Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 15
Berita Utama

Pantau Ketahanan Pangan Warga, Babinsa Kuta Ateuh Pastikan Ketersediaan Pangan Tetap Terjaga di Tengah Cuaca Kemarau Ekstrem

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Babinsa 08 Gampong Kuta Ateuh, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Pelda Syafrial, melaksanakan pemantauan kegiatan ketahanan pangan milik warga binaan di Jurong M. Thaib, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Rabu (2/9).

Kegiatan ini dilakukan untuk memantau secara langsung perkembangan serta kendala yang dihadapi warga dalam menjaga ketersediaan pangan, terutama di tengah cuaca kemarau ekstrem yang sedang melanda. Melalui pemantauan rutin, Babinsa dapat memahami kondisi riil di lapangan, mulai dari ketersediaan air, pertumbuhan tanaman, hingga stok bahan pangan yang dimiliki warga.

Peran aktif Babinsa dalam mendampingi dan memantau ketahanan pangan di wilayah binaan merupakan wujud nyata dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam menjamin ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan berkelanjutan di tingkat gampong. Di tengah cuaca panas yang berkepanjangan, pendampingan ini menjadi semakin penting untuk memastikan setiap bantuan dan arahan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga bertujuan untuk memberikan semangat dan motivasi kepada warga agar tetap tangguh dan kreatif dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, meskipun kondisi alam tidak bersahabat. Sinergitas antara aparat teritorial dan warga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di wilayah, sehingga kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.

Dengan pemantauan yang terus dilakukan, diharapkan setiap potensi pertanian dan penyediaan pangan di Gampong Kuta Ateuh dapat tetap berjalan optimal meskipun musim kemarau masih berlangsung. Ketersediaan pangan yang stabil akan menjamin masyarakat dapat hidup sejahtera serta mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI bersama rakyat.(man)

Musim Kemarau & Ancaman Karhutla, Kodim 0112/Sabang Gelar Shalat Istisqa Penuh Harapan Hujan Rahmat

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Di tengah terik matahari yang tak kunjung reda dan kekhawatiran tumbuhnya titik api di hutan serta lahan, Kodim 0112/Sabang mengambil langkah ikhtiar paling tulus: bersujud bersama memohon hujan penyejuk. Shalat Istisqa digelar khidmat di lapangan voli Makodim 0112/Sabang, Selasa (2/9), sebagai wujud permohonan bersama kepada Allah SWT agar segera menurunkan rahmat hujan yang menyejukkan bumi dan mendinginkan udara yang kering.

Shalat dilaksanakan secara berjamaah dan dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Personel (Pasi Pers) Kodim 0112/Sabang, Kapten Inf Hadi Priyono, diikuti oleh seluruh Perwira Staf serta personel dengan penuh kekhusyukan dan harapan yang tulus. Setelah salam, doa-doa dipanjatkan dengan tangan terangkat, memohon agar langit segera membuka pintu rahmat-Nya, memadamkan potensi kebakaran, serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Sabang.

Kegiatan ini bukan sekadar merespons kekeringan semata, melainkan bentuk kepedulian mendalam terhadap kondisi alam yang sedang tidak bersahabat. Di tengah musim kemarau yang terasa cukup panjang, kehadiran hujan bukan hanya soal kesejukan, tetapi juga kunci utama untuk menjaga keseimbangan alam dan mencegah terjadinya kebakaran yang sulit dipadamkan.

Semangat yang ditunjukkan menyadarkan bahwa doa dan upaya nyata harus berjalan beriringan. Sambil memohon pertolongan Allah, seluruh personel juga diingatkan untuk tetap waspada dan aktif melakukan langkah pencegahan di lapangan. Kewaspadaan terhadap potensi api harus senantiasa dijaga, karena pertahanan terbaik adalah mencegah sebelum bencana meluas.

Kegiatan ini juga menjadi ajakan tulus bagi seluruh masyarakat Sabang untuk turut memperbanyak doa dan istighfar, serta tidak menambah risiko kebakaran dengan membakar lahan maupun sampah secara sembarangan. Setiap langkah kecil menjaga lingkungan sama nilainya dengan doa yang tulus di hadapan Allah SWT.

