Nasional

Beranda Nasional Halaman 4
Berita Nasional

Kapolri-Panglima TNI Sepakat Investigasi Kasus Penembakan Personel hingga Tuntas

0

MEDIANAD.COM, JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sepakat untuk menginvestigasi insiden penembakan anggota Polri oleh oknum personel TNI di Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Kapolri dan Panglima TNI berjanji bakal mengusut kasus hingga tuntas.

“Saya kira hari ini Pak Kapolda dan Pak Danrem sedang terus melakukan investigasi. Saya dengan Bapak Panglima sama, sudah sepakat bersama-sama melakukan investigasi dan menuntaskan hal-hal yang nanti ditemukan di lapangan,” tegas Kapolri, Selasa (18/3/2025).

Kapolri pun mendorong semua personel kepolisian tetap bekerja dengan baik dan penuh semangat. Usai kejadian itu, ia meminta sinergi dan soliditas harus terus dijaga.

“Yang jelas tentunya kita selalu mendorong, mengingatkan seluruh anggota terus bekerja dengan baik penuh semangat, hati-hati dan selalu jaga sinergitas dan soliditas untuk kepentingan rakyat,” ujar Kapolri.

Tiga polisi gugur dalam tugasnya saat melakukan penggerebekan judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, Lampung.

Adapun ketiga korban yakni AKP (Anumerta) Lusiyanto, Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto dan Briptu (Anumerta) M Ghalib Surya Ganta.

Oknum TNI yang diduga menembak tiga polisi itu juga telah ditangkap. Kini, terduga pelaku ditahan di Denpom Lampung.(man)

Preman Berkedok Ormas yang Ganggu Investasi akan di tindak tegas oleh Polri

0

MESIANAD.COM, JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan kesiapannya untuk menindak tegas oknum organisasi masyarakat (ormas) yang terlibat dalam aksi premanisme dan menghambat iklim investasi di Tanah Air. Polri berkomitmen untuk memastikan dunia usaha terbebas dari ancaman kelompok tertentu yang menyalahgunakan nama ormas demi kepentingan pribadi atau kelompok.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Polri tidak akan mentoleransi segala bentuk premanisme yang mengancam investasi dan stabilitas ekonomi nasional.

“Sesuai komitmen Kapolri, Polri akan menindak tegas aksi premanisme berkedok ormas. Tidak boleh ada oknum yang menggunakan nama ormas untuk melakukan pemerasan, pungutan liar, atau aksi yang merugikan dunia usaha serta menghambat investasi,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo dalam keterangannya, Jumat (14/3).

Polri menegaskan bahwa sebelum melakukan penindakan hukum, pihaknya selalu mengedepankan langkah preventif dan pre-emtif. Upaya ini dilakukan melalui sosialisasi, pembinaan, serta koordinasi dengan berbagai pihak agar ormas tidak terjebak dalam tindakan melawan hukum.

“Selain tindakan represif melalui penegakan hukum, Polri juga melakukan pendekatan preventif dan pre-emtif dengan memberikan pemahaman kepada anggota ormas agar tidak menyalahgunakan keorganisasian nya. Pembinaan ini penting agar mereka bisa berkontribusi secara positif dalam menjaga ketertiban dan mendukung iklim investasi yang kondusif,” jelasnya.

Selain itu, Polri juga gencar melakukan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait tolak aksi premanisme yang berkedok ormas. Langkah ini bertujuan agar masyarakat lebih memahami modus-modus yang digunakan oknum tertentu untuk melakukan pemerasan atau tindakan intimidatif terhadap dunia usaha.

“Kami terus melakukan edukasi kepada masyarakat dan para pelaku usaha agar lebih waspada terhadap aksi premanisme berkedok ormas. Dengan adanya pemahaman yang lebih baik, masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah dan melaporkan setiap bentuk gangguan terhadap investasi,” tambahnya.

