemupukan hingga pengendalian hama.

“Lahan kosong sayang jika dibiarkan begitu saja. Dengan ditanami cabai, selain lingkungan jadi lebih asri, Bapak Indra juga mendapatkan tambahan penghasilan. Ini adalah langkah kecil tapi berdampak besar bagi kesejahteraan keluarga,” ujar Peltu Donny saat menyambangi lahan tersebut.

Bagi Sdr. Indra Malaksa, kehadiran Babinsa menjadi semangat tersendiri. Ia mengaku awalnya ragu memanfaatkan lahan tersebut karena keterbatasan pengetahuan. Namun, dengan dorongan dan pendampingan rutin dari Peltu Donny, ia kini mampu mengelola lahannya dengan lebih baik.

“Alhamdulillah, berkat bimbingan Bapak Babinsa, tanaman cabai saya tumbuh subur. Ini sangat membantu perekonomian saya sehari-hari. Saya jadi lebih semangat mengurus lahan ini,” ungkap Indra dengan wajah berseri.

Kegiatan ini sejalan dengan program Kodim 0112/Sabang dalam mendorong pemanfaatan lahan pekarangan atau lahan tidur untuk kegiatan produktif. Dengan demikian, selain mendukung ketahanan pangan lokal di Gampong Ie Meulee, masyarakat juga dapat meningkatkan kemandirian ekonomi mereka.

Melalui aksi nyata seperti ini, TNI terus membuktikan kehadirannya sebagai mitra rakyat yang siap membantu mengatasi kesulitan dan membuka peluang kesejahteraan di tingkat akar rumput.(man)

DKP Aceh Libatkan Panglima Laut Dalam Rangka Surve Laut Berkelanjutan

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – dalam rangka kegiatan yang berkelanjutan terhadap Surve Laut di wilayah provinsi Aceh, kadis kelautan dan perikanan Bu ( DKP) Aceh Safrizal membuka secara resmi acara kegiatan monitoring dan evaluasi pengelolaan perikanan karang demersal Aceh dihotel Ayani Peunayong Banda Aceh pada tgl 19/5/2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tentang tata kelola perikanan berkelanjutan berbasis data ilmiah sekaligus memperkuat keterlibatan panglima laut dalam menjaga kelestarian sumber daya hasil laut Aceh khususnya dikawasan selat benggala.

Kepala dinas kelautan dan perikanan Aceh Safrizal,S,STP, M .Ec.Dev,mengatakan bahwa sektor perikanan Aceh harus dikelola secara kolaboratif terukur serta berbasis kajian ilmiah agar potensi hasil laut Aceh tetap lestari, sekaligus mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan untuk masyarakat nelayan.

PP 

Karena Aceh memiliki sumberdaya ikan yang sangat besar terutama ikan karang demersal yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi nelayan. Namun demikian kadis DKP Aceh Safrizal mengatakan bahwa pengelolaan sektor kelautan juga menghadapi tantangan serius mulai dari praktek penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan dan ancaman eksploitasi hingga tingginya penangkapan ikan Juvenil yang dapat mengancam keberlanjutan stok ikan dimasa mendatang.

Maka dengan kebaikan jalan berbasis data serta penguatan dan penguatan pengawasan dinilai menjadi kebutuhan yang mendesak. Jadi pengelolaan perikanan harus melibatkan semua pihak baik dari pemerintah, akademisi, panglima laut, lembaga penelitian, hingga masyarakat nelayan supaya sumberdaya laut Aceh tetap terjaga, dan kesejahteraan masyarakat nelayan pendapatannya terus meningkat.

Kegiatan ini turut hadir para tokoh tokoh penting dan para akademisi dibidang perikanan dari dekan fakultas perikanan dan ilmu kelautan Syiah Kuala prof. Dr. Muchlisin dan mantan fakultas perikanan universitas Abuyatama Azwar thaib M,Si, juga hadir dari unsur akademisi universitas Malikussaleh, juga hadir dari universitas Teuku Umar Meulaboh dan dari unsur LSM. Kadis DKP Aceh juga mendorong kerja sama dengan forum ilmiah Aceh serta dengan lembaga terkait.

