Pemerintah

Beranda Pemerintah Halaman 13
Berita Pemerintahan

Gubernur Aceh Pimpin Upacara HUT ke-80 RI di Blang Padang

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dipusatkan di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Minggu (17/8/2025).

Upacara pengibaran bendera Merah Putih berlangsung khidmat, diikuti oleh seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, jajaran pejabat Pemerintah Aceh, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh, pimpinan lintas instansi, prajurit TNI-Polri dari berbagai kesatuan, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, serta peserta dari unsur lainnya.

Gubernur hadir bersama sang istri, Marlina Muzakir, yang turut mendampingi jalannya prosesi kenegaraan. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar hingga Sang Saka Merah Putih berkibar gagah di tiang utama. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sejumlah atraksi seni dan pertunjukan yang memeriahkan suasana peringatan HUT RI.

Dalam keterangannya kepada awak media, Gubernur menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan peringatan HUT Kemerdekaan di Aceh tahun ini. Ia menyampaikan pesan bahwa momentum bersejarah tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh rakyat Aceh akan pentingnya persatuan dan semangat gotong royong dalam membangun bangsa.

“Mari kita bersatu padu dalam membangun Aceh khususnya, serta Indonesia pada umumnya,” ujar Gubernur.

Tahun ini menjadi momen perdana bagi Gubernur Muzakir Manaf memimpin upacara peringatan HUT RI di Aceh, setelah resmi dilantik sebagai Gubernur Aceh pada Februari lalu.(*)

Hari ini, Gubernur Aceh Melantik M Nasir Syamaun Sebagai Sekda Definitif

0

Akkar Arafat, S. STP, M. Si Karo Administrasi Pimpinan Setda Aceh

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH -Gubernur Aceh H Muzakir Manaf dijadwalkan melantik M Nasir Syamaun S.IP., M.PA sebagai Sekda Aceh definitif di Anjong Mon Mata Pendopo Gubernur Aceh Jumat sore (15/8/2025).

Pelantikan itu dilakukan usai keluarnya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 120/TPA Tahun 2025 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Provinsi Aceh, yang dikeluarkan oleh Kementerian Sekretariat Negara.

“Alhamdulillah Keppres Sekda Aceh definitif sudah keluar, dan Insya Allah sore ini (Jum’at) Gubernur Mualem akan melantik Nasir Syamaun sebagai Sekda,” kata Karo Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat, S. STP, M. Si di Banda Aceh Jumat pagi (15/8/2025).

Karo Adpim Setda Aceh Akkar menjelaskan, M Nasir Syamaun sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Aceh, dan akan resmi mengemban amanah sebagai pejabat tertinggi ASN di Pemerintah Aceh secara definitif.

Pelantikan ini sekaligus mengakhiri status pelaksana tugas yang telah diembannya sejak beberapa waktu lalu.

Rangkaian prosesi pelantikan rencananya dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala SKPA serta tamu undangan.

Dengan dilantiknya Sekda definitif, koordinasi dan kinerja Pemerintahan Aceh menjadi semakin optimal, khususnya dalam mendukung program strategis daerah dan pelayanan publik, ujar Akkar.(*)

Aksi Sabang Bersih, Wujud Komitmen Pemerintah Jaga Keindahan Kota

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Pemerintah Kota Sabang kembali melaksanakan gotong royong Aksi Sabang Bersih dengan melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN dari berbagai instansi.

Kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap pekan, dengan menyasar titik-titik strategis yang telah ditentukan. Kali ini, titik gotong royong tersebar di kawasan tribun Sabang Fair, Sabang Hill, Gedung Souvenir, dan Taman Burung, dengan pembagian area sesuai penugasan OPD.

Seluruh instansi diwajibkan mengikutsertakan ASN dan Non ASN dengan membawa peralatan kebersihan masing-masing. Dengan penuh semangat, seluruh pegawai bahu-membahu membersihkan fasilitas umum dalam lingkup yang telah ditentukan.

Tak hanya memantau, pada kesempatan ini Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus turut hadir dan turun langsung melakukan pembersihan di kawasan tribun Sabang Fair dan Sabang Hill.

Selain membersihkan area publik, Ia juga meninjau langsung kondisi bagian bawah tribun Sabang Fair yang mengalami kerusakan untuk segera ditindaklanjuti.

Wakil Wali Kota Sabang mengatakan kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap Jumat ini bertujuan menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keindahan Kota Sabang.