Dengan hati yang bersih dan harapan yang kuat, jajaran Kodim 0112/Sabang berikhtiar agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang cukup dan bermanfaat, memadamkan kekeringan, serta menjaga wilayah Sabang tetap aman, asri, dan terhindar dari bahaya kebakaran hutan maupun lahan.

Hal ini merupakan wujud kerendahan hati kita semua sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, yang menyadari bahwa alam ini bukan milik kita semata, melainkan titipan yang harus dijaga. Semoga ikhtiar ini diterima Allah SWT dan segera diturunkan rahmat hujan yang menyejukkan bumi Sabang.(man)

Babinsa Iboih Gotong Royong Bersihkan Lingkungan, Eratkan Silaturahmi & Kerukunan Warga

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Babinsa 01 Gampong Iboih, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Serma Mawardi, turun langsung bersama warga melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan di Jurong Lhout, Gampong Iboih, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Rabu (2/9).

Kegiatan gotong royong ini dilakukan sebagai wujud kepedulian Babinsa terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan tempat warga tinggal. Serma Mawardi bahu-membahu bersama warga membersihkan lingkungan, bekerja sama dengan penuh semangat tanpa membedakan tugas.

Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan keakraban yang semakin erat antara Babinsa dengan warga binaan. Kebersamaan dalam bekerja menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat Gampong Iboih.

Gotong royong dan semangat tolong-menolong merupakan budaya luhur yang terus dijaga dan dikembangkan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan saling membantu, beban menjadi lebih ringan dan hubungan antarwarga pun semakin harmonis.

Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan ini membuktikan bahwa kemanunggalan TNI bersama rakyat selalu terwujud dalam hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat. Sinergitas antara aparat teritorial dan warga menjadi kunci terciptanya kerukunan dan kenyamanan di gampong.

Dengan kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan saling membantu terus terjaga, sehingga tercipta lingkungan yang tidak hanya bersih dan sehat, tetapi juga rukun, harmonis, dan penuh kekeluargaan di Gampong Iboih.(man)

Tinjau Mesin Penggiling Padi BUMDes, Babinsa Batee Shoek Pastikan Berjalan Optimal Bantu Petani

0

MEDIANAD COM, SABANG — Babinsa 02 Gampong Batee Shoek, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Budi Syahputra, melakukan peninjauan langsung terhadap mesin penggiling padi milik BUMDes Batee Shoek di Jurong Alue Jaya, Gampong Batee Shoek, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Rabu (2/9).

Kehadiran Babinsa turun ke lokasi guna memastikan kondisi serta pengoperasian mesin penggiling padi berjalan dengan baik dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Mesin ini merupakan bantuan dari P PIM, yang diharapkan menjadi penopang utama bagi kelompok tani di wilayah Gampong Batee Shoek dan sekitarnya.

Dengan adanya mesin penggiling padi ini, para petani tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tinggi untuk mengolah hasil panen mereka ke tempat lain. Semakin efisien proses pengolahan padi, semakin besar pula keuntungan yang dapat dinikmati oleh para petani di wilayah binaan.m

Babinsa juga memantau secara langsung bagaimana mesin tersebut beroperasi dan apakah ada kendala teknis yang dihadapi pengelola maupun petani. Hal ini dilakukan agar jika ditemukan masalah, dapat segera dicarikan solusi bersama sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Perhatian Babinsa terhadap aset BUMDes menunjukkan dukungan nyata TNI dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi di tingkat gampong. Sinergitas antara aparat teritorial, pengelola BUMDes, dan para petani menjadi kunci agar bantuan yang diberikan dapat berfungsi secara berkelanjutan dan bermanfaat luas.

