Olahraga

Beranda Olahraga Halaman 10
Berita Olahraga

Jelang Sea Games 2025, Atlet dan Pelatih Petanque Aceh Gabung Pelatnas

0

M Muhlis Harliza SPd (Atlet/kiri), Drs Abdurrahman MKes (Pelatih/kanan).

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM : Atlet dan pelatih Petanque Aceh dipanggil dipanggil mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) cabang olahraga petanque menuju SEA Games ke-33 Tahun 2025 di Thailand.

Pemanggilan ini tertuang dalam surat resmi Pengurus Besar Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Nomor 72/FOPI/XI/2025 tertanggal 9 September 2025. Adapun nama-nama tersebut adalah : M Muhlis Harliza SPd (Atlet), Drs Abdurrahman MKes (Pelatih).

Ketua umum Pengurus provinsi Federasi Olahraga Petanque Indonesia (Pengprov FOPI) Aceh Prof Dr Ir Alfiansyah Yulianur Bc mengucapkan rasa syukur. Alhamdulillah, artinya prestasi petanque Aceh sudah dapat pengakuan keberhasilannya. Sehingga mendapat kehormatan mewakili negara dan membela tim nasional di ajang Sea Games.

Alfiansyah berharap agar atlet petanque Indonesia dapat menjadikan moment ini untuk meraih medali di Sea Games tahun 2025 di Thailand nantinya.

“Pemanggilan atlet dan pelatih petanque Aceh untuk mengikuti pelatnas Sea Games ini menunjukkan bahwa atmosfir pembinaan olahraga petanque di Aceh sudah menunjukkan hasil yang membanggakan dan penuh prestasi,” tutupnya.(kal)

Polda Aceh Lakukan Risk Assessment Kandang Persiraja di Stadion H. Dimurthala*

0

BANDA ACEH : Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Aceh, melakukan risk assessment (asesmen risiko) terhadap kandang Persiraja Banda Aceh, Stadion H. Dimurthala, Lampineung pada Rabu pagi (10/9).

Risk Assessment ini dilakukan untuk melihat kelayakan Stadion H. Dimurthala yang akan digunakan dalam gelaran Pegadaian Championship 2025/2026. Kompetisi sekaligus laga kandang perdana Persiraja akan dimainkan akhir pekan ini.

Kasubdit Audit Ditpamobvit Polda Aceh, AKBP Dr. Muhammad Husin, S.H., M.H. bersama Kabag Ops Polresta Banda Aceh, Kompol Rubby Nanda, S.H., S.I.K., M.H. dan Anggota hadir langsung dalam asesmen ini didampingi Ketua Panpel Persiraja, Marwan Dek Bit dan Sekum Persiraja, Rahmat Djailani bersama panitia lainnya.

Di sela-sela asesmen, Muhammad Husin mengatakan, Ditpamobvit Polda Aceh meninjau sejumlah fasilitas vital stadion. “Asesmen ini memang wajib dilakukan sebelum kompetisi dimulai,” ujarnya, Rabu (10/9).

“Hari ini kita lakukan pengecekan terhadap alat pemadam api ringan (APAR), hydrant, ruang kesehatan, ruang VAR, jalur evakuasi, hingga sistem pengawasan seperti CCTV dan alarm,” jelas AKBP Muhammad Husin.

Selain itu, sambungnya, pengecekan juga dilakukan untuk kelengkapan dokumen. Mulai SOP kesehatan dan SOP keamanan, semuanya harus terpenuhi.

Ketua Panpel Persiraja, Marwan Dek Bit menyebut, kegiatan asesmen berjalan dengan baik. “Semua prosedur kita penuhi dan kelengkapan dokumen juga akan kita lengkapi semuanya,” tutup Dek Bit.