“Kegiatan gotong royong ini bukan sekadar membersihkan kota, tetapi juga menanamkan budaya kebersihan dan kepedulian bersama. Kami berharap seluruh masyarakat ikut berperan serta menjaga lingkungan, sehingga Kota Sabang selalu bersih, nyaman, dan indah untuk ditinggali maupun dikunjungi,” kata Wakil Wali Kota Sabang, Jumat (15/8).

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan dengan memulainya dari hal-hal sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan.

“Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, mulai dari sekitar rumah dan tempat kerja. Dengan partisipasi aktif kita semua, Kota Sabang akan semakin indah, nyaman, dan membanggakan,” tambahnya.

Aksi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemko Sabang dalam menciptakan kota yang bersih, nyaman, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan, sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai budaya yang mengakar di Sabang.(man)

2.025 Bendera Merah Putih Berkibar di Sabang, Sambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI

0

MEDIANAD.COM, SABANG- Deretan bendera merah putih berkibar gagah di sepanjang jalan mulai dari Jalan Lapangan Yos Sudarso hingga Sabang Fair. Diinisiasi Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Komando Armada I Kota Sabang, 2.025 bendera merah putih dikibarkan oleh Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus bersama Forkopimda, TNI-Polri dan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi wujud partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat Sabang untuk memeriahkan momen bersejarah bangsa, sekaligus mengingatkan akan perjuangan para pahlawan yang mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan.

Wakil Wali Kota Sabang menyampaikan bahwa pemasangan bendera serentak ini adalah bentuk penghormatan kepada simbol negara yang menyatukan seluruh rakyat Indonesia.

“Bendera merah putih adalah lambang persatuan dan kebanggaan kita sebagai bangsa Indonesia. Melalui kegiatan ini, kita ingin mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan,” kata Suradji Junus usai melakukan pemasangan bendera, Rabu (13/8).

Tidak hanya memperindah wajah kota, bendera yang membentang di tepi jalan itu juga menjadi simbol kebersamaan, semangat kemerdekaan, dan cinta tanah air menjelang perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Sabang juga telah mendistribusikan bendera merah putih kepada setiap keuchik untuk dipasang di wilayah masing-masing, sehingga suasana kemerdekaan dapat dirasakan merata hingga ke seluruh pelosok gampong.

“Kita harap bersama, momentum kemerdekaan ini menjadi penguat tekad seluruh masyarakat Sabang untuk bersama-sama membangun daerah, meningkatkan kesejahteraan, menjaga keamanan dan ketertiban demi kemajuan bangsa, serta menjadi penambah semangat jiwa nasionalisme,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Komandan Guskamla Koarmada I Kolonel Laut (P) Ari Krisdianto mengatakan bahwa menjaga Indonesia tidak cukup hanya dengan kekuatan militer. Kegiatan hari ini menunjukkan bahwa nasionalisme tetap tumbuh kuat di tapal batas dan garis depan negeri.

“Indonesia akan tetap kuat selama rakyatnya bersatu, Indonesia akan tetap merdeka selama generasi mudanya mencintai tanah air, Indonesia akan terus jaya selama merah putih berkibar di hati kita. Kita tidak boleh lengah, tantangan zaman terus berubah tapi satu yang tak boleh berubah, cinta kita kepada tanah air,” ujarnya.

Terakhir, Danguskamla mengajak masyarakat Kota Sabang untuk menjadikan peringatan HUT KE-80 RI ini sebagai tonggak kebangkitan nasionalisme yang lebih kuat, lebih dalam serta lebih nyata, dalam setiap langkah, pikiran dan tindakan sebagai anak bangsa.(man)

Pembangunan Gedung Utama Gedung MTQ Mencapai 81 Persen

0

Wakil Bupati Pidie Jaya

MEDIANAD.COM, PIDIE JAYA – Persiapan arena MTQ tingkat provinsi di Pidie Jaya sudah mencapai 81 persen diperkirakan akhir Agustus akan selesai seluruh kegiatan pembangunan dan sampai saat ini belum ada hambatan apapun hal, ini disampaikan oleh Hasan Basri wakil Bupati Pidie jaya pada saat rapat koordinasi MTQ Aceh diaula kantor syariat Islam.aceh ( 7/8/2025) rapat tersebut dipimpin langsung oleh PLT sekda Aceh M.Nasir.

