Pariwisata

Beranda Pariwisata
Berita Pariwisata

Pj Wali Kota Sabang bersama Forkopimda serahkan tiket kapal gratis kepada pemudik.

0

MEDIANAD.COM, SABANG- Sebanyak 50 tiket kapal Express Bahari gratis tujuan Sabang-Banda Aceh, diserahkan Pj Wali Kota Sabang Andri Nourman bersama Forkopimda kepada para pemudik di pelabuhan Balohan Sabang.

“Hari ini kita bersama hadir di Pelabuhan Balohan Sabang, untuk melakukan peninjauan. Sekaligus kita lepas keberangkatan perdana sebagian dari pemudik gratis yang dilaksanakan Pemerintah tahun ini, khususnya keberangkatan dari pelabuhan Balohan Sabang,” kata Andri Nourman, Jum’at (28/3).

Dijelaskan, bahwa tiket mudik Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah gratis ini merupakan program Kementerian Perhubungan, yang bertujuan membantu masyarakat agar dapat mudik dengan aman, nyaman dan tanpa biaya.

“Tiket gratis untuk kapal cepat, mulai berlaku hari ini per tanggal 28-30 Maret 2025, kemudian nanti arus baliknya di tanggal 4-6 April 2025. Sementara untuk total keseluruhan, untuk kapal cepat sendiri kita dapat informasi ada sekitar 2218 tiket gratis pulang pergi yang telah didapatkan oleh pemudik,” jelasnya.

Selain menyerahkan tiket gratis, Pj Wali Kota Sabang bersama Forkopimda juga melakukan peninjauan ke dalam kapal Express Bahari. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan meninjau Posko Terpadu Lebaran, guna memastikan pelaksanaan mudik berjalan aman dan lancar.

“Sejauh ini, cuaca secara keseluruhan cukup mendukung untuk pelayaran, mudah-mudahan terus seperti ini. Sementara untuk aktivitas di pelabuhan hari ini terpantau mulai ramai lancar, masih ter-handle dengan baik,” ujar Pj Wali Kota Sabang.

Pemerintah Kota Sabang bersama TNI-POLRI dan stakeholder lainnya juga telah menyiagakan personel di posko terpadu lebaran di Pelabuhan Balohan sebagai pusat informasi dan pengamanan. Sehingga di harapkan para pemudik maupun masyarakat dapat terlayani dengan baik dan merasa nyaman selama berlibur di Kota Sabang.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Sabang AKBP Erwan mengatakan siap menjaga ketertiban dan mengamankan libur lebaran ini. Pihaknya juga melaksanakan Operasi Ketupat bersama Pemerintah Kota Sabang membentuk dua pos pengamanan.

“Insyallah kita bersama instansi lain baik itu Polri, TNI, Pemerintah Kota Sabang, dan stakeholder lainnya siap mengamankan dan melayani masyarakat dengan baik,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, dua pos pengamanan tersebut berlokasi di Pelabuhan Balohan yakni pos terpadu, dan pos pengamanan di lokasi wisata Iboih yang menjangkau juga kegiatan pengamanan atau pelayanan di Tugu Nol Kilometer.

“Jadi dalam pos ini kita juga berkolaborasi dengan stakeholder lain sehingga kita bisa sama-sama membantu masyarakat baik yang mudik atau wisatawan yang akan berkunjung ke Sabang. Karena sebagaimana kita ketahui Sabang adalah destinasi wisata sehingga kita harus siap mengamankan dan melayani masyarakat baik yang mudik atau yang berwisata ke Sabang,” tutup Kapolres Sabang.(man)

Plt Sekda Buka Puasa Bersama dengan Awak Media Liputan Abes, Ikut Hadir Ketua PWI Aceh dan Sejumlah Wartawan Senior

0

MEDIANAD.COM, ACEH BESAR: Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Besar, Bahrul Jamil S.Sos MSi, menggelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama (Bukber) dengan insan Pers yang tergabung dalam “Grup WA Rakan Media Aceh Besar (Abes) and awak media liputan Abes”, di Rumah Makan Paga Ayee Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Senin (24/3/2025) sore.

Serta silaturrahmi dan Bukber tersebut juga turut hadir ketua PWI Aceh M Nasir Nurdin serta sejumlah wartawan senior terlihat juga bergabung dikesempatan itu, sejak pukul 18.00 WIB.

