Daerah

Beranda Daerah Halaman 175
Berita Daerah

Babinsa 10 Koramil 01/Sukajaya Monitor Penyaluran Gas Elpiji 3Kg Bersubsidi di Gampong Cot Abeuk

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka memastikan distribusi gas elpiji 3kg bersubsidi tepat sasaran, Babinsa 10 Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Serka Muliyono, melakukan pemantauan langsung penyaluran gas kepada warga di Pangkalan Gas Toko Afdhal, Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pasokan gas elpiji 3kg berjalan lancar serta hanya diterima oleh masyarakat yang berhak, yaitu mereka yang telah memiliki kartu gas yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Serka Muliyono menegaskan bahwa pengawasan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga ketersediaan gas bersubsidi bagi warga yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan distribusi gas elpiji 3kg ini tepat sasaran dan tidak terjadi penyimpangan, sehingga masyarakat yang berhak dapat menikmati manfaat dari subsidi ini,” ujarnya.

Selama pemantauan, tidak ditemukan kendala dalam distribusi gas elpiji 3kg, dan masyarakat penerima manfaat menyambut baik kegiatan ini. Dengan adanya pengawasan dari aparat TNI, diharapkan distribusi gas bersubsidi dapat terus berjalan dengan tertib dan sesuai aturan yang berlaku.(man)

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Dampingi Kegiatan Pendistribusian Makanan Bergizi Gratis di SDN 13 Aneuk Laot

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan gizi anak sekolah, Babinsa Gampong Aneuk Laot, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Insarlin turut mendampingi kegiatan pendistribusian Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 13 Aneuk Laot, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Rabu 26 Februari 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastIkan kelancaran penyaluran makanan bergizi kepada para siswa serta memberikan pendampingan agar program tersebut berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Pendistribusian MBG ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Insarlin menyampaikan bahwa keterlibatan aparat TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan generasi muda. “Kami hadir untuk memastikan bahwa makanan yang didistribusikan benar-benar sampai kepada anak-anak yang berhak serta mendukung kelancaran program ini,” ujar Babinsa.

Para siswa SDN 13 Aneuk Laot tampak antusias menerima makanan bergizi yang disalurkan. Pihak sekolah juga mengapresiasi kehadiran Babinsa yang turut membantu memastikan program ini berjalan dengan tertib dan lancar.

Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, diharapkan program Makanan Bergizi Gratis ini dapat terus berjalan secara optimal, sehingga anak-anak sekolah dapat menikmati manfaatnya dalam mendukung kesehatan dan prestasi belajar mereka.(man)

Plt Sekda Aceh Besar Pantau Kesiapan LPH dan Stok Sapi Jelang Ramadhan, juga Dampingi Wagub Aceh Pantau Stok Beras di Gudang Bulog Siron

0

MEDIANAD.C0M, KOTA JANTHO: Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar semakin intensif dalam memastikan ketersediaan daging bagi masyarakat. Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Bahrul Jamil, S.Sos., M.Si, turun langsung memantau kesiapan Rumah Pemotongan Hewan Ternak (RPHT) serta stok sapi di Lubok Batee, Kecamatan Ingin Jaya, pada Selasa (25/2/2025).

Pemantauan tersebut bertujuan untuk memastikan proses pemotongan hewan menjelang hari meugang yang menjadi tradisi khas masyarakat Aceh sebelum memasuki Ramadhan berjalan dengan baik.

Selain itu, Sekda juga ingin memastikan bahwa stok sapi dan harga jual daging tetap stabil, sehingga masyarakat dapat menjalankan tradisi ini tanpa kendala. Kehadirannya didampingi oleh berbagai pejabat daerah, termasuk anggota DPRK Aceh Besar, Asisten II M. Ali SSos MSi, Kadis Pangan Alyadi SPi MM, Plt Kepala Diskopukmdag Trizna Darma ST, Plt Kadis Perhubungan Dodi Trisna SSTP MSi, Kadis Pertanian Jakfar SP MSi, Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Darwan Asrizal, serta unsur Forkopimcam Kecamatan Ingin Jaya. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran distribusi daging bagi masyarakat Aceh Besar.

