Olahraga

Beranda Olahraga Halaman 14
Berita Olahraga

“Tak ke Lain Hati”, Pelatih Muda Akhyar Ilyas Masih Tetap Tukangi Persiraja

0

Momen instruksi dalam satu pertandingan Liga2 bersama Persiraja musim lalu, dan Pelatih Akhyar Ilyas bersama Manajer Tim Persiraja Ridha Mafdhul Gidong, Kamis (17/7) di Banda Aceh, memperlihatkan dokumen kontrak lanjutan dengan ‘head coach’ Akhyar untuk Kompetisi 2025/26. (foto/istimewa)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Pelatih muda Akhyar Ilyas (41 tahun) dalam sebulan terakhir yang sempat dirumorkan akan dipinang sejumlah tim Liga1 dan Liga2 dalam mengarungi kompetisi 2025/26 sudah terjawab.
“Sekarang sudah tuai titik terang, setelah Manajer Persiraja Banda Aceh, Ridha Mafdhul Gidong, Kamis (17/07) secara resmi mematenkan kembali ‘head coach’ Akhyar sebagai arsitek (pelatih) bonden yang berjulukan “Laskar Rencong” tersebut”.

Bukti shahih pelatih berkepala plontos kelahiran Banda Aceh, 1 Desember 1983 itu tetap bersama tim dibawah Presiden Club H Nazaruddin Dek Gam ini, setelah Akhyar Ilyas secara resmi menandatangani ‘administrasi’ kontrak dengan Manajer Ridha Mafdhul Gidong kemarin di Banda Aceh.

‘Seperti lansiran siaran pers MO tim Persiraja, yang diterima awak media liputan Persiraja, Kamis malam’.
Dimana dalam mengarungi kompetisi tahun 2025/26, salah satu tim Pengadaian Liga2 Championship asal Aceh, Persiraja Banda Aceh dipastikan tetap mempertahankan Akhyar Ilyas sebagai pelatih kepala.
Juga kepastian Akhyar Ilyas sebagai pelatih kepala sudah diumumkan manajemen Persiraja, 17 Juli siang, “Melalui akun Instagram @persiraja_official, manajemen tim berjuluk Lantak Laju itu menulis”, Akhyar Ilyas stay.

Aura positif musim Lalu

Bersama Akhyar Ilyas, musim lalu Persiraja menjadi tim paling produktif di Liga 2 2024/25 meski belum mampu lolos ke Liga 1. Persiraja tampil luar biasa sepanjang musim dengan mencetak 42 gol.

Hanya kalah satu gol dari Persipura Jayapura yang bermain di play off degradasi dengan catatan mencetak 43 gol. Kemudian, dari 22 laga yang dilakoni Laskar Rencong, 13 kali menang, 4 imbang dan lima kali kalah.

LATIHAH PERDANA

Jelang musim kompetisi Championship 2025/26, Persiraja juga sudah mengumumkan jadwal latihan perdana yang akan digelar pada Jumat, 25 Juli 2025. (**)

Kadisparpora Abdullah ‘Bakar’ Semangat Pemain Pra PORA Futsal Aceh Besar

0

Kadisparpora Aceh Besar, Abdullah dan Sekretaris KONI, meyemangati pemain Pra PORA Futsal Aceh Besar, sebelum bertolak ke Aceh Barat, Kamis (17/07/2025) pagi. (foto/istimewa)

MEDIANAD.COM, ACEH BESAR: Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Aceh Besar (Abes), Abdullah, S.Sos, Kamis (17/07) pagi di Aula Meunasah Krueng, Ingin Jaya, secara resmi melepas skuad Futsal Abes yang akan berlaga pada ajang Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) di Aceh Barat, 19-21 Juli 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Kadisparpora Abdullah mengatakan. “Dukungan penuh dari pemerintah Abes, orang tua pemain dan elemen masyarakat pecinta olahraga Futsal lainnya secara umum terhadap perjuangan atlet futsal yang akan berlaga di Pra PORA Cabang Olahraga (Cabor) maksud di Meulaboh”.

Serta persiapan yang sudah sangat matang, Kadis Abdullah optimistis para pemain Futsal Abes akan membawa pulang hasil terbaik, alias lolos ke PORA 2026
Mengikuti hasil positif yang telah dicapai oleh beberapa cabang olahraga lain, tentu sudah mengamankan tiket PORA, serta berharap Cabor Futsal segera meyusul untuk tampil di PORA Aceh Jaya 2026.

Seperti harapan ketua AFK Abes Ngoh Fahrurrazi, Kadisparpora Abdullah juga menekankan pentingnya semangat dan sportivitas dalam setiap pertandingan serta “siapapun lawan diarena laga kita harus optimis dapat kita kalahkan, tentu lewat semangat juang, kompak serta menjalankan strategi dan instruksi pelatih, tutup Abdullah, ‘sekaligus membakar semangat skuad Futsal Abes.

Sementara ketua AFK Fahrurrazi melaporkan, tim Futsal Abes berkekuatan 15 yang akan berlaga di PORA Aceh Barat 2025 dan rata-rata usia, 16-18 tahun hasil seleksi bertahap sebelumnya.

