Olahraga

Beranda Olahraga Halaman 8
Berita Olahraga

Persaingan Grup Barat Ketat, Persiraja “Wajib” Menang atas FC Bekasi City di Laga Minggu Malam

0

MEDIANAD.COM: Usai PSPS Pekanbaru menang atas Sriwijaya FC pada laga pekan ke-5 Jumat sore kemarin, praktis posisi Persiraja Banda Aceh tergurus keurutan 8 atau zona merah Play Off degradasi dengan poin 4.

Namun Miftahul Hamdi dan kolega bisa langsung menyodok kepapan tengah. Dengan catatan, Fitra Ridwan Salam dan kawan-kawan menang atas seterunya FC Bekasi City pada pertandingan pekan ke-5 di Stadion H Murthala Lampineung, Banda Aceh, Minggu (12/10/2025) malam.

Tentu meyikapi perjalanan dan penampilan anak asuhnya belum sepenuhnya berjalan maksimal hingga pekan ke-4 yang sudah dimainkan, Pelatih tim yang berjulukan lantak laju Persiraja, Akhyar Ilyas harus merancik strategi jitu, jika ingin angka maksimal saat menjamu tim tangguh lainnya di Grup Barat, Kompetisi Pengadaian Championship 2025/26 Fc Bekasi City.

Sementara dalam sesi temu media menjelang laga tersebut, Sabtu tadi pagi, Asisten pelatih Persiraja, Wahyu AW mengakui anak asuhan sudah siap tampil dan mengamankan angka maksimal atas Bekasi City.

“Sekaligus menghapus hasil tak memuaskan dalam dua laga home belakangan”, optimis Wahyu AW yang juga didampingi pemain Arie Kurung dikesempatan itu.

Sedangkan sesi konferensi pers tim tamu bersama pelatih Widyantoro dan pemain, Ikram Al Giffari mengakui, Persiraja adalah Persiraja yang memiliki fans dan pendukung fanatik serta sulit dikalahkan saat main homenya.

Namun anak asuhannya sudah siap tampil di SHD guna meraih poin, satu bahkan lebih lewat permainan cantik dan menghibur di hadapan publik SHD, tukas Widyantoro. (zm)

Sedang Digugat di BAKI, Pemerintah Aceh Hati-Hati Kucurkan Dana Hibah ke KONI Aceh

0

Pemerhati hukum Hasbi Baday SH meminta kepada pemerintah Aceh untuk hati-hati dalam pemberian dana hibah kepada pengurus KONI Aceh masa bakti 2025-2029.

“Perlu diketahui oleh public, saat ini KONI Aceh sedang digugat di BAKI. Untuk itulah, kami ingatkan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf dan Sekda Aceh, M Nasir untuk hati-hati dalam memberikan dana ke KONI Aceh,” sebut Hasbi Baday dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (10/10) 2025.

Sejumlah pengurus cabang olahraga melalui Kuasa Hukum telah mendaftarkan gugatan ke BAKI di jakarta pada tanggal 9 september 2025. Gugatan tersebut telah diterima dan sudah menjadi sengketa pekara. Dalam waktu dekat ini pihak BAKI akan menetapkan majelis untuk menangani perkara tersebut.

Menurut Hasbi, ada kerancuan dari pihak Carateker KONI Aceh, sdr Soedarmo dan Kawan-kawan. Mereka terkesan memaksa melakukan Musorprovlub KONI Aceh pada 9 Oktober 2025. Sedangkan di sisi lain, KONI Aceh sedang berpekara di BAKI.

Putusan BAKI bersifat mengikat belum ada. Dan bahkan masih berproses. Apabila majelis hakim kelak putusan nya memenangkan pihak Penggugat, maka hasil Musorprovlub Koni Aceh pada 9 Oktober 2025 dipastikan cacat hukum.

Untuk itulah, Pemerintah Aceh harus hati hati menanggapi hasil Musorprovlub KONI Aceh. Bahkan, harus hati-hati dalam memberi anggaran APBA ke K0NI Aceh saat ini. Jangan nanti menjadi salah secara hukum yang beresiko dampak hukum kelak yang sedang ada berpekara di BAKI, tutupnya. (non/*)

PON Yahya Terpilih sebagai Ketua Umum KONI Aceh, Sekda M Nasir dan Caretaker KONI Soedarmo Minta Pertahankan Prestasi 10 Besar PON 2028

0

Ketua umum KONI Aceh terpilih, Saiful Bahri, bersama Caretaker ketua KONI Aceh, ketua KONI Pusat dan tim pemenangan dalam MUSORPROVLUB, kamis (09/10) 2025 di Banda Aceh. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Mantan ketua DPR Aceh, Saiful Bahri alias PON Yahya_ resmi menjabat sebagai ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh masa tugas 2025-2029.