Menurut Bahrul Jamil,hal tersebut penting dilaksanakan mengingat kebutuhan daging saat Meugang meningkat tajam. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan pasokan sapi mencukupi dan pemotongan berjalan sesuai dengan standar kesehatan.

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan daging menjelang Ramadhan. Selain mengecek kesiapan stok sapi, Plt Sekda Aceh Besar juga menyoroti tarif retribusi layanan di RPH Lambaro yang dinilai masih terlalu rendah.

Ia mengusulkan agar tarif tersebut dinaikkan agar lebih sebanding dengan operasional yang dilakukan oleh petugas. Saat ini, pemakaian tempat pemotongan sapi atau kerbau dikenakan tarif Rp 60.000 per ekor, sementara pemeriksaan hewan dikenakan biaya Rp 20.000 per ekor.

“Selain itu, pemakaian kandang hewan sapi atau kerbau per hari dikenakan tarif Rp 10.000 per ekor, sedangkan pemeriksaan hewan yang masuk dikenakan biaya Rp 5.000 per ekor untuk sapi atau kerbau, serta Rp 3.000 per ekor untuk kambing atau domba. Khusus untuk pemeriksaan hewan ternak yang dipotong saat Meugang, tarif yang berlaku adalah Rp 30.000 per ekor,” katanya.

Menurut Bahrul Jamil, kenaikan tarif retribusi ini diperlukan untuk meningkatkan layanan di RPH, seperti perbaikan fasilitas dan peningkatan kualitas pemeriksaan kesehatan hewan.

Ia menilai bahwa tarif yang lebih realistis akan membantu meningkatkan kesejahteraan petugas serta menjamin kualitas daging yang beredar di masyarakat. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dipotong.
M.4“Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa daging yang dikonsumsi masyarakat bebas dari penyakit dan aman dikonsumsi,” ucapnya.

Dinas Pertanian Aceh Besar yang bertanggung jawab atas kesehatan hewan terus meningkatkan pengawasan terhadap ternak yang masuk ke RPH. Kadis Pertanian Jakfar SP mengatakan bahwa setiap hewan yang akan dipotong harus melalui pemeriksaan ketat untuk mencegah penyebaran penyakit zoonosis.

Meugang sendiri adalah tradisi masyarakat Aceh yang dilakukan tiga kali dalam setahun, yakni sebelum bulan Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha.

“Pada hari ini, masyarakat berbondong-bondong membeli daging untuk dimasak dan disantap bersama keluarga sebagai bentuk syukur. Pemerintah Aceh Besar berharap dengan adanya pemantauan ini, pelaksanaan meugang tahun ini dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat menikmati daging dengan harga yang wajar,” tuturnya.

Bahrul Jamil menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengawal proses ini agar tidak ada spekulasi harga di pasar. Dengan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Pemkab Aceh Besar, masyarakat diharapkan dapat menjalankan tradisi Meugang dengan nyaman, tanpa kekhawatiran akan stok atau harga daging yang melonjak.

DAMPINGI WAGUB DEK FADH

Menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah SE, bersama Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Bahrul Jamil, S.Sos., M.Si, turun langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan stok beras. Didampingi tim Satgas Pangan Aceh, mereka meninjau Gudang Bulog Lambaro di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, pada Selasa (25/2/2025).

Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi peningkatan permintaan beras selama Ramadhan. Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah SE, menegaskan pentingnya pemantauan ketat agar masyarakat tidak mengalami kendala dalam mendapatkan beras dengan harga yang stabil.

“Kami ingin memastikan bahwa distribusi beras berjalan lancar dan harga tetap stabil. Ramadhan adalah bulan penuh berkah, dan kami tidak ingin masyarakat terbebani dengan harga beras yang melambung tinggi,” ujar Fadhlullah.

