Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 6
Berita Utama

Babinsa Koramil 01/Sukajaya Dorong Pengembangan Budidaya Buah Naga di Gampong Jaboi

0

MEDIANAD.COM, SABANG  – Sebagai wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Babinsa 05 Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serda M. Imron, melaksanakan pendampingan kepada petani buah naga di Jurong Lamkuta, Gampong Jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Kamis (18/06/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serda M. Imron turun langsung ke lahan pertanian untuk melihat perkembangan tanaman buah naga sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar terus bersemangat mengembangkan usaha pertaniannya.

Menurutnya, budidaya buah naga memiliki prospek yang sangat menjanjikan karena merupakan komoditas yang dapat berbuah sepanjang tahun dengan perawatan yang baik dan berkelanjutan. Selain itu, permintaan pasar yang cukup tinggi serta harga jual yang relatif stabil menjadikan buah naga sebagai salah satu sumber pendapatan yang potensial bagi masyarakat.

“Buah naga memiliki nilai ekonomi yang cukup baik dengan harga jual berkisar antara Rp30.000 hingga Rp40.000 per kilogram. Oleh karena itu, kami mendorong para petani untuk terus meningkatkan kualitas perawatan tanaman dan memperluas areal tanam guna meningkatkan hasil produksi,” ujar Serda M. Imron.

Ia juga menegaskan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membantu masyarakat, khususnya sektor pertanian, agar mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga.

Para petani menyambut baik kehadiran Babinsa yang selama ini aktif memberikan motivasi dan pendampingan di lapangan. Mereka berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut sehingga budidaya buah naga di Gampong Jaboi semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu komoditas unggulan di Kota Sabang.

Melalui kegiatan pendampingan ini, Babinsa tidak hanya mempererat hubungan dengan masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.(man)

Semangat Gotong Royong, Babinsa Batee Shoek Ikut Bangun Fasilitas Gampong

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan pembangunan Kantor Tuha Peut Gampong Batee Shoek, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang. Babinsa 02 Gampong Batee Shoek Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Budi Syahputra, turun langsung membantu warga mengaduk semen untuk pembangunan kantor tersebut, Kamis (18/06/2026).

Di tengah aktivitas pembangunan yang berlangsung di Jurong Ateuh, Sertu Budi Syahputra tampak berbaur dengan warga tanpa canggung. Dengan penuh semangat, ia ikut mengaduk semen dan membantu pekerjaan yang sedang dilakukan masyarakat demi mempercepat proses pembangunan kantor Tuha Peut yang berlokasi di samping kantor keuchik Gampong Batee Shoek.

Menurut Sertu Budi Syahputra, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjalankan tugas pembinaan wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dan membantu setiap kegiatan positif yang dilakukan warga.

“Gotong royong merupakan warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga. Dengan bekerja bersama seperti ini, selain pekerjaan menjadi lebih ringan, hubungan silaturahmi dan kebersamaan antara masyarakat dan aparat juga semakin kuat,” ujarnya.

Warga setempat menyambut baik keterlibatan Babinsa dalam pembangunan fasilitas gampong tersebut. Kehadiran Babinsa dinilai memberikan motivasi tersendiri bagi masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan dalam membangun lingkungan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bukan hanya slogan semata, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Melalui semangat gotong royong, pembangunan fasilitas masyarakat dapat berjalan lebih cepat sekaligus mempererat hubungan harmonis antara TNI dan warga binaan.(man)

Ngopi Sambil Serap Aspirasi, Babinsa Kuta Barat Perkuat Kedekatan dengan Warga

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Suasana santai di sebuah warung kopi menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Hal inilah yang dilakukan Babinsa 07 Gampong Kuta Barat Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Darwis, saat melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga binaan di Warung Acirasa, Jurong Perdagangan, Gampong Kuta Barat, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Kamis (18/06/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Darwis berdialog langsung dengan warga, termasuk Bapak Latep, guna mendengarkan berbagai aspirasi, masukan, serta perkembangan situasi yang terjadi di lingkungan masyarakat. Suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan membuat komunikasi berlangsung hangat dan terbuka.

Menurut Sertu Darwis, komunikasi sosial merupakan salah satu sarana penting bagi Babinsa untuk mengetahui kondisi wilayah binaan sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat.

