Olahraga

Beranda Olahraga Halaman 12
Berita Olahraga

November, Dua Pemain Persiraja Sabet Penghargaan Best of The Month*

0

FITRA Ridwan Salam (kiri) dan Ariel Kurung raih penghargaan pada bulan November, kategori best player of the month dan best young player of the month. (foto/mo persiraja)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Dua pemain Persiraja Banda Aceh meraih penghargaan pemain terbaik Pegadaian Championship bulan November 2025. Masing-masing kategori best player of the month dan best young player of the month.

“Siaran PERS MO tim, yang diterima awak media liputan Persiraja di Banda Aceh, Minggu (21/12) sore”.

Dimana kedua penghargaan tersebut diraih pemain senior Fitra Ridwan Salam dan Stoper muda, Ariel Kurung serta catatan pemain berusia 31 tahun, Fitra Ridwan sepanjang November memainkan lima laga bersama Persiraja dan berhasil mencetak dua gol dan dua assist, Fitra juga menjadi inisiator serangan tim Laskar Rencong.

Sementara Ariel Kurung, merupakan pemain muda debutan Persiraja di kompetisi profesional musim ini. Berposisi bek tengah, pemain berusia 20 tahun ini sukses clean sheet saat Persiraja menghadapi Persekat Tegal dan Sriwijaya FC, serta mencetak satu gol di bulan November.

Ariel Kurung tampil disiplin menjaga pertahanan Persiraja sejak dipercayakan mengawal lini belakang tim. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak dan bersyukur atas raihannya itu.

“Terima kasih kepada tim, masyarakat Aceh, dan orang tua saya yang terus mensupport saya. Semoga kedepan bisa lebih baik lagi,” kata Ariel Kurung.

Hal senada juga disampaikan Fitra Ridwan, mantan pemain Persija Jakarta itu berharap semoga penghargaan itu menjadi motivasi bagi dirinya dan bisa bermanfaat untuk mengangkat tim dan tampil lebih baik lagi.

Persiraja saat ini menempati posisi kelima klasemen sementara di Grup 1 Pegadaian Championship 2025/26. Tim asal tanah rencong ini mengumpulkan 18 poin dari 12 pertandingan. (**)

Bhayangkara FC Polres Sabang Raih Juara II Turnamen Football Charity for Sumatera 2025

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Tim Bhayangkara FC Polres Sabang berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara II pada ajang Turnamen Football Charity for Sumatera Tahun 2025 yang berlangsung di Stadion Sabang Merauke, Jl. KH. Agus Salim, Gp.Ie Meulee, Kec. Sukajaya Kota Sabang, Minggu (21/12/2025)

Turnamen yang digelar sejak 08 hingga 21 Desember 2025 ini diikuti oleh 22 (dua puluh dua) klub diwilayah Kota Sabang. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menggalang donasi kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera.

Sepanjang turnamen, Bhayangkara FC Polres Sabang tampil konsisten dan penuh semangat sportivitas hingga berhasil melaju ke partai final dan mengamankan posisi juara kedua. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Polres Sabang serta masyarakat Kota Sabang.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut sekaligus menekankan nilai kemanusiaan yang terkandung dalam turnamen ini.

“Kami mengapresiasi perjuangan Bhayangkara FC Polres Sabang yang telah menunjukkan semangat juang, sportivitas, dan kekompakan. Lebih dari sekadar prestasi, turnamen ini memiliki nilai kemanusiaan yang sangat penting, karena hasil donasi yang terkumpul diperuntukkan membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban banjir dan longsor di wilayah Sumatera,” ujar Kapolres Sabang.

Lebih lanjut, Kapolres Sabang berharap kegiatan olahraga yang dipadukan dengan aksi sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana mempererat kebersamaan antara Polri, masyarakat, dan komunitas olahraga.

Turnamen Football Charity for Sumatera 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga menjadi wadah solidaritas dan kepedulian sosial, serta bukti nyata bahwa olahraga mampu menjadi media pemersatu dalam membantu sesama yang tertimpa musibah.(man)

Turnamen Football Charity For Sumatera Tahun 2025 Resmi Bergulir di Kota Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Turnamen Football Charity For Sumatera Tahun 2025 resmi bergulir pada Senin, 08 Desember 2025, bertempat di Stadion Sabang Merauke, Gp.Ie Meulee, Kec.Sukajaya Kota Sabang, akan berlangsung hingga 21 Desember 2025 ini dibuka secara langsung oleh Kapolres Sabang, AKBP Sukoco, S.ST, M.M, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han.

