Pemerintah

Beranda Pemerintah Halaman 12
Berita Pemerintahan

Gubernur Aceh Muzakir Manaf didampingi Plt Dinsos Chaidir Salurkan Bantuan Kesiapsiagaan Bencana ke 10 Kabupaten

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem melepas secara simbolis sepuluh truk bantuan logistik bencana untuk sejumlah kabupaten di Aceh. Prosesi pelepasan berlangsung di halaman Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (18/11/2025).

Bantuan berupa sandang dan pangan ini dipersiapkan Dinas Sosial Aceh sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Mualem mengangkat bendera sebagai tanda dimulainya pengiriman, dan truk-truk logistik pun melaju meninggalkan Meuligoe. “Ada berbagai macam, ada beras, minyak goreng, mi instan, dan lain-lain,” kata Mualem.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, menjelaskan bantuan ini dikirim ke 10 kabupaten yang telah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Aceh.

“Pak Gubernur memerintahkan kami untuk menyiapkan barang-barang kebutuhan dasar bagi kesiapsiagaan bencana. Ada 10 truk kami kirim hari ini. Nantinya di beberapa lokasi akan diserahkan langsung oleh Bapak Wakil Gubernur,” ujarnya.

Chaidir menyebutkan, sepuluh kabupaten yang menerima bantuan tersebut yaitu Pidie, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.

Ia menambahkan, bantuan ini diharapkan dapat mendukung penanganan bencana seperti banjir, tanah longsor, kebakaran, maupun bencana sosial lainnya, sehingga masyarakat terdampak tetap mendapatkan kebutuhan dasar saat musibah terjadi.(lem/*)

Marlina Muzakir Manaf Ajak Warga Mengikuti Senam Jantung Sehat

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Aceh kembali menyerukan partisipasi publik dalam kegiatan Senam Jantung Sehat (SJS) yang digelar rutin pada Car Free Day (CFD) di Banda Aceh. Imbauan itu disampaikan Ketua Dewan Pembina YJI Aceh Marlina Muzakir — atau yang akrab disapa Kak Na — setelah mengikuti sesi senam di kawasan Jalan Daud Beureueh, Minggu (16/11/2025) pagi.

Ajakan tersebut menyoroti pentingnya akses aktivitas fisik yang mudah diikuti masyarakat sebagai upaya menjaga kesehatan jantung. “Kami mengimbau masyarakat Aceh untuk rutin mengikuti Senam Jantung Sehat bersama YJI. Senam ini sangat baik untuk kita menjaga tubuh kita tetap sehat, terutama kesehatan jantung,” ujar Marlina.

Menurut Kak Na, olahraga ringan seperti SJS dapat membantu kebugaran harian. Ia mengatakan rutinitas bergerak dan berkeringat di ruang publik ikut mendorong kesadaran kesehatan yang lebih luas di tengah masyarakat.

Selain olahraga, ia juga meminta masyarakat meningkatkan penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), termasuk mengonsumsi makanan bergizi serta membuang sampah pada tempatnya. Marlina merujuk pengalaman beberapa waktu lalu saat influenza A mencuat dan menimbulkan kekhawatiran publik. “Namun jangan lengah, tetap menerapkan PHBS,” katanya.

Marlina menambahkan bahwa lingkungan yang bersih dan kebiasaan sehat berperan penting bagi kenyamanan aktivitas warga, termasuk tumbuh kembang anak. Ia kembali menegaskan ajakan untuk tidak abai terhadap kebiasaan sehat dan tetap mengikuti kegiatan SJS yang digelar secara terbuka oleh YJI Aceh.

“Sekali lagi, kami mengajak masyarakat untuk selalu menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat, dan selalu rutin berolahraga serta rutin mengikuti Senam Jantung Sehat bersama YJI Aceh,” pungkas Kak Na. (*lem)

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Meninjau Langsung Kondisi Abrasi Pemukiman Lhok Puuk Aceh Utara

0

MEDIANAD.COM, ACEH UTARA – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) meninjau langsung kondisi permukiman warga yang tergerus abrasi laut di Gampong Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (16/11/2025).

Dalam kunjungan itu, Mualem menyebut situasi di kawasan tersebut sudah sangat mengkhawatirkan dan membutuhkan penanganan cepat agar tidak makin meluas.

“Saya harapkan secepat mungkin diperbaiki ya, karena ini kalau boleh dikatakan kondisinya darurat. Supaya cepat,” kata Mualem saat berada di lokasi.

Mualem menambahkan akan segera memanggil Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) untuk menindaklanjuti penanganan abrasi tersebut agar dampaknya tidak semakin meluas.

Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil atau Ayahwa yang turut mendampingi kunjungan itu menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Aceh terhadap warga terdampak abrasi di Lhok Puuk.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Gubernur yang pada hari ini kita telah bersama-sama melihat langsung bagaimana kejadian abrasi di Lhok Puuk. InsyaAllah Pak Gubernur sudah mengatakan bahwa akan berusaha secepat mungkin sehingga masyarakat Lhok Puuk aman. Mudah-mudahan cepat selesai,” kata Ayahwa.

Keuchik Lhok Puuk, T. Bakhtiar, menjelaskan bahwa abrasi yang kian parah telah merusak permukiman penduduk sejak beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data gampong, terdapat 475 kepala keluarga (KK) di Lhok Puuk, dan 214 KK di antaranya sudah terdampak langsung abrasi.

“Yang sudah terbawa arus 38 KK (rumah) dan tidak ada lagi jejaknya,” kata Bakhtiar. Ia menyebut permukiman yang dulunya padat kini berubah menjadi garis pantai. “Ini tanahnya memiliki sertifikat tempat kita berdiri di sini yang kini menjadi pantai.”

Bakhtiar mengatakan abrasi semakin tajam sejak sekitar 2019. Kini, air laut bahkan mulai masuk ke permukiman warga ketika pasang purnama berlangsung. Kondisi ini menyebabkan fasilitas dasar turut terdampak.

Misalnya, abrasi yang terus terjadi telah merusak badan jalan utama gampong. Jalan yang sebelumnya menjadi akses utama bagi warga kini sebagian sudah amblas diterjang ombak.

“Hari ini bukan hanya badan jalan yang rusak, tapi saat pasang purnama air sudah masuk ke perkampungan penduduk. Jadi sumur yang biasanya dipergunakan untuk mandi sudah tidak bisa lagi dipergunakan. Karena di sini juga tidak ada lagi air PDAM. Pipanya ada setelah tsunami, tapi airnya tidak teraliri,” jelasnya.

Pemerintah gampong berharap penanganan darurat segera dilakukan, termasuk pembangunan pemecah gelombang serta relokasi sementara warga yang sudah kehilangan tempat tinggal.

Mualem memastikan pemerintah akan mengupayakan langkah mitigasi dan penanggulangan jangka pendek maupun jangka panjang. “Kita tidak ingin ada korban lebih besar lagi. Semua harus kita lakukan dengan cepat,” katanya.[]

Malam Penganugrahan Atlet Berprestasi, Mualem Kenang Aburazak

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH –  Gubernur Aceh Muzakir Manaf terharu terhadap tokoh olah raga Aceh Abu Razak, momen hari tersebut berlangsung saat Mualem menyampaikan kata sambutannya pada malam Penganugrahan penghargaan mendali kepada atlet/pelatih peraih mendali PON Aceh, tahun 2024 di Anjoeng Mon Mata, Jumat (14/12/2025) malam.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengatakan, bahwa abu Razak merupakan ketua umum komite olah raga nasional Indonesia Aceh prode tahun 2022 – 2026.

Namun takdir berkata lain, Aburazak meninggal dunia disaat menjalankan ibadah umrah di tanah suci Makkah, pada 19 Maret tahun 2025.

“Saya sangat terharu dan selalu teringat karena banyak sekali sumbangsih dari beliau”, centus Mualem, “dan juga cukup banyak sumbangsih untuk Aceh yang dia sumbangkan komitmen beliau untuk membina para atlet juga memajukan sektor olah raga Aceh itu sangat tinggi kata Mualem.

Dan dengan ketekunannya, maka olah raga Aceh berhasil dan melambung tinggi mari bersama sama memberikan kehormatan khusus kepada almarhum abu Razak atas pengabdian beliau membangun olah raga Aceh.

Pada momen tersebut gubernur mengajak semua pihak khususnya insan olah raga Aceh untuk menjadikan pencapaian pon XXI.

Sebagai tanggal kebangkitan olah raga Aceh dan saya atas nama gubernur Aceh kata Mualem, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak dalam Menti momen seperti ini mari kita jadikan momen yang bersejarah ini menjadi sebagai tonggak kengkitan olah raga Aceh, saya juga mengharap kepada atlet dan pelatih untuk terus memacu untuk menuju kesuksesan di pon yang akan datang.(lem)

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Dan DPRA Tandatangani KUA-PPAS 2026

0

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM – Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang didampingi sekretaris daerah Aceh M,Nasir bersama DPR Aceh melakukan Pendatanganan rancangan kebijakan umum anggaran prioritas anggaran sementara, digedung serbaguna DPR Aceh, Jumat (14/11/2025).

Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang didampingi oleh ketua tim tapa Aceh M.Nasir ( sekda aceh) bersama juga disaksikan oleh pimpinan dan anggota DPRA serta seluruh SKPA.

Mualem mengatakan, bahwa penandatanganan KUA-PPAS tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat arah pembangunan Aceh pada tahun 2026, mualem menyebutkan bahwa ini komitmen pemerintah Aceh untuk memaksimalkan anggaran untuk peningkatan kesejahteraan rakyat Aceh termasuk pembangunan infrastruktur peningkatan layanan dasar juga serta penguatan ekonomi rakyat.

Gubernur Aceh juga menyinggung bahwa belum lama ini menjumpai bapak presiden Prabowo Subianto di Hambalang.

Jadi dalam pertemuan dengan pak presiden RI mualem memaparkan berbagai kebutuhan pembangunan termasuk percepatan sejumlah kegiatan proyek prioritas, jadi semua yang saya sampaikan, kata Mualem ditampung dan didukung penuh oleh bapak Prabowo.

Terhadap berbagai program pembangunan di Aceh juga termasuk didalamnya ada beberapa ruas jalan strategi serta peningkatan konektifitas wilayah dan peninjauan kembali beberapa kebutuhan penting didaerah, dan juga bapak presiden Prabowo sangat setuju terhadap pembangunan terowongan Geuruete juga pembangunan tentang perikanan di Aceh dan ini menjadi dorongan yang sangat besar dari bapak presiden Prabowo untuk Aceh.

Bahkan, Presiden Prabowo mengharapkan Seluruh kegiatan penting itu harus bergerak cepat,untuk mewujutkan pembangunan yang merata.(lem)

Gubernur Aceh Kukuhkan Nanang Agus Susistrino sebagai Kepala Perwakilan BPKP Aceh

0

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM-Kepala BPKP perwakilan Aceh yang baru Nanang Agus Sutrisno dikukuhkan oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf,direction pendopo Gubernur Aceh, Jumat (14/11/2025).

Mualem mengucapkan selamat kepada kepala badan pengawasan keuangan dan pembangunan ( BPKP) dan sukses dan semakin memperkuat pengawasan keuangan daerah.

Jadi kata Mualem, akhir pertemuan dengan bapak presiden RI belum lama ini dijakarta melaporkan tentang persoalan hampir semua muara pelabuhan pelabuhan yang ada di Aceh terjadi kedangkalan.

Hampir muara (Kuala) itu pasir menumpuk Meka kapal yang ingin mendaratkan ikan ke TPI susah masuk karena sebut mualem hampir 95 persen pelabuhan pendaratan ikan di Aceh terjadi kendakalan yang serius dan ini perlu penggurukan total dan permanen jadi bapak presiden Republik Indonesia pak Prabowo Subianto menyetujui usulan yang saya sampaikan termasuk dana untuk mantan kobantan gam melalui dana abadi, sebut Mualem (lem)

H. Sudirman Terus Kawal Proses Hukum, Buntut Kasus Tewasnya Mahasiswa Asal Simeuleu di Masjid Agung Sibolga

0

MEDIANAD.COM, SIBOLGA – Pengawalan proses hukum terus dilakukan. Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, turun mengawal proses hukum ke Kota Sibolga, Sumatera Utara.

Ini dilakukan untuk mengadvokasi kasus kematian Arjuna Tamaraya alias Arjun,21, pemuda asal Simeulue, Aceh, yang diduga menjadi korban penganiayaan di salah satu masjid di Sibolga, beberapa waktu lalu itu.

Kehadiran Haji Uma ke Sibolga pada Senin (10/11/2025) merupakan tindak lanjut dari upaya pengawalan terhadap kasus dugaan kekerasan yang dilakukan warga setempat yang menyebabkan meninggalnya Arjun di Mesjid Agung, Sibolga, Sumatera Utara, Jumat (31/10/2025) malam.

Dalam kunjungannya, Haji Uma melakukan rapat tertutup bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sibolga, Kapolres Sibolga, dan tim pengacara yang mendampingi keluarga korban.

Pertemuan itu membahas secara rinci perkembangan penyelidikan kasus serta kendala yang dihadapi aparat kepolisian dalam proses hukum yang tengah berjalan.

Dalam keterangannya Haji Uma menegaskan, kehadirannya bukan untuk mengintervensi kinerja aparat, namun sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian terhadap warga Aceh yang menghadapi persoalan hukum di luar daerah.

“Kami ingin memastikan agar kasus ini ditangani secara objektif dan transparan. Keluarga korban berhak mendapatkan keadilan, dan aparat penegak hukum harus bekerja sesuai prosedur tanpa tekanan dari pihak mana pun,” ujar Haji Uma.

Ia juga mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kota Sibolga dan aparat kepolisian yang telah membuka ruang komunikasi dengan pihaknya. Dalam kesempatan itu,

Haji Uma meminta agar semua proses dilakukan secara terbuka, serta memastikan hasil visum dan pemeriksaan saksi-saksi dapat menjadi dasar kuat dalam menegakkan kebenaran.

Sementara itu, tim pengacara yang mendampingi keluarga korban menyampaikan terima kasih atas perhatian Haji Uma dan semua pihak yang telah membantu mengawal proses hukum. Mereka berharap dukungan ini dapat mempercepat penuntasan kasus dan memberikan rasa keadilan bagi keluarga Arjun di Aceh.

Dari hasil kunjungan dan pertemuan yang dilakukannya dengan Sekda dan Kapolres Sibolga serta pengacara keluarga korban, Haji Uma mengatakan jika proses hukum yang saat ini tengah berlangsung terhadap 5 orang tersangka pelaku, berjalan secara terbuka dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Haji Uma juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum atas kasus tersebut secara tuntas dan memberi rasa keadilan bagi pihak keluarga korban di Aceh. Ia juga turut meminta dukungan dari warga Aceh untuk mengawal bersama kasus ini.

“Dari hasil pertemuan dengan Sekda dan Kapolres Sibolga serta pengacara, sejauh ini proses hukum terhadap kasus Arjun berjalan transparan dan sesuai prosedur. Namun, saya secara pribadi akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas serta memberi rasa keadilan bagi keluarga korban di Aceh”, tegasnya.

Seperti doberitakan sebelumnya, kasus kematian Arjun sebelumnya menyita perhatian publik setelah beredar informasi bahwa korban diduga mengalami tindak kekerasan di dalam masjid Agung, Sibolga pada Jumat (31/10/2025) malam sebelum dinyatakan meninggal dunia. Hingga kini, penyidik Polres Sibolga masih terus melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus ini.

Haji Uma juga mengucapkan terimakasih kepada Wakil Ketua DPR D Sibolga Jamil Zeb Simauri yang memfasilitasi Pertemuan dan sudah mengawal kasus kematian Arjun dari awal sampai sekarang.[*]

Marlina Muzakir Manaf Bunda PAUD Aceh Raih Penghargaan Nasional

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Marlina Muzakir Manaf mendapat penghargaan nasional atas keberhasilan membina bunda PAUD Aceh tahun 2025 di Jakarta pada malam puncak apresiasi bunda PAUD tingkat nasional yang diselenggarakan oleh kementerian pendidikan dasar dan menengah republik indonesia.

Penghargaan ini di serahkan sebagai bentuk apresiasi dedikasi komitmen bunda PAUD provinsi dalam mendukung pengembangan layanan pendidikan usia dini diseluruh kabupaten/ kota di Aceh.

Turut hadir di acara tersebut direktur jenderal pendidikan dasar menengah RI Gotot suharwoto sekaligus menyampaikan kata kata sambutan pada malam apresiasi tersebut, selain Aceh juga ada 19 provinsi lain yang mendapat penghargaan tersebut.

Gotot dalam kata sambutannya mengatakan kemendikdadmen saat ini telah merancang berbagai program strategis untuk memastikan layanan PAUD dapat menjangkau seluruh anak di Indonesia, karena anak-anak usia dini kita ibaratkan sebagai sebuah kendaraan yang akan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih unggul, maka mesin dari kendaraan besar tersebut adalah para bunda PAUD peran bunda PAUD sangat vital dalam menyukseskan visi Indonesia emas tahun 2045 ujar Gotot.

