Pariwisata

Beranda Pariwisata
Berita Pariwisata

Para Pelancong Antrian Panjang Untuk Nyebrang ke Daratan Aceh, “Situasi Aman dan Lancar”

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Para pelancong yang telah menghabiskan masa wisatanya di pulau Weh Sabang sabtu 4 Juli 2026 mulai tahap demi tahap untuk kembali ke kampung halamannya melalui pelabuhan penyebrangan Balohan Sabang.

Tampak antrian panjang di pelabuhan penyebrangan balohan itu para pengendara baik roda 4 maupun roda 2 bege gas untuk menuju ke dalam Roro BRR ASDP Ferry Persero.

Kapal angkut ferry yang saat liburan sekolah hanya berlayar satu kapal roro saja yaitu Roro BRR, sedangkan Roro AH 2 belum beroprasi karena sesuatu dan lain hal.

Ibrahim seorang pedagang di pelabuhan balohan kepada media ini mengatakan bahwa, ” Walaupun penumpang begitu membludak dimasa liburan sekolah namun tidak ada penumpang yang tertinggal, terangkut semua baik untuk nyebrang ke daratan Aceh maupun yang hendak nyebrang ke pulau weh Sabang,” pungkas Ibrahim di lapak dagangnya di balohan Sabang, Sabtu (04/07).

Masyarakat pada umumnya mengharapkan dimasa dimasa liburan panjang sekolah yang sebentar lagi akan berakhir dan mulai masuk sekolah tanggal 13 Juli 2026 hendaknya roro AH 2 telah bisa di oprasi kan kembali, harap mereka.

Menurut mereka jika ada 2 roro yang beroprasi arus tranportasi antara pelabuhan balohan dan Ulee Lheu semakin lancar, apalagi kapal cepat selama liburan panjang ini punya andil besar dalam melayani jasa angkutan, terlihat lancar dan maksimal untuk mengangkut para penumpang dari daratan Aceh untuk menuju ke pulau Sabang dan sebaliknya, mereka puas, semoga dengan kelancaran transportasi laut, diharapkan para wisatawan dosmistik maupun mancanegara punya hasrat dan niat menggebu-gebu untuk berkunjung dan berwisata ke kota 0 km di ujung Barat Indonesia juga dikenal pulau seribu benteng itu.

Disisi lain di harapkan. Lokasi kenyamanan termasuk lokasi para pedagang yang ada di pelabuhan balohan Sabang harus lebih di maksimalkan lagi terutama kerapian, kebersihan demi kenyamanan para pengunjung yang hendak makan dan ngopi, layaknya seperti yang di lakukan di pelabuhan Ulee Lheue kota Banda Aceh, bersih, teratur dan selesa bagi pelancong tidak kumuh tidak seperti lapak pedagang yang ada di pelabuhan penyebrangan balohan kecamatan Sukajaya Sabang dan suasana tidak nyaman terutama timbul bau yang tak sedap dari berbagai kotoran yang berceceran di sekeliling lapak para pedagang.(man)

Barisan Muda Dek Gam Lhoknga Bagikan Takjil Berbuka di Lampuuk

0

MEDIANAD.COM, ACEH BESAR: Barisan muda H Nazaruddin Dek Gam Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar berbagi takjil buka puasa di Kemukiman Lampuuk, Kecamatan setempat, Jumat (07/03/2025) sore.

Pembagian takjil, yang juga hari kedua di kemukiman Lampuuk sore Jumat dimaksud, terpusat didepan Masjid Rahmatullah Lampuuk serta disambut antusias warga setempat, apalagi bungkusan rakjil itu dibagikan menjelang buka puasa.

“Panduan kegiatan sosial untuk umat dalam bulan suci Ramadhan antara Barisan Muda (BM) dengan tim pemenangan H Nazaruddin Dek Gam dari Kecamatan Lhoknga juga terus berlanjut dan secara bergiliran”, ungkap ketua tim pemenangan Dek Gam Kecamatan Lhoknga, Fuadi Razali alias Yoek kepada online ini, Sabtu (08/03) sore.