“Melalui Komsos seperti ini, kami dapat mengetahui secara langsung berbagai perkembangan situasi di wilayah. Selain itu, hubungan yang baik antara Babinsa dan warga akan semakin memperkuat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia menekankan pentingnya saling bertukar informasi demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.

Warga menyambut baik kehadiran Babinsa yang rutin turun ke lapangan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Menurut mereka, komunikasi yang terjalin selama ini membuat berbagai persoalan di lingkungan dapat lebih cepat diketahui dan dicarikan solusi bersama.

Melalui kegiatan Komsos yang dilaksanakan secara humanis dan penuh keakraban, Babinsa terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menjaga stabilitas wilayah melalui komunikasi yang aktif dan berkelanjutan.

“Secangkir kopi menjadi penghubung silaturahmi, sementara komunikasi menjadi kunci menjaga keamanan dan kebersamaan di tengah masyarakat.”(man(

 

 

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

0

MEDIANAD.COM, JAKARTA – Tim Pemerintah Aceh memenuhi undangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membahas revisi Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) di Hotel Arya Duta, Jakarta, Rabu (17/06/2026).

Dipandu Direktur PDOD (Penata Daerah, Otonomi Khusus, dan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dr Sumule Tumbo, dan Asisten I (Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat) Sekretariat Daerah (Setda) Aceh, Drs. Syakir, M.Si, diskusi mengerucut pada pembahasan inti revisi UUPA yaitu kewenangan dan fiskal.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi, menjelaskan bahwa terdapat tujuh inti pembahasan revisi UUPA. “Salah satunya mengenai alokasi Dana Otsus Aceh dan tata kelola Dana Otsus Aceh. Pemerintah Aceh tetap menyampaikan bahwa alokasi Dana Otsus Aceh adalah sebesar 2,5 persen,” kata Nurlis.

Selain itu, Nurlis menambahkan, pembahasan terkait dengan pengelolaan madrasah, pengaturan qanun dan NSPK (norma, standar, prosedur, dan kriteria), pengeloaan Pelabuhan dan bandar udara, pengelolaan gampong, kewenangan migas dan minerba, dan kewenangan pemberian izin investasi dan usaha di berbagai bidang.

Di tempat yang sama, Tenaga Ahli Tim Revisi UUPA Teuku Kamaruzzaman (Ampon Man), menjelaskan secara umum terdapat pandangan yang sama antara Tim Pemerintah Aceh dan Tim Kemendagri. “Di samping itu, ada juga pandangan-pandangan dari Tim Kemendagri yang kita tidak sepaham dengan mereka, karena bagi kita kewenangan yang diberikan tidak boleh seperti lepas kepala tetap pegang ekor,” katanya.

Ampon Man menjelaskan, Aceh membutuhkan revisi UUPA agar seluruh norma-norma di dalam UUPA dapat dilaksanakan atau implimentasikan. “Artinya bukan mengubah substansinya. Apalagi UUPA itu lahir juga melibatkan internasional. Ini maha karya yang sebetulnya jika dapat dijalankan sangat berdampak pada kemajuan Aceh,” katanya.

Pada diskusi tersebut, Kemendagri melibatkan kementerian dan lembaga yang terkait dengan revisi UUPA. Di antaranya dari Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian PPN/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementeriuan Investasi dan Hilirisasi, Kementerian Agama, Kementerian Hukum, Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM, Kementerian Kehutanan, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Sedangkan dari Pemerintah Aceh, hadir Kepala Bappeda Aceh, Dr. Ir. Zulkifli, M.Si, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh, Drs. Muhammad Diwarsyah, M.Si, Plt. Kepala Biro Hukum, Dr. Dekstro Alfa, SH, M.H, Kepala Dinas ESDM, Asnawi, ST. M.S,M, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Safrizal, S.STP, M.Ec.Dev Kepala Dinas Perhubungan, T. Faisal, ST, M.T, Plt. Kepala Dinas Dayah Aceh, Muhsin, S,Pd.I, M.Pd.I, Kepala Badan Pengelolaan Migas Aceh, Nasri Djalal.

