Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 46
Berita Utama

Enam Tim Memastikan diri Maju ke 8 Besar, Tinggal Menunggu 2 Tim Wakil Grup D Liga4 Aceh

0

OPENING Ceremony babak penyisihan Grup D Liga4 zona Aceh, di Stadion mini Carlos Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (22/11) siang. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Babak penyisihan Grup Kompetisi Liga4 PSSI Aceh tahun 2025/26 yang berlangsung sejak tanggal 15 November 2025 tinggal menyisakan satu laga di Grup C dan menunggu rampungnya pertandingan Grup D yang baru saja berlangsung di stadion Mini Carlos, Lhoknga Aceh Besar, Sabtu (22/11) siang kemarin.

Untuk memenuhi kuota tim babak 8 besar, usai Al Farlaky FC – PSGL Gayo Lues dari Grup A, Persas Sabang-Persabar Aceh Barat perwakilan Grup B dan PSAP Sigli-PSST Simpang-3 Pidie di Grup C menyegel tiket perempat final terlebih dahulu.

Sementara itu, laga perdana Grup D, Sabtu siang kemarin yang juga bersamaan dengan “Opening Coremny” (pembukaan). PSAB Aceh Besar menang 1-0 atas KNFC Banda Aceh, serta PSBL Langsa ditahan sama kuat 2-2 oleh tim debutan Liga4, Aceh Kutaraja FC.

Sementara pertandingan pertama, Minggu siang, Pukul 14.00 Wib, KNFC vs PSBL dan dilanjutkan laga kedua antara PSAB versus Aceh Kutaraja.

Sedangkan sisa laga Grup C di Stadion Blang Paseh, Sigli. Saling berhadapan tim se Askab PSSI Pidie, PSAP versus Persimura Beureunuen.

‘Yang juga laga untuk memastikan PSAP sebagai juara Grup C, setelah terlebih dahulu Persimura harus menepi lolos ke babak 8 besar, dengan poin satu dari dua laga yang telah dijalani’. (zm)

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Babinsa Krueng Raya Dampingi Warga Buat Dam Tanggul

0

MEDIANAD.COM, KOTA SABANG – Upaya mitigasi bencana terus diperkuat di wilayah Kecamatan Sukakarya. Babinsa 04 Gampong Krueng Raya Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Hendra, turut membantu masyarakat membuat dam tanggul di Jurong Teupin Ciriek, Gampong Krueng Raya, pada Sabtu (22/11/2025).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah risiko banjir dan longsor yang berpotensi terjadi akibat curah hujan tinggi yang belakangan melanda wilayah Kota Sabang. Melalui pembangunan tanggul sederhana ini, aliran air dapat dikendalikan sehingga tidak menggerus badan jalan dan pemukiman warga di sekitarnya.

Sertu Hendra menyampaikan bahwa pendampingan kepada masyarakat dalam kegiatan gotong royong merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan wilayah binaan. “Pembuatan dam tanggul ini sangat penting untuk mencegah kerusakan jalan dan mengurangi potensi bahaya saat hujan deras. Selain itu, kegiatan seperti ini semakin mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara TNI dan warga merupakan kekuatan utama dalam menjaga ketahanan lingkungan, terutama di daerah rawan bencana. Ia mengajak masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan dan saling bahu-membahu menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Warga Gampong Krueng Raya menyambut baik kehadiran Babinsa yang ikut membantu secara langsung. Mereka menilai bahwa kerja sama ini tidak hanya memberikan manfaat secara fisik melalui pembangunan tanggul, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekompakan dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Melalui aksi nyata seperti ini, Babinsa berharap masyarakat semakin siap menghadapi musim penghujan serta menjaga infrastruktur desa dari ancaman kerusakan.(man)

Pendekatan Humanis, Babinsa Koramil 02/Sukakarya Gelar Komsos dengan Warga Kuta Timu

0

MEDIANAD.COM, KOTA SABANG – Dalam upaya mempererat hubungan serta menjaga kondusivitas wilayah, Babinsa 06 Gampong Kuta Timu Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serma Sutrisno melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga binaan di Jurong Rajawali, Gampong Kuta Timu, Kecamatan Sukakarya, Sabang, pada Sabtu (22/11/2025).