Sembari menambahkan, selain membagikan takjil, Anggota DPR RI H Nazaruddin Dek Gam juga ketua MKD DPR RI serahkan bantuan untuk kegiatan Gema Ramadhan 1446 H di kemukiman Lampuuk
“Kami Barisan Muda H. NAZARUDDIN DEKGAM Insya Allah juga akan membagikan taknil serupa di kemukiman Lam Lhom dan Lhoknga minggu depan, pada selasa dan jumat”

Insya Allah kami hadir bukan saja di saat Pemilu atau Pilkada, namun terus berbuat yang terbaik demi umat dan kemajuan daerah tukas Fuadi Razali Yok, yang juga
kegiatan tersebut dikoordinasi langsung oleh ketua tim pemenangan H. NAZARUDDIN DEK GAM Kecamatan bersama tim pemenangan kemukiman setempat dan tim gampong yang ada dalam kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. (non)

Uni Emirat Arab Saluran Tiga Bantuan Ramadan Untuk Aceh

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Uni Emirat Arab (UEA) melalui Yayasan Khalifa Bin Zayed Al Nahyan Foundation kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Aceh dalam rangka bulan suci Ramadan 1446 H. Bantuan yang diberikan mencakup paket sembako, pembagian daging meugang, serta penyelenggaraan iftar jama’i (buka puasa bersama) bagi ribuan penerima manfaat.

Khalifa Bin Zayed Al Nahyan Foundation merupakan lembaga yang berada di bawah naungan langsung pemerintah UEA. Sebelumnya, yayasan ini telah menjalankan berbagai program kemanusiaan di Indonesia, yang mayoritas berpusat di Pulau Jawa, termasuk pembangunan Masjid Sheikh Zayed di Solo. Tahun ini, fokus bantuan diperluas ke Aceh, dengan program yang diselenggarakan melalui kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh.

Tiga Jenis Bantuan Ramadan Bantuan yang disalurkan oleh UEA di Aceh tahun ini terdiri dari tiga kategori utama, yaitu:

1. Paket Sembako Ramadan
Sebanyak 500 paket sembako telah disiapkan untuk dibagikan kepada fakir miskin, anak yatim, serta janda-janda kurang mampu di tujuh desa sekitar kampus UIN Ar-Raniry. Selain itu, paket ini juga diperuntukkan bagi staf UIN yang berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah, seperti petugas kebersihan dan tenaga teknis lainnya.

Setiap paket sembako berisi beras 2 kg, minyak goreng 2 liter, teh celup, margarin, susu kental manis, garam, dan beberapa kebutuhan pokok lainnya. Dalam pendistribusiannya, sekitar 50 mahasiswa turut berpartisipasi sebagai relawan.

2. Pembagian Daging Meugang
Tradisi meugang yang kental dalam budaya Aceh juga mendapat perhatian dari UEA. Sebanyak 10 ekor sapi telah disiapkan untuk dipotong dan didistribusikan kepada sekitar 1.300 orang.

Penerima manfaat dari program ini mencakup dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta masyarakat sekitar yang membutuhkan. Selain itu, ada satu ekor sapi tambahan yang disumbangkan oleh seorang donatur atas nama Hamba Allah.

3. Iftar Jama’i (Buka Puasa Bersama)P

rogram buka puasa bersama ini dirancang untuk menyediakan hingga 2.000 paket makanan per hari, dengan lokasi utama di Masjid Fatun Karib, UIN Ar-Raniry. Setiap paket berbuka terdiri dari dua jenis kue, kurma, nasi dengan lauk protein hewani (seperti ayam, ikan, atau daging), sayuran, buah segar yang berkulit (seperti pisang atau jeruk), serta minuman manis dalam kemasan dan air mineral.

Untuk menjaga kualitas makanan, pihak penyelenggara menetapkan bahwa lauk tidak boleh berupa makanan berkuah agar lebih tahan lama dan tidak mudah tumpah. Program ini terbuka bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat umum yang ingin menikmati hidangan berbuka secara gratis.

Komitmen Jangka Panjang UEA untuk Aceh
Selain bantuan Ramadan, UEA juga telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan di Aceh. Tahun lalu, yayasan yang sama telah menyalurkan 10 ton kurma ke berbagai institusi, termasuk UIN Ar-Raniry, Universitas Islam Syekh Kuala (UISK), dan Masjid Raya Baiturrahman.

Tidak hanya itu, terdapat pula rencana pembangunan masjid baru di area lapangan bola UIN Ar-Raniry sebagai bagian dari upaya jangka panjang dalam memperkuat infrastruktur keagamaan di Aceh.

