Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 69
Berita Utama

Babinsa Ie Meulee Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos, Ajak Jaga Kondusivitas Gampong

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Untuk menjaga keamanan dan mempererat hubungan dengan masyarakat, Babinsa Gampong Ie Meulee Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Peltu Donny Saputra, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga binaan di Jurong Pante Jaya, Gampong Ie Meulee, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi Babinsa untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyerap berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Melalui dialog yang berlangsung dalam suasana akrab, Babinsa dan warga saling bertukar informasi mengenai kondisi keamanan, ketertiban, serta perkembangan situasi di wilayah gampong.

Peltu Donny Saputra menegaskan bahwa komunikasi yang baik antara Babinsa dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Dengan terbangunnya hubungan yang harmonis, setiap persoalan yang muncul dapat diketahui lebih awal dan diselesaikan melalui musyawarah.

Dalam kesempatan itu, Babinsa juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta bersama-sama menciptakan suasana Gampong Ie Meulee yang tetap aman, tertib, dan kondusif.

“Kami berharap masyarakat tidak ragu untuk berkoordinasi dengan Babinsa apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun permasalahan sosial di lingkungan. Sinergi yang baik antara warga dan aparat kewilayahan menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas wilayah,” ujarnya.

Melalui kegiatan Komsos yang rutin dilaksanakan, Babinsa tidak hanya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketahanan wilayah di Gampong Ie Meulee.(man)

Sinergi Babinsa Krueng Raya Bersama Warga Gelar Jumat Bersih, Wujudkan Lingkungan Gampong yang Sehat dan Asri

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan aparat kewilayahan bersama masyarakat melalui kegiatan Jumat Bersih yang digelar di Jurong Batu Singa Berfakta, Gampong Krueng Raya, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Babinsa Gampong Krueng Raya Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Hendra, bersama Babinpotdirga TNI AU, dengan melibatkan warga setempat dalam aksi gotong royong membersihkan lingkungan.

Fokus kegiatan adalah pemotongan rumput liar di sekitar fasilitas umum agar lingkungan tetap bersih, rapi, dan nyaman. Selain memperindah kawasan gampong, kegiatan ini juga bertujuan mencegah munculnya genangan air yang dapat menjadi sarang nyamuk penyebab penyakit serta mengurangi risiko banjir saat musim hujan.

Sertu Hendra mengatakan, budaya gotong royong merupakan warisan bangsa yang harus terus dipelihara karena mampu mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Melalui kegiatan Jumat Bersih ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih akan menciptakan kehidupan yang sehat, nyaman, dan memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kehadiran Babinpotdirga bersama Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi antarunsur TNI dalam mendukung pembinaan teritorial dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Warga Gampong Krueng Raya menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap aksi gotong royong seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga budaya kebersamaan tetap terjaga serta lingkungan gampong menjadi semakin bersih, sehat, dan asri.(man)

Transformasi Moderasi Beragama di Aceh: Merawat Harmoni dalam Bingkai Syariat Islam dan NKRI

0

Oleh Mujiburrahman, M.M.Peserta PKDP Tahun 2026 PTP UIN Ar-Raniry Banda Aceh

ACEH merupakan daerah yang memiliki kekhususan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan Syariat Islam, kekhususan tersebut diberikan oleh negara melalui berbagai regulasi, mulai dari tingkat undang-undang hingga Qanun daerah. Namun, di tengah penerapan Syariat Islam tersebut, Aceh tetap merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menjunjung tinggi nilai keberagaman, persatuan, dan kerukunan antarumat beragama.

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keragaman suku, budaya, dan agama. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2025 mencapai 284,4 juta jiwa, keragaman tersebut merupakan kekayaan bangsa yang perlu dijaga melalui sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan.

Dalam konteks inilah, moderasi beragama menjadi sangat penting. Implementasi prinsip Wasathiyah dalam Islam menjadi landasan penting agar kehidupan beragama tetap berada pada jalan tengah, tidak berlebihan, dan tidak pula mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.

Pelaksanaan Syariat Islam di Aceh memiliki landasan hukum yang kuat. Pemerintah Republik Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh memberikan kewenangan khusus kepada Aceh dalam bidang kehidupan beragama, adat, pendidikan, dan peran ulama. Selanjutnya, kewenangan tersebut diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) yang menjadi dasar hukum pelaksanaan Syariat Islam secara lebih luas di Aceh.

