Olahraga

Beranda Olahraga Halaman 15
Berita Olahraga

Puncaki Grup D, Langsa Segel Tiket Keenam PORA, Dua Tiket Sisa akan Diburu Skuad Nagan, Abar, Abes dan Tamiang di Play- Off

0

Tim Askot PSSI Kota Langsa Lolos ke PORA 2026, usai memuncaki Grup D Pra PORA. (foto/ist)

MEDIANAD.COM:KUALASIMPANG: Skuad Pra PORA Askot PSSI Kota Langsa segel tiket otomatis ke Pekan Olahraga Aceh (PORA) Aceh Jaya 2026, usai menang secara dramatis 1-0 atas Aceh Tamiang, pada pertandingan pamungkas Grup D yang berlangsung di Stadion Tamiang, Karang Baru, Kamis (03/07) sore.
Sedangkan kekalahan meyakitkan skuad tuan rumah Grup D Tamiang yang juga telah perkasa dipuncak klasmen sejak laga kedua kemarin dengan poin enam, harus berjuang kembali di perebutan tiket selanjutnya melalui jalur play off.

“Itulah sepak bola, sedikit aja lengah langsung jadi bumerang, padahal sebelum kick off, Tamiang cukup menahan imbang Langsa agar lolos otomatis ke pora dengan nilai 7”.

Akan tetapi kecerdikan Langsa yang sebebarnya masih berkutat diurutan dua klasmen dengan poin 4 sebelum bentrok kedua tim, secara tak terduga skuad Langsa berhasil mencuri kemenangan penting di laga itu, dan memastikan diri lolos ke PORA perwakilan Grup D usai unggul satu poin atas Tamiang yang turun ke posisi runnerup grup D.

Sementara laga jam pertama, Kamis siang. Kemenangan besar 5-0 Tim Aceh Utara atas Aceh Timur juga tak berarti apa-apa, usai Langsa menang dari Tamiang.
Setelah beberapa saat Aceh Utra memiliki asa masuk runnur up, “namun jika Langsa kalah dari Tamiang”.

PERTANDINGAN TERAKHIR 4 GRUP

Laga antara Langsa dan Tamiang di Grup D Kamis sore juga sebagai pertandingan keseluruhan 4 Grup yang dimulai dari Grup A di Aceh Selatan, 24 Juni, Grup B di Abdya kick off mulai 25 Juni, Grup C di Lapangan RTH Cot Gapu yang berlangsung mulai tanggal 27 Juni dan Grup pamungkas D di stadion Tamiang yang baru menyelesaikan seluruh laga, Kamis (03/7) sore.

Serta sudah memastikan 6 slot tim yang lolos PORA Aceh Jaya, yakni Aceh Jaya (HOSE) sebagai tuan rumah PORA 2026, Pidie peraih medali emas PORA 2022.

Selanjutnya Aceh Selatan juara Grup A Pra PORA, Banda Aceh juara Grup B Pra PORA, Bireuen Juara Grup C dan Kota Langsa pemuncak klasmen Grup D Pra PORA.

BABAK PLAY OFF akan Berlangsung di Stadion Blang Paseh, Sigli 9 dan 10 Juli 2025

Tentu akan bertarung 4 RUNNERUP Grup dalam mengejar dua tiket sisa menuju PORA melalui jalur Play Off . Masing-masing tempat kedua Grup A Nagan Raya akan bersua Runner up Grup B Aceh Barat dan Runnerup Grup C Aceh Besar (Abes) menantang urutan dua Pool D Aceh Tamiang”. (zm)

Pertandingan Sepak Bola Piala Wakil Gubernur Aceh Resmi Dibuka, Total Hadiah Rp200 Juta

0

MEDIANAD.COM – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, secara resmi membuka Kejuaraan Sepak Bola Piala Wakil Gubernur Aceh 2025 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Mutiara, Kecamatan Beureunuen, Kabupaten Pidie, pada Rabu (2/7/2025).

