Olahraga

Beranda Olahraga Halaman 12
Berita Olahraga

PSBL, PSAB, PERSIDI dan Ps Peureulak Raya Buru Tiket Putaran Nasional Liga4, Jumat Petang ‘Kick Off’ Final Four Leg 1 Liga4 Zona Aceh di Stadion Mini USK

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Empat tim papan atas level Liga4 regional Aceh 2024-2025, yakni PSBL Langsa, PSAB Aceh Besar, Persidi Idi Aceh Timur serta Ps Peureulak Raya juga dari Aceh Timur akan saling jegal dalam pertandingan “final four” Leg pertama Liga4 regional Aceh.

Yang berlangsung di Stadion mini Universitas Syiah Kuala (USK) Darusslam, Banda Aceh, Jumat (21/02/2025) petang.

Laga perdana serta kick off final four tersebut, jam 14.15 WIB saling berhadapan PSBL Langsa dengan PERSIDI idi dan pertandingan kedua 16.15 WIB, PSAB Aceh Besar ditantang Ps Peureulak Raya pemburuan awal untuk lolos keputaran nasional.

Sementara kuota tim asal Aceh keputaran nasional, “jika dikalkulasikan dari 12 tim yang ambil bagian dan jumlah pertandingan hanya jatah satu tim atau dua, namun sebelumnya Asprov PSSI memperjuangkan lebih dari dua tim jatah tiket putaran nasional”. (zm)

Kejuaraan FORKI Open Karate Championship Aceh 2025 Polres Sabang Mendapat Prestasi Gemilang

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Sebanyak lima personel dan dua atlet Dojo Polres Sabang berhasil meraih prestasi membanggakan dalam ajang FORKI Open Karate Championship Aceh 2025 yang berlangsung pada tanggal 14-16 Februari 2025. Kejuaraan yang bertema “Unjuk Prestasi untuk Aceh Emas” ini diadakan di Hall Stadion Harapan Bangsa Kota Banda Aceh. Event ini diikuti oleh 45 kontingen dengan 1.700 atlet dari seluruh Aceh dalam berbagai kategori, dan dibuka oleh Ketua Umum Federasi Karate Do Indonesia (FORKI) Aceh, Sulaiman SE, Senin (17/02/2025).

Prestasi luar biasa diraih oleh personel dan atlet Polres Sabang yang berhasil merebut medali dalam kejuaraan tersebut. Adapun rincian peraih medali sebagai berikut:
Medali Perak: Cut Aulia Rahmadhani Sasmita – Kategori U21 Kumite -55 Kg Putri, Arsyila Dwi Ningrum – Kategori Usia Dini Kumite +25 Kg Putri, Medali Perunggu: Saddam Husein Al Bukhari – Kategori Senior Kumite -67 Kg Putra, Nanda Lidya Fifthianie – Kategori Senior Kumite -68 Kg Putri, Al Ghymnastiar Syahjehan – Kategori Senior Kumite -60 Kg Putra, Rasya Aditya Ray Nasution – Kategori U21 Kumite +84 Kg Putra, Tanisha Marinda Putri – Kategori Senior Kumite +68 Kg Putri

Keberhasilan ini membuktikan komitmen dan dedikasi para personel Polres Sabang dalam mengembangkan kemampuan dan membanggakan institusi kepolisian di bidang olahraga, khususnya karate. Semangat tinggi yang mereka tunjukkan selama pertandingan menjadi inspirasi bagi rekan-rekan sejawat dan masyarakat Sabang untuk terus berprestasi dan berkarya.

Kapolres Sabang, AKBP Erwan, SH, MH, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh Personelnya. “Keberhasilan ini bukan hanya menunjukkan kemampuan dalam berolahraga, tetapi juga sebagai wujud dedikasi dan semangat pantang menyerah para personel Polres Sabang. Kami berharap prestasi ini bisa terus menginspirasi, baik di tingkat Polri maupun masyarakat Aceh,” ungkapnya.