Dengan terjaminnya pengoperasian mesin penggiling padi ini, diharapkan produktivitas petani meningkat, biaya produksi menurun, serta kesejahteraan masyarakat Gampong Batee Shoek semakin membaik. Kehadiran Babinsa diharapkan terus memotivasi warga untuk menjaga dan memanfaatkan bersama fasilitas yang ada demi kemajuan bersama.(man)

Sinergi Babinsa & Penyuluh Pertanian Krueng Raya, Bahas Perkembangan Sektor Pertanian & Kesejahteraan Petani

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Babinsa 04 Gampong Krueng Raya, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Hendra, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Penyuluh Pertanian di Jurong Batu Singa, Gampong Krueng Raya, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Rabu (2/9). Kegiatan ini berfokus membahas perkembangan sektor pertanian serta kondisi riil yang dihadapi para petani di wilayah binaan.

Pertemuan berjalan hangat dan produktif, di mana kedua belah pihak saling bertukar informasi terkait potensi tanaman, kendala di lapangan, hingga upaya peningkatan hasil panen. Sinergitas antara Babinsa dan Penyuluh Pertanian menjadi fondasi penting agar program pertanian dapat berjalan tepat sasaran dan bermanfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama Penyuluh Pertanian berkomitmen untuk terus memperkuat pendampingan serta memberikan motivasi kepada para petani. Dukungan berkelanjutan diharapkan mampu menggerakkan semangat petani untuk terus berinovasi, menerapkan teknik budidaya yang tepat, serta menjaga semangat kerja meski di tengah cuaca yang tidak menentu.

Peran aktif Babinsa dalam urusan pertanian menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani semata, melainkan kepedulian bersama seluruh elemen masyarakat. Kehadiran aparat teritorial diharapkan dapat menjadi jembatan antara petani, pemerintah, dan berbagai pihak yang berkepentingan demi kemajuan sektor pertanian di gampong.

Dengan komunikasi yang terjalin baik, diharapkan setiap kendala yang muncul dapat segera ditemukan solusinya, sehingga produktivitas pertanian terus meningkat dan kesejahteraan petani Gampong Krueng Raya semakin membaik. Sinergi ini juga memperkokoh kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam membangun ketahanan pangan yang kuat di tingkat wilayah.(man)

Presiden Persiraja: Launching Team Momentum Kebersamaan dengan Suporter

0

Presiden Persiraja: Launching Team Momentum Kebersamaan dengan Suporter

MEDIANAD.COM,BANDA ACEH: Presiden Persiraja Banda Aceh, H. Nazaruddin Dek Gam, mengatakan, Launching team Persiraja Banda Aceh untuk musim kompetisi Liga2 2026/27 yang akan dilangsungkan di Stadion Harapan Bangsa (SHB) Banda Aceh, Minggu (6/9/2026) malam.

 

Tidak hanya kegiatan serimoni dan memperkenalkan pemain dan tim kepada publik, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kembali kedekatan antara Persiraja, suporter dan masyarakat Aceh dalam mengarungi kompetisi yang dipastikan tiap musim berlangsung lebih ketat.

Seperti dilansir siaran PERS MO tim yang diterima awak MEDIA Liputan Persiraja, Selasa (01/09) malam Dek Gam menambahkan. Serimoni tersebut bukan hanya untuk memperkenalkan tim dan pemain, ” namun kami ingin menjadikan momentum dimaksud sebagai kebersamaan antara Persiraja, suporter dan seluruh masyarakat Aceh serta berharap masyarakat bisa datang juga memberikan dukungan langsung kepada Persiraja saat bertanding’, pinta Presiden Persiraja yang juga anggota DPR RI dari Fraksi PAN Dek Gam.

Persiraja ingin menghadirkan launching yang berbeda dengan melibatkan berbagai kegiatan sehingga masyarakat dapat menikmati acara sejak pagi hingga malam hari.

Dimana, rangkaian kegiatan akan diawali dengan senam sehat pada pagi hari. Selanjutnya, masyarakat dapat menikmati bazar UMKM serta pentas musik yang menjadi bagian dari hiburan sebelum pertandingan utama digelar.

Kehadiran sejumlah figur publik juga akan menambah semarak kegiatan tersebut. Raffi Ahmad dipastikan hadir dalam launching Persiraja.

Nazaruddin Dek Gam berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ajang silaturahmi sekaligus memberikan hiburan kepada masyarakat Aceh.

