Olahraga

Beranda Olahraga Halaman 17
Berita Olahraga

Pra PORA Sepakbola Grup A Berlangsung di Stadion Ludung Meukong Aceh Selatan

0

Foto/IG ASPROV PSSI ACEH

MEDIANAD.COM, ACEH SELATAN: Grup A awali Kick-Off Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) IV Cabang Olahraga (Cabor) SEPAKBOLA tahun 2025 mulai tanggal 24 Juni di Stadion Ludung Meukong, Krueng Batu, Kluet Utara, Aceh Selatan, serta dihuni tim dari Aceh Selatan (tuan rumah), Nagan Raya, Simeulue dan Aceh Singkil.

Sebelumnya Askab PSSI Aceh Selatan bersama Asprov PSSI Aceh juga telah melakukan verifikasi stadion dimaksud, serta panitia sudah siap menggelar pertandingan Grub A Pra PORA Cabor sepakbola, ungkap ketua Askab PSSI Aceh Selatan, Irwandi SP tiga hari lalu.

Diantaranya laga hari perdana, Selasa 24 sore langsung bentrok tuan rumah Aceh Selatan vs Nagan Raya, Rabu Simeulue vs Aceh Singkil, Kamis 26 Juni, Aceh Selatan vs Simeulue, Jumat 27 Juni 2025​ Nagan Raya vs Simeulue, Sabtu 28 Juni, dan Aceh Selatan vs Aceh Singkil berlangsung, Minggu 29 Juni. (non)

Turnamen Sepakbola Antar Instansi Resmi Dibuka, Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-79 di Kota Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Sabang menggelar Turnamen Sepakbola Antar Instansi yang secara resmi dibuka di Stadion Sabang Merauke, Gp.Ie Meulee, Kec.Sukajaya Kota Sabang, turnamen tersebut dibuka oleh Kabag Ops Polres Sabang, AKP Bukhari, SH, MH, mewakili Kapolres Sabang, Senin (23/06/2025).

Turnamen yang berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Juni 2025 ini, diikuti oleh enam instansi yang ada di Kota Sabang, yaitu Pemko Sabang, Polres Sabang, Kejaksaan Negeri Sabang, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.

AKP Bukhari dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan Hari Bhayangkara, namun juga menjadi sarana mempererat sinergitas, semangat kebersamaan, serta menjunjung tinggi sportivitas antar instansi.

“Turnamen ini menjadi momentum penting dalam memperkuat tali silaturahmi dan mempererat kolaborasi antar aparat pemerintah dan Polri – TNI di wilayah Kota Sabang. Semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat positif serta menjadi hiburan sehat bagi masyarakat,” ujarnya.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Sabang, Danlanud Sabang, Danlanudal Sabang, Dandim 0112/Sabang, serta perwakilan dari masing-masing satuan TNI AD, AL, dan AU. Masyarakat Kota Sabang juga tampak antusias menyaksikan jalannya pertandingan perdana yang berlangsung usai pembukaan.

Turnamen ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Polres Sabang dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, dengan harapan dapat menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan tugas dan fungsi masing-masing instansi.(man)

Lantak Laju Beyond Cup, DERRE FC vs 13 FC Barsela, Menunggu Rancikan dua Alumnus Persiraja

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Turnamen sepakbola paling dinanti di Aceh, Lantak Laju Beyond Cup (LLBC) 2025 yang berlangsung di Stadion H. Dimurthala (SHD) Banda Aceh, Sabtu (21/06) malam antara DERRE FootBall Club (FC) Aceh Utara versus 13 FC BARSELA (Barat-Selatan) diprediksikan akan berlangsung sengit, menarik dan ketat.

“Mengingat kedua tim diarsiteki dua head coach alumnus Persiraja Banda Aceh, serta mendatangkan skuad mewah dan penuh bintang”.

Apalagi dikubu Derre Fc yang ditangani mantan bomber Persiraja, Nanda Lubis kelihatan materi pemain setingkat lebih unggul atas anak asuhan Faumi Syahreza (mantan Pemain Persiraja dan alumni Paraguay)’.

Namun sang tukang Rancik 13 FC Faumi bersama asistennya, yang juga mantan pemain Persiraja lainnya, Irwandi Mahya optimis dapat mengatasi seluruh lawan pada turnamen tersebut, untuk melaju ketangga yang lebih jauh.

Serta perkiraan susunan pemain kedua tim, DERRE FC akan diperkuat Fakrurrazi Kuba dibawah mistar gawang, terus dibantu rekannya, Yasvani Yusri, Hamzaly, M Revan, Ilham Mansiz, MHD Farhan, Dolly Gultom, pemain muda Aldafa, Ramadhan Madon, Sabirin Idi dan Vivi Asrizal.

Sementara 13 FC mempercayakan Fajar Munandar sebagai penjaga gawang, terus M Gifar, Rizaldi, Zulham Habibi, Andre Gomes, Maretha Utbaq, Khunaifi, Robert Alberto, Ali Mustafa (U-20) Michelle dan Perda Rahman. (non)

Aceh Raih 2 medali Perak dan 3 Medali Perunggu Kejurnas Kurash

0

WMEDIANAD.COM, KALTIM – Tim Kurash Aceh berhasil meraih 3 medali perunggu dan 2 medali perak dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kurash yang diselenggarakan di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada 16 sampai 20 Juni 2025.

Ketua Pengurus Provinsi Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) Aceh, Muhammad Iswanto, merinci 3 medali perunggu masing-masing diraih Tomi Saputra di kelas min 90 kg senior putra, Nabil Dimaret di kelas 55 kilogram senior putra dan Nayya Aldila Juwita di kelas min 63 kilogram senior putri.

Sementara 2 medali perak, masing-masing disabet oleh Muhammad Zamzami Hanafiah di kelas min 50 kilogram putra kadet dan Tuah Ramadhan di kelas min 71 kilogram putra junior.

Muhammad Iswanto mengapresiasi capaian prestasi atlet kurash Aceh yang berhasil kembali mengharumkan nama daerah tersebut. Menurutnya capaian tersebut sangatlah luar biasa di tengah serba keterbatasan saat berangkat bertanding ke Pulau Kalimantan.

“Tim kami berangkat dengan support anggaran yang terbatas, namun berkat kegigihan dan keyakinan yang luar biasa atlet kurash Aceh tetap mampu meraih medali di tingkat nasional,” kata Iswanto.

Iswanto memuji kegigihan atlet maupun pelatih yang terus berlatih mempersiapkan diri semaksimal mungkin meskipun anggaran pelatda terbatas. Ia berharap prestasi itu dapat menjadi batu loncatan bagi atlet kurash Aceh untuk meraih prestasi di berbagai ajang pertandingan yang lebih tinggi,pada saat PON lalu Atlit kami juga telah membuktikan dengan mengharumkan nama Aceh dengan menyumbang 3 Emas, 1 Perak dan 1 perunggu.(*)

Kejurnas Cabor KURASH Kaltim, Aceh Raih 5 Medali

0

MEDIANAD.COM: Tim Kurash Aceh berhasil meraih 2 medali perak dan 3 perunggu dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang berlangsung di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada 16-20 Juni 2025.

Ketua Pengurus Provinsi Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) Aceh, Muhammad Iswanto dalam siaran Pers yang diterima awak media di Banda Aceh, Jumat kemarin merincikan.

Masing-masing 2 medali perak dipersembahkan Muhammad Zamzami Hanafiah yang turun di kelas 50 kilogram putra dan Tuah Ramadhan kelas min 71 kilogram (kg) putra.

Sementara 3 perunggu disabet atlet Tomi Saputra, yang bertarung pada kelas min 90 kg senior putra, Nabil Dimaret di kelas 55 kilogram senior putra serta usaha keras atlet Nayya Aldila Juwita di kelas min 63 kg senior putri.

Kejurnas Cabang Olahraga (Cabor) yang juga salah satu olahraga bela diri tradisional dari negara Uzbekisten ini dan baru dipertandingkan secara profesional pada PON Aceh-Sumut 2024 juga sekarang semakin banyak digemari insan olahraga tanah air.

Termasuk Aceh yang langsung mencuat pada PON 2024 dengan raihan 3 medali emas, sehingga ketua Pengprov Ferkushi Aceh, M Iswanto berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan regenerasi atlet Cabor Kurash Aceh, serta mengapresiasi perjuangan Tuah Ramadhan dan tim yang berhasil meyabet 5 medali pada Kejurnas Kaltim 2025 yang baru saja berlangsung.

Sekaligus menjadi kebanggaan, dimana kembali berhasil mengharumkan nama daerah lewat ajang olahraga Kurash. Menurutnya, “capaian tersebut sangatlah luar biasa di tengah serba keterbatasan saat berangkat bertanding ke Samarinda, Kaltim”

Mengingat Tim kami berangkat dengan support anggaran yang terbatas, namun berkat kegigihan dan keyakinan yang luar biasa atlet kurash Aceh tetap mampu meraih medali di tingkat nasional, pinta mantan Pj Bupati Aceh Besar M Iswanto dalam nada bangga.

Serta memuji kegigihan atlet maupun pelatih yang terus berlatih mempersiapkan diri semaksimal mungkin meskipun amggaran pelatda terbatas. Ia berharap prestasi itu dapat menjadi batu loncatan bagi atlet kurash Aceh untuk meraih prestasi di berbagai ajang pertandingan yang lebih tinggi.

Sehingga dapat melebihi prestasi saat PON Aceh-Sumut 2024, dimana petarung-petarung (atlet) Kurash Aceh berhasil menyumbangkan 3 nedali emas, 1 perak dan 1 nedali perunggu. (*)

‘Kick-Off’ Pra PORA Cabor Sepakbola Mulai 24 Juni, Juara Grup Langsung Lolos PORA dan Runnerup ke Babak Play Off

0

Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam juga didampingi Waketum, Dek Fan Irfansyah, Sekretaris, Nazaruddin, Anggota Exco Muzakir, Keuchik Muslim serta Tehnical Delegate (TD) Pra PORA, Zakaria Praja, foto bersama dengan 17 Manager dan perwakilan tim, usai Worksop dan Manager Meeting di Sekretariat Asprov Cabor dimaksud, Selasa (17/06/2025) komplek Stadion Harapan Bangsa (SHB) Lhong Raya, Banda Aceh. (foto/humas asprov pssi aceh)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Grup A awali Kick-Off Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) IV Cabang Olahraga (Cabor) SEPAKBOLA tahun 2025 mulai tanggal 24 Juni di Stadion Aceh Selatan, serta dihuni tim dari Aceh Selatan (tuan rumah), Nagan Raya, Simeulue dan Aceh Singkil.

Sementara Kick-Off Grup B sehari berikutnya, 25 Juni di Stadion Persada Abdya serta dihuni tuan rumah Aceh Barat Daya (Abdya), Banda Aceh, Aceh Barat, Sabang dan Aceh Tengah.

Sedangkan Grup C yang berlangsung mulai Tanggal 27 Juni di Lapangan Cot Gapu Bireuen, dihuni tim Bireuen (tuan rumah), Kota Lhokseumawe, Bener Meriah dan Aceh Besar, serta Kick- Off Grup D sehari berikutnya di Stadion Aceh Tamiang, dan tuan rumah Tamiang bersua dengan Kota Langsa, Aceh Timur serta Aceh Utara.

“Dalam berjuang memperebutkan jatah 6 tiket PORA Calang, Aceh Jaya 2026 dari 8 slot tim yang dipertandingkan pada ajang olahraga tertinggi se Provinsi Aceh dimaksud tahun 2026 nanti”.

Namun dua slot sudah lolos otomatis PORA, diantaranya dipegang tuan rumah PORA Aceh Jaya dan Pidie sebagai peraih medali emas PORA dikampung halamannya 2022. (tak harus berjuang kembali di Pra PORA).

“Dengan demikian regulasi Pra PORA IV 2025 Cabor Sepakbola yang dibagi dalam 4 Grup, Asprov PSSI Aceh menetapkan masing-masing juara Grup langsung lolos ke PORA Aceh Jaya 2026”.

Sedangkan 4 tim sebagai Runnerup maju kebabak Play Off untuk memperebutkan dua tiket sisa lolos PORA, dan pertandingan akan berlangsung di Banda Aceh, 10-15 Juli 2025, ungkap ketua Asprov PSSI Aceh usai Worksop dan Manager Meeting di Banda Aceh, Selasa (17/06) kemarin.

Dalam Meeting tersebut juga ketua Asprov Nazir Adam didampingi Waketum, Dek Fan Irfansyah, Sekretaris, Nazaruddin, Anggota Exco Muzakir, Tehnical Delegate (TD) Pra PORA, Zakaria Praja, tentu seluruh 17 Manager dan perwakilan tim yang akan berlaga di Pra PORA.

Sebelumnya Wakil ketua Umum Asprov PSSI Aceh, Irfansyah mengatakan. “secara teknis, Kick-Off dimulai dari Aceh Selatan 24 Juni, dilanjutkan di Abdya 25 Juni dan selang dua hari kemudian, tanggal 27 mulai berlangsung di Bireuen dan sehari berikutnya, 28 Juni Kick-offnya berlangsung di Grup D di Aceh
Tamiang. (zm)

Lantak Laju Beyond Cup, Menang Lewat Drama Penalti, ARSECO FC Melaju

0

Saksikan laga perdana Lantak Laju Beyond Cup. (foto/tangkapan layar)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Turnamen sepakbola paling dinanti di Aceh, Lantak Laju Beyond Cup (LLBC) 2025 yang berlangsung mulai tadi malam, Sabtu (14/06) 2025 di Stadion H. Dimurthala (SHD) Banda Aceh serta serimoni pembukaan yang berlangsung meriah.

Langsung tersaji laga menarik dan ketat. Dimana, pertandingan yang disaksikan seribuan publik SHD antara ARSECO FC Banda Aceh dengan L Patra FC Bireuen berkesudahan untuk keunggulan bagi Skuad asal Cot Lamkuweh, Meuraxa, Banda Aceh 5-4 (0-0) (2-2) lewat drama penalti.

Yang memang Mukhlis Nakata dan kolega sempat unggul 2-1 hingga menit ke 79.

Setelah andalan Fadlullah memborong dua gol di menit ke-65 dan 77 namun penalti mantan pemain Persiraja Alfasyimi L Patra pada menit ke-80 harus berkesudahan imbang 2-2 di waktu normal, yang memang sebelumnya di menit ke 50 legiun asing L Fatra, Okutu Emanuel sempat memberi keunggulan bagi timnya 0-1.

Namun hasil imbang tak terelakkan dalam waktu laga normal 90 menit, sehingga harus naik ketitik penalti, ternyata keberuntungan berpihak untuk Risky Yusuf,dkk usai unggul 5-4 Sekaligus M Reza dan kolega berhasil melaju ke babak perempat final. (zm)

Yoshimi Ogawa, Instruktur Wasit asal Jepang Sampaikan Materi pada Kursus Instruktur Wasit PSSI Provinsi

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: INSTRUKTUR wasit asal Jepang, Yoshimi Ogawa, Sabtu (14/06/) 2025 berkesempatan menyampaikan materi untuk 21 calon instruktur wasit asal Aceh dan Sumut yang berkesempatan mengambil kursus instruktur wasit PSSI Provinsi, yang diselenggarakan Asprov PSSI Aceh di Banda Aceh, dari 11 hingga tanggal 15 Juni 2025.

Yoshimi Ogawa dalam satu petikannya sebagai pemateri menjelaskan. Peran instruktur wasit dewasa ini sangat dibutuhkan tiap Federasi, serta kebawahnya Provinsi, Kabupaten dan Kota hingga kedunia pendidikan/sekolah serta Sekolah Sepak Bola (SSB).

