Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 71
Berita Utama

Pemko Sabang Sambut Sekolah Lapang Iklim 2026, Perkuat Adaptasi Perubahan Iklim

0

MEDIANAD.COM, SABANG, – Pemerintah Kota Sabang menyambut pelaksanaan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik Kota Sabang Tahun 2026 yang digelar oleh BMKG Aceh. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta mendukung ketahanan pangan di wilayah kepulauan.

Kegiatan yang mengusung tema “Meuseuraya Iklim Nanggroe Berseri: Sinergi Lintas Sektoral Wujudkan Kedaulatan Air, Ketahanan Pangan dan Kemandirian Energi” ini berlangsung di Aula Pulau Weh, Kantor Wali Kota Sabang dan dihadiri Anggota Komisi V DPR RI H. Irmawan, Anggota DPRA Munawar, unsur BMKG, pemerintah daerah, serta seluruh peserta SLI.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus menegaskan bahwa perubahan iklim menjadi tantangan nyata yang perlu direspons melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, sebagai wilayah kepulauan, Sabang memiliki ketergantungan tinggi terhadap kondisi cuaca dan iklim, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan distribusi kebutuhan pokok.

“Ketahanan pangan tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus dibangun bersama. Karena itu, kemampuan membaca, memahami, dan menyiasati informasi iklim menjadi kunci dalam memperkuat pertanian dan ketahanan pangan daerah,” kata Wakil Wali Kota Sabang, Selasa (23/6).

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI H. Irmawan yang hadir sekaligus membuka kegiatan menyampaikan, bahwa SLI merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat dalam memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi perubahan iklim. Ia menegaskan, keberhasilan program tidak hanya dilihat dari jumlah kegiatan, tetapi juga dari kualitas pemahaman dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Sekolah lapang iklim ini nantinya akan mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat, bagaimana kemampuan kita untuk beradaptasi dan membaca tanda-tanda perubahan iklim. Kita berharap ilmu yang diberikan kepada peserta tidak berhenti di sini, tetapi bisa disebarkan kembali kepada masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin siap menghadapi perubahan iklim dan menjadikannya dasar pengambilan keputusan, sekaligus memanfaatkan Sekolah Lapang Iklim sebagai ruang belajar, berdiskusi, dan bertukar pengalaman dalam menghadapi persoalan nyata di lapangan, terutama terkait sektor pertanian di Kota Sabang.(man)

Akademisi dari Brunei, Korsel dan Tanah Air Sampaikan Materi di Konferensi Internasional Perdana Senat Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Senat Mahasiswa Pascasarjana bersama Program Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Banda Aceh gelar kegiatan APSICIS (Ar-Raniry Postgraduate Student International Conference in Islamic Studies) 2026, Selasa (23/6) di Ruang Sidang Direktur Pascasarjana Kampus setempat.

Konferensi internasional dimaksud. Yang juga “salah satu upaya strategis dalam memperkuat budaya akademik, memperluas jejaring keilmuan global, serta mendorong kontribusi mahasiswa dan akademisi dalam pengembangan studi Islam yang relevan dengan tantangan zaman”.

Bertemakan, Harmony of Knowledge and Values: Decolonialized Perspectives on Religion, Education, and Society Serta APSICIS perspektif multidisipliner yang menekankan harmonisasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kemanusiaan dalam konteks agama, pendidikan dan kehidupan sosial.

Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai kalangan, “mulai dari mahasiswa Pascasarjana, S-1, Diploma UIN Ar-Raniry, Dosen, Peneliti, Akademisi hingga perwakilan Perguruan Tnggi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah institusi pendidikan tinggi dari luar negeri. Keberagaman peserta tersebut menunjukkan tingginya antusiasme terhadap pengembangan kajian Islam yang inklusif, kolaboratif,dan berorientasi global”.

Sementara itu, empat narasumber baik nasional dan internasional yang memiliki reputasi akademik di bidangnya turut menyampaikan materi.

Masing-masing narasumber, yakni Amaliyah Fitri, yang juga Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Seoul, Korea Selatan (Korsel) Arif Zamhari, Profesor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,bElsayed  M. A. Amin, Profesor Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Brunei Darussalam dan Nurussakinah Daulay, Profesor dari UIN Sumatera Utara.