“Kami ingin launching ini menjadi milik masyarakat. Karena itu, kami siapkan berbagai kegiatan dari pagi sampai malam. Ada senam sehat, UMKM, musik dan tentunya pertandingan Persiraja melawan RANS FC”.

Sementara itu, pertandingan melawan RANS FC juga diharapkan memberikan gambaran bagi tim pelatih mengenai perkembangan skuad Persiraja setelah menjalani persiapan, termasuk pemusatan latihan yang dilakukan di Malaysia.

Persiraja terus mematangkan komposisi tim untuk menghadapi Pegadaian Championship 2026/27. Kehadiran pemain-pemain baru dan sejumlah pemain yang dipertahankan dari musim sebelumnya membuat laga kontra RANS FC menjadi salah satu bagian penting dalam proses pematangan tim.

Dukungan publik Banda Aceh dan Aceh secara keseluruhan diharapkan turut memberikan energi tambahan bagi Laskar Rencong sebelum memasuki kompetisi.

Launching team pada 6 September mendatang pun diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi menjadi awal bagi Persiraja untuk menatap kompetisi musim ini dengan prestasi tinggi. (zm/**)

Kapolres Sabang Apresiasi Personel Berprestasi dan Masyarakat

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Sebanyak 25 penerima penghargaan, terdiri dari 23 personel Polres Sabang, 1 Bhayangkari dan 1 masyarakat, mendapat apresiasi atas prestasi serta dedikasi dalam mendukung tugas kepolisian, Penghargaan diserahkan langsung Kapolres Sabang AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., dalam Apel Pemberian Penghargaan kepada Personel yang Berprestasi Tahun 2026 di Mako Polres Sabang, Jln. Perdagangan, Gp.Kuta Timu Kec.Sukakarya Kota Sabang, Selasa (01/09/2026).

Apel turut dihadiri Wakapolres Sabang Kompol Teuku Muhammad, S.H., para PJU, perwira serta personel jajaran Polres Sabang.

Para penerima penghargaan dinilai berprestasi dalam pengungkapan kasus berskala besar secara cepat, kegiatan pengibaran bendera Merah Putih di bawah laut dalam rangka HUT RI ke-81, serta menunjukkan disiplin dan dedikasi tinggi dalam pelaksanaan tugas.

Adapun 23 personel yang menerima penghargaan yakni Iptu Irvan Ma, S.H.; Ipda Adolf Rizky Febryan Kreuta, S.Tr.I.K.; Ipda M. Angga Saputra, S.H.; Ipda Hairul Saleh Ritonga, S.H.; Bripka Ardiansyah Pratama, S.H.; Bripka Surya Bhaskhara, S.H.; Brigpol Rivandi Eka Septiadi; Brigpol Azza Arswanza; Briptu Muhammad Rafi Aulia; Briptu Rizalul Akmal; Bripda Muhammad Ahyar; Bripda Egi Andrian B; Aiptu Edi Kusnandar, S.H.; Aiptu Iswandi; Aipda Mulyadi N; Aipda Rhony Anthoni; Aipda Fauzan; Brigpol Garnis Utami, S.H.; Briptu Muhammad Akbar; Briptu Yusdi; Bripda Saifil Munandar; Bripda Muhammad Heri Irawan; dan Bripda Rudi Renanda.

Salah satu penerima dari unsur masyarakat adalah Bukhari, Keuchik Gampong Iboih, sementara dari unsur Bhayangkari penghargaan diberikan kepada Ibu Kiki Andayani Agustia, Bhayangkari cabang Sabang.

Kapolres Sabang menyampaikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan dan berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Ahmad Faisal Pasaribu.

Saya juga mengapresiasi masyarakat yang turut membantu tugas kepolisian. Sinergi Polri dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, tegasnya

Kegiatan penyerahan penghargaan berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama serta sesi foto bersama.(man).

Sabang Bersiap Tampilkan Kuliner Lokal dan Produk UMKM di Aceh Culinary Festival 2026

0

MEDIANAD COM, SABANGg, – Kota Sabang bersiap memanfaatkan Aceh Culinary Festival 2026 sebagai ruang untuk memperkenalkan kekayaan kuliner lokal dan produk UMKM kepada masyarakat luas. Untuk memastikan keterlibatan tersebut berjalan optimal, Pemerintah Kota Sabang mulai mematangkan persiapan melalui koordinasi lintas perangkat daerah.