Juga selain 15 atlet, tim ini juga didampingi oleh 4 pelatih dan 5 pembina serta dari orang tua atlet turut hadir dalam serimoni pelepasan tersebut, sebagai bentuk dukungan moril dan kepercayaan untuk tim.

Sekretaris Umum KONI Aceh Besar, Ifwadi, S.Pd., M.Pd juga memberikan motivasi kepada para atlet Futsal agar tampil maksimal di ajang Pra PORA, pintanya.

Turut hadir dalam pelepasan dimaksud, Kepala Dinas PMG sekaligus Penasehat Futsal Aceh Besar, Abi Charbaini, S.Ag, Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Besar sekaligus Ketua Futsal Aceh Besar, Fahrurrazi, S.E, Sekretaris Umum KONI Aceh Besar, Ifwadi, S.Pd., M.Pd, Wakil Ketua Koni Ilyas dan Hamdani serta Kabid Olahraga Disparpora Aceh Besar, Safrizal, S.Sos MSi. (zm/*)

Meski Masuk Grup Berat Pra PORA Futsal, Ketua AFK Aceh Besar Tetap Optimis Lolos PORA

0

Skuad Pra PORA Futsal Aceh Besar (Abes) dan Ketua AFK Abes, Ngoh Fahrurrazi. (foto/istimewa)

MEDIANAD.COM, JANTHO: Skuad Futsal Aceh Besar (Abes) dipastikan bergabung dalam Grup A yang juga salah satu Grup super berat pada babak Kualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) Cabang Olahraga (Cabor) Futsal, yang akan berlangsung di Aceh Barat, Meulaboh, 19-21 Juli 2025.

Namun Ketua Asosia Futsal Kabupaten (AFK) Abes, Fahrurrazi SE optimis rintangan tersebut dapat dilewati nanti di Meulaboh, dalam mengamankan tiket otomatis ke PORA XV Aceh Jaya tahun 2026.

“Mengingat semangat dan tekad tinggi tengah membara ditubuh skuad Futsal Abes menjelang terjun ke medan pertempuran yang sebenarnya, sekaligus mengaplikasikan kekuatan fisik, tehnik dan kerjasama tim yang dibangun lewat latihan keras belakangan ini”, tentu latihan kerja keras baik tehnik dan fisik adalah satu tekat lolos otomatis ke PORA tahun 2026 lewat ajang Pra PORA yang akan berlangsung bebepapa hari kedepan, jelas ketua AFK Abes yang akrab disapa Ngoh Fahrur tersebut.

Sembari menambahkan, Tim AFK Abes pada Pra PORA kali ini berkekuatan 16 atlet (pemain) hasil seleksi yang dilakukan beberapa tahap sebelum menetapkan 16 pemain untuk mengikuti TC penuh dan sekarang sudah dalam ‘peformace’ terbaik serta sudah siap tempur di
Aceh Barat, berjuang untuk mengamankan tiket otomatis ke PORA 2026, optimis Ngoh Fahrur, yang juga saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Abes, kepada awak media, Rabu (16/07) 2025 di Abes.

Serta menegaskan, skuad Futsal Aceh Besar telah menjalani pemusatan latihan secara terfokus dan terpusat, dengan demikian. Lewat perjuang dan kerja keras serta kekompakan yang telah terbangun, AFK Abes optimis para atlet mampu memperlihatkan penampilan terbaik dan meraih kemenangan demi kemenangan di Pra PORA, pinta Ngoh Fahrur yang juga hobby nonton dan main sepakbola.

BERTOLAK ke Aceh Barat

Sementara itu, tim Futsal Abes akan bertolak ke Aceh Barat pada Kamis, 17 Juli 2025 serta menginformasikan juga, Pra PORA Futsal Grup A akan berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Kabupaten Aceh Barat, mulai 19 hingga 21 Juli 2025.

Serta di Grup A selain Aceh Besar juga bergabung tim AFK yang gencar melakukan pembinaan dan pelatihan pemain Futsal dari level usia dini dan junior (remaja), diantaranya tuan rumah Aceh Barat dan Gayo Lues.

Serta bisa saja Aceh Utara meledak menjadi “kuda hitam”, tentu skuad Abes harus fokus dan fokus tiap laga.

Mengingat juga Grup A dipastikan akan menjadi salah satu grup yang cukup kompetitif, karena hanya satu tim terbaik yang berhak melaju ke ajang utama PORA, serta Runnerup Grup masuk babak play off.

Jadwal pertandingan sangat padat. Karena itu, kami tekankan kepada seluruh pemain untuk menjaga kondisi fisik, disiplin waktu, dan tetap fokus pada instruksi pelatih, mengingat tiap pertandingan adalah final bagi kita,” tukasnya.

Sembari mengajak masyarakat Aceh Besar untuk turut mendoakan dan memberi dukungan moral bagi para atlet yang akan berlaga.

“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Aceh Besar. Semoga anak-anak kita bisa tampil maksimal, penuh percaya diri, dan meraih hasil terbaik di Pra PORA”.