Turnamen bergengsi ini akan berlangsung selama 15 hari dan diikuti oleh 16 klub terbaik dari berbagai daerah di Aceh.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi dan semangat sportivitas antar pemuda Aceh.

“Dalam pertandingan di lapangan keputusan tertinggi ada pada wasit, apapun yang diputuskan wasit itulah yang terbaik. Kita harapkan juga pada wasit setiap keputusan adalah keputusan yang adil dan tepat sasaran, ” kata Fadhlullah.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak dini sebagai investasi masa depan olahraga Aceh.

“Kami Pemerintah Aceh mendukung event olahraga apapun, PON lalu Aceh meraih peringkat 6, harapannya target kedepan bisa juara 3,” kata Fadhlullah.

Turnamen ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp200 juta, dengan rincian juara 1 Rp100 juta, juara 2: Rp50 juta, dan juara bersama 3 dan 4 sebesar Rp50 juta.

Panitia pelaksana menyampaikan bahwa seluruh pertandingan akan berjalan dengan sistem gugur dan diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial dari tanah Rencong.

Pertandingan perdana pada momen pembukaan mempertemukan Arabian Sabang melawan Rencong Putra Beureueh, yang disambut antusias oleh ratusan penonton yang memadati tribun dan sisi lapangan.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Aceh dan antusiasme masyarakat, Kejuaraan Sepak Bola Piala Wakil Gubernur Aceh 2025 diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga sepak bola di provinsi ini.

Hadir mendampingi Wagub Aceh yaitu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh T Mirzuan dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat. [**]

Plt Ketua Askab PSSI Tamiang: Pembangunan Atap Tribun Stadion Tamiang Mendesak

0

Plt ketua Askab PSSI Tamiang, Syahriel Nasir (topi putih), tim Pra PORA Tamiang serta kondisi TRIBUN Stadion Aceh Tamiang yang masih beratap langit, mendesak untuk dibangun atap tribun stadion dimaksud. (foto/zulmahdi)

MEDIANAD.COM, KUALASIMPANG: Untuk permukaan lapangan, lebar dan panjang sudah memenuhi standar serta telah dibuktikan dengan suksesnya menggelar kompetisi dibawah Asprov PSSI Aceh, diantaranya Stadion utama Tamiang ditetapkan salah satu Grup pertandingan Liga3 tahun 2023-2024.

Serta sekarang (1-3 Juli-Red) sedang berlangsung Pra PORA Cabor Sepakbola Grup D, membuktikan tidak ada kendala dengan infrastruktur lain, “hanya persoalan tribun penonton yang tidak memiliki atap, sehingga pecinta sepakbola keberatan datang ke stadion Tamiang, apalagi dalam keadaan cuaca panas seperti sekarang ini, ungkap Plt ketua Askab PSSI Aceh Tamiang, Syahriel Nasir kepada Online ini disalah satu Warkop di Karang Baru, Rabu (02/07) siang.

Sembari mengharapkan, untuk sesegera mungkin pembangunan atap tribun stadion dimaksud terrealisasi.
Serta Plt Keua Askab B Nasir mengharapkan Pemkab Aceh Tamiang memberi perhatian penuh, terutama dalam peruntukan anggaran dari APBK Aceh Tamiang.

“Mengingat pasangan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang cinta dan suka dengan olahraga sepakbola serta ada kontrak politik, akan memberi perhatian penuh untuk pembangunan atap tribun stadion Tamiang jika menjadi Bupati dan Wabub di Kabupaten tersebut”.

Tentu harapan semua itu dapat terealisasi dari dukungan Pemkab, meskipun tahap demi tahap, ujar Nasir yang juga salah satu wartawan senior wilayah kerja Aceh Tamiang.

Sembari mengharapkan untuk sumber anggarannya mudah-mudahhan ada bantuan dari APBA Provinsi, pihak swasta, BUMN dan BUMD lainnya.