Acara pembukaan turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, para tokoh masyarakat, serta para pecinta sepak bola yang memenuhi tribun stadion. Turnamen ini mengusung misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat di wilayah Sumatera yang terdampak bencana.

Sekda Kota Sabang, Andri Nourman, AP, M.Si, menyampaikan apresiasi sekaligus pesan kemanusiaan di balik pelaksanaan turnamen ini. Beberapa poin penting yang disampaikan adalah:
– Turnamen ini bukan sekadar pertandingan sepak bola, tetapi panggilan kemanusiaan untuk membantu saudara-saudara di Sumatera yang sedang berduka. Ia mengajak seluruh pihak untuk mendoakan para korban agar proses pemulihan berjalan baik.
– Sekda menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Sabang, PSSI, serta Forkopimda atas prakarsa dan dukungan penuh sehingga kegiatan ini dapat terlaksana.
– Turnamen ini menjadi bukti nyata bahwa dunia olahraga mampu menjadi medium solidaritas dan kepedulian bagi masyarakat yang terdampak bencana.
– Melalui kegiatan ini, donasi dikumpulkan untuk disalurkan kepada para korban yang sangat membutuhkan bantuan.
– Sekda juga mengajak semua peserta dan penonton untuk menjunjung tinggi sportivitas sepanjang turnamen berlangsung.
– Beliau menutup sambutan dengan ucapan selamat bertanding, serta berharap kegiatan berjalan aman hingga selesai.

Kapolres Sabang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan berbagai pihak, serta menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud kebersamaan dan kepedulian sosial. Poin-poin penting sambutan beliau meliputi:
– Ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan turnamen ini, baik berupa materi, fasilitas, maupun dukungan moral.
– Kapolres menekankan bahwa kegiatan ini berhasil dilaksanakan berkat semangat gotong-royong dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk sponsor dan pendukung acara.
– Turnamen ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Sumatera yang tertimpa musibah.
– Beliau menegaskan bahwa sportivitas menjadi nilai utama, serta mengajak semua pihak menjadikan turnamen ini sebagai sarana menyatukan berbagai kalangan demi tujuan kemanusiaan.
– Beliau menutup sambutan dengan memberikan semangat kepada seluruh tim untuk menunjukkan permainan terbaik, menjaga sportivitas, serta menjadikan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi.

Hadir dalam kegiatan tersebut yaitu, Sekda Kota Sabang, Andri Nourman, AP, M.Si, Kapolres Sabang, AKBP Sukoco, S.ST, M.M, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, Dandim 0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto, S.I.P, Dansatrad 233 Sabang, Letkol Lek Henry Sitorus, Ketua DPRK Sabang, Maghdalaina, PJU Polres Sabang, Ketua PSSI Kota Sabang, Romi Hidayat, serta Para tamu undangan lainnya.

Sebagai tanda dimulainya turnamen, tendangan bola pertama dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Sabang, Andri Nourman, AP, M.Si.

Dengan Hasil Pertandingan di Hari Pertama (08 Desember 2025), yaitu: Rawa Sakti vs Iboih FC : 1 – 3, Bhayangkara A vs Rajawali FC : 3 – 0

Turnamen Football Charity For Sumatera Tahun 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi yang menarik, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan dalam membantu sesama. Hingga penutupan nanti, panitia mengajak masyarakat Sabang untuk terus memberikan dukungan dan partisipasi demi suksesnya kegiatan kemanusiaan ini.(man)

KONI Aceh Harapkan Pengprov Squash Perbanyak Klub Dibawah Pengcab, “Bang Husaini Kembali Pimpin Squash Aceh”

0

Sekum KONI Aceh, ketua Squash Aceh dan peserta Musprov, foto bersama usai serimoni pembukaan musyawarah dimaksud, Sabtu (6/12) malam di Grand Mahoni Hotel, Banda Aceh. (foto/medianad.com-ist))

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Sekum KONI Aceh, Akhyar ST mengharapkan Pengprov Cabang Olahraga (Cabor) SQUASH Aceh kedepan memperbanyak klub-klub Squash dibawah pembinaan Pengcab Kabupaten dan Kota di Aceh.