Koordinator Bidang Advokasi dan Pendampingan Masyarakat, Media, dan Komunikasi Pusat Kerohanian dan Moderasi Beragama (PKMB) UIN Ar-Raniry, Asyraf Muntazhar, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat Aceh dan upaya mempererat hubungan antara Indonesia dan UEA.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Dengan adanya dukungan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan solidaritas semakin meningkat, serta semakin mempererat hubungan antara Aceh dan Uni Emirat Arab dalam bidang sosial dan kemanusiaan.(*)

Stan Pemko Sabang Diserbu Pengunjung di Bhayangkara Fest 2026, Akuarium Ikan Laut dan Produk UMKM yang Menjadi Daya Tarik Pengunjung

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH, – Stan Pemerintah Kota Sabang menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung pada Bhayangkara Fest 2026 yang berlangsung di Lapangan Merah Polda Aceh. Beragam produk unggulan daerah, promosi wisata bahari, hingga akuarium berisi berbagai jenis ikan laut khas Sabang berhasil menarik minat masyarakat yang memadati arena pameran dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut, senin(22/06).

Partisipasi Pemerintah Kota Sabang dalam Bhayangkara Fest 2026 merupakan bentuk dukungan terhadap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan potensi pariwisata, ekonomi kreatif, dan produk unggulan daerah kepada masyarakat luas.

Keikutsertaan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Sabang bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yaitu Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Sabang, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Sabang, Dinas Pariwisata Kota Sabang, Dekranasda Kota Sabang, Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kota Sabang, serta didukung oleh Polres Sabang sebagai bagian dari sinergi dalam menyukseskan Bhayangkara Fest 2026.

Koordinator Lapangan Stan Pemerintah Kota Sabang, Hafni, SE, mengatakan keikutsertaan Pemko Sabang bertujuan mempromosikan berbagai potensi unggulan daerah sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Polri, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mempromosikan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan produk unggulan UMKM Kota Sabang kepada masyarakat luas. Selain itu, partisipasi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Sabang dan Polri serta membuka peluang pasar yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal,” ujarnya.

Menurut Hafni, anjungan Kota Sabang tidak hanya menjadi ruang pamer produk unggulan daerah, tetapi juga berfungsi sebagai pusat informasi yang memperkenalkan pesona wisata bahari, sejarah, budaya, dan potensi ekonomi Pulau Weh kepada ribuan pengunjung yang hadir selama festival berlangsung.

Salah satu daya tarik utama stan Sabang adalah akuarium yang menampilkan berbagai jenis ikan laut khas perairan Sabang. Keunikan tersebut membuat banyak pengunjung singgah untuk melihat lebih dekat kekayaan sumber daya kelautan yang dimiliki daerah paling barat Indonesia itu.

Pembunuh Prostat Ditemukan! Minum ini di rumah
Selain itu, berbagai produk unggulan daerah turut dipamerkan. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM menghadirkan produk olahan khas seperti bakpia, dodol, dan aneka makanan ringan. Dinas Pertanian dan Pangan memperkenalkan komoditas unggulan berupa salak Sabang, pala, padi, dan minyak nilam. Sementara Dekranasda Kota Sabang menampilkan beragam kerajinan berbahan kayu kelapa yang memiliki nilai seni dan ekonomi tinggi.

Kehadiran IPEMI Kota Sabang semakin memperkaya isi pameran melalui produk-produk industri kreatif seperti ecoprint dan kerajinan rajut hasil karya pengusaha muslimah lokal. Produk-produk tersebut menjadi bukti nyata peran perempuan Sabang dalam mendukung kemandirian ekonomi daerah melalui pengembangan usaha kreatif yang ramah lingkungan.

Di sektor pariwisata, Dinas Pariwisata Kota Sabang bersama perwakilan Agam Inong Kota Sabang turut aktif memperkenalkan berbagai destinasi wisata unggulan kepada pengunjung. Melalui promosi tersebut, masyarakat memperoleh informasi langsung mengenai wisata bahari, sejarah, budaya, serta berbagai daya tarik yang berhubungan dengan wisata bahari Sabang.( man)

SEJARAH   TERBENTUKNYA   KERAJAAN ACEH

0

Sebelum berdirinya KERAJAAN ACEH, di Aceh Besar dan Banda Aceh terdapat 5 Kerajaan Hindu yaitu : 1. Indra Jaya di Lhoek Seudu. 2. Indra Purwa di Ujong Pancu.3. Indra Patra di Ladong. 4. Indrapuri di Indrapuri. 5. Indra Purba di Lamreh- Krueng Raya.

