Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 27
Berita Utama

Pemerintah Aceh dan Pusat Percepat Pemulihan Sekolah Rusak Pasca Banjir

0

MEDIANAD.COM: Pemerintah Pusat dan Provinsi Aceh percepat pemulihan seluruh sekolah yang rusak akibat bencana musibah banjir.

Menteri pendidikan dasar dan menengah RI, Prof Dr Abdul Mu’ti, M,Wd yang juga meninjau langsung ke sejumlah sekolah yang terdampak bencana di kabupaten Aceh Utara, termasuk sekolah yang melaksanakan proses belajar dan mengajar ditenda darurat, 28 Januari 2026.

Dimana Abdul Mu’ti meninjau beberapa gedung sekolah yaitu SMK N 1 Baktiya ,SMA N 2 Kusuma Bangsa ,serta SMP dan SD Muhammadiyah juga SD N 9 Jambo aye serta SMA, N 1 Baktiya, dalam kunjungan tersebut menteri mendikdasmen meresmikan ruang kelas hasil program revitalisasi sekolah tahun 2025 ,yang telah rampung dan ini mencakup berbagai jenjang pendidikan mulai taman kanak kanak hingga jenjang kejuruan.

Abdul Mu’ti mengatakan bahwa, pemulihan pascabencana itu merupakan prioritas nasional sebagai arahan dari bapak presiden Prabowo, dari tiga provinsi yang menjadi fokus penanganan pasca bencana ,Aceh dinilai daerah yang paling siap untuk percepatan rehabilitas dan rekontruksi di bidang pendidikan. Menurut pelaksanaan tugas kepala dinas pendidikan Aceh murthalamuddin mengatakan bahwa dinas pendidikan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap sektor pendidikan di Aceh.

“Jadi kita mengajak seluruh satuan pendidikan didaerah dampak bencana untuk memanfaatkan kebijakan dan dukungan tersebut secara optimal, jadi kami mendorong seluruh kepala sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan di Aceh untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekontruksi karena kolaborasi pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar layanan pendidikan bagi anak anak Aceh segera pulih juga semakin berkualitas”, harapnya. (**)

Bhayangkara FC Polres Sabang Raih Juara III Turnamen Rajawali Cup 2026

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Tim sepak bola Bhayangkara FC Polres Sabang berhasil meraih Juara III dalam ajang Turnamen Sepak Bola Rajawali Cup Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Balohan Jr. Lamkuta, Gp. Balohan, Kec.Sukajaya Kota Sabang, Sabtu (31/01/2026)

Turnamen Rajawali Cup Tahun 2026 tersebut dilaksanakan selama 11 hari, terhitung mulai tanggal 19 Januari 2026 hingga 29 Januari 2026, dengan menggunakan sistem gugur dan diikuti oleh 16 klub sepak bola dari berbagai wilayah di Kota Sabang.

Sepanjang turnamen, Bhayangkara FC Polres Sabang menunjukkan permainan yang solid, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas, sehingga mampu bersaing hingga meraih posisi tiga besar.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih oleh Bhayangkara FC Polres Sabang.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan semangat sportivitas seluruh pemain. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan olahraga,” ujar Kapolres Sabang.

Keikutsertaan Bhayangkara FC Polres Sabang dalam turnamen ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Sabang dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, serta mendorong generasi muda agar terlibat dalam kegiatan positif.(man)

Gubernur Muzakir Manaf Tetapkan Status Transisi Darurat Menuju Pemulihan Oasca Bencana Banjir

0

MEDIANAD.COM: Aceh masuk masa transisi darurat menuju kemasa pemulihan bencana, hal tersebut disampaikan Gubernur Aceh Muzakir Manaf,  melalui juru bicara pemerintah Aceh Muhammat MTA, Kamis (29/01) 2026 di Banda Aceh . Dimana masa transisi menuju pemulihan tersebut ditetapkan selama 90 hari, yg keputusan dan  penetapan di umumkan oleh Gbernur Aceh pada rapat Forkopinda yang di gelar khusus pada Kamis malam, hal ini diambil setelah mengkaji serta mempertimbangkan  oleh tim BPBA secara khusus dan mendalam juga hasil surat dari Mendagri RI no,300,1,7/e,153/ BAK tgl 29 Januari 2026 terhadap penetapan status transisi darurat kepemulihan bencana di provinsi Aceh.