Ia juga menekankan peran pemerintah dalam mengawasi distribusi bahan pokok, khususnya beras dan komoditas penting lainnya. “Kami bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Bulog dan dinas terkait, untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan permintaan pasar. Jangan sampai ada oknum yang mencoba mengambil keuntungan dengan menaikkan harga secara tidak wajar. Alhamdulillah, stok beras kita cukup hingga enam bulan ke depan,” tambahnya.

Wagub juga menegaskan bahwa selama kepemimpinannya, tidak akan ada impor beras. “Beras Aceh akan dikelola sendiri untuk masyarakat Aceh,” tegasnya.

Komit Jaga Ketahanan Pangan

Plt Sekda Aceh Besar, Bahrul Jamil, S.Sos., M.Si, yang turut mendampingi Wagub Aceh, juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan. Ia memastikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Bulog serta para pedagang guna menghindari potensi kelangkaan beras.

“Stok beras di Gudang Bulog Aceh Besar dalam kondisi aman. Kami juga terus memantau harga di pasar agar tidak ada lonjakan yang bisa memberatkan masyarakat. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan tenang tanpa khawatir akan ketersediaan beras,” kata Bahrul Jamil.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menindak tegas jika ditemukan praktik penimbunan beras dan bahan pokok lainnya yang dapat mengganggu stabilitas harga di pasaran.

“Kami akan bekerja sama dengan Satgas Pangan untuk memastikan tidak ada permainan harga yang merugikan masyarakat. Jika ada oknum yang mencoba memanfaatkan situasi ini, kami tidak akan segan-segan mengambil tindakan,” tegasnya.

Pemantauan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala Perum Bulog Kanwil Aceh, anggota DPRK Aceh Besar, Asisten II Setdakab Aceh Besar M. Ali, Kadis Pangan Aceh Besar Alyadi SPi, MM, Plt Kepala Diskopukmdag Aceh Besar Trizna Darma ST, Plt Kepala Dishub Aceh Besar Dodi Trisna S.STP, M.Si, Kadis Pertanian Aceh Besar Jakfar SP MSi, serta Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Aceh Besar Darwan Asrizal SE, MT.

Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan stok beras di Aceh Besar tetap aman dan harga kebutuhan pokok tetap terkendali. Pemerintah Aceh dan Aceh Besar berkomitmen untuk terus mengawal kondisi pasar agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman tanpa khawatir akan lonjakan harga dan kelangkaan bahan pokok. (rel/ml)

Awali Kegiatan, Personel Satgas TMMD ke 123 Laksanakan Kegiatan Rutin Apel Pagi di Lokasi Sasaran

0

NESIANAD.COM, SABANG – Kegiatan apel di Satuan TNI adalah merupakan suatu kewajiban yang rutin dilaksanakan. Apel dilaksanakan untuk melakukan pengecekan personel dan juga sebagai sarana untuk penyampaian informasi maupun kegiatan yang akan dilaksanakan dan bagian dari peningkatan semangat kerja, (25/02/2025).

Seperti halnya personil TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke 123 tahun 2025 Kodim 0112/Sabang yang berlangsung di wilayah gampong Jaboi, kecamatan Sukajaya kota Sabang, sebelum seluruh personel Satgas TMMD memulai bekerja setiap paginya rutin melaksanakan kegiatan apel pagi untuk meningkatkan semangat dalam melaksanakan kegiatan TMMD.

Pasiter Kodim 0112/Sabang Kapten Cba Siswanto yang mengambil Apel pagi kali ini menyampaikan, kegiatan apel pagi ini rutin dilaksanakan oleh setiap personil Satgas TMMD ke 123, selain untuk melakukan pengecekan personel juga sebagai sarana untuk menyampaikan informasi atau kegiatan yang akan dikerjakan dengan baik.

“Jadi Apel pagi ini rutin dilakukan di setiap pagi sebelum seluruh personel Satgas TMMD memulai bekerja, dalam apel pagi ini kita melakukan pembagian sektor-sektor pekerjaan anggota TMMD”Ungkapnya.