Ia juga mengatakan bahwa Tanpa mesin yang kuat kendaraan besar tersebut tidak mampu melaju jauh karena maka kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada bunda PAUD ditingkat provinsi kabupaten/ kota dan kecamatan Hinga desa komitmen dan dukungan mereka dalam memperluas layanan PAUD secara menyeluruh.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa upaya dan kepedulian bunda PAUD provinsi Aceh dalam memajukan pendidikan anak usia dini mendapat pengakuan ditingkat nasional sekaligus menjadi motivasi dalam memperkuat sigergi untuk menuju Indonesia emas di tahun 2045 nanti dan juga akan melahirkan putra putri terbaik Aceh di Indonesia emas.(lem)

Chaidir Ditunjuk Jadi Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh, Siap Jalankan Amanah dan Perkuat Sinergi Sosial

0

MEDIANAD COM, BANDA ACEH – Pemerintah Aceh resmi menunjuk Chaidir, S.E., M.M. sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Aceh, berdasarkan Surat Perintah Nomor PEG.821.22/132/2025 yang ditandatangani oleh Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP., M.PA. pada Kamis (13/11).

Chaidir yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Sosial Aceh mendapat amanah untuk memimpin sementara instansi tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dan Bapak Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, serta Bapak Sekda Aceh M. Nasir, S.IP., M.PA. atas kepercayaan yang diberikan.

“Ini amanah besar yang akan saya jalankan dengan sungguh-sungguh. Insya Allah, saya siap bekerja maksimal untuk menyukseskan program-program sosial Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujar Chaidir di Banda Aceh.

Chaidir menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan seluruh Pilar Sosial Aceh seperti Tagana, PSM, TKSK, Pendamping PKH, Karang Taruna, LKS, Pelopor Perdamaian dan LKKS. Menurutnya, pilar sosial merupakan ujung tombak pelayanan sosial di lapangan. Dan kita juga harus memperkuat koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten/ Kota di Aceh” tegas Chaidir”

“Dinas Sosial Aceh akan terus hadir untuk masyarakat, memperkuat sinergi, dan memastikan bantuan dari pemerintah Aceh serta layanan sosial tepat sasaran. Kita ingin kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” tutupnya.(*/lem)

Kolonel Purn HM Djafar, Karim Pahlawan Pembela Kemerdekaan RI

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH -Dan Peltu pern. Abd.Wahab Naim pahlawan perdamaian Bosnia, wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dalam sambutannya mengatakan momen hari pahlawan harus dimaknai bukan hanya sebagai peringatan sejarah.

Tetapi juga sebagai refleksi untuk memutuskan nilai perjuangan para pahlawan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, perjuangan hari ini tidak lagi mengangkat senjata perjuangan membangun melahirkan karya menegakkan keadilan menjaga integritas serta berupaya memajukan Aceh dan Indonesia, agar semakin sejahtera dan bermartabat.

Dek Fadh juga mengatakan bahwa Aceh hari ini memiliki catatan panjang dalam sejarah perjuangan bangsa bahwa semangat keiklasan dan keberanian rakyat menjadi inspirasi bagi generasi masa depan, ketika banyak wilayah ditaklukkan, Aceh tetap berdiri tegak sebagai benteng terakhir martabat bangsa.

Semangat inilah yang mengalir dalam darah masyarakat Aceh sampai sekarang. Wagub Aceh Fadhlullah berharap agar keluarga pahlawan agar senantiasa memberikan doa dan dukungan moral kepada pemerintah Aceh dalam melanjutkan cita cita perjuangan para pendahulu,

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawan dan bukan sekedar mengenang namun harus memutuskan cita cita dan nilai perjuangan dalam kehidupan nyata.(lem)

Popular Posts

My Favorites

Polres Sabang Gelar Jum’at Berkah, Bagikan Makanan Kepada Masyarakat

0
MEDIANAD.COM, SABANG - Polres Sabang kembali menggelar Jum'at Berkah dengan membagikan paket makanan kepada masyarakat di Masjid Babuttaqwa, Jln.K.H. Agus Salim, Gp.Ie Meulee, Kec.Sukajaya...