Kegiatan Komsos tersebut menjadi bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa untuk menjaga kedekatan dan memperkuat hubungan silaturahmi antara TNI dengan masyarakat maupun aparatur gampong. Melalui komunikasi langsung, Babinsa dapat memonitor kondisi dan perkembangan situasi di lingkungan masyarakat secara aktual.

Serma Sutrisno menyampaikan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat merupakan bentuk pendekatan humanis TNI dalam mendukung terciptanya lingkungan yang harmonis dan aman di wilayah binaan. “Komsos seperti ini penting untuk mempererat hubungan sekaligus mengetahui dinamika yang terjadi di lapangan. Dengan komunikasi yang baik, setiap permasalahan bisa diantisipasi lebih cepat,” ujarnya.

Selain membahas situasi keamanan wilayah, Babinsa juga mengajak warga untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sosial di sekitar. Warga diharapkan terus berperan aktif dalam menjaga ketertiban serta melaporkan setiap hal yang berpotensi mengganggu kenyamanan bersama.

Kegiatan berlangsung dengan suasana akrab dan penuh kehangatan. Warga pun menyambut baik kehadiran Babinsa yang selalu aktif berinteraksi dan memberikan pembinaan di gampong.(man)

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 02/Sukakarya Sukakarya Bantu Petani Kacang Tanah Kembangkan Produktivitas

0

MEDIANAD COM, KOTA SABANG – Upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah terus digencarkan jajaran Kodim 0112/Sabang. Pada Sabtu (22/11/2025), Babinsa 03 Gampong Paya Seunara Koramil 02/Sukakarya, Serka Basuki, melaksanakan pendampingan kepada petani kacang tanah di Jurong Cot Klah, Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang.

Kegiatan pendampingan tersebut merupakan bentuk kepedulian Babinsa dalam membantu petani mengembangkan dan mengoptimalkan lahan yang tersedia. Dalam kesempatan itu, Serka Basuki memberikan arahan serta motivasi kepada petani agar semakin giat merawat tanaman, sehingga produktivitas dapat terus meningkat.

Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan setiap potensi lahan untuk menanam komoditas bernilai ekonomi seperti kacang tanah, guna menambah pendapatan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di masyarakat. “Kami hadir untuk memberikan semangat dan memastikan para petani mampu mengelola lahan dengan baik sehingga hasil panen lebih maksimal,” ujarnya.

Pendampingan tersebut disambut baik oleh para petani setempat yang merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa di lapangan. Mereka berharap dukungan dan pendampingan seperti ini dapat terus berlanjut dalam upaya meningkatkan hasil pertanian di Gampong Paya Seunara.

Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap perkembangan pertanian dan kesejahteraan warga. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, ketahanan pangan di wilayah Kota Sabang diyakini dapat terus diperkuat.(man)

Sabtu Siang di Stadion Mini Carlos, PSAB ‘versus’ KNFC Awali Laga Grup D Liga4 PSSI Aceh

0

MEDIANAD.COM, ACEH BESAR: PSAB Aceh Besar langsung bentrok dengan kekuatan Kuala Nanggroe FootBall Club (KNFC) Banda Aceh, pada pertandingan pembuka babak penyisihan Grup D Liga4 PSSI Aceh, tahun 2025-2026, Sabtu (22/11/2025) siang di Stadion Mini Carlos, Lhoknga Aceh Besar.

Dan langsung dilanjutkan dengan kick off laga kedua, mulai pukul 16.00 WIB di venue yang sama antara PSBL Langsa versus Aceh Kutaraja.

Sementara itu, hasil laga Grup B dan C kemarin jadi milik Persas Sabang dan debutan Liga4 Zona Aceh 2025, PSST

Simpang-3 Pidie.
Dimana, Persas Sabang mengungguli PSAS Aceh Singkil 3-0 pada babak penyisihan Grup B Liga4 Aceh tahun 2025/26 di Stadion Cot Darat, Samatiga, Aceh Barat, Jumat (21/11) sore.

Tiga gol tim besutan Septi Hariansyah dan Romy Hidayat (manajer) disumbangkan Errick Julian Ramadhana dimenit ke-21, lesakan pemain seniornya, Arif Nul Hakim Lubis pada menit 28 dan ditutup gol pemain pengganti, Rangga Afdilla di menit ke-71.

