Olahraga

Beranda Olahraga Halaman 21
Berita Olahraga

Quarter Final PA U-17, Lawan Korut Malam ini, Timnas Indonesia Siap Tempur, Tuan Rumah dan Uzbekistan Lolos Semifinal

0

MEDIANAD.COM: Timnas U-17 Indonesia yang tampil sempurna pada babak penyisihan Piala Asia (PA) kelompok umur Arab Saudi 2025, dipastikan berhadapan dengan Korea Utara (Korut) U-17 pada babak fase gugur (Quarter Final) di King Abdullah Sport City Hall Stadium, Senin (14/04) malam/ pukul 21.00 WIB atau sore ini waktu Riyadh (AST).

Pelatih Nova Arianto mengatakan, mental dan fisik anak asuhnya sangat baik dan telah melakukan persipan matang, termasuk mengasah tendangan penalti menghadapi laga penting dengan tim tangguh lainnya Korut di perempat final senin malam (malam ini-Red), ungkap Nova kepada “You Tube PSSI” minggu kemarin dari Arab Saudi.

Juga modal positif yang diperlihatkan Evandra Florasta dan kolega saat fase grup C, jadi kunci penting menghadapi Korut di perempat final. “Sekaligus Fatly Alberto,cs bertekat melaju ke Semifinal”.

Sementara laga Quarter Final tadi malam jam pertama, tuan rumah Saudi Arabia (SA) lolos ke semifinal, usai menang penalti 3-2 atas juara bertahan perhelatan yang sama tahun 2023 di Indonesia, yakni Jepang dan setelah laga dalam waktu normal 2×45 menit mentok hasil akhir 2-2.

Serta pada babak semifinal, tuan rumah SA akan menunggu hasil laga Korsel vs Tajakistan, selasa malam dini hari.

Sementara pemegang tiket semifinal satu lagi tadi malam Uzbekistan, berpotensi bentrok dengan Timnas U-17 “Garuda Asia-Indonesia”, tentu jika mampu unggul atas Korut. (zm)

Piala Asia U-17, Garuda Muda Kejar Tiket Pildun, Thailand dan China Tersingkir

0
TIMNAS U-17 Piala Asia 2025 Arab Saudi. (foto/ig pssi)

MEDIANAD.COM: Timnas U-17 Indonesia sedang dalam motivasi tinggi usai menang 1-0 atas tim tangguh Korsel pada matchday perdana Grup C babak penyisihan Piala Asia U-17 yang sedang berlangsung di Arab Saudi.

“Bahkan usai raihan hasil manis tiga hari lalu, Evandra Florasra dan kolega bisa langsung lolos ke Piala Dunia (Pildun) U-17 yang akan berlangsung di Qatar bulan November tahun ini”.

Namun dengan catatan: anak asuhan head coach Nova Arianto harus mengalahkan kekuatan Yaman pada laga kedua nanti malam, yang akan berlangsung di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Senin (7/4/2025) sore/ 22.00 WIB serta disisi lain pada pertandingan jam kedua, “Korsel menang atau imbang atas Afghanistan U-17”.
Jika fakem/skema tersebut berjalan munjur dipastikan skuad Timnas U-17 meluncur ke Pildun Qarar, alias tak terpengaruh laga matchday tiga Grup C antara Korsel dengan Yaman dan Timnas vs Afghanistan.

Apapun skor akhir, setidaknya Putu Panji,cs bisa mengamankan posisi Runerup grup C sebagai titik aman melaju keperempat final dan dipastikan memegang tiket Pildun, “mengingat Indonesia dan Yaman yang akan bentrok nanti malam sama-sama sudah mengantongi tiga poin”.
Sementara hasil pertandingan tadi malam grup A, satu wakil Asia Tenggara, Thailand U-17 dipastikan terhenti langkahnya diajang tersebut dan gagal ke Pildun.
Setelah dihayak tuan rumah Arab Saudi (AS) 3-1 juga Thailand menderita kekalahan 1-4 dari Uzbekistan pada matchday pertama tanggal 3 lalu, serta kegagalan yang sama usai laga matchday 2 tadi malam dialami tim U-17 China, usai takluk 1-2 dari Uzbekistan dan kalah 1-0 atas Arab Saudi pada laga perdana.

“Otomatis grup A tinggal penentuan juara Grup antara Uzbekistan sama tuan rumah Arab Saudi dengen poin identik penuh 6 yang telah dikantongi, serta hasil Thailand vs China U-17 tak ada pengaruh lagi setelah keduanya dipastikan gugur, usai Arab Saudi dan Timnas Uzbek mengamankan tiket ke 8 besar dan lolos Pildun.

Sementara pada laga perdana tiga hari lalu, “gol penting kemenangan Timnas U-17 1-0 atas Korsel dilesakkan andalan lini tengah Timnas U-17 berusia 16 tahun Evandra Florasta di menit ke-90+2.

Serta yang membanggakan, hasil manis itu diraih Dafa Al Gasemi,cs atas tim yang jauh lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan di laga itu, namun menghadapi tim yang lebih diunggulkan ternyata semakin termotivasi anak asuhan Nova Arianto, dan dibuktikan mereka memang layak tampil pada ajang pentas sepakbola Asia kelompok umur dimaksud.

“Lewat perlawanan gigih sepanjang pertandingan dan selalu dalam tekanan”, namun mampu memanfaatkan serangan balik secara jitu, sehingga menjadi malapetaka diareal kotak terlarang kubu lawan, setelah salah satu pemain Korsel menyentuh bola dengan tangan, tanpa ampun dan tak perlu cek VAR wasit langsung menunjukkan titik putih untuk indonesia.

Evandra Florasta yang maju sebagai eksekutor, dalam super sekian detik sempat gagal, usai tendanganya sempat ditepis oleh kiper Korea.

Namun bola mentah kembali mengarah lagi ke pemain yang juga baru saja memperkuat Timnas U-20 di Piala Asia bulan Februari lalu, ternyata lebih cepat pergerakannya dengan kiper Korsel dan langsung menghujam kembali bola kegawang serta gol.

“Hasil manis itu, sekaligus mempertahankan rekor positif Timnas U-17 Indonesia di laga pembuka Piala Asia U-17, dimana pada gelaran tahun 2018 juga menang atas Iran lewat skor 2-0 pada laga pembuka. (zm)

Piala Asia U-17, Gol Evandra Florasta Bawa Garuda Muda Kalahkan Korea

0
IG PSSI

MEDIANAD.COM: Andalan Timnas U-17 asal Malang, Jawa Timur, Evandra Florasta mencetak satu-satunya gol kemenangan Timnas U-17 atas Korea Selatan (Korsel), pada pertandingan perdana Grup C yang berlangsung, di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Jumat (4/4/2025) sore/ 22.00 WIB.

Gol penting 1-0 tersebut dilesakkan andalan lini tengah Timnas U-17 berusia 16 tahun Evandra di menit ke-90+2 dan yang membanggakan, hasil manis tersebut diraih Firza,cs atas tim yang jauh lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan di laga itu, namun menghadapi tim yang lebih diunggulkan ternyata semakin termotivasi anak asuhan Nova Arianto, dan dibuktikan mereka memang layak tampil pada ajang pentas sepakbola Asia kelompok umur dimaksud.

“Lewat perlawanan gigih sepanjang pertandingan dan selalu dalam tekanan”, namun mampu memanfaatkan serangan balik secara jitu, sehingga menjadi malapetaka diareal kotak terlarang kubu lawan, setelah salah satu pemain Korsel menyentuh bola dengan tangan, tanpa ampun dan tak perlu cek VAR wasit langsung menunjukkan titik putih untuk indonesia.

Evandra Florasta yang maju sebagai eksekutor, dalam super sekian detik sempat gagal, usai tendanganya sempat ditepis oleh kiper Korea.

Namun bola mentah kembali mengarah lagi ke pemain yang juga baru saja memperkuat Timnas U-20 di Piala Asia bulan Februari lalu, ternyata lebih cepat pergerakannya dengan kiper Korsel dan
langsung menghujam kembali bola kegawang serta gol.

“Hasil manis itu, sekaligus mempertahankan rekor positif Timnas U-17 Indonesia di laga pembuka Piala Asia U-17, dimana pada gelaran tahun 2018 juga menang atas Iran lewat skor 2-0 pada laga pembuka. (*)

Dandim 0112/Sabang Bersama Forkopimda Laksanakan Pengecekan Pos Terpadu Pengamanan Lebaran di Pelabuhan Penyeberangan Balohan

0

MEDIANAD.COM,, SABANG,l – Dalam rangka memastikan kelancaran arus mudik dan meningkatkan keamanan selama perayaan Idul Fitri 1446 H, Komandan Kodim (Dandim) 0112/Sabang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pengecekan Pos Terpadu Pengamanan Lebaran di Pelabuhan Penyeberangan Balohan, Sabang, Sabtu (29/3/25).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait lainnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik maupun balik.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0112/Sabang menekankan pentingnya koordinasi antar instansi guna mengoptimalkan pengamanan dan kelancaran operasional di pelabuhan. “Kami bersama Forkopimda turun langsung untuk memastikan semua personel siap siaga dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi lonjakan penumpang selama libur Lebaran,” ujar Dandim.

Dandim juga menyampaikan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik. “Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” tuturnya

Selain pengecekan kesiapan personel, rombongan juga meninjau fasilitas yang tersedia di Pos Terpadu, termasuk ruang kesehatan, area layanan informasi, dan kesiapan alat keselamatan. Dandim menambahkan bahwa selain pengamanan, aspek kesehatan dan keselamatan penumpang juga menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan tugas pengamanan Lebaran tahun ini.

Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan arus mudik dan arus balik di Pelabuhan Penyeberangan Balohan dapat berjalan lancar dan kondusif, sehingga masyarakat yang merayakan Idul Fitri 1446 H, dapat menikmati perjalanan mereka dengan aman dan nyaman.(man)

Liga 4 Regional Aceh, Persidi Juara dan PSAB Runner-up

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Menang 5-4 (1-0)(1-1) lewat drama penalti atas PSAB Aceh Besar di final, Persidi Idi Aceh Timur sah sebagai tim terbaik Aceh level Liga4 tahun 2024/25, sekalgus Rahmadi Idi dan kolega memastikan diri lolos ke-64 besar nasional dan usai lebaran Saifudfin Sabirin,cs akan berjuang pada fase selanjutnya, untuk mengejar tiket promosi, “Dimana 8 tim dari Liga4 akan promosi ke Liga3 untuk kompetisi 2025-
2026”.

Sementara PSAB Aceh Besar sebagai Runner-up juga berharap lolos keputaran nasional dan Ps Peureulak Raya sebagai juara tiga punya khans juga lolos, jika dilihat dari jumlah pertandingan yang digenjot Asprov PSSI Aceh sejak babak penyisihan, delapan besar, final four serta final perebutan juara 1 dan tempat ketiga.

Sementara laga final

PSAB vs Persidi Idi yang dipimpin wasit dari Asprov PSSI Aceh, dalam eaktu normal dan tambahan waktu 2×15 menit berkesudahan imbang 1-1 di laga final Liga 4 regional Aceh yang berlangsung di Stadion Mini Univrrsitas Syiah Kuala (USK) Darussalam, Banda Aceh, Kamis (27/2/2025) sore.

Hingga bertepatan dengan suara azan berkumandang, maka adu penalti ditunda pada Jumat (28/2/2025) pagi pukul 08.00 WIB tanpa penonton. (non)

Persijap (1)-PSPS (0), Kalah Menyakitkan, “Tim Paling Dibenci Fans Persiraja juga Gagal ke Liga1”

0

MEDIANAD.COM: Gol semata wayang pemain Persijap Jepara, Jawa Tengah, yang juga mantan pemain Persiraja Banda Aceh di Liga1 2020/2021, Lio Lelis pada menit ke-85 dalam pertandingan pla-yoff promosi Pengadaian Liga2 yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Selasa (25/02/2025) malam.

“Sekaligus membuyarkan harapan tim yang sangat dibenci fans/pendukung Persiraja Banda Aceh, yakni PSPS Pekanbaru’, usai kalah menyakitkan 0-1 atas Persijap yang juga laga penentuan terakhir untuk lolos ke Liga1.

Kemenangan penting tesebut didepan publik stadion gelora bumi kartini, sekaligus mengantarkan David Laly juga mantan pemain Persiraja Liga2 2023/24 dan kolega promosi ke Liga1 bersama Bhayangkara FC serta PSIM Jogja.

Bagi PSPS kegagalan selasa malam di Stadion Gelora Bumi Kartini dipastikan akan bersua kembali dengan Persiraja dipentas Liga2 2025/26 yang diperkirakan 6bergulir lagi awal September 2025.

Ya memang, “kami benazar agar PSPS kalah atas Persijap, sedikit banyaknya dapat mengobati tingkah buruk tim PSPS yang telah terlalu banyak merugikan Persiraja, seoerti sanksi bagi pemain, pengurus dan pertandingan tanpa penonton home Persiraja secara umum, salah satunya ulah Manajemen PSPS membuat laporan saat insiden kecil, usai pertandingan Leg1 babak penyisihan dan perangai buruk pada laga pementuan Leg2 babak 8 Besar dikandang mereka, akibat main curang dengan perangkat pertandingan dan permainan kasar diperlihatkan pemain PSPS, sehingga Persiraja kalah dan tertutup peluang lolos ke Liga1”.

