Ekonomi

Beranda Ekonomi
Berita Ekonomi

Puluhan Dosen UBBG Ikut Workshop Penyusunan Proposal Dana Indonesia Raya, Siap Promosikan Budaya di Aceh

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) menggelar Workshop Penyusunan Proposal Program Dana Indonesia Raya Tahun 2026 via daring, Senin (11/5/2026). Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat antusias tinggi dari para dosen.

Dalam sambutannya, Rektor UBBG Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang digagas LPPM ini. Beliau berharap kepada dosen agar dapat memanfaatkan kegiatan ini sehingga nantinya bisa banyak yang lolos Program Dana Indonesia Raya, sebuah program yang berdampak besar terhadap pemajuan khazanah budaya, khususnya budaya yang ada di Provinsi Aceh.

Beliau mendorong para dosen untuk aktif mengikuti program hibah sebagai upaya meningkatkan jenjang karier dosen dan mutu kampus.

“Dosen UBBG sudah sering lolos hibah Kemdiktisaintek dengan berbagai skema. Namun, untuk Dana Indonesia Raya yang digagas Kementerian Kebudayaan masih baru sehingga perlu banyak bimbingan dari pakar yakni Pak Muzakkir, S.Pd., MEd. Ph.D. Terima kasih kepada pemateri dan tim LPPM,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPPM UBBG, Dr. Muhammad Iqbal, M.A., menyampaikan bahwa workshop ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun proposal yang berkualitas dan sesuai dengan ketentuan program hibah. Ia berharap melalui kegiatan ini semakin banyak dosen UBBG yang mampu menghasilkan proposal inovatif yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian dan pengembangan budaya Aceh.

Pemateri workshop, Muzakkir, S.Pd., M.Ed.,Ph.D menjelaskan secara rinci mengenai tahapan dan proses pengajuan hibah, mulai dari penyusunan proposal, persyaratan administrasi, hingga strategi agar proposal dapat lolos seleksi. Penjelasan yang disampaikan membantu peserta memahami mekanisme hibah dengan lebih baik.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Workshop ini diharapkan mampu meningkatkan semangat dosen dalam menghasilkan proposal penelitian yang berkualitas dan kompetitif.

“Ada berapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat proposal Dana Indonesia Raya yakni budaya, latar belakang pelaku seni, dan konsep harus seusai dengan kategori,”ujarnya.(*/kal)

UBBG Kembali Kukuhkan Dua Guru Besar, Rektor: Ini Hadiah Terindah Milad ke-5

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Masih dalam suasana momentum Milad ke-5, UBBG kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam hal peningkatan mutu Sumber Daya Manusia. Kali ini kampus UBBG kembali mengukuhkan dua guru besar di bidang pendidikan yakni Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. (Bidang Ilmu Pendidikan Matematika) dan Prof. Dr. Sariakin, M.Pd. (Bidang Ilmu Manajemen Pendidikan). Kegiatan pengukuhan berlangsung di Plenary Hall kampus setempat, Senin (4/5/2026).

Pada pengukuhan tersebut hadir juga guru besar dari berbagai perguruan tinggi Indonesia yakni Prof. Dr. Rully Charitas Indra Prahmana, S.Si., M.Pd. (Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan), Prof. Dr. Abdul Hamid K., M.Pd. (Guru Besar Universitas Negeri Medan), dan Prof. Dr. Rahmah Johar, M.Pd. (Universitas Syiah Kuala).

Rektor UBBG Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. dan Prof. Dr. Sariakin, M. Pd. Beliau menyatakan sangat bersyukur karena pada momentum Milad ke-5, UBBG kembali mendapatkan hadiah terindah yakni bertambahnya dua guru besar.

Rektor berharap, pengukuhan guru besar ini bukan seremonial semata, tetapi ini sebagai bentuk dedikasi insan akademis dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Ini adalah bentuk pengukuhan nilai akademisi yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan yang berdampak bagi bangsa, negara, dan masyarakat.

“Semoga akan banyak lahir guru besar di UBBG sehingga akan tercapai visi UBBG sebagai perguruan tinggi yang unggul, mandiri, dan religius menjunjung tinggi nilai religius dalam ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai budaya di kawasan Asia Tenggara tahun 2035, “ujarnya. Beliau juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran guru besar dari berbagai perguruan tinggi Indonesia, Kepala LL Dikti Wilayah XIII Aceh, seluruh tamu undangan, dan panitia yang telah menyiapkan kegiatan ini dengan baik.

Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Getsempena Ir. H. Hidayatullah Daud, M.T. juga menyampaikan selamat dan sukses atas pengukuhan guru besar Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. dan Prof. Dr. Sariakin, M. Pd., Beliau sangat berterima kasih kepada kedua guru besar baru UBBG apalagi Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. diangkat menjadi Guru Besar diusia 38 tahun, merupakan salah satu guru besar termuda di Aceh.

Ini bisa memotivasi dosen lain untuk terus meningkatkan diri kejenjang jabatan fungsional tertinggi. Yayasan terus mendorong dosen untuk menjadi guu besar. Visi ke depan semua dosen UBBG harus menjadi guru besar.

Guru besar merupakan pegiat intelektual yang tidak hanya produktif dan inovatif namun juga pribadi yang mampu menjunjung tinggi nilai moral. Salah satunya adalah bersikap jujur dalam berkarya dan tidak melakukan tindakan manipulatif.

Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah XIII Aceh Dr. Ir. Rizal Munadi, M.M., M.T. dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada kampus UBBG yang telah bertambah guru besar. Semoga UBBG dan seluruh PTS di Aceh terus berkembang dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia. (kal)

 

LLDikti Wilayah XIII Aceh akan terus mendorong dosen PTS untuk meningkatkan jenjang karier dan melanjutkan studi. Alhamdulillah 50 prosen gurubesar di PTS Aceh sekarang berada di UBBG, ini sebuah prestasi yang patut kita apresiasi.

 

Prof. Dr. Sariakin, M. Pd., menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul “Membangun Komitmen Organisasi Dosen: Sinergi Budaya Organisasi, Kepemimpinan Transformasional, dan Komunikasi Vertikal dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja”.

 

Dalam orasinya, beliau menyatakan bahwa perguruan tinggi yang unggul, bukan hanya dibangun oleh gedung megah, teknologi canggih, atau regulasi yang kompleks, tetapi oleh manusia-manusia akademik yang memiliki komitmen kuat terhadap institusinya.

 

Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Metapedadidaktik dalam Pembelajaran Matematika: Membangun Kesadaran Reflektif Calon Guru pada Konsep Bilangan Rasial”.

 

Dalam orasinya, beliau menyatakan bahwa Metapedadidaktik merupakan salah satu pendekatan yang secara konseptual kuat dan secara empiris terbukti mampu memberikan solusi terhadap permasalahan mendasar dalam pembelajaran Matematika, khususnya pada konsep bilangan.

 

Kedua guru besar tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada LLDikti Wilayah XII Aceh, Yayasan Pendidikan Getsempena, Rektor dan Civitas Akademika UBBG, keluarga tercinta, dan seluruh pihak yang telah memberikan bimbingan, motivasi, dan dorongan hingga tiba pada pencapaian ini. Kal

Akibat Waduk Kering, Sebahagian Padi di Tringgadeng Terancam Gagal Panen

0

Hamparan sawah di Trienggadeng kabupaten Pidie Jaya mengalami kekeringan dan terancam gagal panen.(foto:Medianad_muslem)

MEDIANAD.COM, TRINGGADENG –  Akibat kemarau dan kekeringan yang melanda wilayah kabupaten Pidie Jaya, ada beberapa daerah diperkirakan gagal panen. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya air yang bisa dialiri.

Hal ini karena para petani diwilayah tringgadeng hanya memanfaatkan air irigasi cobo. Namun saat ini debit irigasi di Krueng cobo tidak mencukupi untuk mengairi beberapa wilayah yakni Coet Matang, Meunasah Raya, Meunasah paya serta kampung mesjid Tringgadeng.

Padahal, dikawasan kemukiman Peuduk Tunong itu ada tempat penyimpanan air, seperti waduk Aludrin, Bendungan Lhok Pisang serta Embung Paya Pii ( Paya Seupat) peuduk tunong namun kondisi ketiga tempat penyimpanan air ini dalam kondisi rusak.

Sedangkan Paya Pii atau Paya Seupat itu dalam kondisi dangkal alias sudah lama tidak ada pengerukan dan ini luput dari pantauan baik dari pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi.

Padahal, Kalau Paya Pii atau Paya Seupat Peuduk Tunong itu rutin dilakukan penggurukan, kemungkinan besar hal ini dapat teratasi atas Krisis air yang untuk disebab sudah lama tidak ada yang mau peduli terhadap paya pii.