“Juga dalam amar penetapan status transisi pemulihan  tersebut gubernur Aceh menginstruksikan beberapa hal penting kepada seluruh SKPA dan mehimbau  seluruh stake horder untuk melanjutkan upaya-upaya pertolongan dan koordinasi penanganan darurat bencana dengan dengan pihak lainnya yang terkait”.

Yakni, menjamin pemenuhan kebutuhan dan perlindungan kelompok rentan dan para  pengungsi   selama transisi darurat bencana tetap diberlakukan fungsional jalan tol sibanceh seksi 1 Padang Tiji- Seulimum, serta bebas dari barcode pengisian bahan bakar bersubsidi di setiap SPBU supaya proses persiapan pelaksanaan rehap rekon pasca bencana berjalan dengan baik dan sempurna mamamfaatkan fase ini untuk mengoptimalkan sumberdaya dan pemenuhan pendanaan yang bersumber dari APBA tahun anggaran 2026, menyiapkan rencana dan pelaksanaan  pemulihan menuju rehap rekon pasca bencana ( R3P) Aceh, penetapan dokumen R3P 02 Februari 2026 dan penyerahan pada BNPB pada 3 Februari 2026. (*/lem)

PERSIRAJA vs PSPS, Tuan Rumah Optimistis dan Tim Tamu Target Poin Satu dalam Laga Penting di SHD Sabtu Malam

0

Asisten pelatih Persiraja, Wahyu AW (baju biru) dan perwakilan pemain Asqal Habib (pakai topi) serta Pelath PSPS, Aji Santoso dan perwakilan pemain, Ilham Sabri, “dalam pre-match press conference”, Jumat pagi di Banda Aceh. (foto:medianad.com-zulmahdi)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Asisten Pelatih Persiraja Banda Aceh, Wahyu AW dalam pre-match press conference (jumpa pers) di Kyriat Muraya Hotel, Banda Aceh, Jumat (30/01/2026) pagi mengatakan.
Anak asuhannya sudah siap tempur menghadapi tim tamu PSPS Pekanbaru pada laga pekan ke-18 Liga Pengadaian Championship 2025/26 di Stadion H Dimurthala (SHD) Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (31/01/2026) malam, yang juga pekan terakhir putaran kedua serta wajib dimenangkan skuad tim yang berjulukan “Laskar Rencong” guna memastikan posisi lima besar klasmen sementara grup satu.

Sekaligus memancarkan aura positif bagi Fitra Ridwan dan kolega dalam menatap putaran ke tiga, optimis Wahyu.

Yang juga dikesempatan tersebut didampingi winger muda-Nya, Aqal Habib, sembari mengharapkan sport, doa dan dukungan dari fans Persiraja juga masyarakat Aceh pecinta sepak bola secara umum, sehingga laga penting tersebut tanpa celah dan jadi milik kita, alias tiga poin.
Tukas Asisten pelatih Wahyu AW yang juga menginformasikan pelatih kepala Persiraja, Akhyar Ilyas dipadtikan tidak bisa mendampingi tim secara langsung saat menjamu PSPSP, “dikarenakan head coach asal Banda Aceh itu harus mendampingi istrinya berobat ke Malaysia”.

Sementara pelatih tim Tamu PSPS Aji Santoso dalam temu media sisi kedua menjelaskan, komposisi skuad Persiraja musim ini jauh berbeda dengan Liga2 2024/25 dan menginstruksikan pemain fokus sepanjang laga serta kami ke Aceh kali ini tidak pasang target tinggi dan muluk-
muluk , “bisa mencuri poin satu di SHD sudah syukur, alhamdulillah ketiban untung lebih”.

Pinta mantan pemain Timnas Aji Santoso, yang juga didampingi pemainnya, Ilham Sabri sembari menambahkan. “Bertempur dengen tuan rumah Persiraja Sabtu malam turun dengan kekuatan penuh, juga beberapa pemain anyar (baru), tutupnya singkat.

