Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 68
Berita Utama

Kejari Sabang Melaksanakan Penerangan Hukum Tentang Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Serta Bahaya Peredaran Narkotika di Gampong

0

MEDIANAD.XOM, SABANG – Kejaksaan Negeri Sabang melaksanakan Penerangan Hukum tentang Pencegahan Tindak Pidana Korupsi serta Bahaya Narkotika di Gampong pada Kecamatan Sukakarya Kota Sabang Tahun 2025 yang bertempat di Aula Serbaguna Kecamatan Sukakarya Kota Sabang, Rabu (22/10).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sabang, Milono Raharjo, S.H., M.H., melalui Kasi Intelijen Mohamad Rizky, S.H., M.H., didampingi Kasubsi Penyidikan Fajar Qadri, S.H., Jaksa Fungsional dan jajaran intelijen Kejari Sabang. Turut hadir juga perangkat Kecamatan Sukakarya, perangkat gampong, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda di wilayah Kecamatan Sukakarya.

Kajari Sabang, Milono Raharjo, SH., MH., melalui Kasi Intelijen Mohamad Rizky, S.H., M.H., menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi sejak dini, terutama dalam pengelolaan dana desa. Perlu ditegaskan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Selain itu, melalui kegiatan ini juga disampaikan materi tentang bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak generasi muda dan masa depan bangsa. Kejaksaan Negeri Sabang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama melawan narkoba dengan meningkatkan kesadaran hukum serta memperkuat peran keluarga dan lingkungan sosial dalam pencegahannya.

Kegiatan penerangan hukum ini merupakan bagian dari program kerja bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Sabang tahun 2025, sebagai bentuk nyata komitmen Kejaksaan dalam mendukung program pemerintah di bidang pemberantasan korupsi dan narkotika, serta memperkuat kesadaran hukum di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Kejaksaan Negeri Sabang menegaskan komitmennya kepada masyarakat Gampong di Kecamatan Sukakarya agar semakin memahami pentingnya taat hukum, menjauhi praktik korupsi, dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika demi terciptanya Sabang yang bersih, sehat, dan berintegritas.(*)

Ibu Gubernur Aceh Lepas 3 Truk Bantuan Dinsos Aceh ke Tiga Kabupaten Terdampak Banjir

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Pemerintah Aceh bergerak cepat menyalurkan bantuan masa panik bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah barat selatan.

Ibu Gubernur Aceh sekaligus Ketua TP PKK Aceh, Ny. Marlina Muzakir, secara resmi melepas tiga truk bantuan logistik menuju Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya, Rabu (22/10/2025).

Bantuan yang dikirim melalui Dinas Sosial Aceh ini, berupa sandang dan pangan, antara lain pakaian, beras, makanan siap saji, air mineral, serta perlengkapan dasar lainnya yang dibutuhkan masyarakat di masa tanggap darurat.

Kegiatan pelepasan bantuan berlangsung di halaman Kantor Dinas Sosial Aceh, dan turut dihadiri oleh Ketua Komisi V DPRA, Rijaluddin, SH, MH, yang menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Aceh dalam menangani dampak bencana.

“Langkah cepat ini membuktikan Pemerintah Aceh benar-benar hadir untuk masyarakat, terutama di saat bencana melanda,” ujar Rijaluddin.

Dalam arahannya, Ibu Ny. Marlina Muzakir menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan panggilan hati yang harus terus dijaga oleh semua pihak.

“Bantuan ini adalah bentuk kasih dan empati kita kepada saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah. Semoga dapat meringankan beban mereka dan memberi semangat untuk bangkit kembali,” ujarnya.

Beliau juga meminta agar penyaluran bantuan dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi, serta mengingatkan seluruh unsur pilar sosial Aceh agar tetap siaga menghadapi potensi bencana susulan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Chaidir, SE,. MM, menyampaikan bahwa pendistribusian bantuan ini melalui tim gabungan Tagana, TKSK, dan relawan sosial Kabupaten/Kota.

