Olahraga

Beranda Olahraga Halaman 9
Berita Olahraga

Tiket Laga Persiraja ‘vs’ Garudayaksa FC mulai Dijual secara Online, “Kelemahan Lini Belakang Persiraja jadi Perhatian”

0

LINI belakang dan sektor gelandang bertahan fokus pembenahan dilakukan pelatih Persiraja sebelum menjamu Garudayaksa FC, minggu malam di stadion H Dimurthala_ (foto/mo persiraja)

OMEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Persiraja Banda Aceh akhir pekan ini akan kembali bertanding di laga kandang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/26, Dimana skuad yang berjulukan Laskar Rencong dimaksud akan menjamu tim tangguh dan pemuncak klasemen sementara Grup I, Garudayaksa FC di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Minggu (05/10) mulai pukul 20.30 WIB.

Yang juga Panitia Pelaksana Pertandingan (PANPEL) sudah merilis harga tiket untuk pertandingan kandang kedua tersebut, “masing-masing Tribun C dengan harga Rp 30 ribu, VIP A dan VIP B Rp 100.000”.

Harga tiket tetap sama seperti pertandingan sebelumnya. Tidak ada kenaikan, kata Manajer Ticketing Persiraja, Rijalul Farisan kepada wartawan, Rabu (1/10) di Banda Aceh, sembarimenjelaskan. Tiket pertandingan tersebut saat ini (Rabu_Red) sudah bisa dibeli via online melalu situs resmi klub, www.persiraja.id.

Sedanhkan penukaran tiket untuk laga Persiraja vs Garudayaksa FC, Sabtu, 4 Oktober 2025 mulai pukul 10.00-18.00 WIB. Dan Minggu, 5 Oktober 2025 pukul 09.00-21.00 WIB di pintu A dan B Stadion H. Dimurthala, jelasnya.

BENAHI LINI BELAKANG dan Tengah

Sementara itu, Skuad Persiraja Banda Aceh usai melakoni dua laga _Away_ dengan Sumsel United dan Sriwijaya FC di Palembang lakukan latihan dan persiapan insten seperti biasa, di Lapangan Amla Lamteungeh, Aceh Besar.

“Pantauan reporter online medianad.com Abes dua hari lalu”, pelatih Persiraja Akhyar Ilyas dan jajaran kepelatihannya, selain mendril materi latihan secara umum seperti biasa, yakni tentang taktik, kerjasama antar lini dan pembenahan sektor fisik

Juga tim pelatih terlihat mendril kusus sektor belakang, gelandang bertahan serta tiga penjaga gawang yang dinilai dalam tiga laga masih sangat rawan dan jadi titik lemah.

“Seperti antisipasi bola udara, kurang fokus, lakukan pelanggaran yang tak perlu dan gelandang bertahan terlambat dalam menutup pergerakan lawan, serta sering kehilangan bola, salah umpan juga kesalahan mendasar acap dilakukan M Revan, Muharir dan kawan-kawan salah satu sebab, Persiraja sudah kebobolan 8 gol di tiga laga”.

Sangat sakrar, wajib dibenahi secara total oleh tim pelatih sebelum perjalanan Liga terus menjauh dari pekan ke pekan juga menjaga target promosi ke Liga1. (*/nn/zm)

Peringkat 8 POMNAS XIX 2025, Atlet UBBG Sumbang 6 Medali untuk Provinsi Aceh

0

SEMARANG, MEDIANAD.COM : Prestasi membanggakan ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX tahun 2025.

Tim UBBG sukses menggondol enam medali dari sejumlah cabang olahraga (cabor) dan turut mengantarkan Aceh menempati posisi ke-8 dari 38 provinsi yang ikut berpartisipasi.

Enam medali yang berhasil diraih oleh atlet UBBG terdiri dari 2 emas, 3 perak dan 1 perunggu pada cabor panjat tebing dan atletik dengan rincian sebagai berikut:
1. Dani Syafitra meraih satu medali emas di kategori Boulder perorangan putra, satu medali emas lead team putra dan satu medali perak di kategori lead putra perorangan cabor panjat tebing
2. Surya Gusfian meraih medali perak kategori speed clasic perorangan putra dan medali emas lead team putra cabor panjat tebing
3. Bintang Afrial Maulana DR meraih medali emas kategori lead team putra cabor panjat tebing
4. Tajul Fuzzari meraih medali perak cabor atletik nomor lompat tinggi putra
5. Cut Nazuwa meraih medali perunggu lompat tinggi putri

Manajer Tim dari UBBG Dr Zikrurrahmat MPd, mengatakan capaian pada Pomnas tahun ini sesuai target yang ditetapkan. Selamat dan sukses atas prestasi yang diraih, mereka sudah menunjukkan kerja keras dan disiplin tinggi sejak latihan lalu.