Begitu penting laga tersebut, terutama tuan rumah Persiraja harus mengait poin penuh, “Dimana regulasi operator kompetisi Lga2 25/26, tiap tim yang bercokol diurutan 1-5 akhii putaran kedua, dipastikan mendapat jatah lima laga home dan empat laga tandang (away)” dan sebaliknya posisi 6-10, hanya kebagian empat laga home dan lima kali away (zulmahdi)

Jamu PSPS Sabtu Malam, Laga Berat dan ‘Wajib’ Dimenangkan Persiraja, “Harga Tiket Terjangkau”

0

Publik SHD Lampineung dan fans Persiraja Banda Aceh secara umum, diharapkan kembali mensport langsung Perjuangan, Fitra Ridwan,cs saat menjamu PSPS Pekanbaru, Sabtu (31/01) malam. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Persiraja Banda Aceh akan melangsungkan laga penting dengan PSPS Pekanbaru di Stadion H Dimurthala (SHD) Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (31/01/2026) malam.

Yang juga pekan terakhir (18) putaran kedua Liga2 Pengadaian Championship 2025/26 sekaligus wajib dimenangkan oleh anak asuhan head coach Akhyar Ilyas untuk memastikan posisi lima besar klasmen sementara Grup I.

Sekaligus memancarkan aura positif bagi M Revan dan kolega dalam menatap 9 laga lain pada putaran ke tiga, “seperti regulasi operator kompetisi Lga2 25/26, tiap tim yang bercokol diurutan 1-5 akhii putaran kedua, mendapat jatah lima laga home dan empat laga tandang (away)”, serta

sebaliknya posisi 6-10, hanya kebagian empat laga homeq dan 5 kali away (tandang).

“Tiket Terjangkau, Lampineung Memanggil! Persiraja Tutup Putaran Kedua di Kandang”

Sementara Panoel tim lewat siaran Pers MO, Rabu sore menyebutkan. Dukungan penuh publik Aceh kembali diharapkan mengalir ke Stadion H. Dimurthala, Lampineung. Persiraja Banda Aceh akan menutup putaran kedua Championship 2025/26 dengan laga kandang melawan PSPS Pekanbaru, Sabtu malam (31/1), kickoff pukul 20.30 WIB.

Laga tersebut menjadi kesempatan bagi suporter untuk kembali memadati tribun dan memberikan energi tambahan bagi Laskar Rencong di hadapan pendukung sendiri. Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Persiraja pun memastikan harga tiket tetap terjangkau agar seluruh lapisan masyarakat Aceh dapat hadir langsung ke stadion.

Tiket pertandingan telah dijual secara online di website resmi klub, www.persiraja.id, dengan harga Rp30.000 untuk tribun C, serta Rp100.000 untuk tribun VIP A dan VIP B. Harga tersebut tidak mengalami perubahan sejak awal musim kompetisi.

Ketua Panpel Pertandingan Persiraja, Marwan Dek Bit, menegaskan kebijakan harga tersebut merupakan bentuk komitmen klub untuk menjadikan pertandingan Persiraja sebagai hiburan rakyat.

“Karena ini merupakan hiburan untuk rakyat Aceh, harga tiket tetap kita jual sama. Meski ada pertandingan-pertandingan big match yang ditunggu masyarakat Aceh, kita tetap menjual dengan harga pertandingan biasanya,” tukas Dek Bit.

“Dengan harga yang ramah kantong, Panpel mengajak seluruh pendukung Persiraja untuk kembali memenuhi Stadion H. Dimurthala dan menciptakan atmosfer kandang yang bergemuruh. Dukungan dari tribun diharapkan menjadi kekuatan tambahan bagi Persiraja dalam menutup putaran kedua musim ini dengan hasil maksimal”.

Kepada para pendukung Persiraja, panitia pertandingan menghimbau agar membeli tiket secara online. Apalagi pertandingan menghadapi PSPS Pekanbaru akan digelar malam Minggu, karena seperti laga sebelumnya, tidak ada penjualan tiket di stadion jika tiket yang dijual online habis. (zm/**)

Kaposwil Pimpin Rapat Konsolidasi Percepatan Rehab Rekon Klaster Infrasruktur

0

KEPALA Posko Wilayah (Kaposwil) Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi Rekonstruksi, Safrizal ZA, yang menggelar Rapat Konsolidasi Perdana (28/01) pasca diterbitkannya Kepmendagri Nomor 300.2.8-24A Tahun 2026 tentang Sekretariat Tim Pelaksana Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Gelaran Rapat ini secara khusus membahas klaster infrastruktur yang terdiri dari jalan, jembatan permanen, jembatan bailey dan sungai (termasuk irigasi, Daerah Aliran Sungai/DAS, pengaman sungai, pengaman pantai dan sumur bor. Rapat yang diselenggarakan di komplek Dinas Perkim Aceh ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PU beserta jajaran, Perwakilan Pemerintah Aceh, Perwakilan DPRA, Korsahli Pangdam Iskandar Muda serta para Kepala Bappeda, Kepala Dinas PU, Kepala Dinas Pengairan dari 18 kabupaten/kota di Provinsi Aceh yang terdampak bencana hidrometreologi.