“Setiap laporan dari pengusaha dan investor akan kami tindaklanjuti dengan serius. Polri tidak akan ragu menindak oknum anggota ormas yang berperilaku preman dan menghambat investasi di Indonesia,” tegas Brigjen Pol. Trunoyudo.

Polri mengimbau seluruh pengusaha dan masyarakat agar tidak ragu melaporkan segala bentuk pemerasan, intimidasi, atau gangguan terhadap investasi yang dilakukan oleh oknum anggota ormas tertentu.

“Kami menjamin perlindungan bagi pelapor dan akan menindaklanjuti setiap laporan secara profesional. Jangan takut untuk melapor jika merasa dirugikan oleh praktik premanisme oknum anggota ormas, masyarakat dan pengusaha dapat melaporkan melalui hotline layanan Kepolisian 110 untuk melaporkan segala bentuk gangguan keamanan dan tindak premanisme,” tegasnya.

Dengan kombinasi pendekatan preventif, pre-emtif, edukasi kepada masyarakat, dan penegakan hukum yang tegas, Polri berharap dapat menciptakan iklim investasi yang lebih aman, kondusif, dan bebas dari gangguan oknum anggota ormas yang merugikan dunia usaha serta perekonomian nasional.(*)

Polri Ungkap Kecurangan Minyak Goreng di Depok, Ribuan Liter Disita

0

MEDIANAD.COM, JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus pengemasan ulang minyak goreng “MINYAKITA” dengan isi takaran yang tidak sesuai label kemasan. Dalam operasi yang digelar pada Minggu, 9 Maret 2025, di sebuah gudang di Kota Depok, tim penyidik mendapati praktik ilegal yang merugikan konsumen.

Pengungkapan ini berawal dari penyelidikan yang dilakukan oleh tim Bareskrim Polri untuk memastikan distribusi dan ketersediaan minyak goreng “MINYAKITA” sesuai dengan ketentuan. Namun, hasil temuan di lokasi menunjukkan adanya penyimpangan. Tim menemukan bahwa minyak goreng yang dikemas ulang di tempat tersebut memiliki volume yang lebih sedikit dari takaran yang tercantum di label kemasan.

Dirtipideksus Bareskrim Polri mengungkapkan bahwa dalam pengemasan ulang ini, minyak yang seharusnya berisi 1000 ml, namun hanya diisi sekitar 820 ml hingga 920 ml. “Kami menemukan bahwa minyak yang dituangkan ke dalam pouch bag hanya sekitar 820 ml dan ke dalam botol sekitar 760 ml, jelas ini tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ungkap Dirtipideksus Bareskrim Polri.

Dalam operasi ini, polisi menyita berbagai barang bukti, termasuk 450 dus minyak goreng “MINYAKITA” dalam kemasan pouch bag yang siap didistribusikan, 180 dus minyak dalam gudang, 250 krat minyak kemasan botol, serta puluhan mesin pengisian dan alat pendukung lainnya. Total minyak goreng yang berhasil diamankan mencapai 10.560 liter.

Atas temuan ini, pelaku diduga melanggar berbagai aturan hukum, termasuk Undang-Undang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Pangan, dan KUHP. “Kami bertindak tegas terhadap pelaku usaha yang mencari keuntungan dengan cara merugikan masyarakat. Polri berkomitmen menegakkan hukum untuk melindungi konsumen dan perekonomian nasional,” tegas Dirtipideksus Bareskrim Polri.

Polri juga mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam membeli produk dan memastikan barang yang dibeli sesuai dengan standar yang ditetapkan. “Kami juga mengingatkan para pelaku usaha agar tidak memanfaatkan momentum hari besar keagamaan untuk meraih keuntungan dengan cara yang tidak benar,” tambahnya.

Dengan pengungkapan kasus ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Polri berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban dan keadilan demi terwujudnya Indonesia yang lebih baik.