“Mengingat kemenangan bukan hanya ditentukan di lapangan, tetapi juga dari doa dan dukungan dari rumah. Semoga semangat anak-anak bisa semakin berkobar saat tahu seluruh masyarakat ada di belakang mereka,” tutup Ngoh Fahrur.

JADWAL LAGA TIM AFK ABES

Sabtu, 19 Juli 202516.00 WIB versus Tuan Rumah Aceh Barat, Minggu, 20 Juli 2025, di jam yang sama bersua Aceh Utara dan dilaga terakhir ditantang tim tangguh Gayo Lues pada, Senin 21 Juli 2025 juga pukul 16.00 WIB. (zm/**)

Hadapi Liga2 Championship 2025, Tanggal 25 Juli Persiraja Gelar Latihan Perdana

0

Legiun Asing, Matheus Henrique Machado asal Brazil, salah satu winger andalan Persiraja Banda Aceh Liga2 musim lalu, dinyatakan tetap berseragam skuad yang berjulukan “Laskar Rencong” pada Liga2 Pengadaian Championship 2025/26. (foto:medianad.com-mo persiraja)

MEDIANAD.COM,BANDA ACEH: Menyambut bergulirnya Liga2 Pegadaian Championship 2025-2026, Persiraja Banda Aceh akan gelar latihan perdana pada Jumat, 25 Juli 2025 di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, serta latihan tersebut akan menjadi momen awal dimulainya persiapan tim yang berjulukan “Laskar Rencong” menghadapi Liga2 2025-2026.

Seperti unggahan pada akun resmi Ig @persiraja_official juga manajemen turut mengajak seluruh pendukung untuk hadir dan memberikan semangat langsung dari tribun stadion saat latihan nanti.

“Persiraja akan menggelar latihan perdana pada Jumat, 25 Juli 2025 di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh. 𝑹𝒂𝒎𝒂𝒊𝒌𝒂𝒏!” tulis manajemen klub dalam unggahan media sosial.

Sebagai informasi, Stadion H. Dimurthala telah ditetapkan sebagai markas utama Persiraja untuk musim 2025/26. Sementara itu, Stadion Harapan Bangsa juga akan dijadikan sebagai opsi alternatif jika dibutuhkan.

Kedua stadion yang berlokasi di Kota Banda Aceh tersebut telah melalui proses verifikasi oleh operator liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan dinyatakan layak menggelar pertandingan Pegadaian Championship.

Sementara itu, Manajer Persiraja Ridha Mafdhul Gidong mengatakan bahwa latihan perdana ini akan menjadi titik awal konsolidasi tim, termasuk kedatangan pemain lama dan rekrutan baru yang akan diperkenalkan dalam waktu dekat.

“Kami berharap para pendukung setia Persiraja bisa datang dan meramaikan latihan perdana ini. Ini bukan hanya awal musim, tapi awal perjuangan baru,” ujar Gidong didamping media officer (mo) tim, Ariful Usman, “lewat siaran Pers yang diterima awak media liputan Persiraja, Senin (14/07) pagi”.

Sembari menambahkan, “dengan semangat baru dan tekad kuat untuk tampil kompetitif dan meski sedikit terlambat dalam memanaskan mesin (lakukan persiapan) Persiraja Banda Aceh siap memulai babak baru di kancah sepak bola nasional”, serta siap mengulang kejayaan dan bahkan melangkah lebih jauh dari musim-musim sebelumnya, tutup manajer Ridha Mafdhul Gidong. (**)

Pidie Kantongi Dua Emas dan Lhokseumawe Satu Cabor Sepakbola Edisi PORA, Kapan Edisi PORDA Jadi Kekhususan ke PORA?

0

Skuad Tim Sepakbola PORA Pidie 2022 berhasil meraih medali emas usai mengalahkan Aceh Singkil 5-1 dalam laga final di Lapangan Blang Paseh Kota, Sigli, Selasa (21/12/2022) sore. (foto/dok asprov pssi aceh)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH:”Sebenarnya event Pekan Olahraga Aceh (PORA) edisi pertama berlangsung di Aceh Timur tahun 2014, hasil turunan dan kekhususan Aceh yang sebenarnya edisi belajangan dinamakan Pekan Olahraga Daerah Aceh (PORDA) dan pelaksanaan terakhir PORDA berlangsung di Bireuen, tahun 2010 sebagai tuan rumah PORDA.

Khusus Cabang Olahraga (Cabor) bergengsi sepakbola dalam edisi perjalanan PORA, tim sepakbola Pidie dua kali juara and berhasil meyabet dua medali emas.

Masing-masing pada edisi pertama PORA di Aceh Timur tahun 2014 dan saat dinobatkan sebagai tuan rumah tahun 2022 yang juga edisi PORA ke-3 usai mengalahkan Aceh Singkil di final yang berlangsung di stadion Blang Paseh, Sigli.

Sementara pada PORA tahun 2018 di Aceh Besar, medali emas sepakbola direbut Kota Lhokseumawe usai menang secara dramatis 7-6 lewat drama penalti dengan Bireuen, yang berlangsung di lapangan rumput sintetis, komplek SHB Banda Aceh.