“Validasi data sangat penting, mulai dari Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (jitupasna), Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) dan Rencana Aksi yang telah disusun oleh Kementerian PU, termasuk crosscheck langsung Satgas di lapangan, harus jelas pembagian wilayah kerjanya, mana kabupaten/kota mana provinsi mana Pusat sehingga kita bisa kebut tataran pelaksanaannya”, ujarnya lewat kerangan Pers, Rabu kemarin.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Wida Nurfaida, dalam paparannya meyampaikan bahwa Kementerian PU telah memobilisasi 1.377 Personel Kemen PU, pengerahan 44.954 pekerja dimana 30.119 adalah tenaga lokal melalui mekanisme padat karya, serta menurunkan 1.937 alat berat untuk pemulihan pascabencana alam di Sumatera.

“Rencana Induk dan Rencana Aksi Kementerian PU telah rampung dan untuk Aceh di Tahun Anggaran 2026 diusulkan anggaran sebesar 39,49 Triliun Rupiah sebagaiman pesan Bapak Menteri PU untuk “Build Back Better”, yakni membangun dengan kondisi lebih baik dari semula” sambung Wida.

Berdasarkan rekapitulasi data yang dihimpun oleh Posko Satgas Wilayah Aceh dari data primer Jitupasna, dalam klaster infrastruktur yang menjadi ruang lingkup rehabilitasi dan rekonstruksi terdapat 2.303 ruas jalan yang terdiri dari jalan nasional sebanyak 67 titik, jalan provinsi 87 titik dan jalan kabupaten/kota 2.149 titik, sedangkan jembatan permanen sebanyak 1.091 unit yang terdiri dari jembatan nasional 34 titik, jembatan provinsi 98 titik dan jembatan kabupaten/kota sebanyak 959 titik.

Adapun untuk jembatan Bailey sebanyak 59 unit yang telah selesai terbangun sebanyak 18 unit, sedang dibangun 6 unit dan dalam tahap perencanaan sebanyak 35 unit. Sedangkan infrastruktur sungai meliputi 892 unit irigasi, 68 normalisasi DAS, 612 pengaman sungai, 31 pengaman pantai dan 44 sumur bor.

“Dengan hadirnya satgaswil maka rapat jangan terpisah-pisah, diintegrasikan sekaligus, kerja bareng-bareng dan satu data. Untuk itu “overlay” data sangat fundamental baik yang sifatnya “long list maupun short list”, untuk mengeliminir tumpang tindih kerja-kerja di lapangan antara kabupaten/kota, provinsi maupun Pusat” pinta mantan Pj Gub Aceh itu.

“Sejumlah media online juga merilis”, Sesuai Direktif Presiden dan Kasatgasnas PRR, dana perimbangan sudah dikembalikan kepada daerah masing-masing maka terdapat dukungan pembiayaan di tiap tingkat pemerintahan. Dalam konteks ini meskipun status tanggap darurat hanya beberapa kabupaten, namun karena Provinsi Aceh masih menetapkan masa tanggap darurat maka mekanisme pengadaan dan pelaksanaan anggarannya dapat menggunakan mekanisme kedaruratan.

“Proses pengadaan berbasis bencana harus segera ditindaklanjuti dengan cleansing data sehingga kewenangan pengerjaan melalui APBK, APBA, atau APBN dapat terukur secara akuntabel dan transparan” sambung Safrizal.

Dalam forum mengemuka apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Kota Langsa yang telah mengambil peran dalam rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur khususnya jembatan. Inisiatif dari pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai lembaga non pemerintah termasuk sektor privat menjadi bagian penting dari upaya percepatan yang telah, sedang dan akan dilakukan.