Kapten Siswanto Menambahkan, apel pagi yang dilakukan secara rutin ini memiliki manfaat bagi kelancaran dalam pelaksanaan tugas pada setiap sasaran TMMD yang dikerjakan, selain sebagai sarana pengawasan, juga untuk memotivasi para personil agar bekerja dengan dan optimal.

“Kita melaksanakan apel pagi ini juga sebagai sarana untuk mengevaluasi berbagai hal yang sudah dikerjakan sebelumnya dan menyampaikan berbagai informasi pelaksanaan program dan kegiatan dalam TMMD ini” Tutupnya.(man)

Babinsa Koramil 01/Sukajaya Hadiri Mediasi Penyelesaian Permasalahan Warga Binaan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 04 Gampong Balohan Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Sertu Taufiq, menghadiri undangan mediasi penyelesaian perselisihan pembagian harta warisan milik almarhumah Kartini. Mediasi yang berlangsung di aula kantor Keuchik Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang ini dipimpin langsung oleh Keuchik Gampong Balohan dengan didampingi Tuha Peut, Ulee Jurong Lamkuta, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para ahli waris, 25 Februari 2025.

Dalam pertemuan tersebut, para ahli waris, yakni Sayuti, Adi Saputra, Dicky, dan Musliadi, sepakat untuk membagi kebun/tanah serta barang-barang rumah tangga peninggalan orang tua mereka secara adil. Keputusan ini diambil setelah melalui musyawarah yang panjang dengan mempertimbangkan berbagai aspek demi menjaga keharmonisan keluarga.

Sebagai bentuk pengikat hukum, kesepakatan ini dituangkan dalam surat perjanjian yang ditandatangani oleh seluruh ahli waris dengan diketahui oleh Keuchik Gampong Balohan serta para saksi.

Babinsa Sertu Taufiq menyampaikan apresiasi atas jalannya mediasi yang berlangsung dengan damai dan penuh musyawarah. “Kami berharap kesepakatan ini dapat menjadi solusi terbaik bagi seluruh pihak dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Semoga harta warisan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh ahli waris,” ujarnya.

Dengan selesainya mediasi ini, pembagian harta warisan berjalan lancar tanpa kendala, mencerminkan semangat kekeluargaan serta penyelesaian masalah secara bijak dalam masyarakat Gampong Balohan.(man)

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Monitor Kegiatan Pawai Sambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, masyarakat Kota Sabang menggelar pawai akbar yang diikuti oleh siswa dari berbagai tingkatan, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA/MAN. Kegiatan yang berlangsung meriah ini digelar di sepanjang Jalan O. Surapati, tepatnya di Jurong M Thaib, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, 25 Februari 2025.

Babinsa 08 Gampong Kuta Ateuh, Serma Syafrial, hadir langsung di lokasi untuk memantau dan mengamankan jalannya kegiatan. Ia memastikan kelancaran dan keamanan pawai agar berjalan tertib serta memberikan kenyamanan bagi peserta maupun masyarakat yang menyaksikan.

“Kegiatan pawai ini merupakan bentuk kegembiraan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Kami dari Babinsa turut serta mengawal agar acara berlangsung dengan aman dan tertib,” ujar Serma Syafrial.

Para peserta pawai tampil dengan penuh semangat, mengenakan pakaian islami serta membawa berbagai atribut yang mencerminkan semarak Ramadhan. Mereka berjalan beriringan sambil melantunkan shalawat dan takbir, menciptakan suasana religius yang penuh kebersamaan.

Salah seorang warga, ibu Rahma, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Pawai ini menjadi momen yang dinantikan setiap tahunnya. Alhamdulillah, dengan pengawalan dari Babinsa dan pihak terkait, acara berlangsung lancar dan tertib,” katanya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan tradisi ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.(man)

Dengan Semangat Kerja dan Dukungan Peralatan yang Memadai, Pengerjaan Jalan TMMD ke-123 Kodim 0112/Sabang Berjalan Lancar

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 yang dilaksanakan oleh Kodim 0112/Sabang terus menunjukkan progres signifikan. Dalam upaya mempercepat pengerjaan sasaran fisik pembangunan jalan, alat berat excavator (beco) terus dioperasikan di lokasi.