Pada pertengahan Abad ke 11 M (1059 M) Kerajaan  Hindu Indra Jaya diserang armada angkatan laut Tiongkok/China yang dipimpin oleh LIANG KHIE dan puterinya NIAN NIO. Indra Jaya dapat ditaklukkan dan LIANG KHIE mengangkat dirinya sebagai Raja dan merubah nama Kerajaan Indra Jaya menjadi KERAJAAN SEUDU dan memindahkan pusat kerajaan dari Lhok Seudu ke PANTON BIE. cita2nya ingin menaklukkan seluruh Kerajaan Hindu di Aceh. Karena sudah tua/uzur ia digantikan oleh puterinya MAHARANI NIAN NIO.dan cita2nya dilanjutkan oleh puterinya.

Maharani Nian Nio pertama menyerang Indra Purwa.setelah ditaklukkan ia membuat benteng pertahanan di Lingke di belakang Kantor POLDA ACEH sekarang. Setelah benteng selesai diberi nama ayahnya yaitu BENTENG LIANG KHIE. Lama kelamaan LIANG KHIE disebut LINGKE oleh penduduk setempat.dari sinilah asal nama GAMPONG  LINGKE.

Setelah penyerangan dan penaklukan Kerajaan Indra Jaya oleh Liang Khie banyak rakyat Indra Jaya meninggalkan negerinya dan pergi menuju ke Kerajaan Indra Purba/Lamuri   yang rajanya bernama INDRA SAKTI. demikian pula pada masa pemerintahan Maharani Nian Nio  rakyat dipaksa memeluk Agama Budha dan dikenakan pajak tinggi sehingga rakyat pindah kenegeri lain.kemudian dari rakyat Indra Jaya inilah Raja Indra Sakti mengetahui ada pasukan China/Tiongkok. Lalu Raja Indra Sakti mengirim utusan ke Kerajaan Islam Peureulak di Bandar Khalifah untuk meminta bantuan milter dalam rangka menghadapi serangan pasukan China  bila sewaktu-waktu menyerang Kerajaan Indra Purba.

ABDULLAH KAN’AN atau SHEIKH HUDAN berasal dari Kan’an Pakestina. Sheikh tersebut tiba di Bandar Khalifah pada pertengahan Abad ke 12 M. Semasa berada di Bandar Khalifah menyarankan kepada Sultan untuk mendirikan perguruan tinggi Islam. Sarannya disetujui oleh Sultan maka dibangunlah ZAWIYAH COT KALA yang berlokasi di Bayeun-Aceh Timur dan tidak begitu jauh dari Bandar Khalifah (Peureulak). Zawiyah Cot Kala merupakan perguruan tinggi Islam pertama di Asia Tenggara.di Zawiyah Cot Kala inilah MEURAH JOHAN. Sunan Bonang. Sunan Giri mempelajari ilmu Agama Islam dan Ilmu-ilmu lainnya seperti Ilmu Penerintahan. Bela Diri dll. Guru2  di Zawiyah tersebut diantaranya adalah Abdullah Kan’an. Maulana Ishak ayahnya Sunan Giri dan Ulama2 lainnya. Alumni2 Zawiyah Cot kala menyebarkan Agama Islam ke seluruh ASIA TENGGARA.

MEURAH JOHAN adalah anak Sultan LINGE yang bernama Sultan ADI GENALI yang juga merupakan seorang Ulama yang terkenal dengan panggilan Teungku Chik Kawe Teupat. Sultan mengajarkan Ilmu Agama Islam kepada anaknya. Selain itu juga Meurah Johan belajar Ilmu Agama kepada Teungku Chik Serule. Setelah dewasa kedua guru agamanya sepakat untuk mengirim dan menyekolahkan Meurah Johan ke Zawiyah Cot Kala dan dibimbing serta diajari lansung oleh Sheikh Abdullah Kan’an dan guru-guru lainnya.

Pada Tahun 1180 M Sultan Makhdum Alaidin Malik Muhammad Johan Syah (Sultan Peureulak) mengutus delegasi sebanyak 600 personil PAI (Tentara) ke Kerajaan Hindu INDRA PURBA di Aceh Besar. Pengiriman delegasi ini untuk memenuhi permohonan bantuan Raja INDRA SAKTI dari Kerajaan Indra Purba. Delegasi dipimpin oleh Sheikh Abdulah Kan’an sebagai Ketua dan muridnya Meurah Johan sebagai Wakil untuk memimpin rombongan delegasi tersebut. Delegasi tersebut terdiri dari 500  orang PAI Kerajaan Islam Peureulak dan 100 orang dari Kerajaan LINGE.