Sehingga perjalanan organisasi (Cabor Squash) lebih kuat dan terarah, jika banyak dukungan dari anggota, klub serta wadah pembinaan lainnya dibawah Pengcab, ujar Akhyar yang juga mewakili ketua umum KONI Aceh Saiful Bahri.

Saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga (Cabor) Squash Aceh, Sabtu (06/12/2025) malam di Grand Mahoni Hotel, Banda Aceh.

 

Sembari menambahkan, “pelatihan dan pembinaan atlet secara berjenjang harus dimulai dari akar rumput (usia dini), yakni dilakukan oleh klub-klub dibawah Pengcab di Kabupaten dan Kota”.

Kita yakin dan percaya jika proses pembinaan atlet dilakukan secara terstruktur dan berjenjang, akan lahir atlet-atlet Squash Aceh yang bertalenta dan sumburan prestasi kedepan, pintanya.

Serta dalam serimoni pembukaan Musorprov tersebut juga dihadiri sejumlah ketua Pengprov Cabor di Aceh dan peserta Musprov dari Kabupaten dan Kota.

TERPILIH KEMBALI secara AKLAMASI

Sementara ketua Pengprov Squash Aceh Periode 2020-2024 Bang Husaini Jamil, SE, MM kembali menahngodai keorganisasian Cabor dimaksud, setelah peserta (voters) Musprov dan lewat pimpinan sidang pleno tiga, dimana peserta “mengetok palu setuju diangkat kembali sebagai ketua juga terpilih secara aklamasi”.

Sementara usai terpilih, Bang Husaini Jamil, yang juga alumni salah satu Kampus terkemuka di Jakarta (Universitas Trisakti) “siap mengembang amanah yang telah disematkan oleh rekan-rekan peserta Musprov dari Kabupaten dan kota”.

Salah satunya bersama pengurus PB Squash Indonesia, memperjuangkan agar Squash dipertandingkan pada ajang Sea Games, PON, sehingg Cabor Squash kembali dipertandingkan pada ajang PORA dan Pra PORA.

Selain itu, Husaini yang juga salah satu pejabat di Dinas Perhubungan Aceh yang cinta dan peduli terhadap pembinaan atlet tersebut. “kita sedang berjuang melalui KONI Aceh, pengusaha serta BUMD dan BUMN untuk bekal rencana pembangunan Venue Squash berstandar di Aceh, sehingga program pembinaan dan latihan atlet berjalan maksimal.

Tentu akan lahir atlet-atlet Squash Aceh yang bermental juara”.

Sekaligus melebihi prestasi PON Aceh-Sumut 2024, yakni berhasil mempersembahkan medali perak dan perunggu, yang juga langsung ditunjuk sebagai ketua tim formatur untuk menyusun kepengurusan Pengprov Sqhash Aceh 2025-2029.(*)

Putaran 8 Besar Liga4 PSSI Aceh di Stadion Blang Paseh, “Kick Off Tanggal 13 Desember”

0

Fokus foto pembukaan babak penyisihan Grup A Liga4 Aceh 2025/26  di Stadion Seribu Bukit, Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Tanggal 15 November 2026. foto/dok pssi aceh

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: PSSI Aceh menetapkan Stadion ‘Ex PON Aceh-Sumut 2024’ Blang Paseh, Kota Sigli, Pidie venue pertandingan babak 8 Besar Liga4 zona Aceh tahun 2025-2026.

“Sesuai surat pemberitahuan untuk 8 tim babak perempat final, yang ditandangani Sekum PSSI Aceh, Nazaruddin dan diteruskan kepada awak media di Banda Aceh, Kamis (27/11) 2025”. Juga menetapkan kick off, Tanggal 13 Desember bulan depan serta dibagi dalam dua Grup, yakni E dan F.