Dr Zikrur menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Aceh khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, yang telah memberikan dukungan dan fasilitasi yang sangat berharga dalam setiap tahapan latihan dan pertandingan pada ajang POMNAS XIX tahun 2025.

Dukungan ini tidak hanya meningkatkan semangat juang atlet, tetapi juga membuktikan komitmen pemerintah dalam mempromosikan olahraga di Aceh.

Selain itu, Dr Zikrur juga mengapresiasi peran aktif Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Aceh yang telah menjadi mitra strategis dalam mengembangkan olahraga di daerah ini.

Terakhir, beliau juga menyampaikan terima kasih kepada Universitas Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh yang telah menjadi wadah bagi pengembangan bakat dan prestasi atlet muda Aceh.

Rektor UBBG Prof Dr Hj Lili Kasmini SSi Msi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan ini. Keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh tim yang solid.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian yang telah diraih dan berharap ini dapat menjadi contoh bagi mahasiswa lain untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan latihan nya di institusi kami,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Prodi Penjas UBBG, Irwandi, M.Pd., AIFO, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih atlet panjat tebing UBBG.

“Torehan emas ini tidak hanya membanggakan kampus, tetapi juga mengharumkan nama Aceh di kancah olahraga nasional. Prodi Penjas akan terus mendukung penuh pembinaan atlet agar lahir lebih banyak lagi prestasi di masa depan,” tuturnya.

Ajang POMNAS XIX 2025 ditutup secara resmi dalam sebuah upacara meriah yang digelar di Stadion Basket Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (26/9) malam.

Penutupan dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof Fauzan, yang turut memberikan apresiasi kepada seluruh atlet dan official yang telah menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kompetisi.(kal)

Sriwijaya (2) vs Persiraja (3), “Identik 3-2 dan Asa Kebangkitan Skuad Muda Laskar Rencong”

0

Mesin gol Persiraja, Connor Flynn yang sudah nencetak 4 gol, membuktikan kapasitasnya sebagai bomber berbahaya dan menjadi momok menakutkan bagi pertahanan lawan di kompetisi Pengadaian Liga2 Championship 2025/2026. (foto mo persiraja)

3: Kekhawatiran terhadap skuad Persiraja Banda Aceh yang banyak dihuni pemain muda dalam mengarungi kompetisi Pengadaian Championship 2025/26 mulai bisa ditepis.

Setelah Miftahul Hamdi dan kolega secara jantan menggasak tuan rumah Sriwijaya FC 3-2 pada pertandingan pekan ke-3 yang berlangsung di Stadion Gelora Jakabaring Palembang, Sabtu (27/09) sore kemarin.

Bahkan ada fakta menarik perjalanan tim kesayangan masyarakat Aceh tersebut usai melakoni tiga laga awal Liga2 kali ini, yakni skor menang dan kalah berkesudahan (3-2) dari tiga laga yang sudah dituntaskan anak asuhan Head Coach, Akhyar Ilyas.

Serta selalu ketinggalan terlebih dahulu, bahkan pada pertandingan home pekan perdana dan kalah 2-3 atas Adhyaksa FC sempat tertinggal jarak 3 gol sebelum menutup laga hingga detik-detik terakhir baru bisa mengejar dua gol, namu keburu waktu dan tetap takluk dari lawan.

0Hal yang sama juga kembali lengah Muharir, cs saat bersua Sumsel United di Stadion Gelora Sriwijaya pada pekan ke-2 tetap tertinggal dimenit awal laga 1 gol dan connor Flynn dapat menyamakan kedudukan 1-1 hingga turun minum.

Namun pada paruh kedua, M Revan,cs kembali lengah serta tuan rumah dapat mengembalikan keadaan hingga 3-1, meskipun ketajaman Connor lewat hentakan kepalanya menjadi skor 2-3, akan tetapi laga yang sudah mepet, tetap gol tersebut hanya untuk hiburan, usai hasil akhir tetap untuk kemenangan bagi tuan rumah, Sumsel United.

