Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 39
Berita Utama

Menteri ESDM Bahlil Lantik Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA di Tengah Polemik Riwayat Pendidikan

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, melantik Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA), Mawardi Nur, sebagai Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Rabu (5/8/2026). Pelantikan tersebut mengakhiri proses panjang pergantian pimpinan BPMA yang sebelumnya diwarnai perbedaan penilaian terhadap kinerja Kepala BPMA sebelumnya, Nasri Djalal.

Pengangkatan Mawardi sekaligus menandai diterimanya usulan Pemerintah Aceh yang sejak April 2026 meminta Menteri ESDM memberhentikan Nasri Djalal sebelum masa jabatannya berakhir. Dalam surat Gubernur Aceh Nomor R.800.1.3.3/4147 tertanggal 20 April 2026, Nasri dinilai tidak cakap menjalankan tugas dan fungsi serta dianggap melakukan perbuatan atau sikap yang merugikan BPMA dan/atau Pemerintah Aceh.

Padahal, sekitar satu setengah bulan sebelumnya, Komisi Pengawas BPMA melalui Laporan Pelaksanaan Tugas Komisi Pengawas BPMA Tahun 2025 justru memberikan penilaian positif terhadap kinerja BPMA di bawah kepemimpinan Nasri.

Dalam laporan yang ditandatangani Ketua Komisi Pengawas Ariana Soemanto pada 2 Maret 2026 itu, BPMA memperoleh realisasi kinerja organisasi sebesar 112,34 persen dengan predikat “Istimewa”, realisasi investasi mencapai 99,74 persen, lifting migas sebesar 126,7 persen, serta nilai akuntabilitas kinerja (SAKIP) berpredikat A (Memuaskan).

Kontras antara dua dokumen resmi tersebut sebelumnya menjadi sorotan setelah Pintoe.co mengungkap adanya perbedaan penilaian terhadap kinerja Kepala BPMA hanya dalam rentang sekitar 49 hari.

Nasri Djalal saat itu juga mempertanyakan dasar penilaian Pemerintah Aceh. Menurutnya, berdasarkan PP Nomor 23 Tahun 2015, pihak yang berwenang melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala BPMA adalah Komisi Pengawas, bukan gubernur. Ia juga mengaku tidak mengetahui adanya evaluasi Komisi Pengawas yang menjadi dasar usulan pemberhentian dirinya.

Polemik Riwayat Pendidikan Mawardi Belum Terjawab

Di sisi lain, pelantikan Mawardi Nur berlangsung ketika polemik mengenai riwayat pendidikannya masih belum memperoleh penjelasan.

Sebelumnya, Pintoe.co mengungkap bahwa dalam sejumlah dokumen riwayat hidup yang pernah dipublikasikan, Mawardi mencantumkan dirinya sebagai alumni University of California, Irvine (UC Irvine).

Namun, berdasarkan keterangan resmi yang diterima Pintoe.co dari pihak UC Irvine, universitas tersebut menyatakan tidak menemukan catatan atas nama Mawardi Nur dalam basis data mahasiswa maupun alumni.

Hingga berita ini ditulis, Mawardi Nur belum memberikan dokumen yang dapat memverifikasi klaim tersebut.

Saat pertama kali dimintai konfirmasi oleh Pintoe.co, Mawardi tidak menjawab substansi pertanyaan mengenai riwayat pendidikannya dan hanya mengajak wartawan untuk bertemu sambil ngopi. Ajakan tersebut ditolak karena yang dibutuhkan adalah klarifikasi dan dokumen pendukung atas klaim pendidikan yang dipublikasikannya.

Pelantikan Mawardi sebagai Kepala BPMA membuat polemik tersebut kembali menjadi perhatian publik, mengingat hingga kini belum ada penjelasan ataupun bukti yang dapat mengonfirmasi klaim pendidikan yang bersangkutan.

Lahir di Madat, Aceh Timur, pada 1 Februari 1990, Mawardi Nur menjabat sebagai Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA) sejak Maret 2025. PEMA merupakan badan usaha milik Pemerintah Aceh yang memiliki anak perusahaan di sektor minyak dan gas bumi, yakni PT Pema Global Energi (PGE).

Di kalangan publik Aceh, Mawardi juga dikenal sebagai keponakan T. Irsyadi, salah satu orang dekat Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem). Irsyadi diketahui memiliki hubungan kekerabatan dengan Salmawati, salah satu istri Mualem yang kini menjabat anggota DPR Aceh melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW).