Dandim 0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto S.I.P, menyampaikan bahwa penggunaan alat berat ini sangat membantu dalam proses pembukaan dan perataan jalan. “Excavator ini kita manfaatkan untuk mempercepat pengerjaan jalan, terutama dalam meratakan tanah dan membuang material yang menghambat,” ujarnya, Selasa (25/2/25).

Menurutnya, dengan dukungan alat berat, proses pengerjaan jalan di lokasi TMMD dapat lebih efisien. “Kami ingin memastikan pembangunan jalan ini selesai tepat waktu agar segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” tambahnya.

Dengan ada nya alat berat ini sangat membantu dalam pekerjaan. Mulai dari pemerataan tanah, pengerokan dan pemindahan material di lokasi pembukaan jalan TMMD ke 123.

Selain alat berat, para prajurit TNI bersama warga setempat juga turut bahu-membahu dalam pekerjaan ini. Mereka bekerja keras untuk mewujudkan akses jalan yang lebih baik guna meningkatkan mobilitas dan perekonomian warga.

“Dalam pelaksanaan, kita tidak hanya mengandalkan alat berat, akan tetapi juga kita kerahkan Satgas TMMD dan masyarakat,” ungkap Beliau.

Dengan semangat gotong royong serta dukungan peralatan yang memadai, pengerjaan sasaran fisik TMMD ke-123 Kodim 0112/Sabang diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Wakapolres Sabang, Kompol Ridwan, SE, M.Si, menghadiri acara Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari Kepolisian Resor Sabang yang berlangsung di Lahan Asrama Polisi Jr. Mulia, Gampong Ie Meulee Kec.Sukajaya Kota Sabang, Senin (24/02/2025).

Acara ini turut dihadiri oleh Para Pejabat Utama (PJU) Polres Sabang, Camat Sukajaya Kota Sabang, Para Babhinkamtibmas jajaran Polres Sabang, PJ. Geuchik Gampong Ie Meulee, Perwakilan Dinas Pertanian Kota Sabang, Bhayangkari Cabang Sabang, serta para tamu undangan lainnya.

Launching program ini dilakukan secara virtual melalui Zoom Meeting, menandai komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kota Sabang. Program Pekarangan Pangan Lestari ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan yang tersedia guna meningkatkan ketersediaan pangan serta mendukung ketahanan pangan bagi masyarakat.

Setelah acara launching, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman simbolis berbagai jenis tanaman sayuran di lahan seluas 2.000 meter persegi. Adapun rincian tanaman yang ditanam meliputi, Tomat: 23 pohon, Terong: 20 pohon, Cabai: 22 pohon

Acara ini diakhiri dengan seluruh peserta acara melakukan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan kebersamaan dalam mendukung program ketahanan pangan ini.

Kapolres Sabang AKBP Erwan, SH, MH, melalui Wakapolres Sabang, Kompol Ridwan, S.E., M.Si, menyampaikan harapannya agar program ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam mengelola pekarangan secara produktif. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi langkah awal dalam menjaga ketersediaan pangan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan adanya program ini, diharapkan sinergi antara Polres Sabang, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin guna mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Kota Sabang.(man)

Gelar Pelatihan Budidaya Ternak dan Olah Pakan, PT. PGE Gandeng P4S Saboh Hate Aceh Utara

0

MEDIANAD.COM, ACEH UTARA: PT Pema Global Energi (PGE) yang juga salah satu anak perusahaan Energi Mega Persada Group di bawah naungan Bakrie & Brothers, gandeng Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Saboh Hate Aceh Utara, gelar pelatihan budidaya ternak dan pembuatan (olah) pakan untuk peningkatan perekonomian masyarakat serta diikuti 40 petani ternak dibawah binaan PT. PGE.

Pelatihan dimaksud dilaksanakan di tempat peternakan, “Muda Jaya Farm”, Gampong Matang Baloy Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara, Tangga 21 dan 22 Februari 2025.