Sekretaris Daerah Kota Sabang, Andri Nourman, memimpin rapat koordinasi persiapan Aceh Culinary Festival 2026 di Ruang Rapat Asisten II Setda Kota Sabang, Selasa (1/9).

Rapat tersebut membahas berbagai kesiapan yang berkaitan dengan pelaksanaan festival, mulai dari sektor pariwisata, perdagangan, pertanian, pendidikan hingga kelautan.

Andri Nourman mengatakan, koordinasi lintas sektor perlu dilakukan sejak awal agar keterlibatan Sabang dalam festival dapat dipersiapkan secara maksimal, sekaligus memberikan ruang promosi bagi berbagai potensi daerah.

Menurutnya, kekayaan kuliner lokal dapat dipadukan dengan potensi pariwisata dan produk UMKM, sehingga kehadiran pengunjung selama festival turut memberikan dampak bagi pelaku usaha di Kota Sabang.

“Koordinasi sejak dini ini menjadi kunci agar seluruh kebutuhan teknis, kesiapan para pelaku usaha kuliner, hingga publikasi acara dapat berjalan optimal,” kata Andri.

Sekretaris Daerah Kota Sabang menjelaskan, sektor pertanian dan kelautan memiliki peran dalam mendukung ketersediaan bahan baku pangan lokal. Sementara itu, Dinas Pariwisata serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyiapkan keterlibatan pelaku UMKM sekaligus memperkuat promosi potensi daerah.

Potensi kuliner khas Sabang dinilai dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata yang ditawarkan kepada pengunjung. Selain memperkenalkan ragam kuliner lokal, keikutsertaan dalam festival juga diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi produk UMKM Sabang untuk dikenal.

Karena itu, persiapan Aceh Culinary Festival 2026 tidak hanya diarahkan pada penyajian kuliner, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas kuliner, produk lokal dan potensi wisata Kota Sabang.

Rapat turut dihadiri Asisten II dan Asisten III Setda Kota Sabang serta sejumlah kepala dan pejabat perangkat daerah. Di antaranya Kepala Dinas Pariwisata Sabang Harry Susethia, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Mulkan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ismail, serta unsur perangkat daerah yang membidangi pertanian dan kelautan.

Sejumlah bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Sabang juga turut mengikuti pembahasan, termasuk Bagian Ekonomi, Bagian Umum serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

Pemerintah Kota Sabang berharap kolaborasi lintas perangkat daerah dapat memperkuat kesiapan menghadapi Aceh Culinary Festival 2026, sekaligus memperluas peluang promosi bagi destinasi wisata, kuliner lokal dan produk UMKM Sabang.(man)

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – PT Bank Aceh Syariah menyalurkan zakat perusahaan Tahun Buku 2025 sebesar Rp11.947.136.897 sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip syariah sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Dari total zakat tersebut, sebesar Rp2,7 miliar diserahkan secara langsung kepada Baitul Mal Aceh (BMA) dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Pusat Bank Aceh Syariah, Banda Aceh, Selasa (1/9/2026).

Penyerahan zakat dilakukan Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, kepada Kepala Baitul Mal Aceh, Tgk HM Yunus M Yusuf, SH.

Sementara itu, zakat perusahaan lainnya disalurkan Bank Aceh melalui jaringan kantor cabang kepada Baitul Mal kabupaten/kota di Aceh. Masing-masing Baitul Mal mendapatkan alokasi Rp400 juta sehingga penyaluran zakat dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, mengatakan penunaian zakat perusahaan merupakan bagian dari komitmen Bank Aceh sebagai bank syariah untuk menjalankan kewajiban sesuai prinsip syariah sekaligus memperkuat kepedulian sosial perusahaan.

“Bank Aceh merupakan salah satu pelopor penyaluran zakat perusahaan di Aceh. Kami berharap apa yang dilakukan Bank Aceh dapat menjadi motivasi bagi perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di Aceh untuk ikut menunaikan zakat perusahaannya,” ujar Fadhil.