Komisi III DPR RI Apresiasi Atas Keberhasilan Satgas Ops Damai Cartenz Gagalkan Penyelundupan Senjata ke KKB

0

MEDIANAD.COM, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, mengapresiasi keberhasilan Satgas Damai Cartenz dalam menggagalkan penyelundupan senjata api dan amunisi yang diduga akan disalurkan kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Jaya, Papua. Keberhasilan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Mangihut menegaskan bahwa kerja keras aparat keamanan dalam operasi yang berlangsung pada 1-7 Maret 2025 ini patut diapresiasi, mengingat potensi ancaman yang ditimbulkan jika senjata-senjata tersebut jatuh ke tangan KKB.

“Kami sangat mengapresiasi upaya Satgas Damai Cartenz yang berhasil menggagalkan penyelundupan senjata ini. Ini adalah langkah konkret dalam menjaga keamanan dan memastikan masyarakat Papua bisa hidup dengan lebih tenang,” ujarnya saat diwawancarai, Minggu (9/3).

Sebelumnya, dalam operasi tersebut petugas berhasil mengamankan berbagai barang bukti, termasuk dua pucuk senjata laras panjang, empat pistol G2 Pindad, serta ratusan butir amunisi. Selain itu, turut disita beberapa perlengkapan lainnya seperti senapan angin, kompresor udara, dan uang tunai sebesar Rp369,6 juta.

Salah satu pihak yang diduga terlibat dalam jaringan ini adalah Yuni Enumbi, yang disebut sebagai penghubung utama dalam penyelundupan senjata. Aparat masih terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap jaringan lebih luas yang terlibat dalam pasokan senjata ilegal bagi KKB.

Mangihut menegaskan bahwa langkah tegas semacam ini harus terus dilakukan guna mencegah senjata ilegal beredar dan dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di Papua.

“Keamanan di Papua harus dijaga dengan ketat. Kami mendukung penuh upaya aparat dalam menindak penyelundupan senjata agar tidak ada celah bagi kelompok bersenjata untuk memperkuat diri,” tegasnya.

Lebih lanjut, mantan Staf Ahli Jaksa Agung itu juga menekankan pentingnya pengawasan ketat dari aparat keamanan dalam mencegah masuknya senjata ilegal ke wilayah konflik. Menurutnya, keberhasilan ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan dan penindakan terhadap jaringan penyelundupan senjata yang lebih luas.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa aparat kita tidak tinggal diam. Kami berharap operasi serupa terus dilakukan agar tidak ada celah bagi kelompok-kelompok bersenjata untuk merusak kedamaian di Papua,” ujar mantan Kajati Sulawesi Utara itu.

Dengan adanya operasi semacam ini, diharapkan keamanan di Papua semakin terkendali dan masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan lebih aman tanpa ancaman dari kelompok bersenjata.(*)

Presiden Prabowo di HPN ke-79: Pers Harus Profesional, Berintegritas, dan Berpihak pada Bangsa

0
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto

MEDIANAD.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya peran pers dalam kehidupan demokrasi serta tantangan yang dihadapi dunia jurnalistik saat ini. Hal ini disampaikan dalam pidatonya pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-79.

Dalam pidato yang dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo mengapresiasi dedikasi insan pers yang terus bekerja menyuarakan kebenaran dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat Indonesia.

Menurutnya, selama delapan dekade terakhir, pers telah menjadi pilar penting dalam membangun demokrasi yang sehat.

“Pers yang profesional dan berintegritas adalah aset bagi bangsa. Namun, saya ingin mengingatkan bahwa pers Indonesia harus selalu mengutamakan kepentingan bangsa, negara, dan rakyat Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Ia juga menyoroti adanya potensi intervensi dari pihak berkepentingan yang memiliki modal besar dan berupaya mengendalikan opini publik.