Sementara itu, ditanya tentang fasilitas lainnya yang standar sebgai salah satu stadion sepakbola profesional. B Nasir menjelaskan, “sudah ada ruangan semua dibawah tribun, tinggal pembenahan dan direhab agar memenuhi standar sebagaimana yang diharapkan”, tutupnya. (zm)

Setelah Sukses Gelar LLBC 2025, Manajemen Persiraja Makin Solid Tatap Liga 2

0

PANPEL LLBC 2025 diabadikan bersama usai serimoni penutupan Turnamen dimaksud, di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Selasa (01/07/2025) malam. foto/ist

MEDIANAD.COM,BANDA ACEH: Turnamen pramusim Lantak Laju Byond Cup (LLBC) 2025 yang digelar selama lebih dari dua pekan sejak 14 Juni hingga 1 Juli 2025 resmi ditutup dengan keberhasilan Derre FC Aceh Utara sebagai juara.

Turnamen ini digelar di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, atas inisiatif Manajemen Persiraja Banda Aceh bersama Bank Syariah Indonesia (BSI), dan dinilai sukses dari sisi penyelenggaraan maupun antusiasme publik.

Keberhasilan ini menjadi sinyal positif bagi Persiraja yang tengah membangun kekuatan menyambut kompetisi Liga 2 musim 2025/2026. Hal tersebut ditegaskan oleh Manajer Persiraja, Ridha Mafdhul Gidong, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia LLBC 2025, lewat siaran pers humas Panpel yang diterima Online ini, Rabu (02/07) malam.

Ia juga menyampaikan bahwa gelaran turnamen ini tidak hanya menjadi wadah pemanasan bagi pemain-pemain dari kub dari berbagai daerah, tetapi juga memperkuat soliditas internal tim manajemen Persiraja.

“Turnamen ini jadi bukti bahwa kita bisa menyelenggarakan even besar dengan profesional. Ini jadi modal penting, bukan hanya dari segi teknis pertandingan, tapi juga kekompakan manajemen dan stakeholder klub. Kita lebih siap menyambut Liga 2″.

LLBC 2025 diikuti oleh 16 tim dari berbagai kabupaten/kota di Aceh dan sekitarnya, termasuk klub-klub yang diperkuat pemain profesional dan mantan pemain Liga 1. Atmosfer pertandingan yang berlangsung meriah dan kompetitif juga disebut Ridha sebagai bagian dari upaya Persiraja menjaga eksistensi dan gairah sepakbola di Aceh.

Menurut Ridha, partisipasi Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai sponsor utama menjadi bukti bahwa klub mampu menjalin kemitraan strategis dengan lembaga besar, yang akan terus dikembangkan dalam menghadapi Liga 2.
“BSI jadi mitra yang sangat suportif. Ke depan, kita ingin memperluas jaringan sponsor dan membangun kembali kejayaan Persiraja,” tambahnya.

Selain itu, tim scouting talent Persiraja, juga turut memantau sejumlah pemain potensial dari turnamen ini sesuai arahan Presiden tim Persiraja, H. Nazaruddin Dek Gam. Beberapa nama bahkan disebut-sebut akan dipanggil untuk menjalani trial bersama skuad utama Laskar Rencong dalam persiapan tim menjelang kickoff Liga 2.

Dengan suksesnya LLBC 2025, manajemen Persiraja optimis target mereka untuk kembali bersaing di papan atas Liga 2 bisa dicapai. Klub yang terakhir kali tampil di Liga 1 pada musim 2021 itu kini menatap masa depan dengan struktur organisasi yang lebih rapi dan semangat baru dari hasil kolaborasi antarelemen tim. (**)

Kuasai Grup C, Bireuen jadi Tim Kelima Lolos PORA 2026, Aceh Besar Masuk ‘Play-Off

0

TIM PRA PORA BIREUEN 2025

MEDIANAD.COM: Skuad Askab Pra PORA Bireuen 2025 dipastikan lolos ke PORA IV Aceh Jaya 2026 usai tampil tanpa celah dalam babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) IV tahun 2025 Cabor Sepakbola, yang berlangsung di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Bireuen, dari Tanggal 27 Juni hingga 2 Juli 2025.