Untuk menyediakan data hasil tangkapan ikan secara berkala mulai dari harian, bulanan dan tahunan. Disetiap pelabuhan perikanan yang menjadi kewenangan pemerintah Aceh, menurutnya kesediaan data yang akurat sangat penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pengelolaan perikanan yang lebih terukur, berkelanjutan serta berpihak kepada kesejahteraan nelayan.

Kepala bidang perikanan tangkap DKP Aceh Samsul Bahri S ,Pi.M Si. Mengatakan bahwa dinas DKP Aceh mendukung penuh penguatan kerja sama dengan Forum ilmiah Aceh guna memperkuat data hasil tangkapan ikan di 21 pelabuhan perikanan yang ada di Aceh.

Menurut Samsul Bahri data ilmiah sangat penting untuk menjadi pijakan kebijakan sektor kelautan yang tepat sasaran. kedepan centus sambahri kita akan memperkuat kolaborasi dengan forum ilmiah untuk memperkuat data hasil tangkapan ikan dipelabuhan perikanan di Aceh.

Bahkan jika memungkinkan kita juga ingin mengkaji secara ilmiah stok ikan tuna dan cekalang dilaut Aceh, ujar Samsul Bahri atau sapaan ampon Samsul.

Ia menyebutkan juga kajian tersebut sangat penting mengingat pemerintah Aceh saat ini dalam proses revisi undang undang pemerintahan Aceh ( UUPA) juga telah mengusulkan perluasan batas kewenangan laut Aceh dari 12 mil menjadi 200 mil, maka dengan dukungan data kuat Aceh diharapkan akan memiliki pondasi yang lebih kokoh dalam memperjuangkan pengelolaan sumber daya hasil laut yang lebih luas sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan.

Dari kegiatan sosial ni yang dilaksanakan dihotel Ayani Banda Aceh,maka DKP Aceh sinergi antara pemerintah ,akademisi,panglima laut lhok, serta lembaga penelitian juga komunitas nelayan semakin kuat untuk mewujudkan tata kelola perikanan Aceh yang moderen berkelanjutan serta adaftif terhadap perubahan dan juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat pesisir di seluruh Aceh centus Samsul bahri sapaan ampon Samsul.(lem)

Imam Muda Tgk Muchtar asal Sabang Apresiasi Kinerja Gub Mualem Cabut Pergub JKA, ‘Warga tak Dipusingkan Lagi Pembatasan Desil’

0

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf menggelar rapat hal pencabutan Pergub nomor 2 tahun 2026 tentang JKA di kediamannya seputar Banda Aceh, Senin (18/05) 2026 juga tanpak hadir, Sekda M Nasir, Ketua DPRA, Abang Samalanga, Anggota DPRA Salmawati, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana, Jubir Pemerintah Aceh Nurlis Efendi dan Karo Adpim Setda Aceh, Akka Arafat. (foto/istimewa)

Tgk Muchtar Andika

MEDIANAD COM, BANDA ACEH – Imam muda Masjid Al-Falah Gampong Ujong Kareung, Kota Sabang, Tgk Muchtar Andhika menyampaikan apresiasi atas keputusan Gubernur (Gub) Aceh, Muzakir Manaf yang mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) pada, Senin pagi (18/5/2026) kemarin.

“Siaran Pers yang diterima Redaksi Online MEDIANAD.COM, Selasa pagi”, Tgk Muchtar memandang. Keputusan Gub Aceh yang akrab disapa Mualem mencabut Pergub JKA merupakan bentuk respons cepat pemerintah Aceh dalam menampung aspirasi masyarakat, yang sebelumnya memang sudah disampaikan melalui berbagai gelombang aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh kalangan mahasiswa.

_Ini merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Aceh dalam menampung aspirasi masyarakat_ serta keputusan pemerintah atas pencabutan pergub dimaksud juga menunjukkan bahwa, pemerintah tetap membuka ruang dialog dan mendengar suara rakyat, _sangat luar biasa dan alhamdulillah untuk semuanya atas kebijakan dan kebaikan pemimpin Aceh_, pinta Imam muda Tgk Muchtar.