Terpilihnya anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh (PA) PON Yahya sebagai pimpinan di induk organisasi olahraga tertinggi di Aceh dimaksud, usai seluruh peserta MUSORPROVLUB ketok palu mendukung Pon Yahya sebagai ketua umum KONI Aceh.

Yang memang dalam Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) di Hotel Grand, Aceh Syariah, Banda Aceh, Kamis (09/10) hanya PON Yahya sebagai calon satu-satunya yang mendaftar.

Yang juga, Musorprovlub KONI Aceh digelar untuk memilih Ketua Umum KONI Aceh yang baru, menggantikan almarhum Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak usai berpulang kerahmatullah, pada Maret 2025 lalu saat menjalani ibadah umrah.

Dalam Musorprovlub itu, anggota DPR Aceh Saiful Bahri akrab disapa Pon Yaya terpilih sebagai Ketua KONI Aceh yang baru. Seluruh peserta Musorprovlub sepakat memilih Pon Yayah secara aklamasi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Dekda) Aceh, Muhammad Nasir mengharapkan. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh yang baru mampu memajukan kiprah organisasi. Ia mengatakan, hal tersebut menjadi penting sebab KONI Aceh dibawah komando pimpinan periode sebelumnya telah mampu menorehkan ragam prestasi.

“KONI Aceh begitu kuat saat dipimpin Gubernur Muzakir Manaf selama dua periode dan hal itu masih berlanjut saat dipimpin almarhum Abu Razak, kita berharap Ketua yang baru mampu membawa KONI Aceh lebih maju,” pintq Sekda Nasir saat membuka kegiatan Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Aceh, di Hotel Grand Aceh Syariah, Ladong.

Sembari menambahkan, Pemerintah Aceh siap mendukung penuh KONI Aceh. Pihaknya siap bersinergi dengan KONI untuk memajukan prestasi olahraga Aceh dan peningkatan prestasi atlet Aceh pada PON NTB-NTT 2028.

“Rekan – rekan KONI gak perlu khawatir dukungan Pemerintah Aceh, Gubernur Aceh saat ini adalah mantan Ketua KONI dua periode dan Sekda Aceh saat ini adalah mantan Sekum KONI Aceh dua periode,” ujar Nasir.

Bagi Nasir, KONI menjadi bagian penting dalam perjalanan karir hidupnya. Selama menjadi pengurus KONI ia mendapatkan banyak teman hingga memperluas jaringan dan komunijasi.

Hal senada juga disampaikan Caretaker Ketum KONI Aceh, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo, juga mengharapkan Ketua KONI Aceh yang baru mampu memajukan KONI. Ia mengatakan, untuk memajukan organisasi ketua harus mampu mempersatukan dan merangkul semua elemen.

“Pengurus KONI Aceh juga harus memberi dukungan sepenuhnya kepada ketua terpilih sehingga ketua bisa melaksanakan tata kelola organisasi yang baik, prestasi bisa diraih kalau tata kelola organisasi berjalan dengan baik,” kata Sudarmo.

Sudarmo mengatakan, tujuan hadirnya organisasi KONI bukan hanya mewujudkan prestasi olahraga. Tapi KONI juga harus  mampu membangun watak manusia, mempersatukan ketahanan nasional, serta persatuan dan kesatuan bangsa. (**)

Aminullah Rebut Juara Tenis Kota Lhok sumawe

0

MEDIANAD.COM, LHOKSEUMAWE – Dalam rangka memperingati HUT TNI ke 80 pihak Pemerintah Lhoksumawe mengadakan Open turnamen tenis memperebutkan piala Wali Kota Lhoksumawe.

Aminullah Usman yang berpasangan dengan dengan Wahyudi mampu menjuarai open wali kota cup tersebut. kemampuan Aminullah berpasangan dengan Wahyudi mampu mengalahkan lawan walaupun dengan bersusah payah mengejar bola-bola pukulan keras dari lawan.