Dengan raihan prestasi ini, Polres Sabang semakin membuktikan bahwa di tengah tugas utama sebagai abdi negara, para personel juga mampu berprestasi di bidang olahraga, sekaligus memajukan nama Sabang di ajang kejuaraan tingkat daerah, Selamat kepada seluruh peraih medali, semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk terus berlatih dan berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.(man)

Persiraja versus Deltras, “Akhyar dan Nurul Huda Sepakat Tampilkan Permainan Menghibur”

0
Pelatih Petsiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas dan Nurul Huda, Pelatih Deltras Fc (baju merah)

MEDIANAD.COM: Pertarungan dua tim terluka babak 8 besar Liga2 2024/25 akibat ulah wasit saat berlaga dikandang PSPS Pekanbaru serta” brutalnya permainan PSPS saat menjamu Persiraja, tanggal 11 Februari lalu, “sehingga manajemen Persiraja mengutuk keras dan murka terhadap wasit yang memimpin laga tersebut, terus puncak kekesalan melayangkan surat protes ke Komdis PSSI”.

Namun demikian, baik Persiraja Banda Aceh dan Deltras Fc tetap bertindak profesionl dan menuntaskan kompetisi sesuai jadwal, dimana tetap melanjutkan laga sisa kedua tim yang akan berlangsung di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Senin (17/02/2025) petang, meskipun sudah tertutup peluang promosi ke Liga1.

Bahkan kedua pelatih, baik Akhyar Ilyas Persiraja dan Nurul Huda kubu Deltras Fc sepakat menginstruksikan anak asuhan menampilkan permainan menarik menghibur dan semangat juang tinggi, sebagai persembahan terakhir untuk fans Persiraja dipentas laga Liga2 2024/25, ujar Akhyar Ilyas, yang juga didampingi pemainnya M Fayrushi dalam temu media, Minggu siang di Kyriad Hotel, Banda Aceh.

Hal senada diutarakan Nurul Nuda dari Deltras, meskipun baru mendarat di Aceh dari Jatim, Minggu (16/02) siang dan bersama 18 pemain terbaiknya, sudah siap menghadapi tuan rumah Persiraja serta dengan penampilan terbaik dan menghibur.

“Untuk hasil akhir semua tim ingin menang, meskipun Deltras dan Persiraja sudah tergunci peluang lolos ke Liga1”, pinta Nurul Huda juga bersama pemainnya Juan dalam sesi kedua temu media jelang pertemuan dua tim tersebut dan kick off- nya Senin jam 15.00 WIB di SHD. (zm)

PSAB Aceh Besar dan Ps Peureulak Raya Segel Tiket Semifinal Liga4 Regional Aceh

0
T Helza Rahmad. Pelatih PSAB Aceh Besar dan Riski Zulfitri, Pelatih Ps Peireulak Raya (pakai topi)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: PSAB Aceh Besar dan Ps Peureulak Raya, Aceh Timur buka peluang lolos keputaran nasional Liga4 2025, setelah memastikan diri maju ke semifinal kompetisi Liga4 zona Aceh.

Dimana anak asuhan T Helza/Mukhlis Nakata juga lolos ke 4 besar sebagai juara Grup E babak 8 besar, usai ditahan imbang skuad Ps Peureulak Raya 2-2 pada match terakhir babak 8 besar, yang berlangsung di Stadion mini USK Darussalam, Banda Aceh, Sabtu (15/02) sore.

Laga yang berlangsung sengit kedua tim untuk menggait tiket semifinal itu, membuat wasit Heri Olo dari Pidie harus mengeluarkan tiga kartu kuning untuk pemain Ps Peureulak Raya.

Sedangkan 4 gol yang terjadi bagi kedua tim, masing-masing gol PSAB disumbangkan winger muda dan cekatan, Pitian Husni dimenit ke-10 dan 68, sedangkan gol Ps Peureulak Raya yang sempat berbalik unggul 2-1 pada menit ke-33 juga lewat brace pemain senior Ardiansyah yang mencatatkan namanya dipapan skor, saat menit ke-22 dan 33.

Sekaligus anak asuhan Riski Zulfitri yang juga Head Coach alumni Prodi Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh dimaksud, susul skuad PSAB Abes ke Semifinal.

Sementara hasil akhir laga Grup F yang berlangsung di Stadion Langsa untuk penentuan dua tim maju ke 4 besar, “hingga berita ini dilogin, Sabtu malam belum dikirim hasil oleh operator pertandingan Liga4 zona Aceh”. (heri/zm)

PSPS versus Persiraja, Tetap Fokus Laskar Rencong

0

MEDIANAD.COM, PEKANBARU: Persiraja Banda Aceh kembali menjalani laga penting dan wajib dimenangkan oleh skuad yang berjulukan _Laskar Rencong Persiraja_ atas tuan rumah PSPS Pekanbaru, pada match ke-5 babak 8 besar Liga2 2024/25, yang berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai, Pekanbaru, Selasa (11/02/2025) malam.