Initersebut padahal embung itu ada akibat kerja sama masyarakat tringgadeng bergotong royong untuk membuat sebuah embung tersebut pada saat camat Abdullah cut memimpin camat tringgadeng dimasa itu.

namun sampai saat ini paya pii tersebut dibiarkan rusak dan dangkal padahal embung tersebut mampu mengairi sampa kekemukiman pangwa.

Masyarakat Tringgadeng M.Jafar mengharapkan pada pemerintah Pidie jaya dan pemerintah provinsi untuk segera memperbaiki embung paya pii tersebut apa lagi pemerintah saat ini sedang giat giat kampanyour tentang ketahanan pangan .apa lagi baru baru ini pemerintah pusat telah membantu berbagai peralatan.

Berbagai bantuan seperti troktor untuk pengolahan tanah dan pompa air. adi pemerintah kabupaten maupun provinsi dalam hal ini dinas terkait seperti dinas sumber daya air dan dinas pertanian harus turun langsung meninjau kelokasi bendung atau waduk waduk yang selama ini rusak untuk diperbaiki .

“Ironis memang sungguh, kitakenayangkan petani modal banyak habis untuk pengolahan tanah dan ongkos tanam serta tenaga dan junga termasuk pupuk cukuplah banyak ditanggung beban kerugian oleh petani”.kata M.jafar.

maka kita mengharapkan pada pemerintah dan intadi terkait untuk segera memperbaiki embung yang sudah ada .bila embung ini nanti bisa menyimpan air untuk keperluan petani disaat saat terjadi kekeringan dan debit air sungai tidak ada lagi maka bisa mengairi air di⁵ terbut untuk mengatasi kekeringan tanaman padi masyarakat.(m’l)

Panen Raya Timun Serentak, di Lahan Warga Binaan Gampong Jaboi

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, hadir dalam kegiatan Panen Raya Timun Serentak yang digelar Polsek Sukajaya Polres Sabang, di lahan seluas 5.000 m² milik warga binaan, Sdr. Samsuar, di Gp.Jaboi, Kec.Sukajaya Kota Sabang, Kamis (24/07/2025).

Panen raya tersebut berhasil memproduksi sebanyak 800 kilogram timun dari satu siklus tanam, hasil dari pendampingan intensif personel Polsek Sukajaya bersama warga binaan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kapolres Sabang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dilakukan jajaran Polsek Sukajaya dengan masyarakat setempat.

“Ini merupakan bukti nyata kehadiran Polri bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam pemberdayaan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat,” ujar AKBP Sukoco.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolsek Sukajaya Polres Sabang IPTU Samsuri, perangkat Gampong Jaboi, perwakilan Dinas Pertanian Kota Sabang, pemilik lahan Sdr. Samsuar, serta personel Bhabinkamtibmas Polsek Sukajaya.

Panen raya ini menjadi bagian dari implementasi program pembinaan Polri di bidang pertanian produktif, yang terus digalakkan di berbagai wilayah hukum Polres Sabang, sebagai upaya menciptakan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.(man)

Ribuan Wisatawan Serbu Sabang PT. SIM Tambah Trip Kapal Cepat

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Memasuki libur panjang Imlek dan Israq Mikraj, ribuan wisatawan dari berbagai daerah dan manca negara mulai ramai berdatangan ke Kota Sabang.

Tak ayal, untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang tersebut manajemen PT. Sakti Inti Makmur langsung bergerak cepat menambah trip jadwal keberangkatan 4 armada kapal cepatnya sejak dua hari lalu, Jumat 24 Januari 2025.

“Penambahan trip keberangkatan kapal cepat ini kita lakukan sebagai bentuk antisipasi terjadinya lonjakan penumpang.

Dan ini sudah biasa kita lakukan, bahkan kita sudah prediksikan seminggu sebelum memasuki libur panjang dan cuti bersama Imlek dan Israq Miqraj.

Alhamdulillah, saat ini proses penyeberangan seluruh penumpang masih berjalan lancar dan masih dapat teratasi dengan baik,” kata Manager Operasional PT. Sakti Inti Makmur Gusti.

Menurutnya, memasuki libur panjang ini sangat disarankan kepada seluruh wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang hendak berkunjung ke Sabang sebaiknya pembelian tiket melalui via aplikasi Express Bahari Mobile saja.