Pada Pemilu 2024, Mawardi Nur juga pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPR Aceh dari Partai Gerindra, namun tidak terpilih.(*)

Dayah Istiqamatuddin Rauzatul Jannah Bandar Dua Pijay Terbakar, Sejumlah Bangunan Hangus

0

Kompleks Dayah Istiqamatuddin Rauzatul Jannah di Gampong Blang Kuta Barat, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya, Selasa menjelang Zuhur (4/8/2026) terjadi kebakaran hebat, sehingga menghanguskan sejumlah balai pengajian, kitab dan dokumen penting lainnya. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, MEUREUDU : Musibah kebakaran melanda kompleks Dayah Istiqamatuddin Rauzatul Jannah yang berlokasi di Gampong Blang Kuta Barat, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 12.13 Wib, sehingga menghanguskan sejumlah sisi bangunan dan dokumen penting lainnya milik santri.

“Situasi sempat tak terkendali karena kobaran sijago merah (api) secara cepat membesar dan menjalar, sehingga menghanguskan sejumlah bangunan yang ada dalam lingkungan dayah tersebut”.

Menurut saksi mata dan informasi yang dihimpun online ini dari pihak dayah, dimana dugaan sementara, api pertama kali muncul dari salah satu balai pengajian akibat korsleting arus pendek pada instalasi listrik.Membuat api dalam waktu singkat merambat ke bangunan lain, sehingga menghanguskan berbagai fasilitas pendidikan beserta perlengkapan milik dayah dimaksud.

Yang juga dihimpun akibat kebakaran menjelang Zuhur tersebut, “mengakibatkan satu unit rumah terbakar, dua balai pengajian, empat bilik pengajian, satu unit genset, tiga unit sepeda motor, serta sejumlah kitab pengajian dilaporkan ludes terbakar”.

Beruntung, sekitar 50 santri yang menempuh pendidikan di dayah tersebut sedang mengikuti kegiatan belajar di sekolah saat peristiwa terjadi.

Seluruh santri dipastikan selamat dan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam musibah kebakaran tersebut, “pinta sejumlah sumber di Dayah itu, beberapa saat setelah api mereda’.

Sementara itu, Damkar BPBD Kabupaten Pidie Jaya yang mengerahkan sejumlah personil dan armada pemadam dari Pos Meureudu dan Pos Ulee Glee, serta dibantu tiga unit mobil suplai air juga dibantu personel TNI, Polri bersama masyarakat setempat yang bahu-membahu berjuang mengendalikan sijago mirah, sehingga dalam waktu beberapa saat kobaran api berhasil dikendalikan.

Sekaligus dilakukan pendinginan oleh Personil Damkar, untuk memastikan api tak muncul kembali seluruh sisi bangunan.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang. “dugaan awal mengarah pada korsleting instalasi listrik sebagai pemicu terjadinya kebakaran, serta kerugian juga masih dalam proses pendataan. (non/rel)

Bersihkan Lahan dan Rawat Tanaman, Babinsa Paya Dukung Petani Nilam

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 08 Gampong Paya, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Junadi turun langsung membantu petani merawat tanaman nilam, Rabu (05/08/2026). Kegiatan berlangsung di Jurong Pantai Jaya, Gampong Paya, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang.

Bahu-membahu bersama petani, Babinsa melaksanakan berbagai tahapan perawatan mulai dari pembersihan rumput liar atau gulma yang mengganggu pertumbuhan, pemupukan, hingga penyemprotan yang diperlukan agar tanaman tumbuh subur dan sehat.

Sertu Junadi juga memberikan semangat dan motivasi kepada para petani untuk terus mengembangkan budidaya nilam. Tanaman ini dinilai memiliki potensi ekonomi yang cukup besar dan sangat berpeluang untuk meningkatkan penghasilan serta kesejahteraan keluarga petani di wilayah tersebut.

“Kami hadir untuk bekerja sama dan memotivasi Bapak Ibu sekalian. Budidaya nilam ini sangat prospektif dan jika dikelola dengan baik, hasilnya akan sangat membantu perekonomian keluarga. Mari kita rawat bersama agar hasil panennya nanti melimpah dan bernilai tinggi,” ujar Sertu Junadi.

Para petani menyambut baik kehadiran dan bantuan yang diberikan. Dukungan serta semangat dari Babinsa membuat mereka semakin optimis dan giat dalam mengembangkan usahanya.

