Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 5
Berita Utama

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Bangun Interaksi Positif dengan Siswa SDN 17, Tanamkan Disiplin dan Pola Hidup Sehat

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada pendampingan wilayah, tetapi juga menyentuh dunia pendidikan. Seperti yang dilakukan Babinsa 04 Gampong Krueng Raya Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Hendra, yang menjalin interaksi langsung dengan para siswa SDN 17 di Jurong Mustika Kolam Bermata, Gampong Krueng Raya, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Hendra tampak akrab berbaur dengan para pelajar, memberikan arahan serta motivasi yang bermanfaat bagi perkembangan mereka. Interaksi ini menjadi momen penting dalam membangun kedekatan antara aparat kewilayahan dengan generasi muda.

Ia menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, disiplin dalam mengikuti kegiatan sekolah, serta membiasakan diri untuk hidup bersih dan tertib di lingkungan sekolah. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan cara yang santai dan mudah dipahami oleh para siswa.

Selain itu, Sertu Hendra juga memberikan semangat kepada para pelajar agar rajin belajar dan memiliki cita-cita yang tinggi. Menurutnya, pendidikan merupakan kunci utama dalam meraih masa depan yang lebih baik.

Kegiatan ini membuat para siswa terlihat senang, antusias dan penuh semangat mengikuti arahan yang diberikan. Interaksi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membentuk karakter dan kedisiplinan sejak usia dini.

Melalui kegiatan seperti ini, peran Babinsa semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat, disiplin, dan berprestasi.(man)

Babinsa Aktif Data Wilayah Binaan, Perkuat Informasi Teritorial di Gampong Keuneukai

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Upaya pemantauan dan pembinaan wilayah terus dilakukan oleh jajaran TNI AD melalui peran aktif Babinsa di lapangan. Seperti yang dilakukan Babinsa 07 Gampong Keuneukai Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serma Mahsun, yang melaksanakan kegiatan pengumpulan data wilayah di Gampong Keuneukai, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang.

Kegiatan ini dilakukan bersama aparatur gampong sebagai bentuk sinergi dalam memastikan data wilayah tetap akurat dan terkini. Pendataan tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kondisi geografis, demografis, hingga perkembangan sosial dan sektor pertanian masyarakat setempat.

Menurut Serma Mahsun, pembaruan data wilayah menjadi bagian penting dalam tugas pembinaan teritorial. Dengan data yang valid dan terbarui, setiap perkembangan di wilayah binaan dapat terpantau dengan baik, sehingga memudahkan dalam pengambilan langkah dan pelaporan kepada komando atas.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Babinsa dan aparatur gampong, sekaligus meningkatkan koordinasi dalam menghadapi berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat.

Melalui langkah ini, diharapkan kondisi wilayah Gampong Keuneukai dapat terus terpantau secara optimal, sehingga setiap potensi maupun permasalahan dapat diantisipasi sejak dini.(man)

Mutiara Kasab dan Semangat Istri Prajurit Mengangkat Budaya Aceh di Persit Bisa 2026

0

MEDIANAD.COM, SABANG Menjelang pelaksanaan Event Persit Bisa 2026 yang akan diselenggarakan di Expo Balai Kartini, Jakarta pada tanggal 7–9 Mei 2026, berbagai persiapan terus dilakukan oleh UMKM Mutiara Kasab binaan Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 012 PD Iskandar Muda.

UMKM yang dirintis oleh Ny. Ema Mutiara Deka ini menjadi salah satu usaha kreatif yang membawa kekayaan budaya Aceh melalui kerajinan sulaman kasab khas Aceh Barat.

Keikutsertaannya dalam ajang Persit Bisa menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan warisan budaya daerah sekaligus menunjukkan kreativitas dan kemandirian anggota Persit dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

Ny. Ema Mutiara Deka merupakan istri dari Koptu Didik Sulistyo Budi (NRP 31050191151086), yang saat ini bertugas sebagai Ta Provost Dim 0105/Aceh Barat. Sebagai anggota Persit, ia menjalankan peran mendampingi pengabdian suami sekaligus terus berkarya melalui usaha sulaman kasab yang telah ia tekuni selama bertahun-tahun.