Dibabak partai penentu, Aminullah Usman dan Wahyudi tampil dengan penuh semangat dan cukup hati hati dengan segudang pengalaman dan seluruh piawainya dikeluarkan untuk merebut kejuaraan turnamen men’s intermediate demi mengalahkan lawannya Rian yang berpasangan dengan hibban di final.

Apa lagi turnamen bergengsi ini di pertandingan dalam rangka memperingati hari ulang tahun tentara nasional Indonesia ( TNI) ke 80, turnamen tenis ini di buka langsung oleh wali kota Lhok sumawe Sayuti abu bakar dilapangan tenis korem 011/Lilawangsa pada tanggal 4 Oktober 2025.

Kegiatan turnamen tenis memperebutkan piala wali kota Lhoksumawe juga di ikuti dari petanding handal dari Sumatra Utara, Aceh Hinga dari tim tenis Jambi, Aminullah/ Wahyudi mampu mengalahkan lawan lawan disetiap pertandingan berlangsung akhirnya menjadi juara 1 kata gori men’s intermediate setelah mengalahkan pasangan Rian/Hibban, dan terakhir berhadapan dengan pasangan yang terkuat yaitu Mairizal/ C.

Rian di babak penentu dengan skor 7-4 untuk kemenangan pasangan Aminullah Usman dan ini bukti bahwa Aminullah Usman masih sangat diperhitungkan oleh lawan lawannya di tenis tersebut karena banyak sekali pukulan pukulan kuat Aminullah Usman tidak mampu ditahan oleh lawan lepas begitu saja.

Karena pukulan keras yang diperagakan oleh beliau membuat lawan dan penonton tercengang .sama seperti permainan bola kaki dilapangan hijau tendangan kaki kiri adalah tendangan maut dilapangan hijau bila tidak mampu ditahan dan juga dihalau sudah pasti tercipta gol sebutun Amincarlos.(ml)

Prajurit Kodim 0112/Sabang Laksanakan Latihan Pencak Silat Militer untuk Tingkatkan Kemampuan Bela Diri

0

MEDIANAD.COM, SABANG  – Dalam rangka meningkatkan kemampuan bela diri dan kesiapan prajurit, Kodim 0112/Sabang menggelar latihan Pencak Silat Militer (PSM) yang diikuti oleh seluruh anggota sesuai jadwal bertempat di Lapangan Apel Makodim 0112/Sabang, Kamis (09/10/2025).

Kegiatan yang telah berlangsung selesai pelaksanaan apel pagi ini merupakan realisasi pelaksanaan perintah Komando Atas, dengan tujuan membekali prajurit kemampuan bela diri yang efektif dalam menghadapi situasi pertempuran jarak dekat.

Latihan PSM ini mencakup berbagai teknik dan gerakan yang dirancang untuk meningkatkan kekuatan fisik, ketahanan mental, serta disiplin prajurit. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi prajurit untuk mengasah keterampilan sekaligus memperkuat kerja sama tim.

Kapten Inf Dikdik Setyawan, selaku Pasi Ops Kodim 0112/Sabang mewakili Dandim 0112/Sabang Letkol Inf Edi Purwanto, S.I.P., menjelaskan bahwa melalui latihan PSM, prajurit Kodim 0112/Sabang diharapkan semakin siap dalam melaksanakan tugas pokok menjaga keamanan wilayah dan mendukung tugas-tugas kemanusiaan bersama masyarakat.

“Prajurit harus sigap dan kuat, tidak hanya dalam penggunaan senjata, tetapi juga mahir dalam bela diri tanpa senjata,” tegasnya.

Melalui latihan ini, Kodim 0112/Sabang akan terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan prajuritnya dalam menjalankan tugas-tugas yang diemban. Program PSM menjadi salah satu bentuk pelatihan yang efektif untuk melestarikan budaya pencak silat sekaligus memperkuat kemampuan fisik dan mental para prajurit.

