Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 75
Berita Utama

Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Babinsa Bantu Pengecoran Pondasi Rumah Warga

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh Babinsa jajaran Kodim 0112/Sabang. Seperti yang dilakukan Babinsa Gampong Iboih Koramil 02/Sukakarya, Serma Mawardi, yang turut membantu warga binaannya melaksanakan pengecoran slof pondasi rumah di Jurong Lhout, Gampong Iboih, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Jumat (19/06/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serma Mawardi membantu warga atas nama Zainal yang sedang membangun rumah. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat mendapat sambutan positif karena dinilai mampu memberikan motivasi serta meringankan pekerjaan warga.

Menurut Serma Mawardi, membantu kesulitan masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang selama ini dijalankan oleh Babinsa. Selain menjaga keamanan wilayah, Babinsa juga dituntut untuk selalu hadir dan berkontribusi dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami harus selalu dekat dengan masyarakat. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat membantu meringankan beban warga serta mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan rakyat,” ujarnya.

Kegiatan gotong royong tersebut juga mencerminkan semangat kebersamaan yang masih terjaga di tengah masyarakat Gampong Iboh. Dengan saling membantu, pekerjaan yang berat dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan efisien.

Melalui kegiatan ini, Babinsa berharap budaya gotong royong terus dipertahankan sebagai salah satu kekuatan masyarakat dalam membangun lingkungan yang harmonis, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan dan perekonomian warga di wilayah binaan.(man)

Babinsa Keuneukai Bantu Lansia yang Hendak Pulang ke Rumah, Wujud Kepedulian terhadap Warga Binaan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Babinsa 07 Gampong Keuneukai Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serma Mahsun, membantu dan mendampingi seorang warga lanjut usia (lansia) yang hendak pulang ke rumahnya di Gampong Keuneukai, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Jumat (19/06/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai wujud perhatian Babinsa kepada warga binaan, khususnya lansia yang memerlukan bantuan dan pendampingan.

Menurut Serma Mahsun, kepedulian terhadap warga yang membutuhkan bantuan merupakan bagian dari tugas Babinsa sebagai aparat kewilayahan yang selalu hadir di tengah masyarakat. Selain melaksanakan pembinaan teritorial, Babinsa juga memiliki tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Lansia merupakan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Sebagai Babinsa, kami akan selalu berupaya hadir dan membantu warga binaan yang membutuhkan pertolongan,” ujarnya.

Kehadiran Babinsa dalam membantu warga lansia mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Sikap peduli dan responsif yang ditunjukkan Babinsa dinilai mampu mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta menumbuhkan semangat saling membantu di lingkungan gampong.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara Babinsa dan masyarakat serta tumbuhnya kesadaran untuk selalu peduli terhadap sesama, khususnya kepada para lansia yang membutuhkan perhatian dan bantuan.(man)

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Tanamkan Disiplin dan Pola Hidup Sehat kepada Siswa SDN 17 Krueng Raya

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya membangun karakter generasi muda sejak dini, Babinsa Gampong Krueng Raya Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Hendra, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama para siswa dan siswi SD Negeri 17 Krueng Raya, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Jurong Mustika Kolam Bermata, Gampong Krueng Raya, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang tersebut disambut antusias oleh para pelajar. Dalam kesempatan itu, Sertu Hendra memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan, membiasakan hidup disiplin, serta meningkatkan semangat belajar demi meraih cita-cita di masa depan.

Selain itu, Babinsa juga mengajak para siswa untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kenyamanan bersama. Menurutnya, lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana belajar yang sehat dan kondusif.

“Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, mereka perlu dibekali dengan pemahaman tentang pentingnya disiplin, menjaga kesehatan, serta memiliki semangat belajar yang tinggi sejak usia dini,” ujar Sertu Hendra di sela kegiatan.

Melalui kegiatan Komsos ini, Babinsa berharap terjalin kedekatan yang baik antara TNI dan masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Kehadiran Babinsa di lingkungan sekolah juga menjadi wujud kepedulian TNI dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda yang cerdas, disiplin, dan berakhlak baik.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Para siswa tampak aktif mengikuti arahan serta motivasi yang diberikan oleh Babinsa selama kegiatan berlangsung.(man)

Dandim 0112/Sabang Hadiri Peluncuran Program Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah di Titik Nol Kilometer Indonesia

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Komitmen membangun generasi muda yang mandiri dan peduli terhadap ketahanan pangan terus diperkuat melalui Program Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah yang digelar di kawasan Tugu Kilometer Nol Indonesia, Gampong Iboih, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Kamis (18/06/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Yayasan Swatantra Nusantara bekerja sama dengan Pemerintah Kota Sabang tersebut dihadiri oleh Dandim 0112/Sabang, Sekretaris Daerah Kota Sabang, Ketua Yayasan Swatantra Nusantara, Kadishar Satrad 101/Sabang, perwakilan Lanal Sabang, unsur Dinas Pertanian, para penyuluh pertanian, guru, serta ratusan siswa SD dan SMP.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyerahan bibit tanaman dan polybag kepada para pelajar sebagai langkah awal menanamkan budaya bercocok tanam dan pemanfaatan lahan sejak usia dini. Program ini diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang mandiri, produktif, serta memahami pentingnya ketersediaan pangan di masa depan.