Dalam menghadapi ajang Persit Bisa 2026, Mutiara Kasab melakukan berbagai persiapan, mulai dari penyempurnaan desain produk, peningkatan kualitas jahitan dan sulaman, hingga penataan display pameran agar tampil lebih menarik dan modern tanpa meninggalkan nilai tradisional Aceh.

Untuk kebutuhan pameran, Mutiara Kasab menyiapkan sebanyak 212 pcs produk kerajinan kasab dari berbagai varian unggulan yang akan dibawa ke Event Persit Bisa 2026, terdiri dari tas kasab, dompet, hiasan dinding, songket, sarung kursi dan taplak meja, kotak tisu, jilbab kasab, payung kasab, vest kasab, pouch, sarung tumbler, hingga sajadah khas Aceh. Seluruh produk dibuat secara handmade dengan mempertahankan teknik sulam tradisional kasab yang menjadi ciri khas budaya Aceh.

Dalam proses produksinya, setiap motif kasab dikerjakan secara detail mulai dari menggambar pola di atas kain beludru, memasang kain pada meja kayu khusus, hingga proses penyulaman menggunakan benang emas. Untuk satu produk, waktu pengerjaan dapat mencapai satu minggu hingga satu bulan tergantung tingkat kerumitan motif.

Motif-motif khas seperti Pucok Rebung, Pinto Aceh, dan Sulubayung tetap dipertahankan

sebagai identitas budaya Aceh yang memiliki filosofi mendalam tentang harapan, keharmonisan,dan keindahan kehidupan masyarakat Aceh.

Selain mempersiapkan produk, Mutiara Kasab juga terus memperkuat promosi melalui media sosial dan jaringan komunitas Persit agar produk kasab Aceh semakin dikenal luas. Persiapan ini juga melibatkan ibu-ibu pengrajin di lingkungan sekitar yang selama ini turut membantu proses produksi.

Bagi Ny. Ema Mutiara Deka, mengikuti Persit Bisa bukan sekadar menghadiri pameran UMKM,tetapi juga menjadi bentuk pengabdian dalam melestarikan budaya daerah di tengah perkembangan zaman. Ia berharap karya kasab Aceh dapat terus diminati generasi muda dan memiliki nilai ekonomi yang mampu membantu kesejahteraan masyarakat.

Melalui Mutiara Kasab, ia membuktikan bahwa perempuan Persit mampu menjalankan banyak peran sekaligus — mendampingi suami, melestarikan budaya, memberdayakan lingkungan, dan menggerakkan ekonomi kreatif.Mutiara Kasab dan Semangat Istri Prajurit Mengangkat Budaya Aceh di Persit Bisa 20266

Dari Desa Kuala Bubon, Aceh Barat, benang-benang kasab yang disulam dengan penuh ketekunan kini siap dibawa ke panggung nasional melalui ajang Persit Bisa 2026, membawa semangat budaya Aceh yang tetap hidup, indah, dan membanggakan(man)

Kodim 0112/Sabang Ikut Serta Dukung Ketahanan Pangan Melalui Panen Raya Jagung Pipil di Paya Seunara

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kodim 0112/Sabang turut ambil bagian dalam kegiatan panen raya jagung pipil sebagai bagian dari program ketahanan pangan di Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang.

Kehadiran Pasi Ops Kodim 0112/Sabang, Kapten Inf Dikdik Setiawan yang mewakili Dandim menjadi wujud nyata keikutsertaan TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional bersama masyarakat. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kebersamaan dan semangat gotong royong di lahan pertanian warga.

Panen raya ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Sabang serta berbagai instansi terkait, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian dan peningkatan produksi pangan daerah.