Sekaligus anak-anak dibawah binaan ketua Askab PSSI Bireuen, Saifuddin Muhammad alias Yah Fud jadi tim kelima yang akan tampil pada PORA IV 2026 di Calang, Aceh Jaya. Setelah 4 tim lain sebelumnya sudah dinyatakan lolos, yakni Aceh Jaya sebagai tuan rumah PORA 2026, Pidie peraih medali emas PORA 2022,s selanjutnya Aceh Selatan juara Grup A Pra PORA dan Banda Aceh juara Grup B Pra PORA.

Serta kepastian skuad dibawah head coach Mulia Saputra dan staf kepelatihannya memastikan diri sebagai juara Grup C, usai menang 3-2 atas Aceh Besar, pada laga pamungkas di lapangan RTH Cot Gapu, Rabu (02/07) sore.

Aceh Besar sendiri yang keluar sebagai _runnerup_ grup C masih memiliki asa lolos PORA lewat jalur _Play Off_ dan lawannya akan menunggu tim peringkat kedua Grup D yang akan menyelesaikan laga terakhir, mulai Kamis (3/7) siang di stadion Tamiang, Aceh Tamiang.

Dimana saat ini tim Askab PSSI Tamiang kokoh dipuncak klasmen Grup B usai menang 3-0 atas Aceh Utara di laga pembuka, dan Rabu sore menang tipis 1-0 saat bersua Aceh Timur.

Sementara posisi Runnerup ditempati skuad dari Askot Langsa dengan poin 4, setelah menang 3-0 atas Atim dan ditahan imbang 1-1 oleh kekuatan Aceh Utara dalam laga, Rabu siang.

Tentu fakem klasmen demikian, Langsa Wajib menang atas Tamiang di laga pamungkas, kamis sore jika ingin lolos otomatis ke PORA.

Sedangkan Tamiang cukup menahan imbang Langsa untuk mengunci tiket otomatis PORA. (non)

Penantian 16 Tahun Tak Lolos PORA, Banda Aceh Buat Sejarah di Abdya Cabor Sepakbola

0

Pemain, pelatih dan ofisial tim Askot PSSI Pra PORA Kota Banda Aceh 2025.

MEDIANAD.COM, ABDYA:Tim Sepakbola Askot PSSI Banda Aceh akhirnya mengikuti jejak tuan rumah PORA 2026 Aceh Jaya, juara bertahan Pidie dan juara Grup A Aceh Selatan yang dipastikan berlaga di ajang PORA 2026, Calang Aceh Jaya.

Penantian panjang hingga 16 tahun atau 3 kali PORA berturut- turut gagal, yakni 2014 Aceh Timur, 2018 Aceh Besar dan PORA 2022 Pidie dipecahkan serta diukir sejarah oleh Skuad generasi emas Pra PORA Cabor Sepakbola Banda Aceh rahun 2025.

Usai mencatat dua kemenangan dan dua hasil imbang, pada Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) ke IV Grup B yang berlangsung di Stadion Persada, Aceh Barat Daya (Abdya) 25 Juni hingga 1 Juli 2025.

“Sempat dipersimpangan, lolos atau tidak anak didikan H Heri Julius secara otomatis ke PORA 2026 akibat ditahan 2-2 oleh Sabang pada laga terakhir”.

Akan tetapi kalau memang ‘riski’ takkan kemana, setelah seteru beratnya di Grup B Aceh Barat secara tak terduga bermain imbang dengan tim gurem Aceh Tengah 0-0.
Hasil laga terakhir antara Aceh Barat versus Aceh Tengah yang berakhir imbang membuat Aceh Barat hanya kebagian poin akhir Grup tujuh (7) dan Banda Aceh 8.

“Dengen demikianah Banda Aceh sah keluar sebagai Juara Grup B dan Abar Runnerup, serta harus berjuang lagi dijalur play off dengan Runnerup Grup A Nagan Raya, untuk mengamankan tiket PORA”.

ACEH BARAT SULIT BONGKAR PERTAHANAN Aceh Tengah

Dalam laga pamungkas Grup B Selasa sore, yang memang Aceh Barat butuh poin sempurna untuk lolos langsung ke PORA kelihatan sepanjang laga anak-anak Meulaboh tegang dan terburu-terburu untuk menciptakan gol cepat.

Ternyata secara jeli dibaca head coach Aceh Tengah, Fachrul Raji Rubat. Mengintruksikan anak asuhannya lebih fokus menjaga areal pertahanan, ternyata jitu.

Hingga laga tuntas 2×45 menit, anak asuhan Wahyu AW kesulitan membongkar pertahanan A Tengah, serta hingga laga tuntas tetap skor 0-0.

Hasil laga tersebut juga mensahkan Banda Aceh lolos langsung ke PORA 2026 setelah sempat simpang siur, pasca ditahan 2-2 oleh Sabang, selamat berlaga di PORA Cabor Sepakbola Banda Aceh yang memang sudah ditunggu lama olen insan sepakbola banda aceh. (zulmahdi)

Usai Aceh Selatan dan Banda Aceh Kuasai Grup A dan B, Kini Fokus Laga di Grup C dan D Pra PORA Cabor Sepakbola

0

Ketua Asprov PSSI Aceh Nazir Adam, menyerahkan bola kepada Wabub Tamiang Ismail, SE serta didampingi Waketum Asprov PSSI Aceh, Sekum, Exco, Ketua Askab PSSI Tamiang dan pengutusnya dalam serimoni pembukaan Pra PORA Cabor Sepakbola Grup D di stadion Aceh Tamiang, Selasa (01/07) sore. (foto:medianad.com-zulmahdi)

MEDIANAD.COM: Babak kualifasi Pra PORA Cabor Sepakbola yang sudah menuntaskan dua Grup, Dimana, Selasa (1/07) 2025 juga dudah menuntaskan dua laga di Grup B kini fokus kepada hasil pertandingan di Grup C dan D, serta tim Askab/Askot mana yang akan mengikuti jejak 4 tim yang sudah dipastikan bertanding di PORA Aceh Jaya 2026.

Diawali dari Grup D sekaligus serimoni pembukaan ditandai penyerahan bola kepada Wabup Aceh Tamiang, Ismail SE oleh ketua Asprov PSSI Aceh Nazir Adam dan langsung menyerahkan kepada wasit untuk digulirkan, bertanda pertandingan di Grup D dimulai.

Dalam serimoni pembukaan tersebut juga hadir sejumlah pejabat Eksekutif pemkab Aceh Tamiang, mewakili Kapolres, Dandim, Kajati, KONI Aceh Tamiang, Waketum Asprov PSSI Aceh, Sekum Asprov PSSI Aceh,
tentu ketua Askab PSSI Tamiang dan pengurus serta tamu undangan (official tim) dari kota Langsa, Aceh Utara juga Aceh Timur.

Dimana kedua laga perdana di Grup D berbagi skor indentik sama kuat 3-3, kick off pertandingan perdana 13.45 WIB yang berlangsung di Stadion Aceh Tamiang. Kota Langsa hayak Aceh Timur 3-0 dan Tamiang juga menang lewat skor indentik 3-0 dari kekuatan Aceh Utara.
Sementara di Grup C yang berlangsung lapangan RTH Cot Gapu Bireuen.

Kota Lhokseumawe memberi peringatan keras untuk Aceh Besar, usai mengkandaskan Bener Meriah 4-0 yang juga menyamai poin Aceh Besar 4, sehingga anak asuhan Imran Juned berpotensi keluar sebagai runner up Grup C.
Jika Aceh Besar menderita kekalahan diatas 2-0 dari tuan rumah Bireuen, sebaliknya jika Aceh Besar menang otomatis mengamankan tiket PORA.