Persiraja akan menggelar laga kandang perdananya saat menjamu Adhyaksa FC pada Sabtu 13 September 2025 mendatang di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh. Laga akan dimulai pukul 20.30 WIB dan tiket saat ini sudah bisa dipesan melalui website resmi klub, www.persiraja.id. (**)

Laga Home Perdana Persiraja di Liga2 Championship 2025, “Penukaran Tiket Gelang Mulai Jumat Siang”

0

VIP A dan B Stadion H Dimurthala Banda Aceh, yang juga tempat penukaran tiket gelang laga home perdana Persiraja Banda Aceh Liga2 Championship 2025/26, sabtu 13 September malam. (foto/ dok mo persiraja)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Masyarakat, penonton dan fans setia Persiraja Banda Aceh. Yang telah membeli tiket secara online untuk pertandingan home perdana Persiraja Banda Aceh versus Adhyaksa FC di Liga2 Pengadaian Champinship 2025/26 di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (13/09) malam.

“Sudah dapat menukarkan tiket gelang untuk indentitas masuk stadion malam pertandingan, mulai hari Jumat siang, 12 September 2025 atau pukul 14.00-18.00 WIB dan Sabtu pukul 10.00-20.00 WIB di pintu A serta B Stadion H. Dimurthala”, jelas manajer tecketing Persiraja, Rajalul Farisan, Rabu kemarin.

Yang juga siaran Pers MO tim yang berjulukan Laskar Rencong.

Persiraja, telah me jual tiket secara online, sejak kemarin untuk laga kandang perdana juga telah diumumkan melalui Persiraja.id untuk harga tiket mulai Rp 30 Ribu.

Secara umum juga dipublis, Persiraja Banda Aceh mulai menjual tiket laga kandang musim ini di Championship 2025/26 untuk laga perdana menghadapi Adhyaksa FC. Laga tersebut dihelat di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh pada Sabtu malam (13/9/2025).

Panitia pelaksana pertandingan Persiraja, menjual tiket melalui situs resmi klub di ww.persiraja.id. Tiket dijual dengan harga termurah Rp30.000 untuk tribun C dan Rp100.000 untuk VIP A dan VIP B.

“Sebelumnya kita juga sudah menjual tiket terusan jauh-jauh hari untuk tribun VVIP. Dan sudah habis terjual, jadi VVIP tidak lagi kita jual per pertandingan,” pinta Manajer Ticketing Persiraja, Rijalul Farisan, singkat. (**)

“Ada upaya Menggolkan Calon Tertentu sebagai Ketua Umum KONI dan Langgar AD/ART”, KONI Aceh Resmi Digugat ke BAKI

0

Penasehat hukum, sejumlah Pengurus Provinsi Cabang Olahraga, terdiri dari, Hendri Saputra SHI MH, Baiami SH MH dan M Rizki Kadafi, SH., CPM yang tergabung pada Kantor Hukum T HENDRI LAW dan Rekan, serahkan berkas gugatan ke BAKI, hal secara resmi menggugat KONI Aceh ke Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI), di Jakarta, Selasa 09 September 2025. (foto/ist)

JAKARTA: Salah satunya Terkait penentuan syarat calon ketua umum harus ada dukungan 30 persen voters/peserta (Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Buasa (Musorprovlub) dari Pengprov Cabor/KONI kabupaten dan kota, hal tersebut juga melangar AD/ART KONI, mengingat dalam AD/ART KONI tidak ada ketentuan yang mengatur syarat calon ketua umum harus didukung oleh 30 persen, hal tersebut hanya akal-akalan salah satu kubu, yang hanya ingin memuluskan calon tertentu dan menggiring opini yang berlawanan arah
Serta sebaliknya juga menghambat pelaku olahraga lainnya yang kompeten hendak mencalonkan diri sebagai ketua umum KONI Aceh.