Setiba di Kerajaan Hindu Indra Purba atau Kerajaan LAMURI.  Sheikh Abdullah Kan’an. Meurah Johan dan rombongan melatih tentara Kerajaan Indra Purba dalam bidang militer dan strategi perang dan juga mengajarkan bercocok tanam kebutuhan pokok seperti menanam padi dan lain2 sebagai persiapan logistik Kerajaan bila terjadi serangan dari bala tentara Maharani Nian Nio. Bimbingan bercocok tanam diikuti juga oleh masyarakat setempat. Selain itu Sheikh Abdullah Kan’an atau Sheikh Hudan juga memperkenalkan Budidaya TANAMAN LADA yang kelak dimasa mendatang menjadi tanaman primadona dan diminati oleh bangsa2 Eropah.atas jasanya tersebut Sheikh Abdullah Kan’an diberi Gelar Bapak LADA ACEH oleh masyarakat Aceh saat ini.

Masyarakat setempat memperhatikan dan melihat delegasi dari Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Linge mempunyai tingkah laku.sifat dan tatakrama yang sopan dan sangat ramah sehingga masyarakat setempat tertarik dan akhirnya memeluk Agama Islam.

Diperkirakan akhir Abad ke 12 M terjadi serangan besar2an tentara Tiongkok/China yang dipimpin lansung oleh Maharani Nian Nio  dan dihadang dan dilawan oleh tentara koalisi Kerajaan Hindu Indra Purba. Kerajaan Hindu Indra Patra. Kerajaan Islam Peureulak dan karajaan Linge dibawah pimpinan Sheikh Abdullah Kan’an dan muridnya Meurah Johan. Pertempuran dahsyat dan sengit terjadi di sepanjang pantai Alue Naga sampai dengan Krueng Raya. Akhirnya pertempuran tersebut dimenangkan oleh tentara Koalisi.

Setelah kemenangan tersebut Raja INDRA SAKTI dan Keluarga memeluk Agama Islam dan kemudian diikuti pula oleh rakyatnya. Kemudian Raja Indra Sakti menikahkan anaknya PUTROE BLIENG INDRA KESUMA dengan Panglima perang yang cerdas dan gagah perkasa MEURAH JOHAN. Kemudian diketahui pula oleh Syeikh Abdullah Kan’an bahwa Maharani Nian Nio juga jatuh cinta kepada Meurah Johan. Lalu Sheikh Abdullah Kan’an mengambil inisiatif untuk melobi Raja Indra Sakti dan keluarga terutama Putroe Blieng Indra Kesuma perihal jatuh cintanya Maharani Nian Nio kepada Meurah Johan yang merupakan suami Putroe Blieng Indra Kesuma yang baru saja menikah. Dengan keahlian dan kepiawian Sheikh Abdullah Kan’an menjelaskan tentang manfaat jangka panjang bila pernikahan kedua Meurah Johan dengan Maharani Nian Nio.maka Raja Indra Sakti dan keluarga terutama Putroe Blieng Indra Kesuma dapat menyetujuinya. Akhirnya Maharani Nian Nio menikah dengan Meurah Johan dan memeluk Agama Islam bersama seluruh petinggi dan tentaranya. serta rakyat Kerajaan SEUDU atau Indra Jaya seluruhnya.

Pada tanggal 22 April 1205 M di Benteng Liang Khie dilakukan perayaan kemenangan dan sekaligus Pengumuman berdirinya KERAJAAN ACEH yang wilayahnya terdiri dari wilayah Kerajaann Indra Jaya. Indra Purwa. Indra Patra. Indra Purba dan Indra Puri. Acara perayaan kemenangan dan pengumuman berdirinya Kerajaan Aceh dihadiri oleh Kerajaan Samudra Pasai. Linge. Jaya dan Pedir (Pidie) dll. Tanggal berdirinya Kerajaan Aceh 22 April 1205 M dihitung mulainya berdirinya Kota Banda Aceh dan sekarang diperingati setiap tahunnya oleh Pemerintah Daerah Kotamadya Banda Aceh.