Dalam serimoni pembukaan, Ketua Panitia APSICIS 2026, Dr Sehat Ihsan Shadiqin, M.Ag., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pemakalah, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya konferensi tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh peserta dan presenter yang telah berpartisipasi dalam APSICIS 2026. Konferensi ini merupakan kegiatan internasional perdana yang diinisiasi oleh Senat Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Kami berharap APSICIS dapat menjadi agenda akademik berkelanjutan yang terus berkembang dari tahun ke tahun, sekaligus menjadi ruang produktif bagi pertukaran gagasan, pengembangan riset, dan penguatan jejaring keilmuan di tingkat global”, ucapnya.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Eka Srimulyani, M.A., Ph.D., juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, khususnya Senat Mahasiswa Pascasarjana dan Ikatan Alumni Pascasarjana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Senat Mahasiswa Pascasarjana dan Ikatan Alumni Pascasarjana yang telah memainkan peran penting dalam menyukseskan APSICIS 2026. Semoga kegiatan ini melahirkan gagasan-gagasan inovatif yang memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan, masyarakat, bangsa dan negara”.

Dikesempatan yang sama, Wakil Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Teuku Zulfikar, S.Ag., M.Ed., menyampaikan bahwa. APSICIS akan diselenggarakan secara berkelanjutan setiap tahun. Menurutnya, konferensi ini diharapkan menjadi wadah strategis untuk memperluas kolaborasi akademik internasional, meningkatkan kualitas penelitian, serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai tantangan global melalui pendekatan ilmiah dan kolaboratif.

Hal senada diutarakan Ketua Senat Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Rajulul Azka, S.Pd., dimana pelaksanaan konferensi internasional perdana tersebut ini salah satu terobosan dan sangat banyak manfaatnya demi mengasah kemampuan dan pengalaman penting untuk kita.

Serta Rajulul berharap APSICIS 2026 dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang luas bagi seluruh peserta. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Senat Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat internasional, memperluas jejaring akademik global, serta memperkuat posisi mahasiswa pascasarjana sebagai bagian dari komunitas ilmiah yang aktif, inovatif dan berdaya saing.

“Melalui APSICIS 2026, Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus mendorong internasionalisasi akademik, memperkuat tradisi keilmuan Islam yang inklusif dan progresif, serta menghadirkan ruang dialog ilmiah yang mampu menjawab berbagai persoalan kontemporer di tingkat lokal maupun global”.

Yang juga momen konferensi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi riset, meningkatkan publikasi ilmiah, serta memperluas pertukaran gagasan lintas negara demi kemajuan pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban yang berkelanjutan, tutup Rajulul. (rel/non)

Polres Sabang Gelar Olahraga Bersama Semarakkan Hari Bhayangkara Ke-80

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Polres Sabang melaksanakan Olahraga Bersama dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang dipusatkan di Mapolsek Sukakarya Polres Sabang Gp.Paya Seunara, Kec.Sukamakmue Kota Sabang, Selasa (23/06/2026).

Kegiatan dihadiri Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, M.M, M.Mar, M.Tr.Sou, M.Han, Danlanal Sabang Kolonel Laut (P) Sadimin, S.E, M.Tr.Opsla, Komandan Lanud Maimun Saleh Letkol Pnb Gatot Prasetyo Adjar B, M.Han, Kafasharkan Sabang Kolonel Laut (T) Sugeng, ST, M.T, Dansatrad 101/Sabang Letkol Lek Henry Sitorus, Dandim 0112/Sabang diwakili Pasiops Kapten Inf Dikdik Setiawan, Sekda Kota Sabang Andri Nourman, AP, M.Si, Ketua Pengadilan Negeri Sabang Maimunsyah, SH, MH, Wakapolres Sabang Kompol Teuku Muhammad, SH, serta unsur Forkopimda, para Keuchik se-Kota Sabang, personel Polri-TNI, Bhayangkari, dan masyarakat, yang diikuti sekitar ±1.000 peserta.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang berlangsung meriah di halaman Mako Polsek Sukakarya, kemudian dilanjutkan dengan pelepasan peserta gerak jalan santai oleh Kapolres Sabang bersama Sekda Kota Sabang.

Peserta kemudian mengikuti jalan santai dengan rute Start Mako Polsek Sukakarya menuju Waduk Paya Seunara dan kembali Finish di Mako Polsek Sukakarya. Kegiatan berlangsung penuh kebersamaan dan antusiasme tinggi dari seluruh peserta.