Keikutsertaan Kodim 0112/Sabang dalam kegiatan ini tidak terlepas dari peran aktif Babinsa yang selama ini terus hadir di tengah masyarakat. Dalam kesehariannya, Babinsa secara konsisten mendampingi petani, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen.

Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya nyata TNI AD dalam membantu meningkatkan hasil pertanian sekaligus mendorong kemandirian pangan di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa juga memberikan motivasi serta solusi bagi petani dalam menghadapi berbagai kendala di lapangan.

 

Kegiatan panen raya jagung pipil berlangsung dengan tertib dan lancar serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah.

UBBG Kembali Kukuhkan Dua Guru Besar, Rektor: Ini Hadiah Terindah Milad ke-5

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Masih dalam suasana momentum Milad ke-5, UBBG kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam hal peningkatan mutu Sumber Daya Manusia. Kali ini kampus UBBG kembali mengukuhkan dua guru besar di bidang pendidikan yakni Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. (Bidang Ilmu Pendidikan Matematika) dan Prof. Dr. Sariakin, M.Pd. (Bidang Ilmu Manajemen Pendidikan). Kegiatan pengukuhan berlangsung di Plenary Hall kampus setempat, Senin (4/5/2026).

Pada pengukuhan tersebut hadir juga guru besar dari berbagai perguruan tinggi Indonesia yakni Prof. Dr. Rully Charitas Indra Prahmana, S.Si., M.Pd. (Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan), Prof. Dr. Abdul Hamid K., M.Pd. (Guru Besar Universitas Negeri Medan), dan Prof. Dr. Rahmah Johar, M.Pd. (Universitas Syiah Kuala).

Rektor UBBG Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. dan Prof. Dr. Sariakin, M. Pd. Beliau menyatakan sangat bersyukur karena pada momentum Milad ke-5, UBBG kembali mendapatkan hadiah terindah yakni bertambahnya dua guru besar.

Rektor berharap, pengukuhan guru besar ini bukan seremonial semata, tetapi ini sebagai bentuk dedikasi insan akademis dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Ini adalah bentuk pengukuhan nilai akademisi yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan yang berdampak bagi bangsa, negara, dan masyarakat.

“Semoga akan banyak lahir guru besar di UBBG sehingga akan tercapai visi UBBG sebagai perguruan tinggi yang unggul, mandiri, dan religius menjunjung tinggi nilai religius dalam ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai budaya di kawasan Asia Tenggara tahun 2035, “ujarnya. Beliau juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran guru besar dari berbagai perguruan tinggi Indonesia, Kepala LL Dikti Wilayah XIII Aceh, seluruh tamu undangan, dan panitia yang telah menyiapkan kegiatan ini dengan baik.

Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Getsempena Ir. H. Hidayatullah Daud, M.T. juga menyampaikan selamat dan sukses atas pengukuhan guru besar Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. dan Prof. Dr. Sariakin, M. Pd., Beliau sangat berterima kasih kepada kedua guru besar baru UBBG apalagi Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. diangkat menjadi Guru Besar diusia 38 tahun, merupakan salah satu guru besar termuda di Aceh.

Ini bisa memotivasi dosen lain untuk terus meningkatkan diri kejenjang jabatan fungsional tertinggi. Yayasan terus mendorong dosen untuk menjadi guu besar. Visi ke depan semua dosen UBBG harus menjadi guru besar.

Guru besar merupakan pegiat intelektual yang tidak hanya produktif dan inovatif namun juga pribadi yang mampu menjunjung tinggi nilai moral. Salah satunya adalah bersikap jujur dalam berkarya dan tidak melakukan tindakan manipulatif.

Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah XIII Aceh Dr. Ir. Rizal Munadi, M.M., M.T. dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada kampus UBBG yang telah bertambah guru besar. Semoga UBBG dan seluruh PTS di Aceh terus berkembang dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia. (kal)

 

LLDikti Wilayah XIII Aceh akan terus mendorong dosen PTS untuk meningkatkan jenjang karier dan melanjutkan studi. Alhamdulillah 50 prosen gurubesar di PTS Aceh sekarang berada di UBBG, ini sebuah prestasi yang patut kita apresiasi.