Juga hingga PORA IV (PORDA XV) tahun 2026 di Calang Aceh Jaya serta usai menuntuskan Pra PORA IV Cabor Sepakbola hingga fase play off di stadion Blang Paseh, Sigli, Tanggal 10 Juli 2025. Pidie, Aceh Barat dan Kota Langsa dinyatakan selalu lolos PORA.

Aceh Besar dan Bireuen 3 edisi dan Aceh Jaya, Banda Aceh serta Aceh Barat baru pertama kali mentas di PORA dari 8 Kabupaten dan Kota yang akan bertarung pada ajang olahraga tertinggi se Aceh, kusus Cabor sepakbola di Calang tahun depan.

Seperti telah dirilis online ini kemarin, “secara umum 8 tim yang lolos PORA XV Aceh Jaya 2026 Cabor Sepakbola, ada yang lolos untuk pertama kali ke PORA yang telah masuk edisi ke-4.

“Dimana sebelum PORA pertama dihelatkan di Aceh Timur tahun 2014, belakangan ajang PORA masih berstatus PORDA (Pekan Olahraga Daerah Aceh)”.

Masing-masing Kabupaten dan kota yang akan berlaga di PORA Aceh Jaya 2026 Cabor bola sepak dari beberapa aspek kelolosan.

Yakni Aceh Jaya (baru 1x lolos sebagai tuan rumah PORA nanti), Pidie (konstisten lolos 4x dan datang ke Aceh Jaya sebagai peraih medali emas PORA 2022).

Aceh Selatan (juga terus lolos ke PORA hingga edisi ke-4) serta tampil di Aceh jaya sebagai juara Grup A babak kualifikasi (pra pora 2025)

Sementara tim lainnya yang akan tampl di Aceh Jaya adalah juara Grup C Bireuen, Juara Grup D Kota Langsa serta dua Kabupaten dan yang juga baru pertama lolos PORA, yakni Aceh Barat pemenang play off pertamam serta Kota Banda Aceh yang juga membuat sejarah seperti Aceh Barat, setelah 3 edisi PORA los. (zulmahdi)

Catatan akhir Pra PORA Cabor Sepakbola: ‘Sita Perhatian Publik hingga Gagal Lolos PORA Tuan Rumah Grup B dan D’

0

PENONTON menyaksikan pertandingan Pra PORA IV Cabor Sepakbola Grup B yang berlangsung di stadion Persada Blang Pidie, Aceh Barat Daya, Tanggal 25 Juni 2025 sore, dan momen pembukaan babak play off serta 4 foto srimoni pembukaan tiap grup (foto:medianad.com_
humas pssi aceh)

MEDIANAD.COM, SIGLI: “Sebagaimana surat turunan KONI Aceh yang memerintahkan seluruh Pengprov Cabang Olahraga (Cabor) yang di pertandingakan pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV 2026 Calang, Aceh Jaya, diwajibkan menuntaskan babak Kualifikasi Pra PORA IV Bulan Oktober 2025”.

Namun demikian dan waktu semakin sempit belum semua Pengprov Cabor melaksanakan Pra PORA serta ada Cabor yang sedang berlangsung dan menuntaskan babak kualifikasi dimaksud.

Akan tetapi diantara beberapa Cabor yang telah menentukan atlet memperkuat Kabupaten dan Kota masing-masing di PORA 2026 dari hasil Pra PORA, adalah andalan Cabor terpopuler Sepakbola yang telah menuntaskan babak Kualifikasi Pra PORA serta dalam durasi waktu yang begitu panjang hingga fase Play Off.

Dari catatan Online ini Pra PORA yang digelar oleh induk Cabor Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Aceh, dimana mulai pendaftaran pemain secara Online oleh Askab/Askot PSSI Kabupaten dan Kota untuk diuji keabsahan status pemain dan regulasi lainnya seperti penentuan calon tuan rumah fase grup sebulan sebelum Pra PORA.

Serta menggelar workchop/manager meeting penentuan kick off masing-masing Grup, Tanggal 17 Juni 2025 di Banda Aceh dan diputuskan kick off perdana di Grup A di stadion Ludung Meukong, Krueng Batu Kluet Utara, Aceh Selatan, 24 Juni 2025, selanjutnya Kick Off Grup B di pusatkan di stadion Persada Abdya Blang Pidie, 25 Juni.

Serta babak penyisihan Grup C di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Bireuen, 27 Juni dan pertandingan Grup D yang berlangsung di s5adion Aceh Tamiang, Karang Baru berlangsung mulai, tanggal 1 Juli 2025.

Serta pertandingan terakhir yang bertajuk babak play off yang mempertemukan Runner up Grup A dengan Grup B dan Grup C dengan Runnerup Grup D berakhir, tanggal 10 Juli 2025 di Stadion Blang Paseh, Sigli.

Pra PORA Cabor sepakbola IV 2025 yang juga telah menjadi perhatian dan diikuti perkembangannya tiap laga masing-masing grup oleh pecinta sepak bola Aceh, dinilai sudah berlangsung sukses bahkan sudah mengarah ke profesional arah Kompetisi dan regulasi yang diterapkan Asprov PSSI Aceh pada perhelatan Pra PORA Cabor Sepakbola tahun 2025.