Sembari menambahkan, “dalam konteks demokrasi dan kekhususan Aceh, kebijakan yang menyentuh layanan dasar seperti JKA berkaitan langsung dengan adanya rasa keadilan sosial serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, harus dipertahankan untuk selamanya.

Tgk. Muchtar juga menyebutkan, pencabutan pergub tersebut dapat dipandang sebagai upaya menjaga stabilitas sosial sekaligus merawat hubungan emosional antara pemerintah dengan rakyatnya.

“Keputusan ini menjadi pesan penting bahwa komunikasi publik terhadap aspirasi masyarakat merupakan hal yang paling utama dalam proses pengambilan kebijakan. Pemerintah yang kuat bukan pemerintah yang memaksakan kebijakan, tetapi pemerintah yang mampu mendengar, mengevaluasi, dan memperbaiki arah ketika muncul kegelisahan ditengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap momentum ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat tata kelola program JKA agar lebih tepat sasaran, transparan dan berkelanjutan tanpa mengurangi hak dasar masyarakat Aceh dalam memperoleh layanan kesehatan.

“Dukungan rakyat akan bertambah kuat jika kebijakan dibangun melalui dialog, keterbukaan, dan keberpihakan pada kepentingan publik,” ujarnya.

Serta diakhir perkataannta, Tgk Muchtar berharap, di bawah kepemimpinan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan kabinetnya, kedepan Aceh kedeoan terus maju dan berkembang.

Alhamdulillah”, Pemerintah Aceh Cabut Pergub JKA, ‘Masyarakat bisa Berobat Seperti Biasa’

“Seperti telah dirilis MEDIANAD.COM kemarin”, Gubernur Aceh, Mualem Muzakir Manaf mengabarkan mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesahatan Aceh (JKA), _serta seluruh Rakyat Aceh bisa berobat seperti biasa tanpa ada pembatasan desil_ Demikian diumumkan Gub yang akrab disapa Mualem, melalui

Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi, Senin (18/05/2026), sembari mengutarakan. “Tak berlaku lagi (dicabut) Pergub Nomor 2 Tahun 2026 dimaksud adalah bagia dari penampungan aspirasi masyarakat Aceh dari berbagai komponen’.

Serta sebelumnya Pemerintah Aceh juga sudah menerima masukan dari DPR Aceh dan elemen masyarakat terdepan yang telah menyampaikan pendapat dan saran untuk pencabutan Pergub tersebut, yakni adik-adik mahasiswa lewat rapat umum (berunjukrasa) maupun FGD”, dijadikan alasan dan bahan masukan untuk pencabutan Pergub ini,” jelasnya.

Dengan demikian Gub Mualem meminta seluruh masyarakat Aceh bisa berobat ke Rumah Saki (RS) sebagaimana biasa tanpa pembatasan desil. Intinya, pembiayaan akan ditanggung oleh JKA untuk orang yang sakit dalam skema kartu Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), Imput Jubir Nurlis Efendi, yang juga berita penting tersebut langsung diterima awak media beberapa saat setelah Gub Muzakir Manaf mengeluarkan pernyataan resmi pencabutan Pergub no 2 tahun 2026 dimaksud, Senin beberapa jam yang lalu. (zm/**)

Saweu Keude Kupi: Kapolres Sabang Bersama Warga Kuta Timu, Perkuat Sinergi “Antara Polri dan Rakyat”

0

MEDIANAD.COM, SABANG, – Pererat silaturahmi dan bangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat, Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, M.M, M.Mar, M.Tr.Sou, M.Han, gelar Saweu Keude Kupi bertajuk “Polri Untuk Masyarakat” bersama masyarakat Gp. Kuta Timu Kec.Sukakarya Kota Sabang, di Keude Kupi Puja Sera, Jl.Dadap, Gp.Kuta Timu Kec.Sukakarya Kota Sabang, Selasa (19/05/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut yaitu, Kasat Binmas Polres Sabang AKP M. Dahlan, SE, Kasat Intelkam Polres Sabang AKP Syadli, SE, Kasat Lantas Polres Sabang IPTU Darmi, SH, Kasat Reskrim Polres Sabang IPTU Irvan M A, SH, Kapolsek Sukakarya IPDA Hairul Saleh Ritonga, SH, Waka Polsek Sukakarya IPDA Rahman Hakim, personel jajaran Polres Sabang, Keuchik Gampong Kuta Timu Tesar Hariyadi, perangkat gampong, tokoh agama, tokoh masyarakat serta masyarakat Gampong Kuta Timu.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Kapolres Sabang bersama masyarakat berdialog secara langsung terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus menyerap aspirasi serta masukan dari warga guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kota Sabang.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco mengatakan bahwa kegiatan Saweu Keude Kupi merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan membangun kedekatan secara humanis.