Sebagai aturan pelaksana, Pemerintah Aceh menetapkan sejumlah qanun, di antaranya Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2014 tentang Pokok-Pokok Syariat Islam dan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Kehadiran qanun-qanun tersebut menunjukkan bahwa penerapan Syariat Islam di Aceh memiliki landasan hukum yang jelas dan merupakan bagian dari sistem pemerintahan yang sah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam praktiknya, kearifan lokal masyarakat Aceh juga menjadi penopang penting agar pelaksanaan syariat tetap selaras dengan adat istiadat yang hidup di tengah masyarakat.

Namun demikian, pelaksanaan Syariat Islam tidak boleh dipahami secara sempit sebagai bentuk eksklusivitas atau penolakan terhadap keberagaman.

Sebaliknya, nilai-nilai Syariat Islam harus mampu menghadirkan keadilan, kemaslahatan, dan kedamaian bagi seluruh masyarakat. Di sinilah pentingnya moderasi beragama sebagai pendekatan yang mengedepankan keseimbangan, toleransi, dan penghormatan terhadap sesama. Prinsip rahmatan lil ‘alamin harus menjadi ruh dalam setiap kebijakan dan praktik keagamaan, sehingga Islam benar-benar hadir sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Dalam praktik kehidupan sehari-hari, moderasi beragama di Aceh dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati antarwarga, baik dalam ruang sosial, pendidikan, maupun pelayanan publik. Masyarakat Aceh yang hidup berdampingan dengan berbagai latar belakang keyakinan perlu terus membangun komunikasi yang baik agar tidak mudah terjebak dalam sikap saling curiga. Dengan demikian, penerapan Syariat Islam justru dapat menjadi sarana memperkuat etika sosial, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan rasa aman di tengah masyarakat.

Hal ini sekaligus menjadi bagian dari aspek internalisasi nilai yang perlu terus ditanamkan dalam kehidupan keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial.

Selain itu, peran pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan sangat penting dalam menanamkan pemahaman keagamaan yang sejuk dan inklusif. Pendidikan agama yang menekankan nilai kasih sayang, keadilan, dan penghormatan terhadap perbedaan akan membantu generasi muda Aceh memahami bahwa keberagaman bukan ancaman, melainkan anugerah yang harus dirawat bersama. Jika nilai-nilai ini terus diperkuat, maka Aceh akan mampu menjaga identitas keislamannya tanpa kehilangan semangat kebangsaan dan kemanusiaan. Proses internalisasi nilai tersebut menjadi kunci agar moderasi beragama tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi benar-benar hadir dalam perilaku sehari-hari.

Menurut M. Quraish Shihab, terdapat tiga syarat utama dalam menerapkan moderasi beragama. Pertama, memiliki pengetahuan yang memadai tentang agama dan nilai-nilai moderasi. Kedua, mampu mengendalikan emosi sehingga tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan. Ketiga, memiliki sikap kehati-hatian yang konsisten dalam memahami dan menyikapi berbagai persoalan keagamaan.

Semangat moderasi beragama juga sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Bahkan dalam konteks Aceh, penerapan Syariat Islam yang berlandaskan prinsip rahmatan lil ‘alamin semestinya mampu menjadi contoh bagaimana ajaran agama dapat berjalan berdampingan dengan penghormatan terhadap hak-hak warga negara dan keberagaman yang ada.

Dengan demikian, implementasi prinsip Wasathiyah dalam Islam bukan hanya relevan secara teologis, tetapi juga penting secara sosial dan kebangsaan.

Oleh karena itu, moderasi beragama di Aceh bukanlah upaya untuk mengurangi nilai-nilai Syariat Islam, melainkan cara untuk memastikan bahwa pelaksanaan syariat berjalan secara adil, bijaksana, dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat. Dengan berpegang pada regulasi yang berlaku, nilai-nilai keislaman yang moderat, serta komitmen kebangsaan yang kuat, Aceh dapat menjadi model harmonisasi antara penerapan Syariat Islam dan kehidupan masyarakat yang majemuk menuju Indonesia Emas 2045.**

Dzikir dan Doa Bersama Sambut HUT Bhayangkara ke-80, HUT Kota Sabang ke-61 dan 1 Muharram 1448 H

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Polres Sabang menggelar Dzikir dan Doa Bersama Masyarakat Kota Sabang dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, Hari Ulang Tahun Kota Sabang ke-61, dan memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Babul Muttaqin, Gp.Cot Abeuk Kec.Sukajaya Kota Sabang, Kamis (25/06/2026).