Sementara di Grup C yang berlangsung di stadion Blang Paseh, kota Sigli. Saudara muda PSAP, PSST Simpang Tiga berhasil membekuk tim sesama Pidie Persimura Beureunuen 1-0, berkat gol telat talenta lokal Misbahuddin di menit ke-84. (zm)

Di Bawah Komando Mualem–Dek Fadh: Menjemput Aceh yang Lebih Sigap dan Lebih Dekat Dengan Rakyat

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH — Visi dan Misi Mualem–Dek Fadh lahir dari kebutuhan Aceh untuk bergerak lebih cepat, lebih tepat, dan lebih berpihak kepada rakyat kecil. Mengurangi kemiskinan, memperkuat layanan publik, dan menghadirkan pemerintah yang benar-benar hadir—itulah arah besar yang kini dibangun di Tanah Rencong.

Di garis depan perubahan itu, Dinas Sosial Aceh mengambil peran strategis. “Kami siap mengarungi bahtera ini bersama,” begitu komitmen yang berulang disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, SE., MM. Dan perjalanan panjangnya membuktikan bahwa komitmen itu bukan sekadar kata, tetapi kerja.

Ketika Chaidir ditempatkan sebagai Sekretaris Dinas Sosial Aceh, dinas ini sedang berada dalam masa yang tidak mudah. Persoalan internal menumpuk, koordinasi lemah, dan ritme kerja tidak lagi seirama dengan kebutuhan masyarakat.

Pelan namun pasti, ia mulai membenahi satu per satu, mulai tata kelola, manajemen, disiplin kerja, hingga pelayanan publik. Ia bekerja dalam diam—di ruang rapat, di balik dokumen, dalam koordinasi panjang hari demi hari.

Dan ketika kemudian ia mendapat amanah sebagai Plt. Kepala Dinas Sosial, ritme kerjanya justru semakin cepat. Tak cukup hanya merapikan internal, Chaidir turun hingga ke pelosok. Menembus hutan, menyeberang sungai, ikut mengantar bantuan sosial yang sering kali harus tiba dalam keadaan darurat. Perubahan itu mulai terlihat.Dinas Sosial Aceh bergerak dengan cara baru: cepat, terukur, dan mendekat kepada rakyat.

Misi Besar Mualem–Dek Fadh

Di bawah komando Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur H. Fadhlullah, SE (Dek Fadh), arah pembangunan sosial Aceh semakin jelas, pemerintah harus hadir sebelum rakyat meminta tolong. Salah satu gebrakan yang lahir dari arahan ini adalah pendistribusian logistik kebencanaan langsung ke kabupaten/kota—hal ini sebagai persiapan sebelum bencana datang. Chaidir menjelaskan alasan di balik pola baru tersebut.

“Arahan Gubernur dan Pak Wakil Gubernur sangat jelas: masyarakat harus merasakan kehadiran pemerintah sebelum bencana datang. Tidak boleh ada daerah yang kekurangan logistik ketika musibah terjadi.” ungkapnya.

Perjalanan distribusi itu dimulai dari Banda Aceh. Chaidir bersama Wakil Gubernur Aceh, memastikan stok benar-benar sampai di daerah yang membutuhkan. Ini bukan perjalanan seremonial—ini kerja nyata yang mengubah pola penanganan bencana di Aceh.

Tiba dilokasi pertama Kabupaten Pidie, rombongan berhenti di pendopo Wakil Bupati mendistribusikan bantuan logistik kebencanaan untuk memenuhi ketersediaan stok di daerah setempat. Kemudian, rombongan berhenti sejenak di Pidie Jaya untuk meresmikan Rumah Makan Bergizi Gratis. Program ini sederhana, tetapi menyentuh langsung kebutuhan masyarakat rentan dan pelajar.

“Kami turun langsung bukan untuk seremonial, kehadiran pemerintah harus nyata, harus dirasakan.” tegas Dek Fadh.

Tim Dinas Sosial memeriksa dapur, meninjau kualitas makanan. Baginya, pelayanan sosial bukan hanya soal bantuan bencana—tetapi juga tentang membangun manusia.