Sementara kick off fase Grup yang seluruhnya dibuka Wakil Bupati, diawali sambutan ketua Askab PSSI Kabupaten sebagai tuan rumah fase grup, sambutan Wabub sekaligus mengetok palu kick off, serta Ketua Asprov PSSI Aceh menyerahkan bola kepada Wabub dan langsung menyerahkan kepada wasit yang memimpin pertandingan perdana, “Random serimoni tersebut berjalan sama keempat grup, kecuali laga play off perdana, Sekretaris KONI Aceh yang menyerahkan bola kepada wasit untuk memimpin laga perdana kick off di sradion Blang Paseh”.

Sukses perlehatan dan dinilai yang terbaik diantara even yang sama tiga edisi kebelakang, tentu kesuksesan tersebut tak lepas dari kinerja Panpel Provinsi (Asprov) dan Panpel lokal di Askab-Askab tuan rumah fase Grup serta dukungan komponen lainnya.

“Terima kasih kepada panitia Pra PORA semua baik Provinsi dan lokal, wasit dan seluruh perangkat pertandingan serta komponen penting lainnya yang telah mensuport dan membantu even besar dan program kerja Asprov PSSI Aceh secara menyeluruh, ungkap ketua Asprov PSSI Aceh”, Nazir Adam.

Yang juga menjelaskan selama Pra PORA pemandu bakat (talent scouting) sudah menjaring pemain dan talenta-talenta terbaik menurut posisi yang akan disiapkan sebagai kerangka tim, menghadapi Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) 2027 yang juga ajang Pra PON NTT-NTB 2028.

Tuan Rumah Pra PORA Gagal Lolos PORA

Sementara tim Pra PORA Aceh Barat Daya (Abdya) di Grup B dan Tamiang di Grup D gagal memanfaatkan momentum tuan rumah fase grup dalam mengamankan tiket PORA.

Bahkan Abdya lebih parah tak masuk play off sekalipun, dibandingkan dengan Tamiang di grup D yang sepat berlaga di play off usai berada di runnerup, namun kalah 2-1 atas peringkat dua grup C Aceh Besar pada babak play off.

Disisi lain Grup B dan C diwakili dua tim ke PORA, yakni B Aceh juara Grup B dan Aceh Barat Runnerup pemenang laga play off.

Serta dua wakil Grup C, Bireuen juara Grup dan Aceh Besar Runner- up, lolos lewat jalur play off.
Sedangkan secara umum 8 tim yang lolos PORA XV Aceh Jaya 2026 Cabor Sepakbola, ada yang lolos untuk pertama kali ke PORA yang telah masuk ke edisi ke-4.
“Dimana sebelum PORA pertama dihelatkan di Aceh Timur tahun 2014, belakangan ajang PORA masih berstatus PORDA (Pekan Olahraga Daerah Aceh)”.

Masing-masing Kabupaten dan kota yang akan berlaga di PORA Aceh Jaya 2026 Cabor bola sepak dari beberapa aspek kelolosan.

Yakni Aceh Jaya (baru 1x lolos sebagai tuan rumah PORA nanti), Pidie (konstisten lolos 4x dan datang ke Aceh Jaya sebagai peraih medali emas PORA 2022).

Aceh Selatan (juga terus lolos ke PORA hingga edisi ke-4) serta tampil di Aceh jaya sebagai juara Grup A babak kualfikasi (pra pora 2025).

Sementara tim lainnya yang akan tampl di Aceh Jaya adalah juara Grup C Bireuen, Juara Grup D Kota Langsa serta dua Kabupaten dan yang juga baru pertama lolos PORA, yakni Aceh Barat pemenang play off pertamam serta Kota Banda Aceh yang juga membuat sejarah seperti Aceh Barat, setelah 3 edisi PORA los. (zulmahdi)

Kalahkan Tamiang, Aceh Besar Lengkapi Tim PORA XV 2026 Cabor Sepakbola

0

Skuad Aceh Besar, memastikan diri lolos ke PORA XV Aceh Jaya 2026, usai mengalahkan Aceh Tamiang 2-1 dalam pertandingan babak Play Off Pra PORA Cabor Sepakbola tahun 2025, di stadion Blang Paseh, Sigli, Kamis (10/07) sore. (foto/istimewa)

MEDIANAD.COM, SIGLI:Tim Sepakbola Pra PORA Askab PSSI Aceh Besar (Abes) memastikan diri lolos ke Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV Aceh Jaya, tahun 2026, setelah mengalahkan skuad “gurem” Askab PSSI Tamiang 2-1

Dalam pertandingan babak Play- Off Pra PORA IV Cabor Sepakbola, yang berlangsung di Stadion Blang Paseh, kota Sigli, Pidie, Kamis (10/07/2025) petang.

Keberhasilan anak asuhan dibawah duet pelatih, T Helza Rahmat dan Mukhlis Nakata amankan tiket terakhir PORA, yang juga jadi tim kedelapan yang akan bersua di Aceh Jaya tahun depan.

Berkat gol M Raisul di menit ke 8 dan M Andika Putra pada menit ke-90+17 Extra Time (tambahan waktu 2×15 menit) serta gol balasan Tamiang lahir berkat sundulan, Ridho Ardiansyah menit 46.