Selain itu tanggal 22 April 1205 M juga merupakan tanggal pengangkatan dan penetapan MEURAH JOHAN sebagai Sultan pertama Kerajaan Aceh dengan gelar SULTAN ALAIDIN JOHAN SYAH dan penetapan SHEIKH ABDULLAH KAN’AN sebagai Kadhi Malikul Adhil pertama Kerajaan Aceh.

Setelah berakhir masa jabatannya. Sheikh Abdullah Kan’an dan keluarga tinggal  di Gampong ( Desa) LAMPEUNEUEN Kabupaten Aceh Besar dengan kegiatan sehari2 mengajar masyarakat setempat tentang Ilmu Agama Islam sehingga beliau digelar pula oleh masyarakat Aceh dengan gelar TEUNGKU CHIK LAMPEUNEUEN. Sheikh Abdullah Kan’an berpulang kerahmatullah dan dimakamkan bersama anggota keluarganya di  Gampong Lampeuneuen Kabupaten Aceh Besar.

Apakah saudara-saudara pernah menziarahi makam SHEIKH ABDULLAH KAN’AN yang dimakamkan di Gampong Lampeuneuen Aceh Besar yang telah berjasa mendirikan Kerajaan Aceh dan meng Islam kan masyarakat Aceh Besar  Banda Aceh dan sekitarnya  ?. (NE. Banda Aceh. 31 Desember 2024 M).

Cegah Guantibmas Saat Libur Panjang, Polres Sabang Intensifkan Patroli di Destinasi Wisata

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Mencegah Guantibmas selama libur panjang, Polres Sabang intensifkan patroli serta pengamanan di sejumlah destinasi wisata dan tempat keramaian yang menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat maupun wisatawan di wilayah Kota Sabang, Kamis (14/05/2026)

Kegiatan tersebut dipimpin oleh IPDA Rahman Hakim didampingi IPDA Muhibuddin bersama personel jajaran Polres Sabang dengan menyasar kawasan wisata, pusat keramaian, serta lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat selama masa liburan.

Patroli dilakukan sebagai langkah preventif guna antisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti tindak kriminalitas, kemacetan arus lalu lintas, balap liar, hingga gangguan ketertiban lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dan wisatawan.

Selain melaksanakan pengamanan, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan wisatawan agar tetap menjaga keselamatan, ketertiban, serta selalu waspada terhadap barang bawaan pribadi saat berada di lokasi wisata.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, mengatakan bahwa patroli dan pengamanan tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama momentum libur panjang.

“Kami menurunkan personel jajaran untuk melaksanakan patroli dan pengamanan di sejumlah destinasi wisata serta pusat keramaian guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berlibur di Kota Sabang,” ujar Kapolres Sabang.

Kapolres juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dengan mematuhi aturan, menjaga ketertiban, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.(man)

Pantai Wisata Gampong Anoi Itam Menjadi Tempat Family Gathering Keluarga Besar Polres dan Bhayangkari Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Keluarga besar Polres Sabang beserta Bhayangkari Jajaran Polres Sabang menggelar acara Family Gathering yang penuh keceriaan dan kebersamaan bertempat di Pantai Gp.Anoi Itam, Kec.Sukajaya Kota Sabang, Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sabang AKBP Erwan, SH, MH, yang didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Sabang Ny. Siska Erwan, Sabtu (04/01/2025).

Dalam rangka mempererat hubungan kekeluargaan dan meningkatkan kebersamaan antar anggota Polres Sabang beserta keluarga, acara ini menyajikan berbagai lomba yang seru dan meriah. Beberapa lomba yang diadakan antara lain:
– Lomba Nyanyi Couple – Diperuntukkan bagi POLKI, POLWAN, dan Bhayangkari yang memeriahkan acara dengan penampilan musikal yang menghibur.
– Lomba Tarik Tambang – Perlombaan seru antar Polki per-Satfung yang penuh semangat dan kekompakan.
– Lomba Estafet Sarung – Diikuti oleh POLKI, POLWAN, dan Bhayangkari yang menguji kekompakan dan kelincahan peserta.
– Lomba Anak-Anak, dengan berbagai kategori yang menyenangkan seperti:
– Lomba Makan Kerupuk
– Lomba Bawa Kelereng Pakai Sendok
– Lomba Mencocokan Minuman di Dalam Kotak

Acara ini turut dihadiri oleh Wakapolres Sabang Kompol Ridwan, SE, MSi, pejabat utama (PJU), personel jajaran Polres Sabang, Bhayangkari, serta anak-anak. Dalam suasana yang penuh kegembiraan, acara Family Gathering ini tidak hanya memberikan keseruan melalui lomba-lomba, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar Polres Sabang.