Selain itu, Pemerintah Aceh juga membawa tenaga ahli, yaitu Prof. Dr. Husni Jalil, Prof. Dr. Nazaruddin, Dr Zainal Abidin, dan Dr Usman Lamreung.(*)

Polres Sabang Gelar Program Kampung Bebas dari Narkoba di Gampong Cot Ba’u

0

MEDIANAX.COM, SABANG – Rangka peringati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Sabang melalui Satresnarkoba menggelar kegiatan Kampung Bebas dari Narkoba di Kantor Keuchik Gp.Cot Ba’u, Kec.Sukajaya Kota Sabang, Kamis (18/06/2026)

Yang dihadiri oleh KBO Satresnarkoba Polres Sabang IPDA Suharyadi bersama personel Satresnarkoba, Keuchik Gp.Cot Ba’u Safwan, S.I.P, Sekdes Akmalun Nazri, Tuha Peut Syafrianto, Kasi Pemerintahan Mukhsanna, Ketua IBM Hendra Noviar beserta anggota IBM, Junaidi, T.M. Ali Wardana, serta masyarakat Gp.Cot Ba’u.

Dalam kegiatan ini, Satresnarkoba Polres Sabang memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah dan memberantas peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, mengatakan bahwa program Kampung Bebas dari Narkoba merupakan salah satu langkah preventif Polri dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba.

“Narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda dan masa depan bangsa. Melalui program Kampung Bebas dari Narkoba, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian dan memperkuat pengawasan di lingkungan masing-masing guna cegah penyalahgunaan serta peredaran narkoba,” ujar Kapolres Sabang.

Sinergi antara Polri, pemerintah gampong, tokoh masyarakat, dan seluruh warga menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba, tambah Kapolres.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan mendukung upaya Polres Sabang dalam menciptakan kampung yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkotika.(man)

Wali Kota Sabang Hadiri Pertemuan Bersama Komisi II DPR RI, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH,- Penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dalam semangat tersebut, Wali Kota Sabang, H. Zulkifli H. Adam, menghadiri Pertemuan Pemerintah Aceh bersama Komisi II DPR RI yang berlangsung di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, Banda Aceh, Rabu (17/6).

Pertemuan tersebut menjadi forum koordinasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten/kota se-Aceh dalam membahas berbagai isu strategis terkait penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Aceh itu turut dihadiri jajaran anggota Komisi II DPR RI, Ketua DPRA, para bupati dan wali kota se-Aceh, kepala instansi vertikal, serta sejumlah pejabat yang membidangi urusan pemerintahan, pembangunan, keuangan daerah, dan pertanahan.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi perhatian bersama, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan, optimalisasi pelayanan publik, peningkatan kapasitas aparatur sipil negara, pengelolaan keuangan daerah, persoalan pertanahan, hingga percepatan pelaksanaan program strategis nasional dan daerah.

Wali Kota Sabang, H. Zulkifli H. Adam, menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi ruang yang penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarpemerintah dalam menjawab tantangan pembangunan daerah, termasuk bagi wilayah kepulauan seperti Kota Sabang.

“Kota Sabang memiliki posisi yang sangat strategis sebagai gerbang paling barat Indonesia. Oleh karena itu, dukungan kebijakan yang terintegrasi dan sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan kepada pemerintah pusat, khususnya yang berkaitan dengan penguatan kapasitas pemerintahan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, reformasi birokrasi, serta dukungan regulasi yang dapat mempercepat pembangunan dan investasi.

Sebagai daerah yang berada di kawasan terluar Indonesia, Kota Sabang terus memperkuat perannya sebagai kawasan strategis di wilayah barat Indonesia melalui pembangunan yang terarah dan kolaboratif. Untuk itu, Pemerintah Kota Sabang terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun Pemerintah Aceh guna memastikan program pembangunan dapat berjalan secara efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun keselarasan kebijakan antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang lebih merata, memperkuat pelayanan publik, serta mendorong percepatan pembangunan daerah secara berkelanjutan.(man).

Kembali dari Tanah Suci, Jamaah Haji Sabang Disambut Penuh Syukur

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Sebanyak 68 jamaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 2 tiba kembali di Kota Sabang setelah menunaikan ibadah haji Tahun 1447 Hijriah/2026 M dan disambut melalui prosesi peusijuek di Masjid Agung Babussalam.