Sebagai wujud pembinaan satuan, latihan bela diri ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat juang, rasa percaya diri, dan solidaritas antar prajurit di setiap pelaksanaan tugas. Dengan kemampuan bela diri yang baik, prajurit Kodim 0112/Sabang akan semakin tangguh dan profesional dalam menghadapi setiap tantangan di lapangan.(man)

Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia, “Timnas Garuda akan Buat Sejarah di King Abdullah Sports City”

0

Salah satu penyerang Timnas, Ole Romeny dinyatakan sembuh 100 persen dari cedra, dan sudah siap tampil penuh saat laga menghadapi Arab Saudi. (foto dok pssi pusat)

MEDIANAD.COM: Tim Nasional (Timnas) Garuda Sepak Bola Indonesia hanya butuh dua kemenangan lagi asa bikin sejarah lolos ke Piala Dunia untuk pertama kali diera sepak bola Moderen?

Seperti telah diketahui jauh-jauh hari, kuota tim peserta untuk Piala Dunia (Pildun) 2026 di Amirika Serikat, Kanada dan Meksiko tinggal menyisakan sejumlah negara lagi dan berjuang di babak kualifikasi, negara mana yang akan lolos langsung selanjutnya kepesta sepakbola antar dunia 4 tahunan tersebut.

Secara kusus zona Asia yang menyisakan 6 negara pada babak kualifikasi ronde 4 dipastikan berjuang mati-matian untuk mengamankan satu tiket lolos langsung ke Pildun dari dua tiket tersisa untuk zona Asia, dan tak harus ke ronde 5 (play off) atau tersingkir jika menempati urutan 3 masing-masing pool.

Termasuk Timnas Garuda yang diapit dua tim dari zariah Arab dalam pool dimaksu, yakni Arab Saudi dan Irak dalam pertandingan fase kualifikasi ronde 4.

Akan tetapi, pasukan dibawah arahan pelatih Patrick Klyivert sudah siap buat sejarah lolos ke Pildun 2026 dan akan berjuang “mati-matiaan” di stadion King Abdullah Sport City, Arab Saudi untuk tuai angka maksimal, siapapun lawan yang menantang, sebut sejumlah pemain Timnas dua hari belakangan.

Dimana, Riski Ridho dan kolega pada laga perdana, Kamis (09/10) dini hari 00.15 WIB (nanti malam) langsung berhadapan dengan tuan rumah Timnas Arab Saudi. Serta tiga hari berikutnya, Minggu (12/10) dini hari, pukul 23.15 WIB di Stadion yang sama bentrok dengan Irak.

Menarik ditunggu dan disaksikan, apakah Calvin Verdonk, cs terbukti bikin sejarah atau gagal, meskipun melebihi lengkap diperkuat pemain naturalisasi?. (zulmahdi)

“Usai Ditahan Garudayaksa FC, Persiraja Tertinggal 4 Poin dari Pemuncak Klasmen”, Minggu Malam Kembali Jamu Tim Tangguh Bekasi City

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Laju salah satu tim kompetisi Pengadaian Champioship 2025/26 Persiraja Banda Aceh dalam empat pekan laga diakui atau tidak masih mengkhawatirkan, dibandingkan perjalanan tim yang berjulukan Laskar Rencong tersebut dua edisi Liga2 tahun belakangan.

Arungi kompetisi dan mematok target promosi ke Liga1 (Super League) malahan hingga pekan ke-4 Liga2 Championship, anak asuhan Head Coach Akhyar Ilyas masih tertinggal 4 poin atas pemuncak klasmen sementara Grup I Garudayaksa FootBall Club (FC).

Meskipun Liga masih panjang dan ada 23 pertandingan lagi yang harus dilalui, Miftahul Hamdi dan kolega dari 27 pertandingan yang berputar di Lga Championship
2025/26, namun Fitra Ridwan,cs diharapkan wajib tancap gas dan perbaiki kesalahan, kelemahan, fokus serta selalu tampil dengan karakter permainan Persiraja yang sebenarnya, tukas sejumlah fans setia Persiraja kepada reporter online Medianad.com, usai menyaksikan laga dengan Garudayaksa FC di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Minggu (05/10) malam.

“Pertandingan kedepan, meski laga away apalagi Home (kandang) wajib sapu bersih kemenangan dan mencuri poin demi poin saat pertandingan tandang, jika ingin bersaing secara ketat di papan atas klasmen, serta harus mencuri start kembali untuk promosi langsung, atau minimal menempati Runnerup Grup I saat akhir Liga”.

Apalagi laga terdekat dan wajib meraut poin penuh, meskipun harus menjamu tim unggulan lainnya di Grup Barat, Bekasi City FC, Minggu (12/10) malam.
M Revan dan kawan-kawan dituntut dapat memenangkan pertandingan, guna menjaga asa dan memangkas jarak poin dari pemuncak klasmen.