Presiden mengingatkan agar insan pers tetap waspada terhadap penyebaran berita hoaks, ujaran kebencian, serta upaya adu domba yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

“Walaupun kita menjunjung tinggi kebebasan pers, kita harus tetap waspada terhadap berita-berita yang tidak benar, yang dapat merusak kepercayaan di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pers Indonesia harus tetap dinamis, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran akan kepentingan bangsa dan negara.

Ia optimistis bahwa insan pers akan tetap setia pada cita-cita para pendiri bangsa, berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila, dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.

“Pers Indonesia harus menjadi pers yang Pancasilais, yang berkomitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom, Salve, Om Santi Santi Santi Om, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan. MERDEKA!.(*)

Alokasi Dana Desa 2025, Ini Parintah Kemendes PDT Terbitkan Kebijakan Baru 2025, Semua Kepala Desa se-Indonesia Harus Taat

0

MEDIANAD.COM – Kemendes PDT mewajibkan desa mengalokasikan  minimal 20% dana desa 2025 untuk ketahanan pangan.

Menteri Yandri Susanto menyatakan program ini dijalankan oleh BUM Desa atau BUM Desa bersama.

Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Desa dan PDT nomor 3 tahun 2025 tentang panduan penggunaan dana desa untuk ketahanan pangan dan mendukung swasembada pangan.

“Memastikan belanja Dana Desa paling rendah 20% (dua puluh persen) sebagai penyertaan modal Desa kepada BUM Desa, BUM Desa bersama, atau investasi bagi lembaga ekonomi masyarakat di Desa lainnya untuk ketahanan pangan diputuskan dalam musyawarah Desa dan/atau musyawarah antar Desa,” jelas Yandri Susanto (Poin 2, huruf b).

Alokasi 20% dana desa untuk ketahanan pangan yang dikelola oleh Bum Desa diharapkan dapat menciptakan akuntabilitas belanja Desa, meningkatkan kapasitas produksi pangan lokal, kualitas pangan, dan keberagaman pangan di Desa.

Selain itu, diharapkan juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yang bergerak di sektor usaha pangan, memperluas lapangan pekerjaan, dan terwujudnya kesejahteraan masyarakat Desa; serta meningkatnya kerja sama/kolaborasi di Desa dan antar Desa, supra Desa, serta antar pelaku ekonomi di sektor pangan.

Dengan kata lain, desa menjadi mandiri serta menjadi lokomotif terdepan dalam mewujudkan program asta cita presiden tentang Swasembada pangan nasional.

Surat keputusan ini menjadi angin segar bagi pengurus Bum desa dan pelaku usaha yang berada di desa.

Pemerintah desa dan masyarakat perlu melakukan evaluasi dan perbaikan sistem
dan kepengurusan Bum desa yang sudah tidak produktif.

Kepala desa juga perlu memberikan trust atau kepercayaan kepada pengurus Bum desa untuk bekerja secara profesional, inovatif dan bertanggungjawab.

Yang paling penting adalah semua pihak yang ada di desa memiliki semangat yang sama untuk menumbuhkembangkan Bumdesa sebagai badan usaha milik desa yang mampu mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Semoga langkah ini dapat mendorong kemajuan ekonomi desa dan membantu terwujudnya swasembada pangan nasional.(*)

 

Kapolresta Tangerang bersama Kementrian KKP dan Forkopimda Provinsi Banten Turun Cek Pembongkaran Pagar Laut

0

MEDIANAD.COM, TANGGERANG – Pengamanan ketat dilakukan oleh jajaran Polresta Tangerang dalam rangka kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), dan Penjabat (PJ) Gubernur Banten, Bapak Ucok Abdulrauf Damante, ke lokasi pemagaran laut di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu pagi, 22/1/2025, pukul 06.00 WIB, bertempat di Ketapang Urban Aquaculture.