Sementara tujuh tim sebelumnya yang sudah pasti tampil di PORA XV 2026 Aceh Jaya, masing-masing tuan rumah Aceh Jaya, peraih medali emas PORA 2022 Pidie, Aceh Selatan, Juara Grup A Babak Kualifikasi, Kota Banda Aceh, Juara Grup B, Juara Grup C Bireuen, Juara Grup D Pra PORA Kota Langsa, serta Aceh Barat dan Aceh Besar pemenang babak play off Pra PORA. (zm)

Brace Gol Rendi, Aceh Barat jadi Tim Ketujuh Lolos PORA Cabor Sepakbola, ‘Kamis Petang Abes dan Tamiang Incar Tiket Terakhir’

0

Foto tim Aceh Barat, serta Plt Ketua KONI Aceh, yang diwakili Sekretaris, Samsul Bahri meyerahkan bola kepada wasit sesaat sebelum ‘kick off’ babak Play Off Pra PORA, di stadion Blang Paseh, Sigli, Rabu (09/07) petang juga didampingi Sekum PSSI Aceh, Nazaruddin, Anggota Exco Muzakir, TD Pra PORA Zakria Praja “Jek”, pengurus Asprov PSSI Aceh dan Panpel lokal di Sigli. (foto:medianad.com_humas pssi aceh)

MEDIANAD.COM, SIGLI: Tim Sepakbola Pra PORA Askab PSSI Aceh Barat (Abar) memastikan diri lolos ke Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV Aceh Jaya, tahun 2026, usai mengalahkan kekuatan Askab PSSI Nagan Raya 2-1 (2-1) (2-1).

Dalam pertandingan babak _Play- Off_ Pra PORA IV Cabor Sepakbola yang berlangsung di Stadion Blang Paseh, kota Sigli, Pidie, Rabu (09/07/2025) petang.

Keberhasilan anak asuhan Head Coach Wahyu AW amankan tiket PORA, yang juga jadi tim ketujuh yang akan bersua di Aceh Jaya tahun depan.

Berkat dua gol sidegil mereka, diamana andalan penyerang Rendi yang berhasil membuat “brace gol” (dua gol) masing-masing pada menit ke- 3 dan 40.

Sedangkan satu gol hiburan skuad Nagan diciptakan pemain pengganti, Afdhal Mustazam di
menit ke- 44.

Sementara satu tiket sisa untuk PORA akan diincar Runnerup Grup C Aceh Besar (Abes) dengan urutan dua Grup D babak kualifikasi Pra PORA, yakni Aceh Tamiang, yang juga berlangsung di stadion Blang Paseh, Kamis (10/07) petang.

Dimana, pertandingan Play Off hari kedua yang mempertemukan “Skuad matang” Aceh Besar dengan kekuatan “gurem” Tamiang juga belum bisa diprediksi siapa yang berhak mengondol satu tiket terakhir ke PORA Aceh Jaya tahun depan.

Seperti telah diberitakan Online ini tiga hari lalu, “Aceh Besar yang jauh-jauh hari mengincar tiket otomatis PORA”, namun harus terbertur dengan Kabupaten yang sedang menjamur bibit pemain remaja dan muda potensial Bireuen, serta ditambah sebagai tuan rumah Grup C Pra PORA, sulit ditandingini motivasi dan kolektivitas yang diperakan oleh anak asuhan Mulya Saputra-Efendi Ibrahim oleh tiga tim lain di Grup C.

“Wajar saja Skuad Aceh Besar yang juga diarsiteki head coach T Helza Rahmat, sepulang dari Bireuen langsung fokus latihan untuk menghadapi babak play off, alias tak mempersoalkan gagal lolos otomatis ke PORA XV 2026.
Namun M Andhika Putra, M Tanzil dan kolega tetap harus mewaspadai kekuatan lawan Aceh Tamiang di stadion Blang Paseh nanti”.

Mengingat skuad dibawah binaan ketua Askab PSSI Tamiang, Bung Syahriel Nasir memperlihatkan determinasi tinggi saat mentas di Grup D Babakkulifikasi PORA, bahkan hampir saja lolos otomatis, usai menang dengan Aceh Utara 3-0 dan 1-0 saat bersua Aceh Timur.
Namun ketimpa apes dilaga penentu dengan saudara sepagarnya Kota Langsa, yakni diluar dugaan Tamiang yang notabebe sebagai tuan rumah Grup D harus meyerah 0-1.

Sekaligus nentasbihkan tiket lolos otomatis PORA bagi skuad Langsa, dan sebaliknya Tamiang yang sebebarnya menguasai klasmen cukup lama, namun rela tak rela harus berjuang kembali di babak play off.

Sedangkan keunggulan lain tim Pra PORA Tamiang meskipun gagal lolos otomatis, “memperlihatkan permainan menghibur, kolektif dan kerja sama tim lumaan bagus bahkan diatas rata-rata 3 tim lain di Grup D Pra PORA”.

Serta kuat dalam bertahan dengan kemampuan dan postur pemain belakang memupuni, menguasai lini vital (tengah) tiap laga, namun sedikit kurang tenang dalam urusan penyelesaian akhir, termasuk kelihatan saat berhadapan dengan Langsa.