Menurutnya, semakin banyak perusahaan yang menunaikan zakat, semakin besar pula potensi manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.

Fadhil mengatakan zakat memiliki dimensi yang luas. Selain merupakan kewajiban kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala (hablum minallah), zakat juga menjadi bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap sesama manusia (hablum minannas).

“Karena itu, kami ingin zakat yang ditunaikan Bank Aceh dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, mendukung program pemberdayaan, dan ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh,” katanya.

Sebagai bank syariah milik Pemerintah Aceh, lanjut Fadhil, Bank Aceh memiliki tanggung jawab untuk menjadi contoh dalam penerapan nilai-nilai syariah, termasuk dalam pelaksanaan kewajiban zakat perusahaan.

“Bank Aceh ingin terus tumbuh bersama masyarakat. Semoga zakat yang kita tunaikan ini menjadi keberkahan bagi Bank Aceh dan seluruh pihak yang terlibat serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Aceh,” ujarnya.

BMA: Bank Aceh Muzaki Terbesar

Kepala Baitul Mal Aceh, Tgk HM Yunus M Yusuf, mengapresiasi komitmen Bank Aceh dalam menunaikan zakat perusahaan sekaligus memperluas penyalurannya hingga ke berbagai daerah.

“Bank Aceh merupakan muzaki terbesar di Aceh dan juga menjadi salah satu penyalur zakat terbanyak di Aceh. Kami sangat mengapresiasi komitmen Bank Aceh dalam menunaikan zakat perusahaan,” ujar M Yunus.

Menurutnya, kontribusi Bank Aceh memiliki arti penting dalam memperkuat penghimpunan zakat di Aceh sekaligus menunjukkan keteladanan dunia usaha dalam menjalankan kewajiban zakat.

Ia berharap langkah Bank Aceh dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di Aceh untuk turut menunaikan zakat.

“Potensi zakat di Aceh sangat besar. Apabila dapat dihimpun dan dikelola dengan baik, tentu akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat, khususnya para mustahik,” katanya.

M Yunus juga mengapresiasi penyaluran zakat Bank Aceh melalui jaringan kantor cabang di kabupaten/kota. Menurutnya, keberadaan jaringan Bank Aceh di berbagai daerah menjadi kekuatan dalam memperluas jangkauan penyaluran zakat.

“Penyaluran melalui kantor cabang di daerah tentu sangat membantu karena manfaat zakat dapat lebih dekat dengan masyarakat. Ini merupakan bentuk sinergi yang baik antara Bank Aceh dengan Baitul Mal di kabupaten/kota,” ujarnya.

Dana zakat yang telah disalurkan selanjutnya akan dikelola dan dimanfaatkan Baitul Mal sesuai ketentuan syariah dan peraturan yang berlaku, termasuk untuk membantu masyarakat yang masuk dalam kategori penerima zakat atau mustahik.

Bayar Zakat Melalui Action Mobile

Selain menunaikan zakat perusahaan, Bank Aceh juga terus memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat melalui layanan digital Action Mobile.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melakukan pembayaran zakat secara mudah dan praktis menggunakan perangkat digital. Fasilitas ini menjadi bagian dari transformasi digital Bank Aceh dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang semakin mudah diakses.

“Kami juga mengajak masyarakat memanfaatkan kemudahan pembayaran zakat melalui Action Mobile. Dengan layanan digital ini, masyarakat dapat menunaikan zakat dengan lebih praktis. Mudah-mudahan kemudahan tersebut semakin mendorong masyarakat untuk menunaikan kewajibannya,” kata Fadhil.

Menurutnya, digitalisasi pembayaran zakat merupakan bagian dari upaya Bank Aceh dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Aceh.

