Ekonomi

Beranda Ekonomi
Berita Ekonomi

Every Colour Please

0

Remember, a Jedi can feel the Force flowing through him. I can’t get involved! I’ve got work to do! It’s not that I like the Empire, I hate it, but there’s nothing I can do about it right now. It’s such a long way from here. I call it luck. You are a part of the Rebel Alliance and a traitor! Take her away!

Babinsa Koramil 01/Sukajaya Mengecek Harga Sembako di Warung Milik Warga Binaan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka memastikan kestabilan harga sembako di wilayah binaannya, Babinsa 02 Ujong Kareung, Serma Angga Riyadi, melakukan pengecekan langsung ke salah satu kedai sembako milik warga binaan a.n. Sdr. Bukhari di gampong Ujong Kareung, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang.

Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan harga barang kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, dan bahan makanan lainnya tetap terjangkau bagi masyarakat. Serma Angga mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi di wilayah binaan.

Dalam kunjungan tersebut, Babinsa juga berinteraksi dengan pemilik kedai dan beberapa warga setempat, mendengarkan keluhan mereka terkait harga dan ketersediaan barang. “Kami ingin memastikan harga sembako tidak melonjak tinggi, sehingga masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa kesulitan,” ujar Serma Angga Riyadi.

Pengecekan harga sembako oleh Babinsa ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif terhadap inflasi yang mungkin terjadi, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar.

Selanjutnya, Babinsa berencana akan terus memantau perkembangan harga sembako di wilayah tersebut dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna menjaga stabilitas harga di pasaran.(man)

Gubernur angkat Kembali Fadhil Ilyas sebagai Plt Dirut BAS, Ketua MES Aminullah nilai Sangat Tepat

0
foto dok pribadi Aminullah Usman

MEDIANAD.COM: Mantan Dirut Bank Aceh, yang juga
Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh, H Aminullah Usman, SE, Ak, MM nilai dan mengapresiasi keputusan Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf menunjuk kembali sosok Fadhil Ilyas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank Aceh Syariah (BAS).

Menurut Walikota Banda Aceh, periode 2017-2022 tersebut, keputusan Gub Mualem mengangkat kembali Fadhil Ilyas sangat tepat, juga menilai, Pemerintah Aceh komit dalam memastikan Bank Aceh terus berkembang dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat.

Aminullah Usman, yang juga pakar ekonom dan telah meniti kerjanya selama 27 tahun di BAS dimaksud, berpendapat. “Dirut dan Direksi BAS ke depan harus dipegang oleh sosok berpengalaman, loyal, memiliki kompetensi serta kompeten”.

Menilai keteria terdepan itu ada pada sosok Fadhil Ilyas dan kita yakin Fadhil mampu membawa BAS kearah yang lebih baik dan pertumbuhan ekonomi warga.

Mengingat komitmen dan Dirut yang kompeten, sangat menentukan perjalanan pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan aset dari tahun ke tahun, ungkap H Aminullah Usman kepada awak media di Banda Aceh, sesaat setelah Gubernur Aceh angkat kembali Fadhil Ilyas sebagai Dirut BAS, Senin (17/03) 2025.

“Telah diketahui dan telah dilansir sejumlah Online beberapa waktu lalu”.

Fadhil Ilyas sebelumnya pernah menjabat sebagai Plt Direktur Utama Bank Aceh sebelum kemudian digantikan oleh Hendra Supardi. Namun, usulan dari Gubernur Aceh untuk mengembalikan Fadhil keposisi tersebut dinilai sebagai langkah strategis guna memperkuat manajemen BAS selama masa transisi pengangkatan Dirut dan dewan Dereksi lainnya yang definitif hasil RUPS tiga hari lalu. (lem)

Pasca Banjir Hidrometeorologi, Bank Aceh cetak performa positif pada periode Triwulan I 2026

0

Direktur utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas

​MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Bank Aceh menunjukkan resiliensi yang luar biasa dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di awal tahun 2026. Berdasarkan laporan keuangan kuartal pertama yang berakhir pada 31 Maret 2026, Bank Aceh berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja di tengah tantangan pemulihan pasca bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh akhir tahun lalu.

Total Aset Bank Aceh kini mencapai Rp29,89 triliun, meningkat 2,19% dibandingkan posisi Maret 2025 yang sebesar Rp29,25 triliun. Peningkatan aset ini mencerminkan pengelolaan portofolio yang sehat serta kepercayaan nasabah yang tetap terjaga.

Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp25,17 triliun, tumbuh 2,47% secara tahunan (year-on-year). Angka ini menunjukkan bahwa Bank Aceh tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam mengelola simpanan mereka, yang menjadi modal penting bagi bank untuk terus berekspansi.

Sebagai motor penggerak ekonomi daerah, Bank Aceh juga mengakselerasi Penyaluran Pembiayaan yang tumbuh 3,14% menjadi Rp21,20 triliun. Fokus pembiayaan ini diarahkan pada sektor-sektor produktif untuk membantu para pelaku usaha bangkit dan memperkuat struktur ekonomi masyarakat pasca tantangan alam di tahun sebelumnya.

​Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi bisnis yang adaptif. “Kami tidak hanya mengejar angka, tetapi memastikan bahwa setiap rupiah pembiayaan yang disalurkan memiliki dampak nyata bagi pemulihan ekonomi masyarakat Aceh,” ungkapnya.(*)

Bupati Aceh Besar Terima Dividen Bank Aceh Syariah Rp 4,76 Miliar

0

 

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menerima dividen Bank Aceh Syariah sebesar Rp4.765.525.206 yang diserahkan langsung oleh Pimpinan PT Bank Aceh Syariah Cabang Jantho, di Aceh Besar, Selasa (4/8/2026). FOTO/MC ACEH BESAR

MEDIANAD.COM, KOTA JANTHO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kembali menerima dividen dari PT Bank Aceh Syariah sebagai hasil penyertaan modal daerah berupa Dividen sebesar Rp4.765.525.206 diserahkan langsung oleh Pimpinan PT Bank Aceh Syariah Cabang Jantho Mursal yang diterima oleh Bupati Aceh Besar H Muharram Idris pada Selasa (4/8/2026)

Penyerahan dividen tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi PT Bank Aceh Syariah terhadap peningkatan pendapatan daerah melalui hasil investasi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar pada bank milik daerah tersebut.

Bupati Aceh Besar H Muharram Idris menyampaikan apresiasi atas kinerja PT Bank Aceh Syariah yang mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah.

Menurutnya, dividen yang diterima akan menjadi tambahan sumber pendapatan daerah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap, PT Bank Aceh Syariah terus meningkatkan kinerja, memperkuat layanan perbankan syariah, serta memperluas perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk melalui dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sementara itu, Pimpinan PT Bank Aceh Syariah Cabang Jantho Mursal mengatakan, penyerahan dividen tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Aceh Syariah dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham, termasuk Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sebagai salah satu pemegang saham.

Melalui sinergi yang terus terjalin, Bank Aceh Syariah diharapkan terus tumbuh sebagai lembaga keuangan syariah yang sehat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh Besar.(*)

Pantau Kestabilan Harga Bahan Pokok jelang Puasa, Wagub Dek Fadh Tinjau Aktivitas Pasar di Banda Aceh

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, didampingi Asisten II Setda Aceh, Zulkifli, melakukan peninjauan ke Pasar Almahira Lamdingin, Banda Aceh, Selasa (25/2/2025).

Peninjauan tersebut bertujuan untuk memantau aktivitas jual-beli menjelang bulan suci Ramadan, serta mengecek harga kebutuhan pokok.

Dalam kesempatan itu, Wagub Fadhlullah berinteraksi langsung dengan para pedagang, termasuk penjual daging sapi segar, ayam ras, dan bahan kebutuhan lainnya.

Berdasarkan pantauan, harga sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan.

Di antaranya, harga daging sapi yang mencapai Rp150.000 per kilogram, daging ayam ras yang dijual dengan harga Rp60.000 hingga Rp65.000 per ekor, serta bahan-bahan lainnya seperti bawang merah yang dibanderol Rp35.000 per kilogram, cabe Rp45.000, dan tomat Rp10.000 per kilogram.

Selain itu, harga telur berada di kisaran Rp48.000 hingga Rp50.000, sementara harga beras mencapai Rp215.000 per 15 kilogram.

Menanggapi situasi ini, Fadhlullah mengatakan jika pihaknya memantau langsung kondisi pasar dan harga-harga sembako.

“Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga menjelang Ramadan. Namun, kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga agar masyarakat tidak terbebani,” ujarnya.

Salah satu pedagang, Nurbaiti, mengungkapkan keluhannya terkait daya beli masyarakat yang semakin menurun. Menurutnya, situasi ekonomi yang sulit membuat pembeli enggan berkunjung ke pasar, terlebih sejak relokasi pedagang dari Pasar Peunayong ke Pasar Almahira pada awal tahun 2021.

“Sekarang di mana-mana ada pasar. Lapak sewa mahal, pembeli terbatas. Sudah empat tahun saya sewa di sini, tapi sulit sekali berjualannya,” ungkap Nurbaiti.

Selain Wagub Fadhlullah dan Asisten II, turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Peternakan Aceh, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, perwakilan dari Bulog, pihak Kepolisian, serta beberapa instansi terkait dari Pemerintah Kota Banda Aceh.

Peninjauan itu diharapkan dapat memberi gambaran jelas mengenai kondisi pasar menjelang Ramadan, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk mengambil langkah-langkah strategis demi menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat. (*)

Persiraja Buru Poin Tambahan di ‘Home’ PSPS Sabtu Petang

0

PEMAIN Persiraja Banda Aceh, Jumat (7/11/2025) lakukan latihan ringan di Stadion Kaharuddin Nasution. Sebelum menghadapi tuan rumah PSPS Pekanbaru, Sabtu Sore pada Pekan ke-9 Pengadaian Champioship 2025/26. (foto/kiriman mo persiraja)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Usai catat kemenangan perdana di Stadion H Dimurthala (SHD) pada pekan ke-8 lanjutan Pengadaian Liga2 Championship 2025/26 atas kekuatan Persekat Tegal, Jawa Tengah 1-0 (0-0)(1-0) langsung di SHD Lampineung Banda Aceh, Minggu (02/11) malam lalu.

Sabtu petang tim yang berjulukan lantak laju Persiraja kembali membidik poin tambahan saat bersua di kandang PSPS Pekanbaru Sabtu petang, sehingga terus menjaga persaingan pemburuan tiket promosi ke Liga1.

Pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas seperti biasa dalam temu media sehari menjelang laga mengatakan. “Kita tak mendahului yang diatas”, namun kerja keras anak asuhannya sepanjang laga optimis memperoleh hasil sebagaimana yang diharapkan, termasuk bersua dengan tuan rumah PSPS di Stadion Kaharuddin Nasition (SKN), Sabtu (80/11) pukul 15.30 WIB.

Pinta Akhyar dalam jumpa Pers di Pekanbaru, Jumat sore, yang juga dalam sesi temu media tersebut didampingi andalannya, Fitra Ridwan.

Serta mengatakan, “Persiraja akan memanfaatkan sisi kelemahan kubu tuan rumah, dalam usaha mengamankan poin dihadapan publik SKN, satu bahkan sempurna, agar terus menjaga persaingan menuju papan atas klasmen”, sebelum menghadapi tuan rumah Adhiyaksa FC, Rabu tanggal 12 nanti, yang juga laga perdana putaran kedua, tutupnya (non)

Pemegang Saham Pengendali pimpin RUPSLB Bank Aceh

0

MEDIANAD COM, BANDA ACEH – PT Bank Aceh Syariah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara hybrid di Pendopo Gubernur Aceh, Rabu (2/9/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Aceh selaku Pemegang Saham Pengendali dan dihadiri oleh seluruh pemegang saham dan membahas sejumlah agenda strategis perseroan.

Dalam rapat, pemegang saham menyepakati sejumlah keputusan terkait perseroan, termasuk penyesuaian susunan Direksi PT Bank Aceh Syariah. Salah satu keputusan RUPSLB adalah memberhentikan dengan hormat sdr. Syahrul dari jabatan Direktur Operasional PT Bank Aceh Syariah.

Manajemen Bank Aceh menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi, kontribusi, serta pengabdian Syahrul selama menjalankan amanah sebagai Direktur Operasional. Selama masa pengabdiannya, Syahrul telah menjadi bagian dari perjalanan dan proses pengembangan Bank Aceh.

Sekretaris Perusahaan PT Bank Aceh Syariah, Ilham Novrizal, mengatakan seluruh keputusan yang telah disepakati dalam RUPSLB akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“RUPSLB merupakan bagian dari mekanisme pengambilan keputusan perseroan. Seluruh keputusan yang telah disepakati pemegang saham akan kami tindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bank Aceh tetap memastikan kegiatan operasional dan pelayanan kepada nasabah berjalan dengan baik dan berkesinambungan,” ujar Ilham.

Ia menambahkan, Bank Aceh tetap berkomitmen menjaga keberlangsungan kegiatan usaha, memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah, serta terus berkontribusi bagi masyarakat dan perekonomian Aceh. (*)

Popular Posts

My Favorites

Kemanunggalan TNI-Rakyat: Babinsa dan Warga Bersihkan Jalan Demi Kenyamanan Pengguna Jalan

0
MEDIANAD.COM, SABANG — Babinsa 10 Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Serka Muliyono bersama masyarakat binaan melaksanakan kegiatan pembersihan dahan-dahan pohon trembesi yang telah ditebang di...