Melalui kegiatan ini, sinergitas antara aparat dan masyarakat semakin terjalin kuat. Diharapkan budidaya tanaman nilam ini dapat berkembang pesat, menjadi sumber penghasilan tambahan yang menjanjikan, serta turut mendukung ketahanan dan pertumbuhan ekonomi warga Gampong Paya.(man)

Sinergi Babinsa dan Mahasiswa KPM, Lanjutkan Program Kampung Inggris Kuta Ateuh

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 08 Gampong Kuta Ateuh, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Pelda Syafrial melaksanakan Komunikasi Sosial bersama mahasiswa peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM), Rabu (05/08/2026). Pertemuan berlangsung di Jurong M Nur Hasan, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai rencana dan langkah nyata dalam rangka membangun desa, dengan fokus utama untuk melanjutkan dan mengembangkan program Kampung Inggris yang sudah berjalan di wilayah binaan.

Pelda Syafrial menyambut baik kehadiran dan gagasan yang dibawa para mahasiswa. Ia menegaskan bahwa dukungan penuh akan diberikan agar program ini dapat berjalan lancar, bermanfaat secara berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta kemajuan Gampong Kuta Ateuh.

“Kehadiran adik-adik mahasiswa membawa energi baru dan ilmu yang bermanfaat. Mari kita bersinergi menyatukan visi agar program Kampung Inggris ini semakin maju dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda,” ujar Pelda Syafrial.

Para mahasiswa pun menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan dukungan yang diberikan pihak Babinsa. Mereka berkomitmen untuk bekerja sama secara maksimal dengan perangkat gampong dan warga dalam menjalankan program pengabdian.

Melalui kegiatan ini, terjalin kerja sama yang harmonis antara TNI, perguruan tinggi, dan masyarakat. Diharapkan program-program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan dapat menjadi langkah nyata dalam memajukan pendidikan dan potensi daerah di Gampong Kuta Ateuh.(man)

Bantu Rawat Tanaman Kacang Panjang, Babinsa Kuta Barat Dukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

0

MEDIANAD COM, SABANG – Babinsa 07 Gampong Kuta Barat, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Darwis turun langsung ke ladang membantu warga Bapak Prianto merawat tanaman kacang panjang, Rabu (05/08/2026). Kegiatan berlangsung di Jurong Kebun Merica, Gampong Kuta Barat, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

Bahu-membahu bersama warga, Babinsa aktif membantu membersihkan daun-daun kering yang menempel pada tanaman. Perawatan ini dilakukan agar tanaman kacang panjang dapat tumbuh lebih subur, terhindar dari hama, dan menghasilkan panen yang lebih maksimal.

Sertu Darwis menyampaikan bahwa kacang panjang merupakan salah satu komoditas yang cepat berproduksi dan memiliki nilai ekonomi yang baik. Kehadirannya diharapkan dapat memotivasi warga untuk terus mengembangkan pertanian, sekaligus mendukung program ketahanan pangan di wilayah binaan.

“Kegiatan sederhana seperti ini penting dilakukan agar tanaman tetap sehat dan hasil panennya melimpah. Selain menjaga ketersediaan pangan bagi keluarga, hasil panen kacang panjang juga bisa dijual untuk menambah penghasilan dan kesejahteraan Bapak Ibu sekalian,” ujar Sertu Darwis.

Bapak Prianto selaku pemilik kebun mengaku sangat terbantu dan berterima kasih atas perhatian serta bantuan tenaga yang diberikan Babinsa. Dukungan ini semakin memacu semangatnya untuk lebih giat lagi mengelola lahan pertaniannya.

Melalui kegiatan ini, ikatan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin terjalin erat. Diharapkan semangat bertani terus tumbuh subur di Gampong Kuta Barat, sehingga ketahanan pangan wilayah terjaga dan taraf ekonomi masyarakat semakin meningkat.(man)

Jalin Sinergitas, Babinsa Ie Meulee Gelar Komsos Bersama Keuchik dan Perangkat Gampong

0

MEDIANAD.COM,  SABANG – Babinsa 01 Gampong Ie Meulee, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Peltu Donny Saputra melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Keuchik Gampong Ie Meulee, Sukmadi beserta seluruh perangkat gampong, Rabu (05/08/2026). Pertemuan berlangsung di Jurong Pante Jaya, Gampong Ie Meulee, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi yang sudah terjalin dengan baik antara aparat teritorial dengan pemimpin dan pelaksana pemerintahan di tingkat gampong. Selain itu, momen ini juga dimanfaatkan untuk saling bertukar informasi guna mengetahui perkembangan situasi terkini yang terjadi di wilayah binaan.

Dalam pertemuan tersebut, Peltu Donny Saputra menyampaikan harapannya agar Keuchik beserta perangkat senantiasa saling peduli, tanggap terhadap perkembangan situasi di lingkungan, serta terus bekerja sama dan saling membantu satu sama lain demi kemajuan bersama.