“Kami pastikan bantuan sandang dan pangan ini sampai langsung ke warga yang benar-benar membutuhkan. Ini bagian dari komitmen kami dalam memperkuat respons sosial Aceh,” ungkapnya.

Pelepasan tiga truk bantuan ini menjadi simbol nyata bahwa Pemerintah Aceh hadir cepat, tanggap, dan peduli, memastikan setiap warga terdampak musibah mendapatkan bantuan dan perhatian yang layak.(*/lem)

Ny. Marlina Muzakir Serahkan Kursi Roda untuk Anak Disabilitas Aceh

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Pemerintah Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas. Tahun 2025, Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh menyalurkan sebanyak 350 unit kursi roda, kepada masyarakat penyandang disabilitas dan warga kurang mampu di seluruh Kabupaten/Kota di Aceh.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Ibu Gubernur Aceh sekaligus Ketua TP PKK Aceh, Ny. Marlina Muzakir, kepada Muhammad Rizki Maulana (3 tahun) anak pertama dari pasangan Mahazalena dan Muhammad, di halaman kantor Dinas Sosial Aceh, Rabu (22/10).

Acara berlangsung di halaman Kantor Dinas Sosial Aceh, disaksikan oleh anggota Komisi V DPRA, para pejabat struktural, serta staf Dinas Sosial Aceh.

Dalam sambutannya, Ny. Marlina Muzakir menegaskan bahwa kepedulian sosial bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk nyata dari rasa kemanusiaan yang harus terus ditumbuhkan di tengah masyarakat.

“Kita harus saling peduli, karena kebahagiaan sejati terletak pada saat kita bisa membantu orang lain,” ujar Ibu Marlina penuh makna.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Aceh dalam memastikan bahwa setiap warga, tanpa terkecuali, memiliki akses terhadap bantuan sosial dan sarana mobilitas yang layak.

Ibu Mahazalena, penerima bantuan menyebutkan bantuan ini sangat bermanfaat untuk membantu aktivitas sehari-hari, yang sebelumnya hanya menggunakan dorongan bayi untuk membawa Rizki keluar rumah.

“Saya sangat senang dan berterima kasih atas bantuan ini. Kursi roda ini sangat membantu saya untuk beraktivitas sehari-hari. Selama ini saya kesulitan keluar rumah, karena Rizki harus saya gendong, atau saya gunakan dorongan bayi dia dulu,” ungkapnya.

Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Chaidir, SE,. MM, menyampaikan bahwa bantuan ini tidak hanya berupa alat bantu fisik, tetapi juga wujud perhatian dan empati pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui bantuan ini, kita ingin masyarakat penyandang disabilitas lebih mandiri dan berdaya. Ini bagian dari visi sosial Pemerintah Aceh,” ujarnya.

Kegiatan penyerahan kursi roda ini menjadi simbol kuat bahwa pembangunan sosial tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kepekaan, kepedulian, dan kemanusiaan.

Dengan dukungan nyata dari Ibu Gubernur Aceh dan Dinas Sosial, harapan untuk mewujudkan Aceh yang inklusif dan sejahtera kian mendekati kenyataan.(*/lem)

Sinergi TNI, Polri dan Pemerintah Gampong, Babinsa Dampingi Penyerahan Santunan Warga Meninggal Dunia

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kodim 0112/Sabang melalui Koramil 01/Sukajaya terus berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayah binaan, salah satunya dengan mendampingi kegiatan pemberian santunan kepada warga yang mengalami musibah.

Babinsa Gampong Keuneukai Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serma Mahsun, bersama Bhabinkamtibmas mendampingi kegiatan Pemerintahan Gampong Keuneukai melaksanakan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada keluarga almarhum Bapak Ibrahim, warga Jurong Blang Mukim, Gampong Keuneukai, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, pada Selasa (22/10/2025).

Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah gampong dalam mempererat kebersamaan serta menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami duka. Selain memberikan santunan, kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga menjadi bentuk dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.

Babinsa Gampong Keuneukai, Serma Mahsun, menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang tidak hanya berfokus pada pembangunan, tetapi juga pada aspek sosial dan kemanusiaan.