Sedangkan laga pamungkas Grup B di stadion Persada, “Banda Aceh ketipan durian runtuh usai Aceh Tengah menahan laju Aceh Barat 0-0 dan memastikan skuad kutaraja keluar sebagai juara grup B juga lolos PORA.

Aceh Barat sebagai ‘runner up’ masuk jalur play off, yakni masih ada satu laga untuk mengamankan tiket PORA.
Tentu tidak mudah melawan tetangganya Nagan Raya yang juga runnerup Grup A tersebut tetap mengincar tiket PORA.

Sementara di laga sorenya serta tak terpengaruh lagi klasmen Grup B tuan rumah tetap loyo usai ditahan Sabang 1-1. (non)

Banda Aceh ‘versus’ Sabang Berakhir Imbang, “Aceh Barat Buka Kran Lolos Otomatis ke PORA”

0

Pelatih Pra PORA Kota Sabang, Sulaiman Romario, Sukses menahan laju Banda Aceh sementara waktu lolos otomatis ke PORA 2026, usai bermain imbang 2-2 di Laga, Senin sore. (foto/kiriman khawaled)

MEDIANAD.COM,ABDYA: Banda Aceh yang sudah menjalani seluruh Pertandingan di Grup B dipastikan harus menunggu hasil laga terakhir antara Aceh Barat dengan Aceh Tengah.

Yang akan berlangsung di stadion Persada Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (01/07) siang, pada ajang Kualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) ke IV Cabor Sepakbola tahun 2025 Grup B.

Padahal kota Banda Aceh sudah memiliki peluang besar untuk lolos langsung ke PORA Aceh Jaya 2026 usai bersua Sabang, namun nasib anak-anak Kutaraja berkata lain, alih-alih dan diprediksikan dapat mengalahkan lawannya itu dalam laga, Senin (30/06) sore.

Bahkan hampir saja kalah atas Sabang, sebelum gol peyamakan kedudukan 2-2 datang pada menit ke 90+4 dan lewat jasa Afrizal Fasya.

Bahkan hingga menit ke 21 masih tertinggal 2-0, setelah andalan Head Coach Sabang, Sulaiman Romario, Irfan Maulidin memborong dua gol dimenit ke-15 dan 21.
Serta skuad Banda Aceh baru dapat menciptakan satu gol balasan dimenit ke-37, lewat hentakan M Anzir pada paruh pertama kedudukan 2-1 untuk Sabang.

Namun hasil imbang bagi anak asuhan Riski Aldian juga harus diratapi, “Mengingat seterunya dibawah Aceh Barat dengan poin 6 dari tiga laga yang telah dijalani, dan jika berhasil mengalahkan Aceh Tengah pada game pamungkas, Selasa siang.

“Tiket otomatis ke PORA 2026 dipastikan disabet oleh anak asuhan Wahyu AW dengan koleksi poin akhir 9 (pemuncak klasmen Grup B) serta Banda Aceh turun ke urutan dua klasmen dengan poin akhir 8, positif harus berjuang lagi dijalur Play Off dengan _Runnerup_ Grup A Nagan Raya”.

Guna mengejar satu tiket melalui jalur play off dari dua yang diperebutkan.

Namun jika Abar kalah atau imbang dengan Aceh Tengah, dipastikan skuad Banda Aceh yang berhak pegang tiket otomatis PORA dari Grup B.

Setelah tuan rumah Abdya, Sabang dan Aceh Tengah, Runner Up sekalipun sudah tak sagub lagi meimbangi poin Banda Aceh dan Abar di Grup B.

ACEH BESAR dan Lhokseumawe DI GRUP C

Sementara itu, langkah Aceh Besar di Grup C juga tak berjalan mulus, usai ditahan kota Lhokseumawe 1-1 dalam laga keduanya, Senin sore di lapangan RTH Cot Gapu, Bireuen.