Kegiatan dihadiri oleh Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam, Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, unsur Forkopimda Kota Sabang, Pimpinan Dayah Sirajul Munir Al-Aziziyyah Tgk. H. Nazaruddin, S.Pd.I, para Pejabat Utama Polres Sabang, para keuchik se-Kota Sabang, personel jajaran Polres Sabang, serta masyarakat Kota Sabang.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin oleh Tgk. H. Nazaruddin, S.Pd.I. Kegiatan kemudian diisi dengan tausiah agama serta doa penutup yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, daerah, dan institusi Polri.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai spiritual dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80, HUT Kota Sabang ke-61, serta Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

“Dzikir dan doa bersama ini merupakan ikhtiar batin yang kita lakukan untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi Kota Sabang, bangsa Indonesia, serta institusi Polri. Semoga sinergi yang terjalin antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Sabang,” ujar AKBP Sukoco.

Peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi ajang refleksi bagi Polri dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan persatuan seluruh elemen masyarakat, tambah Kapolres

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat kebersamaan dalam mewujudkan Kota Sabang yang aman, damai, dan sejahtera.(man)

Pesta Demokrasi Pilchiksung Pijay, Gampong Meucat Pangwa Terpilih Keuchik ‘Incambent’

0

MEDIANAD.COM, MEUREUDU: Zikrillah Yahya, S.Pd yang juga Keuchik periode sebelumnya kembali terpilih sebagai ‘Kepala Pemerintahan Gampong’

(Keuchik) Meucat, Kemukiman Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Dalam Pesta Demokrasi Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), Rabu (24/06) 2026.

Pesta Demokrasi tingkat Gampong Pijay tahun 2026 sendiri melibatkan lebih kurang 14 Ribu pemilih yang tersebar di 31 Gampong berlangsung sukses dan terpilih pemimpin gampong dari berbagai level pendidikan dan komponen warga, serta sudah melahirkan kepala gampong yang baru juga ada desa yang dipimpin Keuchik periode sebelumnya (petahana).

Seperti Gampong Meucat Pangwa kedepan dipimpin Keuchik Incambent, yakni Zikrillah Yahya yang dipercayakan kembali oleh masyarakatnya memimpin gampong tersebut untuk masa jabatan tahun 2026-2031.

Setelah unggul atas calon nomor urut 2, Abdullah dalam pesta demokrasi sehari penuh tersebut, Rabu kemarin.

Dimana Calon Keuchik No urut 1 yang juga Sarjana Pendidikan yang akrap disapa Bang Dit/Cek Dit dimaksud berhasil meraut 223 suara, serta calon nomor urut 2 hanya memperoleh 141 digit suara dari 369 warga yang me yalurkan hak pilihnya di Pilchiksung tersebut dan 5 kertas suara rusak.

“Tentu keberhasilan terpilih kembali Bang Dit sebagai keuchik disambut penuh suka cita para pendungkung, yang memang sudah bekerja jauh-jauh hari untuk keberhasilan calon yang diusung agar terpilih kembali untuk memimpin Gampong Meucat selama 6 tahun yang akan datang’.

Dikesempatan tersebut Keuchik Dit mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Gampong Meucat Pangwa secara umum yang sudah menyalurkan hak pilihnya di pesta demokrasi hari ini (Rabu-Red), Timses, pemuda yang telah bekerja menyukseskan hajatan penting tingkat gampong, yang juga salah satu bukti kekom- pakan warga, dan terus dipertahankan dalam membangun Gampong Meucat yang labih berkembang dan maju kedepan disegala sektor.

Keberhasilan hari ini adalah kemenangan bagi warga Gampong Meucat, ‘tentu usai Pichiksung tak ada lagi yang namanya kubu nomor satu dan dua’, namun mari sama-sama kita berkerja dan mendukung program-program kedepan demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, harap Zikrullah yang juga masih tergolong salah satu Keuchik berusia muda di Pijay periode ini.