Perjalanan berlanjut ke Bireuen untuk menyerahkan logistik kebencanaan. Di sela agenda, rombongan menyempatkan singgah di Sekolah Rakyat Terintegrasi 25 di Kecamatan Juli. Melihat anak-anak belajar dengan fasilitas terbatas membuat tim dinsos sempat terdian terpaku.
“Pelayanan sosial itu tidak berdiri sendiri, Pendidikan, kesehatan, ketahanan keluarga—semuanya terhubung.” ujarnya.

Di Bireuen pula tim ini bertemu para pilar sosial, relawan yang menjadi lengan panjang Dinas Sosial di setiap kabupaten. Mereka menyampaikan aspirasi, kendala, dan kebutuhan. Pertemuan itu memperkuat simpul koordinasi menuju Aceh yang lebih sigap dalam melayani.

Dari pesisir ke dataran tinggi, rombongan bergerak ke Aceh Tengah dan Bener Meriah. Udara sejuk Gayo tidak mengurangi urgensi perjalanan.

“Aceh daerah rawan bencana, dan kesiapsiagaan adalah kunci, “Dengan pola baru ini, setiap daerah harus punya kesiapan yang setara.” kata Dek Fadh.

_*Perjalanan ini bukan hanya tentang mengantar logistik—tetapi tentang mengantar rasa aman.*_

Di Bener Meriah, rombongan meninjau Pesantren Madinatuddiniyah Babussalam yang baru saja dilanda kebakaran. Sisa arang masih menempel, aroma asap masih tinggal. Para santri bertahan dengan ruang seadanya.

Tim berjalan perlahan menyusuri ruang yang hangus, mendengar cerita para ustaz tentang detik-detik api membesar. Dek Fadh berkata lirih, “Santri-santri ini masa depan Aceh. Mereka harus tetap belajar dan tinggal dengan layak.”

Bantuan kebutuhan santri langsung diserahkan, menyapu sedikit luka yang ditinggalkan musibah.

Dari Banda Aceh hingga Gayo, dari sekolah rakyat hingga pesantren yang hangus terbakar—perjalanan ini menggambarkan wajah baru Dinas Sosial Aceh.

Semboyan dinsos ini adalah kerja tanpa pamrih, hadir tanpa menunggu diminta, melayani tanpa jarak. Chaidir bersama tim merangkum filosofi kerjanya dalam satu kalimat.

“Pemerintah itu pelayan masyarakat. Kita harus hadir bukan ketika diminta, tapi ketika dibutuhkan.”

Di bawah visi besar Mualem–Dek Fadh, Aceh kini memasuki babak baru. Sebuah perjalanan panjang untuk mengurangi kemiskinan, memperkuat pelayanan, dan mengangkat martabat rakyat kecil.

Dan Dinas Sosial Aceh—dengan tekad, kerja keras, dan langkah-langkah yang menembus rimba hingga gunung—siap mengarungi bahtera perubahan ini. Bersama komando Mualem dan Dek Fadh, Aceh bergerak menuju masa depan yang lebih sigap, lebih dekat, dan lebih manusiawi.(*/lem)

Juru Bicara Pemerintah Aceh MTA ,pemerintah Aceh Lelang 12 Jabatan Strategis

0

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM – Pemerintah Aceh membuka peluang bagi yang ingin ikut seleksi terhadap 12 Jabatan penting, menurut keterangan juru bicara pemerintah Aceh MTA proses seleksi digelar secara transparan dan berlandaskan sistem, guna memperkuat kualitas birokrasi di instansi pemerintah Aceh.

Jadi, pemerintah Aceh sudah membuka seleksi secara terbuka JPT Pratama terhadap 12 posisi. Kata MTA Jumat (21/11/2025) kemarin, langkah ini merupakan komitmen pemerintah Aceh dalam mencari figur perkompoten pada posisi strategis jadi pendaftaran seleksi mulai dibuka 21 November 2025 hingga 5 Desember 2025.

Seluruh syarat serta ketentuan tehnik dapat di akses melalui website badan kepegawaian Aceh. Jadi pemerintah mendorong para aparatur yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi mengikuti tahapan dengan penuh tanggung jawab ke 12 seleksi yang dilelang yaitu. Inspektur Kepala Dinas Pendidikan Aceh. Kepala Dinas Peternakan, Kepala dinas pengairan Aceh kepala dinas pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala dinas koperasi dan UMKM. Direktur RSIA Direktur rsuza Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Wakil Direktur Administrasi dan Umum RSUZA, Wakil Direktur Pelayanan RSUZA.