‘Tentu kemenangan mutlak harus digapai skuad dibawah presiden tim H Nazaruddin Dek Gam di Rumbai, meskipun harus bertempur didepan publik/kandang lawan untuk tetap menjaga asa promosi langsung ke Liga1″.

Mengingat begitu kusus dan pentingnnya laga di stadion Kaharuddin Selasa malam, Pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas mengharapkan anak asuhannya fokus dan tenang sejak menit awal alias Andik Vernansah dan kolega jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan.
Ujar head coach berkepala plontos Akhyar dalam konferensi pers kemarin di Pekanbaru.

Yang juga sudah menyiapkan vakem kusus lewat lin-up pemain terbaik serta bermental baja juga pantang menyerah, sebagai misi penting untuk mengamankan poin sempurna, sekaligus dapat mengembalikan ‘head to head’ atas PSPS, setelah kalah nenyakitkan di Stadion H Dimurthala (SHD) Banda Aceh, pada laga perdana fase 8 besar. (kontributor riau)

Misi Amankan Poin Sempurna di Home PSPS, Persiraja Terbang ke Pekanbaru dengan Kekuatan Penuh

0

MEDIANAD.COM: Persiraja Banda Aceh kembali menjalani laga penting dan wajib dimenangkan oleh skuad yang berjulukan Laskar Rencong Persiraja atas tuan rumah PSPS Pekanbaru, yang berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Selasa (11/02/2025) besok malam.

‘Tentu kemenangan mutlak harus digapai, Andik Vermansah dan kolega, walau harus bertempur didepan publik/kandang lawan agar tetap menjaga asa promosi langsung ke Liga1″.

Mengingat begitu kusus dan pentingnnya laga di stadion Kaharuddin, Pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas terbang ke Pekanbaru dengan kekuatan penuh serta anak asuhannya yang telah memperlihatkan mental baja serta pantang menyerah saat diberi kepercayaan selama ini, sebagai misi penting untuk mengamankan poin sempurna, sekaligus dapat mengembalikan ‘head to head’ atas PSPS, setelah kalah nenyakitkan di SHD Banda Aceh, pada laga perdana fase 8 besar.

Berikut 21 pemain yang disiapkan Persiraja dalam menjajal PSPS Selasa malam. Rarli Maherza, Mario Londok (gk), A Tri Oka, M Fayrushi, Alief Santos, Amabel, Agus Suhendra, Indra Rianto, Yasvani Yusri (belakang).

Selanjutnya tengah dan winger, ada Habil Akbar, Dimas Wicaksono, Rizky Yusuf ucok Nst, Adam Maulana, Al Muzanni, Fadilla Akbar, Matheus Henrique, Andik Vermansah, Miftahul Hamdi, Deri Corfe, Vivi Asrizal dan Ramadhan Madon.

Sebelumnya online ini merilis skema Persiraja langsung lolos ke liga1 kali ini atas dua laga yang tersisa bersama tiga tim lain di Grup X

Dimana usai raih kemenangan penting 2-1 atas PSIM Jogja, meskipun Miftahul Hamdi,cs harus mengucurkan keringat hingga laga berakhir 90+5 menit atas seterunya itu pada match ke-4 babak 8 besar Pengadaian Liga2 2024/25 di Stadion H Dimurthala (SHD) Banda Aceh, Jumat (07/02) tadi malam.

“Sekaligus tim yang berjulukan Laskar Rencong Persiraja berhasil menahan laju poin PSIM yang seakan-akan akan melaju sendirian secara otomatis ke Liga1 dari Pool X atas kemenangan tiga game beruntun belakangan”, namun usai PSIM tumbang didepan publik Persiraja juga peta persaingan Grup X semakin kompetitif dan ketat kembali, sekaligus Persiraja juga PSPS Pekanbaru hanya ketinggalan selisih tiga poin dari PSIM sebagai pemuncak klasmen serta menyisakan masing-masing dua laga.