“Sebagai Babinsa, kami berupaya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam kegiatan pembangunan maupun saat warga mengalami kesulitan. Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan empati dan rasa kebersamaan,” ujarnya.

Melalui kegiatan pemberian santunan ini, diharapkan hubungan silaturahmi antara aparat kewilayahan dengan masyarakat dapat semakin erat serta memperkuat sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah gampong dalam membangun solidaritas sosial di wilayah binaan.(man)

Babinsa Koramil 01/Sukajaya Kunjungi Kebun Warga di Gampong Ie Meulee Dukung Program Ketahanan Pangan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayah binaan, Babinsa Gampong Ie Meulee Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Pelda Donny Saputra, mengunjungi sekaligus mendampingi salah satu petani kebun mentimun, Sdr. Indra Malaksa, yang berlokasi di Jurong Taqwa, Gampong Ie Meulee, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Selasa (22/10/2025).

Kunjungan Babinsa tersebut merupakan bentuk perhatian dan pendampingan kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian serta pemanfaatan lahan kosong agar lebih bernilai ekonomi. Dalam kesempatan itu, Babinsa memberikan motivasi kepada petani agar terus semangat mengolah lahan dan menjaga hasil panen.

Pelda Donny Saputra menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan kosong untuk ditanami sayuran seperti mentimun dapat membantu meningkatkan perekonomian warga sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal.

“Kami mendorong masyarakat untuk tidak membiarkan lahan kosong begitu saja. Dengan dikelola menjadi kebun produktif, hasilnya bisa membantu kebutuhan keluarga dan juga memperkuat ketahanan pangan di gampong,” ujarnya.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya TNI AD melalui para Babinsa yang terus aktif dalam mendukung program pemerintah di bidang pertanian. Pendampingan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan dampak positif dan menjadi contoh bagi warga lain agar ikut memanfaatkan lahan tidak produktif di sekitarnya.

Melalui kegiatan kunjungan dan pendampingan seperti ini, diharapkan hubungan antara Babinsa dan masyarakat binaan semakin erat, serta mampu mendorong terwujudnya gampong yang mandiri dan tangguh dalam bidang ketahanan pangan.(man)

Babinsa Berawang Bantu Ibu PKK Gotong Royong Bersihkan Halaman Kantor Keuchik

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat binaan, Babinsa Gampong Berawang Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serda M. Khadafi, turut membantu kegiatan gotong royong bersama ibu-ibu PKK membersihkan halaman aula Kantor Keuchik yang berlokasi di Jurong Merloh, Gampong Berawang, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, pada Selasa (22/10/2025).

Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman sekaligus mempererat kebersamaan antara Babinsa dengan masyarakat. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini menjadi bentuk nyata peran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan pekerjaan warga binaan.

Serda M. Khadafi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Babinsa untuk selalu hadir dan memberikan contoh positif kepada masyarakat.

“Sebagai Babinsa, kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga ikut berperan aktif membantu masyarakat dalam setiap kegiatan sosial. Melalui gotong royong seperti ini, kebersamaan dan kepedulian sosial akan semakin kuat,” ujarnya.

Selain membantu pembersihan halaman aula, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara Babinsa dan warga, terutama ibu-ibu PKK yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial di gampong.

Dengan adanya kegiatan gotong royong ini, diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta hubungan baik antara aparat kewilayahan dan masyarakat binaan dapat terus terjaga dengan baik di Gampong Berawang.(man)

“Membangun, Komitmen dan Kenyataan”: Pemerintah Pusat Tinjau Jalan di Gunung Paro, Kulu dan Geurete Aceh

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH -Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas meninjau rencana pembangunan Terowongan jalan Paro, Kulu dan Geurutee di wilayah Aceh Besar dan Aceh Jaya.

Respon cepat ini merupakan upaya lanjut dari harapan Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf kepada Pemerintah Pusat untuk menghadirkan solusi infrastruktur yang lebih aman dan efisien bagi masyarakat pengguna jalan lintas barat-selatan Aceh.