Dengen demikian, meskipun berat. Skuad Abes wajib menang atas Bireuen, jika ingin lolos otomatis ke PORA. (non)

 

DPRK Bireuen Dukung Pencapaian Prestasi Atlet Kota Juang

0

Wakil Ketua I DPRK Bireuen, Surya Dharma (dua dari kiri) saat menghadiri Pembukaan Pra PORA Cabor Sepakbola Grup C, di lapangan RTH COT GAPU, Jumat (27/06) sore. (foto/istimewa)

MEDIANAD.COM, BIREUEN:Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen mendukung penuh dan mengharapkan lebih banyak lagi atlet-atlet dari kota “sntri/juang” dan dari berbagai Cabang Olahraga (Cabor) ambil bagian pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) tahun 2026 di Calang, Aceh Jaya.

“Sehingga memiliki peluang besar raih prestasi tinggi dibandingkan PORA tahun 2022 di Pidie”, demikian diharapkan ketua DPRK Bireuen, Junadi SH, melalui Wakil Ketua I, Surya Dharma, SH.

Kepada awak media, Disela-sela usai pembukaan Pra PORA Cabor sepakbola Grup C, di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ex Stadion Cot Gapu, Kabupaten setempat, Jumat (27/06/2025) petang.

Sembari menambahkan, guna mengangkat harkat dan martabat Kabupaten melalui olahraga, tentu butuh dukungan dari semua kalangan, terlebih dukungan dari Pemkab, pengusaha, BUMD, BUMN serta keluarga atlet.

Mengingat olahraga sebagai hiburan terdepan bagi masyarakat Aceh dewasa ini, dan kususnya bagi warga Bireuen. Perlu didorong, di sport dan mendapat perhatian serius, terutama dalam menyiapkan kebutuhan untuk pelatihan atlet, pinta wakil ketua dewan yang bergelar Sarjana Hukum (SH) itu dalam nada penuh semangat.

TENTANG RTH COT GAPU
Waikil Ketua I Dprk Bireuen ini juga memuji warga Bireuen dalam memanfaatkan RTH Cot Gapu, selain melakukan olahraga juga memanfaatkan sarana hiburan dengan keluarga, tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Yang juga seperti momen beberapa hari kedepan, Lapangan RTH menjadi venue/tempat pertandingan babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) Cabor Sepakbola Grup C, tentu semakin banyak warga tiap sore yang datang, tetutama bagi pecinta sepak bola, pintanya.

Yang juga mengakui kesiapan Pemkab Bireuen, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Askab PSSI Bireuen sebagai panitia lokal yang telah mendapat amanah dari Asprov PSSI Aceh untuk tuan rumah Pra PORA ini.

Pak Dewan Surya Dharma mengakui, panitia lokal telah
melakukan berbagai persiapan sesuai yang diharapkan, tentu sukses termasuk serimoni pembukaan. “Meskipun ada sedikit molor karena berbarengan dengan Shalat Ashar, namun panitia bisa menyesuaikan”, termasuk sambutan ketua Askab dan Wabup serta penyerahan bola kepada wasit untuk di kick off sudah tepat waktunya, atau sudah sesuai random acara.

Selain itu, kegiatan olahraga apalagi sepakbola. DPRK Bireuen menilai: ” Selain tontonan untuk hiburan juga tumbuh UMKM seputar RTH, dimana pedagang kecil dan warkop-warkop seputar lapangan merasakan dampak positif dari banyaknya penonton yang minum kopi dan jenis lainnya serta membeli makanan ringan.

Diakhir perkataannya, Surya Dharma mengharapkan Pra PORA Cabor Sepakbola Grup C dapat berlangsung tri sukses. Yakni suses penyelenggaraan, Prestasi tim Bireuen (lolos pora) dan peningkatan ekonomi masyarakat tiap laga di RTH. (zulmahdi)

Selasa Malam di SHD, Dua Tim Tangguh asal Banda Aceh dan Aceh Utara Bentrok di Final LLBC 2025

0

MEDIANAD.COM: Partai puncak Lantak Laju Byond Cup (LLBC) 2025 segera digelar pada Selasa malam, 1 Juli 2025.