Selain itu, Polres Sabang juga menyediakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat serta berbagai hadiah doorprize yang menambah semarak kegiatan.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas lintas instansi serta mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.

“Olahraga bersama ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana mempererat kebersamaan, soliditas, dan sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat. Kami berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 ini semakin memperkuat komitmen kita dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Sabang,” ujar Kapolres Sabang.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.(man)

Cek Harga Ikan Laut, Babinsa Ie Meulee Aktif Pantau Kondisi Pangan Masyarakat

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka memantau kondisi perekonomian masyarakat sekaligus menjaga kedekatan dengan warga binaan, Babinsa Gampong Ie Meulee Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Peltu Donny Saputra, melaksanakan pengecekan harga ikan laut di lapak milik Irpan yang berada di Jurong Bahagia, Gampong Ie Meulee, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Selasa (23/06/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk mengetahui perkembangan situasi wilayah, termasuk kondisi ketersediaan dan harga kebutuhan pangan yang menjadi konsumsi masyarakat sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, Peltu Donny Saputra berdialog langsung dengan pedagang mengenai harga jual berbagai jenis ikan laut, tingkat pasokan hasil tangkapan nelayan, serta minat beli masyarakat. Informasi tersebut menjadi bahan pemantauan guna mengetahui kondisi ekonomi masyarakat di wilayah binaannya.

Menurutnya, pemantauan harga bahan pangan, termasuk ikan laut, penting dilakukan untuk mengetahui perkembangan pasar dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan harga yang dapat berdampak pada daya beli masyarakat.

Selain melakukan pengecekan harga, Babinsa juga memanfaatkan momen tersebut untuk menjalin komunikasi sosial dengan pedagang dan warga sekitar. Interaksi yang terjalin diharapkan dapat mempererat hubungan silaturahmi serta meningkatkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Melalui kegiatan yang rutin dilakukan, Babinsa berharap dapat terus mengikuti perkembangan kondisi wilayah sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat.

Kehadiran Babinsa di tengah warga merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah binaan.(man)

Babinsa Kuta Ateuh Hadiri Sekolah Lapang Iklim BMKG, Tingkatkan Wawasan Mitigasi Bencana

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Upaya meningkatkan pemahaman terhadap kondisi cuaca dan perubahan iklim terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya melalui Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik Sabang Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Aceh di Aula Lantai IV Gedung Wali Kota Sabang, Jurong Habib Hasan, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Selasa (23/06/2026).

Kegiatan tersebut turut diikuti oleh Babinsa 08 Gampong Kuta Ateuh Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Pelda Syafrial, sebagai bentuk dukungan terhadap program peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim dan cuaca ekstrem.

Sekolah Lapang Iklim merupakan program edukasi yang bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai informasi iklim, prakiraan cuaca, serta langkah-langkah adaptasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko bencana dan kerugian di berbagai sektor, khususnya pertanian, perikanan, dan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan berbagai materi terkait kondisi iklim wilayah Aceh dan Kota Sabang, pemanfaatan informasi cuaca dalam aktivitas sehari-hari, serta strategi menghadapi perubahan pola musim yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat.

Pelda Syafrial mengatakan bahwa informasi dan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan tersebut sangat penting untuk mendukung tugas Babinsa di wilayah binaan. Dengan memahami perkembangan iklim dan cuaca, Babinsa dapat membantu memberikan edukasi kepada masyarakat serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam.

Kegiatan Sekolah Lapang Iklim ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara BMKG, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam membangun ketahanan wilayah terhadap dampak perubahan iklim. Selain itu, pemahaman yang baik mengenai informasi iklim dapat menjadi bekal penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat Kota Sabang.(man)

Jaga Kekompakan, Babinsa Kuta Barat Laksanakan Komsos dengan Warga, Perkuat Sinergi dan Jaga Kondusivitas Wilayah

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memantau perkembangan situasi wilayah, Babinsa 07 Gampong Kuta Barat Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Darwis, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga binaan di sebuah warung kopi yang berada di Jurong Perdagangan, Gampong Kuta Barat, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Selasa (23/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban tersebut turut dihadiri oleh salah seorang warga, Herman, serta beberapa masyarakat setempat. Melalui komunikasi yang terjalin secara langsung, Babinsa dapat menyerap berbagai informasi dan aspirasi warga terkait kondisi lingkungan serta perkembangan situasi di wilayah binaan.