Kunjungan tim Bappenas ke Geurutee di perbatasan Kabupaten Aceh Besar – Aceh Jaya yang berlangsung, Senin (20/10/2025), menjadi sinyal kuat kolaborasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh terhadap strategi pembangunan infrastruktur tersebut. Pemerintah berkomitmen melaksanakan pembangunan terowongan di Geurutee serta perbaikan geometrik ruas Paro dan Kulu secara paralel.

Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Mustaqim selaku Ketua Tim 1 dan anggota dari Direktorat Kedeputian Bidang Infrastruktur dan Direktorat Pembangunan Indonesia Barat, Kedeputian Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Kepala BPJN Aceh Heri Yugiantoro, ST, MT mewakili Kementerian Pekerjaan umum bersama jajaran, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh, Ir. Mawardi, ST mewakili Pemerintah Aceh serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya yang diwakili Kadis PUPR Heri Etika, ST, M.Si dan tim.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan lapangan untuk memperkuat koordinasi dan percepatan tahapan pembangunan, mulai dari izin, izin lahan, hingga penyusunan dokumen perencanaan. Semua pihak menyatakan komitmennya untuk bekerja sesuai dengan kewenangan masing-masing dan ketentuan peraturan-undangan yang berlaku.

Kepala Dinas PUPR Aceh, Ir. Mawardi, ST, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan Ketua Tim dari Bappenas dalam waktu dekat melalui Kementerian Pekerjaan Umum akan melakukan penelitian lanjutan teknis pembangunan terowongan dan perbaikan geometrik di Paro–Kulu. Selanjutnya, sekembalinya dari kunjungan ini, tim tersebut akan melakukan diskusi guna menyiapkan langkah-langkah percepatan pembangunan terowongan Geurutee yang menjadi harapan seluruh masyarakat di Propinsi Aceh.

Mawardi juga menyampaikan kepada Gubernur mengenai tingginya angka kecelakaan di ruas Paro, Kulu dan Geurutee. Oleh karena itu, pembangunan yang diproyeksikan menjadi kebutuhan mendesak, bukan hanya untuk alasan keselamatan, tetapi sesuai harapan Gubernur Aceh dalam mendukung pemerataan ekonomi serta konektivitas antarwilayah, sejalan dengan visi pembangunan nasional dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Dengan adanya jalan terowongan, masa perjalanan antar wilayah akan berkurang secara signifikan, biaya logistik menurun, serta mobilitas barang dan jasa menjadi lebih efisien,” sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPJN Aceh, Heri Yugiantoro, ST, MT, menyampaikan bahwa mencakup kesiapan tahapan teknis sesuai hasil koordinasi bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh.

“Tentu kajian akan dilakukan untuk mendapatkan konstruksi yang ideal, berkualitas dan efisien, agar desain terowongan yang nantinya akan dibangun memenuhi standar keamanan tinggi sekaligus memberikan nilai manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Heri.

Lebih lanjut Heri menuturkan, kehadiran perbaikan sekmen jalan dan Terowongan sudah pasti menimbulkan dampak pada waktu perjalanan dari Banda Aceh ke Aceh Jaya. Segmen jalan gunung Paro dan Kulu dari yang dulunya bisa berjarak sepanjang 13 km lebih, nantinya bisa menjadi 6 km dan segmen Geurutee dari 8 km lebih akan menjadi 2,7 km.

Selain meninjau aspek teknis, tim Bappenas juga membahas skema pembiayaan proyek, yang akan segera dikonsultasikan dengan pimpinan di Jakarta. Sejumlah opsi tengah dipertimbangkan, seperti pembiayaan melalui pinjaman luar negeri, skema KPBU (Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha), maupun APBN murni, semoga apa yang dibahas ada upaya lanjut, komitmen dan menjadi kenyataan.(man)

Kepala  BPKA Bersama Kemendagri Membahas APBA-P Tahun 2025

0

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM – Kepala badan Pengelolaan Keuangan Aceh Reza Saputra bersama dengan kementerian dalam negeri Republik Indonesia direktur jenderal keuangan daerah Dr,Drs.Agus Fatoni, Senin 21/Oktober/2025 di Jakarta.