Masing-masing Grup (E) terdiri dari Al Farlaky FC Aceh Timur, Persas Sabang, PSST FC Simpang-3 Pidie dan Kuala Nanggroe FootBall Club (KNFC) Banda Aceh.
Sementara di Grup (F) “dihuni tiga tim legend Ex Perserikatan yang pernah mengeyam Liga papan atas tanah air, yakni Indonesia Super League (ISL) tahun 2011/2012, PSAP Sigli, dan Ex Perserikatan Divisi I, PSAB Aceh Besar” juga dipastikan saling menjegal dengan bonden Ex Divisi Utama PSGL Gayo Lues dan satu tim lain yang berambisi bangkit tahun ini, Persabar Meulaboh, Aceh Barat.

Yang juga 8 tim terbaik, baik penghuni Grup F dan E, Dipastikan akan berjuang maksimal dalam mengamankan tiket semifinal, sehingga memperlebar peluang raihan tiket ke putaran nasional.

Sebagai fase penting tim Liga4 asal Aceh yang mematok target promosi ke Liga3 lewat jalur kompetisi Liga4 Aceh tahun 2025/26. (non)

Mahasiswa Penjas UBBG Raih Perak pada Kejurnas Panjat Tebing XIX 2025 di Semarang Jawa Tengah

0

SEMARANG, MEDIANAD. COM : Dua mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Bina Bangsa Getsempan (UBBG) atas nama Bintang Afrial Maulana dan Dani Syahfitra raih medali perak pada Kejuaraan Nasional Panjat Tebing XIX tahun 2025.

Kegiatan yang diadakan Federasi Panjat Tebing Indonesia berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, 25-29 November 2025.

 

Manajer Olahraga UBBG, Zikrurrahmat, menyampaikan selamat dan sukses atas preatasi yang diraih mahasiswa Penjas UBBG.

“Prestasi ini adalah buah dari latihan intensif dan komitmen luar biasa para atlet. Kami bangga karena mereka mampu bersaing di level nasional dan membawa pulang medali. Semoga ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkembang,” ujarnya.

Ketua Program Studi Penjas, Irwandi MPd AIFO, ikut juga ikut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa binaannya.

“Kemenangan ini menjadi bukti bahwa pembinaan dan dukungan kampus terhadap pengembangan kreativitas sangat bagus. Kami akan terus mendorong mahasiswa untuk aktif di kompetisi nasional dan internasional,” katanya.

Bintang Afrial Maulana, perwakilan atlet menyampaikan rasa bangganya bisa mempersembahkan prestasi untuk kampus tercinta.

“Alhamdulillah kami tidak menyangka bisa meraih juara karena saingannya sangat ketat. Terima kasih untuk dosen, pelatih, dan kawan-kawan atas dukungannya, ” ujarnya. (Kal)

PON 2024 Berlangsung Sukses, “KONI Pusat Ucapkan Terima Kasih kepada Masyarakat Aceh”, Pengurus KONI Aceh Dilantik

0

Pelantikan pengurus KONI Aceh periode 2025-2029 serta foto Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf menyampaikan kata sambutan dikesempatan tersebut, Senin (24/11) malam di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. (foto/humas koni aceh)

MEDIANAD.COM: “Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh masa bakti 2025–2029 yang diketuai Saiful Bahri alias PON YAYA resmi dilantik oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin (24/11/ 2025) malam”.

Yang juga dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Aceh menjadi tuan rumah PON XXI Aceh–Sumut 2024. Dimana, selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat dan pemerintah Aceh yang telah menyukseskan perhelatan PON XXI Aceh–Sumut tahun 2024,”

Pinta Ketum Marciano, sembari menambahkan. PON XXI mencatat 113 pemecahan rekor, terdiri atas 85 rekor PON, 28 rekor nasional, dan 1 rekor Asia. Aceh sendiri berhasil menyumbang 10 rekor, menjadikannya provinsi kelima terbaik dalam pemecahan rekor.

Dari sisi perolehan medali, Aceh menempati peringkat keenam nasional dengan 65 emas, 48 perak, dan 79 perunggu—sebuah capaian yang disebut Marciano sebagai “perkembangan prestasi Aceh yang menakjubkan.”

Marciano menilai dukungan pemerintah Aceh terhadap olahraga sangat besar dan menjadi jaminan bagi kesuksesan kepengurusan baru.

Dengan demikian, “tak ada alasan pengurus KONI Aceh tidak dapat bekerja maksimal, mengingat dukungan dan atensi pemerintah sangat besar”, ujarnya singkat.