Inilah yang dilelang oleh Pemerintah Aceh dan berkomitmen menjaga integritas proses open bidding Tanpa interpensi dari siapapun dan mengutamakan profesionalisme dan sebut MTA hasil seleksi nantinya diharapkan mampu menghadirkan penjabat yang beretegritas serta mampu memperkuat layanan publik.(lem/*)

Babak Penyisihan Grup Liga4 Aceh Jumat Petang, Persas dan PSST Menang

0

MEDIANAD.COM, ACEH BARAT: Persas Sabang mengungguli PSAS Aceh Singkil 3-0 pada babak penyisihan Grup B Liga4 Aceh tahun 2025/26 di Stadion Cot Darat, Samatiga, Aceh Barat, Jumat (21/11) sore.

Tiga gol tim besutan Septi Hariansyah dan Romy Hidayat (manajer) disumbangkan Errick Julian Ramadhana dimenit ke-21, lesakan pemain seniornya, Arif Nul Hakim Lubis pada menit 28 dan ditutup gol pemain pengganti, Rangga Afdilla di menit ke-71.

Sementara di Grup C yang berlangsung di stadion Blang Paseh, kota Sigli. Saudara muda PSAP, PSST Simpang Tiga berhasil membekuk tim sesama Pidie Persimura Beureunuen 1-0, berkat gol telat talenta lokal Misbahuddin di menit ke-84. (non)

Kapolres Sabang Sambut Kunjungan Kerja Kapolda Aceh di Polres Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han sambut kedatangan Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M beserta rombongan dalam rangka kunjungan kerja di Mapolres Sabang, Jln.Perdagangan Gp.Kuta Timu Kec.Sukakarya Kota Sabang, Jum’at (21/11/2024).

Kedatangan Kapolda Aceh disambut dengan rangkaian tradisi penyambutan, mulai dari jajar hormat, tarian Ranup Lampuan, hingga penyambutan oleh Forkopimda Sabang dan Pejabat Utama Polres Sabang. Acara dilanjutkan dengan Peusijuk sebagai bentuk penghormatan budaya Aceh.

Dalam kegiatan tersebut Kapolda Aceh turut didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Ira Marzuki beserta pengurus, Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K, Kabid Propam Polda Aceh Kombes Pol. Bulang Bayu Samudra, S.I.K, Dirintelkam Kombes Pol. Said Anna Fauza, S.I.K, M.M, M.H, serta Koorspripim Polda Aceh AKBP Sabri, S.E, M.M.

Sementara dari unsur Forkopimda Sabang hadir Dandim 0112 Sabang, Kajari Sabang, Ketua Pengadilan Negeri Sabang, Ketua DPRK Sabang, Komandan Guskamla Koarmada I, Komandan Lanal, Komandan Lanud MUS, Kepala Fasharkan, Danlanudal, Dansatrad, Kepala BPKS, Ketua MPU, Ketua Mahkamah Syariah, Ketua Bhayangkari Cabang Sabang Ny. Andinna Sukoco dan pengurus, PJU Polres Sabang, Personel jajaran Polres Sabang, tokoh masyarakat, dan tokoh KPA juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam arahannya, Kapolda Aceh menegaskan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, dan pelayanan publik yang semakin humanis demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Sabang.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Aceh menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Bripda Dolly Isma Indra (NRP 0110088), Ba Polsek Sukajaya Polres Sabang, yang berhasil meraih Juara 3 Hafalan Al-Qur’an 30 Juz dan Tafsir Bahasa Indonesia pada MTQ ke-37 Provinsi Aceh.

Selain itu, Kapolda Aceh juga memberikan bingkisan serta tali asih kepada tokoh masyarakat sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Sabang.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kunjungan Kapolda Aceh beserta rombongan, dan menegaskan bahwa Polres Sabang siap menindaklanjuti arahan Kapolda untuk meningkatkan kualitas kinerja kepolisian di wilayah hukum Sabang.

“Kami seluruh jajaran Polres Sabang merasa terhormat atas kedatangan Bapak Kapolda Aceh. Arahan dan petunjuk yang beliau sampaikan akan kami jadikan pedoman untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menjaga keamanan, dan memperkuat sinergi dengan seluruh unsur Forkopimda serta elemen masyarakat. Kami berkomitmen memberi yang terbaik untuk Kota Sabang,” ujar AKBP Sukoco.