Kepulangan jamaah haji menjadi momen penuh syukur dan kebahagiaan bagi keluarga serta masyarakat yang kembali menyambut para tamu Allah usai menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Sabang, Andri Nourman, turut menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jamaah dalam keadaan sehat dan selamat.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Sabang, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji asal Kota Sabang. Alhamdulillah, Bapak dan Ibu telah kembali dengan selamat dan menunaikan rukun Islam kelima dengan baik,” ujar Andri, Rabu (17/6).

Berdasarkan data penyelenggaraan haji, total jamaah haji Kota Sabang yang diberangkatkan tahun ini berjumlah 74 orang. Para jamaah terbagi dalam empat kelompok terbang, yakni Kloter 2 sebanyak 68 orang, Kloter 4 sebanyak satu orang, Kloter 5 sebanyak dua orang, dan Kloter 11 sebanyak tiga orang.

Andri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari Kementerian Haji dan Umrah, Dinas Syariat Islam Kota Sabang, petugas haji, tenaga kesehatan, hingga tim pendamping yang mendampingi jamaah sejak keberangkatan hingga kembali ke daerah.

Ia berharap seluruh jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah serta membawa nilai-nilai ibadah ke dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keberkahan dari perjalanan spiritual tersebut diharapkan tidak hanya dirasakan oleh pribadi dan keluarga, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat dan Kota Sabang secara luas.

Selain itu, Sekretaris Daerah Kota Sabang juga mengingatkan jamaah agar memanfaatkan masa awal kepulangan untuk beristirahat dan memulihkan kondisi fisik setelah menjalani perjalanan panjang dan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

“Semoga Allah SWT senantiasa meridhai, melindungi, dan memberkahi setiap langkah kita semua,” tutupnya.(*)

Pemerintah Aceh Dorong Penguatan Otsus dalam Revisi UUPA untuk Percepat Penurunan Kemiskinan

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Acehinspirasi.coml Pemerintah Aceh menegaskan pentingnya penguatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dalam revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) guna mempercepat pembangunan dan penurunan angka kemiskinan di Aceh.

Hal tersebut disampaikan Sekda Aceh Muhammad Nasir dalam pertemuan antara Pemerintah Aceh dan Komisi II DPR RI yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Rabu (17/6/2026).

Pertemuan yang dipimpin Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung itu dihadiri tujuh anggota Komisi II, Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir, para bupati dan wali kota se-Aceh, serta jajaran Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN Provinsi Aceh dan kabupaten/kota.

Pertemuan tersebut membahas rencana revisi UUPA yang akan masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun ini, khususnya terkait pengaturan sektor pertanahan.

Dalam forum itu, Komisi II DPR RI juga meminta pandangan Pemerintah Aceh terkait sejumlah isu strategis dalam revisi UUPA, termasuk masa depan Dana Otsus Aceh.

Sekda Aceh Muhammad Nasir menjelaskan bahwa Dana Otsus telah memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan Aceh pascakonflik dan pascatsunami. Menurutnya, penilaian terhadap efektivitas Dana Otsus harus dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kondisi awal Aceh yang berbeda dibandingkan daerah lain.

“Dalam kurun waktu 18 tahun, angka kemiskinan Aceh turun sekitar 16 persen. Capaian ini tidak ditemukan di provinsi lain. Aceh memulai pembangunan dari kondisi yang sangat berat akibat konflik berkepanjangan dan bencana tsunami,” ujar Nasir.

Ia menambahkan, Pemerintah Aceh telah menargetkan penurunan angka kemiskinan hingga mencapai 6 persen pada tahun 2030 sesuai arah pembangunan nasional. Karena itu, dukungan regulasi melalui revisi UUPA dinilai sangat penting.

Menurut Nasir, apabila revisi UUPA dapat disahkan tahun ini dan mulai berlaku pada 2027 dengan alokasi Dana Otsus sebesar 2,5 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) nasional, maka Pemerintah Aceh akan memiliki ruang fiskal yang lebih kuat untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain membahas Dana Otsus, sejumlah bupati dan wali kota juga menyampaikan berbagai persoalan pertanahan yang dihadapi di daerah masing-masing sebagai bahan masukan dalam penyempurnaan revisi UUPA. Pemerintah Aceh berharap seluruh aspirasi daerah tersebut dapat menjadi perhatian dalam proses pembahasan regulasi demi mendukung pembangunan Aceh yang lebih berkelanjutan.(*/lem)

Kodim 0112/Sabang Gelar Upacara Rutin 17-an, Perkuat Jiwa Nasionalisme Prajurit

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kodim 0112/Sabang melaksanakan Upacara Bendera Merah Putih bulanan yang rutin digelar setiap tanggal 17 di Lapangan Voli Makodim 0112/Sabang, Jalan Bay Pass, Gampong Cot Ba’U, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Rabu (17/06/2026).