Namun Fitra Ridwan, dkk tak larut dalam duka usai kalah tipis di dua laga awal. Setelah skuad muda Persiraja membulatkan tekat dan satu tujuan harus bangkit saat bersua tuan rumah Sriwijaya FC dan terbukti ampuh, setelah Connor mencetak brace gol dan satu gol penting Matheus Machado.

“Comeback” atas perjuangan dan mental pantang menyerah yang disungguhkan skuad muda tim
lantak laju, menjadi kenyataan usai menang 3-2 dan seperti dua laga sebelumnya, selalu situasi mengejar ketertinggalan, bahkan ketertinggalan dua gol terlebih dahulu.

Sebelum comeback sempurna dikemas untuk keunggulan 3-2 atas Sriwijaya FC dan sangat spesial usai menang dikandanga lawan. (zm)

“Hapus Kritikan, Persiraja Harus Bangkit di Stadion Jakabaring Palembang”, Fitra Bergabung

0

Salah satu andalan Persiraja Banda Aceh, Fitra Ridwan Salam (depan/tengah) yang absen dalam dua laga akibat cedra, berharap sudah sembuh total dan dapat membantu tim untuk bangkit saat bersua Sriwijaya FC, Sabtu (27/09) sore di stadion Gelora Jakabaring, Palembang. (fot/mo persiraja)

MEDIANAD.COM: “Alami dua kekalahan bahkan laga home diawal kompetisi Pengadaian Championship 2025/26 sangat menyesakkan bagi fans Persirsja Banda Aceh, serta melontarkan kritikan muka-belakang untuk Hamdi dan kolega”.

Namun tetap mengikuti perjalanan tim kesayangannya dan berupaya melupakan dua hasil buruk diawal kompetisi dan dengan harapan hari ini, Sabtu 27 September 2025 seluruh fans dan pecinta Persiraja secara umum mengharapkan M Revan,cs bangkit alias dapat memenangkan laga. Minimal dapat membawa pulang poin saat berhadapan dengan tuan rumah Sriwijaya FC di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sabtu petang, ujar sejumlah pendukung Persiraja kepada online ini, Sabtu (27/09) tadi pagi.

CONNOR SADAR KEIGINAN FANS da Persiraja unggul Head tu Head atas Sriwijaya

Peyerang Persiraja Banda Aceh, Connor Flynn Gillespie, memahami betul harapan besar pendukung agar Laskar Rencong segera meraih kemenangan perdana di Championship 2025/26. Menjelang laga melawan Sriwijaya FC, Connor menegaskan tekad bersama timnya untuk mempersembahkan tiga poin.

Pertandingan Sriwijaya FC kontra Persiraja akan berlangsung pada Sabtu sore, 27 September 2025, di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang. Gillespie, penyerang asal Skotlandia, juga mengajak suporter Persiraja tetap memberikan dukungan, meski tidak hadir langsung di stadion.

“Dengan persatuan lahir kekuatan, kita bersama-sama dalam hal ini. Mungkin mereka (suporter Persiraja) tidak berada di stadion bersama kami, tetapi saat kami melangkah besok dengan lambang di dada, kami tahu mereka tetap berdiri bersama kami,” ucap Connor, Jumat (26/9).

Persiraja memang belum beruntung di dua laga awal. Mereka kalah dua kali dengan skor identik 3-2, pertama saat menjamu Adhyaksa FC Banten di Banda Aceh dan kemudian saat bertandang menghadapi Sumsel United.

Meski begitu, Gillespie menegaskan timnya sudah siap bangkit. “Kami sangat termotivasi. Jika melihat statistik dari dua pertandingan pertama, sebenarnya kami mendominasi, hanya saja hasil tidak berpihak kepada kami. Kami sudah bekerja keras dan saya yakin besok [hari ini] kami akan memberikan segalanya di lapangan. Semoga kami bisa pulang ke Aceh dengan membawa 3 poin untuk para suporter. Lantak Laju!” tegasnya.

Produktivitas gol Persiraja terbilang cukup baik dengan empat gol dalam dua laga. Namun, kelemahan di lini pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim asuhan Akhyar Ilyas tersebut.