Mengingat diluar dua Laga away, Muharir, cs. Dengan terpaksa dan rela tak rela sudah kehilangan 5 poin di laga home-nya, setelah tuai kekalahan dari Adhiyaksa FC pada pekan perdana, dan teranyar tanding ditahan imbang Garudayaksa FC pada laga pekan ke-4 tiga malam lalu. (nn/zm)

Persiraja vs Garudayaksa, Akhyar Optimistis dan Khamid Jaga Tren Positif

0

Dari kiri ke kanan, Pemain Persiraja Fitra Ridwan, Pelatih Akhyar Ilyas serta pemain Garudayaksa FC, Birul Walidan dan Pelatih Khamit Mulyono usai temu media, Sabtu pagi di Banda Aceh. (foto/kiriman syauki)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Pelatih Persiraja Banda Aceh mengakui seluruh pemain terbaik bisa tampil menghadapi tim tangguh pemucak klasmen sementara Grup I Pengadaian Championship 2025/26, Garudayaksa FC di Stadion H Dimurthala (SHD) Lampineung, Banda Aceh, Minggu (5/9) malam.

Dimana dan menjaga peluang bersaing dipapan atas, Persiraja tak boleh kehilangan poin yang tak perlu, apalagi bertempur dikandang sendiri, wajib mengamankan angka sempurna.

Termasuk menghadapi tim tanggu Garudayaksa FC dan kami optimis dapat mengatasi permainan mereka dengan kemenangan, ujar head coch Akhya, yang juga didampingi andalannya Fitra Ridwan dalam temu media, di Banda Aceh, Sabtu pagi.

Yang juga menegaskan, timnya kini fokus memperbaiki kesalahan yang terjadi pada laga-laga sebelumnya serta menyiapkan strategi khusus menghadapi lawan yang dinilai banyak dihuni pemain senior dan sarat pengalman dimaksud.

“Pastinya kami harus memperbaiki kesalahan yang terjadi di pertandingan sebelumnya. Fokus kami sekarang lebih ke taktikal. Harapannya pemain lebih konsentrasi dan tidak lagi mengulangi kesalahan-kesalahan kecil”.

Menurutnya, gol-gol yang bersarang ke gawang Persiraja di tiga laga belajangan. Lebih banyak lahir akibat kesalahan individu ketimbang kelemahan organisasi permainan dan semuanya Itu bukan masalah taktik, melainkan kesalahan kecil pemain yang seharusnya bisa dihindari,” ujar pelatih yang pernah berseragam Persiraja dan Persija Jakarta, Akhyar.

Yang juga menambahkan, selain membenahi internal tim, Akhyar juga mengaku sudah menganalisis permainan tim yang dihadapi minggu malam nanti, dimana dianalisis dari beberapa laga terakhir.

“Saya sudah lihat pertandingan mereka melawan Sriwijaya, Persekat, dan terakhir PSPS Riau. Semua pertandingan itu sudah kami pelajari,” pintanya.

Yang juga menilai, Garudayaksa merupakan tim solid dengan banyak pemain berpengalaman. Namun, ia menegaskan Persiraja sudah menemukan titik lemah lawan yang berpotensi bisa dimanfaatkan.

“Mereka dihuni pemain-pemain matang, tapi kami sudah melihat beberapa kelemahan, semoga bisa kami manfaatkan di laga nanti,” katanya, optimis Akhyar.

JAGA TEREN POSITIF
Sementara dalam sesi jumpa Pers berikutnya, pelatih tim tamu Garudayaksa FC Khamid Mulyono mengakui, “Persiraja salah satu tim tangguh di Grup I dan memiliki sporter fanatik serta sulit dikalahkan jika main di homenya”, namun tetap ada celah dan kami siap tampil maksimal serta ciamit didepan publik SHD Minggu malam, guna menjaga tren posotif dan tetap berada dipapan atas klasmen Grup I. Ujar Khamid yang didampingi pemain seniirnya, Birul Walidan sembari menjelaskan, ada beberapa andalannya tak ikut ke Aceh dengan berbagai alasan.