 

Prof. Dr. Sariakin, M. Pd., menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul “Membangun Komitmen Organisasi Dosen: Sinergi Budaya Organisasi, Kepemimpinan Transformasional, dan Komunikasi Vertikal dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja”.

 

Dalam orasinya, beliau menyatakan bahwa perguruan tinggi yang unggul, bukan hanya dibangun oleh gedung megah, teknologi canggih, atau regulasi yang kompleks, tetapi oleh manusia-manusia akademik yang memiliki komitmen kuat terhadap institusinya.

 

Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Metapedadidaktik dalam Pembelajaran Matematika: Membangun Kesadaran Reflektif Calon Guru pada Konsep Bilangan Rasial”.

 

Dalam orasinya, beliau menyatakan bahwa Metapedadidaktik merupakan salah satu pendekatan yang secara konseptual kuat dan secara empiris terbukti mampu memberikan solusi terhadap permasalahan mendasar dalam pembelajaran Matematika, khususnya pada konsep bilangan.

 

Kedua guru besar tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada LLDikti Wilayah XII Aceh, Yayasan Pendidikan Getsempena, Rektor dan Civitas Akademika UBBG, keluarga tercinta, dan seluruh pihak yang telah memberikan bimbingan, motivasi, dan dorongan hingga tiba pada pencapaian ini. Kal

KU di UIN STS Jambi, Guru Besar UIN Ar-Raniry Prof Syahrizal Abbas Tekankan Kontribusi Doktor Ilmu Syariah dalam Penguatan SHN

0

Ketua Program Studi Doktor (S3) Fiqh Modern Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Banda Aceh Prof Syahrizal Abbas (baju hitam) sampaikan materi dalam Kuliah Umum (KU) di Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Senin (4/5) 2026, serta dalam kunjungan tersebut ditandatangani “Memorandum of Agreement (MoA) sebagai bentuk penguatan Tridharma dua Perguruan Tinggi tersebut secara berkesinambungan. (foto/istimewa)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Ketua Prodi S3 Fiqh Modern UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Prof Dr Syahrizal Abbas, MA tekankan kontribusi Doktor Ilmu Syariah dalam Penguatan Sistem Hukum Nasional (SHN) secara menyeluruh.

Hal tersebut disampaikan Prof Syahrizal saat menjadi narasumber dan Kuliah Umum (KU) di Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Provinsi Jambi, Senin (4/5/2026), yang juga Guru Besar (GB) UIN Ar-Raniry tersebut menyampaikan kuliah umum tentang _Kontribusi Hukum Syariah terhadap Hukum Nasional_

Selain itu, kunjungan Prof. Syahrizal ke Pascasarjana STS Jambi sehari penuh dimaksud juga didampingi Sekretaris Prodi, Dr. Syarifah Rahmatillah, MH dan secara umum merupakan bagian dari kunjungan akademik dalam rangka penguatan kolaborasi kelembagaan antara kedua Perguruan Tinggi (PT).

Serta lebih jauh, kunjungan dimaksud dilaksanakan dalam rangka peningkatan kualitas akademik, perluasan wawasan civitas akademika, serta penguatan benchmarking kelembagaan antara kedua perguruan tinggi Islam negeri.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi ini menjadi forum strategis untuk memperkuat jejaring akademik dan pengembangan kelembagaan pendidikan doktoral di bidang ilmu syariah.

Disisi lain Prof Syahrizal dalam kuliah umumnya dihadapan mahasiswa program Doktor Ilmu Syariah UIN STS, serta para ketua dan sekretaris program studi, serta sivitas akademika Pascasarjana Kampus Jambi itu Menegaskan bahwa, posisi Program Doktor Ilmu Syariah, termasuk Program Studi S3 Fiqh Modern yang dikembangkan di Aceh, memiliki kedudukan yang sangat strategis dalam melahirkan gagasan-gagasan akademik bagi pemerintah, khususnya dalam mendukung implementasi kebijakan publik yang bernuansa keislaman.