Manager Relation External, Agus Salim dalam sambutannya dikesempatan tersebut, sekaligus membuka program pelatihan, berpesan kepada seluruh peserta pelatihan agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh – sungguh, sehingga ilmu yang diajarkan oleh para pemateri dapat diserap dengan baik serta bermanfaat bagi peserta juga komunitas petani terbak secara umum untuk peningkatan hasil ternak kedepan.

Sementara itu, ketua Forum Geuchik Kecamatan Tanah Luas yang juga Geuchik Gampong Matang Baloy, A Halim dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada PT. Pema Global Energi yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada petani peternak dalam wilayah kerja operasi perusahaan tersebut. A Halim juga mengharapkan kepada PT. PGE agar kegiatan pembinaan seperti ini tidak hanya dilaksanakan untuk 4 kelompok petani peternak saja, akan tetapi agar dapat dilaksanakan untuk petani peternak yang lain, karna masih banyak petani peternak lain yang sangat membutuhkan transfer ilmu budidaya peternakan dan manajeman pembuatan pakan ternak guna peningkatan SDM bagi petani peternak.

Dalam kegiatan tersebut juga turut hadir bapak Bustami Syarbini, Ibu Ranti, Muhammad Faisal, T. Faisal Razi dan Fajar Ramadhani yang semuanya merupakan anggota tim dari Humas PT. PGE Aceh Utara.

Disisi lain panitia melapirkan, Pelatihan ini diikuti 40 petani peternak binaan disekitar wilayah operasi PT.PGE Aceh Utara dan berasal dari 4 gampong dalam 3 kecamatan di kabupaten tersebut. Diantaranya petani peternak dari gampong ampeh kecamatan tanah luas, petani peternak dari gampong matang baloy kecamatan tanah luas, petani peternak dari sumbok rayeuk kecamatan nibong dan petani peternak dari lubok pusaka kecamatan langhan.

Serta diisi oleh pemateri/barasumber kompeten dibidangnya, seperti, drh. Muzakkir (Sekretaris Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Aceh Utara) yang saat ini juga sedang menjabat sebagai Ketua Apetindo Aceh Utara. “dimana memaparkan tentang manajemen perkandangan dan kesehatan hewan”.

Selain itu dalam pelatihan tersebut juga menghadirkan salah seorang praktisi peternakan ternama di aceh, yakni Rahmat Kartolo, S.Pt., M.Pt, menjelaskan tentang tehnik pembuatan pakan konsentrat, pengolahan jerami padi menjadi pakan ternak (amoniasi jerami), pembuatan silase, serta cara pembuatan mineral block.

Dalam pembuatan pakan konsentrat dan amoniasi jerami padi bahan bahan yang digunakan adalah hasil samping pertanian dan hasil samping industri pertanian yang sangat mudah didapatkan disekitar kita dengan harga yang sangat murah karna tidak bersaing dengan makanan manusia, “papar Rahmat Kartolo seorang praktisi peternakan yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Seksi Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Sosial di Kantor Camat Muara Batu Aceh Utara. Selain itu saat ini Rahmat Kartolo berperan sebagai Pembina Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Saboh Hate Aceh Utara.

Selain itu Rahmat Kartolo juga aktif dalam organisasi AINI (Asosiasi Ahli Nutrisi dan Pakan Indonesia) Cabang Aceh.
P4S Saboh Hate merupakansalah satu pusat pelatihan pertanian yang dibina langsung oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Utara serta Balai Pelatihan Pertanian Jambi (Salah Satu Lembaga Pelatihan di Bawah Kementerian Pertanian).

Bahan baku yang digunakan dalam praktek pengolahan pakan ternak ini diantaranya : jerami padi, dedak padi, sagu, bungkil kelapa, kulit kopi dan jagung yang kesemua bahan bahan tersebut sangat mudah didapatkan disekitar kita dengan harga yang masih sangat murah dan terjangkau, “jelas alumni Program Studi Ilmu Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh itu.