“Kami adalah satu kesatuan dalam melayani dan menjaga masyarakat. Kerja sama yang erat antara Babinsa dan perangkat gampong akan sangat memudahkan kita dalam mengatasi berbagai hal maupun menjaga keamanan serta ketertiban wilayah. Mari kita terus bersinergi dengan penuh kekeluargaan,” ujar Peltu Donny Saputra.

Keuchik Sukmadi menyambut baik silaturahmi yang dilakukan. Ia mengapresiasi perhatian dan kehadiran Babinsa yang selalu aktif menjalin komunikasi dan berkoordinasi dalam setiap langkah pembangunan maupun pemeliharaan keamanan di gampong.

Melalui kegiatan ini, kerja sama antarinstansi di wilayah semakin kokoh terjalin. Diharapkan sinergitas yang terbangun mampu menjadikan Gampong Ie Meulee semakin maju, aman, rukun, dan sejahtera.(man)

Wawasan Kebangsaan untuk Generasi Penerus, Sertu Hendra Ajak Siswa Amalkan Pancasila

0

MEDIANAD.COM,  SABANG – Babinsa 04 Gampong Krueng Raya, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Hendra melaksanakan kegiatan pemberian Wawasan Kebangsaan kepada para siswa SD Negeri 17, Rabu (05/08/2026). Kegiatan berlangsung di Jurong Mustika Kolam Bermata, Gampong Krueng Raya, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

Pembinaan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai luhur cinta tanah air, menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan, serta menanamkan kedisiplinan sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangkitkan rasa bangga para siswa sebagai generasi penerus bangsa.

Dalam penyampaiannya, Sertu Hendra mengajak seluruh siswa untuk senantiasa menghormati guru dan orang tua, rajin belajar dengan sungguh-sungguh, serta menjaga kerukunan dan persaudaraan dengan sesama teman. Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai Pancasila senantiasa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Adik-adik adalah harapan dan masa depan bangsa. Cintailah negaramu mulai dari hal-hal kecil: belajar tekun, berbuat baik, saling menghargai, dan selalu bersatu. Jadilah pelajar yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap membangun daerah serta negara kita,” ujar Sertu Hendra dengan penuh semangat.

Para siswa tampak antusias menyimak arahan yang disampaikan. Kehadiran Babinsa memberikan suasana baru yang menyenangkan sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi pembentukan karakter mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan benih-benih kebangsaan semakin kuat tertanam di hati para pelajar. Sinergi antara TNI dan dunia pendidikan akan terus dijaga untuk melahirkan generasi muda yang berjiwa nasionalisme tinggi, berkarakter, dan mencintai tanah air.(man)

Komisioner BMA Menghilang

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Beredar laporan diduga telah terjadi korupsi berjama’ah dengan kedok bantuan sosial,bantuan dana pendidikan,bantuan banjir yg menghabiskan Anggaran Baitul Mal Aceh mencapai Rp 180 milyar lebih.

Ketua BMA H Abon Yunus.SH yg coba dihubungi MDaud Wartawan Medianad belum sudah jarang masuk kantor, kata staf Resevsionis Sekretariat BMA.

Begitu pula nomor HPnya sudah lama tidak aktif, staf tersebut.

Kiranya Gubernur Aceh Mualem segera memberhentikan Komisioner BMA Karena diduga dan berbagai media sudah memberitakan ihsan dana Umat tersebut.

Kiranya Pihak Polda Aceh segera bertindak melakukan penyidikan terhadab berita BMA yg telah cukub viral.( daud)

Jabatan Ketua MAA Melanggar UU Tentang ASN

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Secara terencana Prof Dr Yusri Yusuf.MPd menduduki Jabatan Ketua Majlis Adat Aceh ( MAA) beliau mengenyampingkan UU no 20/ 2023 tentang ASN Pasal 51 bahwa Setiap ASN tidak boleh rangkab jabatan Fungsional sebagai Guru besar dengan Jabatan lain di Pemerintahan Daerah.

Sebenarnya Musyawarah Daerah MAA tahun 2025 sudah dilarang oleh Gubernur Aceh Mualem dalam disposisinya. Sebut sumber terpercaya di Meuligoe Aceh kepada wartawan.

Yusri Yusuf dan Panitia tetap ngotot melaksanakan Musda MAA Penuh Rekayasa, ini membuktikan Sebuah kegiatan menghabiskan dana APBA, Dalam disposisi Gubernur meminta Musda MAA dilaksanakan setelah Revisi Qanun MAA yang telah masuk Prolega DPRA 2026.