“Diluar Deltras FC dengan poin 3 dan telah menelan tiga kekalahan, diprediksikan sudah sulit mengamankan tiket langsung naik ke Liga1”, sekarang fokus kepada saingan tiga tim di Grup X, usai Persiraja membuka kran kembali asa lolos langsung.

Bahkan Andik Vermansah dan kolega kini bisa menentukan sendiri untuk promosi otomatis ke Liga1 kali ini, dengan syarat?. “Wajib mentapu bersih kemenangan dua laga sisa, baik saat dijamu PSPS pada Selasa tiga hari mendatang di stadion Kaharuddin Nasution dan wajib mengalahkan Deltras FC pada match terakhir di SHD Tanggal 17 Februari nanti.

Disisi lain untuk perjalanan mulus tim kesayangan masyarakat Aceh ini ke Liga1, dimana dua laga sisa seterunya harus berjalan seperti skema yang diharapkan kubu Persiraja? Diantaranya tuan rumah Deltras FC dapat mengalahkan PSIM pada match ke-5 serta PSIM tak menang atas PSPS pada laga terakhir, Senin (17/02) petang di stadion Mandala Krida.

jika harapan, pakem atau skema demikian jadi kenyataan? dimana pada akhir babak 8 besar, “Persiraja Banda Aceh akan mengantongi 12 poin sebagai pemuncak klasmen, PSIM Jogja 10 angka ada di Runner-up serta dibawahnya PSPS Pekanbaru dengan 7 poin dan Deltras FC Sidoarjo 6 angka dan berada pada paling bawah klasmen Grup X,” sekaligus bonden dibawah presiden Club Nazaruddin Dek Gam mengunci tiket otomatis promosi ke Liga1? Serta PSIM akan maju dibabak play off promosi dengan Runner-up Grup Y. (zm)

Tahan Dominasi PSIM di SHD, Persiraja Bisa Tentukan nasib Sendiri Lolos Langsung ke Liga1, Begini Syaratnya?

0
Miftahul Hamdi dan kolega, "kini bisa tentukan nasib sendiri promosi langsung ke Liga1 dari dua laga sisa. (foto/mo-persiraja)

MEDIANAD.COM-Usai raih kemenangan penting 2-1 atas PSIM Jogja, meskipun Miftahul Hamdi,cs harus mengucurkan keringat hingga laga berakhir 90+5 menit atas seterunya itu pada match ke-4 babak 8 besar Pengadaian Liga2 2024/25 di Stadion H Dimurthala (SHD) Banda Aceh, Jumat (07/02) tadi malam.

“Sekaligus tim yang berjulukan Laskar Rencong Persiraja berhasil menahan laju poin PSIM yang seakan-akan akan melaju sendirian secara otomatis ke Liga1 dari Pool X atas kemenangan tiga game beruntun belakangan”, namun usai PSIM tumbang didepan publik Persiraja juga peta persaingan Grup X semakin kompetitif dan ketat kembali, sekaligus Persiraja juga PSPS Pekanbaru hanya ketinggalan selisih tiga poin dari PSIM sebagai pemuncak klasmen serta menyisakan masing-masing dua laga.

“Diluar Deltras FC dengan poin 3 dan telah menelan tiga kekalahan, diprediksikan sudah sulit mengamankan tiket langsung naik ke Liga1”, sekarang fokus kepada saingan tiga tim di Grup X, usai Persiraja membuka kran kembali asa lolos langsung.

Bahkan Andik Vermansah dan kolega kini bisa menentukan sendiri untuk promosi otomatis ke Liga1 kali ini, dengan syarat?. “Wajib mentapu bersih kemenangan dua laga sisa, baik saat dijamu PSPS pada Selasa tiga hari mendatang di stadion Kaharuddin Nasution dan wajib mengalahkan Deltras FC pada match terakhir di SHD Tanggal 17 Februari nanti.