Menurut Sertu Darwis, komunikasi sosial merupakan salah satu sarana efektif untuk membangun kedekatan antara TNI dan masyarakat. Selain memperkuat hubungan silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk bertukar informasi serta mengetahui berbagai permasalahan yang berkembang di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa mengajak warga untuk terus menjaga kekompakan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah tempat tinggal masing-masing.

“Melalui komunikasi yang baik, segala informasi yang berkembang di masyarakat dapat diketahui lebih cepat sehingga setiap potensi permasalahan dapat diselesaikan secara bersama-sama dengan mengedepankan musyawarah dan kebersamaan,” ujarnya.

Warga yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka merasa senang dapat berdiskusi secara langsung dengan Babinsa mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat maupun kondisi lingkungan di sekitar mereka.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat melalui kegiatan komunikasi sosial seperti ini diharapkan dapat semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Sabang.(man)

Kunjungi Kebun Saat Panen, Babinsa Iboih Dukung Produktivitas Petani Cengkeh

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Sebagai upaya mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah binaan, Babinsa 01 Gampong Iboih Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serma Mawardi, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan mengunjungi kebun warga yang sedang melaksanakan panen cengkeh di Jurong Gapang, Gampong Iboih, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Selasa (23/06/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam suasana penuh keakraban. Selain melihat secara langsung aktivitas panen, Babinsa juga berinteraksi dengan para petani untuk mengetahui perkembangan hasil perkebunan serta berbagai kendala yang dihadapi selama musim panen berlangsung.

Dalam kesempatan itu, Serma Mawardi menyampaikan bahwa kegiatan komunikasi sosial merupakan salah satu tugas pokok Babinsa dalam membina wilayah. Melalui kunjungan langsung ke kebun warga, Babinsa dapat menjalin hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperoleh informasi mengenai kondisi sosial dan ekonomi di lingkungan binaannya.

Menurutnya, panen cengkeh merupakan momen penting bagi masyarakat karena hasilnya dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga. Oleh karena itu, Babinsa memberikan motivasi kepada para petani agar terus merawat dan mengembangkan kebun mereka sehingga hasil panen dapat semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang harmonis antara TNI dan masyarakat. Dengan hubungan yang baik, berbagai persoalan yang ada di wilayah dapat diselesaikan secara bersama-sama melalui semangat gotong royong dan kebersamaan.

Melalui kegiatan Komsos yang rutin dilaksanakan, diharapkan hubungan antara Babinsa dan warga semakin erat sehingga kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terjaga serta mampu mendukung terciptanya situasi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.(man)

Babinsa Paya Dampingi Panen Sawi Hidroponik, Hasilkan Sayuran Sehat Bernilai Ekonomi

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan terus diwujudkan melalui pendampingan kepada masyarakat. Seperti yang dilakukan Babinsa Gampong Paya Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Sertu Junaidi, yang turut mendampingi dan membantu kegiatan panen sayur sawi hidroponik milik Gampong Paya, Selasa (23/06/2026).

Kegiatan panen berlangsung di Jurong Chik Alu Kala, Gampong Paya, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang. Kebun hidroponik tersebut dikelola oleh warga setempat, Munadya, sebagai salah satu upaya pemanfaatan lahan secara produktif guna menghasilkan sayuran sehat dan bernilai ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Junaidi tidak hanya membantu proses panen, tetapi juga memantau perkembangan tanaman sawi mulai dari tahap pembibitan, perawatan, pemberian nutrisi hingga masa panen. Pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian Babinsa dalam mendorong keberhasilan sektor pertanian modern di wilayah binaannya.

Menurutnya, budidaya sayuran dengan sistem hidroponik memiliki banyak keunggulan, di antaranya lebih hemat lahan, mudah dalam perawatan, serta mampu menghasilkan produk yang lebih bersih dan berkualitas. Hal ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Selain memberikan manfaat ekonomi bagi warga, hasil panen sawi hidroponik tersebut juga menjadi salah satu sumber pemasukan bagi kas Gampong. Keberadaan kebun hidroponik diharapkan dapat terus berkembang sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat serta mendukung program pemberdayaan ekonomi desa.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Babinsa berharap masyarakat semakin termotivasi untuk mengembangkan pertanian produktif dan inovatif. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta mewujudkan kemandirian pangan dari tingkat desa hingga nasional.(man)

Babinsa Paya Seunara Bantu Warga Jemur Cengkeh, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga turut membantu aktivitas warga sehari-hari. Seperti yang dilakukan Babinsa 03 Gampong Paya Seunara Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serka Basuki, yang membantu warga binaan menjemur hasil panen cengkeh di Jurong Tepin Blang, Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Selasa (23/06/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Babinsa terhadap warga binaan yang sedang mengolah hasil pertanian pascapanen. Dengan turut membantu proses penjemuran cengkeh, Babinsa berharap dapat meringankan beban pekerjaan warga sekaligus memberikan semangat dalam meningkatkan produktivitas hasil perkebunan.