Laga melawan Sriwijaya juga menghadirkan nuansa rivalitas lama. Dalam enam musim terakhir, kedua tim kerap bertemu di Liga 2 dengan catatan sengit. Tahun 2019, mereka bertemu empat kali: Sriwijaya menang 1-0 di penyisihan, Persiraja membalas 1-0, pertemuan di babak 8 besar berakhir 0-0, dan Persiraja memastikan promosi usai menang 1-0 di play-off perebutan tempat ketiga.

Pada 2022, Sriwijaya sempat mendominasi lewat kemenangan 2-0 di Palembang. Musim 2023, Persiraja unggul 2-0 di Banda Aceh, sementara laga di Jakabaring berakhir imbang 0-0. Berlanjut ke musim 2024, Laskar Rencong tampil superior, menang tipis 1-0 di kandang, lalu menggebrak dengan kemenangan 4-2 di Palembang.Secara keseluruhan sejak 2019, Persiraja mengantongi 5 kemenangan, Sriwijaya 2 kemenangan, dan 3 laga lainnya berakhir imbang. Catatan itu memperlihatkan keunggulan tipis Persiraja atas Sriwijaya jelang duel kali ini. (non/*)

Mahasiswa Pendidikan Jasmani UBBG Raih Medali pada Ajang POMNAS XIX 2025

0

Kiri (Tajul Fuzzari/cabor atletik), kanan (Dani Syafitra/cabor panjat tebing bersama Dr Zikrurrahmat MPd)

SEMARANG, MEDIANAD. COM : Mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani Universitas Bina Bangsa Getsempena (PENJAS UBBG) meraih medali dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX Tahun 2025 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, 16–27 September 2025.

Setelah melakukan berbagai pertandingan, delegasi UBBG berhasil meraih medali pada cabang olahraga (cabor) atletik dan panjat tebing.

Pada cabor panjat tebing mahasiswa PENJAS UBBG bernama Dani Syafitra berhasil meraih satu emas di kategori Boulder dan satu perak di kategori lead putra.

Sementara pada cabang atletik nomor lompat tinggi, satu medali perak berhasil diraih Tajul Fuzzari dengan lompatan 195 meter.

Perolehan medali ini berhasil membawa Provinsi Aceh meraih posisi ketujuh untuk sementara dengan perolehan medali terbanyak pada POMNAS XIX 2025. Total medali yang diraih Aceh adalah 4 emas, 3 perak dan 6 perunggu.

Manajer Tim dari UBBG Dr Zikrurrahmat MPd, mengatakan capaian pada Pomnas tahun ini sesuai target yang ditetapkan. Selamat dan sukses atas prestasi yang diraih, mereka sudah menunjukkan kerja keras dan disiplin tinggi sejak latihan.

Rektor UBBG Prof Dr Hj Lili Kasmini SSi Msi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan ini. Keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh tim yang solid.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian yang telah diraih dan berharap ini dapat menjadi contoh bagi mahasiswa lain untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan latihan nya di institusi kami.”

Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani UBBG Irwandi MPd AIFO, turut memberikan apresiasi kepada Dani Syafitra dan Tajul Fuzzari.

“Prestasi Dani Syafitra dan Tajul Fuzzari ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Penjas UBBG mampu bersaing di tingkat nasional. Kami bangga sekaligus termotivasi untuk terus mendukung pembinaan olahraga di kampus agar semakin banyak lahir atlet berprestasi dari UBBG,” pungkasnya.(*/kal)

Dijamu Sumsel United Senin Malam, ‘Persiraja siap Kembalikan Poin yang Hilang di SHD’

0

Pemain Persiraja lakukan latihan ringan di Stadion Gelora, Jakabaring Palembang, Minggu sore serta Head Coach Akhyar Ilyas menyampaikan intruksi kusus untuk penyerang Connor Flynn agar memanfaatkan tiap peluang untuk menjadi gol (foto:medianad.com-mo persiraja)

MEDIANAD.COM, PALEMBANG: Persiraja Banda Aceh akan dijamu Sumsel United pada pekan kedua, Pegadaian Championship 2025/26 Senin malam (22/9) pukul 19.00 WIB di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sumsel.
Dipastikan pasukan dibawah arahan Head Coach Akhyar Ilyas sudah siap tempur, serta optimis dapat memenangkan laga penting tersebut, “sekaligus and al-ikhwal mengembalikan poin yang hilang pada laga perdana dengan Adhyaksa FC di Stadion H
Dimurthala (SHD) pekan kalu”, ujar Akhyar Ilyas dalam temu media menjelang laga dimaksud, Minggu (21/09) siang di Palembang.