Yang juga selain itu, dalam penentuan syarat calon ketua umum tidak mengacu pada AD/ART dan peraturan terkait lainnya, karena seharusnya sesuai UU No. 11 tahun 2022 tentang keolahragaan dalam menentukan calon ketua umum, diantaranya harus memiliki kompetensi di bidang olahraga dan setidaknya pernah menjadi pengurus KONI Provinsi, Kabupaten dan Kota serta Pengprov Cabor, tapi mereka mengabaikan syarat dan ketentuan tersebut.

Dari alasan kuat dan pelanggaran yang dilakukan, dalam tuntutan Provisi Penggugat meminta untuk menunda sementara tahapan Musorprovlub KONI Aceh, mengingat tahapannya cacat hukum.

Dan petitum gugatan penggugat meminta untuk membatalakan seluruh keputusan dalam Rakerprov KONI 2025 serta menjadwal ulang tahapan penyelenggaraan Musorprov KONI Aceh sesuai dengan AD/ART, atau setelah adanya putusan dari BAKI yang final dan mengikat, jelas Advokat mewakili tim penggugat, Hendri Saputra lewat keterangan tertulis, yang dikirim kepada Wartawan juga lengkap dengan foto pendukung, Selasa (09/09/2025) sore.

Serta secara rinci mengatakan, sejumlah Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga (Cabor), diantaranya Hendri Saputra SHI MH, Baiami SH MH dan M Rizki Kadafi, SH., CPM yang tergabung pada Kantor Hukum T HENDRI LAW Dan Rekan dengan resmi menggugat KONI Aceh ke Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI), di Jakarta, pada Selasa 9 September 2025.

Pada waktu yang bersamaan, mereka juga menggugat Pimpinan Sidang Rakerprov KONI Aceh tahun 2025 sebagai Tergugat 2.

“Kami sudah mendaftarkan sekaligus menyerahkan berkas gugatan dan lampiran bukti surat secara langsung pada pihak sekretariat BAKI di Jakarta dasar kami bertindak karena sudah mendapat kuasa dari sejumlah Pengprov,” pinta Hendri Saputra.

Sembari menjelaskan, Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI) merupakan lembaga tunggal dan resmi di Indonesia untuk menyelesaikan sengketa di bidang olahraga. Pembentukan BAKI ini bertujuan untuk memastikan kepastian hukum di dunia olahraga dan efisiensi penyelesaian sengketa, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Bahwa adapun yang menjadi dasar gugatan adalah karena proses, tahapan dan mekanisme yang dijalankan oleh KONI Aceh dalam persiapan penyelenggaraan Musorprovlub tidak sesuai dan melanggar AD/ART KONI serta melanggar peraturan terlkait lainya, hal tersebut terjadi saat Rakerprov KONI pada Tanggal 29 Agustus 2025, dimana dalam Rakerprov tersebut KONI Aceh telah mengeluarkan Keputusan3 yang melanggar konstitusi KONI dan peraturan terkait lainnya.

Diantara melanggar Pasal 37 ayat (6) huruf b ART KONI, terkait dg penunjukan TPP dalam Rakerprov, seharusnya menurut aturan TPP di tunjuk dalam rapat pleno KONI, bukan dalam Rakerprov. (tim)

Perkembangan Fisik Meningkat, Skuad Persiraja siap Tampil Konsisten di Liga Pengadaian Championship 2025/26

0

MEDIANAD.COM,BANDA ACEH: Meskipun tidak mengambil latihan fisik secara kusus sejak awal persiapan, alhamdulillah, sampai hari ini fisik Miftahul Hamdi dan kolega terus meningkat, meski belum 100 persen. Insya Allah tegat hari kick off kedepan, tim pelatih akan terus mematangkan aspek taktikal sekaligus menjaga kondisi pemain agar bisa tampil maksimal di laga perdana nanti ujar pelatih fisik Persiraja, Munanda Faisal, kepada awak media liputan Persiraja di Banda Aceh, Selasa (9/9/2025) pagi.