“Melalui kegiatan Saweu Keude Kupi ini, kami ingin mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat serta mendengarkan langsung berbagai aspirasi dan masukan dari warga. Polri hadir untuk masyarakat, sehingga sinergitas yang baik sangat penting dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Sabang,” ujar AKBP Sukoco.

Lebih lanjut, Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta bersama-sama mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.

Masyarakat yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi langkah Polres Sabang yang aktif turun langsung ke tengah masyarakat guna memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan warga.

Dengan terlaksananya kegiatan “Polri Untuk Masyarakat” tersebut, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat serta terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Kota Sabang.(man)

PT Bank Aceh Syariah Terbaik Didunia

0

MEDIANAD.COM,  BANDA ACEH – PT Bank Aceh Syariah masuk dalam daftar Bank terbaik dunia tahun 2026 versi Forbes juga kembali tercatat sejarah mendapat prestasi yang sangat gemilang karena bank Aceh mampu menembus daftar world’s banks tahun 2026, dan ini hasil relisan Forbes bekerja sama dengan lembaga riset global stastita.

Pengakuan tersebut mengukuhkan posisi bank Aceh syariah sebagai salah satu terbaik di Indonesia dan itu menurut penilaian langsung nasabah, bank Aceh syariah menempati urutan ke 11 nasional, dari total 18 Bank di Indonesia yang masuk katagori tersebut.

Selain itu, Bank Aceh menjadi salah satu dari tiga bank bank pembangunan daerah ( BPD) yang meraih nilai predikat terbaik pengakuan internasional bersanding dengan bank nagari dan bank Sumut.

Tim riset melakukan surve indenpenden kepada dari lebih 54 ribu responden di 34 negara untuk menentukan peringkat tersebut penilaian ini mencakup beberapa aspek utama mulai dari tingkat kepercayaan nasabah hingga kualitas layanan digital yang tersedia.

Selain itu para responden juga mengevaluasi kemudahan akses layanan kualitas layanan nasabah serta efektifitas solusi keuangan yang diberikan oleh bank .direktur utama Bank Aceh syariah Fadhil Ilyas mengapresiasi kepercayaan masyarakat dan dukungan para pemangku kepentingan.

Menurutnya, stranformasi menurutnya stranformasi layanan yang konsisten menjadi kunci keberhasilan Bank Aceh syariah jadi keberhasilan ini menjadi memotifasi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Bank Acehb juga kami terus memperkuat stranformasi digital agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat ujar Dirut utama Bank Aceh syariah Fadhil Ilyas.

Jadi percapaian ini membuktikan kemampuan bank daerah bersaing di level global ino basi dan pelayanan yang berorientasi pada kepuasan seluruh nasabah yang menjadi modal utama Bank Aceh dalam berkopentisi.(lem/*)

Gol Tunggal Pemain Lokal Tersubur Liga2 2025/26 Madon, Antarkan Derre Fc ke Semifinal BSN Championship, Malam ini Ps Amla bersua Friends

0

DERRE FC Aceh Utara memastikan diri lolos ke semifinal BSN Championship 2026, usai mengalahkan 13 FC 1-0 dalam laga babak 8 besar di stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Senin tadi malam. (foto/ist)

MEDIANAD.COM,BANDA ACEH: Gol tunggal penyerang subur Liga2 tahun 2025/26 dari Bekasi City FC, Ramadhan ‘Madon’ pada menit ke-90+2 kejala gawang 13 FC Barsela, sudah cukup bagi skuad DERRE FC Aceh Utara melempangkan langkah ke babak semifinal turnamen BSN Abeh Ubee Abeh Championship 2026.