Pertemuan itu adalah pertemuan strategis dalam rangka membahas membahas evaluasi Anggaran Pendapatan Belanja Aceh Perubahan tahun anggaran 2025 ,di Jakarta.

Jadi pertemuan tersebut di pimpin langsung oleh Reza Saputra dalam rangka membahas tentang proses evaluasi APBA-P 2025 juga pertemuan tersebut dalam rangka  menguatkan koordinasi dalam penyusunan tentang penggunaan anggaran pemerintah Aceh untuk semakin efektif juga tepat sasaran.

Ini merupakan langkah tindak lanjut arahan gubernur Aceh Muzakir Manaf (mualem) supaya untuk memastikan tentang tata kelola keuangan daerah terlaksana dengan prinsip efesiensi transparansi yang tinggi serta akuntabilitas.

Reza Saputra mengatakan, bahwa atas dasar arahan bapak gubernur Aceh Muzakir Manaf ( Mualem) kami terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat agar setiap rupiah dalam dana APBA benar benar di pergunakan dengan optimal untuk kesejahteraan rakyat Aceh

Maka dalam pertemuan tersebut mereka membahas tentang pentingnya terhadap sinkronisasi antara program prioritas pemerintah Aceh serta kebijakan dengan pembangunan nasional dalam upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan diseluruh Aceh.(lem)

Futsal Sebagai Pelengkap Dari Sepakbola

0

Tawakal MPd
(Dosen Pendidikan Jasmani Universitas Bina Bangsa Getsempena)

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM : Banyak orang beranggapan kalau bermain futsal itu bikin pemain sepakbola jadi kaku dan tidak berkembang, karena kontrol (menghentikan bola) wajib dengan sole atau yang sering dikatakan menghentikan bola menggunakan telapak kaki. Padahal, masalahnya bukan pada futsal itu sendiri, melainkan pada pendekatan pelatihan yang dogmatis.

Dengan tipe lapangan yang lebih kecil, ruang bagi setiap pemain menjadi lebih sempit, dan tempo permainan pun menjadi lebih cepat jika dibandingkan dengan sepakbola.

Hal itu menuntut teknik, skill, dan visi bermain yang lebih bagus dari setiap pemainnya. Control, passing dan support adalah teknik-teknik yang sangat ditekankan dalam futsal.

Futsal secara dominan menggunakan kontrol menggunakan telapak kaki/sole, tekanan lawan yang cepat dan kebutuhan menghentikan bola instan.

Di futsal, seorang pemain harus memiliki kontrol bola yang sangat bagus, karena jika kontrol seorang pemain futsal tidak terlalu bagus, dengan jarak lawan yang sangat dekat, akan membuat bola dengan mudah direbut oleh lawan.

Di futsal juga tipe passing yang sering digunakan adalah passing cepat. Karena jika operan lambat akan membuat operan dengan mudah dapat dipotong lawan. Selain itu, tipe passing datar juga lebih sering digunakan dibandingkan dengan umpan lambung, karena umpan datar akan lebih mudah dikontrol pemain.

Di samping kedua aspek ini, ada satu aspek lain yang juga sangat diperlukan dalam futsal, yaitu support atau dukungan yang berupa pergerakan tanpa bola. Dengan lapangan yang kecil, ruang yang tercipta dalam futsal juga menjadi lebih sempit. Selain itu ruang-ruang yang tercipta sering dengan cepat ditutup lawan.

Hal itu membuat sekecil apapun ruang dalam futsal, harus bisa dimaksimalkan dengan cepat. Maka, yang diperlukan bukan sekadar kontrol dan umpan yang bagus dari pemain yang memegang bola, tetapi dukungan dari pemain-pemain lainnya dalam mencari ruang juga sangat menentukan.