Sembari menambahkan, meski waktu persiapan terbilang singkat, program latihan tetap difokuskan pada pematangan skema permainan dan taktikal. Aspek fisik tetap diasah melalui sesi latihan intensitas tinggi yang dikombinasikan dengan simulasi pertandingan.

“Sejak awal latihan hingga sekarang, peningkatan sudah jauh lebih baik. Karena waktu persiapan terbatas, kami lebih fokus pada taktik dan skema tim. Untuk fisik, kami masukkan dalam setiap sesi latihan dengan intensitas tinggi, sehingga pemain terasah secara teknik maupun taktikal. Di sela jeda kompetisi, fisik juga akan terus ditingkatkan agar pemain mampu tampil konsisten di setiap pertandingan,” jelasnya.

Dengan kondisi yang terus membaik, Persiraja optimis dapat tampil prima pada laga pembuka dan menjaga performa sepanjang kompetisi.

Persiraja akan memainkan laga perdana di kompetisi musim ini saat menjamu Adhyaksa FC di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh pada Sabtu, 13 September 2025 mendatang. Laskar Rencong musim ini bersaing di Grup Barat bersama sejumlah tim lainnya. (**)

“Usung Ban Kapten dan Nomor Punggung Keramat 7”, Hamdi Optimis Persiraja Tampil Konsisten di Liga2 2025/26

0

Salah satu momen selebrasi Miftahul Hamdi, usai cetak gol di Liga2 2024/25 (foto: dok mo/persiraja)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Pesepakbola pro asal Pidie, Miftahul Hamdi dipastikan memegang ban kapten tim Persiraja Banda Aceh, dalam mengarungi kompetisi Pengadaian Liga2 Championship 2025-2026.

Serta jebolan Timnas U-18 dan 23 tahun tersebut percaya dan optimis dengan skuad tim yang berjulikan Laskar Rencong tersebut musim ini. ‘Miskupun banyak dihuni wajah baru dan muda, namun kerja keras, kompak serta kegigihan rekan-rekan,Hamdi optimis Persiraja akan tampil konsisten serta lebih baik perjalanannya dari kompetisi tahun 2024/25.

“Seperti dirilis MO tim, Minggu malam”, menghadapi kompetisi Pegadaian Championship 2025/26, Persiraja Banda Aceh dipastikan menunjuk winger senior Miftahul Hamdi sebagai kapten tim, yang juga sudah membuktikan loyalitas dan kapasitasnya dengan gol-golnya bagi Persiraja musim lalu, hingga membantu tim ini lolos ke fase 8 besar.

Yang juga penunjukan Hamdi sebagai kapten tim menggantikan Andik Vermansah yang dua musim terakhir menjadi kapten Persiraja sejak 2023. Musim ini, Persiraja tidak lagi memperpanjang kontrak eks pemain timnas tersebut.

Hamdi yang akan mengenakan jersey bernomor punggung tujuh musim ini, mengaku senang dan siap untuk memimpin tim Persiraja bersaing di grup barat dalam Championship 2025/26.

“Perasaan saya sebagai kapten, alhamdulillah saya senang mewakilkan teman-teman semua sebagai kapten. Mudah-mudahan dengan tanggungjawab ini saya akan memberikan yang terbaik untuk Persiraja,” kata putra asli Aceh ini.

Miftahul Hamdi sejatinya memulai karir sepakbola profesionalnya bersama Persiraja pada tahun 2013 setelah menamatkan sekolah di PPLP Aceh. Kemudian, ia merantau ke sejumlah klub di luar Aceh.
Sederet tim yang pernah diperkuat Hamdi diantaranya, Persiba Balikpapan, Persita Tangerang, PSS Sleman, Bali United hingga Persis Solo dan Persik Kediri.