Informasi dari Staf Sekretariat MAA bahwa Yusri jarang masuk kantor dan beliau telah dipanggil Dirreskrimsus POLDA Aceh.

Menurut Penasehat MAA Abon Abd Muthaleb dirinya gak pernah dipanggil rapat apa pun oleh MAA.

Wartawan Medianad M Daud yang mencoba menjumpai Prof Yusri Yusuf kata Staf beliau jarang masuk, bahkan pengurus MAA tidak punya ruang kerja, mereka hanya mengambil honor saja, terlihat memang kondisi di ruangan Sekretariat sepi, cuma yg ada pegawai sekretariat.

Qanun Aceh no 8/2019 tentang MAA juga mengamanahkan bahwa Pejabat ketua MAA tidak boleh rangkab jabatan struktural dan Fungsional, tapi Yusri Yusuf tetap tidak menggubrisnya, ini jelas Kegiatan korupsi terencana, sebut staf yang ingin MAA berkembang dengan baik tanpa ada intrik intrik kepentingan kelompok.

Kantor LAN Aceh juga telah mengirim surat kepada Ketua MAA Yusri Yusuf bahwa beliau tidak boleh rangkap jabatan sebagai Fungsional guru besar FKIP UNSYIAH, cuma Yusri tidak menggubrisnya, karena program sudah terencana untuk menikmati APBA.sebut staf. (daud)

Segera, APH Didesak Periksa Komisioner Baitul Mal Aceh

0

Gedung Baitul mal Aceh

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Akademisi Universitas Muhammadiyah Aceh, Dr. Taufik A. Rahim, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas dugaan praktik penyimpangan dalam pengelolaan dana umat oleh Baitul Mal Aceh (BMA).

Menurutnya, BMA sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah memiliki tanggung jawab besar secara institusional, baik secara hukum, etika, maupun syariat Islam. Oleh karena itu, setiap indikasi penyimpangan, termasuk pemotongan bantuan modal usaha kepada masyarakat kecil, tidak bisa dianggap selesai hanya dengan pengembalian dana.

Ia mencontohkan kasus yang menimpa seorang warga Gampong Madat, Aceh Timur, di mana bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta diduga dipotong hingga hanya diterima Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Pengembalian sisa dana Rp4,5 juta kepada penerima dinilai tidak serta-merta menyelesaikan persoalan hukum.

“Alasan pemotongan tersebut tidak rasional, bahkan diduga melibatkan pihak di luar sistem kerja resmi Baitul Mal Aceh,” ujar Taufik.

Lebih lanjut, ia menilai praktik tersebut bukan kasus tunggal, melainkan berpotensi menjadi bagian dari persoalan sistemik dan berulang dalam pengelolaan dana umat. Apalagi, dana yang dikelola BMA mencapai ratusan miliar rupiah setiap tahunnya dan bersumber dari kewajiban keagamaan masyarakat.

Karena itu, ia meminta APH melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh pihak yang terlibat, mulai dari komisioner, kuasa pengguna anggaran (KPA), hingga pihak perantara seperti broker atau agen dalam penyaluran bantuan.

“Ini bukan hanya soal administratif, tetapi menyangkut amanah umat dan nilai-nilai syariat Islam. Jika dikelola tidak benar, dampaknya tidak hanya hukum, tetapi juga moral dan sosial,” tegasnya.

Selain bantuan modal usaha, Taufik juga menyoroti berbagai program lain yang kerap menuai polemik, seperti pembangunan rumah dhuafa dan penyaluran beasiswa. Ia menilai persoalan tersebut menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem pengawasan dan tata kelola lembaga.

Ia juga mengingatkan Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk tidak menutup mata terhadap persoalan ini. Sebab, secara politik anggaran, pengelolaan dana BMA merupakan bagian dari kebijakan publik yang disepakati bersama antara eksekutif dan legislatif.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan tidak tebang pilih. Jangan sampai hukum hanya berlaku bagi masyarakat kecil, sementara dugaan penyimpangan besar diabaikan,” ujarnya.

Taufik menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah merupakan keharusan, agar kepercayaan publik terhadap lembaga tetap terjaga serta tidak mencederai penerapan syariat Islam di Aceh.(*)

 

Popular Posts

My Favorites

Pemerintah Aceh Lepas Keberangkatan Truk Kemanusiaan Rumah Zakat

0
BANDA ACEH-Gubernur Aceh melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Aceh, Dr. Ir. Zulkifli, M.Si., secara resmi melepas keberangkatan Truk Kemanusiaan Aceh dari Kantor...