Dikesempatan itu, Plt Sekda Bahrul Jamil, yang juga mewakili Bupati, H. Muharram Idris (Syech Muharram), menyampaikan permohonan maaf, Syech Muharram tidak dapat bergabung menghadiri bukber bersama Rakan Media liputan Abes, karena terbentur dengan agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan.

Kami menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Bupati yang tidak dapat hadir pada kesempatan ini. Namun, Bupati menititip salam dan apresiasi kepada rekan media yang selama ini telah berkontribusi dalam menyebarluaskan informasi secara menyeluruh untuk kemajuan Aceh Besar.

Plt Sekda Abes yang akrab disapa ‘Bang BJ’ dimaksud juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam mewujudkan pembangunan yang transparan dan akuntabel.

“Kami sangat membutuhkan dukungan dan peran aktif media dalam menyampaikan informasi yang konstruktif. Media adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah ini,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, M Nasir Nurdin, yang turut hadir dalam kegiatan itu menegaskan, media siap mendukung Pemkab Aceh Besar dalam menyebarluaskan informasi yang edukatif dan membangun.

“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan terkhusus debgan Pemkab Aceh Besar dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kami berharap komunikasi yang baik ini terus terjalin demi kemajuan daerah,” pintanya.

Hal senada juga disampaikan Ketua PWI Aceh Besar, Jufrizal, yang juga memperkenalkan sejumlah jurnalis yang selama ini aktif dalam mempublikasikan berbagai kegiatan Pemkab Aceh Besar. “Harapan kami kegiatan serupa yang telah menjadi agenda rutin setiap ramadhan terus terjalin, dan juga pemerintah juga memberikan perhatian lebih untuk kemajuan media dan juga wartawannya,” pungkas Coy sapaan akrab Ketua PWI Aceh Besar.

Selain Plt Sekda Bahrul Jamil, ketua PWI Aceh Nasir Nurdin, dalam Bukber tersebut juga turut dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Abes, Rahmawati SPd MSi, Kabag Umum Setdakab, Zayadinur SSTP MSi, dan Kabid Media Informasi Diskominfo Abes, Mariadi ST MM, tentu bersama sekitar 80 wartawan yang tergabung dalam group WA Rakan Media Aceh Besar. (lem/rel)

Kuah Beulangong Pak WA, “Kuliner Khusus Saat Puasa”, Tersaji di Depan MTsN dan MAN Model Banda Aceh

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: “Kuah beulangong salah satu makanan terdepan ciri khas Aceh yang juga deretan kuliner ternama yang sudah mewahan hingga kelevel nasional di tanah serta selalu tersedia pada hari-hari besar islam seperti Maulid Nabi Besar Muhammad SAW”.
Namun yang satu ini juga dirancik oleh sang ahli masak Kuah Beulangong dan kuliner masakan lainnya, ialah Abu Khawaled yang berlabel “PAK WA”, tersaji Khusus  tiap Bulan Suci Ramadhan.

Seperti puasa-puasa tahun sebelumnya, Kuah Beulangong Pak WA yang beralamat di Jalan Pocut Bareun atau tepatnya di depan MTsN dan MAN Model Banda Aceh siap disajikan dan dibeli, mulai Jam 16.30 WIB sore tiap harinya, ungkap Abu Khawaled.

Kepada Online ini beberapa waktu lalu, yang juga “toke” toko Kelontong Hudup Baru2 (HB2) depan MTsN dan MAN Model Banda Aceh, Abu Khawaled mengatakan.
Rancikan kuah beulangong Pak WA khusus bulan puasa ini masih tetap dijual dengan tarif seperti biasa serta dapat dicangkau oleh semua kalangan masyarakat.

Ayo…buruan, “sajian mantap murah serta dijamin lezat dan memuaskan saat berbuka sekaligus langsung dapat berbelanja di toko keulontong HB2 usai dan sebelum memesan kuah beulangong Pak WA”. (non)

Barisan Muda Dek Gam Lhoknga Bagikan Takjil Berbuka di Lampuuk

0

MEDIANAD.COM, ACEH BESAR: Barisan muda H Nazaruddin Dek Gam Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar berbagi takjil buka puasa di Kemukiman Lampuuk, Kecamatan setempat, Jumat (07/03/2025) sore.