“Sembari mengucapkan terima kasih kepada orang tuanya (ibu), kakak dan adiknya yang telah mendukung dan mendoakan apa yang diusahakan dan diperjuangkan selama ini”. (zm)

Babinsa Kuta Timu Bersama BNN Kota Sabang Bahas Resam Gampong untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor di tingkat gampong. Babinsa Gampong Kuta Timu Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Pelda Sutrisno, bersama Bhabinkamtibmas dan Kepala BNN Kota Sabang melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan perangkat Gampong Kuta Timu di Kantor Keuchik Gampong Kuta Timu, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Kamis (25/06/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana penyusunan resam atau aturan gampong yang mengatur penerapan sanksi adat sebagai salah satu langkah preventif dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas menjadi bentuk dukungan aparat kewilayahan terhadap program pemberantasan narkoba yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Pelda Sutrisno mengatakan bahwa pencegahan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi memerlukan peran aktif masyarakat dan pemerintah gampong. Menurutnya, penerapan aturan adat yang disepakati bersama dapat menjadi benteng sosial dalam menjaga warga, khususnya generasi muda, dari pengaruh buruk narkotika.

Kepala BNN Kota Sabang mengapresiasi komitmen pemerintah gampong serta dukungan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Menurutnya, kolaborasi antara aparat, pemerintah gampong, tokoh masyarakat, dan warga merupakan kunci utama keberhasilan program pencegahan dan pemberantasan narkoba.

Melalui kegiatan ini diharapkan terwujud kesepahaman bersama dalam menyusun resam gampong yang efektif, sehingga mampu memperkuat ketahanan sosial masyarakat dan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba di Kota Sabang.(man)

Pantau Stabilitas Harga, Babinsa Iboih Turun Langsung ke Kios Sembako

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka menjaga stabilitas ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok di wilayah binaannya, Babinsa Gampong Iboih Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serka Mawardi, melaksanakan pengecekan kios sembako milik warga di Jurong Teupilayeu, Gampong Iboih, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Kamis (25/06/2026).

Pengecekan dilakukan di kios milik M. Nur guna memantau perkembangan harga serta ketersediaan berbagai kebutuhan pokok yang sering dibutuhkan masyarakat, seperti beras, gula, minyak goreng, dan telur.

Serka Mawardi mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa untuk mengetahui kondisi ekonomi masyarakat serta memastikan pasokan sembako tetap tersedia dan harga masih dalam batas yang wajar.

“Dari hasil pengecekan, harga sejumlah kebutuhan pokok masih relatif stabil dan stok barang di kios juga mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pemantauan secara rutin penting dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat berdampak pada daya beli masyarakat.

Selain memantau harga dan stok sembako, Babinsa juga menjalin komunikasi dengan pemilik kios guna memperoleh informasi terkait kondisi pasokan barang dari distributor serta perkembangan kebutuhan masyarakat di wilayah Gampong Iboih.

Melalui kegiatan tersebut, Babinsa berharap dapat membantu menciptakan situasi yang kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan pengecekan berlangsung dengan lancar dan menjadi wujud kepedulian TNI AD melalui Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan serta stabilitas ekonomi masyarakat di wilayah binaan.(man)

Babinsa Paya Ingatkan Keselamatan Kerja Saat Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja, Babinsa Gampong Paya Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Sertu Junaidi, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama para pekerja pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jurong Chik Alu Kala, Gampong Paya, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Kamis (25/06/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan di sela-sela proses pembangunan KDKMP yang saat ini sedang berlangsung. Kehadiran Babinsa di lokasi pembangunan merupakan bentuk kepedulian dan dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang tengah dijalankan di tingkat gampong.

Dalam kesempatan itu, Sertu Junaidi mengingatkan para pekerja agar selalu mengutamakan keselamatan kerja selama melaksanakan aktivitas pembangunan. Menurutnya, penerapan prosedur keselamatan kerja sangat penting guna mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat menghambat pekerjaan maupun membahayakan para pekerja.