“Semakin mudah masyarakat menunaikan zakat, kita berharap semakin tinggi pula kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajibannya. Karena pada akhirnya zakat bukan hanya tentang kewajiban, tetapi juga bagaimana kita berbagi dan memberikan manfaat kepada sesama,” tutup Fadhil.(*)

Ketua PSSI Aceh Nazir Adam Minta Tiga Tim Juara Piala Soeratin Zona Aceh Tampil Maksimal saat Putaran Nasional

0

KETUA PSSI Aceh Nazir Adam juga didampingi Exco _Yah Fud_ Saifuddin Muhammad saat serimoni penutupan Piala Soeratin U-15 di Stadion Blang Paseh, Kota Sigli, Sabtu (29/08) sore serta dalam berita dirilis juga foto Persada Abdya U-17 dan juara kelompok umur 13 tahun Tamiang United. (foto:medianad.com_zulmahdi)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Persada Abdya U-17, Talenta FA U-15 dan Tamiang United kelompok umur 13 tahun (U -13) yang akan berlaga pada putaran nasional diharapkan tampil maksimal dan penuh percaya diri, mengingat keberhasilan tiga tim tersebut tidak hanya menjadi capaian kompetitif, tetapi juga bagian dari proses pembinaan sepak bola usia muda di Aceh.

Menurut Nazir, panggung nasional harus dimanfaatkan para juara untuk menunjukkan bahwa Aceh memiliki talenta muda yang mampu bersaing di level lebih tinggi.

“Mereka bukan hanya membawa nama klub. Mereka membawa nama Aceh. Karena itu, kami mendorong ketiga tim ini mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi putaran nasional,” harap Nazir Adam melalui siaran Persnya yang diterima awak media, Senin (31/08) siang.

Ia menilai keberangkatan tiga juara Aceh ke tingkat nasional harus menjadi momentum untuk mengukur sejauh mana pembinaan sepak bola usia muda di Aceh telah berkembang.

PSSI Aceh, kata dia, tidak ingin prestasi tersebut berhenti pada seremoni penyerahan trofi. Kompetisi usia dini harus menjadi bagian dari ekosistem pembinaan yang berkelanjutan, sehingga pemain-pemain muda memiliki jalur yang jelas untuk berkembang hingga jenjang senior.

“Juara itu penting, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita melahirkan pemain. Kalau setiap tahun ada kompetisi, tetapi tidak ada pemain yang naik ke level berikutnya, berarti pembinaan kita belum selesai,” ujarnya.

Nazir menegaskan PSSI Aceh akan terus mendorong klub, sekolah sepak bola, akademi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat pembinaan pemain usia muda.

Menurutnya, persaingan di tingkat nasional akan menjadi ujian sebenarnya bagi Tamiang United, Talenta Aceh FA, dan Persada Abdya. Ketiga tim tidak hanya dituntut mempertahankan performa, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan karakter permainan tim-tim terbaik dari berbagai daerah.

“Jangan puas karena sudah menjadi juara Aceh. Justru setelah menjadi juara, tantangannya semakin berat. Nasional adalah tempat untuk membuktikan kualitas,” kata Nazir.

Ia berharap para pemain, pelatih, dan manajemen ketiga tim dapat mempersiapkan diri secara serius, baik dari aspek teknis maupun mental.

PSSI Aceh juga mendorong agar pengalaman tampil di tingkat nasional tidak berhenti sebagai pengalaman bertanding. Para pemain muda diharapkan memperoleh jam terbang dan pengalaman kompetitif yang dapat menjadi modal untuk melanjutkan karier sepak bola mereka.

Dengan keberhasilan tersebut, Tamiang United U-13, Talenta Aceh FA U-15, dan Persada Abdya U-17 kini menjadi representasi Aceh pada ajang Piala Soeratin tingkat nasional sesuai kelompok umur.

Bagi PSSI Aceh, keberangkatan ketiga juara tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menguji hasil pembinaan sepak bola usia muda Aceh di panggung yang lebih kompetitif.

“Target kita bukan sekadar ikut nasional. Kita ingin mereka tampil berani, kompetitif, dan menunjukkan bahwa pemain muda Aceh punya kualitas untuk bersaing dengan daerah lain.” (non/**)

Popular Posts

My Favorites

Melalui Komsos, Babinsa Paya Seunara Bangun Sinergi dengan Kelompok Tani

0
SABANG - Babinsa 03 Gampong Paya Seunara Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serka Basuki, bersama Bhabinkamtibmas Gampong Paya Seunara melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan...