Pemerintah

Beranda Pemerintah Halaman 13
Berita Pemerintahan

Waketum PB Lantik Pengurus Pengprov PERPANI Aceh, Rabu Pagi Pembukaan Pra PORA di Venue Panahan SHB

0

Pelantikan pengurus Perpani Aceh periode 2024-2028 yang berlangsung di Aula gedung Mawardi Nurdin, Balai Kota, Banda Aceh, Selasa (08/07/2025) pagi. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Wakil ketua Umum (Waketum) I Bidang Organisasi Pegurus Besar Perkumpulan Panahan Indonesia (PB-PERPANI) H Didi O Afandi secara resmi melantik pengurus Pengprov Perpani Aceh, Selasa (08/07/2025) pagi di Aula Gedung Mawardi Nurdin/balai Kota Banda Aceh.

Pengurus Pengprov Perpani Aceh masa bakti 2024-2028 yang baru saja dikukuhkan diketuai Prof Dr H Nyak Amir, M.Pd berharap terus melakukan pembinaan atlet dan mengembangkan Pencab-Pengcab Perpani seluruh Kabupaten dan kota di Aceh.

Sehingga dapat meningkatkan prestasi atlet kekancah nasional juga regional kedepan.

Harap Waketum PB Perpani, Didi Ofandi, yang mengakui juga selama ini pembinaan atlet panahan di Aceh sudah sangat membanggakan.

Sementara Ketua Pengprov Perpani Aceh, Prof Nyak Amir dikesempatan tersebut juga mengharapkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat.

Serta instansi pemerintah, Swasta, BUMD dan BUMN untuk menunjang bidang pembinaan atlet.

Apalagi, Rabu pagi Perpani Aceh menggelar Pra PORA sebagai prakualifikasi untuk penentuan atlet yang akan berlaga di PORA XV Aceh Jaya 2026, “tentu lewat ajang Pra PORA akan melahirkan atlet-atlet bertalenta sebagai atlet dan tulang punnggung Pengprov kedepan.

Dalam serimoni Pelantikan juga hadir dan memyampaikan kata sambutan, Walikota Banda Aceh, Kadispora Aceh, Plt Ketua KONI Aceh yang diwakili wakil ketua bidang organisasi Danlanut Sultan Iskandar Muda, sejumlah ketua Pengprov dan tamu undangan lainnya. (zm)

Plt Sekda Aceh Besar Minta ASN Disiplin, “Tiga Pejabat Fungsional Dilantik”

0

Plt Sekdakab Aceh Besar, Bahrul Jamil melantik tiga pejabat fungsional di jajaran Pemerintah Kabupaten dimaksud, Selasa (08/07) pagi di ruang kerja Plt Sekdakab, Kota Jantho. (foto/ist)

MEDIANAD.COM: Pelaksana Tugas (Plt) Sekdakab Aceh Besar (Abes) Bahrul Jamil SSos MSi melantik tiga pejabat Fungsional di jajaran Pemerintah Kabupaten tersebut, Selasa (08/07/2025) pagi di ruang kerja Plt Sekdakab Kota Jantho.

Plt Sekda yang akrab disapa ‘BJ’ dikesempatan tersebut mengharapkan, ‘pejabat fungsional yang dilantik dan ASN di Aceh Besar secara umum agar dapat bekerja secara baik’, berdisiplin dan selalu berkomitmen dalam menjalankan tugas.

Untuk itu, saya berharap, para pejabat fungsional yang baru dilantik dapat bekerja maksimal dan amanah, disiplin dan berdedikasi tinggi untuk kemajuan Kabupaten Aceh Besar.

Plt Bahrul Jamil juga meminta pejabat fungsional segera menyesuaikan kerja mereka dengan jabatan fungsional yang baru, sehingga dapat melaksanakan tupoksi dengan lancar dan sebaik mungkin untuk kemajuan OPD masing-
masing, pintanya singkat.

Hadir dalam kesempatan itu, Inspektur Aceh Besar Zia Ul Azmi SH MH, Kepala BKPSDM Aceh Besar Drs H Asnawi MSi, dan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh Besar Agus Husni SP.

SEDANGKAN pejabat fungsional yang dilantik, yakni Dharma Setiawan ST MT sebagai Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya, Tri Meiyeti SE sebagai Auditor Ahli Muda dan Sherly Violetta S.Tr.Keb sebagai Auditor Ahli Pertama. (ml/*)

Wakil Wali Kota Sabang serahkan SK CPNS Formasi tahun 2024

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK), kepada 44 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Pemerintah Kota Sabang formasi tahun 2024.

Penyerahan SK yang dirangkaikan dengan apel pagi gabungan tersebut, berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Sabang, Senin (7/7).

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Sabang berpesan agar para CPNS dapat berkerja dengan baik dan bertanggung jawab pada instansi masing-masing.

“Kepada adik-adik CPNS, selamat bergabung dengan Pemerintah Kota Sabang, kami berharap para CPNS ini dapat bekerja dengan baik dan bisa menyesuaikan diri dengan ketentuan yang berlaku di unit kerjanya masing-masing,” kata Suradji Junus.

Wakil Wali Kota Sabang juga menegaskan pentingnya menjaga integritas sebagai abdi negara, serta menjunjung tinggi nama baik Pemerintah Kota Sabang.

“Adik-adik CPNS juga harus berpegang teguh pada regulasi dan ketentuan yang berlaku, loyal dan disiplin. Kami berharap, kalian dapat menghormati pimpinan dimanapun unit penempatan masing-masing dan bisa membangun kolaborasi yang baik di lingkungan kerja, serta bisa menjaga adab dan etika selaku pelayan publik sekaligus abdi negara yang baik,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Sabang turut meminta para PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Sabang, untuk bekerja sesuai dengan tanggung jawab masing-masing, meningkatkan dedikasi, berpegang teguh pada peraturan, dan dapat memberikan contoh yang baik kepada para CPNS.

“Meskipun telah disampaikan pada apel yang lalu bahwa boleh bekerja dimana saja, tapi tanggung jawab tetap melekat, laksanakan tugas dengan baik, sesuai tupoksi masing-masing. Jangan limpahkan tugas dan kewajiban kita kepada orang lain, baik kepada honorer maupun paruh waktu,” tegasnya.

Terakhir, Wakil Wali Kota Sabang meminta kepada para asisten dan kepala OPD, untuk melihat dan mengevaluasi kembali semua kegiatan, baik yang belum dikerjakan maupun yang rutin dilaksanakan.(man)

Disaksikan Menteri Ketenagakerjaan, M H I Aceh Teken Pakta Integritas Tentang Pencegahan Korupsi dan Transparansi

0

MEDIANAD.COM: Komitmen terhadap integritas dan profesionalisme kembali ditegaskan oleh jajaran Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh.

Salah satu Mediator Hubungan Industrial (MHI) di Provinsi Aceh yaitu, Samsul Bahri, S.Pi.,M.Si sebagai Sub Koordinator Mediator Hubungan Industrial secara resmi menandatangani Pakta Integritas  tahun 2025, sebagai bentuk komitmen dalam melaksanakan tugas sesuai prinsip anti korupsi, transparansi, dan akuntabilitas.

Samsul Bahri, S.Pi.,M.Si juga salah satu mediator yang sudah di lantik menjadi Jafung Ahli Muda dan masih tersisa sejumlah 5 orang mediator yang belum di lantik menjadi Jafung di Disnakermobduk Aceh akan tetapi ke lima mereka telah mengikuti diklat Mediator dan di SK kan Menteri Ketenagakerjaan.

Penandatanganan ini disaksikan langsung secara virtual oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (RI) Prof Yassierli ST MT PhD, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Immanuel Ebenezer, serta Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Indah Anggoro Putri.

Juga Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh Bapak Akmil Husen, SE.,M.Si, mendampingi dan menyaksikan secara langsung proses penandatanganan pakta integritas dari Mediator Hubungan Industrial di Kantor Disnakermobduk Aceh, Kamis (3/7/2025).

Dalam pakta integritas tersebut, menurut Samsul Bahri, S.Pi.,M.Si mewakili lima rekannya, mereka menyatakan kesediaannya untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, konsisten, dan taat pada peraturan perundang-undangan.

Mereka juga berkomitmen aktif dalam pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta menjauhi segala bentuk gratifikasi dan penyalahgunaan jabatan.

Ronaldo menjelaskan beberapa poin penting yang dituangkan dalam pakta tersebut antara lain adalah, menolak menerima hadiah atau bantuan dalam bentuk apa pun yang berhubungan dengan jabatan, pintanya.

Tidak terlibat dalam aktivitas yang bertentangan dengan norma agama, hukum, dan kesusilaan, termasuk perjudian dan penyalahgunaan narkoba.

Bersikap jujur, transparan, dan bertanggung jawab dalam setiap tugas yang diemban.

Menghindari conflict of interest serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan keuangan negara, meskipun atas perintah pihak tertentu.

“Apabila suatu saat ditemukan pelanggaran terhadap pakta ini, kami siap bertanggung jawab sepenuhnya, termasuk menerima sanksi hingga pembebasan dari jabatan fungsional,” ungkap salah satu peserta, Ampon Samsul bin T.Haji Syamaun kelahiran Desa Matang Anoe Kecamatan Seunuddon Kabupaten Aceh Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan reformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang ketenagakerjaan.

“Kementerian Ketenagakerjaan berharap pakta ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi menjadi kompas moral bagi para mediator dalam menyelesaikan konflik hubungan industrial di daerah masing-masing,” tambahnya.

Pakta integritas juga diharapkan menjadi landasan etik dalam menegakkan profesionalitas aparatur sipil negara, khususnya dalam sektor yang rentan terhadap praktik transaksional seperti ketenagakerjaan dan penyelesaian perselisihan industrial.

Melalui momentum ini, di bawah kepemimpinan Akmil Husen, SE.,M.Si, melalui Disnakermobduk Aceh, menegaskan komitmen mereka untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam membangun pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi, dan berorientasi pada pelayanan yang jujur dan berkeadilan. Sesuai visi misi Gubernur Aceh terpilih (Muzakir Manaf / Fadhlullah).

Selanjutnya Akmil Husen, SE.,M.Si menambahkan bahwa Disnakermobduk Aceh saat ini memiliki 6 orang mediator dari 11 orang yang ditetapkan oleh biro organ sesuai keputusan BAKN.

Dalam melaksanakan tugas mediator selain melakukan mediasi juga melaksanakan pendampingan dan pembinaan terhadap pekerja dan perusahaan di seluruh Aceh.

Sampai pertengahan tahun 2025 Mediator Hubungan Industrial Disnakermobduk Aceh sedang dan telah menangani kasus-kasus besar diantaranya PHK masal Perhotelan, PHK Rumah Sakit Swasta juga Perusahaan Jasa transportasi serta Perusahaan Distributor air minum, tukasnya (ril)

Muzakir Manaf Jadi Inspektur Upacara HUT Bhayangkara ke-79 di Aceh

0

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 yang digelar di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Selasa (1/7).

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH — Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 yang digelar di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Selasa (1/7). Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para pejabat utama Polda Aceh, pejabat utama Kodam IM, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan.

Dalam amanatnya, Muzakir Manaf menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, seraya mengapresiasi dedikasi Polri, khususnya jajaran Polda Aceh, dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan mengayomi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Aceh, kami mengucapkan Dirgahayu Polri ke-79. Semoga Polri terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan mengayomi masyarakat dengan kebijaksanaan dan kasih sayang,” ujar Gubernur.

Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat,” peringatan tahun ini menekankan pentingnya Polri sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat rakyat. Muzakir Manaf juga mengingatkan bahwa di Aceh, yang memiliki kekayaan adat serta nilai-nilai keagamaan yang kuat, Polri dituntut untuk mampu memahami dan menghormati kearifan lokal dalam setiap tugasnya.

Lebih lanjut, Gubernur mengapresiasi berbagai capaian Polda Aceh, mulai dari penegakan hukum, pemberantasan narkoba, pengamanan agenda demokrasi, hingga keterlibatan dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Dalam amanatnya, Muzakir Manaf juga menitipkan sejumlah harapan kepada Polri:

Memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas dan mendukung percepatan pembangunan.

Menjadi mitra masyarakat yang rendah hati dan selalu mau mendengar.

Menjaga integritas serta etika profesi demi memperkuat kepercayaan publik.

Memelihara kepedulian, terutama terhadap kelompok rentan dan generasi muda.

“Hari Bhayangkara adalah momentum refleksi sejauh mana Polri telah menjadi rahmat bagi rakyat. Mari kita doakan agar Polri selalu diberi kekuatan dan keteguhan dalam mengemban amanah negara,” pesan Gubernur di akhir amanat.

Upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-79 di Banda Aceh tahun ini berjalan lancar, penuh semangat kebersamaan, serta menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Aceh.

HUT Sabang ke-60, Sekda: Mari Bersatu Majukan Sabang

0

MEDIANAD COM, SABANG – Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sabang ke-60, Sekretaris Daerah Kota Sabang Andri Nourman mengajak seluruh masyarakat Sabang untuk bersatu padu dalam membangun dan memajukan Pulau Weh.

“Sudah saatnya kita semua lebih meningkatkan akselerasi untuk memajukan Kota Sabang pasca pemilihan kepala daerah serentak. Dengan semangat gotong royong dan kerja sama solid seluruh elemen masyarakat Sabang, saya yakin kita tidak hanya bisa mengatasi tantangan ini, tetapi juga menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia,” kata Andri Nourman.

Hal itu disampaikan Sekda Kota Sabang ketika membacakan pidato Wali Kota Sabang pada sidang Paripurna Istimewa Peringatan HUT ke-60 Kota Sabang, yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK), di Ruang Rapat Gedung Utama DPRK Sabang, Selasa (24/6).

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kota Sabang juga menyampaikan permohonan maaf Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam dan Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus yang absen, dikarenakan sedang mengikuti orientasi kepemimpinan bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun 2025 gelombang II yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri dari tanggal 22 Juni sampai 26 Juni 2025.

Melalui Sekda Kota Sabang, Wali Kota Sabang mengajak seluruh masyarakat bekerja sama untuk membangun Sabang guna mencapai tujuan dan visinya melalui program-program nyata yang berpihak kepada rakyat dalam pembangunan berkelanjutan.

“Kita semua optimis bahwa Kota Sabang menjadi kota yang kondusif, nyaman, dan maju. Untuk itu, dalam kesempatan ini kami mengajak kita semua mengimplentasikan program pembangunan Kota Sabang yang telah kami tuangkan dalam visi Walikota-wakil Walikota Sabang masa bakti 2025-2030, yaitu mewujudkan Potensi Sabang Emas Dalam Bingkai Free Trade Zone,” terangnya.

Dengan tema HUT Kota Sabang, “Harmoni Dalam Keberagaman”, Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkomitmen dan memastikan bahwa Kota Sabang ke depannya tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi tetap mempertahankan nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan persatuan yang telah mengakar kuat dalam masyarakat.

Lebih lanjut dikatakan, tema tersebut mengingatkan kembali bahwa Sabang adalah miniatur Indonesia yang sesungguhnya, dimana berbagai suku dan etnis hidup berdampingan dengan penuh kedamaian. Masyarakat Jawa, Batak, Minang, Aceh, Tionghoa, dan berbagai etnis lainnya telah menyatu menjadi satu keluarga besar Sabang. Keragaman agama yang ada juga tidak menjadi penghalang, melainkan justru memperkaya khazanah spiritual seluruh masyarakatnya.

“Mari kita jadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun Sabang yang lebih baik, kita rawat terus harmoni dalam keberagaman yang telah menjadi identitas kita. Perbedaan suku, agama, dan budaya bukan untuk memecah belah, tetapi untuk saling melengkapi dan memperkaya,” tambahnya.(man)

Mualem Pimpin Rapim, Dorong Percepatan Realisasi APBA 2025

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf memimpin langsung Rapat Pimpinan (Rapim) Pemerintah Aceh, Senin, 23 Juni 2025, yang membahas upaya percepatan realisasi APBA 2025 dan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Rapat digelar di Gedung Serbaguna Setda Aceh dan dihadiri Wakil Gubernur Fadhlullah, Plt Sekda M. Nasir, para asisten, serta seluruh Kepala SKPA dan Kepala Biro di lingkungan Setda Aceh.

Dalam arahannya, Gubernur yang akrab disapa Mualem menekankan pentingnya langkah konkret pascarapim. Ia meminta semua pimpinan SKPA memastikan tindak lanjut yang terukur dan cepat atas agenda yang belum berjalan maksimal.

“Pastikan hasil rapim ini dijalankan. Kalau belum tuntas, saya ingin tahu langsung apa kendalanya. Segera komunikasikan dengan Pak Sekda supaya bisa kita ambil tindakan,” tegas Gubernur Mualem.

Target 35 Persen Harus Tercapai Akhir Juni

Sementara itu, Plt Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan bahwa target realisasi APBA 2025 harus mencapai 35 persen paling lambat 30 Juni 2025. Ia menekankan bahwa seluruh lelang harus sudah diselesaikan, dan sistem PSE telah diaktifkan penuh.

“Kita bersepakat 30 Juni semua lelang sudah selesai dilakukan. Semua yang terkait dengan PSE sudah diklik. Ini butuh komitmen kita semua,” ujarnya.

Sekda juga meminta Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) untuk mengoordinasikan percepatan proses tender lintas SKPA. Menurutnya, pengadaan barang dan jasa tidak mengalami kendala besar secara umum, namun masih terdapat hambatan teknis di lapangan yang perlu diselesaikan cepat.(*)

Bupati Aceh Besar Tinjau Pasar Induk Lambaro, Tegaskan Penataan dan Kebersihan Jadi Prioritas

0

MEDIANAD.COM, ACEH BESAR — Bupati Aceh Besar, H Syech Muharram Idris, melakukan peninjauan langsung ke Pasar Induk Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (23/06/2025). Dalam kunjungan itu, ia didampingi oleh Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Aceh Besar, Trizna Darma ST, serta Camat Ingin Jaya, Mubarak Akbar SSTP MM. Peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi pasar dan mendengarkan keluhan para pedagang yang selama ini mengalami berbagai persoalan di lapangan.

Dalam keterangannya, Bupati menegaskan bahwa Pasar Induk Lambaro merupakan pusat konsentrasi aktivitas ekonomi masyarakat Aceh Besar. Ia menyebutkan bahwa karena Aceh Besar tidak memiliki kota sebagai pusat ekonomi, maka Lambaro menjadi titik sentral perputaran roda ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, menurutnya, sudah semestinya kawasan tersebut mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Lambaro ini pusat konsentrasi ekonomi masyarakat Aceh Besar. Karena kita tidak punya kota, maka pusat konsentrasinya di Lambaro. Maka itu harus kita benahi bersama-sama,” ungkapnya.

Namun, dari hasil peninjauannya, Bupati mengaku prihatin dengan kondisi pasar yang menurutnya masih jauh dari tertib dan bersih. Ia melihat banyak pedagang yang menjajakan dagangannya tidak pada tempat yang semestinya, bahkan sampai mengganggu akses parkir, yang justru berdampak pada menurunnya minat pembeli untuk berhenti dan berbelanja di pasar tersebut.

“Saya melihat hasil dari saya keliling tadi, masih semerawut sekali. Banyak pedagang yang mengeluh karena mereka sudah menjajakan dagangan, tapi pembelinya kurang. Salah satu alasannya karena tidak ada tempat parkir yang layak. Pembeli hanya lewat saja,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Bupati menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penertiban terhadap para pedagang yang berjualan di luar area resmi pasar. Ia ingin memastikan bahwa area parkir tetap tersedia dan pembeli merasa nyaman saat datang ke pasar. Tak hanya itu, ia juga menyoroti aspek kebersihan pasar yang dinilainya sangat memprihatinkan.

“Pasar ini bau sekali. Kebersihannya sangat bobrok. Salurannya pun sudah tersumbat semuanya. Ini menjadi tugas kita bersama untuk membenahinya. Kita ingin menjadikan Lambaro sebagai pasar yang bersih dan menarik bagi para pembeli,” katanya.

Tak hanya soal kebersihan dan penataan pedagang, Bupati juga menyinggung tentang manajemen pengelolaan pasar yang menurutnya belum terintegrasi dengan baik. Ia menyebut bahwa saat ini ada empat kesatuan yang terlibat dalam pengelolaan pasar, namun sayangnya berjalan sendiri-sendiri sehingga menimbulkan ketidakefisienan.

“Tadi saya tanya langsung kepada Plt Kepala Diskopukmdag Aceh Besar tentang model dan sistem pengelolaan pasar. Saya melihat di sini ada empat kesatuan yang tergabung untuk mengurus pasar, tapi mereka punya kekuatan masing-masing. Itu tidak efektif. Mereka harus bersatu di bawah satu atap,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan kekhawatirannya terkait jadwal aktivitas pasar yang tumpang tindih. Ia menyebutkan adanya pasar pagi yang beroperasi dari pukul 03.00 sampai 08.00 WIB, lalu ada lagi yang hingga pukul 10.00 WIB, dan sebagian beroperasi hingga sore hari. Menurutnya, ketidakteraturan ini juga akan ditertibkan agar aktivitas jual beli di pasar dapat berlangsung lebih tertib dan terstruktur.

Tak kalah penting, Bupati juga mengingatkan kepada para penyewa toko atau kios agar tidak melakukan praktik sewa menyewa di atas sewa. Ia menegaskan bahwa perjanjian sewa hanya berlaku antara pemerintah sebagai pemilik lahan dengan penyewa yang bersangkutan. Jika terjadi penyewaan kembali oleh pihak kedua, maka akan dianggap melanggar aturan dan akan ditindak tegas.

“Saya berharap kepada para penyewa toko atau kedai, atau tempat jualan lainnya, jangan disewakan lagi di atas sewa. Kecuali dia menyewakan langsung kepada pedagang dan dia sendiri yang berdagang. Kalau dia menyewakan lagi kepada orang lain, itu haram hukumnya. Kita akan ambil tindakan bagi penyewa dan yang menyewakannya,” ujar Bupati dengan nada tegas.

Menurutnya, tindakan ini penting agar pengelolaan pasar tetap berada dalam jalur yang benar, serta memastikan bahwa hak-hak para pedagang kecil tidak dirugikan oleh praktik sewa yang tidak sehat.

“Kita ingin kembalikan semuanya kepada aturan. Mari jumpa langsung dengan pihak pengelola pasar, dan kita ingin hubungan sewa itu langsung antara pemerintah dan penyewa. Tidak ada gala di atas gala, tidak ada sewa di atas sewa,” pungkas Bupati.

Dengan kunjungan tersebut, diharapkan adanya perbaikan nyata terhadap kondisi Pasar Induk Lambaro, baik dari segi penataan, kebersihan, pengelolaan, maupun regulasi, demi menciptakan pasar yang layak, bersih, dan nyaman sebagai pusat ekonomi masyarakat Aceh Besar.(*)

Tinjau Langsung Lokasi Pembangunan SPAM, Syech Muharram: SPAM Regional I Ini Jadi Prioritas

0

MEDIANAD.COM, ACEH BESAR -Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris meninjau langsung lokasi pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional I Aceh Besar–Banda Aceh di Krueng Brayeun, Kecamatan Leupung, Sabtu (21/6/2025).

Kunjungan ini merupakan langkah nyata mendorong percepatan proyek strategis yang bertujuan mengatasi krisis air bersih di dua wilayah bertetangga tersebut.

Pertumbuhan penduduk dan pesatnya pembangunan di Aceh Besar dan Banda Aceh telah memicu lonjakan kebutuhan air bersih.

Sayangnya, suplai air dari PDAM Tirta Montala dan Tirta Daroy kini dinilai tak lagi memadai, terutama saat musim kemarau.

“Kita sangat mengapresiasi Pemerintah Aceh yang telah berinisiatif membangun intake SPAM Regional I ini. Insya Allah, jika proyek ini selesai, Aceh Besar dan Banda Aceh tidak akan kekurangan air bersih lagi,” ujar Bupati Muharram yang akrab disapa Syech Muharram.

Pembangunan SPAM yang berlokasi di Daerah Irigasi (DI) Geupeu, sungai Krueng Brayeun ini, saat ini tengah memasuki tahap pembebasan lahan.