Pembagian takjil, yang juga hari kedua di kemukiman Lampuuk sore Jumat dimaksud, terpusat didepan Masjid Rahmatullah Lampuuk serta disambut antusias warga setempat, apalagi bungkusan rakjil itu dibagikan menjelang buka puasa.

“Panduan kegiatan sosial untuk umat dalam bulan suci Ramadhan antara Barisan Muda (BM) dengan tim pemenangan H Nazaruddin Dek Gam dari Kecamatan Lhoknga juga terus berlanjut dan secara bergiliran”, ungkap ketua tim pemenangan Dek Gam Kecamatan Lhoknga, Fuadi Razali alias Yoek kepada online ini, Sabtu (08/03) sore.

Sembari menambahkan, selain membagikan takjil, Anggota DPR RI H Nazaruddin Dek Gam juga ketua MKD DPR RI serahkan bantuan untuk kegiatan Gema Ramadhan 1446 H di kemukiman Lampuuk
“Kami Barisan Muda H. NAZARUDDIN DEKGAM Insya Allah juga akan membagikan taknil serupa di kemukiman Lam Lhom dan Lhoknga minggu depan, pada selasa dan jumat”

Insya Allah kami hadir bukan saja di saat Pemilu atau Pilkada, namun terus berbuat yang terbaik demi umat dan kemajuan daerah tukas Fuadi Razali Yok, yang juga
kegiatan tersebut dikoordinasi langsung oleh ketua tim pemenangan H. NAZARUDDIN DEK GAM Kecamatan bersama tim pemenangan kemukiman setempat dan tim gampong yang ada dalam kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. (non)

Uni Emirat Arab Saluran Tiga Bantuan Ramadan Untuk Aceh

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Uni Emirat Arab (UEA) melalui Yayasan Khalifa Bin Zayed Al Nahyan Foundation kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Aceh dalam rangka bulan suci Ramadan 1446 H. Bantuan yang diberikan mencakup paket sembako, pembagian daging meugang, serta penyelenggaraan iftar jama’i (buka puasa bersama) bagi ribuan penerima manfaat.

Khalifa Bin Zayed Al Nahyan Foundation merupakan lembaga yang berada di bawah naungan langsung pemerintah UEA. Sebelumnya, yayasan ini telah menjalankan berbagai program kemanusiaan di Indonesia, yang mayoritas berpusat di Pulau Jawa, termasuk pembangunan Masjid Sheikh Zayed di Solo. Tahun ini, fokus bantuan diperluas ke Aceh, dengan program yang diselenggarakan melalui kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh.

Tiga Jenis Bantuan Ramadan Bantuan yang disalurkan oleh UEA di Aceh tahun ini terdiri dari tiga kategori utama, yaitu:

1. Paket Sembako Ramadan
Sebanyak 500 paket sembako telah disiapkan untuk dibagikan kepada fakir miskin, anak yatim, serta janda-janda kurang mampu di tujuh desa sekitar kampus UIN Ar-Raniry. Selain itu, paket ini juga diperuntukkan bagi staf UIN yang berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah, seperti petugas kebersihan dan tenaga teknis lainnya.

Setiap paket sembako berisi beras 2 kg, minyak goreng 2 liter, teh celup, margarin, susu kental manis, garam, dan beberapa kebutuhan pokok lainnya. Dalam pendistribusiannya, sekitar 50 mahasiswa turut berpartisipasi sebagai relawan.

2. Pembagian Daging Meugang
Tradisi meugang yang kental dalam budaya Aceh juga mendapat perhatian dari UEA. Sebanyak 10 ekor sapi telah disiapkan untuk dipotong dan didistribusikan kepada sekitar 1.300 orang.

Penerima manfaat dari program ini mencakup dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta masyarakat sekitar yang membutuhkan. Selain itu, ada satu ekor sapi tambahan yang disumbangkan oleh seorang donatur atas nama Hamba Allah.