“Tetapkan prioritas, sinkronkan data termasuk validasi data untuk masuk desk RP3 nasional, serta kecepatan dalam kendali waktu menjadi strategi yang diterapkan Satgaswil Aceh. Kita akan update terus progres-progres ini termasuk konsolidasi klaster-klaster lain dengan semangat kolaborasi multi sektor”, tutupnya. (**)

Pengurus Cabor Judo Aceh Diminta Tingkatkan Prestasi Atlet, Khalid Pimpin Pengprov PJSI Aceh

0

Musyawarah Provinsi Ke- III Cabor Pengprov Judo Aceh, Sabtu (24/01/ 2026) di Banda Aceh, dan anggota DPR Aceh, Khalid terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Aceh masa bakti 2026-2030. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Ketua Harian KONI Aceh, Kennedy Husen mengharapkan pengurus baru Pengprov Cabang Olahraga (Cabor) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Provinsi Aceh dapat meningkatkan prestasi atlet Judo Aceh kedepan, baik prestasi label nasional, “regional maupun internasional”.

Demikian diharapkan Kennedy Husen yang juga mewakili Ketua Umum KONI Aceh, Saiful Bahri (Pon Yahya) saat menyampaikan kata sambutan pada Musyawarah Provinsi (Musprov) III Cabor PJSI Aceh, Sabtu (24/01) 2026 di Banda Aceh.

Sembari menambahkan, keaktifan dan perhatian pengurus terhadab organisasi adalah faktor urama berjalan atau fakum program-program yang akan dijalankan, baik program jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

Selain itu Kennedy menjelaskan, “untuk meningkatkan prestasi atlet dalam satu Cabor harus dilakukan pembinaan dan pelatihan secara berjenjang, didikung pelatih yang bersetifikat, minimal level nasional serta sarana dan prasarana penunjang latihan berstandar, pinta ketua harian, yang juga sudah sarat pengalaman memimpin sejumlah Pengprov Cabor dalam 10 tahun terakhir.

Mantan Bedum KONI Aceh ini juga mengatakan. Pengprov Cabor yang aktif dan ada hitam diatas putih secara tulus juga ikhlas dalam melakukan pembinaan untuk peningkatan prestasi atlet, “KONI Aceh dipastikan mensupport anggaran, termasuk Cabor Judo yang akan berjuang dibawah ketua Pengprov anyar (baru)”.

Tentu besar harapan kami secara kusus dikesempatan ini, agar kedepan atlet Judo Aceh dapat menoreh prestasi membanggakan sehingga publik dan pecinta olahraga judo di provinsi yang berjulukan “serambi mekkah ini mengakui etos kerja pengurus Judo Aceh periode 2026-2030”, tutup ketua Harian KONI sarat pengalaman dikeorganisasian KONI Aceh tersebut, yang juga akrap disapa ‘Bang Ken’.

Seperti telah diketahui sebelumnya, “Musyawarah Provinsi ke III Pengprov PJSI Aceh yang berlangsung, Sabtu (24/1) 2026 di Banda Aceh, anggota DPR Aceh dari Partai Golkar, Khalid S Pd.I terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Cabor Olahraga dimaksud untuk masa kepengurusan 2026-2030”. (zulmahdi)

Dojo ‘Karatedo’ dari Berbagai Perguruan Wadokai Aceh Ikut Ujian Kenaikan Tingkat

0

Ketua Umum Wadokai Katate-Do Indonesia Provinsi Aceh, Hasballah, dewan pembina dan pengurus harian, Intruktur (dewan juri) foto bersama dengan 300 peserta, disela-sela usai kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Hall Serbaguna Stadion Harapan Bangsa (SHB) Banda Aceh, Minggu (25/01/2026) pagi. (foto/kiriman panitia)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: DOJO Karate-do dari berbagai perguruan Wadokai Karate-Do Indonesia Provinsi Aceh ikut Ujian Kenaikan Tingkat (UKT), yang berlangsung di Hall Indoor Serbaguna Stadion Harapan Bangsa (SHB) Banda Aceh, Minggu (25/01/2026) pagi.

“UKT awal tahun 2026 tersebut diikuti 300 peserta perwakilan DOJO/karatedo Kabupaten dan Kota di Aceh”, serta dibuka langsung oleh Ketua Umum Wadokai Karate-Do Aceh, Hasballah, S.Ag.

Sekaligus mengatakan, ujian kenaikan tingkat, merupakan
Agenda ruttin dan berjenjang bagi Cabang Olahraga (Cabor) Wadokai Aceh juga sebagai ajang pembinaan secara terstruktur dari akar rumput, untuk evaluasi kemampuan, serta peningkatan kualitas teknik dan karakter dojo/ karateka, ujar ketua Hasballah, yang juga anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh (PA).