Disisi lain untuk perjalanan mulus tim kesayangan masyarakat Aceh ini ke Liga1, dimana dua laga sisa seterunya harus berjalan seperti skema yang diharapkan kubu Persiraja? Diantaranya tuan rumah Deltras FC dapat mengalahkan PSIM pada match ke-5 serta PSIM tak menang atas PSPS pada laga terakhir, Senin (17/02) petang di stadion Mandala Krida.

jika harapan, pakem atau skema demikian jadi kenyataan? dimana pada akhir babak 8 besar, “Persiraja Banda Aceh akan mengantongi 12 poin sebagai pemuncak klasmen, PSIM Jogja 10 angka ada di Runner-up serta dibawahnya PSPS Pekanbaru dengan 7 poin dan Deltras FC Sidoarjo 6 angka dan berada pada paling bawah klasmen Grup X,” sekaligus bonden dibawah presiden Club Nazaruddin Dek Gam mengunci tiket otomatis promosi ke Liga1? Serta PSIM akan maju dibabak play off promosi dengan Runner-up Grup Y. (zulmahdi)

Jamu PSIM di SHD Jumat Malam, “Tak ada Kata Seri Apalagi Kalah bagi Skuad Laskar Rencong”

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH- “Guna menjaga asa lolos langsung ke Liga1, Persiraja Banda Aceh wajib mengalahkan seterunya PSIM Jogja pada pertandingan leg kedua babak 8 besar, Pengadaian Liga2 2024/25 di Stadion H Dimurthala (SHD) Lampineung, Banda Aceh, Jumat (07/02/2025) besok malam’.

Mengingat dan hanya menyisakan tiga laga serta Andik Vermansah ketinggalan 6 angka dari PSIM sebagai pemuncak Grup X dengan 9 poin, otomatis Persiraja harus mengambil angka maksimal dilaga tersebut.

Sekaligus menahan dominasi laju PSIM dan mengembalikan poin yang hilang saat kalah di leg pertama pada jumat sore pekan kemarin di stadion Mandala Krida, Jogja.

Menurut Pelatih Persiraja Akhyar Ilyas, Riski Yusuf,cs sudah siap memenangkan laga hidup mati dengan PSIM di SHD Jumat malam, sekaligus membuka jalan penting lolos langsung ke Liga1, serta kemenangan atas PSIM di laga nanti akan menambah kepercayaan diri Mfftahul Hamdi, dkk dalam menatap dua pertandingan sisa, yakni away dengan PSPS dan menjamu Deltras FC pada pertandingan terakhir fase 8 besar.

“Sekaligus berharap kubu PSIM terus berkutat dengan poin 9 dan kami memaksimalkan tiga laga dengan poin sempurna”, ujar pelatihn Persiraja Akhyar Ilyas yang juga didampingi kapten tim kedua, Riski Yusuf Ucok Nst dalam temu media di Banda Aceh, Kamis (06/02) pagi.

Sementara pada temu media sesi pertama, head coach tim tamu PSIM, Erwan Hendarwanto mengakui kekuatan Persiraja cukup merata di Liga2 kali ini, kami harus tetap waspada serta menginstruksikan anak asuhannya memperagakan permainan menghibur didepan publik SHD dalam laga tersebut.

Dengan demikian dan kepercayaan tinggi yang dimiliki anak asuhannya, “punya harapan dalam mengamankan poin maksimal di home Persiraja usai laga nanti”, optimisnya. (zm)

Usai PSMS Dipastikan Bertahan di Liga2, “Jika tak Ingin satu Level, Persiraja Harus Kejar Tiket Promosi ke Liga1”

0
Klasmen sementara Play Off Degradasi Liga2 2024/25 Grup H. (foto ig pssi)

MEDIANAD.COM, DELISERDANG- Raih kemenangan secara beruntun 4 kali pada babak play off degradasi Grup H Liga2 2024-25. PSMS Medan memastikan diri bertahan di Liga2 untuk musim kompetisi 2025/26.

Kepastian M Refan dan kawan-kawan tetap mentas di Liga sepakbola kasta kedua tanah air “kita” (Indonesia) berkat kemenangan penting dan telak 4-0 atas tim dari Ibu Kota Nusantara (IKN) yakni Nusantara United (NU) pada laga pekan ke- 4 play off degradasi Grup H yang berlangsung di stadion Baharuddin Siregar, Selasa (4/2/2025) sore.

Hasil tersebut memantapkan Rahmat Hidayat,cs sebagai pemuncak klasmen grup H dengan 12 poin, serta tak mungkin terkejar lagi oleh seterunya NU dan Persikota yang masih berada pada urutan 3 dan 4 dengan poin identik 3 dan menyisakan dua laga.