Sembari menambahkan, usai pertandingan perdana langsung melakukan persiapan guna menghadapi laga away ke Palembang tentu ada evaluasi dan menganalisis kekurangan serta kebentuan yang terjadi pada laga perdana.

Intinya skuad kami sudah siap tempur dalam menghadapi lawan-lawan berikutnya, termasuk versus tuan rumah Sumsel United, optimis head coach yang juga didampingi pemain bertahan Fava Sheva dikesempatan itu.

Matheus siap Tampil dan Fitra Belum
Sementara andalan lini tengah asal Brazil, Matheus Henrique dipastikan pulih dari cedra dan siap tampil lawan Sumsel United, namun dari skuad yang dirilis untuk terbang ke Palembang, tak ada nama salah satu andalan lainnya, yakni Fitra Ridwan.

Dengan demikian dipastikan Winger yang bertempat tinggal di Gampong Peulanggahan, Banda Aceh tersebut masih sedang dalam pemulihan, ujar Sekum tim Rahmat Djailani.

Yang juga menjelaskan, dalam lawatan ke Palembang, Persiraja membawa kengjap tiga pemain asing, termasuk Matheus Henrique yang absen pada pertandingan sebelumnya, serta dua pemain asing lain, striker Connor Flynn dan bek tengah asal Inggris, Zac Tyson.

Serta pemain lain: Andriyas Francisco, Tegar Dady, M. ⁠Revan, Aditya ⁠Angga, ⁠Ariel Kurung, Pamungkas, Rahmat Illahi, ⁠Rian Tamol, ⁠Ikhsan Siregar Fava Sheva, Duta Atapelwa, ⁠Muharir, ⁠Dadang Apridianto, Rifaldo Lestaluhu,
Fajar Firdaus, ⁠Miftahul Hamdi, Antoni Putro, Muja Ilyas, ⁠Aprilian Bernadus dan ⁠Akhirul Wadhan (zm/**)

Laga Tenis Kota Sabang di Lapangan Tenis USK Darussalam Banda Aceh Memperkokoh Tali Silaturahmi

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Didalam tubuh yang sehat terdapat fisik dan pikiran yang sehat juga dan untuk tercapainya fisik, pikiran dan tubuh yang sehat di perlukan gerak olah fisik yang teratur secara kontinyu, salah satu diantaranya melalui olah raga baik olah raga yang ringan sampai dengan olah raga yang berat serta harus disesuaikan dengan usia dari masing-masing individu.

Sebagai implementasi untuk tercapainya maksud tersebut sejak dari tanggal 20 sampai dengan 21 September 2025 Tim Tenis kota Sabang yang di ketuai oleh Dr. Mukhlis, SH.M.Hum. lakukan kegiatan pertandingan Tenis silaturahmi dengan Tim Tenis Banda Aceh di lapangan Tenis Universitas Syiah Kuala(USK ) Banda Aceh.

Menurut Ketua Tim Tenis kota Sabang Dr. Mukhlis pada media ini, Senin (22/09), bahwasannya laga tenis dua hela tersebut merupakan sebagai muhibah kekeluargaan dalam memperat hubungan silaturahmi yang berkesinambungan antara olahragawan tenis kota Sabang dan olahragawan Tenis USK Darussalam Banda Aceh.

“Benar kami telah lakukan pertandingan di lapangan USK Darussalam Banda Aceh, yang tujuan utama adalah tingkatkan uquah silahturahmi yang berkelanjutan sekarang dan seterusnya pada masa masa mendatang,” ucap Mukhlis.

Dalam kegiatan tersebut juga ikut berpatisipasi Keuchik Gampong Kuta Ateuh Sabang Syahrial beliau juga olahragawan ternama di kota Sabang,” walaupun usia saya sudah menjelang senja, namun olahraga itu tetap punya arti tersendiri bagi saya, bila tubuh saya sehat dan dapat terus jalankan aktifitas untuk berbakti dan melayani masyarakat Kuta Ateuh Sabang yang sedang saya pimpin,” ucapnya.