Proyek ini kata Syech Muharram merupakan program prioritas bersama Pemerintah Aceh, Pemkab Aceh Besar, dan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Tak hanya fokus pada pembangunan SPAM, dalam kesempatan yang sama Muharram juga meninjau kondisi Bendung DI Geupeu yang kini rusak berat.

Memiliki potensi mengairi lahan pertanian seluas sekitar 110 hektare

Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab Aceh Besar sedang menyusun perencanaan untuk merehabilitasi bendung tersebut dan akan mengusulkan pendanaannya melalui APBN.

“Kita sedang mendata semua titik irigasi di Aceh Besar. Mana yang perlu direhabilitasi, mana yang harus dibangun ulang,” ungkapnya.

“Semua in untuk memastikan sawah-sawah kita mendapatkan aliran air demi mendukung ketahanan pangan dan mendorong ekonomi masyarakat,” tambah Syech Muharram.

Kepala Dinas PUPR Aceh Besar, Ir. Syahrial Amnullah, yang turut mendampingi kunjungan itu dalam keterangannya menuturkan, bendung tersebut memiliki potensi mengairi lahan pertanian seluas sekitar 110 hektare, meliputi Gampong Meunasah Mesjid, Meunasah Bak U, dan Deah Mamplam.

Kunjungan lapangan ini juga turut hadir Tim Asistensi Pemkab Aceh Besar, Tim Commando Independen Aceh Besar, dan sejumlah tokoh masyarakat. (**)

Lomba Asah Terampil KIG Meriahkan HUT Kota Sabang, Dorong Penguatan Informasi Masyarakat Pesisir

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sabang yang ke – 60 , Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Sabang menggelar Lomba Asah Terampil bagi Kelompok Informasi Gampong (KIG) se-Kota Sabang. Kegiatan ini berlangsung meriah di Gampong Krueng Raya, Jumat (21/6), dengan mengusung tema “Meningkatkan Peran KIG dalam Optimalisasi Informasi bagi Masyarakat Pesisir.”

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Sabang yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Sabang, Agus Halim, SE. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menegaskan pentingnya penguatan kapasitas informasi di tingkat gampong, terutama bagi masyarakat pesisir.

“Atas nama Pemerintah Kota Sabang, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh peserta Lomba Asah Terampil ini. Semoga kegiatan ini menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kualitas informasi, mempererat kerja sama antar gampong, dan memperkuat jalinan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Terlebih dalam konteks masyarakat pesisir yang memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah,” ujarnya saat membuka acara.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Sabang, Agus Halim, SE, dalam sambutan sekaligus arahannya menjelaskan bahwa Lomba Asah Terampil bukan hanya sekadar ajang kompetisi antar KIG dari berbagai gampong, namun memiliki makna yang lebih luas dalam penguatan kapasitas masyarakat.

Kegiatan yang diikuti oleh 16 KIG dari 18 KIG gampong-gampong di Kota Sabang ini berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan. Para peserta menunjukkan antusiasme dan kreativitas dalam menjawab berbagai pertanyaan

Adapun hasil akhir dari Lomba Asah Terampil KIG se-Kota Sabang, Juara 1 diraih oleh Kelompok Informasi Gampong (KIG) Gampong Kuta Barat yang tampil unggul dengan ketepatan dan kecepatan menjawab berbagai soal.
Juara 2 diraih oleh KIG Gampong Balohan, yang menunjukkan kekompakan dan wawasan luas di setiap babak lomba.
Sementara itu, Juara 3 diraih oleh KIG Gampong Paya Seunara, yang juga tampil memukau dengan semangat bersaing yang tinggi dan kemampuan menjawab soal dengan baik.

Dengan adanya lomba ini, diharapkan setiap KIG semakin berdaya dan mampu menjadi motor penggerak dalam mengedukasi masyarakat, menangkal hoaks, dan memperkuat literasi digital di tingkat gampong.(man)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Monitor Penyaluran BLT dan Bantuan Sosial di Gampong...

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Serka Muliyono bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Putra melaksanakan monitoring kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap I,...