Pengalaman dan jam terbangnya di kasta tertinggi sepakbola Indonesia juga menjadi alasan kuat Hamdi layak menjadi kapten tim Lantak Laju julukan Persiraja selain Laskar Rencong. (zm/**)

Termasuk PSAP dan PSAA Abulyatama, 24 Tim Ambil Bagian pada Liga 4 2025 Zona Aceh

0

Sekum PSSI Aceh, Nazaruddin, Exco bidang kompetisi, Keuchik Muslim dan kepala Sekretariat, Boyhaki saat menyampaikan keterangan Pers tentang guliran dan jumlah tim yang ambil bagian di Liga4 2025, Jumat sore di Kantor PSSI setempat. (foto:medianad.com_zulmahdi)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Nama besar PSAP Sigli dan PSAA Abulyatama Lampoh Keude, Aceh Besar serta 22 tim ternama dan legendaris anggota Asprov PSSI Aceh dipastikan ambil bagian pada kompetisi Liga4 2025/26 zona Aceh.

Yang juga jumlah tim tersebut mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya diikuti oleh 12 klub, ungkap Sekum PSSI Aceh, Nazaruddin kepada wartawan, Jumat (05/09) sore di kantor PSSI setempat.

Yang juga Sekum dikesempatan tersebut didampingi Exco bidang kompetisi, Keuchik Muslim, menerangkan. Tim yang ambil bagian, telah melakukan pendaftaran sesuai batas waktu yang ditentukan, serta Regulasi soal pemain akan disampaikan di surat edaran selanjutnya.

Menurutnya, pendaftaran lebih awal dilakukan agar klub-klub memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri.

Sedangkan Kick off kompetisi Liga 4 akan dimulai pada 15 Oktober 2025. Juga pembagian Grup akan disampaikan di workshop, pada 25 September 2025 dan juga usia pemain akan disampaikan dalam waktu dekat.
Sementara, terkait dengan regulasi dan jumlah klub zona Aceh ke putaran nasional, menyebutkan, hal itu masih menunggu keputusan resmi dari PSSI Pusat.

InsyaAllah 24 klub ini sudah maksimal. Yang lolos ke nasional akan disampaikan selanjutnya, kalau semua klub yang ikut bisa jadi 2 atau 3 yang lolos ke nasional, tetapi kita masih menunggu regulasi resmi dari PSSI Pusat, jelas Sekum Nazaruddin.

Peserta klub Liga 4 tahun ini lebih antusiasi, diikuti 24 tim, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 12 klub,” ungkap Exco Keuchik Mulim. (non)

Putaran Nasional Piala Soeratin U-17, Juara Aceh Juang FC Mengamuk di Surakarta, Permak Lawan di Grup G 10-1

0

Foto “tangkapan layar, YouTube PSSI TV”.

MEDIANAD.COM, JATENG: Juara zona Aceh Juang FC Bireuen U-17 berhasil mengalahkan perwakilan tim Provinsi Gorontalo, Panipi Raya FootBall Club (FC) tanpa ampun langsung 10-1, pada laga perdana Grup G putaran nasional Piala Soeratin U-17 tahun 2025, yang berlangsung di Stadion UNS Surakarta, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (03/09) pagi.

Tim remaja dibawah arsitek Mulya Saputra-Efendi Ibrahim dan Sekretaris tim, Sardani, S.Pd yang langsung tampil menekan sejak kick off. Membuat kubu lawan tersentak dan serba salah dalam mengembangkan pertandingan, sehingga anak-anak kota Juang terus memperakan permainnan terbuka dan meyerang serta efektif, setelah berhasil memborong 5 gol pada paruh pertama.

Memasuki babak kedua, Meskipun Panipi Raya FC sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 8-1 juga jadi asa cambuk semangat tambahan bagi Syuhada, Alfarisi, Nabil dan kolega Juang FC dalam melakukan tekanan seperti menit-menit sebelumnya dan sukses, usai menambah tiga gol tambahan pada 7 menit akhir laga.