Upacara tersebut dipimpin oleh Dandim 0112/Sabang Letkol Kav Edi Purwanto, S.I.P. selaku Inspektur Upacara, dan bertindak sebagai Komandan Upacara, Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Kodim 0112/Sabang Kapten Inf Dikdik Setiawan. Kegiatan diikuti oleh seluruh prajurit Kodim 0112/Sabang.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim membacakan amanat Pangdam Iskandar Muda yang menegaskan bahwa upacara bendera bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana untuk menumbuhkan semangat kebangsaan, disiplin, serta kecintaan terhadap tanah air dan bangsa.

Pangdam IM menyampaikan bahwa perkembangan situasi global, regional, maupun nasional yang semakin dinamis menuntut setiap prajurit dan ASN TNI AD untuk terus meningkatkan kemampuan, profesionalisme, serta kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang.

Selain itu, seluruh personel diharapkan senantiasa menjaga integritas, loyalitas, dan dedikasi dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Kesempatan pendidikan, latihan, maupun pembinaan satuan harus dimanfaatkan secara optimal guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Lebih lanjut, Pangdam IM mengingatkan pentingnya menjadikan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas. Prajurit dan ASN juga dituntut untuk menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi, serta selalu berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

Dalam amanatnya, Pangdam IM juga menekankan agar seluruh prajurit terus hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga, serta memberikan kontribusi positif demi meningkatkan kesejahteraan rakyat. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Upacara berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat, mencerminkan komitmen seluruh personel Kodim 0112/Sabang dalam menjaga profesionalisme serta pengabdian kepada bangsa dan negara.(man)

Dukung Swasembada Pangan, Babinsa Krueng Raya Jalin Komunikasi dan Beri Motivasi Peternak

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Guna mendukung keberhasilan program swasembada pangan pemerintah, Sertu Hendra selaku Babinsa 04 Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang melaksanakan pendampingan kepada peternak sapi di wilayah binaannya. Kegiatan berlangsung di Jurong Batu Singa Berfakta, Gampong Krueng Raya, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa mendatangi langsung lokasi peternakan milik Bapak Yusuf untuk melihat kondisi ternak sekaligus menjalin hubungan yang semakin akrab. Kehadirannya bertujuan untuk memantau perkembangan usaha peternakan yang menjadi salah satu penopang ketersediaan pangan hewani bagi masyarakat.

Selain bersilaturahmi, Sertu Hendra juga memberikan semangat dan motivasi kepada pemilik ternak agar terus mengembangkan usahanya dengan baik. Ia menyampaikan bahwa peternakan memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan konsumsi daging dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga petani.

Melalui komunikasi yang terjalin, Babinsa juga mengumpulkan informasi langsung mengenai kondisi kesehatan ternak, pola pemeliharaan, serta kendala yang mungkin dihadapi peternak di lapangan. Data ini nantinya menjadi bahan evaluasi untuk mendukung kelancaran program ketahanan pangan di tingkat gampong.

Sertu Hendra menegaskan bahwa pendampingan seperti ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. “Kami hadir untuk mendengar dan membantu sebisa mungkin, agar usaha warga berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan harmonis antara aparat dan masyarakat. Dengan dukungan serta perhatian yang terus diberikan, diharapkan usaha peternakan di Gampong Krueng Raya dapat berkembang lebih pesat dan turut menyukseskan target swasembada pangan di wilayah Kota Sabang.(man)

Popular Posts

My Favorites

Media Berperan Publis Kinerja Manajemen Bank, “Disampaikan Dirut BAS dalam Coffee...

0
MEDIANAD.COM, BANDA ACEH : Direktur Utama Bank Aceh Syariah (BAS), Fadhil Ilyas dalam _Coffee Morning_ dengan insan Pers liputan Banda Aceh, Senin (02/02) 2026...