Mengingat hasil apapun yang diraih Sriwijaya FC dalam dua sisa laga, sekalipun bisa disalip Sriwijaya dengan 12 poin sama, ataukah menang head to head dan PSMS duduk di runner up grup, namun tetap pada titik aman bertahan di Liga2 bagi Ikhsan Chan,cs.

Sementara tim Sumatra lainnya Sriwijaya FC juga membuka kran tetap bertahan di Liga2 usai menang 1-0 di homenya sendiri atas Persikota Tangerang, pada laga bersamaan PSMS versus Nusantara United, Selasa petang dan kini tim yang memiliki nama besar dimaksud sudah mendapuk 6 angka di grup tersebut.

Disisi lain, Persiraja Banda Aceh yang sedang berjuang/gais asa promosi ke Liga1 melalui babak 8 besar. “Diharapkan menjadi kenyataan, untuk menghindari bentrok lagi dengan seteru abadinya, PSMS Medan dan Sriwijaya FC di level yang sama Liga2 musim mendatang”.

Diluar tim asal Pulau Sumatra satu level lainnya PSPS Pekanbaru yang juga sedang berjuang untuk dapat tiket promosi ke Liga1. (kontributor medan)

Persaingan 8 Besar Liga2, Grup Y Masih Sengit dan Persiraja ‘Wajib’ Sapu Bersih Tiga Laga Sisa di Pool X

0
Foto: MO Persiraja

MEDIANAD.COM, JOGJA- Usai Persela Lamongan menahan imbang 1-1 laju tim _favorit_ lolos langsung Liga1 Bhayangkara FC di stadion Tuban Sport Center, Sabtu (01/2/2025) petang di match ketiga babak 8 besar Liga2 2024/25 Grup Y, membuat jalannya pool tersebut semakin ketat dalam upaya mengejar tiket otomatis ke Liga1.

Bhayangkara FC yang memimpin klasmen dengan 7 poin sekarang, dipastikan belum aman bertahan sebagai pemuncak. “Dimana Persela Lamongan dengan poin 3 diuruan kedua, PSKC Cimahi dan Persijab Jepara pada peringkat 3 dan 4 dengan torehan angka identik 2 bisa saja menyalip keatas, mengingat masing-masing tim masih menyisakan tiga sisa laga lqgi”.

Setelah Persijab Jepara berhasil menambah satu poin, usai menahan imbang tuan rumah PSKC 3-3 dalam pertandingan match ketiga Sabtu sore kemarin.
Sementara persaingan Grup X kelihatan sedikit melunak bagi PSIM Jogja untuk mengamankan tiket otomatis ke Liga1 kali ini, setelah skuad dari Ibukota Yokjakarta dimaksud mendulang 9 angka sempurna dari tiga laga yang telah dilalui oleh Sunni Hizbullah,cs.

Namun demikian, “tiga tim saingan PSIM di Pool X, meskipun tipis juga masih berpeluang mengamankan tiket otomatis promosi ke Liga1 usai berjuang secara totalitas di babak 8 besar’.

Akan tetapi dengan syarat dan berharap PSIM terpeleset tak mampu menambah poin 4 atau 3 lagi? serta salah satu tiga tim dibawahnya yang sekarang sama-sama mengemas 3 poin, termasuk Persiraja Banda Aceh wajib sapu bersih tiga laga sisa dengan kemenangan, tak terkcuali satu laga sisa Away dengan PSPS Pekan Baru.

FSerta harus melantak PSIM dan Deltras FC di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, adalah yang terdekat mengembalikan angka sempurna usai kalah 0-2 dI stadion Mandala Krida atas tuan rumah PSIM, Jumat sore tiga hari lalu.

Skor menyesakkan tersebut tak perlu diperdebat lagi, “Namun Miftahul Hamdi dan kolega berharap memantapkan kembali mental baja untuk memetik kemenangan atas tim tamu PSIM, pada laga home pertama putaran kedua babak 8 besar, Jumat (07/02) malam. (kontributor Jokja)

Popular Posts

My Favorites

Kabar Beredar, Mualem Tetapkan Tgk Aiyub bin Abbas Sebagai Sekjen...

0
MEDIANAD.COM, BANDA ACEH - Sebuah kabar mengejutkan  beredar diawal pagi Sabtu, 12 April 2025 menyatakan bahwa Ketua Umum DPP Partai Aceh Muzakir Manaf atau...