Jelas Guru Besar yang pernah menjabat Kadis Syariat Islam Aceh ini, Prof Syahrizal menambahkan bahwa, “konteks Aceh sebagai daerah yang memiliki kekhususan dalam penerapan syariat Islam menjadikan pengembangan kajian fiqh modern sangat relevan, terutama dalam mendukung implementasi kebijakan pada berbagai sektor pemerintahan, mulai dari ekonomi, politik, pendidikan, hingga bidang hukum melalui keberadaan qanun dan hukum jinayat”.

Ilmu syariah bukan sekadar disiplin normatif, melainkan ilmu yang harus terus tumbuh secara dinamis untuk memberi kontribusi nyata terhadap pembentukan dan penguatan sistem hukum nasional, pintanya.

Menurut Prof. Syahrizal, kontribusi hukum Islam dalam pembentukan hukum nasional memiliki landasan konstitusional yang kuat sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang memberikan ruang bagi negara untuk memfasilitasi kehidupan beragama secara proporsional dalam kerangka kebangsaan, termasuk dalam bidang syariah.

Ia menekankan bahwa ketika prinsip-prinsip syariah telah menjadi bagian dari sistem hukum nasional, maka perguruan tinggi—khususnya program doktoral di bidang ilmu syariah—memiliki tanggung jawab besar untuk mengisinya dengan kajian akademik yang serius, kritis, dan solutif.

“Program doktoral ilmu syariah harus mampu menjadi pusat produksi gagasan yang responsif terhadap perkembangan hukum kontemporer, sekaligus mendukung penguatan kelembagaan pemerintah dalam mengimplementasikan aspek-aspek keislaman secara substantif,” tukasnya. (non/**)

Panen Jagung Kuartal II di Paya Seunara, Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, hadiri Panen Jagung Kuartal II di lahan ketahanan pangan milik BUMG Gp.Paya Seunara, di Jr. Kampoeng Dalam, Gp.Paya Seunara, Kec.Sukamakmue Kota Sabang, Selasa (05/05/2026)

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Walikota Sabang Drs. H. Suradji Junus, Sekretaris Daerah Kota Sabang, Kepala Kejaksaan Negeri Sabang, Ketua DPRK Sabang, Kepala BPKS, Kepala Bulog Kota Sabang, Kepala BPS Kota Sabang, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Kepala Dinas Sosial Kota Sabang, Camat Sukamakmue yang diwakilkan, Ketua BUMG Gp.Paya Seunara, para Pejabat Utama Polres Sabang, Ketua PWI Sabang, serta undangan lainnya.

Panen jagung ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif di tingkat gampong guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.

“Panen jagung ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi yang baik antara pemerintah, Polri, TNI dan masyarakat mampu menghasilkan produktivitas yang optimal. Kami sangat mendukung program ketahanan pangan sebagai langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar AKBP Sukoco.

Juga menambahkan, Polres Sabang akan terus berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Polres Sabang siap mendukung penuh setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi contoh bagi gampong lainnya,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan, ditandai dengan panen jagung secara simbolis oleh para pejabat yang hadir. Diharapkan hasil panen ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan serta perekonomian masyarakat di Kota Sabang..(man/*)

Hari ini Di Hadapan Pendemo, Sekda Aceh Tegaskan Pergub JKA tak Mengurangi Hak Warga Miskin untuk Berobat

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Mahasiswa yang menamakam diri Aliansi Rakyat Aceh menggelar aksi demo di Kantor Gubernur Aceh, Senin, 4 Mei 2026.

Kedatangan aktivis mahasiswa tersebut diterima langsung oleh Sekda Aceh, M. Nasir.

Aliansi Rakyat Aceh menyampaikan protes terhadap Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

‎Mahasiswa menyuarakan sejumlah tuntutan yang berfokus pada kekhawatiran terhadap implementasi kebijakan JKA terbaru, khususnya terkait akses layanan kesehatan dan potensi kendala administratif di lapangan.