Bahkan dua gol pertengahan babak kedua, sekaligus menjadi bumbu manis bagi Elmino, Rafi Jangka,cs menuntaskan perlawanan lawan lewat kemenangan tanpa ampun 10-1 hingga laga 2×45 menit tuntas.

Sementara laga selanjutnya, Dian, Ikram, Ikamsi dan kawan-kawan akan berhadapan dengan tim tangguh perwakilan NTT dan Bali, yang juga hingga berita ini di lojin, Rabu siang sedang bertanding. (zm)

Pengprov Wadokai Karate-Do Aceh Gelar Jalan Sehat dan Latihan Bersama*

0

Ketua Umum Pengprov Wadokai Aceh, Hasballah, dewan pembina dan pengurus. Jalan sehat bersama dengan atlet dan keluarga besar Cabang Olahraga dimaksud, Minggu (31/08/2025) pagi diseputaran Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. (foto:medianad.com-zulmahdi)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Keluarga Besar (KB) Pengurus Provinsi (Pengprov) WADOKAI KARATE DO-INDONESIA Provinsi Aceh, gelar jalan sehat dan latihan bersama dengan ratusan atlet Cabang Olahraga dimaksud, Minggu (31/08/2025) pagi di Komplek Stadion Harapan Bangsa (SHB) Banda Aceh.

“Sekalugus memperkenalkan sang ketua umum dan pengurus Wadokai Aceh, periode 2025-2029 kepada pelatih dan atlet yang selama ini berlatih dibawah perguruan masing-masing, serta jalan sehat juga ajang silaturrahmi KB Pengprov Wadokai Aceh dengan ketua umum Cabor tersebut Hasballah, S.Ag.

Hasballah yang juga baru terpilih sebagai ketua umum Pengprov WADOKAI Aceh periode 2025/29 dalam Musyawarah Provinsi di Banda Aceh, Sabtu (19/07/2025) lalu dalam kesempatan tersebut mengatakan.

“Ketua umum dan pengurus secara keseluruhan siap menjalankan roda keorganisasian Cabor Wadokai Aceh, dengan demikian Hasballah berharap para pelatih pada perguruan-perguruan terus melakukan pembinaan dan latihan secara berjenjang tiap kelompok umur”.

Sehingga para atlet dibawah binaan WADOKAI Karate-Do Aceh terus melahirkan para atlet potensial dan mental juara, baik nasional serta event internasional, pinta Hasballah yang juga anggota Komisi III DPR Aceh dalam nada penuh semangat.

Sembari menambahkan, “para atlet anak-anak ku sekalian, terus berlatih dan selalu optimis kita pasti bisa dan juara”, ujar Ketua DPW PA Aceh Besar, Hasballah.

Serta dikesempatan tersebut juga mengumumkan, untuk keperluan dan hal lain yang butuh koordinasi bagi KB Wadokai Aceh, langsung datang ke Sekretariat (kantor) Pengprov Wadokai Aceh, Depan Masjid Raya Baiturrahman atau tepatnya depan bekas hotel Aceh, Banda Aceh. (zm)

PSSI Kabupaten dan Kota sudah Bisa Gelar Liga4 2025, “Boleh Pakai APBK dan APBA”

0

Sekjen PSSI Pusat, Yunus Nusi (tiga dari kanan) dan Ketua Umum PSSI Aceh, Nazir Adam (empat dari kiri) bersama peserta Kongres lainnya di Jakarta, beberapa waktu lalu. (foto dok/humas pssi aceh)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Termasuk PSSI Kabupaten dan Kota di Aceh sudah bisa menggulirkan Liga4 tahun 2025, juga tim yang akan ambil bagian boleh menggunakan APBD atau APBK dan APBA untuk Kabupaten dan Kota serta Provinsi Aceh.