“Jebolan Magister Ilmu Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara ini, juga mengajak seluruh peternak untuk betul betul dan serius dalam mengembangkan usaha peternakan. Sehingga ketahanan pangan serta swasembada daging dapat segera terwujud sebagaimana harapan pemerintah”.

Rahmat Kartolo juga menambahkan bahwa alam dan iklim aceh masih sangat berpotensi untuk pengembangan usaha peternakan, karena lahannya masih tersedia sangat luas.

Disisi lain, Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc selaku Ketua AINI-Aceh sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Aceh Utara karena dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keahlian petani dalam mengembangkan usaha di bidang peternakan.

Bapak Bambang, salah satu peserta dari pelatihan tersebut mengucapkan terimakasih kepada PT. PGE Aceh Utara, karena telah memberikan kesempatan yang sangat berharga untuk mengikuti pelatihan budidaya ternak dan manajemen pakan ternak ini. Bambang juga menuturkan selama ini, saya sangat penasaran bagaimana cara pembuatan pakan konsentrat, pakan amoniasi jerami padi serta cara pembuatan mineral block. Dengan kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk mengikuti pelatihan ini, maka terjawab sudah rasa penasaran saya.

“Saya sangat mengharapkan kepada PT. PGE Aceh Utara melalui bidang Humas PT.PGE, agar pelatihan semacam ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya dengan peserta yang lebih banyak lagi”.

Untuk itu dalam mewujudkan pembangunan sektor peternakan di Aceh sangat diperlukan sentuhan tangan dari Pemerintah dan berbagai pihak yang lain, agar para petani peternak di Aceh dapat menyekolahkan anak anaknya hingga ke perguruan tinggi dari hasil peternakan
Serta pembangunan peternakan Aceh dapat terwujud sesuai harapan, demikian harapan drh. Muzakir dan Rahmat Kartolo seraya mengucapkan terimakasih kepada PT. PGE Aceh Utara. (non/*mitra86sergap.com)

Pembuatan Sumur Bor, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-123 di Gampong Jaboi Terus Menunjukkan Perkembangan

0

MESIANAD.COM, SABANG – Salah satu kegiatan sasaran fisik dalam program TMMD ke 123 di Gampong Jaboi adalah pembuatan sumur bor yang bertempat di jurong Meunasah Tuha., Senin 24 februari 2025.

Pengerjaan sumur bor ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga setempat, dengan peralatan yang memadai, sumur bor ini diharapkan dapat memberikan pasokan air bersih yang cukup untuk kebutuhan rumah tangga maupun pertanian masyarakat desa.

Babinsa Gampong Jaboi, Serka RY. Purnomo yang ikut serta dalam proses pengerjaan sumur bor tersebut menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat. “Ketersediaan air bersih sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Kami berharap dengan adanya sumur bor ini, warga dapat mendapatkan manfaat kemudahan air bersih,” ujarnya.

Serka RY. Purnomo juga menjelaskan, untuk proses pengerjaan sudah mencapai kedalaman 13 meter, meskipun terkadang ada sedikit kendala dalam pengeboran dikarenakan adakalanya terdapat bebatuan, namun hal ini tidak menyurutkan semangat para pekerja untuk terus menyelesaikan proyek pembuatan sumur bor tersebut.

“Untuk saat ini proses pengeboran sudah berjalan lancar meskipun ada sedikit kendala dengan kontur tanah yang berbatu, namun secara keseluruhan proses pengerjaan terus berjalan dengan normal dan lancar,” tambah Babinsa.

Progam TMMD ke 123, tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur seperti jalan dan rumah layak huni, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Dengan adanya sumur bor ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat gampong Jaboi semakin meningkat serta dapat mewujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan Nasional.(man)

Popular Posts

My Favorites

Sekda Aceh M.Nasir Melakukan Pendatanganan Perjanjian Kerja Sama Layanan Ensesial Pengembangan...

0
BANDA ACEH, MEDIANAD.COM - Pemerintah Aceh saat ini sedang melakukan strategi untuk pengembangan pendidikan mulai dari usia dini serta komitmen wajib belajar 13 tahun...