Ia menambahkan bahwa penghargaan yang diberikan kepada personel Polres Sabang merupakan motivasi bagi jajaran untuk terus berprestasi dan menjaga integritas dalam melaksanakan tugas.

Kongres Tahunan PSSI Aceh, “Sosialisasikan Statuta Baru dan Gambaran Program Kerja Tahun Mendatang”

0

Ketua umum PSSI Aceh, Sekum, Waketum dan Exco, Foto bersama dengan perwakilan Club, dan foto dalam berita dengan anggota Askab juga Askot PSSI se Aceh, disela-sela usai Kongres tahunan, Kamis (20/11/2025) di Kyriat Hotel, Banda Aceh. (foto/kiriman panitia)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: PSSI Pusat mengklirkan pencabutan Statuta PSSI tahun 2019 dan menjalankan statuta baru tahun 2025 yang juga landasan “kitab resmi” (statuta) PSSI tahun 2025 tersebut, salah satu perubahan besar tertuang dan akan dijalankan PSSI Provinsi juga PSSI Kabupaten dan Kota.

Diantaranya PSSI Provinsi pada jabatan Komite Exsekutif (Exco) disebutkan dalam statuta 2025 dihapus dan pengurus lainnya menurut bidang ditentukan oleh ketua umum PSSI Provinsi terpilih dalam KONGRES luar biasa.

Yang juga penjabaran lain isi “kitab” (statuta) baru tersebut, yang sangat mencolok bagi keberadaan kepengurusan PSSI Kabupaten/Kota, dimana. “ketua Askab dan Askot dipilih oleh PSSI Provinsi melalui Pansel”, ujar Ketua umum PSSI Aceh, H Nazir Adam kepada wartawan, disela-sela rehat kegiatan KONGRES tahunan, di Banda Aceh, Kamis (20/11) siang.

Yang juga disisi lain, ketua Nazir Adam menambahkan. Kompetisi Liga4 rahun 2026/27 nanti bisa digelar oleh Askab/Askot dan Klub ditingkat Kabupaten dan kota serta menjelaskan. PSSI Provinsi terus menambah dan meningkatkan kinerja perangkat pertandingan serta penambahan jumlah pelatih tiap tingkatan Lisen.

Bahkan tahun 2026 akan digelar pelatihan pelatih Lisen tertinggi (A) AFC PSSI, yang juga rekomendasi tersebut pertama dipercayakan oleh PSSI Pusat menggelar kurseus Lisen A PSSI ditingkat Asprov, yang sebelumnya terpusat digelar oleh PSSI Pusat dan Federasi PSSI Luar Negeri.

Sementara Sekum Pssi Aceh, Nazaruddin mengatakàn. ‘PSSI Aceh telah melaksanakan kompetisi sebagaimana rekomendasi (program) PSSI Pusat tahun 2024/25, diantaranya kompetisi kelompok umur U-17, 15 dan U-13, Liga4 dan sekarang sedang berlangsung babak penyisihan Liga4 zona Aceh tahun 2025/26 yang terpusat dalam 4 Grup.

Serta dalam Kongres ini juga mamaparkan perjalanan anggaran kegiatan tahun 24/25 dan paparan program untuk tahun 2025/26 juga menerima pendaftaran dan akan mensahkan 6 anggota baru (Klub).

Ujar Sekum dalam Kongres yang dihadiri perwakilan PSSI Pusat, Waktum Dek Pan Irfansyah (Langsa) Anggota Exco, Yan Fud Saifuddin Muhammad (Bireuen) Muzakir (Pidie) Hasbi (Aceh Timur), Dedy Iskandar (Meulaboh) dan Mustafa.

Berbaur dan berinteraksi secara panjang lebar dengan “Voters” (peserta kongres) baik perwakilan Askab/Askot, Club dan Asosiasi Futsal Aceh (AFA). (non)

Popular Posts

My Favorites

Sinergi Lintas Instansi: Dandim 0112/Sabang Hadir dalam Aksi KIE P4GN di...

0
MEDIANAD.COM, SABANG — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sabang bersama Forkopimda melaksanakan kegiatan penyebaran Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) P4GN melalui pembagian stiker di...