Sekaligus, Zikri Ferdiansyah dan kolega akan langsung berhadapan dengan tim tangguh asal Aceh Utara lainnyam Sidiq FC pada babak semifinal pertama even yang berhadiah total Rp 175 juta tersebut.

Meskipun Tegar Pangestu,cs harus mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik dalam laga

babak perempat final di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Senin (18/05) tadi malam, sebagai wahana membongkar pertahanan anak asuhan Irwandi Mahya dan staf kepelatihannya dari 13 FC Barsela malam dimaksud.

Namun semua tantangan yang sudah dilewati, itu semua hasil kerja kolektif seluruh pemain sepanjang laga, strategi pelatih dan sport dari fans mereka diatas tribun, juga sah lolos ke semifinal.

Sedangkan laga babak 8 besar malam ketiga juga dipastikan akan berlangsung sengit, menarik serta menghibur, Selasa (19/05) seperti jadwal biasa bakda Shalat Insya 20.15 Wib”.

Dimana saling memburu tiket semifinal lainnya antara tim asal Aceh Besar Ps AMLA Lamteungeh dengan “kekuatan terselubung” FRIENDS FC Banda Aceh. (non)

Babinsa Kuta Ateuh Masuk Kelas! Beri Wawasan Kebangsaan & Kerukunan di Sekolah MIS 

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Suasana kelas di Sekolah MIS Balohan-Iemeule, yang terletak di Jalan Jendral Ahmad Yani, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, tampak berbeda pagi ini. Seorang prajurit TNI dengan ramah berdiri di depan para siswa, menyampaikan pesan-pesan penting tentang persatuan. Ia adalah Pelda Syafrial, Babinsa 08/Gampong Kuta Ateuh dari Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang.

Pada Selasa (19/5), Pelda Syafrial melaksanakan kegiatan pemberian Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada siswa-siswi sekolah tersebut. Materi yang disampaikan tidak hanya teori kaku, melainkan dikemas dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak, yakni tentang pentingnya kerukunan beragama dan kebersamaan antar teman sekolah.

Dalam sesi interaktif tersebut, Pelda Syafrial menekankan bahwa Indonesia adalah rumah besar bagi berbagai suku dan agama. Ia mengajak para siswa untuk saling menghormati teman yang berbeda keyakinan, serta menjaga persahabatan tanpa memandang latar belakang.

“Anak-anak, perbedaan itu indah. Seperti pelangi yang punya banyak warna. Di sekolah ini, kita belajar bersama, bermain bersama, dan saling membantu. Jangan pernah bertengkar karena perbedaan agama atau suku, karena kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air,” ujar Pelda Syafrial disambut antusias oleh para siswa.

Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang toleran, cinta damai, dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi sejak dini. Pelda Syafrial juga memberikan motivasi agar para siswa rajin belajar dan menjadi generasi penerus yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Kepala Sekolah MIS Balohan-Iemeule menyambut baik inisiatif Babinsa ini. Menurutnya, kehadiran tokoh TNI di lingkungan sekolah memberikan dampak positif bagi mentalitas siswa, terutama dalam membangun sikap saling menghargai di tengah masyarakat yang majemuk.

“Terima kasih kepada Bapak Babinsa. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi sosial kita. Ini membantu kami mendidik anak-anak untuk menjadi pribadi yang inklusif dan mencintai Indonesia,” ungkapnya.

Melalui kegiatan seperti ini, Kodim 0112/Sabang terus berupaya memperkuat fondasi kebangsaan di tingkat akar rumput, dimulai dari pendidikan karakter bagi generasi muda di Kota Sabang.(man)

Babinsa dan Warga Panen Pinang Bersama, Wujud Nyata Kedekatan TNI dengan Rakyat

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Wujud kedekatan TNI dengan masyarakat kembali terlihat melalui kegiatan yang dilakukan Babinsa 07 Gampong Keuneukai Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serma Mahsun, saat membantu warga binaan memanen pinang di Gampong Keuneukai, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Selasa (19/5/2026).