Sebagai puncak acara, para pemenang lomba mendapatkan hadiah-hadiah menarik yang diserahkan langsung oleh Kapolres Sabang, Ketua Bhayangkari Cabang Sabang, serta Pejabat Utama Polres Sabang, dan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan.

Kapolres Sabang, AKBP Erwan, mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh keluarga besar Polres Sabang dan Bhayangkari yang telah berpartisipasi dengan antusias dalam acara ini. “Acara ini dilaksanakan guna membangun kekompakan, kekeluargaan, dan kebersamaan Keluarga Besar Polres Sabang,” ujar Kapolres Sabang.

Dengan suksesnya acara ini, diharapkan dapat terus mempererat hubungan baik antara personel Polres Sabang, Bhayangkari, dan seluruh keluarga besar Polres Sabang serta menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis dan solid ke depannya.(man)

Kepala BNN Banda Aceh Kombes Pol. Zahrul Bawadi, SM,MM ; Alm. Alta Zaini adalah Tokoh P4GN untuk Desa Bersinar

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH, Innalillahi wainnalilahi rajiun, telah berpulang ke Rahmatullah seorang tokoh Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Kota Banda Aceh, Alta Zaini Geuchik Gampong Lampulo, di Banda Aceh, Selasa (06/05/2025)

Seperti yang dilansir penanews.id. sosok Almarhum Keuchik Alta Zaini, kata Kepala BNN Kota Banda Aceh, Kombes Pol. Zahrul Bawadi, SH,MM kepada media ini, Rabu (07/05/2024) menyebutkan, Gampong Lampulo Kecamatan Kuta Alam diresmikan sebagai Gampong Bersih Narkoba (BERSINAR) pada tahun 2022.

“Semenjak di resmikan gampong Lampulo sebagai Gampong Bersinar telah banyak ragam prestasi yang di raih selama Alta Zaini menjabat sebagai Geuchik Gampong Lampulo yang salah satunya Piagam Penghargaan dari Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Komjen Pol Martinus Hukom. S.I.K., M.Si atas kontribusi dan komitmennya dalam upaya mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkotika (P4GN) terkhusus Desa Bersinar/Gampong Bersinar (Bersih dari Narkotika)

“Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia melalui Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh Brigjen. Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah. M.M Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan di halaman kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh pada tahun 2024,”sebut Kepala BNNK Zahrul Bawadi.

Program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) merupakan salah satu upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di tingkat desa , yang bertujuan untuk meningkatkan pendampingan masyarakat desa dalam penyelenggaraan fasilitas Desa Bersih Dari Narkoba (Desa Bersinar) yang dikelola secara partisipatif serta terpadu, berkelanjutan berbasis pendayagunaan sumber daya di desa.

“Ucapan terima kasih atas kontribusi Geuchik Gampong Lampulo Bapak Alta Zaini yang telah mendukung dengan sungguh – sungguh program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkotika (P4GN) dan masing-masing gampong dan diharapkan hal ini bisa menginspirasi Geuchik gampong yang lain untuk bersama sama mewujudkan Banda Aceh Bersih Dari Narkoba (Bersinar),”ucap Kombes Pol. Zahrul Bawadi dengan tulus, seraya membaca surah Al-fathihah untuk almarhum Alta Zaini.

Gampong Lampulo Kota Banda Aceh termasuk Wilayah Kerja BNN Kota Banda Aceh.

Kehadiran Desa Bersinar bukan hanya bentuk pencegahan narkoba di pedesaan atau kalangan masyarakat, namun juga membimbing bagi mereka yang telah menyalahgunakan narkotika untuk dapat di rehabilitasi melalui program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) yang ada di gampong tersebut dan yang paling utama adalah dukungan dan pastisipasi semua pihak termasuk tokoh agama, tokoh Masyarakat dan seluruh masyarakatnya dalam Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkotika (P4GN).

“Selamat jalan tokoh P4GN Kota Banda Aceh, Semoga diberikan tempat terbaik disisi Allah Subhanahuwata’ala dan segala amalan dalam pemberantasan narkotika di Kota Banda Aceh menjadi ladang amal jariyah,”doa Zahrul Bawadi untuk Almarhum Alta Zaini.(*)

Kapolres Sabang Terjun Langsung Lakukan Patroli di Objek Wisata Laut Iboih

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, turun langsung laksanakan pengawasan dan patroli di kawasan wisata laut Iboih, Gp.Iboih, Kec.Sukamakmue Kota Sabang, guna memastikan keamanan, kenyamanan, serta keselamatan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, yang berlibur diwilayah Sabang, Minggu (01/06/2025).