Dalam upaya meningkatkan etos kerja wasit-wasit muda, dan benar-benar mampu memimpin pertandingan sesuai regulasi yang berlaku.

Tentu itulah tugas instruktur wasit untuk memberi pemahaman dan didikan terhadap wasit muda, sehingga berkembang dan terus berkembang, sekaligus lolos sebagai wasit FIFA pinta Ogawa.

Yang juga peserta kursus mendapat tambahan materi langsung praktek lapangan dari Yoshimi di venue Stadion H Dimurthala, Banda Aceh.

Telah diketahui sebelumnya, Sebanyak 21 wasit Aceh dan Sumatra Utara (Sumut) ikut kursus instruktur wasit PSSI Provinsi, yang digelar Asprov PSSI Aceh di Banda Aceh dari Tanggal 11-15 Juni 2025.

Serta ditangani langsung oleh dua instruktur Wasit nasional serta pemateri tambahan asal Jepang, ujar Instruktur wasit PSSI (Nasional) Riswanda saat menyampaikan kata sambutan dan tehnis kegiatan, pada serimoni pembukaan Kursus dimaksud, Rabu (11/06) malam di Aula Hotel Rasamala, Banda Aceh.

Kursus yang juga program Departemen Perwasitan PSSI Pusat juga mendapat apresiasi dari Dispora dan KONI Aceh, serta lebih membanggakan digelar oleh Asprov PSSI Aceh, ujar Kadispora Aceh, Ir T Mirzuan ST yang diwakili Sekretarisnya, T Banta Nuzullah, S.Pd sekaligus menyampaikan kata sambutan di serimoni pembukaan kegiatan itu.

Dukungan dan apresiasi yang sama juga disampaikan Plt Ketua KONI Aceh, Anwar Ramli, SE, MM yang diwakili salah satu wakil ketuanya, Muhammad Saleh.

Sementara Ketua Asprov PSSI Aceh, H Nazir Adam, SE, MM sebelum membuka kegiatan Kursus dimaksud mengemukakan,

Insya Allah program PSSI Pusat bidang depertemen perwasitan termen ini tahun 2025, atau kursus instruktur wasit PSSI Provinsi dipercayakan Asprov PSSI Aceh sebagai penyelenggara, serta pesertanya 21 calon instruktur asal Aceh dan 7 dari Provinsi tetangga Sumut.

Mudah-mudahhan usai mengikuti kursus para wasit dan asisten (hakim garis) yang sudah kenyang pengalaman memimpin pertandingan, baik level Liga3, Liga2, Liga1 bahkan pernah memimpin pertandingan label internasional dibawah AFC.

Sangat berarti untuk pengembangan dan peningkatan kualitas wasit sepakbola di Aceh juga Sumut kedepan, tentu setelah melahirkan beberapa instruktur dari alumnus wasit sarat pengalaman yang ambil bagian dalam kursus kali ini.

“Pada serimoni pembukaan juga hadir Wakil ketua DPR Aceh yang juga Exco PSSI Aceh, Ir H Saifuddin Muhammad alias Yahfud, Sekum PSSI Aceh, Nazaruddin serta anggota Exco Bidang perwasitan dan Kompetisi, Hasbi serta Keuchik Muslim”. (zm)

Manajemen Persiraja Sewa SHD Selama 5 Tahun, “Target Tim Secepatnya Promosi ke Liga1”

0

Kadispora Banda Aceh, Reza Kamilin dan Sekum Persiraja, Rahmat Djailani menandatangani berkas administrasi proses penyewaan Stadion H Dimurthala (SHD) untuk homebase tim selama 5 tahun, juga dikesempatan tersebut langsung disaksikan Sekdako Banda Aceh, H Jalaluddin bersama Wapres Persiraja Bos Yudi serta Manajer, Ridha Mafdhul Gidong, Kamis (12/06) di Banda Aceh. (foto/istimewa)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH; Klub Liga2 asal Aceh Persiraja Banda Aceh resmi menyewa Stadion H. Dimurthala (SHD) Banda Aceh berdurasi jangka panjang selama lima tahun, atau hingga 2030 untuk mendukung aktivitas dan pengembangan klub, serta belajar pengelolaan homebase tim sebelum membangun stadion sendiri, sebagai langkah menuju industri sepakbola kedepan dan tim yang berjulukan Laskar Rencong ini ditargetkan secepatnya promosi ke Liga1
Ujar Presiden klub Persiraja Banda Aceh, H. Nazaruddin Dek Gam, lewat siaran Pers MO tim yang diterima awak media liputan Persiraja, Kamis (13/06) malam.