Sembari menambahkan, “UKT digelar juga untuk pembentukan karakter dan mental para atlet. Ia menekankan pentingnya konsistensi latihan, kedisiplinan, serta menjunjung tinggi nilai dan azas persaudaraan dalam setiap proses pembinaan serta berorganisasi”.

Mengingat para atlet/karatedo yang melakukan persiapan dan latihan rutin di perguruan-
perguruan, dalam perjalanannya tidak hanya berkembang secara teknis, namun memiliki sikap mental yang tangguh, serta berprestasi, tutup Hasballah yang juga akrab disapa Cut Apa.

Disisi lain, ketua majelis sabuk hitam Wadokai Aceh, Fauzi dikesempatan tersebut menjelaskan, para penguji (penilai) yang ditugaskan dalam UKT ini, yakni instruktur berpengalaman dan bersertifikat nasional. “Sehingga proses penilaian pertandingan berjalan profesional dan transparan”, juga kami mengharapkan atlet/ para karateka yang lulus ujian tiap UKT terus meningkatkan kemampuan, sehinga dapat bersaing dengan atlet-atlet label nasional, maupun internasional saat tampil diberbagai even kedepan, sekaligus tuai prestasi, sehingga dapat membawa nama baik Wadokai Aceh, tukasnya.

Serta menjelaskan, dojo/atlet yang mengikuti UKT tidak semberangan peserta diperbolehkan mendaftar, namun sesuai dengan regulasi Wadokai Indonesia, dimana berdasarkan jenjang sabuk masing-masing. Diantaranya, dimulai dari kenaikan tingkat sabuk putih, menuju sabuk kuning, sabuk kuning ke sabuk hijau, sabuk hijau terus ke sabuk biru, sabuk biru menuju sabuk coklat, serta sabuk coklat menuju sabuk hitam

Yang juga, seluruh tahapan ujian dilaksanakan dengan standar penilaian normal, ketat serta objektif. “Meliputi pergerakan dan penguasaan teknik dasar, sikap mental dan disiplin”. (zm)

“Lupakan Hasil Minor dari PSMS”, Persiraja Fokus Tandang ke Persekat Tegal Sabtu Petang

0

Sekum Persiraja, Rahmat Djailani dan 4 punggawa utama serta rekannya diharapkan tampil maksimal di Home Persekat Tegal. (foto/mo persiraja)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Persiraja Banda Aceh sudah melupakan hasil minor kala menjamu PSMS Medan pada pekan ke-16 Liga2 Pengadaian Championship 2025/2026, kini sudah pulih dan susun kembali kekuatan tim, sehingga Fitra Ridwan,cs bisa tampil maksimal dalam laga tandang pekan ke-17.

Dengan tuan rumah Persekat Tegal, Sabtu (24/01/2026) petang di Stadion Trisanja, Kota Tegal, Jawa Tengah.
Bahkan dalam mengejar poin sempurna, skuad Persiraja Banda Aceh telah tiba di Tegal, Kamis kemarin dan anak asuhan Akyar Ilyas sudah siap tempur.

Dimana, menghadapi Persekat rombongan tim yang berjulukan Laskar Rencong juga dipimpin Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani, membawa sebanyak 20 pemain. Termasuk tiga pemain asing, yakni Connor Flynn, Juan Mera, dan Omid Popalzay ke Tegal.

Sejumlah pemain lokal turut diboyong, di antaranya M. Reza, Tegar Dadi Prakoso, Ilham Jaya Kusuma, M. Revan, Yasvani, M. Ihsan Siregar, Franc Richard Sokoy, Faris Adit Saputra, Muamar Khadafi, Fitra Ridwan, Asgal Habib, David Laly, Fava Sheva Rustanto, Aditia Angga, Sutan Zico, Muharir, serta Jechson Tiwu.

Namun, Persiraja dipastikan tidak diperkuat bek Ariel Kurung yang harus absen akibat cedera yang dialaminya pada laga sebelumnya.

“Alhamdulillah, kondisi tim baik dan kami sudah tiba di Tegal tadi malam,” ujar Rahmat Djailani, Jumat (23/1).