Bagaimana sakitnya diperlakukan demikian untuk tim kami, “Alhamdulillah terbalas di Jepara”, meraka kalah dan gagal lolos ke Liga1 juga yang membahagiakan, bagi kami, kemenangan Persijap berkat gol mantan pemain Persiraja, ungkap sejumlah pendukung setia Persiraja kepada online ini, Rabu siagn di Banda Aceh, juga perkataan serupa dihimpun pada Group WA PERSIRAJA FANS CLUB sejak usai laga di stadion bumi kartini. (tim)

Liga4 Zona Aceh, PSAB Aman di Final dengan 11 Poin, Satu Tiket Lagi Jatah antara Persidi dan PSBL

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Persidi Idi dan PSBL Langsa harus merebut tiga poin tambahan guna membuka peluang lolos ke final Liga4 zona Aceh yang akan berlangsung, Rabu (26/02) siang dan sore hari nanti.
Dimana PSBL Langsa berharap PSAB dapat mengalahkan Persidi dan Langsa diperkirakan akan menang dengan Ps Peureulak Raya untuk mengunci tiket final dengan 9 poin, mengingat jika PERSIDI imbang apalagi menang atas PSAB. PSBL (persidi vs psab imbang) Langsa kalah head tu head dengan Persidi”

Sementara hasil laga selasa kemarin, PSAB Aceh Besar tetap kokoh dipuncak klasmen Final Four Liga4 zona Aceh, dimana keperkasaan dan peningkatan permainan anak asuhan T Helza Rahmad, Mukhlis Nakata dan staf dibuktikan usai menang telak 3-0 atas Ps Peureulak Raya.
Pada laga Leg2 match keempat final four Liga4 regional Aceh 2024/25 di stadion mini USK Darussalam, Banda Aceh, Senin (24/02) sore.

Berkat gol pemain serba bisa dan senior kelahiran Lambeugak, Muhammad Khadafi di menit 12 dan 80 serta pemain senior lainnya Lutfi Fauzi Hamdan pada menit ke-57 dan bermain imbang 1-1 dengan Persidi, Selasa kemarin, sekaligus Iwan Sandri dan kolega kokoh dipuncak klasmen dengan koleksi nilai 11

Bahkan terpaut 3 poin dari Persidi Idi dibawahnya, meskipun unggul 3-2 atas seterunya PSBL Langsa pada laga jam pertama, namun anak-anak Idi baru menyabet 8 angka dari 5 laga yang telah dilalui.

Sementara diurutan tiga PSBL Langsa 6 poin serta diposisi buncit masih setia dihuni oleh Ps Peureulak Raya, yang hanya baru kebagian satu angka dari satu sisa laga serta dipastikan tersisih dari pemburuan tiket final.
Apalagi di Laga terakhir, Rabu (26/02) siang berhadapan dengan PSBL yang sedang memburu satu tiket final bersama PERSIDI untuk mendampingi PSAB. (non)

Kamis Petang, PSAB dan Persidi Bentrok di Final Liga4, PSBL vs Ps PR incar Juara Tiga, “PSSI Aceh Genjot Jumlah Pertandingan”

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: PSAB Aceh Besar yang belum menelan kekalahan sekalipun pada kompetisi Liga4 regional Aceh tahun 2024/25, akan diuji tim kuat lainnya Persidi Idi Aceh Timur, dalam partai final Liga4 regional Aceh kali ini yang akan tersaji di stadion mini Universitas Syiah Kuala (USK) Darussalam, Banda Aceh, Kamis (27/02.) Sore.

Sementara PSBL Langsa bersua Ps Peureulak Raya (PR) untuk perebutan tempat ketiga, yang juga tersaji di stadion yang sama, namun laga jam pertama dan kick off pukul 13.00 WIB.

Sementara PSAB menyempurnakan dirinya sebagai pemuncak klasmen final four dengan poin 14, usai mengalahkan PSBL 1-0 dalam pertandingan Rabu sore, serta laga jam pertama, Persidi menang menyakinkan 2-0 atas Ps Peureulak Raya dan sekaligus mengunci tiket final, mendampingin PSAB hasil dari 11 poin yang disegel, serta berhak duduk diposisi Runner-up klasmen.