‎Tak lama setelah mahasiswa dan massa aksi menyampaikan orasi, M. Nasir bersama sejumlah asisten serta pejabat eselon II dan Juru Bicara Pemerintah Aceh turun langsung menemui para demonstran.

Sekda memberikan penjelasan terkait Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh sekaligus meredam kekhawatiran yang berkembang.

‎Dalam keterangannya, M. Nasir meminta masyarakat untuk memberikan waktu kepada pemerintah dalam menjalankan kebijakan tersebut.

Menurutnya, sebuah regulasi membutuhkan proses implementasi sebelum dapat dinilai secara utuh.

‎“Kami meminta diberikan waktu kepada pemerintah untuk menjalankan Pergub ini. Kita harus jalankan terlebih dahulu, baru bisa melihat apakah diperlukan evaluasi atau penyesuaian,” ujar M. Nasir di hadapan massa aksi.

‎Dalam penjelasan lebih lanjut kepada awak media di sela aksi demonstrasi, Sekda Aceh menjelaskan bahwa Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA baru berjalan selama empat hari sejak diberlakukan.

Dalam kurun waktu tersebut, pemerintah terus melakukan pemantauan dan evaluasi, terutama di sejumlah rumah sakit.

‎“Hingga saat ini, dari hasil evaluasi awal di sebagian besar rumah sakit, tidak ditemukan kendala terkait penerimaan pasien. Artinya, layanan kesehatan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” jelasnya.

‎Sekda menegaskan bahwa selama ini masyarakat Aceh telah mendapatkan pembiayaan layanan kesehatan dari berbagai skema, termasuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) hingga jalur mandiri.

Pemerintah, kata dia, berkomitmen untuk memastikan kesinambungan layanan tersebut tanpa mengurangi hak masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu.

‎M. Nasir juga mengakui bahwa proses penyempurnaan data masih terus dilakukan, mengingat validitas data menjadi faktor penting dalam menjamin ketepatan sasaran program.

Namun demikian, ia memastikan bahwa tidak akan ada masyarakat miskin yang ditolak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

‎Aksi demonstrasi tersebut berlangsung tertib di bawah pengawalan petugas keamanan. Dialog antara pemerintah dan massa diharapkan dapat menjadi jembatan dalam membangun pemahaman bersama terkait implementasi kebijakan kesehatan di Aceh. (*)

Prodi S3 Fiqh Modern UIN Ar-Raniry Kunjungi Pascasarjana UIN STS Jambi, ‘Ini Tujuannya’

0

Foto kunjungan Pengelola Program Studi Doktor (S3) Fiqh Modern Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Banda Aceh ke Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Senin (4/5) 2026 juga dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi, Prof. Dr. Syahrizal Abbas, MA, bersama Sekretaris Program Studi, Dr. Syarifah Rahmatillah, MH. (foto/istimewa)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Pengelola Program Studi Doktor (S3) Fiqh Modern Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Banda Aceh melakukan kunjungan Akademik ke Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi pada hari Senin, 04 Mai 2026 serta kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi, Prof. Dr. Syahrizal Abbas, MA, bersama Sekretaris Program Studi, Dr. Syarifah Rahmatillah, MH.

Kegiatan dan tujuan dilaksanakan kunjungan dimaksud, “yakni dalam rangka meningkatkan kualitas akademik, memperluas wawasan civitas akademika, sekaligus memperkuat benchmarking antarperguruan tinggi Islam Negeri”.

Dalam kunjungan tersebut juga dilaksanakan dua agenda utama, yakni Kuliah Umum, yang berlangsung pada pukul 10.00 WIB serta Konsorsium Program Studi Doktoral Bidang Ilmu Syariah/Ilmu Hukum Islam yang dilaksanakan pukul 13.00 WIB setelah salat Zuhur waktu setempat.