Serta menyebutkan, langkah ini diambilnya untuk menjadikan Persiraja lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada pemerintah.

“Ini adalah langkah besar bagi klub. Menjadi langkah awal Persiraja untuk membangun stadion sendiri kedepannya dan menjadikan Persiraja lebih profesional, tidak lagi bergantung pada pemerintah,” kata Dek Gam yang sudah menjadi pemilik klub Persiraja sejak 2017.

Anggota Komisi III DPR RI ini menyebut, nilai sewa Stadion H. Dimurthala untuk lima tahun ini mencapai Rp 1 Miliar lebih. “Ini juga untuk membantu pemerintah kota Banda Aceh dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelas Dek Gam.

Lebih jauh, Dek Gam mengajak masyarakat Aceh untuk terus memberikan dukungan penuh kepada tim Persiraja, terlebih saat laga kandang.

Dengan skema sewa jangka panjang ini, Persiraja akan memiliki hak pemanfaatan penuh terhadap stadion, termasuk untuk pertandingan resmi, latihan rutin, pembinaan usia dini, serta kegiatan komunitas sepak bola.

Stadion H. Dimurthala yang berlokasi di jantung Kota Banda Aceh memang menjadi ikon sepak bola Aceh dan markas historis bagi Lantak Laju.

Kini, dengan status sewa jangka panjang, stadion berkapasitas 8.000 penonton tersebut akan lebih intens digunakan oleh klub, termasuk untuk pembinaan pemain muda dan kegiatan masyarakat pecinta sepak bola. (*)

Lantak Laju Beyond Cup, Enam Tim Diperkuat Pemain Asing dan Pelatih Minimal Memiliki Lisen D PSSI

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Turnamen sepakbola paling dinanti di Aceh, Lantak Laju Beyond Cup (LLBC) 2025, resmi akan digelar mulai Sabtu, 14 Juni hingga 4 Juli 2025, di Stadion H. Dimurthala (SHD) Banda Aceh, serta diperkuat tim-tim amatir perwakilan sejumlah kabupaten dan kota di Aceh, bahkan enam tim dilaporkan akan diperkuat pemain asing, serta 10 tim lainnya juga mendatangkan skuad berlabel bintang yang bermain di Liga1, 2 dan Liga3.

Tentu ajang ini menjadi magnet utama bagi pecinta sepak bola di Banda Aceh, Aceh Besar, dan sekitarnya sebelum bergulirnya kompetisi resmi Liga 1 dan Liga 2.

Antusiasme tinggi terlihat dari para peserta maupun penonton. Panitia pelaksana menyebutkan, sudah ada enam tim yang memastikan akan menurunkan pemain asing mereka, yang langsung didatangkan dari negara asalnya seperti Nigeria, Chile, Brasil, hingga Argentina.

“Kami tidak menyangka turnamen ini akan mendapat sambutan seantusias ini dari para tim peserta. Enam tim sudah mengonfirmasi membawa pemain asing, bahkan langsung dari negaranya masing-masing. Ini tentu menjadi angin segar yang bisa kembali menggelorakan semangat sepak bola di Aceh,” ujar Ketua Panitia Turnamen, Ridha Mafdhul Gidong, lewat rilis humas Panpel yang diterima awak media di Banda Aceh, Kamis (12/06) malam.

Tak hanya itu, turnamen ini juga menjadi ajang unjuk kebolehan bagi para talenta lokal maupun nasional. Berdasarkan data yang dihimpun panitia, sedikitnya delapan tim juga telah mengonfirmasi keikutsertaan pemain berlabel Liga 1, dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah hingga hari pelaksanaan.