PERLU JUMLAH PERTANGDINGAN BANYAK, sehingga jatah tim lolos keputaran nasional lebih dari satu“.

Sementara fase Liga4 zona Aceh 2024/25 yang hanya diikuti 12 tim, membuat Asprov PSSI Aceh harus menggenjot jumlah pertandingan, sehingga dapat memperjuangkan jatah tim yang lolos keputaran nasional lebih dari satu bahkan tiga, demikian diutarakan Sekum Asprov PSSI Aceh, Nazaruddin saat Workshop pertama dengan perwakilan Club, persiapan menghadapi babak penyisihan Liga4 tahun 2024/25 Regional Aceh. (non)

Leg2 Final Four Liga4 Zona Aceh, Menang Telak atas Peureulak Raya, PSAB Semakin Perkasa dan Persidi Kalahkan PSBL

0
PSAB Aceh Besar

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: PSAB Aceh Besar tetap kokoh dipuncak klasmen Final Four Liga4 zona Aceh, dimana keperkasaan dan peningkatan permainan anak asuhan T Helza Rahmad, Mukhlis Nakata dan staf dibuktikan usai menang telak 3-0 atas Ps Peureulak Raya.
Pada laga Leg2 match keempat final four Liga4 regional Aceh 2024/25 di stadion mini USK Darussalam, Banda Aceh, Senin (24/02) sore.

Berkat gol pemain serba bisa dan senior kelahiran Lambeugak, Muhammad Khadafi di menit 12 dan 80 serta pemain senior lainnya Lutfi Fauzi Hamdan pada menit ke-57 sekaligus Iwan Sandri dan kolega kokoh dipuncak klasmen dengan koleksi nilai 10.

Bahkan terpaut 3 poin dari Persidi Idi dibawahnya, meskipun unggul 3-2 atas seterunya PSBL Langsa pada laga jam pertama, namun anak-anak Idi baru menyabet 7 angka dari 4 laga yang telah dilalui.

Sementara diurutan tiga PSBL Langsa 3 poin serta diposisi buncit masih setia dihuni oleh Ps Peureulak Raya, yang hanya baru kebagian satu angka dari dua sisa laga, diprediksikan mereka sudah sulit tembus sebagai pemuncak dan runner up klasmen diakhir final four. (non)

‘Masuk Ranah Hukum Insiden antara Pemain PSBL dengan Persidi di Final Four Liga4″, PSSI Aceh Berharap dapat Diselesaikan secara Kekeluargaan

0
Laga PSBL vs PERSIDI di Final Four Leg1 Liga4 zona Aceh di stadion mini USK, Darussalam Banda Aceh, Jumat (21/02/2025) petang. (foto/ist)

MEDIANAD.COM: Komisi Disiplin (Komdis) Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Aceh dan berdasarkan rilis (pemberitaan) dari beberapa ‘media online’ dua hari belakangan serta memperoleh informasi bahwa, salah satu pemain tim PSBL Langsa, atas nama Arif Nul Hakim Lubis membuat laporan pidana kepada Polresta Banda Aceh terhadap pemain tim Persidi Idi, atas nama Saifuddin, dengan utama laporan atas insiden melakukan tandukan kebagian kepala/ kearah kepala belakang pemain PSBL dimaksud, sehingga membuat pemain tersebut terjatuh dan menderita cedera di kepala dalam “Match Day”/ pertandingan pembuka babak semi final (Final Four) Liga 4 Asprov PSSI Aceh, yang berlangsung, Jumat petang
21 Februari 2025 di stadion Mini Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.

Menanggapi laporan keranah hukum itu, Komdis Asprov PSSI Aceh sangat menyesalkan masalah tersebut bisa masuk dalam ranah pidana, menurut saya permasalahan yang terjadi di lapangan sepakbola tidak tepat masuk dalam ranah pidana melainkan yang lebih tepat, insiden demikian masuk dalam ranah pelanggaran disiplin yang secara regulasi sepak bola sepenuhnya menjadi menjadi kompetensi badan yudisial PSSI untuk memeriksa dan mengadilinya.