Syahrial berharap, terutama kepada kaum Lansia untuk gemar berolahraga, supaya perimbangan kesehatan terus terjaga, semoga Allah akan memberikan umur yang panjang dari usaha kita berolah raga disamping menjaga makanan harian serta hubungan silaturahmi sesama tetangga dan warga didalam suatu wilayah, harapnya.(man)

Pembangunan Fisik Venue PORA 2026 Aceh Jaya Dimulai, “Stadion Utama Bernilai Rp 74 Miliar”

0

Peletakan batu pertama pembangunan stadion utama untuk venue PORA ke XV tahun 2026 di Kota Calang, Aceh Jaya oleh Sekda Aceh, M  Nasir, Rabu pekan lalu. (foto/humas pemerintah Aceh.

MEDIANAD.COM, ACEH JAYA: Peletakan batu pertama pembangunan venue Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke XV yang akan berlangsung di Calang, Aceh Jaya (AJ) tahun depan, Rabu pekan lalu resmi dilakukan.

Menandakan dimulainya seluruh pembangunan fisik venue (arena/tempat pertandingan dan perlombaan) event olahraga tertingi se Kabupaten dan Kota se Aceh dimaksud.

Selain serapan anggaran untuk sejumlah venue Cabang Olahraga (Cabor) diluar Stadion Utama (SU) yang berlokasi di Kota Calang secara kusus hingga Rp 74 Miliar, AJ dan Provinsi juga sudah menyiapkan anggaran untuk puluhan venue lainnya, dan diharapkan seluruh sarana fisik pembangunan venue rampung tepat waktu, ujar Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, melalui Sekda M Nasir Syamaun, S.IP.,MPA kepada awak media, usai serimoni kegiatan peletakan batu pertama pembangunan dimaksud, Rabu pekan lalu di Calang.

Yang juga secara kusus, mantan Kadispora, Asisten I Setda dan Sekum KONI Aceh, M.Nasir ini secara kusus mengatakan, Stadion utama yang dinamakan Aceh Jaya Salem (AJS) untuk proses pembangunan tahun 2025, pemerintah Aceh menganggarkan Rp 44 Milliar, serta lanjutan tahun depan 2026 Rp 30 Milliar dan secara keseluruhan untuk finishing kesiapan fasilitas olahraga

di Aceh Jaya tersebut. Tentu selain venue utama, pemerintah Aceh juga mengharapkan pembangunan fisik fasilitas tempat pertandingan Cabor lainnya dapat berjalan baik dan selesai tepat waktu.

Sehingga saat kick off/pembukaanPORA seluruh venue Cabor sudah siap digunakan, pinta Sekda yang juga ketua Pengprov Cabor IKASI Aceh, M Nasir.

Serta dikesempatan itu didampingi Bupati Aceh Jaya, Safwandi S.Sos Wakil Bupati, Muslem, SE beserta kepala SKPK/lembaga jajaran Pemkab AJ, ketua KONI AJ Muslim dan sejumlah ketua Pengprov Cabor. (zm)

Putaran Nasional Soeratin 2025, Ketua PSSI Aceh Apresiasi Perjuangan Tiga Tim Aceh, “Juang FC U-17 Tembus Semifinal”

0

Juang FC U-17 yang juga juara zona Aceh, tampil mengesankan dan lolos semifinal pada putaran nasional Piala Soeratin tahun 2025. (foto/dok humas pssi aceh)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Pemain yang telah berjuang pada putaran nasional kompetisi Piala Soeratin tahun 2025, baik kelompok umur U-13, 15 dan U-17 dipastikan telah menjadi inspirasi bagi seluruh pesepakbola usia muda tanah rencong (Aceh), kini, sekarang tentu kedepan.

Yang terpenting, teruslah berlatih dan berjuang serta jadikan sepak bola sebagai olahraga prestasi dan terus berusaha agar menggapai jalan yang dicita-citakan, harap ketua umum PSSI Aceh Nazir Adam.

“Sembari mengapresiasi perjuangan tiga skuad kelompok umur asal Aceh yang telah memperlihatkan permainan selevel dengan tim dari Provinsi lain pada putaran nasional piala Soeratin tahun ini”, bahkan Juang FC Bireuen U-17 berhasil ukir sejarah tembus semifinal”, tambah Ketua Nazir Adam, lewat pesan WhatsApp nya yang diteruskan kepada awak media, Senin siang kemarin.