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten, Sdri. Elis Susilawati, dan Kolonel Laut Arif, S.T., M.Tr., M.M., selaku Danlanal Banten. Selain itu, Forkopimda Provinsi Banten juga turut hadir untuk memberikan dukungan penuh terhadap program pemerintah yang sedang dijalankan.

Dari tingkat Kabupaten Tangerang, PJ Bupati Tangerang, Bapak Andi Ony, turut hadir didampingi oleh Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono, S.I.K., M.M., beserta Forkopimda Kabupaten Tangerang dan Pejabat Utama (PJU) Polresta Tangerang. Kehadiran pejabat dari tingkat kabupaten ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menyukseskan kegiatan.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini adalah bagian dari upaya memantau pencabutan pagar pantai yang dilakukan sepanjang wilayah dari Tanjung Pasir hingga Pantai Kronjo. “Kami menghadiri kegiatan ini sebagai bagian dari kunjungan kerja Menteri Kelautan RI, Kasal, dan PJ Gubernur Banten. Langkah ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan kawasan pantai berjalan dengan baik demi keberlanjutan ekosistem laut dan kepentingan masyarakat,” ujar Kapolresta.

Sebelumnya, pagar laut di wilayah Tangerang akhirnya dibongkar pada Sabtu (18/1/2025). Proses pembongkaran ini melibatkan 600 personel TNI AL dan warga sekitar. Pembongkaran berlangsung dengan lancar dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Warga berharap langkah ini dapat membuka kembali akses bagi nelayan, sehingga meningkatkan hasil tangkapan mereka dan memperbaiki kesejahteraan ekonomi di kawasan tersebut.

Pejabat daerah lainnya yang hadir meliputi Camat Mauk, Bapak Kholid Mawardi, S.Sos., S.Ip., M.M., Kapolsek Mauk, AKP Subarjo, S.H., M.Si., dan Danramil Mauk, Kapten Inf Hartono. Dukungan dari berbagai unsur, termasuk TNI dan Polri, menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan keberlanjutan ekosistem laut di wilayah ini.

Kegiatan ini berlangsung lancar dan aman, dengan pengamanan yang berjalan sesuai prosedur. Sinergi antara pemerintah, TNI, dan Polri dalam kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat pengelolaan kawasan pesisir di Kabupaten Tangerang.(*)

Akhirnya Menteri ATR Nusron Cabut SHGB Pagar Laut Tangerang

0

MEDIANAD.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid membatalkan sertifikat hak guna bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) atas pagar misterius di laut Kabupaten Tangerang, Banten.

Nusron mengungkapkan penerbitan SHGB dan SHM pagar laut di kawasan pesisir pantai utara (pantura), Kabupaten Tangerang, Banten, berstatus cacat prosedur dan material.

Berdasarkan peninjauan dan pemeriksaan, area 266 sertifikat SHGB dan SHM yang berada di bawah laut itu berada di luar garis pantai dan tidak boleh menjadi privat property. Karenanya, wilayah itu tidak bisa disertifikasi.

Mengingat ratusan sertifikat tersebut rata-rata terbitnya pada tahun 2022-2023 alias kurang dari lima tahun, SHGB dan SHM pagar laut Tangerang bisa otomatis dicabut alias batal demi hukum.

“Karena cacat prosedur dan cacat material, berdasarkan PP No. 18 Tahun 2021, selama sertifikat tersebut belum berusia 5 tahun, maka Kementerian ATR/BPN mempunyai kewenangan untuk mencabutnya ataupun membatalkan tanpa proses dan perintah dari pengadilan,” ujar Nusron dalam konferensi pres di Tangerang, Rabu (22/1).