Dandim 0112/Sabang menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program yang melibatkan dunia pendidikan secara langsung. Menurutnya, ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teori, tetapi juga pengalaman langsung dalam bercocok tanam. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang peduli terhadap lingkungan, memahami pentingnya pangan, dan memiliki jiwa kemandirian,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan di kawasan Kilometer Nol Indonesia memberikan makna tersendiri, sebagai simbol dimulainya langkah nyata membangun kesadaran pangan dari wilayah paling barat Indonesia. Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan dan menerima bibit tanaman yang nantinya akan dibudidayakan di lingkungan sekolah maupun rumah masing-masing.

Program Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah ini bertujuan meningkatkan kesadaran gizi, mengenalkan potensi pangan lokal, serta membekali pelajar dengan keterampilan praktis dalam bercocok tanam dan pengelolaan pangan sehat.

Kehadiran Dandim 0112/Sabang bersama unsur Forkopimda dan stakeholder terkait menjadi bukti nyata sinergi dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan melalui dunia pendidikan.(man)

Bentengi Prajurit dari Bahaya Narkoba, Kodim 0112/Sabang Gelar Kegiatan Sosialisasi P4GN

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kodim 0112/Sabang melalui Staf Intelijen bekerja sama dengan BNN Kota Sabang menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Tahun Anggaran 2026 di Aula Makodim 0112/Sabang, Gampong Cot Ba’u, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 50 personel Kodim 0112/Sabang sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan terhadap bahaya narkotika.

Komandan Kodim 0112/Sabang yang diwakili Pasipers Kodim 0112/Sabang, Kapten Inf Hadi Priyono, menyampaikan bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat serta generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif seluruh komponen bangsa untuk mencegah dan memberantas peredaran narkoba hingga ke tingkat lingkungan terkecil.

Dalam pemaparannya, Kapten Hadi juga menyoroti posisi Kota Sabang sebagai wilayah kepulauan yang memiliki kerawanan terhadap masuknya narkotika melalui jalur laut. Kondisi tersebut menuntut peningkatan pengawasan dan sinergi berbagai pihak guna mencegah wilayah Sabang dimanfaatkan sebagai jalur peredaran gelap narkotika.

Sementara itu, Penyuluh Narkoba BNN Kota Sabang, Helmi Murvikal, S.K.M., menjelaskan bahwa BNN terus melaksanakan berbagai program pencegahan, sosialisasi, deteksi dini, hingga rehabilitasi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi pelopor dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.

Pasi Intel Kodim 0112/Sabang, Kapten Inf Deny Indra, menegaskan bahwa Kodim 0112/Sabang berkomitmen mendukung program P4GN melalui sosialisasi, pembinaan personel, tes urine berkala, serta pemanfaatan peran Babinsa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, pemberantasan narkotika membutuhkan kolaborasi yang kuat antara TNI, Polri, BNN, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan keluarga.

Selain sosialisasi, kegiatan juga dirangkai dengan pemeriksaan urine terhadap personel Kodim 0112/Sabang. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh personel yang mengikuti tes dinyatakan negatif narkotika. Hasil tersebut menjadi bukti nyata komitmen prajurit Kodim 0112/Sabang dalam mendukung program P4GN serta mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.(man)

Babinsa Kuta Ateuh Berikan Pembinaan Kamtib dan Disiplin Siswa di SDN 6 Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka meningkatkan keamanan, ketertiban, serta kedisiplinan di lingkungan sekolah, Babinsa 08 Gampong Kuta Ateuh Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Pelda Syafrial, melaksanakan komunikasi sosial dan memberikan arahan kepada dewan guru di SDN 6 Sabang, Jurong Sutedjo, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Kamis (18/06/2026).

Pada kesempatan tersebut, Pelda Syafrial menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk karakter serta menanamkan nilai-nilai disiplin kepada siswa sejak dini. Selain itu, ia juga mengajak seluruh tenaga pendidik untuk bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, nyaman, dan bebas dari berbagai bentuk kenakalan maupun perundungan (bullying).