Di sela-sela kegiatan, Serka Basuki juga berinteraksi dengan warga untuk mengetahui perkembangan kondisi pertanian dan berbagai kendala yang dihadapi petani cengkeh. Komunikasi yang terjalin secara langsung menjadi sarana yang efektif dalam mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan membantu warga seperti ini merupakan bagian dari tugas pembinaannya teritorial yang bertujuan membangun kebersamaan dan memperkuat hubungan emosional antara TNI dan rakyat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan manfaat serta menjadi solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Warga menyambut baik bantuan yang diberikan Babinsa. Selain meringankan pekerjaan, kehadiran Babinsa juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kokoh, sehingga tercipta lingkungan yang aman, harmonis, dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.(man)

Pemerintah Aceh Raih Opini WTP ke-11 Berturut-turut dari BPK RI

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Pemerintah Aceh kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Aceh Tahun Anggaran 2025.

Capaian tersebut menjadi opini WTP ke-11 yang diraih Pemerintah Aceh secara berturut-turut.

Dokumen Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI diserahkan oleh Staf Ahli Bidang Manajemen Risiko BPK RI, Hery Subowo, kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf dalam Sidang Paripurna DPR Aceh, Senin (22/6/2026).

Sidang tersebut turut dihadiri Ketua DPR Aceh beserta unsur pimpinan dan anggota dewan, Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir, serta para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut yang dinilainya sebagai hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Aceh dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang baik dan akuntabel.

“Alhamdulillah tahun 2025 BPK RI kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Aceh Tahun Anggaran 2025.,” ucapnya.

“Ini merupakan capaian opini WTP ke-11 secara berturut-turut. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan di masa yang akan datang, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama menuju pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” tambah Gubernur.

Gubernur yang akrab disapa Mualem ini juga menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan BPK RI sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, tindak lanjut rekomendasi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya penyempurnaan tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.

“Kami akan menindaklanjuti rekomendasi BPK RI sesuai batas waktu dan tata cara yang ditentukan. Kami berharap BPK RI dapat terus membimbing dan mengarahkan kami sehingga hasil tindak lanjut yang dilakukan tepat sebagaimana yang diharapkan dan tidak menimbulkan implikasi yang dapat merugikan kita semua,” kata Mualem.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Manajemen Risiko BPK RI Hery Subowo menjelaskan bahwa pemeriksaan atas laporan keuangan bertujuan memberikan opini mengenai kewajaran penyajian laporan keuangan berdasarkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, efektivitas sistem pengendalian internal, penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan, serta kecukupan pengungkapan informasi.

Hery menegaskan bahwa opini WTP merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran penyajian laporan keuangan, bukan jaminan bahwa laporan keuangan telah sepenuhnya bebas dari potensi fraud atau tindakan kecurangan lainnya.

“Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Aceh Tahun 2025, termasuk implementasi atas rencana aksi yang akan dilaksanakan Pemerintah Aceh untuk menindaklanjuti rekomendasi, maka BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Pemerintah Aceh Tahun 2025,” ujar Hery.

Pada kesempatan tersebut, BPK RI juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Aceh beserta seluruh jajaran atas kerja sama yang terjalin selama proses pemeriksaan berlangsung. BPK berharap hasil pemeriksaan tersebut dapat menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pertanggungjawaban pelaksanaan APBD serta memperkuat tata kelola program pembangunan, termasuk yang didanai melalui Dana Otonomi Khusus Aceh.(*)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Koramil 01/Sukajaya Pantau Pelaksanaan Program Makan Bergizi di SDN 20...

0
MEDIANAD.COM,  SABANG - Babinsa 04 Gampong Balohan Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Sertu Taufiq, hadir langsung di SDN 20 Jurong Lamkuta, Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya,...