Selain memberikan imbauan terkait keselamatan kerja, Babinsa juga memberikan motivasi kepada para pekerja agar tetap semangat dan menjaga kekompakan dalam menyelesaikan pembangunan koperasi tersebut. Ia berharap pembangunan KDKMP dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

Sertu Junaidi menambahkan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih di gampong diharapkan mampu menjadi wadah penguatan ekonomi masyarakat serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga melalui berbagai program usaha dan pemberdayaan yang akan dijalankan ke depan.

Melalui kegiatan Komsos ini, Babinsa tidak hanya mempererat silaturahmi dengan warga binaan, tetapi juga menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan di wilayah serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan kondusif bagi masyarakat.(man)

Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Bantu Warga Cari Pakan Sapi

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Wujud kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh aparat teritorial di wilayah binaan. Babinsa Gampong Krueng Raya Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Hendra, turun langsung membantu warga mencari dan mengumpulkan rumput sebagai pakan ternak sapi milik Bustamam di Jurong Batu Singa Berfakta, Gampong Krueng Raya, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Kamis (25/06/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang rutin dilakukan Babinsa untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi warga binaannya. Dengan penuh semangat, Sertu Hendra bersama pemilik ternak mengumpulkan rumput yang nantinya digunakan sebagai pakan sapi.

Menurut Sertu Hendra, membantu warga dalam aktivitas sehari-hari merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat. Selain meringankan pekerjaan warga, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi dan komunikasi yang baik antara Babinsa dengan masyarakat di wilayah binaan.

“Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kita dapat membangun kebersamaan dan memperkuat hubungan kekeluargaan dengan warga. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat dan menumbuhkan rasa saling peduli,” ujarnya.

Sementara itu, Bustamam mengaku senang dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan Babinsa. Menurutnya, kehadiran Babinsa yang selalu aktif membantu masyarakat menjadi motivasi tersendiri bagi warga untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong di lingkungan gampong.

Kegiatan tersebut juga mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus dijaga dan diperkuat. Dengan hadir langsung membantu berbagai aktivitas masyarakat, Babinsa tidak hanya menjalankan tugas pembinaan wilayah, tetapi juga menjadi solusi serta sahabat bagi warga dalam kehidupan sehari-hari.(man)

Babinsa Paya Seunara Dampingi Petani Hidroponik, Dukung Pengembangan Budidaya Seledri

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan terus diwujudkan melalui pendampingan kepada para petani di wilayah binaan. Seperti yang dilakukan Babinsa Gampong Paya Seunara Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serka Basuki, yang melaksanakan pendampingan kepada petani hidroponik di Jurong Masjid, Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Kamis (25/06/2026).

Pendampingan tersebut dilakukan kepada petani yang sedang membudidayakan tanaman seledri dengan sistem hidroponik. Kehadiran Babinsa bertujuan untuk memantau perkembangan pertumbuhan tanaman sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus mengembangkan usaha pertanian modern yang lebih efektif dan produktif.

Serka Basuki mengatakan bahwa metode hidroponik menjadi salah satu alternatif pertanian yang memiliki prospek baik karena dapat diterapkan pada lahan terbatas dengan hasil yang cukup menjanjikan. Oleh karena itu, pendampingan kepada petani perlu terus dilakukan guna mendorong keberhasilan budidaya yang sedang dijalankan.

Selain memantau kondisi tanaman, kegiatan tersebut juga menjadi sarana komunikasi dan bertukar informasi antara Babinsa dan petani mengenai berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Dengan adanya komunikasi yang baik, diharapkan setiap permasalahan dapat dicari solusi secara bersama-sama.

Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada kemampuan petani, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak. Karena itu, Babinsa akan terus hadir mendampingi masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan warga dan ketahanan pangan di wilayah.

Melalui kegiatan pendampingan ini, hubungan silaturahmi dan kerja sama antara Babinsa dengan petani binaan semakin erat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani diharapkan mampu memberikan semangat serta mendorong berkembangnya pertanian hidroponik yang produktif dan berkelanjutan di Kota Sabang.(man)

Popular Posts

My Favorites

Semangat Kebersamaan, Babinsa Koramil 01/Sukajaya dan Warga Gotong Royong Pasang Lampu...

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Semangat kebersamaan terus dijalin jajaran Koramil 01/Sukajaya bersama masyarakat. Babinsa 05 Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serda M Imron, melaksanakan kegiatan gotong...