Menurutnya, sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan aparat kewilayahan sangat diperlukan guna mendukung proses pendidikan serta menciptakan generasi muda yang berakhlak baik, disiplin, dan memiliki rasa tanggung jawab.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para dewan guru yang berharap komunikasi dan koordinasi dengan Babinsa dapat terus terjalin guna mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan ini, Babinsa terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan serta membangun kedekatan dengan masyarakat guna mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.(man)

Babinsa Koramil 01/Sukajaya Dorong Pengembangan Budidaya Buah Naga di Gampong Jaboi

0

MEDIANAD.COM, SABANG  – Sebagai wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Babinsa 05 Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serda M. Imron, melaksanakan pendampingan kepada petani buah naga di Jurong Lamkuta, Gampong Jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Kamis (18/06/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serda M. Imron turun langsung ke lahan pertanian untuk melihat perkembangan tanaman buah naga sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar terus bersemangat mengembangkan usaha pertaniannya.

Menurutnya, budidaya buah naga memiliki prospek yang sangat menjanjikan karena merupakan komoditas yang dapat berbuah sepanjang tahun dengan perawatan yang baik dan berkelanjutan. Selain itu, permintaan pasar yang cukup tinggi serta harga jual yang relatif stabil menjadikan buah naga sebagai salah satu sumber pendapatan yang potensial bagi masyarakat.

“Buah naga memiliki nilai ekonomi yang cukup baik dengan harga jual berkisar antara Rp30.000 hingga Rp40.000 per kilogram. Oleh karena itu, kami mendorong para petani untuk terus meningkatkan kualitas perawatan tanaman dan memperluas areal tanam guna meningkatkan hasil produksi,” ujar Serda M. Imron.

Ia juga menegaskan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membantu masyarakat, khususnya sektor pertanian, agar mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga.

Para petani menyambut baik kehadiran Babinsa yang selama ini aktif memberikan motivasi dan pendampingan di lapangan. Mereka berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut sehingga budidaya buah naga di Gampong Jaboi semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu komoditas unggulan di Kota Sabang.

Melalui kegiatan pendampingan ini, Babinsa tidak hanya mempererat hubungan dengan masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.(man)

Semangat Gotong Royong, Babinsa Batee Shoek Ikut Bangun Fasilitas Gampong

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan pembangunan Kantor Tuha Peut Gampong Batee Shoek, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang. Babinsa 02 Gampong Batee Shoek Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Budi Syahputra, turun langsung membantu warga mengaduk semen untuk pembangunan kantor tersebut, Kamis (18/06/2026).

Di tengah aktivitas pembangunan yang berlangsung di Jurong Ateuh, Sertu Budi Syahputra tampak berbaur dengan warga tanpa canggung. Dengan penuh semangat, ia ikut mengaduk semen dan membantu pekerjaan yang sedang dilakukan masyarakat demi mempercepat proses pembangunan kantor Tuha Peut yang berlokasi di samping kantor keuchik Gampong Batee Shoek.

Menurut Sertu Budi Syahputra, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjalankan tugas pembinaan wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dan membantu setiap kegiatan positif yang dilakukan warga.

“Gotong royong merupakan warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga. Dengan bekerja bersama seperti ini, selain pekerjaan menjadi lebih ringan, hubungan silaturahmi dan kebersamaan antara masyarakat dan aparat juga semakin kuat,” ujarnya.

Warga setempat menyambut baik keterlibatan Babinsa dalam pembangunan fasilitas gampong tersebut. Kehadiran Babinsa dinilai memberikan motivasi tersendiri bagi masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan dalam membangun lingkungan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bukan hanya slogan semata, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Melalui semangat gotong royong, pembangunan fasilitas masyarakat dapat berjalan lebih cepat sekaligus mempererat hubungan harmonis antara TNI dan warga binaan.(man)

Ngopi Sambil Serap Aspirasi, Babinsa Kuta Barat Perkuat Kedekatan dengan Warga

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Suasana santai di sebuah warung kopi menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Hal inilah yang dilakukan Babinsa 07 Gampong Kuta Barat Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Darwis, saat melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga binaan di Warung Acirasa, Jurong Perdagangan, Gampong Kuta Barat, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Kamis (18/06/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Darwis berdialog langsung dengan warga, termasuk Bapak Latep, guna mendengarkan berbagai aspirasi, masukan, serta perkembangan situasi yang terjadi di lingkungan masyarakat. Suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan membuat komunikasi berlangsung hangat dan terbuka.

Menurut Sertu Darwis, komunikasi sosial merupakan salah satu sarana penting bagi Babinsa untuk mengetahui kondisi wilayah binaan sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat.