Tingkatkan Penggunaan Energi Terbarukan Tiga Kali Lipat Tahun 2030

0
Dr Ir Surya Darma MBA, Ketua ICRES, Pusat Studi Energi Terbarukan Indonesia (depan paling kanan) dan Sthevia Idira Putri, Sekretaris Pertama, KBRI di Uni Emirat Arab, Abu Dhabi (tengah di depan)

ABU DHABI, UNI EMIRAT ARAB, MEDINAD.COM : Ini adalah tema Pertemuan Tahunan ke 15 IRENA, International Renewable Energy Agency yang berlangsung tanggal 11-13 Januari 2025 bertempat di St. Regis Hotel Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

IRENA adalah Badan Energi Terbarukan yang bermarkas di Abu Dhabi berabggotakan sekitar 185 negara di seluruh dunia. Setiap tahun IRENA menyelenggarakan pertemuan tahunan yang tahun ini sudah berlangsung ke 15 kalinya.

Kali ini isu yang diangkat adalah “Tripling Renewable Energy dan Doubling Down Energy Efficiency”. Tiga kali lipat peningkatan energi terbarukan untuk planet bumi dan masyarakat yang lebih baik. Hal ini sejalan dengan target PBB melalui pertemuan COP21 yang sepakat menjalankan Perjanjian Paris untuk membatasi kenaikan suhu bumi maksimum 1,5 derajat C pada tahun 2050.

“Indonesia yang sudah meratifikasi Perjanjian Paris menjadi UU No.26 Tahun 2016 Tentang Perjanjian Paris telah menyampaikan komitmen menurunkan emisi karbon dalam NDC (National Determined Condition) sebesar 32% tahun 2030 telah mengambil langkah nyata termasuk menyusun rencana jangka panjang melalui peta jalan pelaksanaan transisi energi menuju target Net Zero Emission tahun 2060.”

Dengan target NZE ini, Indonesia akan meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan dengan menggantikan peran energi fosil yang selama ini mendominasi Penggunaan Energi dalam Bauran Energi Nasional.

Dalam pertemuan tahun ini, Indonesia yang semula akan dihadiri langsung oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia bersama Dirjen EBTKE Prof Eniya Listiana Dewi, batal hadir karena ada kegiatan lain di dalam negeri. Akibatnya tidak ada delegasi pada level. Menteri atau level Dirjen yang hadir. Delegasi Indonesia hanya terlihat diwakili staf Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Uni Emirat Arab. Dr Ir Surya Darma MBA, Ketua Pusat Studi Energi Terbarukan, ICRES (Indonesia Center for Renewable Energy Studies) yang diundang sebagai Observer oleh IRENA melaporkan hal tersebut kepada media di Indonesia.

Dr Surya yang juga diundang menghadiri Forum khusus dalam Side Event oleh IRENA dalam forum Global Geothermal Alliance (GGA) menyampaikan bahwa antusiasme peserta untuk hadiri pertemuan tahunan IRENA semakin semarak dalam hal jumlah peserta daan peninjau sebagai observer. Dr Surya juga diminta menyampaikan intervensi pada Forum GGA.

Surya menyampaikan bagaiamana komitmen pemerintah Indonesia yang sangat serius dalam melaksanakan transisi energi untuk mencapai NZE tahun 2060. Presiden juga sudah menyampaikan keinginan Indonesia mewujudkan ambisi target ZE pada 2060 dan target Pemerintah untuk memenuhi Ketahanan dan Swasembada energi yang juga banyak dikaitkan dengan peningkatan pemanfaatan energi terbarukan dan pemerataan penggunaan energi diseluruh pelosok negeri termasuk penambahan jaringan untuk mendukung pemanfaatan energi terbarukan, ujarnya.

Berbicara dalam GGA, Surya Darma menyampaikan, sebagai Ketua ICRES yang bekerjasama sangat dekat dengan pemerintah Indonesia, menyampaikan betapa besar peran energi terbaruka khususnya panas bumi dalam memenuhi ambisi target NZE tahun 2060. Panas bumi akan menjadi salah satu tulang punggung substitusi energi fosil dengan energi terbarukan.