Dalam siaran Pers yang diterima awak media Senin sore, ketua program studi S3 Fiqh Modern UIN Ar- Raniry, Prof Syahrizal Abbas menjelaskan. Kunjungan akademik tersebut menjadi momentum strategis dalam mempererat sinergi antara kedua institusi. Saat ini, Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi memiliki sembilan program studi jenjang magister dan dua program doktor.

“Salah satunya Program Studi Doktor Ilmu Syariah dibawah komando Dr. Hermanto Harun, Lc.,M.H.I sebagai Ketua Program Studi yang terus berkembang sebagai pusat kajian keilmuan hukum Islam di wilayah Sumatera’.

Yang juga dikesempatan itu, Program Studi S3 Fiqh Modern Pascasarjana UIN Ar-Raniry dan Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, lakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) sebagai bentuk komitmen bersama dalam penguatan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, yang meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, pintanya.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin, Jambi, Prof. Dr. Risnita, M.Pd. juga menyampaikan apresiasi dan sambutan hangat atas kunjungan akademik tersebut.

Sembari menegaskan bahwa, penandatanganan MoA ini bukan sekadar seremoni kelembagaan, melainkan langkah strategis dalam membangun ekosistem akademik kolaboratif yang berorientasi pada penguatan mutu pendidikan tinggi Islam. Ini juga merupakan langkah penting untuk pengembangan kelembagaan dan peningkatan kualitas akademik kedua pascasarjana melalui kerja sama yang berkelanjutan.

Mudah-mudahan, kerja sama ini terwujudkan secara konkret melalui program-program yang mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, baik pada aspek pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Prof. Risnita juga menyampaikan bahwa kehadiran Prof. Dr. Syahrizal Abbas, MA sebagai narasumber kuliah umum menjadi nilai tambah tersendiri bagi sivitas akademika Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Kuliah umum tersebut diharapkan mampu memperkaya perspektif keilmuan mahasiswa doktoral, khususnya dalam pengembangan kajian fiqh modern dan hukum Islam kontemporer.

Tentu hal senada diharapkan oleh Pascasarjana UIN Ar-Raniry, dimana kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi lahirnya berbagai program kolaboratif di masa mendatang, termasuk pertukaran akademik, penelitian bersama, publikasi ilmiah, hingga penguatan jejaring konsorsium doktoral bidang ilmu syariah di tingkat nasional, tukas Sekretaris Prodi Doktor Fiqh Modern UIN Ar-Raniry, Dr Syarifah Rahmatillah dikesempatan yang sama. (*/non)

Babinsa Turun Tangan, Panen Cabai Rawit di Gampong Paya Kian Semangat

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat kembali membawa dampak positif. Kali ini, Babinsa 08 Gampong Paya Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Sertu Junaidi, turun langsung mendampingi warga dalam kegiatan panen cabai rawit di Jurong Chik Alu Kala, Gampong Paya, Kecamatan Sukamakmue.

Dalam suasana kebersamaan, Babinsa ikut membantu anggota Kelompok Tani (Poktan) Maju Beusaree memanen cabai rawit yang tengah memasuki masa panen. Kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan tenaga tambahan, tetapi juga membangun semangat para petani agar terus produktif dalam mengelola lahan pertanian.

Sertu Junaidi menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga memberikan motivasi kepada para petani agar tetap konsisten mengembangkan tanaman cabai rawit, mengingat tingginya permintaan pasar saat ini yang berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga. Kegiatan ini disambut baik oleh warga, yang merasa terbantu baik secara tenaga maupun moril.

Sinergi antara Babinsa dan masyarakat diharapkan terus terjalin, sehingga sektor pertanian di wilayah tersebut semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu penopang ekonomi warga.(man)

Popular Posts

My Favorites

Khanduri Laot Gampong Iboih, Wujud Syukur Dan Doa Keselamatan Nelayan

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Masyarakat pesisir Gp.Iboih, Kec.Sukamakmue Kota Sabang kembali menggelar tradisi adat Khanduri Laot yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, di Gp. Iboih...