Dimana dua tim tangguh, Skuad Derre FC Aceh Utara yang lebih dulu lolos ke final, akan ditantang Friends FC Banda Aceh, setelah menyingkirkan 88 Reborn FC Pidie lewat drama adu penalti, Senin (30/6) malam.

Duel dua tim beda daerah yang dipisahkan gunung selawah itu, dipastikan akan memberi tontonan menarik. Apalagi, kualitas pemain dari kedua tim juga berasal dari pemain-pemain jebolan Liga 1 dan Liga 2, bahkan nyaris semuanya merupakan pemain aktif di kompetisi.

Misalnya, dari tim Derre FC, diperkuat penjaga gawang Annas Fitranto (Dejan FC) di posisi penjaga gawang, kemudian duet bek tengah musim lalu dari tim PSMS Medan, Hamzaly dan M. Revan. Posisi bek kanan, diisi pemain Persiraja musim lalu, Yasvani Yusri, serta bek kiri juga pemain PSMS Medan musim lalu, Wahyu Rahmat Ilahi.

Kemudian, di posisi tiga gelandang, trio Farhan Idi, Alif Eka Rizki (Sumut United) bersama pemain muda Reyki Fariz (PSMS Medan) tampil begitu kompak mengisi lini tengah tim Derre FC. Tentu saja, aksi-aksi mereka dipastikan lebih dari sekedar pertandingan antar kabupaten, karena mereka sudah tampil di Liga Indonesia.

Mesin gol Derre FC juga terbilang tampil apik, Sabirin Idi, Ramadhan Madon dan Al Muzanni menjadi trio berbahaya selama gelaran Lantak Laju Byond Cup 2025.

Meski demikian, kemenangan tentu saja tidak akan mudah untuk diraih tim asal Pasee, Aceh Utara itu. Karena, Friends FC Banda Aceh juga diperkuat segudang pemain berpengalaman. Bahkan, di semifinal mereka juga sukses menyingkirkan salah satu tim kuat 88 Reborn FC Pidie.

Mulai dari penjaga gawang asal tim Persikad Depok, M. Irfan, kemudian dua posisi bek tengah, Rahmad Ramadhan (PSMS Medan) dan Yudi Safrizal (Nusantara United). Kemudian Syaiful Ramadhan asal tim PSS Sleman di posisi bek kiri bersama Imus Wiranda asal tim Dejan FC di posisi bek kanan.

Kemudian di posisi pemain tengah, juga ada Geno Noviansyah (Semen Padang), bersama Kaka Irawan (Persekat Tegal) dan Bima Lesmana (Nusantara United). Serta tiga pemain mengisi pos lini depan akan diperkuat Bagoes Aryatama (Persita), Dheco (Garudayaksa) serta ujung tombak Feri Maulana (Kendal Tornado FC).

Penjaga gawang Friends FC, M. Irfan mengatakan, dirinya senang berhasil membawa Friends FC Banda Aceh ke final dan terpilih sebagai pemain terbaik di semifinal usai menepis dua penalti dalam drama adu penalti usai kedua tim bermain imbang 0-0 di waktu normal.

“Alhamdulillah saya sangat senang. Ini berkat kerjasama dan kerja keras tim di lapangan, hingga kita bisa sampai di final,” kata M. Irfan.

Menurutnya, ajang LLBC 2025 ini merupakan turnamen yang sangat luar biasa untuk mencari bibit-bibit pemain baru untuk Persiraja yang akan berlaga di Liga 2 Indonesia. Dia berharap, tim kembali bekerja keras di final hingga meraih juara.

Partai final LLBC 2025 antara Derre FC vs Friends FC akan berlangsung pada Selasa malam (1/7) mulai pukul 20.30 WIB di Stadion H. Dimurthala (SHD) Banda Aceh. (**)

Popular Posts

My Favorites

Cek Mada: Gapembi Aceh Dukung Program Makan Bergizi Gratis Tanpa Makanan...

0
Ketua Gapembi Muhammad Mada MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Gabungan Pengusaha Dapur Makan Bergizi (Gapembi) Aceh menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam...