Olahraga

Beranda Olahraga Halaman 7
Berita Olahraga

DPD Partai NasDem Banda Aceh Tuan Rumah Festival Sepak Bola Usia Dini Restorasi Cup I 2025

0

Ketua DPD Partai NasDem Kota Banda Aceh, H Heri Julius dan Koordinator Pertandingan, TM Khaidir. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Partai NasDem, DPD Kota Banda Aceh menjadi tuan rumah gelaran akbar Festival Sepakbola Usia Dini U-11 bertajuk “Restorasi Cup I 2025”.

Turnamen ini akan digelar pada hari Sabtu, 1 November 2025, pukul 15.00 WIB, bertempat di Lapangan GOR Lambung Meraxa, Banda Aceh.

Yang juga momentum penting bagi pembinaan sepakbola usia dini di Aceh sekaligus mempererat silaturahmi antar Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kota Banda Aceh.

Sebanyak 12 tim SSB dipastikan ambil bagian dalam kompetisi ini, yang diharapkan menjadi ajang unjuk bakat dan semangat sportivitas bagi anak-anak usia 11 tahun.
Berikut adalah 12 tim SSB yang akan berlaga dalam Festival Sepak Bola Usia Dini U-11 “Restorasi Cup I 2025”:
1. SSB BARONA
2. SSB FARUQ FC
3. SSB IMKA
4. SSB RODAL FC
5. SSB GAPENA FA
6. SSB KUTA RAJA
7. SSB RANTAU ACEH
8. SSB UP FC
9. SSB TALENTA FC
10. SSB JONG ACEH
11. SSB LAMBHUK FOOTBALL ACADEMY
12. SSB ATAKANA

Ke-12 tim ini akan bersaing dalam format turnamen yang dirancang untuk memberikan pengalaman kompetitif sekaligus menyenangkan bagi para pemain muda.

Selain itu, turnamen ini juga menjadi ajang scouting bagi pelatih dan pengamat sepakbola lokal untuk melihat potensi bibit unggul dari Banda Aceh.

Turnamen dijadwalkan akan dibuka secara resmi oleh Ketua DPD Partai NasDem Kota Banda Aceh, H Heri Julius, SSo., MM.

Sementara itu, Koordinator Pertandingan, Ir Khaidir TM, MM menyampaikan, bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari gerakan restorasi sosial melalui olahraga, sejalan dengan semangat Partai NasDem.

“Kami ingin menciptakan ruang bagi anak-anak untuk tumbuh dalam semangat sportivitas, kerja sama, dan cinta terhadap olahraga,” katanya.

“Turnamen ini adalah wujud nyata dari komitmen kami terhadap masa depan generasi muda Aceh,” ujar Ir Khaidir TM.

Ia menyebutkan, Festival Sepakbola Usia Dini “Restorasi Cup I 2025” mempunyai sejumlah tujuan,di antaranya:
• Menumbuhkan semangat kompetisi sehat di kalangan anak-anak
• Menjadi wadah pembinaan atlet muda berbakat
• Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga sejak dini
• Memperkuat solidaritas antar komunitas sepak bola lokal

Dengan semangat restorasi dan kebersamaan, turnamen ini menjadi bukti bahwa sepakbola bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi tentang membangun karakter, disiplin, dan harapan masa depan.

Pembagian Grup
Grup A:
1. SSB BARONA
2. SSB FARUQ FC
3. SSB IMKA
4. 4. SSB RODAL FC
Grup B:
1. GAPENA FA
2. SSB KUTA RAJA
3. SSB RANTAU ACEH
4. SSB UP FC
Grup C:
1. SSB TALENTA
2. SSB JONG ACEH
3. SSB LAMBHUK FOOTBALL ACADEMY
4. SSB ATAKANA (rel)

Berlangsung di Jakarta, 1-10 November, ‘Gubernur Lepas Atlet POPNAS dan PEPAPERNAS Aceh’

0

MEDIANAD.COM,BANDA ACEH: Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Aceh, Muhammad Diwarsyah, M.Si lepas atlet Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) dan Atlet Paralimpik Pelajar Nasional (PEPAPERNAS) Aceh di Pendopo Gubernur, Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Rabu (29/10/2025) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten, M Diwarsyah menyemangati para atlet POPNAS dan PEPAPERNAS Aceg agar berjuang semaksimal mungkin untuk meraih prestasi pada ajang olahraga antar pelajar se tanah air dua tahunan dimaksud.

Mental bertanding, tanpa kenal lelah, fisik prima serta keyakinan yang telah dibekali dan ditanamkan selama dalam persiapan (pelatihan) sebagai modal untuk menggapai prestasi, pinta mantan Camat Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh tersebut.

Sembari menambahkan, pemerintah Aceh mendukung sepenuhnya terhadab pembinaan atlet olahraga Aceh secara berkesinambungan, serta mensport para atlet yang akan terjun kesetiap even label nasional maupun internasional, tutupnya singkat.

Sementara itu, Plt Kadispora Aceh, T Banta Nuzullah, M.Pd melaporkan, POPNAS ke XVII dan PEPAPERNAS ke XI tahun 2025 secara keseluruhan dihelatkan di Jakarta, dari tanggal 1-10 November 2025 serta Aceh mengirimkan 116 atlet dari 18 Cabang Olahraga (Cabor) yang diikuti kategori POPNAS.

Sedangkan PARALIMPIK hanya mengirim 20 orang atlet, ujar Plt Kadispora yang juga penanggung jawab kontingen Aceh secara umum. (non)

Kinerja Lini Belakang Mulai Membaik, “Skuad Persiraja Siap Tampil Maksimal di SUSU”, Sabtu Malam Dijamu PSMS Medan

0

Pemain Persiraja Banda Aceh, usai lakukan latihan ringan disalah satu lapangan tiga hari lalu di Medan. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Usai mengamankan tiga poin penting saat tandang di Persikad Depok pada pekan ke-6 Kompetisi Liga2 Pengadaian Champioship 2025/26 skuad Persiraja Banda Aceh semakin optimis menghadapi laga-laga berikutnya.

Terdekat dan sudah depan adalah menghadapi seteru abadinya PSMS Medan pada peken ke-7 di Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU), Lubuk Pakam, Sabtu (25/10/2025) malam.

Dalam sesi jumpa media, Jumat kemarin. Pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas minta anak asuhannya melupakan dulu sejenak atas keunggulan Head to Head (H2H) dalam 6 edisi laga terakhir dengan PSMS”, dimana Miftahul Hamdi dan kolega dituntut fokus pada laga Sabtu malam di SUSU.

Mengingat bentrok ini bagi skuad Laskar Rencong sangat krusial, “jika terpeleset akan menambah jengkal jauh perolehan poin dengan seteru lainnya dipapan klasmen Grup I’.
Otomatis Fitra Ridwan,cs wajib mengamankan poin pada laga yang bertajuk Derby tim pulau Sumatera tersebut yang juga selalu berjalan menarik dan ketat.

Optimistis yang diusung dan diintruksikan Head Coach Akhyar dan staf kepelatihan untuk anak asuhannya agar tampil maksimal didepan fans PSMS dalam laga tersebut cukup kuat alasan dan menyakinkan.

Salah satu faktor adalah kinerja lini belakang mulai berjalan sesuai fakem yang diharapkan, peran tembok kebar, M Revan dan Ari Kurung serta dua fullback memperlihat kinerja positif dalam tiga laga terakhir, dimana hanya kebobolan 2 gol.

Bahkan saat dijamu Persikad Depok pada pekan ke- 5, gawang M Reza tetap tak ‘perawan’, meski tampil dengan 10 pemain sejak awal laga paruh kedua.

Sehingga tren positif tersebut menjadi modal penting bagi skuad tim yang berjulukan lain Persiraja Lantak Laju itu saat bersua tuan rumah PSMS Medan, Sabtu (25/10) malam.

Disisi lain, kolektifitas lini tengah diharapkan terus terjaga dan moncornya situkang gedor Persiraja asal Skotlandia, Connor Flynn juga salah satu kartu ‘AS’ dalam laga penting dan penuh gengsi tersebut bagi Muharir,cs dalam mengamankan poin, bahkan angka maksimal, ayoo persiraja pasti bisa (zulmahdi)

PSGL vs AL FARLAKY FC awali Liga4 PSSI Aceh 2025-2026

0

Pembagian POOL, Kick Off dan nama Tim urutan pertama sebagai host (tuan rumah) serta jadwal pertandingan babak penyisihan Kompetisi Liga4 PSSI Aceh, tahun 2025/26 juga dirilis dalam berita Online MEDIANAD.COM.(foto/istimewa)

MEDIÀNAD.COM,BLANGKEJEREN: Tuan rumah Pool (A) PSGL Gayo Lues tantang Al Farlaky FC Aceh Timur, pada pertandingan pembuka Kompetisi Liga4 PSSI Aceh, tahun 2025/26. Laga perdana Liga4 regional Aceh itu sendiri berlangsung di Stadion Seribu Bukit, Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Sabtu (15/11) pukul 15.30 Wib.

Serta babak peyisihan Pool A berlangsung hingga tanggal 20 November, yang juga grup tersebut dihuni, PSGL (host), Al FARLAKI, Persip Paseh dan Juang FC.

Sementara Pool (B) yang berlangsung di Meulaboh, Aceh Berat. Kick Off itu sendiri berlangsung, Senin (17/11) petang. Dimana diawali laga tuan rumah PERSABAR versus PSAS Singkil.

Serta selain kedua tim yang bentrok di laga perdana pool itu juga dihuni tim dari Kota Sabang, PERSAS dan tim ‘gurem’ Bintang Aceh FC akan saling bentrok pada babak penyisihan hingga, tanggal 22 November 2025.

Sedangkan Pool (C) yang dihuni tuan rumah PSAP Sigli, PSST Simpang-3, Tamiang United, Putra Langsa dan bonden asal Pidie lainnya, Persimura Beureunuen. Mulai berlangaung babak peysihan, Selasa (18/11) hingga, Senin 24 November yang juga pertandingan yang sepenuhnya dihelatkan, di Stadion Blang Paseh, Kota Sigli tersebut.

Dimana tuan rumah (host) PSAP langsung bentrok dengan tim “sekotanya” PSST Simpang Tiga, serta ditutup pertandingan Putra Langsa versus PSAP.

Selanjutnya Pool (D) yang dihelatkan di lapangan yang dibangun oleh “FIFA pasca tsubami” Carlos Lhoknga, Aceh Besar. dipastikan saling menjegal 4 tim terbaik selama 3 hari tersebut.

Dimana Grup yang dihuni tim unggulan PSAB Aceh Besar dan PSBL Langsa serta tim gurem dari Banda Aceh, Kuala Nanggroe FootBall Club (KNFC) dan pendatang baru Aceh Kutaraja FC.

Diawali laga tuan rumah KNFC ‘versus’ skuad unggulan PSAB, Senin (22/11) siang serta bentrok PSAB dengan PSBL Langsa, Senin (24/11) sore sebagai laga pamungkas babak penyisihan pool tersebut.

Yang juga perjalanan panjang kompetisi 17 tim dimaksud, diawali babak penyisihan, perempat final, semifinal dan final serta 17 bonden mengharapkan PSSI Aceh dapat mengirim lebih dari dua tim terbaik keputaran nasional Liga4 2025/26, sehingga terbuka banyak peluang tim Liga4 asal Aceh promosi ke Liga3 kompetisi kali ini. (zm)

Futsal Sebagai Pelengkap Dari Sepakbola

0

Tawakal MPd
(Dosen Pendidikan Jasmani Universitas Bina Bangsa Getsempena)

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM : Banyak orang beranggapan kalau bermain futsal itu bikin pemain sepakbola jadi kaku dan tidak berkembang, karena kontrol (menghentikan bola) wajib dengan sole atau yang sering dikatakan menghentikan bola menggunakan telapak kaki. Padahal, masalahnya bukan pada futsal itu sendiri, melainkan pada pendekatan pelatihan yang dogmatis.

Dengan tipe lapangan yang lebih kecil, ruang bagi setiap pemain menjadi lebih sempit, dan tempo permainan pun menjadi lebih cepat jika dibandingkan dengan sepakbola.

Hal itu menuntut teknik, skill, dan visi bermain yang lebih bagus dari setiap pemainnya. Control, passing dan support adalah teknik-teknik yang sangat ditekankan dalam futsal.

Futsal secara dominan menggunakan kontrol menggunakan telapak kaki/sole, tekanan lawan yang cepat dan kebutuhan menghentikan bola instan.

Di futsal, seorang pemain harus memiliki kontrol bola yang sangat bagus, karena jika kontrol seorang pemain futsal tidak terlalu bagus, dengan jarak lawan yang sangat dekat, akan membuat bola dengan mudah direbut oleh lawan.

Di futsal juga tipe passing yang sering digunakan adalah passing cepat. Karena jika operan lambat akan membuat operan dengan mudah dapat dipotong lawan. Selain itu, tipe passing datar juga lebih sering digunakan dibandingkan dengan umpan lambung, karena umpan datar akan lebih mudah dikontrol pemain.

Di samping kedua aspek ini, ada satu aspek lain yang juga sangat diperlukan dalam futsal, yaitu support atau dukungan yang berupa pergerakan tanpa bola. Dengan lapangan yang kecil, ruang yang tercipta dalam futsal juga menjadi lebih sempit. Selain itu ruang-ruang yang tercipta sering dengan cepat ditutup lawan.

Hal itu membuat sekecil apapun ruang dalam futsal, harus bisa dimaksimalkan dengan cepat. Maka, yang diperlukan bukan sekadar kontrol dan umpan yang bagus dari pemain yang memegang bola, tetapi dukungan dari pemain-pemain lainnya dalam mencari ruang juga sangat menentukan.

Karena jika support-nya telat, ruang jadi tertutup, dan bola dengan mudah dapat direbut. Hal ini pada akhirnya menyebabkan counter attack dari lawan, di mana kebanyakan gol-gol yang tercipta dalam futsal berawal dari serangan balik.

Banyak pemain sepakbola profesional dunia menganggap futsal penting untuk pengembangan teknik mereka, sehingga futsal berfungsi sebagai sarana pelatihan yang efektif untuk sepakbola.

Beberapa di antaranya adalah Sergio Busquets, Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Xavi Hernadez, Ronaldinho, hingga Neymar dan bahkan pelatih sekaliber seperti Josep (Pep) Guardiola pun mengatakan bahwa ia terinspirasi dari permainan futsal.

Meskipun berbeda, keduanya adalah bentuk dari permainan sepakbola yang sama. Futsal melengkapi sepakbola dengan menyediakan lingkungan yang ideal untuk mengembangkan aspek permainan yang tidak selalu dapat diasah dalam pertandingan sepakbola modern sekarang ini.

Perbedaan spesifik antara futsal dan sepakbola baru benar-benar terasa setelah usia pubertas. Pada fase anak-anak, futsal justru bisa membantu memperkaya koordinasi, kontrol bola, dan pengambilan keputusan yang lebih cepat.

Setelah pubertas, barulah perbedaan karakter permainan (ruang, intensitas, transisi, dan jenis kontrol) semakin menonjol. Disinilah pentingnya bridging training supaya pemain bisa menyesuaikan diri antara futsal dan sepakbola.

Jika dilatih dengan pendekatan yang fleksibel, futsal justru memberi banyak keuntungannya bagi pemain sepakbola. Adaptasi lebih cepat di bawah tekanan. Fondasi decision-making yang kuat untuk transisi ke sepakbola.

Bukan futsal yang menghambat sepakbola. Tapi cara kita mengajarkan dan membatasi (kalau sudah latihan sepakbola, lebih baik jangan lagi latihan futsal) yang sering jadi masalah.

Mari kita ubah mindset (cara berpikir). Gunakan futsal sebagai alat bantu pembinaan sepakbola yang artinya futsal pelengkap dari sepakbola, bukan sebagai kambing hitam mengganggu perkembangan sepakbola.***

Persiraja Optimis Curi Poin di Stadion Pakansari, Minggu Sore Dijamu Persikad Depok

0

Penjaga gawang “lokal” Persiraja Banda Aceh, M Reza (tangkap bola) bersama _rekannya_, Sabtu (18/10) 2025 lakukan latihan ringan di Stadion Pakansari, Bogor yang juga persiapan akhir sebelum menghadapi tuan rumah Persikad Depok di Stadion tersebut, Minggu sore. (foto/istimewa)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Skuad Persiraja Banda Aceh bertekat mengembalikan poin yang hilang saat ditahan tamunya Bekasi City FC pada laga pekan ke-5 di Banda Aceh beberapa malam lalu.

Kini pasukan yang diarsiteki pelatih Akhyar Ilyas fokus menghadapi tuan rumah Persikad Depok dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 yang berlansung di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (19/10) sore.

Dalam sesi konferensi Pers menjelang laga kedua tim, Sabtu sore di Depok, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Pelatih Akhyar Ilyas mengatakan, usai beberapa tim lain di Grup I juga tak berhasil meraih angka sempurna pada pekan ke-6 kesempatan bagi kami menambah pembedaharaan poin, dalam menjaga persaingan di klasmen sebelum sisa tiga laga putaran pertama kedepan (usai lawan Persikad).

Dengan demikian, lawan Persikad Depok kesempatan memburu poin tambahan, bahkan lewat angka maksimal, optimis head coach Akhyar, yang juga dalam sesi jumpa pers tersebut didampingi winger seniornya, Antony Putro Nugroho. (non)

Persikad (0) vs Persiraja (1), Kemenangan ‘Away’ Kedua Skuad Laskar Rencong dan Kesuburan Bomber Connor

0

Bomber Persiraja Banda Aceh Connor Flynn, pencetak gol tunggal kemenangan away Persiraja dengan Persikad Depok dalam laga di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (19/10) sore. (foto/mo persiraja)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Skuad Persiraja Banda Aceh membuktikan sesumbarnya untuk meraih poin tambahan di laga away dengan Persikad Depok, bahkan Miftahul Hamdi dan kolega keluar dengan kepala tegak usai menang 1-0 di kandang lawan, berkat gol penyerang subur tim yang berjulukan “Laskar Rencong’ tersebut, Connor Flynn Gilespie pada babak pertama.

Dalam pertandingan pekan ke-6 kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 yang berlansung di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (19/10) sore barusan.

Hasil manis tersebut sekaligus langsung mendonkrak posisi M Revan,cs kepapan tengah klasmen Grup barat dengan poin delapan, serta terus menjaga asa dan persaingan finish dipapan atas minus tiga laga sisa untuk penutupan putaran pertama
Yang juga atas kemenangan penting tersebut dibuktikan oleh Fitra Ridwan, Muharir, dkk memiliki kapasitas dan siap bersaing kerasnya perjalanan Liga2 tahun 2025/26 serta skuad Persiraja sudah siap keluar sebagai tim terbaik diakhir kompetisi nanti.

Sementara secara kusus bagi Connor Flynn, gol tandang di stadion Pakansari, Minggu sore tadi juga koleksi gol ke-5 bagi bomber subur berrambut kerebo dimaksud, serta spesial kemenangan M Reza,cs di laga tandang tersebut, diraih lewat perjuangan pantang menyerah dengan 10 pemain pada awal babak kedua.

Setelah pemain Rahmat Wahyu Ilahi, baru beberapa menit menginjak rumput lapangan langsung dihadiahkan kartu merah oleh wasit.

Akibat tertangkap VAR melakukan pergerakan tangan yang tak perlu terhadab tubuh lawan. (non)

Tandang ke Persikad Depok, Persiraja Boyong 21 Pemain, “Pelatih Akhyar Benahi Lini Pertahanan”

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Persiraja Banda Aceh mengumumkan daftar 21 pemain yang diboyong untuk menghadapi Persikad Depok dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2025/26. Laga ini dijadwalkan berlangsung Minggu besok di Stadion Pakansari, Bogor.

Meski sempat mengalami insiden penerbangan akibat cuaca buruk hingga pesawat yang ditumpangi mendarat darurat di Palembang, tim Laskar Rencong tetap dalam kondisi baik dan siap bertarung di laga penting ini

Sebagaimana dirilis MO Tim Persiraja, Sabtu siang. Pelatih Akhyar Ilyas memastikan bahwa seluruh pemain yang dibawa ke Depok dalam kondisi fit dan siap tampil maksimal. Persiraja menargetkan bisa mencuri poin dari laga tandang kali ini setelah hasil kurang memuaskan di pertandingan sebelumnya melawan FC Bekasi City.

“Kami sudah melakukan evaluasi dan fokus memperbaiki konsentrasi serta organisasi permainan. Harapannya, anak-anak bisa tampil disiplin dan membawa pulang poin dari Depok,” ujar Akhyar sebelum bertolak dari Banda Aceh.

Skuad andalan selama ini yang terlihat terus stabil penampilannya diharapkan jadi kekuatan sepenuhnya dalam mendulang poin di laga tandang, minggu petang.

Semisal di lini depan, Miftahul Hamdi dan Connor Flynn Gilespie diharapkan kembali menjadi tumpuan serangan Persiraja. Sementara itu, pengalaman Fitra Ridwan dan Dadang Apridianto akan menjadi penyeimbang di sektor tengah.

Mengingat pertandingan melawan Persikad Depok menjadi momen penting bagi Persiraja untuk bangkit dan memperbaiki posisi di klasemen sementara. Tim asal Banda Aceh itu bertekad tampil lebih solid, terutama dalam menjaga lini pertahanan yang menjadi fokus pembenahan selama latihan.

Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Aceh agar perjalanan dan pertandingan kami berjalan lancar,” tutur Manajer tim, Ridha Mafdhul Gidong, yang turut mendampingi skuad dalam lawatan kali ini.

Berikut daftar 21 pemain Persiraja Banda Aceh yang disiapkan untuk laga kontra Persikad Depok:
M. Reza
⁠Tegar Dadi Prakoso
⁠Ariel Kurung
⁠M. Revan
Aditya Angga
⁠Muja Ilyas
Dimas Pamungkas
⁠Wahyu Rahmat ilahi
⁠Rian Ramadhan
M Ikhsan Siregar
Dadang Apridianto
Muharir
Matheus Machado
⁠Fitra Ridwan
Duta Atapelwa
Rifaldo Lestaluhu
Antoni Putro Nugroho
Mahyudin
Connor Flynn Gilespie
⁠Miftahul Hamdi dan
Akhirul Wadhan. (**)

Atlet anggar aceh Raih medali di Kejurnas Anggar 2025 dan Indonesia Open

0

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM : Atlet anggar Aceh T Rajul Al Khalif yang juga atlet anggar Binaan Pusat Pelajar Latihan Daerah (PPLD) Aceh terpilih menjadi salah satu atlet yang memperkuat Aceh dalam kejuaran nasional anggar 2025 dan juga Indonesia open 2025 yang berlangsung dari tanggal 28 september sampai 5 oktober 2025 lalu.

Dalam Kejuaraan ini, T Rajul bermain di nomor senjata floret pada kelas kadet berhasil melaju ke peringkat 8 besar dan di kelas senior floret team putra berhasil meraih medali perak ketika di final ketemu Provinsi Riau.

Setelah kejurnas di lanjutkan dengan kejuaran Indonesia Open. Pada kesempatan ini, T Rajul cs hanya berhasil meraih medali perunggu setelah berjuang secara sengit di semifinal di nomor floret kejuaraan indonesia Open 2025.

Dengan hasil ini bisa sebagai pelecut semangat dan ajang untuk evaluasi sebelum menuju kejuaraan pra Pora.(kal)

FKIP USK Gelar Invitation Petanque Internasional Comptition 2025

0

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Syiah Kuala (FKIP USK) menggelar Invitation Petanque Internasional Comptition 2025 di Lapangan Gelanggang Petanque Sport Centre Universitas Syiah Kuala 10 – 13 Oktober 2025.

Invitation Petanque Internasional Comptition 2025 ini diselenggarakan oleh FKIP USK dengan total hadiah 80 juta rupiah.

Pembukaan turnamen internasional Petanque 2025 dibuka oleh Rektor USK Prof Dr Ir Marwan IPU, Jumat malam (10/10/2025).

Dalam sambutannya, Prof Dr Ir Marwan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Prof Dr Nurhasan M Kes yang menjadikan FKIP USK sebagai tuan rumah pada event ini.

Prof Dr Ir Marwan mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme para atlet yang datang dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri juga ikut berpartisipasi.

“Mari kita berlomba dengan gembira. Semoga momentum ini memperkuat tali silatuturrrahmi kita,” ujarnya.

Dekan FKIP USK Dr Drs Syamsulrizal MKes mengungkapkan rasa puasnya yang pada tahun ini mampu menyelenggarakan event internasional antar perguruan tinggi.

Mudah-mudahan pada tahun yang akan datang tetap akan mempertandingkan kembali event seperti ini, harap Dr Drs Syamsulrizal.

Sementara Ketua Pelaksana Invitation Petanque Internasional Comptition 2025 Drs Abdurrahman MKes memaparkan bahwa event ini diselenggarakan oleh FKIP USK.

Untuk peserta yang berpartisipasi pada turnamen kali ini ada sebanyak 120 tim, terdiri dari 20 double man, 18 double women, 19 double mix dan 63 double open.

Kemudian ada juga dari luar negeri seperti dari beberapa provinsi dari Malaysia, dan ada juga perwakilan dari Thailand yang memiliki atlet petanque juara dunia,” jelas Drs Abdurrahman.(kal)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Kodim 0112/Sabang Gencar Dukung Gerakan Pangan Murah Beras SPHP

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Jajaran Babinsa Kodim 0112/Sabang aktif terjun ke lapangan membantu pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar BULOG Kota Sabang. Kegiatan ini...