Karena pembelian lewat aplikasi tersebut lebih memudahkan, nyaman dan terjamin. Sehingga para wisatawan yang mau ke Sabang atau sebaliknya tidak lagi terjadi antrean panjang karena sudah mengetahui jadwal keberangkatan kapal sesuai tiket yang sudah di booking.
“Pada prinsipnya kami dari Manajemen PT. Pelayaran Sakti Inti Makmur sudah berkomitmen siap memberikan pelayanan terbaik untuk publik, jadi apapun keluhan silahkan sampaikan saja kalau tujuan untuk kebaikan kami siap membantu.

Sebagai contoh, menanggapi respon keluhan warga Sabang yang mengaku kesulitan memperoleh tiket, dimana kebijakan khusus sudah kita berikan untuk warga lokal atau warga Sabang.

Kami dari manajemen PT. SIM sudah buka jalur loket khusus di Pelabuhan Ulee Lheue yang menjual tiket untuk warga lokal Sabang yang hendak kembali pulang ke Sabang.

Kebijakan ini sengaja kita lakukan di saat terjadi lonjakan penumpang saja seperti yang terjadi sekarang ini agar warga Sabang bisa lebih mudah untuk mendapatkan tiket untuk pulang ke Sabang.

Mudah-mudahan kebijakan yang kami ambil ini bisa membantu warga Sabang,” tutupnya.

Sementara dalam laporannya, sejak terjadi lonjakan penumpang Manajemen PT. Pelayaran Sakti Inti Makmur melakukan penambahan pelayaran Sabang (Balohan)-Banda Aceh (Ulee Lheue) dari sebelumnya 3 trip menjadi 4 trip.

Adapun 4 armada kapal cepat yang dikerahkan yakni, KMC Express Bahari 2F, KMC Express Bahari 5F, KMC Express Bahari 2C dan KMC Express Cantika.

Jadwal Keberangkatan Kapal Cepat Minggu, 26 Januari 2025 Sabang (Balohan)-Banda Aceh (Ulee Lheu)
Express Bahari 2F : 08:00 WIB
Express Bahari 2C : 09:30 WIB
Express Bahari 5F : 11:30 WIB
Express Bahari 2F : 14:30 WIB
Express Bahari 5F : 15:30 WIB
Express Bahari 2C : 16:30 WIB
Express Cantika 89: 17:00 WIB

Jadwal Keberangkatan Kapal Cepat Minggu, 26 Januari 2025, Banda Aceh (UleeLheue)-Sabang (Balohan)
Express Bahari 2C: 08:00 WIB
Express Bahari 5F : 09:00 WIB
Express Cantika 89 : 09:30 WIB
Express Bahari 2F: 10:00 WIB
Express Bahari 2C : 11:00 WIB
Express Bahari 5F : 13:15 WIB
Express Bahari 2F : 16:30 WIB.

(man)

Inspiratif Seorang Polisi Muda di Kota Sabang Dengan Pekerjaan Sampingan “Tak Malu Berjualan Kebab”

0

MEDIANAD.COM, SABANG- Seorang anggota korps bhayangkara yang berdinas di Polres Sabang Polda Aceh sukses mencuri perhatian , ia di ketahui memiliki pekerjaan sampingan sebagai penjual Kebab di pinggir jalan. Alhasil dagangan kebab nya pun banyak di minati oleh masyarakat setempat mulai dari kalangan anak anak, remaja, hingga orang dewasa sekalipun,

sepulang dinas dari lokasi bertugas, ia masih menyisihkan waktu untuk sekedar berjualan kebab di pinggir jalan , dan terjun langsung menjalankan dagangan nya. Seperti apa sosok dan kisah inspiratif nya itu ? Berikut ulasan selengkap nya.

Salah seorang anggota Polisi yang sukses mengundang sorotan dari kalangan pecinta kuliner di wilayah Kota Sabang itu ialah Bripda Cut Muhammad Noval.

Dia mulai di kenal publik saat sering kali membagikan kegiatan positifnya di media sosial diantaranya setiap malam Jumat ia membagikan kebab gratis untuk anak anak yatim di wilayah Sabang, melalui teman dekat nya dan akun Instagram pribadi nya @novalmuhammad14 ia mengajak dan merangkul anak anak yatim di wilayah Sabang dan membawa mereka ke dagangan kebab milik nya yang terletak di pinggir jalan Oentoeng Surapati untuk berbagi sedikit rezeki yang di titipkan oleh Allah kepada nya .