Sementara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem menegaskan, “kemajuan olahraga Aceh hanya dapat dicapai melalui kerja nyata dan dukungan anggaran yang memadai. Ia menilai pengurus baru memiliki potensi besar untuk membawa prestasi Aceh semakin meningkat”.

Saya rasa pengurus kali ini mampu menjalankan organisasi dengan baik. Tapi dalam bidang olahraga bukan hanya kemampuan yang dibutuhkan, harus tersedia anggaran untuk mendukung peningkatan prestasi dan kemajuan olahraga, pinta Mualem.

Serta menambahkan. “pemerintah Aceh pasti mendukung memberi semangat, mendukung dan menyiapkan anggaran secukupnya untuk pembinaan dan pelatihan atlet, mengingat tanpa dukungan anggaran maksimal, roda organisasi dan persiapan atlet mengikuti event akan tak maksimal”.

Ujar Gub Mualem yang juga pernah menjabat sebagai ketua umum KONI Aceh selama dua periode. Serta saat menyampaikan kata sambutan dikesempatan tersebut, Mualem menyampaikan juga keberhasilan atlet Aceh saat Mualem memimpin KONI Aceh, termasuk pencapaian delapan emas di PON Jawa Barat yang menjadi titik awal kebangkitan dan dulangan prestasi atlet Aceh.

Yang juga pada periode tersebut pula, berjuang dan berhasik disahkan sebagai tuan rumah PON XXI/2024 bersama Sumatera Utara, tukasnya.

Disisi lain, Ketua Umum KONI Aceh yang baru, Saiful Bahri menegaskan. Tanggung jawab kepengurusan saat ini sangat berat, terutama untuk mempertahankan posisi enam besar nasional pada PON berikutnya.

“Kami butuh dukungan pemerintah Aceh karena tugas ke depan semakin berat. Kami harus mempertahankan peringkat enam nasional,” katanya.

Ia menyampaikan terima kasih khusus untuk almarhum H. Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak, mantan Ketua KONI Aceh, yang telah membangun fondasi kuat bagi organisasi.

“Kami masuk KONI saat prestasi ada di posisi enam nasional. Tidak bisa kerja hanya bicara di kedai kopi. Pengurus harus bekerja nyata agar tidak malu dengan pengurus sebelumnya,” tegasnya.

Saat ini KONI Aceh tengah menyelenggarakan Pra PORA sebagai ajang seleksi atlet. Sementara PORA 2026 akan berlangsung di Aceh Jaya.

Selain Pon Yaya, para pengurus yang dilanti antara lain, Kennedi Husen, SE selaku Ketua Harian. Struktur wakil ketua umum diisi oleh T. Rayuan Sukma, S.Sos sebagai Waketum I Bidang Organisasi, Drs. H. Bachtiar Hasan, M.Pd sebagai Waketum II Bidang Pembinaan Prestasi, Dr. Mansur, M.Kes sebagai Waketum III Bidang Penelitian dan Pengembangan.

Kemudian Muslim HS, S.AB sebagai Waketum IV Bidang Perencanaan dan Anggaran (RENA), Mukhtar Hanafiah sebagai Waketum V Bidang Hubungan Antar Lembaga, serta Marlina Usman sebagai Waketum VI Bidang Umum. Sementara itu, posisi Sekretaris Umum dijabat oleh Ahyar, ST. (*)

Menang 5 Gol di SHD, “Persiraja Perdalam Derita Sriwijaya”

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Sriwijaya FC Palembang benar-benar sedang berbenturan dengan masalah besar di tengah kompetisi Pengadaian Championship 2025/26, setelah tak memperoleh kemenangan sekalipun dari 12 laga yang telah dilakoni Al Muzanni dan kolega.

Terbaru, Senin (24/11) malam di Stadion H Dimurthala (SHD) Banda Aceh, menantang tuan rumah Persiraja Banda Aceh, “toh ahli-ahli anak asuhan Budi Sudarsono ingin menggapai minimal satu poin dihadapan pendukung tim yang berjulukan Laskar Rencong itu, malah keok tanpa ampung, usai kalah 5 gol tanpa balas”.