Salah satunya sang mantan dua tahun di Persiraja Andik Vermansyah akibat masih dalam pemulihan cedra. (zm/*)

Presiden Persiraja Kembali Siapkan Bonus Hadapi Garudayaksa FC)

0

Sekum Persiraja, Rahmat Djailani, serahkan bonus kemenangan atas Sriwijaya FC kepada kapten tim Miftahul Hamdi. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Presiden Persiraja Banda Aceh, H. Nazaruddin Dek Gam kembali menyiapkan bonus untuk tim Laskar Rencong menghadapi Garudayaksa FC di laga kandang kedua Championship 2025/26. Pertandingan akan digelar Minggu malam (5/10).

Kepada media, pengusaha sekaligus Anggota Komisi III DPR RI ini menyebut, bonus tersebut untuk menjadi motivasi bagi Miftahul Hamdi dan kawan-kawan. “Setiap Persiraja mendapat poin, kandang maupun tandang, selalu kita siapkan bonus. Lawan Garudayaksa, bonusnya juga sudah kita siapkan,” ungkapnya.

Bahkan, setelah kemenangan melawan Sriwijaya FC kemarin, tim juga menerima bonus dari Presiden Persiraja yang diserahkan langsung oleh Sekretaris umum Rahmat Djailani. (*)

Bangun Pondasi Sepakbola Aceh, Manajemen Persiraja Gelar Seleksi EPA U-19, ‘Wadah uji Kemampuan Pemain Muda Aceh’

0

NAZARUDDIN DEK GAM (Presiden Club Persiraja)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH:Persiraja Banda Aceh terus menunjukkan komitmennya dalam membangun fondasi sepak bola Aceh.

Dimana Club yang berjulukan Laskar Rencong dan kebanggaan masyarakat Aceh tersebu akan menggelar seleksi terbuka pemain Elit Pro Academy (EPA) kelompok umur 19 tahun (U-19) selama tiga hari, 17-19 Oktober 2025 di Stadion H Dimurthala (SHD) Lampineung, Banda Aceh.

Yang juga ‘rengkrutan’ talenta-talenta muda dibawah usia 19 tahun dimaksud, “menjadi peluang emas bagi talenta-talenta muda Aceh untuk menapaki jalan dan meniti karir di sepakbola serta berpeluang besar terbang jauh sebagai pemain profesional kedepan”.

Ungkap Presiden Club Persiraja Banda Aceh , H Nazaruddin ‘Dek Gam’ kepada awak Media, Kamis (02/09) 2025, sembari menegaskan bahwa, ‘kesempatan ini terbuka luas untuk seluruh pemain muda terbaik asal Aceh untuk ikut seleksi sesuai usia pemain untuk EPA U-19, yang juga salah satu syarat utama bagi peserta adalah kelahiran maksimal tahun 2007.

Serta lebih jauh, ketua umum DPW PAN Aceh H Nazaruddin mengatakan. Seleksi ini bukan sekadar mencari pemain untuk memperkuat tim muda Persiraja, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam mencetak generasi penerus sepak bola Aceh yang siap bersaing di level nasional.

“Kita tau Aceh adalah salah satu lumbung pesepakbola nasional, tapi sekarang kita lihat sudah kurang pemain-pemain sepakbola asal Aceh di Nasional.”

Kami ingin anak-anak Aceh punya kesempatan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Karena itu, persiapkan diri sebaik mungkin,” pesan pria yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi III DPR RI tersebut.

Elit Pro Academy (EPA) sendiri merupakan program resmi pembinaan usia muda yang digagas oleh PSSI dan wajib diikuti klub-klub profesional. Melalui kompetisi EPA, pemain muda akan mendapatkan pengalaman bermain reguler, pembinaan yang terarah, serta peluang untuk dipantau langsung oleh tim nasional kelompok umur.

Dengan digelarnya seleksi ini, Persiraja berharap dapat menemukan bibit-bibit berkualitas yang siap ditempa menjadi pemain masa depan Laskar Rencong. Informasi lebih lanjut akan disampaikan melalui media sosial Persiraja dan website resmi klub, Persiraja.id. (*)

Popular Posts

My Favorites

Shalat Jum’at di Masjid Baiturrahim Kuta Timu Sabang, Kapolres AKBP Erwan...

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Kapolres Sabang AKBP Erwan, SH.MH, melaksanakan kegiatan yang penuh makna dengan menjadi Imam shalat Jum'at di Masjid Baiturrahim Gp.Kuta Timue Kec.Sukakarya...