Meski kerjaan sampingan nya menjadi pedagang kebab pinggir jalan, polisi berpangkat bripda tersebut tidak malu berjualan kebab di luar jam dinas nya , ia kerap turun langsung ke lokasi jualan nya dan melayani seluruh pelanggan nya dengan ramah dan membangun citra positif, sehingga tak heran banyak masyarakat sekitar yang mengabadikan citra positif yang dilakukan polisi muda tersebut.

Meski sudah bekerja sebagai polisi, namun bripda Cut Muhammad Noval tetap semangat berjualan kebab, “yang penting menghasilkan uang secara halal dan bisa terus berbagi serta bermanfaat untuk orang disekitar” ucap bripda tersebut pada media ini, Selasa (05/08).(man)

Penanaman Jagung Serentak Kuartal III di Lahan Perhutanan Sosial

0

MEDIANAD COM, SABANG – Kapolres Sabang, AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, bersama Ketua DPRK Sabang Magdalaina dan sejumlah pejabat daerah, mengikuti Penanaman Jagung Serentak Kuartal III dan Penanaman Jagung di Lahan Perhutanan Sosial yang berlangsung di Jr.Sirui, Gp.Batee Shoek, Kec.Sukamakmue Kota Sabang, Rabu (09/07/2025).

Kegiatan ini dipusatkan di lahan milik warga setempat, Sdr. Armia, dengan luas sekitar 3.000 meter persegi. Selain Kapolres dan Ketua DPRK Sabang, turut hadir Kepala Dinas Pertanian Sabang Fachri, SE, M.AP, Kepala Dinas Kehutanan Sabang Faisal, S.T, M.T.P, serta Kepala Imigrasi Sabang Muchsin Miralza.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Utama (PJU) Polres Sabang, para Bhabinkamtibmas, Pj. Geuchik Gp.Batee Shoek Mansur, S.Ag, Kelompok Tani Gp.Batee Shoek, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Kapolres Sabang, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan serta pemanfaatan lahan secara produktif.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan lahan yang berkelanjutan,” ujar AKBP Sukoco.

Ketua DPRK Sabang, Magdalaina, juga menyatakan dukungannya terhadap program pertanian berbasis masyarakat ini. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus digalakkan di berbagai wilayah gampong lainnya di Sabang.

Penanaman jagung secara simbolis dilakukan oleh para pejabat yang hadir, diikuti oleh para petani dan undangan. Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ketahanan pangan lokal dan penguatan ekonomi desa melalui pemanfaatan lahan perhutanan sosial.

Kegiatan berlangsung penuh antusias, mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun pertanian yang mandiri dan berkelanjutan di wilayah Kota Sabang.(man)

Pendampingan Babinsa Koramil 02/Sukakarya Bantu Petani Tingkatkan Semangat Bertani Modern Melalui Hidroponik

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Sebagai bentuk kepedulian terhadap ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat, Babinsa 03 Gampong Paya Seunara Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serka Basuki, melaksanakan pendampingan kepada petani hidroponik di Jurong Masjid, Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Sabtu (16/05/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serka Basuki turun langsung melihat proses budidaya sayuran selada dengan sistem hidroponik yang dikelola warga binaan. Kehadiran Babinsa tidak hanya sebagai pendamping, namun juga memberikan semangat dan motivasi kepada petani agar terus giat memanfaatkan lahan yang tersedia menjadi lahan produktif.

Menurutnya, budidaya hidroponik memiliki potensi yang baik untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga. Selain mudah dikembangkan, tanaman selada juga memiliki nilai jual yang cukup menjanjikan di pasaran.

“Melalui pendampingan ini diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan kosong dengan menanam sayuran yang bermanfaat dan bernilai ekonomis,” ujar Serka Basuki di sela kegiatan.

Kegiatan pendampingan yang dilakukan Babinsa tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam mendukung program ketahanan pangan serta mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah binaan.(man)

Popular Posts

My Favorites

Profesionalisme Prajurit Jadi Prioritas, Kodim 0112/Sabang Gelar Latihan Menembak Terprogram

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Kodim 0112/Sabang melaksanakan kegiatan Latihan Menembak Senapan Ringan dan Pistol Semester I Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Tembak Antarikshe Lanud Maimun...