3. Iftar Jama’i (Buka Puasa Bersama)P

rogram buka puasa bersama ini dirancang untuk menyediakan hingga 2.000 paket makanan per hari, dengan lokasi utama di Masjid Fatun Karib, UIN Ar-Raniry. Setiap paket berbuka terdiri dari dua jenis kue, kurma, nasi dengan lauk protein hewani (seperti ayam, ikan, atau daging), sayuran, buah segar yang berkulit (seperti pisang atau jeruk), serta minuman manis dalam kemasan dan air mineral.

Untuk menjaga kualitas makanan, pihak penyelenggara menetapkan bahwa lauk tidak boleh berupa makanan berkuah agar lebih tahan lama dan tidak mudah tumpah. Program ini terbuka bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat umum yang ingin menikmati hidangan berbuka secara gratis.

Komitmen Jangka Panjang UEA untuk Aceh
Selain bantuan Ramadan, UEA juga telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan di Aceh. Tahun lalu, yayasan yang sama telah menyalurkan 10 ton kurma ke berbagai institusi, termasuk UIN Ar-Raniry, Universitas Islam Syekh Kuala (UISK), dan Masjid Raya Baiturrahman.

Tidak hanya itu, terdapat pula rencana pembangunan masjid baru di area lapangan bola UIN Ar-Raniry sebagai bagian dari upaya jangka panjang dalam memperkuat infrastruktur keagamaan di Aceh.

Koordinator Bidang Advokasi dan Pendampingan Masyarakat, Media, dan Komunikasi Pusat Kerohanian dan Moderasi Beragama (PKMB) UIN Ar-Raniry, Asyraf Muntazhar, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat Aceh dan upaya mempererat hubungan antara Indonesia dan UEA.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Dengan adanya dukungan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan solidaritas semakin meningkat, serta semakin mempererat hubungan antara Aceh dan Uni Emirat Arab dalam bidang sosial dan kemanusiaan.(*)

Pantai Wisata Gampong Anoi Itam Menjadi Tempat Family Gathering Keluarga Besar Polres dan Bhayangkari Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Keluarga besar Polres Sabang beserta Bhayangkari Jajaran Polres Sabang menggelar acara Family Gathering yang penuh keceriaan dan kebersamaan bertempat di Pantai Gp.Anoi Itam, Kec.Sukajaya Kota Sabang, Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sabang AKBP Erwan, SH, MH, yang didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Sabang Ny. Siska Erwan, Sabtu (04/01/2025).

Dalam rangka mempererat hubungan kekeluargaan dan meningkatkan kebersamaan antar anggota Polres Sabang beserta keluarga, acara ini menyajikan berbagai lomba yang seru dan meriah. Beberapa lomba yang diadakan antara lain:
– Lomba Nyanyi Couple – Diperuntukkan bagi POLKI, POLWAN, dan Bhayangkari yang memeriahkan acara dengan penampilan musikal yang menghibur.
– Lomba Tarik Tambang – Perlombaan seru antar Polki per-Satfung yang penuh semangat dan kekompakan.
– Lomba Estafet Sarung – Diikuti oleh POLKI, POLWAN, dan Bhayangkari yang menguji kekompakan dan kelincahan peserta.
– Lomba Anak-Anak, dengan berbagai kategori yang menyenangkan seperti:
– Lomba Makan Kerupuk
– Lomba Bawa Kelereng Pakai Sendok
– Lomba Mencocokan Minuman di Dalam Kotak

Acara ini turut dihadiri oleh Wakapolres Sabang Kompol Ridwan, SE, MSi, pejabat utama (PJU), personel jajaran Polres Sabang, Bhayangkari, serta anak-anak. Dalam suasana yang penuh kegembiraan, acara Family Gathering ini tidak hanya memberikan keseruan melalui lomba-lomba, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar Polres Sabang.

Sebagai puncak acara, para pemenang lomba mendapatkan hadiah-hadiah menarik yang diserahkan langsung oleh Kapolres Sabang, Ketua Bhayangkari Cabang Sabang, serta Pejabat Utama Polres Sabang, dan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan.

Kapolres Sabang, AKBP Erwan, mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh keluarga besar Polres Sabang dan Bhayangkari yang telah berpartisipasi dengan antusias dalam acara ini. “Acara ini dilaksanakan guna membangun kekompakan, kekeluargaan, dan kebersamaan Keluarga Besar Polres Sabang,” ujar Kapolres Sabang.