Namun ples minus tersebut, Skuat Pra PORA Tamiang yang diisi jebolan-jebolan SSB tetap harus diwaspadai kekuatannya oleh Abes di play off Pra PORA.

“Menarik disaksikan, tim mana yang akan meraih tiket terakhir (kedelapan) PORA XV 2026 Cabor Sepakbola”. (zm)

Play Off Pra PORA di Stadion Blang Paseh, Rabu Petang Nagan dan Aceh Barat Buru Satu Tiket PORA

0

PANPEL Pra PORA: Sekum Asprov PSSI Aceh, Exco, TD Pra PORA dan Panpel lokal Play Off nyatakan Stadion Blang Paseh sudah siap menggelar pertandingan. (foto/kiriman mumun, sigli)

MEDIANAD.COM, PIDIE: Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh yang telah menetapkan Stadion Blang Paseh kota Sigli, Pidie yang juga salah satu venue Cabang Olahraga (Cabor) Sepakbola PON Aceh dan Sumut tahun 2024 sebagai venue babak play off Pra PORA.

Rabu (09/07/2025) petang dipastikan akan tersaji laga menarik, antara tim Sepakbola Nagan Raya dengan Aceh Barat, dalam mengamankan satu tiket sisa dari dua tiket yang tersedia menuju PORA XV Aceh Jaya 2026.
Babak Play Off adalah kesempatan dan limit akhir Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) IV Cabor Sepakbola dalam mengamankan 2 tiket sisa menuju PORA XV 2026 di Aceh Jaya dan panitia sudah siap menggelar dua laga penting tersebut, 09 dan 10 Juli 2025 di Stadion Blang Paseh, lapor Sekum PSSI Aceh, Nazaruddin kepada online ini, Selasa malam.

Yang juga menambahkan, dua tiket sisa tersebut dipastikan diincar 4 tim Runnerup Grup Pra PORA, masing-masing Skuad Askab PSSI Nagan Raya (urutan 2 grup A) Aceh Barat (runnerup grup B) Aceh Besar (urutan 2 grup C) dan Tim Askab PSSI Tamiang yang keluar sebagai Runnerup Grup D.

Seperti telah dirilis online ini 3 hari lalu.
Empat kosntestan yang berlaga di Play Off masih sulit diprediksi siapa yang keluar sebagai pemenang dan mengamankan tiket PORA.

Diantaranya Runnerup Grup A Nagan Raya yang akan bersua tim tempat kedua Grup B Aceh Barat bisa saja meledak dan pemenang diluar prediksi?

“Mengingat tim dibawah ‘head coach’ Mukhlis (Nagan) tersebut membuat catatan manis di Grup A babak penyisihan Pra PORA”, yang juga datang sebagai tim non unggulan Grup serta langsung kalah 3-1 di laga perdana dengan Aceh Selatan.

Namun Arief Aulia Rizki,cs langsung bangkit pada pertandingan kedua, setelah berhasil mengalahkan tim peraih medali perak PORA 2022 Aceh Singkil lewat skor mencolok 3-0 dan menang 2-1 atas Simeulue, sekaligus menguatkan dirinya keluar sebagai Runnerup Grup A dengan poin 6.

Bagaimana dengan lawannya Runnerup Grup B Aceh Barat, yang diunggulkan menang atas Nagan pada laga Play Off nanti, sah-sah saja. “Yang sebenarnya pasukan dibawah arsistek/ head coach sarat pengalaman Wahyu AW sudah lolos otomatis ke PORA, namun faktor keberuntungan saja harus berpuasa terlebih dahulu mentas ke Aceh Jaya tahun depan, usai ditahan imbang Aceh Tengah di laga penentu Grup B”.

Akan tetapi stasistik, strategi dan keberuntungan tak selalu munjur dalam sepak bola, tentu Aceh Barat tetap harus mewaspadai kekuatan tim Nagan. (*/non)

PSSI Aceh Tetapkan Stadion Ex PON Aceh-Sumut Venue Play Off, “Tim Play Off Berkekuatan Setara”

0

Stadion Blang Paseh, Kota Sigli, Pidie dan jadwal pertandingan babak play off. (foto/istimewa)

MEDIANAD.COM, PIDIE: Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh, menetapkan Stadion Blang Paseh kota Sigli, Pidie yang juga salah satu venue Cabang Olahraga (Cabor) Sepakbola PON Aceh dan Sumut tahun 2024.

Tempat berlangsungnya pertandingan babak Play-Off Pra PORA Cabor Sepakbola, yakni 9 dan 10 Juli 2025 serta Kick Off tepatnya pukul 15.00 WIB.

Sekum Asprov PSSI Aceh, Nazaruddin, Sabtu pagi (05/07) kepada Online ini mengatakan. Babak Play Off adalah kesempatan dan limit akhir Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) IV Cabor Sepakbola dalam mengamankan 2 tiket sisa menuju PORA XV 2026 di Aceh Jaya.