Khusus Juang FC yang juga tim remaja anyar asal Bireuen, Ketua PSSI Aceh yang juga pernah didapuk sebagai ketua PSSI Pidie itu menjelaskan, Juang FC telah menunjukkan determinasi yang luar biasa pada putaran nasional Piala Soeratin U-17 tahun 2025..

Ini sebuah pencapaian luarbiasa ! Juang FC telah membuktikan kualitasnya di Piala Soeratin U-17 2025 bisa melaju sampai ke semi final, “sebuah prestasi gemilang yang patut diapresiasi”.

Lebih membanggakan lagi, Juang FC tidak hanya membawa nama harum Aceh di kancah sepakbola nasional, tapi juga menjadi satu-satunya tim dari sumatera yang berhasil menembus semi final Piala Soeratin U-17 2025.

Juang FC telah menunjukkan kegigihan dan kemampuan yang luar biasa di semi final Piala Soeratin U-17 2025. Meskipun menghadapi lawan yang tangguh Persikota Tangerang, Juang FC mampu memberikan perlawanan sengit serta semangat pantang menyerah.

Apapun hasilnya kalian telah memberikan yang terbaik, kami bangga dengan perjuangan kalian. Ini tidak hanya tentang sepakbola, tetapi juga tentang semangat, dedikasi dan harapan yang kalian bawa untuk tanah rencong.

Apresiasi juga Asprov PSSI Aceh sampaikan untuk Skuad Alfarlaky FC U-13 dan Tamiang United U-15 yang juga telah mewakili Aceh pada Piala Soeratin nasional kelompok umur tahun 2025. (non/*)

Jamu Adhyaksa FC Banten Sabtu Malam, Persiraja Langsung Tancap Gas, “Laga ada VAR”

0

Miftahul Hamdi (Kapten Persiraja) dan Makan Konate, Adhyaksa FC. (foto/mo persiraja)

MEDIANAD.COM:Persiraja Banda Aceh memulai perjuangan di Pengadaian Liga2 Chapionship 2025/26 sebagai tuan rumah dan langsung berhadapan dengan tim asal Provinsi Banten Adhyaksa FootBall Club (FC), Sabtu (13/09) malam (kick off/bakda insya).

Serta kompetisi dengan regulasi penuh dua putaran dan 18 pertandingan penuh, tanpa format 8 besar dan semifinal, otomatis tiap pertandingan baik home dan away adalah final guna mengincar juara Grup I sebagai jalur otomatis promosi langsung ke Liga1 Miftahul Hamdi dan kolega tak boleh lengah sejengkalpun tiap laga.

Termasuk pertandingan pembuka dan super penting dengan tim yang baru dua tahun promosi dari Liga 4/3 Adhyaksa Fc Banten di Stadion H Dimurthala (SHD) Lampineung, Banda Aceh, sabtu malam.

Tentu laga perdana sangat dan super penting sebagai langkah positif perjalanan Muammar, cs dalam berjuang ditiap laga lainnya kedepan, dan kita sudah siap serta meraih angka maksimal ujar ‘Head Coach’ Persiraja Akhyar Ilyas dalam temu media, Juma (12/09) pagi di Banda Aceh.

Senada dengan pelatih Akhyar, kapten tim Miftahul Hamdi juga optimis bersama rekannya dapat meraih angka maksimal atas Adhyaksa FC, serta sudah siap bertarung dengan peraturan dan regulasi baru, termasuk penggunaan VAR perdana di Liga2 2025/26, optimis winger subur asal kelahiran Iboh, Pidie 1976 dimaksud singkat.

Sementara tim tamu Adhyaksa fc dalam sesi jumpa media jam kedua ditempat tersebut, juga tak segan-segan mengincar kemenangan di kandang Persiraja, sebut kapten timnya, Makan Konate yang juga mendampingi pelatihnya Ade Suhendra dalam Konferensi Pers itu. (non)

Popular Posts

My Favorites

Asmadi Syam Dilantik Sebagai Kasi Pidsus Kejari Aceh Besar

0
Asmadi Syam, foto bersama dengan Kejari Aceh Besar dan jajaran, usai pelantikan dalam promosi Jabatan sebagai Kasi Pidsus, Kejari Abes, Senin pagi di Aula...