“Panas bumi dengan berbagai kelebihan yang dimiliki, dipastikan akan dapat menggantikan sebagian kapasitas pengganti listrik yang berasal dari batubara. Panas bumi sudah dibuat peta jalan agar dalam 10 tahun ke depan dapat meningkat menjadi 7 GW. Bahkan dalam perubahan Rancangan Kebijakan Energi Nasional, Panas bumi diharapkan dapat mensuplai sebesar 22 GW pada tahun 2050”.

Hal ini membutuhkan dukungan pendanaan yang cukup besar, bahkan dalam sebuah perhitungan. Kebutuhan dana investasi mencapai 100 miliar USD tutor Surya dalam wawancara tertulis dengan awak media, langsung dari Abu Dhabi.

Dengan program ini, peran panas bumi akan menjadi penghasil listrik terbesar dibandingkan negara-negara lainnya dindunia. Saat ini, Amerika me jadi produsen panas bumi terbesar di dunia, baru diikuti oleh Indonesia di urusan kedua. Dalam program memenuhi target NZE, Indonesia akan mengoptimumkan penggunaan panas bumi sampai 22 GW dar potensi yang saat ini ada sebesar 24 GW.

Untuk memenuhi hal ini, kata Surya yang juga pernah memimpin METI selama dua periode dari 2015-2022. Perlu kolaborasi dengan berbagai pihak khususnya dengan berbagai negara lain termasuk para donor dan investor untuk mendukung pengembangan panas bumi di Indonesia, tutup Surya Darma. (TW)

Ini Bahayanya Jika sering Charger Handphone Tidak Dicabut di Colokan Listrik

0

MEDIANAD.COM- Meninggalkan charger handphone terus-menerus terpasang di colokan listrik tanpa digunakan mungkin tampak sepele, tetapi sebenarnya memiliki beberapa risiko dan dampak negatif, baik dari segi keamanan maupun efisiensi energi. Berikut adalah bahayanya:

  1. Risiko Kebakaran

Charger yang terus terhubung ke listrik dapat menjadi panas seiring waktu. Jika terjadi gangguan listrik, korsleting, atau kualitas charger rendah, ini bisa memicu kebakaran.

Charger murah atau tidak bersertifikasi sering kali tidak memiliki fitur keamanan seperti proteksi panas atau arus pendek.

  1. Konsumsi Listrik yang Tidak Perlu

Charger tetap mengonsumsi daya meski tidak digunakan (standby power). Meskipun kecil, jika dilakukan terus-menerus oleh banyak orang, ini akan berdampak pada pemborosan energi secara global.

  1. Kerusakan pada Charger

Charger yang terus-menerus terhubung ke listrik cenderung lebih cepat rusak karena komponen internalnya terus bekerja meskipun tidak digunakan.

  1. Gangguan pada Sistem Listrik

Jika ada lonjakan listrik (power surge), charger yang terhubung dapat menjadi rusak atau memicu gangguan pada perangkat elektronik lainnya.

  1. Potensi Bahaya pada Anak-Anak

Jika ada anak kecil di rumah, charger yang terpasang dapat menjadi sumber bahaya jika mereka bermain-main dengannya, terutama jika ujung charger terkena air atau benda logam.

Tips Aman Menggunakan Charger

Cabut charger dari colokan listrik setelah selesai digunakan.

Gunakan charger yang berkualitas dan bersertifikasi untuk menghindari risiko korsleting.

Hindari menggunakan charger saat terjadi cuaca buruk atau petir untuk meminimalkan risiko kerusakan akibat lonjakan listrik.

Simpan charger di tempat yang aman setelah digunakan.

Popular Posts

My Favorites

Semarak Ramadhan, Anggota Kodim 0112/Sabang Bersama Persit dan Anak-Anak Laksanakan Tarawih...

0
MEDIANAD.COM, SABANG - Anggota Kodim 0112/Sabang bersama Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV serta anak-anak keluarga besar Makodim melaksanakan sholat Isya yang dilanjutkan sholat...