Dengan suksesnya acara ini, diharapkan dapat terus mempererat hubungan baik antara personel Polres Sabang, Bhayangkari, dan seluruh keluarga besar Polres Sabang serta menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis dan solid ke depannya.(man)

Ditanya Soal Gaji Petugas Pasar, Kadiskopukmdag: Sedang Dicarikan Solusi

0
Samsul Bahri Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh Samsul Bahri mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mencarikan solusi terkait pembayaran gaji petugas pasar.

Diketahui, gaji petugas Pasar Aceh dan Pasar Almahirah belum dibayarkan sepenuhnya sedari Agustus lalu. “Untuk bulan Agustus memang baru mampu kita bayarkan 50 persen,” ujarnya kepada awak media, Rabu, 1 Januari 2025.

Menurut Samsul Bahri, hal itu diakibatkan minimnya pemasukan retribusi pasar selama ini. “Kendala minimnya pemasukan pasar sehingga gaji September, Oktober, dan November tersendat. Kalau untuk Desember, dibayarkan pada bulan Januari tahun ini.”

Pihaknya tidak menutup mata atas kondisi tersebut, dan sudah berupaya mengantisipasi. “Sudah kita cari solusi beberapa kali dengan kepala BLUD UPTD pasar untuk mengantipasinya, namun keadaan yang tidak kita inginkan bersama ini harus terjadi,” ujarnya.

Hingga saat ini pun dirinya bersama tim terkait sedang berupaya mencarikan solusi pembayaran gaji petugas pasar. “Hari ini saya bersama kepala BLUD UPTD pasar akan menyampaikan laporan terkait permasalahan tersebut kepada Bapak Pj Wali Kota.”

“Mudah-mudahan dengan arahan beliau nanti bakal ada solusi. Kami berkomitmen untuk menghargai setiap hak jerih-payah para petugas yang selama ini berada di garda terdepan pasar kita. Mohon didoakan yang terbaik demi kepentingan bersama,” ujar Samsul.(*)

SEJARAH   TERBENTUKNYA   KERAJAAN ACEH

0

Sebelum berdirinya KERAJAAN ACEH, di Aceh Besar dan Banda Aceh terdapat 5 Kerajaan Hindu yaitu : 1. Indra Jaya di Lhoek Seudu. 2. Indra Purwa di Ujong Pancu.3. Indra Patra di Ladong. 4. Indrapuri di Indrapuri. 5. Indra Purba di Lamreh- Krueng Raya.

Pada pertengahan Abad ke 11 M (1059 M) Kerajaan  Hindu Indra Jaya diserang armada angkatan laut Tiongkok/China yang dipimpin oleh LIANG KHIE dan puterinya NIAN NIO. Indra Jaya dapat ditaklukkan dan LIANG KHIE mengangkat dirinya sebagai Raja dan merubah nama Kerajaan Indra Jaya menjadi KERAJAAN SEUDU dan memindahkan pusat kerajaan dari Lhok Seudu ke PANTON BIE. cita2nya ingin menaklukkan seluruh Kerajaan Hindu di Aceh. Karena sudah tua/uzur ia digantikan oleh puterinya MAHARANI NIAN NIO.dan cita2nya dilanjutkan oleh puterinya.

Maharani Nian Nio pertama menyerang Indra Purwa.setelah ditaklukkan ia membuat benteng pertahanan di Lingke di belakang Kantor POLDA ACEH sekarang. Setelah benteng selesai diberi nama ayahnya yaitu BENTENG LIANG KHIE. Lama kelamaan LIANG KHIE disebut LINGKE oleh penduduk setempat.dari sinilah asal nama GAMPONG  LINGKE.

Setelah penyerangan dan penaklukan Kerajaan Indra Jaya oleh Liang Khie banyak rakyat Indra Jaya meninggalkan negerinya dan pergi menuju ke Kerajaan Indra Purba/Lamuri   yang rajanya bernama INDRA SAKTI. demikian pula pada masa pemerintahan Maharani Nian Nio  rakyat dipaksa memeluk Agama Budha dan dikenakan pajak tinggi sehingga rakyat pindah kenegeri lain.kemudian dari rakyat Indra Jaya inilah Raja Indra Sakti mengetahui ada pasukan China/Tiongkok. Lalu Raja Indra Sakti mengirim utusan ke Kerajaan Islam Peureulak di Bandar Khalifah untuk meminta bantuan milter dalam rangka menghadapi serangan pasukan China  bila sewaktu-waktu menyerang Kerajaan Indra Purba.