Di tengah aktivitas masyarakat yang sedang memanen hasil kebun, Serma Mahsun tampak ikut turun langsung membantu proses pengumpulan hasil panen pinang milik warga. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tersebut mendapat sambutan hangat karena dinilai mampu memberikan semangat serta mempererat hubungan kekeluargaan antara aparat teritorial dan warga binaan.

Serma Mahsun mengatakan, kegiatan membantu warga seperti ini merupakan bagian dari upaya Babinsa untuk selalu hadir di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komunikasi sosial dengan warga di wilayah binaannya.

“Melalui kegiatan seperti ini, hubungan silaturahmi antara Babinsa dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Selain membantu meringankan pekerjaan warga, kami juga dapat mengetahui perkembangan situasi dan kondisi di wilayah,” ujarnya.

Menurutnya, kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi salah satu kunci terciptanya hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat. Karena itu, Babinsa diharapkan selalu aktif dalam setiap kegiatan masyarakat, baik dalam bidang pertanian, perkebunan maupun kegiatan sosial lainnya.

Warga setempat pun mengaku senang dengan kehadiran Babinsa yang selalu peduli dan tidak segan turun langsung membantu pekerjaan masyarakat. Kehadiran aparat kewilayahan dinilai memberikan motivasi serta rasa aman bagi warga.

Kegiatan tersebut juga menjadi bukti nyata komitmen Babinsa Koramil 01/Sukajaya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat serta menjaga situasi wilayah agar tetap aman, nyaman dan kondusif.(man)

“Langkah Nyata” Babinsa Ie Meulee Turut Serta Dampingi Warga Urus Akta Kelahiran Anak Hingga Tuntas

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Mengurus dokumen kependudukan seperti akta kelahiran seringkali menjadi momok bagi sebagian warga, terutama bagi mereka yang kurang familiar dengan prosedur administrasi atau mengalami kendala teknis. Namun, kekhawatiran itu tidak dialami oleh Dyki Ramadana, warga Jrung Keramat, Gampong Ie Meulee, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang.

Pada Selasa pagi (19/5), Dyki Ramadana tampak tenang dan percaya diri saat berada di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sabang. Ia didampingi langsung oleh Peltu Donny Saputra, Babinsa 01/Gampong Ie Meuleu dari Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang.

Kehadiran Peltu Donny bukan sekadar formalitas. Ia aktif membantu Dyki dalam melengkapi berkas, mengisi formulir, serta berkoordinasi dengan petugas loket untuk memastikan proses berjalan lancar dan cepat. Pendampingan ini dilakukan setelah sebelumnya Dyki mengalami beberapa kendala dalam mempersiapkan persyaratan administrasi.

“Kami hadir untuk memastikan setiap warga mendapatkan hak sipilnya tanpa hambatan. Banyak warga yang mungkin malu atau bingung bertanya ke kantor pemerintah, jadi peran Babinsa sebagai jembatan dan pendamping sangat penting,” ujar Peltu Donny usai menyelesaikan proses pendaftaran.

Dyki Ramadana mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam. “Awalnya saya pusing karena ada berkas yang kurang jelas dan takut salah isi. Tapi berkat bantuan Bapak Babinsa, semuanya jadi mudah dan cepat selesai. Saya merasa sangat dibantu dan diperhatikan,” ucapnya dengan wajah lega.

Aksi Peltu Donny ini merupakan cerminan dari komitmen TNI AD untuk selalu hadir di tengah kesulitan rakyat. Di era digitalisasi layanan publik, peran Babinsa sebagai fasilitator fisik dan psikologis tetap relevan, khususnya bagi masyarakat di tingkat akar rumput yang membutuhkan bimbingan lebih intensif.

Melalui pendampingan langsung seperti ini, Kodim 0112/Sabang berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap aparatur negara yang melayani dengan hati dan sigap.(man)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Koramil 02/Sukakarya, Laksanakan Komsos, Bantu Edukasi Gizi Ibu Hamil dan...

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan Babinsa Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang. Sertu Hendra, Babinsa Gampong Krueng Raya, melaksanakan komunikasi...