Dalam patroli tersebut, Kapolres bersama jajaran melakukan pengecekan ke sejumlah titik wisata bahari, meliputi:

Rubiah Tirta Divers, untuk memeriksa kesiapan alat kesehatan seperti tabung oksigen dan P3K, peralatan diving/snorkling, legalitas operasional, sertifikasi pemandu (buddy) diving, serta SOP keselamatan yang diterapkan.

Pantai Teupin Layeu, di mana dilakukan pengecekan loket snorkling dan boat wisata, interaksi langsung dengan wisatawan, serta imbauan keselamatan bagi para pengunjung. Tim juga memeriksa kondisi alat-alat snorkling yang disewakan di lokasi.

Pulau Weh Dive Resort, untuk koordinasi dengan pengelola, Vincent, terkait kesiapan alat menyelam, kotak P3K, dan SOP yang dijalankan.

Lumba-Lumba Diving Centre, dengan fokus pengecekan serupa bersama pengelola, Maryam.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sabang AKBP Sukoco menyampaikan pesan kamtibmas kepada pemandu wisata dan wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut, mengikuti SOP, serta memastikan seluruh pemandu bersertifikasi sesuai standar.
“Kami ingin memastikan seluruh aktivitas wisata berjalan dengan aman. Setiap potensi risiko harus diminimalkan, dan semua pihak harus mematuhi SOP serta memperhatikan keselamatan wisatawan,” tegas AKBP Sukoco.

Patroli ini turut melibatkan Kasat Polairud Polres Sabang Ipda Wahidi, Kapolsek Sukakarya Ipda Hairul Saleh Ritonga, SH, Kanit Intelkam Aipda Maisura, Danpolsubsektor Iboih Bripka Tahyuddin, Bhabinkamtibmas Gp. Iboih Aipda Fauzan, serta personel Polsek Sukakarya, Satpolairud, dan Polsubsektor Iboih.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polres Sabang dalam menjaga citra pariwisata yang aman, ramah, dan profesional di kawasan wisata laut Kota Sabang.( man ).(*/man)

Ditanya Soal Gaji Petugas Pasar, Kadiskopukmdag: Sedang Dicarikan Solusi

0
Samsul Bahri Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh Samsul Bahri mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mencarikan solusi terkait pembayaran gaji petugas pasar.

Diketahui, gaji petugas Pasar Aceh dan Pasar Almahirah belum dibayarkan sepenuhnya sedari Agustus lalu. “Untuk bulan Agustus memang baru mampu kita bayarkan 50 persen,” ujarnya kepada awak media, Rabu, 1 Januari 2025.

Menurut Samsul Bahri, hal itu diakibatkan minimnya pemasukan retribusi pasar selama ini. “Kendala minimnya pemasukan pasar sehingga gaji September, Oktober, dan November tersendat. Kalau untuk Desember, dibayarkan pada bulan Januari tahun ini.”

Pihaknya tidak menutup mata atas kondisi tersebut, dan sudah berupaya mengantisipasi. “Sudah kita cari solusi beberapa kali dengan kepala BLUD UPTD pasar untuk mengantipasinya, namun keadaan yang tidak kita inginkan bersama ini harus terjadi,” ujarnya.

Hingga saat ini pun dirinya bersama tim terkait sedang berupaya mencarikan solusi pembayaran gaji petugas pasar. “Hari ini saya bersama kepala BLUD UPTD pasar akan menyampaikan laporan terkait permasalahan tersebut kepada Bapak Pj Wali Kota.”

“Mudah-mudahan dengan arahan beliau nanti bakal ada solusi. Kami berkomitmen untuk menghargai setiap hak jerih-payah para petugas yang selama ini berada di garda terdepan pasar kita. Mohon didoakan yang terbaik demi kepentingan bersama,” ujar Samsul.(*)

Popular Posts

My Favorites

PT Bank Aceh Syariah Terbaik Didunia

0
MEDIANAD.COM,  BANDA ACEH - PT Bank Aceh Syariah masuk dalam daftar Bank terbaik dunia tahun 2026 versi Forbes juga kembali tercatat sejarah mendapat prestasi...