ABDULLAH KAN’AN atau SHEIKH HUDAN berasal dari Kan’an Pakestina. Sheikh tersebut tiba di Bandar Khalifah pada pertengahan Abad ke 12 M. Semasa berada di Bandar Khalifah menyarankan kepada Sultan untuk mendirikan perguruan tinggi Islam. Sarannya disetujui oleh Sultan maka dibangunlah ZAWIYAH COT KALA yang berlokasi di Bayeun-Aceh Timur dan tidak begitu jauh dari Bandar Khalifah (Peureulak). Zawiyah Cot Kala merupakan perguruan tinggi Islam pertama di Asia Tenggara.di Zawiyah Cot Kala inilah MEURAH JOHAN. Sunan Bonang. Sunan Giri mempelajari ilmu Agama Islam dan Ilmu-ilmu lainnya seperti Ilmu Penerintahan. Bela Diri dll. Guru2  di Zawiyah tersebut diantaranya adalah Abdullah Kan’an. Maulana Ishak ayahnya Sunan Giri dan Ulama2 lainnya. Alumni2 Zawiyah Cot kala menyebarkan Agama Islam ke seluruh ASIA TENGGARA.

MEURAH JOHAN adalah anak Sultan LINGE yang bernama Sultan ADI GENALI yang juga merupakan seorang Ulama yang terkenal dengan panggilan Teungku Chik Kawe Teupat. Sultan mengajarkan Ilmu Agama Islam kepada anaknya. Selain itu juga Meurah Johan belajar Ilmu Agama kepada Teungku Chik Serule. Setelah dewasa kedua guru agamanya sepakat untuk mengirim dan menyekolahkan Meurah Johan ke Zawiyah Cot Kala dan dibimbing serta diajari lansung oleh Sheikh Abdullah Kan’an dan guru-guru lainnya.

Pada Tahun 1180 M Sultan Makhdum Alaidin Malik Muhammad Johan Syah (Sultan Peureulak) mengutus delegasi sebanyak 600 personil PAI (Tentara) ke Kerajaan Hindu INDRA PURBA di Aceh Besar. Pengiriman delegasi ini untuk memenuhi permohonan bantuan Raja INDRA SAKTI dari Kerajaan Indra Purba. Delegasi dipimpin oleh Sheikh Abdulah Kan’an sebagai Ketua dan muridnya Meurah Johan sebagai Wakil untuk memimpin rombongan delegasi tersebut. Delegasi tersebut terdiri dari 500  orang PAI Kerajaan Islam Peureulak dan 100 orang dari Kerajaan LINGE.

Setiba di Kerajaan Hindu Indra Purba atau Kerajaan LAMURI.  Sheikh Abdullah Kan’an. Meurah Johan dan rombongan melatih tentara Kerajaan Indra Purba dalam bidang militer dan strategi perang dan juga mengajarkan bercocok tanam kebutuhan pokok seperti menanam padi dan lain2 sebagai persiapan logistik Kerajaan bila terjadi serangan dari bala tentara Maharani Nian Nio. Bimbingan bercocok tanam diikuti juga oleh masyarakat setempat. Selain itu Sheikh Abdullah Kan’an atau Sheikh Hudan juga memperkenalkan Budidaya TANAMAN LADA yang kelak dimasa mendatang menjadi tanaman primadona dan diminati oleh bangsa2 Eropah.atas jasanya tersebut Sheikh Abdullah Kan’an diberi Gelar Bapak LADA ACEH oleh masyarakat Aceh saat ini.

Masyarakat setempat memperhatikan dan melihat delegasi dari Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Linge mempunyai tingkah laku.sifat dan tatakrama yang sopan dan sangat ramah sehingga masyarakat setempat tertarik dan akhirnya memeluk Agama Islam.