Pada pertemuan pertama musim ini di Banda Aceh, Persiraja berhasil menaklukkan Persekat Tegal dengan skor 1-0 melalui gol Connor Flynn. (**)

Aceh Daerah Utama Gunakan Layanan Darurat 112 Terintegrasi, “Respon Bencana Sekarang Lebih Cepat dan Tepat”

0

MEDIANAD COM-Pemerintah Provinsi Aceh resmi menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa sistem layanan Emergency Call 112 dari PT Digital Sandi Informasi. Penyerahan bantuan ini menandai langkah strategis Aceh menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menerapkan pusat monitoring satu data kedaruratan yang terintegrasi di seluruh kabupaten/kota.

Dalam siaran Pers Pemerintah Aceh juga dimelaskan, “acara

serah terima berlangsung di ruang Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Aceh pada Rabu (21/1/2026). Agenda ini dihadiri oleh Asisten I bidang Pemerintahan, Drs. Syakir, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominsa) dari seluruh kabupaten/kota. Turut hadir secara daring melalui Zoom, Dirjen Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi)”.

Sistem layanan 112 ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh nomor darurat ke dalam satu pintu. Hal ini bertujuan memudahkan masyarakat di seluruh Aceh dalam mengakses bantuan cepat saat menghadapi situasi kritis, mulai dari kebakaran, layanan medis, gangguan hewan liar, KDRT, pohon tumbang, kecelakaan, hingga bencana alam.

Direktur Operasional PT Digital Sandi Informasi, Aditya Rizka, menjelaskan bahwa sistem ini akan menjadi pusat monitoring data kedaruratan yang diterapkan secara seragam di seluruh wilayah Aceh.

“Kami memahami bahwa dalam situasi darurat, setiap detik sangatlah berharga. Melalui bantuan CSR ini, kami ingin berkontribusi nyata dalam membangun pusat monitoring satu data kedaruratan yang responsif. Kami berharap sistem ini membantu pemerintah daerah memberikan pelayanan publik yang prima,” ujar Aditya dalam sambutannya.

Aditya menjelaskan, melalui layanan ini, masyarakat Aceh tidak perlu lagi menghafal banyak nomor instansi. Cukup dengan menekan 112, panggilan akan diterima oleh Command Center yang kemudian meneruskan informasi ke instansi terkait seperti Damkar, Ambulans, Polisi, atau BPBA secara real-time, cepat, dan terukur.

Menurutnya, sistem ini hadir dengan dua fitur unggulan yang dirancang untuk menjamin kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain tersedia selama 24 jam penuh setiap harinya dengan dukungan operator terlatih, layanan Emergency Call 112 ini juga dapat diakses secara gratis atau bebas pulsa dari semua operator seluler maupun telepon rumah. Hebatnya, masyarakat tetap dapat menghubungi nomor darurat tersebut meskipun ponsel dalam kondisi terkunci, sehingga mempercepat proses penanganan dalam situasi kritis.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir menyampaikan apresiasi dan menyambut baik inisiatif dari PT Digital Sandi Informasi. Menurutnya, kehadiran layanan 112 sangat krusial dalam mempercepat respon terhadap situasi darurat yang dialami masyarakat.

“Pemerintah Aceh sangat mendukung langkah ini. Selain mempermudah layanan keselamatan publik, bantuan ini menjadi katalisator penting dalam percepatan transformasi digital di Aceh,” ujar M. Nasir.

Ia menambahkan bahwa sistem ini akan mengintegrasikan berbagai layanan darurat seperti pemadam kebakaran, ambulans, hingga penanggulangan bencana dalam satu pintu, sehingga koordinasi di lapangan menjadi lebih efisien.

Acara penyerahan ini diikuti secara virtual oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari tingkat kabupaten/kota di seluruh Aceh.

Pelibatan Forkopimda kabupaten/kota dimaksudkan agar implementasi layanan 112 dapat segera disinkronisasikan di tingkat daerah, mengingat kebutuhan layanan darurat bersifat mendesak dan tersebar di berbagai titik wilayah Aceh, Tukas Sekda. (**)

Popular Posts

My Favorites

Ribuan Wisatawan Serbu Sabang PT. SIM Tambah Trip Kapal Cepat

0
MEDIANAD.COM, SABANG - Memasuki libur panjang Imlek dan Israq Mikraj, ribuan wisatawan dari berbagai daerah dan manca negara mulai ramai berdatangan ke Kota Sabang. Tak...