Format dan regulasi kompetisi Liga4 dari daerah yang bergulir mulai tahun ini. “Dimana PSSI Kota dan Kabupaten bisa langsung ikat kerjasama dengan Pemkab, dimana langsung digelar kompetisi memperebutkan Piala Bupati dan Walikota, diluar itu juga PSSI Kabupaten dan kota diperbolehkan menggait sponsor dari pihak Swasta, Bank Daerah, Bank Nasional, BUMN, BUMN dan Kampus sebagai sponsor utama untuk menggulirkan Liga4”.

Sementara regulasi utama dan wajib dipatuhi Club peserta Liga4 adalah anggota PSSI Kabupaten dan Kota aktif, serta semakin banyak tim yang ikut dan jumlah pertandingannya, dipastikan banyak kuota tim hasil kompetisi Liga4 asal PSSI Kota dan Kabupaten yang lolos ke Liga4 Provinsi tahun 2025/26.

“Dimana akan berkompetisi dengan Club-Club Liga4 anggota PSSI Provinsi Aceh yang akan digelar awal bulan November 2025”, jelas Ketua Umum PSSI Aceh, Nazir Adam, kepada wartawan, Senin (25/08/2025) di Sigli.

KEPUTUSAN PSSI PUSAT

Sementara itu minggu lalu, untuk memperbanyak jenjang kompetisi dan mengakomodir elemen masyarakat yang giat melakukan pembinaan/latihan sepakbola PSSI selenggarakan Liga 4 tingkat Kabupaten /Kota, Provinsi dan Nasional tahun 2025.

Yang juga Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengumumkan pelaksanaan Liga 4 tahun 2025. Kompetisi tersebut akan menjadi bagian dari struktur resmi sepak bola nasional dan digelar berjenjang mulai dari tingkat kota/kabupaten, provinsi, hingga nasional.

“Pengumuman itu tertuang dalam surat edaran bernomor 4397/PGD/568/VIII-2025 yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, S.E., pada 22 Agustus 2025.

Dijelaskan dalam surat edaran tersebut, dimana. Liga 4 2025 akan dimulai di tingkat kota/kabupaten. PSSI daerah setempat, dengan supervisi PSSI provinsi, diberi kewenangan menyelenggarakan turnamen yang diikuti klub-klub anggota PSSI.

Serta untuk nemperkuat dukungan kompetisi di level kota/kabupaten yang akan digelar juga bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah dengan title, “Piala Bupati untuk Kabupaten, Piala Walikota untuk kota

Dan regulasi alur selajutnya, tim terbaik dari kompetisi kota/kabupaten lolos ke tingkat provinsi serta Liga4 level Provinsi, Asprov PSSI kembali bekerja sama dengan pemerintah Provinsi dan menggunakan titel Piala Gubernur. serta hasil Liga4 Provinsi. “PSSI pusat nantinya yang akan menentukan kuota tim yang lolos dari provinsi ke putaran nasional”.

Jelas Sekjen PSSI Yunus Nusi, sembari menegaskan, “Liga 4 adalah wadah pembinaan sekaligus kesempatan bagi klub-klub dari seluruh daerah untuk unjuk gigi”.

Kompetisi ini akan memperluas kesempatan klub-klub lokal tampil di level nasional. Dengan sistem berjenjang, setiap daerah punya peluang untuk melahirkan tim berkualitas,” jelas Yunus Nusi, seoerti dikutip awak media lewat surat edaran resmi PSSI minggu lalu.

Pematangan Kompetisi dan Regulasi

Selain itu, PSSI Pusat juga menyiapkan Workshop Teknis (WT) tentang dan regulasi pelaksanaan Liga 4 roel model
kompetisi lokal mulai tahun 2025 dalam waktu dekat. (zm/*)

Popular Posts

My Favorites

HT Ibrahim Lakukan Kunjungan Kerja ke LP Kajhu Aceh Besar

0
MEDIANAD.COM, BANDA ACEH - Anggota DPR-RI Fraksi Demokrat HT Ibrahim, ST, MM mengunjungi lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Kajhu Kecamatan Baitussalam Aceh Besar, Sabtu...