Diperkirakan akhir Abad ke 12 M terjadi serangan besar2an tentara Tiongkok/China yang dipimpin lansung oleh Maharani Nian Nio  dan dihadang dan dilawan oleh tentara koalisi Kerajaan Hindu Indra Purba. Kerajaan Hindu Indra Patra. Kerajaan Islam Peureulak dan karajaan Linge dibawah pimpinan Sheikh Abdullah Kan’an dan muridnya Meurah Johan. Pertempuran dahsyat dan sengit terjadi di sepanjang pantai Alue Naga sampai dengan Krueng Raya. Akhirnya pertempuran tersebut dimenangkan oleh tentara Koalisi.

Setelah kemenangan tersebut Raja INDRA SAKTI dan Keluarga memeluk Agama Islam dan kemudian diikuti pula oleh rakyatnya. Kemudian Raja Indra Sakti menikahkan anaknya PUTROE BLIENG INDRA KESUMA dengan Panglima perang yang cerdas dan gagah perkasa MEURAH JOHAN. Kemudian diketahui pula oleh Syeikh Abdullah Kan’an bahwa Maharani Nian Nio juga jatuh cinta kepada Meurah Johan. Lalu Sheikh Abdullah Kan’an mengambil inisiatif untuk melobi Raja Indra Sakti dan keluarga terutama Putroe Blieng Indra Kesuma perihal jatuh cintanya Maharani Nian Nio kepada Meurah Johan yang merupakan suami Putroe Blieng Indra Kesuma yang baru saja menikah. Dengan keahlian dan kepiawian Sheikh Abdullah Kan’an menjelaskan tentang manfaat jangka panjang bila pernikahan kedua Meurah Johan dengan Maharani Nian Nio.maka Raja Indra Sakti dan keluarga terutama Putroe Blieng Indra Kesuma dapat menyetujuinya. Akhirnya Maharani Nian Nio menikah dengan Meurah Johan dan memeluk Agama Islam bersama seluruh petinggi dan tentaranya. serta rakyat Kerajaan SEUDU atau Indra Jaya seluruhnya.

Pada tanggal 22 April 1205 M di Benteng Liang Khie dilakukan perayaan kemenangan dan sekaligus Pengumuman berdirinya KERAJAAN ACEH yang wilayahnya terdiri dari wilayah Kerajaann Indra Jaya. Indra Purwa. Indra Patra. Indra Purba dan Indra Puri. Acara perayaan kemenangan dan pengumuman berdirinya Kerajaan Aceh dihadiri oleh Kerajaan Samudra Pasai. Linge. Jaya dan Pedir (Pidie) dll. Tanggal berdirinya Kerajaan Aceh 22 April 1205 M dihitung mulainya berdirinya Kota Banda Aceh dan sekarang diperingati setiap tahunnya oleh Pemerintah Daerah Kotamadya Banda Aceh.

Selain itu tanggal 22 April 1205 M juga merupakan tanggal pengangkatan dan penetapan MEURAH JOHAN sebagai Sultan pertama Kerajaan Aceh dengan gelar SULTAN ALAIDIN JOHAN SYAH dan penetapan SHEIKH ABDULLAH KAN’AN sebagai Kadhi Malikul Adhil pertama Kerajaan Aceh.

Setelah berakhir masa jabatannya. Sheikh Abdullah Kan’an dan keluarga tinggal  di Gampong ( Desa) LAMPEUNEUEN Kabupaten Aceh Besar dengan kegiatan sehari2 mengajar masyarakat setempat tentang Ilmu Agama Islam sehingga beliau digelar pula oleh masyarakat Aceh dengan gelar TEUNGKU CHIK LAMPEUNEUEN. Sheikh Abdullah Kan’an berpulang kerahmatullah dan dimakamkan bersama anggota keluarganya di  Gampong Lampeuneuen Kabupaten Aceh Besar.

Apakah saudara-saudara pernah menziarahi makam SHEIKH ABDULLAH KAN’AN yang dimakamkan di Gampong Lampeuneuen Aceh Besar yang telah berjasa mendirikan Kerajaan Aceh dan meng Islam kan masyarakat Aceh Besar  Banda Aceh dan sekitarnya  ?. (NE. Banda Aceh. 31 Desember 2024 M).

Popular Posts

My Favorites

Kapolres Sabang Hadiri Kegiatan Bantuan Sosial Polsek Sukakarya Dalam Rangka Hari...

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Polsek Sukakarya Polres Sabang gelar kegiatan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu, yang...