Wakil bupati Pijay didalam Amanatnya dalam pemaparan progres pembangunan gedung utama MTQ sudah mencapai 81 persen dan menargetkatkan akhir Agustus akan rampung sekarang kata Hasan Basri.

“Karena proses sekarang sedang mengurus pencairan dana dari provinsi Aceh tahap berikutnya di dinas keuangan Aceh, maka kami berharap pencairan bisa secepat mungkin agar pelaksanaan kegiatan pembangunan bisa cepat selesai dan lebih cepat, dan pemerintah Pidie Jaya mengharapkan dukungan pada pemerintah Aceh untuk fasilitasi penunjang lainnya tambahan penunjang sejumlah unit mobil pengangkut sampah serta mobil tangki untuk distribusi pengangkut air”.

Plt.Sekda Aceh M. Nasir

PLT Sekda Aceh M.Nasir dalam rapat menyampaikan terkait kegiatan pelaksanaan MTQ di Pidie Jaya yang akan dilaksanakan pada akhir tahun ini, meminta semua pihak penanggungjawab menyiapkan setiap aspek dengan sebaik mungkin agar pelaksanaan kegiatan MTQ tingkat provinsi benar-benar tertip dan memberikan manfaat yang sebesar besarnya bagi semua pihak.

M.Nasir mengatakan, bahwa dengan hasil dari rapat ini dapat memberikan hasil yang konkrit juga membawa semangat baru dalam rangka persiapan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi di kabupaten Pijay, ke XXXV11 ujar PLT sekda Aceh M.Nasir.(ml)

Pabrik Karet Di Aceh Barat Siap Beroperasi ,Distambun Aceh Melarang Karet Mentah Kirim Keluar Daerah

0

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM-  Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Cut Huzaimah meminta pada pemilik kebun karet yang ada di Aceh untuk tidak lagi mengirim karet mentah keluar Aceh, karena Aceh sudah mempunyai pabrik pengelolaan sendiri di Aceh Barat.

Jadi dengan kehadiran pabrik karet di Aceh Barat akan menampung sejumlah tenaga kerja, dan pabrik ini mampu mengolah sampai 2,500 ton perbulan, kata Bu Cut (6/8/2025).

Makanya pemerintah aceh mulai saat ini melarang bahan baku karet mentah dikirim atau di oleh diluar Aceh. Alasan Kadis Pertanian dan Perkebunan melarang membawa bahan mentah keluar Aceh supaya masyarakat kita bisa dipekerjakan di pabrik karet kita sendiri otomatis ekonomi masyarakat akan terdongkrak dan pelan-pelan pengangguran akan berkurang dan kita juga ingin Aceh lebih maju lagi.

Menurutnya, kebijakan menahan bahan baku karet mentah untuk tidak dikirim keluar Aceh adalah langkah strategis untuk mendukung helirisasi industri menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat disekitar serta produksi karet.

“Kita sudah punya pabrik karet sendiri di Aceh Barat untuk apa lagi dijual bahan mentah keluar Aceh ini saatnya kesempatan bagi kita untuk membangun ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja serta memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Bu Cut.

Pabrik karet tersebut adalah pabrik milik PT potensi bumi sakti yang telah diresmikan 8 juli 2025 yang lalu di Gampong Gle Siblah kecamatan Woila Aceh Barat, pabrik ini berdiri atas lahan seluas 25 hektar dan mampu mengeloh sampai sebanyak 2,500 ton karet mentah perbulan, pabrik ini memang sudah lama di idam-idamkan, disaat Mualem masih menjabat wakil gubernur Aceh waktu itu dan beliau juga yang melakukan peletakan batu pertama dimulainya pekerjaan pabrik.(ml)

Upaya Turunkan Angka Stunting pada Remaja Putri, Poltekkes Kemenkes Aceh lakukan Edukasi dan Screening Pemeriksaan Haemaglobin

0

MEDIANAD.COM, ACEH BESAR – Upaya-upaya untuk menurunkan angka stunting terus dilakukan oleh pemerintah. Hal ini dilakukan agar generasi emas yang merupakan tujuan pemerintah dapat tercapai pada tahun 2045.

Salah satu bentuk kontribusi dari dunia pendidikan untuk mendukung program pemerintah tersebut adalah dengan melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat tentang Edukasi Pencegahan Stunting pada remaja putri dan Screening Pemeriksaan Haemoglobin.

Tim Pengabdian Masyarakat dari Poltekkes Kemenkes Aceh yang diketua Darmawati.S.Pd.,MT dengan anggota Siti Hadijah.S.Si.,M.Si serta Rahmayanti,S.Pd.,M.Pd, bersama dengan tiga orang mahasiswa Poltekkes Kemenkes Aceh Jurusan Teknologi Laboratorium Medis pada tanggal 17 Juli 2025 lalu, telah melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan judul Edukasi Pencegahan stunting pada Remaja Putri serta screening Pemeriksaan Haemaglobin di Dayah Insan Qurani Aceh Besar.

Kegiatan ini dilakukan terhadap kelompok remaja putri tingkat Aliyah pada dayah tersebut. Kepala madrasah Dayah Insan Qurani bapak Irhami Razali, S.Pd.I.,M.TESOL menyambut baik kegiatan ini dengan memberikan kontribusi dan akses fasilitas agar kegitan bisa berlangsung dengan lancar.

Selain itu, melalui Ustadzah Ayu Rahmawati, Amd.Kep selaku penanggung jawab klinik berharap kegiatan hal serupa dapat dilanjutkan agar stunting bisa dicegah secara dini.

Kegiatan ini diawali dengan edukasi Pencegahan stunting kepada para santri tingkat Aliyah kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kadar Haemoglobin.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberi pemahaman kepada remaja putri yang merupakan calon dari ibu agar bisa mempersiapkan diri agar terbebas dari anemia akibat kekurangan kadar Haemoglobin sehingga bisa melahirkan anak-anak yang bebas stunting dimasa datang.(tim)

Tiga terbaik, Pemko Sabang raih penghargaan Penerapan Ecological Fiscal Transfer

0

MEDIANAD.COM, SABANG-Pemerintah Kota Sabang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kali ini, Pemko Sabang berhasil meraih penghargaan sebagai Terbaik tiga Pemerintah Daerah dengan Penerapan Ecological Fiscal Transfer (EFT) 2025.

Penghargaan yang diinisiasi oleh Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pendanaan Ekologis (KMP-SE) tersebut, diterima Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam dalam Konferensi Nasional Pendanaan Ekologis VI Tahun 2025, di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 5 agustus 2025.

EFT atau Ecological Fiscal Transfer merupakan pendekatan kebijakan fiskal yang mendorong pemerintah daerah untuk melestarikan lingkungan hidup dan melindungi kawasan ekosistem penting melalui pemberian insentif berbasis kinerja ekologis.

Dalam konferensi nasional itu, Koalisi memberi EFT Award 2025 kepada pemerintah daerah dengan komitmen dan inovasi kuat terhadap perlindungan dan pendanaan ekologis. Penerima kategori Inovasi Utama adalah Kabupaten Bulungan di Kalimantan Utara, Kabupaten Siak di Provinsi Riau dan Kota Sabang di Nanggroe Aceh Darussalam.

Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pembangunan yang berkelanjutan.

“Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh masyarakat Sabang yang telah bersama-sama menjaga alam dan memperkuat kemandirian fiskal daerah,” ujarnya.

Dijelaskan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah, yang menunjukkan komitmen dan capaian nyata dalam penerapan mekanisme insentif fiskal berbasis lingkungan.

“Kami menjadikan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari arah kebijakan pembangunan kota. Melalui EFT, kami memotivasi partisipasi masyarakat dalam menjaga ekosistem penting, terlebih lagi karena Sabang juga merupakan kota wisata,” kata Wali Kota.

Di Kota Sabang, EFT telah diterapkan dalam bentuk alokasi anggaran ke gampong-gampong yang aktif menjaga kawasan lindung, hutan adat, serta ekosistem pesisir.

“Dengan penghargaan ini, kami akan semakin memperkuat komitmen dalam mengarusutamakan kebijakan fiskal yang berpihak pada kelestarian lingkungan serta membangun kota yang tangguh terhadap perubahan iklim,” tambahnya.(man)

Kemenkes Poltekkes Aceh Adakan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang merupakan salah satu bentuk kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi Poltekkes Kemenkes Aceh yang ikut serta berperan dan

berkontribusi dalam memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pendampingan Kesehatan dan penyuluhan. Kegiatan PKM ini telah dilaksanakan pada hari, selasa (22/7/2025) lalu, yang melibatkan tiga dosen pengabdi.

Asri Jumadewi, S.Si.,M.Kes sebagai ketua pelaksana bersama tim Dr. Irwana Wahab, SKM.,M.Kes, Erlinawati,
SKM.,M.Kes beserta empat mahasiswa Poltekkes Kemenkes Aceh.

Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Plus Dayah Al Athiyah Lembah Seulawah Aceh Besar. Kegiatan ini disambut baik oleh wakil ketua Yayasan ibu Rita Indahyati, S.E.,M.Pd.,
dan kepala sekolah SMP Plus Athiyah yang memberikan apresiasi atas adanya kegiatan PKM. Semoga PKM ini dapat terus berlanjut untuk memacu dan meningkatkan pengetahuan kesehatan dini bagi siswa siswi Dayah.

Adapun tahapan kegiatan dimulai dengan penyuluhan
oleh ketua pelaksana, pendampingan, demonstrasi personal hygiene dan diakhiri dengan evaluasi kegiatan PKM. Optimasi personal hygiene dapat menurunkan risiko kejadian scabies (kudis) dan gangguan kesehatan lain yang berisiko seperti Pedikulosis kapitis, yaitu infeksi
pada kulit kepala dan rambut yang disebabkan oleh Pediculus humanus (var. Kapitis).

Penyakit ini sering menyerang anak sekolah terutama di sekolah asrama, yang dapat menyebar dengan mudah melalui kontak langsung maupun secara tidak langsung.

Oleh sebab itu, pentingnya edukasi kesehatan diri atau personal hygiene diharapkan dapat membantu
meningkatkan perilaku sehat anak sekolah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang
mandiri di bidang kesehatan.

Hal ini menjadi urgensi dan tujuan utama pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan melibatkan Dayah Al Athiyah sebagai mitra. Kebersihan diri yang dimaksud secara personal hygiene dapat diterapkan dengan meningkatkan kebiasaan sehat yang menunjang kesehatan individu, seperti kebiasaan mandi, kebersihan mulut dan gigi, kebersihan badan dan kuku, kebersihan pakaian, kebersihan kamar, tempat tidur dan sanitasi
air.(*/rel)

Transfer Dana Otsus Tahap Dua Untuk Aceh Rp 1,5 T

0

Reza Saputra, Kepala Badan Keuangan Aceh 

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM –  Dana Otsus Aceh tahap dua cair 1,5 triliun hal ini di sampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh Reza Saputra pada media, (31/7/2025).

Jadi, dana Otsus Aceh tahap dua sudah masuk kerekening umum kas daerah pemerintah Aceh. Kabar cairnya dana Otsus Aceh tahap dua tersebut disampaikan kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh Reza menyebutkan, bahwa dana sebesar 1,5 Triliun dana Otsus yang masuk ke RKUD tersebut itu seluruhnya jatah provinsi.

Sedangkan untuk jatah kabupaten/kota Rp 438 milyar lagi yang belum di Transfer oleh pihak pusat. Hal itu terjadi karena belum ada satupun kabupaten/ kota yang cukup dalam pengajuan syarat kementerian keuangan RI.

“Jadi saat ini kabupaten /kota ada yang belum cukup syarat dalam mengusulkan pencairan sampai saat ini, jadi tahun ini pengusulan pencairan dana Otsus tidak lagi menunggu kabupaten/kota begitu siap pelaporan syarat pengusulan langsung bisa kita ajukan,ini memang peraturan dari kementerian keuangan RI”, sebut Reza.

Reza menyebutkan, bahwa pihaknya mulai mengusulkan pencairan dana Otsus tahap dua sejak 30 Juni tahun 2025,syarat syarat pengusulan tahap dua yaitu, syarat penyampaian syarat salur.

Laporan realisasi kinerja, minimal realisasi 50 persen. Capaian kinerja atau output minimal 15 persen realisasi penyerapan minimal 50 persen. Realisasi dari silfa tahun anggaran sebelumnya.

Keseluruhan proses pencairan dana otsus Aceh terdiri dari empat tahap yang masing-masing tahapannya harus memenuhi tahapan salur yang telah ditentukan jadi pencairan dana Otsus tahap dua mengalami sedikit hambatan yang seharusnya bulan Juni, namun baru sekarang bergeser pada Juli 2025, tutup Reza Saputra.(ml)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Monitoring Posyandu, Dukung Pencegahan Stunting di Kuta Barat

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya mendukung program kesehatan masyarakat, Babinsa Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Darwis, melaksanakan kegiatan pendampingan dan monitoring Posyandu di wilayah...