“Melalui Komsos seperti ini, kami dapat mengetahui secara langsung berbagai perkembangan situasi di wilayah. Selain itu, hubungan yang baik antara Babinsa dan warga akan semakin memperkuat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia menekankan pentingnya saling bertukar informasi demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.

Warga menyambut baik kehadiran Babinsa yang rutin turun ke lapangan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Menurut mereka, komunikasi yang terjalin selama ini membuat berbagai persoalan di lingkungan dapat lebih cepat diketahui dan dicarikan solusi bersama.

Melalui kegiatan Komsos yang dilaksanakan secara humanis dan penuh keakraban, Babinsa terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menjaga stabilitas wilayah melalui komunikasi yang aktif dan berkelanjutan.

“Secangkir kopi menjadi penghubung silaturahmi, sementara komunikasi menjadi kunci menjaga keamanan dan kebersamaan di tengah masyarakat.”(man(

 

 

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

0

MEDIANAD.COM, JAKARTA – Tim Pemerintah Aceh memenuhi undangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membahas revisi Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) di Hotel Arya Duta, Jakarta, Rabu (17/06/2026).

Dipandu Direktur PDOD (Penata Daerah, Otonomi Khusus, dan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dr Sumule Tumbo, dan Asisten I (Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat) Sekretariat Daerah (Setda) Aceh, Drs. Syakir, M.Si, diskusi mengerucut pada pembahasan inti revisi UUPA yaitu kewenangan dan fiskal.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi, menjelaskan bahwa terdapat tujuh inti pembahasan revisi UUPA. “Salah satunya mengenai alokasi Dana Otsus Aceh dan tata kelola Dana Otsus Aceh. Pemerintah Aceh tetap menyampaikan bahwa alokasi Dana Otsus Aceh adalah sebesar 2,5 persen,” kata Nurlis.

Selain itu, Nurlis menambahkan, pembahasan terkait dengan pengelolaan madrasah, pengaturan qanun dan NSPK (norma, standar, prosedur, dan kriteria), pengeloaan Pelabuhan dan bandar udara, pengelolaan gampong, kewenangan migas dan minerba, dan kewenangan pemberian izin investasi dan usaha di berbagai bidang.

Di tempat yang sama, Tenaga Ahli Tim Revisi UUPA Teuku Kamaruzzaman (Ampon Man), menjelaskan secara umum terdapat pandangan yang sama antara Tim Pemerintah Aceh dan Tim Kemendagri. “Di samping itu, ada juga pandangan-pandangan dari Tim Kemendagri yang kita tidak sepaham dengan mereka, karena bagi kita kewenangan yang diberikan tidak boleh seperti lepas kepala tetap pegang ekor,” katanya.

Ampon Man menjelaskan, Aceh membutuhkan revisi UUPA agar seluruh norma-norma di dalam UUPA dapat dilaksanakan atau implimentasikan. “Artinya bukan mengubah substansinya. Apalagi UUPA itu lahir juga melibatkan internasional. Ini maha karya yang sebetulnya jika dapat dijalankan sangat berdampak pada kemajuan Aceh,” katanya.

Pada diskusi tersebut, Kemendagri melibatkan kementerian dan lembaga yang terkait dengan revisi UUPA. Di antaranya dari Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian PPN/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementeriuan Investasi dan Hilirisasi, Kementerian Agama, Kementerian Hukum, Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM, Kementerian Kehutanan, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Sedangkan dari Pemerintah Aceh, hadir Kepala Bappeda Aceh, Dr. Ir. Zulkifli, M.Si, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh, Drs. Muhammad Diwarsyah, M.Si, Plt. Kepala Biro Hukum, Dr. Dekstro Alfa, SH, M.H, Kepala Dinas ESDM, Asnawi, ST. M.S,M, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Safrizal, S.STP, M.Ec.Dev Kepala Dinas Perhubungan, T. Faisal, ST, M.T, Plt. Kepala Dinas Dayah Aceh, Muhsin, S,Pd.I, M.Pd.I, Kepala Badan Pengelolaan Migas Aceh, Nasri Djalal.

Selain itu, Pemerintah Aceh juga membawa tenaga ahli, yaitu Prof. Dr. Husni Jalil, Prof. Dr. Nazaruddin, Dr Zainal Abidin, dan Dr Usman Lamreung.(*)

Popular Posts

My Favorites

SSB Barona Juara Festival Sepak Bola Usia Dini Restorasi Cup I...

0
Pemain SSB Barona U-11 (jongkok) dan skuad SSB Lambhuk, foto bersama dengan koordinator pertandingan, TM Khaidir (baju hitam), usai laga final Festival sepak bola...