Bahwa faktanya dalam kasus ini Komdis Asprov PSSI Aceh telah bertindak cepat memeriksa insiden dugaan pelanggaran disiplin tersebut berdasarkan permintaan dari Asprov PSSI Aceh sesuai suratnya nomor : 044/PSSI-ACEH/II-2025 tanggal 21 Februari 2025 dan Komdis Asprov PSSI Aceh berdasarkan Putusan Nomor : 05/KD-PSSI -ACEH/II/2025 tanggal 21 Februari 2025 telah menjatuhkan sanksi disiplin terhadap pemain Tim Persidi Idi, atas nama SAIFUDDIN yakni sanksi hukuman tambahan untuk pemain Tim Persidi Idi atas nama Saifuddin dalam bentuk larangan tampil dan bertanding selama 3 (tiga) pertandingan resmi sepakbola di lingkungan PSSI.

Selain itu dijelaskan bahwa, “saya secara pribadi sudah punya pengalaman lebih kurang selama 10 tahun di Badan Yudisial Asprov PSSI Aceh dan saya juga sudah 15 tahun berpengalaman sebagai praktisi hukum berprofesi sebagai Pengacara, dalam hal ini saya ingin sampaikan bahwa regulasi yang ada dalam sepak bola setidaknya sama bagus dan ketatnya dengan hukum positif yang berlaku di Indonesia, artinya apa peraturan yang ada di sepak bola itu sangat ketat dan itu selalu dijalankan dan mengikat bagi pelaku sepak bola bukan hanya berlaku di tingkat nasional tapi di adopsi di tingkat internasional oleh FIFA selaku badan federasi sepak bola tertinggi”, ujar ketua Komdis PSSI Aceh, Hendri Saputra, lewat siaran Pers Asprov dimaksud, yang diterima online medianad.com, Minggu (23/02) malam.

Sembari menegaskan, “kita ketahui insiden tandukan oleh pemain Tim Persidi Idi atas nama Saifuddin terhadap pemain Tim PSBL Langsa atas nama Arif Nul Hakim Lubis sehingga mengakibakan pemain tersebut harus dirawat di rumah sakit. Namun insiden dimaksud terjadi sedang dalam menit pertandingan, maka berdasarkan regulasi yang berlaku dalam sepak bola, “insiden dianggap bentuk tindakan yang tidak sportif dari pemain lawan sehingga menurut Kode Disiplin (KD) PSSI sepenuhnya menjadi Kewenangan Badan Yudisal untuk memeriksa dan mengadili pemain yang melakukan pelanggaran secara sengaja saat sedang pertandingan.

Serta menurut hukum Kode Etik itu, lebih tinggi dari paraturan apapun dan dalam hal ini si terlapor itu sudah mendapatkan sanksi Displin dari Badan Yudisial sepak bola atas pelanggaran Disipin yang dilakukannya dalam pertandingan sepak bola, oleh karenanya.

Menurut azas hukum yang berlaku hukum khusus itu mengenyampingkan hukum umum ( lex specialis derogat lex generalis), untuk itu insiden ini murni pelanggaran Disiplin dan tidak bisa dibawa dalam ranah pidana, jelas Komdis PSSI Aceh Hendri yang juga kerap nenjadi ‘Advokat/kuasa hukum dalam sejumlah sengketa selama ini”.

Yang juga menambahkan. Tujuan ini saya sampaikan agar kedua belah pihak dapat menyelesaikan permasalahan ini secara musyawarah dan kekeluargaan di bantu fasilitasi oleh klub masing-masing, karena kita semua termasuk pemain dan klub adalah satu keluarga besar yang bernauang dibawah satu orang tua yaitu Asprov PSSI Aceh,
Saya kira akan lebih bijaknya permaslahan ini diselesaikan di tingkat internal saja dan apabila memang pihak pelapor ada dirugikan secara materil, terlapor harus bersedia untuk menanggulanginya, “kalau bukan kita secara internal yang menghormati dan mentaati regulasi yang berlaku dalam sepak bola siapa lagi”.

Bahwa karena permasalahan ini telah terlanjur masuk ke ranah kepolisian, maka saya mengharap pihak kepolisan harus hati-hati dalam memproses laporan tersebut karena kalau salah penanganannya maka akan menciderai rasa keadilan dan kepastian hukum.

Namun saya yakin Polresta Banda Aceh akan selektif dalam menindak lanjuti laporan, pinta Hendri Saputra. (*/zm)

Popular Posts

My Favorites

UBBG Gelar Academic Workshop Analisis Data dan Publikasi Ilmiah, “Hadirkan Pakar...

0
MEDIANAD.COM: Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh, menyelenggarakan Academic Workshop Analisis Data dan Publikasi Ilmiah, yang berlangsung di Gedung Kampus UBBG setempat, dari...