Karena jika support-nya telat, ruang jadi tertutup, dan bola dengan mudah dapat direbut. Hal ini pada akhirnya menyebabkan counter attack dari lawan, di mana kebanyakan gol-gol yang tercipta dalam futsal berawal dari serangan balik.

Banyak pemain sepakbola profesional dunia menganggap futsal penting untuk pengembangan teknik mereka, sehingga futsal berfungsi sebagai sarana pelatihan yang efektif untuk sepakbola.

Beberapa di antaranya adalah Sergio Busquets, Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Xavi Hernadez, Ronaldinho, hingga Neymar dan bahkan pelatih sekaliber seperti Josep (Pep) Guardiola pun mengatakan bahwa ia terinspirasi dari permainan futsal.

Meskipun berbeda, keduanya adalah bentuk dari permainan sepakbola yang sama. Futsal melengkapi sepakbola dengan menyediakan lingkungan yang ideal untuk mengembangkan aspek permainan yang tidak selalu dapat diasah dalam pertandingan sepakbola modern sekarang ini.

Perbedaan spesifik antara futsal dan sepakbola baru benar-benar terasa setelah usia pubertas. Pada fase anak-anak, futsal justru bisa membantu memperkaya koordinasi, kontrol bola, dan pengambilan keputusan yang lebih cepat.

Setelah pubertas, barulah perbedaan karakter permainan (ruang, intensitas, transisi, dan jenis kontrol) semakin menonjol. Disinilah pentingnya bridging training supaya pemain bisa menyesuaikan diri antara futsal dan sepakbola.

Jika dilatih dengan pendekatan yang fleksibel, futsal justru memberi banyak keuntungannya bagi pemain sepakbola. Adaptasi lebih cepat di bawah tekanan. Fondasi decision-making yang kuat untuk transisi ke sepakbola.

Bukan futsal yang menghambat sepakbola. Tapi cara kita mengajarkan dan membatasi (kalau sudah latihan sepakbola, lebih baik jangan lagi latihan futsal) yang sering jadi masalah.

Mari kita ubah mindset (cara berpikir). Gunakan futsal sebagai alat bantu pembinaan sepakbola yang artinya futsal pelengkap dari sepakbola, bukan sebagai kambing hitam mengganggu perkembangan sepakbola.***

Babinsa Koramil 01/Sukajaya Dampingi Kader Posyandu Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Warga

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat gampong, Babinsa Gampong Balohan, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Taufiq melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Cempala yang berlangsung di Jurong Lamkuta, Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh kader Posyandu bersama tim medis dari Puskesmas Sukajaya. Berbagai layanan kesehatan diberikan kepada warga, terutama bagi ibu hamil, balita, dan lansia. Pendampingan ini menjadi salah satu wujud kepedulian TNI terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah binaan, sekaligus mempererat hubungan antara Babinsa dengan warga.

Sertu Taufiq menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan Posyandu merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah di bidang kesehatan. “Kami hadir untuk memberikan dukungan dan memastikan kegiatan pelayanan kesehatan berjalan lancar. Kesehatan masyarakat adalah salah satu faktor penting dalam mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh,” ujarnya.

Selain membantu jalannya kegiatan, Babinsa juga berinteraksi langsung dengan warga yang datang berobat, memberikan semangat agar tetap menjaga pola hidup sehat dan rutin mengikuti pemeriksaan kesehatan di Posyandu. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, yang merasa terbantu dengan kehadiran aparat TNI di tengah-tengah mereka.

Sementara itu, salah satu kader Posyandu Cempala mengapresiasi dukungan Babinsa yang selalu aktif membantu setiap kegiatan sosial di gampong. Menurutnya, pendampingan dari Babinsa memberikan motivasi tersendiri bagi para kader dan menambah semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Diharapkan sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Upaya bersama ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan, demi terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera di wilayah Kota Sabang.(man)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Bantu Pendataan Penerima Bantuan Anak Yatim di Gampong...

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya memastikan bantuan sosial tepat sasaran, Babinsa Gampong Iboih Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serma Mawardi, membantu proses pendataan calon penerima...