Serta dua tiket sisa tersebut dipastikan diincar 4 tim Runnerup Grup Pra PORA, masing-masing Skuad Askab PSSI Nagan Raya (urutan 2 grup A) Aceh Barat (runnerup grup B) Aceh Besar (urutan 2 grup C) dan Tim Askab PSSI Tamiang yang keluar sebagai Runnerup Grup D.

Serta Technical Meeting babak Play Off akan dilaksanakan, Selasa 8 Juli 2025 dan hari serta waktu akan ditentukan dua hari sebelum meeting, ungkap Sekum Nazaruddin.

KEKUATAN IMBANG

Sementara itu, empat kosntestan yang akan berlaga di Play Off masih sulit diprediksi siapa yang keluar sebagai pemenang dan mengamankan tiket PORA.

Diantaranya Runnerup Grup A Nagan Raya yang akan bersua tim tempat kedua Grup B Aceh Barat bisa saja meledak.

“Mengingat tim dibawah ‘head coach’ Mukhlis tersebut membuat catatan manis di Grup A babak penyisihan Pra PORA”, yang juga datang sebagai tim non unggulan Grup serta langsung kalah 3-1 di laga perdana dengan Aceh Selatan.

Namun Arief Aulia Rizki,cs langsung bangkit pada pertandingan kedua, setekah berhasil mengalahkan tim peraih medali perak PORA 2022 Aceh Singkil lewat skor mencolok 3-0 dan menang 2-1 atas Simeulue, sekaligus menguatkan dirinya keluar sebagai Runnerup Grup A dengan poin 6.

Bagaimana dengan lawannya Runnerup Grup B Aceh Barat, yang diunggulkan menang atas Nagan pada laga Play Off nanti, sah-sah saja. “Yang sebenarnya pasukan dibawah arsistek/ head coach sarat pengalaman Wahyu AW sudah lolos otomatis ke PORA, namun faktor keberuntungan saja harus berpuasa terlebih dahulu mentas ke Aceh Jaya tahun depan, usai ditahan imbang Aceh Tengah di laga penentu Grup B”.

Akan tetapi stasistik, strategi dan keberuntungan tak selalu munjur dalam sepak bola, tentu Aceh Barat tetap mewaspadai kekuatan tim Nagan.

Sementara pertandingan Play Off hari kedua yang mempertemukan “Skuad matang” Aceh Besar dengan kekuatan “gurem” Aceh Tamiang juga belum bisa diprediksi siapa yang berhak mengondol satu tiket PORA.
Apalagi Aceh Besar yang jauh-jauh hari mengincar tiket otomatis PORA, namun harus terbertur dengan Kabupaten yang sedang menjamur bibit pemain remaja dan muda potensial Bireuen, serta ditambah sebagai tuan rumah Grup C Pra PORA, sulit ditandingi motivasi dan kolektivitas yang diperakan oleh anak asuhan Mulya Saputra-Efendi Ibrahim oleh tiga tim lain di Grup C.

“Wajar saja Skuad Aceh Besar yang juga diarsiteki head coach T Helza Rahmat, sepulang dari Bireuen langsung fokus latihan untuk menghadapi babak play off, alias tak mempersoalkan gagal lolos otomatis ke PORA XV 2026.
Namun M Andhika Putra, M Tanzil dan kolega tetap harus mewaspadai kekuatan lawan Aceh Tamiang di stadion Blang Paseh nanti.

Mengingat skuad dibawah binaan ketua Askab PSSI Tamiang, Bung Syahriel Nasir memperlihatkan determinasi tinggi saat mentas di Grup D Pra PORA, bahkan hampir saja lolos otomatis, usai menang dengan Aceh Utara 3-0 dan 1-0 saat bersua Aceh Timur.

Namun ketimpa apes dilaga penentu dengan saudara sepagarnya Kota Langsa, yakni diluar dugaan Tamiang yang notabebe sebagai tuan rumah Grup D harus meyerah 0-1.

Sekaligus nentasbihkan tiket lolos otomatis PORA bagi skuad Langsa, dan sebaliknya Tamiang yang sebebarnya menguasai klasmen cukup lama, namun rela tak rela harus berjuang kembali di babak play off.

Sedangkan keunggulan lain tim Pra PORA Tamiang meskipun gagal lolos otomatis, “memperlihatkan permainan menghibur, kolektif dan kerja sama tim lumaan bagus bahkan diatas rata-rata 3 tim lain di Grup D Pra PORA”.

Serta kuat dalam bertahan dengan kemampuan dan postur pemain belakang memupuni, menguasai lini vital (tengah) tiap laga, namun sedikit kurang tenang dalam urusan penyelesaian akhir, termasuk kelihatan saat berhadapan dengan Langsa.

Namun ples minus tersebut, Skuat Pra PORA Tamiang yang diisi jebolan-jebolan SSB tetap harus diwaspadai kekuatannya di play off Pra PORA. (zulmahdi)

Popular Posts

My Favorites

Senin Petang Kick Off Liga4 Aceh Grup B di Stadion Cot...

0
SKUAD Persabar, Liga4 Aceh 2025/26. (foto/ist) MEDIANAD.COM, ACEH BARAT: Tuan rumah Persabar Aceh Barat (Abar) langsung bentrok dengan tim gurem PSAS Aceh Singkil pada pertandingan...