Sebanyak 16 tim terbaik dari berbagai penjuru Aceh siap memperebutkan total hadiah sebesar Rp150 juta. Rinciannya, juara pertama akan membawa pulang Rp75 juta, juara kedua Rp40 juta, sementara juara ketiga dan keempat masing-masing akan mendapatkan Rp12,5 juta.

Pertandingan perdana turnamen ini akan mempertemukan Arseco FC melawan L-Patra, yang dijadwalkan kick-off pukul 20.15 WIB pada Sabtu malam (14/6). Seluruh laga turnamen ini dirancang berlangsung pada malam hari, demi kenyamanan pemain dan antusiasme penonton yang lebih tinggi.

LLBC 2025 bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan, semangat olahraga, kebersamaan, dan profesionalisme yang semakin berkembang di Aceh.

Dengan partisipasi pemain lokal dan internasional, turnamen ini diharapkan menjadi tolak ukur baru bagi penyelenggaraan event sepak bola di Tanah Rencong.

Wajib Turunkan Pemain U-20, Hingga Pelatih Berlisensi D PSSI

Selain itu, Turnamen sepak bola Lantak Laju Beyond Cup (LLBC) 2025 yang akan digelar mulai akhir pekan juga tiap tim wajib menurunkan pemain U-20 1 atau lebih penuh 90 menit dan pelatih kepala minimal berlisensi D PSSI.

Hal tersebut ditegaskan dalam manager meeting yang berlangsung pada Selasa (10/6) di Hotel Kryad Muraya, Banda Aceh, dan telah disepakati oleh seluruh 16 tim peserta.

Dalam regulasi resmi yang dikeluarkan panitia pelaksana, setiap tim wajib menyertakan minimal tiga pemain U-20 (kelahiran maksimal 1 Januari 2005). Pemain U-20 harus bermain penuh selama 2×45 menit. Tidak ada toleransi: jika aturan ini dilanggar, tim langsung dinyatakan kalah Walk Out (WO) dengan skor 0-3.

“Jika pemain U-20 cedera dan tidak ada lagi pengganti U-20 yang tersedia, maka tim harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain,” tulis panitia dalam regulasi.

Selain itu, setiap tim juga wajib didampingi oleh pelatih yang memiliki lisensi minimal D PSSI. Kehadiran lisensi ini menjadi syarat mutlak agar kualitas dan standardisasi kepelatihan tetap terjaga sepanjang turnamen.

Turnamen ini juga memperlakukan sistem gugur dan hanya akan menggelar satu pertandingan setiap malam pukul 20.15 WIB, dengan kehadiran tim di lapangan minimal satu jam sebelum laga dimulai.

Keterlambatan lebih dari 15 menit akan dianggap kalah 1-0, dan keterlambatan hingga 45 menit dihukum WO.
Panitia juga menekankan profesionalisme dengan mengharuskan setiap klub menyertakan tim medis sendiri, serta menerapkan sistem sanksi dan denda yang tegas, termasuk denda kartu, larangan bermain setelah kartu merah, hingga ganti rugi bila klub tidak hadir.

Selain aspek kompetitif, turnamen ini juga menunjukkan kepedulian terhadap perlindungan pemain dengan mewajibkan pendaftaran ke BPJS Ketenagakerjaan selama turnamen berlangsung.

Dengan berbagai aturan yang ketat dan profesional, LLBC 2025 tak sekadar turnamen lokal, tetapi sebuah panggung pembinaan yang serius bagi talenta muda dan ajang uji kualitas bagi pelatih dan klub. (**)

Popular Posts

My Favorites

Ditahan Persik, “SPFC Masih Berpotensi Terdegradasi serta Buka Peluang bagi PSS...

0
KLASMEN dan menyisakan satu laga pekan ke-34, "dua tim mana yang akan memdampingi PSIS ke Liga2" MEDIANAD.COM: Semen Padang FC buang kesempatan untuk tetap bertahan...