Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 14
Berita Utama

Sigap dan Humanis, Babinsa Kuta Ateuh Bantu Warga Lansia Untuk Berobat

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Babinsa 08 Gampong Kuta Ateuh Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Pelda Syafrial. Pada Jumat (27/02/2026), ia membantu seorang warga lansia yang sedang sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kegiatan tersebut berlangsung di Jurong Sutedjo, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang. Mendapat kabar adanya warga lanjut usia yang mengalami gangguan kesehatan dan membutuhkan bantuan untuk berobat, Pelda Syafrial segera mendatangi kediaman yang bersangkutan.

Dengan penuh kesabaran dan rasa empati, Babinsa membantu proses pengantaran serta memastikan warga lansia tersebut dapat segera memperoleh penanganan di fasilitas kesehatan. Kehadiran Babinsa di tengah situasi seperti ini menjadi bukti bahwa aparat teritorial tidak hanya menjalankan tugas pembinaan wilayah, tetapi juga hadir sebagai sahabat dan penolong masyarakat.

“Kami selalu berupaya hadir dan membantu warga, terlebih kepada orang tua kita yang membutuhkan perhatian dan pertolongan,” ujar Pelda Syafrial.

Keluarga warga lansia menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian serta respon cepat Babinsa yang dengan sigap membantu tanpa pamrih.

Melalui kegiatan ini, Koramil 02/Sukakarya kembali menegaskan komitmennya dalam mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta membangun hubungan yang humanis dan penuh kepedulian di tengah masyarakat.(man)

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, TNI-Polri dan Forkopimda Gelar Jum’at Bersih di Taman I Love Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), unsur TNI-Polri bersama Forkopimda dan instansi terkait menggelar Jum’at Bersih di kawasan Taman I Love Sabang, Gp.Cot Bau, Kec.Sukajaya Kota Sabang, Jum’at (27/02/2026).

Kegiatan gotong royong ini melibatkan Dandim 0112/Sabang Letkol Kav Edi Purwanto, S.I.P, Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.St, M.M, M.Mar, M.Tr. Sou, M.Han, Pasiter Kodim 0112/Sabang Kapten Infanteri Siswanto, Kapolsek Sukajaya Iptu Samsuri, serta Keuchik Gampong Cot Bau beserta staf, personel Kodim 0112/Sabang, personel jajaran Polres Sabang, Personel Satradar Sabang, Personel Lanudal Sabang, Personel Lanal Sabang, serta Personel BPBD Kota Sabang turut ambil bagian dalam aksi bersih-bersih tersebut.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembersihan sampah di area taman, pemangkasan rumput liar, perapian tanaman, serta penataan lingkungan sekitar guna menciptakan kawasan publik yang bersih, tertib dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco menyampaikan bahwa kegiatan Jum’at Bersih ini merupakan bentuk nyata sinergitas TNI-Polri dan seluruh elemen dalam menjaga kebersihan serta keindahan Kota Sabang sebagai destinasi wisata.

“Kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sabang sebagai kota wisata harus selalu tampil aman, sehat, resik dan indah sehingga memberikan kesan positif bagi setiap pengunjung,” ujar AKBP Sukoco.

Ia juga menambahkan bahwa Polres Sabang akan terus mendukung setiap program yang bertujuan menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus peduli terhadap kebersihan lingkungan. Jika lingkungan terjaga, maka situasi kamtibmas juga akan semakin kondusif dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadikan Kota Sabang semakin ASRI dan berdaya saing sebagai kota pariwisata unggulan.(man)

Warga Meurah Dua Pijay Minta Pemerintah Percepat Pemulihan Sawah Tertimbun Lumpur, “1.500 H Kategori Rusak Berat”

0

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Wagub Fadhlullah (Dek Fad) diabadikan bersama, usai meninjau salah satu lokasi persawahan yang tertimbun banjir di Pijay, Sabtu (21/02) 2026.(foto/
ist)

MEDIANAD.COM, MEUREUDU: “Derita masyarakat Kecamatan Meurah Dua (KMD) Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) Aceh pasca musibah banjir dan tanah lonsor/ bencana hidrometeorologi yang terjadi, Tanggal 26 November 2025 tahun lalu semakin menga-
nga, bahkan tanpa arah kehidupan
yang berarti, setelah kehilangan segalanya akibat musibah yang maha dasyat dan takterlingan sama sekali dimaksud”.

Sekarang warga KMD yang rumahnya hilang dan tertimbun lumpur, ada yang masih berteduh dibawah ditenda bantuan, numpang dirumah tetangga, serta tinggal di lokasi hunian sementara (Huntara).
“Sangat naif dan sangat tidak enak masyarakat mengharapkan belahan bantuan dari donatur dan relawan secara berkepanjangan”.

Dengan demikian, satu-satunya jalan bagi warga KMD dan untuk bangkit kembali dari keterpurukan, meminta pemerintah pusat melalui kementrian terkait, segera memperbaiki sawah warga yang rusak tertimbun lumpur banjir.

Rekonstruksi sawah warga kami yang rusak harus disegerakan, “mengingat secara umum masyarakat KMD mata pencaharian sehari-hari bertani disawah bahkan bisa panen setahun 3 kali sebelum musibah banjir’.

Sekarang semuanya sudah sirna, hancur dan hilang juga kehihudupan warga sehari-hari menjadi hampa tak terarah, pinta sejumlah Keuchik dalam Kecamatan Meurah Dua kepada Online MEDIANAD.COM beberapa hari yang lalu.

Sembari berharap, selain pemulihan persawahan warga juga meminta pemerintah mencari solusi dan membantu masyarajat bagaimana membersihkan rumah yang tertimbun lumpur.

Sebelumnya, Bupati Kabupaten Pijay, Sibral Malasyi juga meminta dukungan konkret dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mempercepat pemulihan sekitar 1.500 hektare sawah yang tertutup lumpur akibat banjir di Kecamatan Meurah Dua.

Permintaan tersebut disampaikan saat mendampingi Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Wilayah Sumatera dalam peninjauan lokasi terdampak bencana dimaksud, Sabtu (21/02) 2026.

Dimana pendataan sementara jelas Bupati. “Sekitar 1.500 Hektare (H) sawah mengalami kerusakan berat dengan ketebalan lumpur mencapai 50 cm hingga 1 meter. Selain itu, ribuan hektare lahan pertanian warga lainnya juga ada terdampak ringan hingga sedang.

Jika tidak segera diperbaiki secara komprehensif, berpotensi menurunkan produktivitas dan mengganggu hasil panen.

Mengingat, “sektor pertanian tulang punggung perekonomi masyarakat Pijay secara umum dan kalkulasikan”, dari total 8.800 hektare lahan pertanian yang dimiliki di Pihay, sebagian besar menjadi sumber penghidupan utama warga.

Dengan demikian, “pemulihan lahan pertanian bukan hanya perbaikan fisik, tetapi langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan daerah serta keberlangsungan ekonomi petani pasca bencana”, pinta Bupati.

Sembari dikesempatan itu, mengharapkan. Kementan dapat memberikan dukungan berupa bantuan alat berat untuk pengerukan lumpur, perbaikan struktur tanah, serta pendampingan teknis, sehingga lahan dapat kembali produktif dalam waktu relatif singkat.

“Percepatan pemulihan sangat penting agar petani dapat segera kembali menanam dan roda perekonomian desa tidak terhenti secara berkepanjangan, tukas Bupati dalam nada penuh harap. (zulmahdi/*)

Kebersamaan di Lahan Warga, Babinsa Gampong Cot Ba’U Terus Perkuat Ketahanan Pangan Wilayah

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui peran aktif aparat teritorial di lapangan. Seperti yang dilakukan Babinsa 09 Gampong Cot Bau, Koramil 01/Sukajaya jajaran Kodim 0112/Sabang, Sertu Eka Rahmadsyah Putra, yang turun langsung mendampingi petani cabe di wilayah binaannya.

Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan pada Kamis (26/02/2026), bertempat di Jurong Cot Mancang, Gampong Cot Ba’U, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang. Kehadiran Babinsa di tengah para petani menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap upaya peningkatan ketahanan pangan (hanpangan) di daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Eka Rahmadsyah Putra memberikan motivasi serta semangat kepada para petani cabe agar terus produktif dan konsisten dalam mengelola lahan pertanian mereka.

Pendampingan ini tidak hanya sebatas membantu secara fisik, tetapi juga memberikan dorongan moril agar para petani semakin optimis dalam meningkatkan hasil panen.
“Sebagai Babinsa, kami memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir dan mendukung masyarakat, termasuk dalam sektor pertanian. Harapannya, hasil panen cabe bisa terus meningkat dan berdampak pada kesejahteraan petani,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Pendampingan pertanian cabe ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat perekonomian warga di wilayah binaan. Dengan hasil produksi yang stabil dan berkualitas, para petani diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal sekaligus menjaga stabilitas ketersediaan bahan pangan di Kota Sabang.

Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat gotong royong. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat pun mendapat apresiasi dari para petani yang merasa terbantu serta termotivasi.

Melalui langkah nyata seperti ini, Kodim 0112/Sabang akan terus mendukung program ketahanan pangan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah teritorialnya.(man)

Babinsa Kuta Ateuh Perkuat Sinergi dengan Dewan Guru, Bahas Kegiatan Sekolah Selama Ramadhan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka mempererat hubungan kemitraan dan meningkatkan sinergitas dengan dunia pendidikan, Babinsa 08 Gampong Kuta Ateuh Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Pelda Syafrial, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama dewan guru di SDN 1 Sabang, yang berlokasi di Jalan O Surapati, Jurong Sutedjo, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Kamis (26/02/2026).

Kegiatan komsos tersebut membahas berbagai agenda dan aktivitas sekolah selama bulan suci Ramadhan, termasuk penyesuaian jam belajar, pelaksanaan pesantren kilat, serta pembinaan karakter dan peningkatan nilai-nilai keagamaan bagi para siswa.

Pelda Syafrial menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah lingkungan sekolah merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tenaga pendidik.

“Melalui komunikasi sosial ini, kita dapat saling bertukar informasi serta mendukung terciptanya suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif selama bulan Ramadhan,” ujarnya.

Dewan guru menyambut baik kehadiran Babinsa dan berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam mendukung kegiatan positif bagi para siswa selama bulan penuh berkah tersebut.

Dengan adanya komunikasi yang harmonis antara TNI dan pihak sekolah, diharapkan kegiatan pendidikan selama Ramadhan dapat berjalan lancar serta mampu membentuk generasi muda yang disiplin, berakhlak, dan memiliki semangat kebersamaan.(man)

Regenerasi Prajurit, Kodim 0112/Sabang Gelar Korps Raport Pindah Satuan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai pelaksanaan upacara korps raport pindah satuan yang digelar oleh jajaran Kodim 0112/Sabang. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada salah satu prajurit terbaiknya, Serda Muhammad Sofyan, yang akan melanjutkan pengabdian di satuan baru, (26/2/2026).

Upacara korps raport ini digelar secara khidmat dengan diikuti oleh para perwira, bintara, tamtama serta Persit. Momentum ini menjadi simbol resmi pelepasan personel yang telah menyelesaikan pendidikan Cabang Reguler (Cabareg) dan siap mengemban amanah baru di Kodim 0117/Aceh Tamiang.

Komandan Kodim 0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto, S.I.P, dalam amanatnya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas dedikasi serta loyalitas yang telah ditunjukkan Muhammad Sofyan selama berdinas. Keberhasilan menyelesaikan pendidikan Cabareg menjadi bukti komitmen dalam meningkatkan profesionalisme sebagai prajurit TNI AD.

“Pindah satuan merupakan bagian dari dinamika pembinaan karier prajurit. Ini adalah kehormatan sekaligus tantangan baru. Jadikan pengalaman selama berdinas di Kodim 0112/Sabang sebagai bekal berharga untuk terus berprestasi di satuan yang baru,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa mutasi dan pindah satuan bukanlah perpisahan, melainkan wujud regenerasi serta penyegaran organisasi demi optimalisasi pelaksanaan tugas pokok satuan teritorial.

Sementara itu, Serda Muhammad Sofyan menyampaikan rasa terima kasih atas bimbingan, kebersamaan, serta dukungan dari seluruh keluarga besar Kodim 0112/Sabang. Ia berkomitmen untuk terus menjaga nama baik satuan dan memberikan pengabdian terbaik di tempat tugas yang baru.

Upacara korps raport ditutup dengan pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan yang telah terjalin selama ini.

Dengan semangat baru, Serda Muhammad Sofyan kini siap melangkah ke medan tugas berikutnya di Kodim 0117/Aceh Tamiang, membawa pengalaman, loyalitas, dan dedikasi yang telah ditempa selama berdinas di Kota Sabang.(man)

Wujud Kepedulian TNI, Babinsa Koramil 02/Sukakarya Dampingi Petani, Dorong Pemanfaatan Lahan untuk Produktivitas

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat binaan, Babinsa 03 Gampong Paya Seunara Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serka Basuki melaksanakan pendampingan kepada petani kacang panjang, Syahril, di Jurong Kampong Dalam, Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Rabu (25/02/2026).

Kegiatan pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian serta peran aktif Babinsa dalam membantu warga binaan, khususnya para petani, agar lebih optimal dalam memanfaatkan lahan pertanian yang tersedia.

Dalam kesempatan tersebut, Serka Basuki turut memberikan motivasi dan semangat kepada petani agar terus giat menanam berbagai jenis sayuran yang bernilai ekonomis guna menunjang kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, pemanfaatan lahan secara maksimal dengan menanam komoditas seperti kacang panjang dan sayuran lainnya tidak hanya mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

“Kami sebagai aparat kewilayahan akan terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pendampingan serta dorongan semangat agar para petani semakin produktif dan mandiri,” ujarnya.

Sementara itu, Syahril menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Babinsa. Ia mengaku termotivasi untuk terus mengembangkan usaha pertaniannya demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, serta mampu mendorong terciptanya ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah binaan.(man)

Monitoring Harga Sembako, Babinsa Iboih Pastikan Harga Kebutuhan Warga Tetap Stabil

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah binaan, Babinsa 01 Gampong Iboih Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serma Mawardi melaksanakan pengecekan harga sembako di salah satu kios warga, Rabu (25/02/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di kedai milik Fauziah yang berada di Jurong Gapang, Gampong Iboih, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang. Pengecekan dilakukan sebagai bentuk kepedulian aparat teritorial terhadap kondisi perekonomian masyarakat, khususnya terkait kebutuhan pokok sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, Serma Mawardi memantau langsung harga sejumlah bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, serta kebutuhan pokok lainnya. Dari hasil pengecekan, harga sembako terpantau masih dalam kondisi normal dan relatif stabil. Selain itu, stok barang di kios juga tersedia dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat sekitar.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk mengetahui secara langsung perkembangan situasi di lapangan, termasuk kondisi ekonomi warga. Dengan turun langsung ke kios-kios masyarakat, Babinsa dapat memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan maupun kelangkaan bahan pokok.
“Kami ingin memastikan harga tetap stabil dan stok tersedia, sehingga masyarakat merasa tenang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Serma Mawardi di sela-sela kegiatan.

Melalui pemantauan rutin seperti ini, diharapkan situasi ketahanan pangan di wilayah binaan Koramil 02/Sukakarya tetap terjaga dengan baik. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga menjadi wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung kesejahteraan dan stabilitas ekonomi warga.(man)

Wujud Kemanunggalan, Babinsa Koramil 01/Sukajaya Bantu Proses Pemuatan Barang Bekas Milik Warga

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Sebagai bentuk kepedulian dan kedekatan dengan warga binaan, Babinsa 10 Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Serka Muliyono, membantu proses pemuatan barang bekas (barang butut) ke dalam truk milik salah satu warga di Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Rabu (25/02/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan di lokasi usaha pengumpulan barang bekas milik warga. Serka Muliyono terlihat bersama pekerja lainnya mengangkat dan menyusun berbagai barang rongsokan seperti peralatan rumah tangga bekas dan material lainnya ke dalam bak truk untuk selanjutnya dijual lagi ke luar daerah.

Pendampingan dan bantuan yang dilakukan Babinsa ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap usaha kecil masyarakat di wilayah binaan. Selain membantu meringankan pekerjaan, kehadiran Babinsa juga menjadi bentuk dukungan moril agar para pelaku usaha semakin semangat dalam menjalankan usahanya.

Serka Muliyono mengatakan bahwa membantu warga dalam aktivitas usaha sehari-hari merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna mempererat hubungan silaturahmi dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

“Sebagai Babinsa, kami harus selalu hadir di tengah masyarakat dan siap membantu kesulitan warga, termasuk dalam mendukung usaha ekonomi mereka,” ujarnya.

Warga pemilik usaha pun menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan, karena sangat membantu mempercepat proses pemuatan barang.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan harmonis antara aparat kewilayahan dan masyarakat terus terjaga serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi warga di wilayah Gampong Cot Abeuk.(man)

“Acap Kali Dicurangi Wasit”, Perjuangan Persiraja Lolos ke BRI Super League Semakin Berliku

0

Pemain Persiraja, Connor Flynn dan kawan-kawan sudah berjuang maksimal tiap laga, “namun hasilnya sering dikhianati oleh kepemimpinan wasit yang buruk dan tatakelola Liga2 jauh dari jalur profesional”. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: “Perjuangan Persiraja Banda Aceh promosi ke BRI Super League musim depan nampaknya semakin berliku, setelah acap kali dijegal secara terang-terangan oleh korop baju kuning/hitam (wasit)”, baik di laga home apalagi away/tandang.
Wajar Presiden klub yang berjulukan _Laskar Rencong_ tersebut, Nazaruddin Dek Gam sering kesal dan mencak-mencak terhadap kepemimpinan wasit di Pengadaian Championship 2025-2026.

Percuma menyiapkan anggaran puluhan milyar rupiah untuk tim Persiraja dan memasang target promosi ke Liga1, “ujung-ujungnya hasil pertandingan sudah ditentukan oleh mafia wasit dan perangkat perrandingan”, bahkan dengan menghalalkan segala cara, termasuk secara terang-terangan wasit mengkhianati tehnologi VAR untuk memenangkan tim tertentu, kesal Dek Gam, yang juga sudah berulang kali menyindir
kepemimpinan wasit, usai bertugas jauh dari aturan fair play (tidak adil/sportif) alias dalam mengambil keputusan sering merugikan tim Persiraja, baik saat menjamu tamunya di home apalagi bertanding dikandang lawan selama tiga putaran Pengadaian Championship 2025/26.

Teranyar dan murka kubu Persiraja terhadap kepemimpinan wasit yang penuh drama dan merugiikan Persiraja adalah, Agus Fauzan Arifin. Dimana Wasit yang sebelumnya bertugas di Liga1 dan turun pangkat ke Liga2 tersebut akibat tak becus memimpin sejumlah pertandingan. Memimpin laga tuan rumah FC Bekasi City versus Persiraja di Stadion Ptriot, Chandrabhaga, Minggu (22/02) malam.

Serta hasil akhir laga yang penuh kontroversial tersebut alias ulah kepemimpinan wasit “nakal”, Persiraja Banda Aceh harus pulang tanpa poin, usai takluk 1-0 dari tuan rumah Bekasi City.

Dalam laga yang berlangsung dengan tempo tinggi sejak kick off.

Kedua tim sama-sama tampil menyerang dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun, laga tersebut diwarnai sejumlah keputusan wasit Agus Fauzan Arifin yang menuai sorotan publik dalam laga itu.

Pelatih Persiraja, Jaya Hartono, menilai pertandingan sebenarnya berjalan menarik dan enak ditonton. Akan tetapi, ia menyayangkan sejumlah keputusan wasit yang dinilainya merugikan timnya.

“Sebenarnya pertandingan tadi itu enak ditonton, dari babak pertama dan babak kedua, kita saling serang, mereka menyerang kita juga menyerang, peluang juga kita banyak. Tapi keputusan-keputusan wasit tidak ada yang adil. Sebelum gol terjadi itu sudah ada pelanggaran lebih dulu, bagaimana dia tidak melihat VAR, hanya mendengar-mendengar. Cek dulu VAR, karena kejadian gol itu cukup fatal buat kita,” ujar Jaya Hartono seusai pertandingan.

Menurutnya, sebelum proses gol terjadi, ada dugaan pelanggaran lebih dahulu yang luput dari perhatian perangkat pertandingan. “Kita tidak ada yang bergerak, karena sudah ada pelanggaran lebih dulu oleh Eze pakai tangan, bagaimana. Tidak ada VAR,” lanjutnya.

Legenda sepakbola Indonesia itu juga bahkan secara tegas menyebut keputusan-keputusan wasit tersebut telah merusak jalannya pertandingan.

“Makanya sepakbola kita itu rusak, gara-gara ini (wasit), yang tadinya enak ditonton, keputusan-keputusan wasit perlu dipertanyakan, ini merugikan sekali. Selamat buat Bekasi lah, sudah menang dengan kontroversial,” tegasnya.

Selain momen gol, Jaya juga menyoroti insiden pelanggaran di lini tengah yang menurutnya berpotensi membahayakan pemainnya dan menyelamatkan pemain FC Bekasi City dari kartu merah yang sudah mendapat kartu kuning pertama.

“Pelanggaran yang di tengah oleh Dias Angga itu berbahaya sekali, tidak ada kartu sama sekali, karena bila dia kasih kartu (kuning kedua) bisa jadi kartu merah,” katanya.

Di sisi lain, ia mengakui timnya sudah berusaha keras menekan pertahanan lawan sepanjang laga. Namun upaya tersebut tak membuahkan hasil.

“Kita sudah cukup berusaha menekan pertahanan lawan. Tapi ya begitulah, kita tidak bisa menembus, karena pemain Bekasi banyak membuang-buang waktu dengan pura-pura cedera, jatuh. Itu kan merugikan kami, dan menurunkan motivasi kita untuk menyerang lagi. Itu yang membuat kita gagal menembus pertahanan mereka,” ujarnya.

Senada dengan sang pelatih, pemain Persiraja, Ariel Kurung, menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik, namun keputusan wasit memengaruhi konsentrasi pemain di lapangan.

“Kita bermain cukup bagus, yang bikin tidak enak, keputusan-keputusan wasit yang merugikan kita. Kebobolan itu juga karena kita kehilangan fokus akibat keputusan-keputusan referee,” pinta Ariel dalam nada kesal. (**)

Popular Posts

My Favorites

Kapolda Aceh Hadiri Pelepasan Distribusi Bantuan Kemanusiaan Polri ke Aceh

0
MEDIANAD, BANDA ACEH - Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah,M.M, menghadiri kegiatan pelepasan pendistribusian bantuan kemanusiaan Polri untuk wilayah terdampak bencana di...