Hasil buruk di SHD sekaligus semakin terbenam posisi mereka di papan klasmen sementara Grup Barat dengan poin dua digit, otomatis Reza Fahlevi,cs harus kerja ekstra di laga sisa, yang juga dalam keadaan serba sulit dan terbatas mereka dalam berjuang lepas dari ancaman degradasi ke Liga3.

Sementara itu, kubu tuan rumah Persiraja Banda Aceh. “Hasil kemenangan besar atas Sriwijaya FC terus menjaga jarak poin dengan tim papan atas, serta tren positif yang diraih Miftahul Hamdi,cs dalam tiga laga awal putaran kedua”.

Juga menjadi modal penting dan positif untuk anak asuhan Head Coach Akhyar Ilyas sebelum terbang away ke pulau Jawa, yang juga menghadapi lawan-lawan tangguh dipenghujung tahun 2025.

Sementara pesta gol skuad Laskar Rencong dalam laga barusan diawali gol Fitra Ridwan pada babak pertama, serta 4 gol tambahan di paruh kedua.

Lewat tandukan dua Center Back, M Revan dan Ariel Kurung, Connor serta gol cantik sianak hilang yang sudah kembali, Muamar Khadafi (zm)

Turnamen Tenis Kolaborasi -Patc-USK -Tc tahun 2025 ATC Juara

0

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM – Aceh tenis club atau ATC , Banda Aceh berhasil mencatat juara di turnamen tenis kolaborasi patc USK TC tahun 2025.

kompetensi bergengsi ini yang mempertemukan para petenis terbaik di Aceh sukses dilaksanakan dilapangan USK Tc Darussalam Banda Aceh 22-24 November 2025.

keberhasilan tim ATC dan mendominasi keunggulan dari lawan tungguh yang lain dan tidak gampang untuk mengalahkan tim ATC Banda Aceh. Mulai dari babak pertama pertandingan sampai babak final keunggulan ATC sangat super ketat dalam gerak pukulan bola untuk lawan karena apa lagi ATC ini dibawah binaan bapak Aminullah Usman.

Apalagi Aminullah dikenal sebagai petenis terkenal baik di Aceh maupun diluar Aceh.

Ketua umum petenis veteran Indonesia atau BAVET Aceh H. Aminullah Usman yang juga pemilik club ATC Banda Aceh pada media menyampaikan, apresiasi dan menyambut baik acara pelaksanaan kegiatan turnamen tenis ini.

Menurut Aminullah, olah raga tenis bukan hanya sekadar kopontisi tapi menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat tali silaturrahmi antara para petenis.

“Kita melihat bahwa even tenis sebagai sarana untuk membangun silaturrahmi dan mendorong prestasi petenis dan kegiatan ini dapat menggerakkan ekonomi lokal dampak multi pileir effecc, dari banyaknya pengunjung yang datang”, centus bapak Aminullah Usman.

Mantan wali kota Banda Aceh priode tahun 2017-2022 Aminullah mengatakan, bahwa dengan semakin berkembangnya kegiatan tenis didaerah Aceh membuktikan adanya keselarasan upaya antara masyarakat olah raga dan mengolah ragakan masyarakat.

Kegiatan tenis ini semakin berkembang di Aceh ini membuktikan adanya upaya memasyarakatkan olah raga dan nengolahragakan masyarakat. Ini menjadi tujuan penting disamping manfaat kesehatan dan bergeraknya ekonomi.

Kegiatan ini di ikuti sekitar 32 club terbaik Aceh yang dibuka dengan resmi dipimpin langsung oleh wakil rektor bidang akademik USK PROV ,Dr.Ir.agussabti MSi.IPU dan sekaligus menyerahkan piala dan hadiah uang tunai 10 juta serta mendali emas dan perak serta perunggu kepada para pemenang termasuk tim ATC Banda Aceh sebagai juara umum.

Keberhasilan turnamen ini diharapkan untuk menjadi agenda rutin tahunan dan tidak hanya untuk menciptakan atlet berprestasi namun juga untuk memperkuat kebersamaan antara komunitas para petenis, kata Aminullah Usman.(lem)

Anggota DPRA Dek Fan Buka Kursus Lisen C Diploma PSSI

0

Anggota DPR Aceh, DEK FAN Irfansyah menyampaikan kata sambutan pada pembukaan Kursus Lisen C Diploma PSSI, Minggu (23/11/2025) malam di Sie Hotel, Banda Aceh. (foto/istimewa)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Anggota DPR Aceh asal Fraksi Partai Aceh (PA) Irfansyah alias Dek Fan membuka secara resmi Kursus pelatih Sepak Bola Lisen C Diploma PSSI, Minggu (23/11/2025) malam di Sie Hotel Banda Aceh.

Dalam kesempatan tersebut ‘Dek Fan’ yang juga ketua Banleg DPRA ini mengharapkan, rekan-rekan calon pelatih Lisen C, ‘usai memperoleh pendalaman materi dari modul yang disampaikan oleh Coach Edukator (instruktur), dapat diaplikasikan secara sempurna saat menukangi tim sepak bola di Kabupaten dan kota masing-masing’

Baik level senior, junior dan usia dini yang memang perlu polesan dari Head Coach yang memiliki ilmu kepelatihan memupuni, berintergritas atau kaya ilmu kepelatihan sepak bola, pinta Dek Fan yang juga sudah berjuang di Parlemen Aceh sejak 2019 (dua periode).

Sembari menambahkan, pembinaan pemain sepak bola dari akar rumput harus dimulai lewat modul yang benar, ditangani pelatih cerdas dan ranting ilmu tinggi, sehingga dapat melahirkan pemain-pemain yang berkarakter dan dasar bermain bola secara memupuni hingga naik level menjadi pemain pro.

Tentu teman-teman sudah memiliki dasar kepelatihan dan pengalaman berlatih belakangan ini usai mengantongi Lisen D.

Dengan demikian, penambahan modul yang lebih mendalam dan luas dalam Kursus C Diploma kali ini sangat positif bagi rekan-rekan pelatih.

“Tentu ilmu dan pengalaman rekan-rekan diharapkan dapat diaplikasikan secara maksimal saat menukani tim dan jalur pembinaan ditingkat Sekolah serta SSB, demi prestasi dan kebangkitan sepak bola Aceh”, tutup Waketum PSSI Aceh Dek Fan Irfansyah.

Sementara Kadispora Aceh, T Banta Nuzullah, yang diwakili kepaka bidang Binpres M Zakaria. “Mengucapkan terima kasih kepada pengurus PSSI Aceh yang telah melaksanakan kursus rersebut, dimana sangat bermanfaat bagi pemuda dan insan olahraga kususnya sepak bola dalam meniti karir dijalur pelatih secara lebih tinggi”.

Yang juga lewat kegiatan yang dilaksanakan PSSI Aceh, sudah membantu pemerintah dalam upaya peningkatan prestasi olahraga Aceh khususnya Cabor sepakbola.

Dikesempatan yang sama, Instruktur (Coach Edukator) PSSI Pusat, Khusnul Yaqien menjelaskan. Pelatihan lisen yang lebih tinggi dari D ke C, “tentu berbeda dengan sajian modul kala kursus saat D, dimana ada perbedaan dan pendalaman materi lebih instens yang dibahas dan dipraktekkan secara bersama-sama selama dua pekan, pinta Khusnul yang juga mantan penyerang haus gol yang pernah memperkuat sejumlah tim Liga1 di tanah air tersebut.

Sedangkan Exco PSSI Aceh bidang Sumber Daya Manusia (SDM) melaporkan, kursus tersebut diikuti 26 peserta yang terlebih dahulu mengantongi Lisen kepelatihan D dan peserta mendaftar untuk ikut Kursus Lisen C tahun 2025, atas rekomendasi Askab/Askot PSSI Kabupaten dan Kota serta Klub anggota PSSI Aceh”.

Ditangani dua Coach Educator dari PSSI Pusat dan didampingi pemateri lokal Aceh, serta berlangsung di Banda Aceh selama dua pekan, jelas pelaku sepal bola Aceh yang sudah sangat senior tersebut, yang akrab disapa “Ayah Hasbi”. (zm)

Popular Posts

My Favorites

‎Gubernur Aceh Hadiri Paripurna DPRA Penyampaian Rekomendasi LKPJ 2025

0
MEDIANAD COM, BANDA ACEH -- Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Tahun 2026 dengan agenda penyampaian rekomendasi terhadap...